Flawless You (Oneshoot)

  • Nama Author Flawless Jung
  • Judul.Flawless You
  • Genre. Sad , Drama , Romance
  • Rating PG-13
  • Main Cast : Jung Jessica , Wu Kris
  • Other Cast : Shin Luhan
  • Sinopsis.
    “…in the end of the day just don’t regret about our love…”
  • Prompts.
    When my tears overflow and become a river, and become an ocean,
    Do you want to know more about me, who loves only you
    Can’t you be on my side so you can endlessly laugh and endlessly cry with me?
    Because I will love only you even though it hurts so much

(SNSD Jessica – Unstoppable Tears)

  • Author note : Fanfiction Kilat . -______-“ Pairing yang mungkin udah menjamur di dunia per-ff-an(?) , tapi KrisSica selalu dihati(?). Cuma menggunakan Author POV .Lebih dan kurang dari FF ini mohon bantuannya yaa~ ^^. Bagapseumnidaaa~❤
  • Tambahan : FF ini pernah di publish di ExoShidae karena saya menyertakan FF ini kedalam lomba . Jadi, mungkin terasa familiar dengan ceritanya ^^

 

“Jangan pernah membuatku merasa nyaman dengan kehadiranmu .Jangan melakukannya karena kasihan padaku. Dan jangan pernah menunggu untuk orang menyedihkan seperti aku.” Gadis berambut pirang itu menatap lawan bicaranya . Matanya kosong . Seperti tidak ada kehidupan .

Lawan bicaranya hanya menelan pahit omongan yang baru saja keluar dari mulut gadis itu . Menyadari bahwa keberadaannya tidak sangat membantu gadisnya .Belum , belum menjadi gadisnya.

Hatinya tergerak untuk memeluk sosok didepannya ,Tapi tangannya tidak mau mendengar perintah pemiliknya .

“Kris …..” akhirnya hanya itu kata yang terucap dari mulut gadis itu . Tubuhnya bergetar .Isakan kecil mulai terdengar .Refleks , pria tinggi itu memberanikan diri memeluk gadis itu .

“noona , berhenti menangis . Aku disini …” Sakit . Bukan namanya yang terucap dari bibir gadis itu . Nama namja lain , tepatnya namjachingudari gadis yang dicintainya. Kris Wu Yi Fan .

Gadis itu semakin tenggelam dalam tangisnya . Tubuh kecilnya bergetar hebat dalam pelukan pria tersebut . Tidak peduli lagi dengan matanya yang bengkak atau bahkan airmatanya yang hamper habis . Tenaganya melemah . Fisik dan mentalnya masih sangat lemah .Perlahan , hanya ruang hitam yang terlihat dimatanya .

“noona ! Jessica noona ..!” Pria itu kaget saat tubuh yang dipeluknya itu jatuh . Mata gadis itu terpejam . Dia hanya pingsan . Pria itu meyakinkan dirinya bahwa gadis tercintanya hanya pingsan . Setidaknya itu lebih baik daripada membiarkan gadisnya menangis terus menerus .

-Flashback-

“Jessica , ayolah . Apa aku kurang tampan untuk menjadi namjachingumu ?”

Pria dengan tinggi 187 dan berambut pirang terlihat sedang menggenggam tangan Jessica . Dengan mata penuh harap , ia berharap kali ini Jessica menerimanya .

Ya , setidaknya kali ini . Mungkin pria lain akan bosan jika ditolak terus menerus . Tapi tidak dengan pria satu ini .Rasanya , urat malunya sudah putus karena terlalu gila mencintai gadis didepannya .

“yah! Kris , aku ini lebih tua darimu . Panggil aku dengan sopan! Noona!!” Jessica menekankan ucapannya pada kata “noona” .

Prinsip Jessica adalah tidak akan pernah mau dan berniat menjalin cinta atau apalah hal yang sayang sayangan dengan pria yang lebih kecil usianya disbanding dirinya .Kenapa ? Karena baginya pacaran dengan pria muda sama saja seperti merawat seorang balita .MEREPOTKAN .

“andwe! Aku ga akan mau!” pria yang ternyata bernama Kris ini mengelengkan kepalanya cepat . Mereka sudah kenal lama . Kris tau betul dengan sifat Jessica yang “anti pria muda” . Tapi sekarang malah dia yang menjadi “pria muda” tersebut .

Tapi , Kris benar benar menginginkan Jessica menjadi yeojachingunya . Meski Jessica menolaknya puluhan kali , atau bahkan Jessica sedang berpacaran dengan pria lain , Kris tetap saja memperjuangkan cintanya .

“Baiklah , sekarang berikan aku satu alasan , mengapa kamu Kris Wu “pria muda” sangat menginginkan seorang “wanita tua” seperti seorang Jessica Jung?” Jessica menatap dingin kearah Kris dengan melipatkan kedua tangan didepan dadanya .

Kris mengerjapkan matanya . Pertanyaan yang sangat mudah baginya .

“Karena seorang Kris Wu mencintai Jessica Jung”

Jessica kaget dengan ketenangan Kris dalam menjawab pertanyaannya . Tapi dengan segera ia kembali berubah dingin . Mencoba mengontrol rasa senangnya yang jelas terpancar dari wajahnya yang mulai memerah .

Tak ingin kalah begitu saja , Jessica kembali menantang Kris . “Kalau begitu , berikan aku satu alasan , apa yang membuat seorang Kris Wu bisa mencintai Jessica Jung?”

Kris tersenyum menang .Senyuman yang tidak bisa diartikan oleh Jessica . Kris memeluk kedua pipi Jessica dengan telapak tangannya . Hangat dan nyaman . Tak ayal , hal itu membuat muka Jessica semakin memanas .

“Jung Sooyeon , sekarang aku kembalikan pertanyaanmu . Apakah mencintai perlu sebuah alasan ?”

Kali ini Jessica benar benar kalah . Perasaan Kris telah tersampaikan . Dia sudah merasakannya , perasaan Kris yang tulus . Dirasakan tangan Kris yang semula tadi memegang pipinya sekarang beralih menjadi memeluk badan mungilnya .

Jessica bahagia . Perasaannya terpancar jelas dari wajahnya . Tubuh dan otaknya menerima saja perlakuan Kris yang memeluknya .

“jadi , sekarang apa jawabanmu Jung Jessica?” Kris menatap lekat mata indah Jessica . Mungkin melihat mata gadis kesayangannya itu akan menjadi hobinya . Atau bahkan akan menjadi candunya .

“aku tidak ingin mendapatkan jawaban tidak darimu” Kris melanjutkan pelukannya . Jessica kali ini tidak bisa menolak lagi . Bukan kehabisan alasan untuk menolak . Tapi perasaannya mengatakan bahwa hal yang baru saja tertanam dihatinya itu “benar” .

Jessica perlahan mengalungkan tangannya keleher pria tinggi itu , Kris . “gomapta Kris..” hanya itu yang keluar dari bibir tipisnya .

Sebelum Kris bertanya , Jessica sudah melanjutkan ucapannya . “Terimakasih membuatku merasa dicintai .terimakasih membuatku merasakan arti berharga untuk orang lain.”

“My pleasure princess..” Kris mencium kening wanitanya .Ya . Jessica Jung telah menjadi wanitanya seorang “pria muda” bernama Kris Wu .

“hei bro !” Kris menepuk punggung sahabatnya yang sedang duduk istirhat di lapangan basket sambil menikmati segelas bubble tea . Pria benomor punggung 20 menatap Kris dengan bibir yang masih menempel pada sedotan bubble tea .

“kau senang sekali Kris Wu , ayo ceritakan apa yang membuat wajah seorang Kris Wu menjadi berbinar-binar seperti lampu lalu lintas ?”

“yah! Shin Luhan .enak saja kau samakan wajah tampanku dengan lampu lalu lintas” kris menjitak kepala pria yang ternyata bernama Luhan itu .

“appooo~ kau jahat pada hyungmu sendiri .” Luhan mengelus bekas jitakan Kris yang berbekan dikepalanya .

“siapa suruh kau..” belum sempat Kris melakukan pembelaan , ucapannya sudah terpotong oleh Luhan .

“sudah , sekarang katakan. Apa yang membuat sahabatku sebahagia ini ?” Luhan sekarang menggoda Kris dengan mencolek dagunya . Kris terlihat jijik , tapi perasaannya sekarang sedang baik. Dan ia tak mau menghilangkannya hanya karena colekan sahabatnya , Shin Luhan .

“Jessica Jung . Dia berstatus yeojachinguku sekarang” Luhan hamper tersedak oleh bubble teanya sendiri ketika mendengar pengakuan Kris . Dilihatnya wajah bahagia Kris yang jelas terpancar diwajahnya .

Luhan sekarang dalam dilemma . Tidak tau harus senang atau sedih . Jessica Jung . Gadis itu juga yang dicintai Luhan .Sayang , Kris telah mendahuluinya . Luhan mengigit bibirnya . Mencoba menahan emosinya . Dipaksakannya senyum tercipta dari bibirnya .

“chukkhae Kris. Jadi ..Jadi kapan kau akan mentraktirku?” Luhan mencoba senyum terbaiknya . Dan Kris tidak menyadari kejanggalan dari senyum paksaan Luhan . Dia terlalu bahagia .

“aku tau . tenang saja , aku akan mentraktirmu bubble tea selama seminggu , bagaimana ?  Kau pasti senang”

“jinja ?hahaha .terima kasih Kris. Ne , aku sangat senang” Luhan mencoba yang terbaik untuk sahabatnya . Dia hanya kehilangan Jessica , itu lebih baik daripada ia harus kehilangan Kris , sahabatnya .

Luhan tau dengan jelas , Kris sudah mencintai Jessica sejak lama . Tapi apakah mencintai adalah penyakit menular , karena dengan tiba tiba , ia jga bisa mencintai wanita yang sama dengan Kris . Jessica Jung .

Hubungan Kris dan Jessica menjadi Hot Topic di kampus tempat mereka menuntut ilmu . Bagaimana tidak ? Kris seorang namja perparas tampan , mata sedingin es , tubuh atletis dan menjadi seorang kapten tim basket dan Jessica gadis berparas cantik , bersuara emas dan mejadi Miss Campuss selama 2 tahun berturut-turut . Kedua mahkluk sempurna ini berpacaran . Adakah kata lain yang bisa mendeskripsikan mereka ?tidak ada . mereka bahkan terlalu sempurna .

Siang ini  pasangan sempurna ini kembali nge-date , kali ini di dalam subway . Kris hobi sekali mengajak wanitanya nge-date .dimanapun itu , asal bisa menatap yeojachingunya , itu sudah cukup . Kris benar benar kecanduan .

“Jessie..”

“eumm ??” Jessica masih berkutat pada majalah didepannya .

“jessieeee ~” kali ini Kris merengek seperti anak kecil . Ia ingin diperhatikan Jessica . Mungkin ia cemburu dengan majalah yang sedang Jessica baca itu .

“wae Kris-a ?” Jessica menutup majalahnya . Matanya sekarang menatap Kris .Tampan .Kadang , Jessica merasa minder . Bagaimana bisa ia berpacaran dengan mahkluk setampan Kris ?

“aku mencintaimu” hanya itu yang keluar dari bibir Kris , dan hal itu sukses membuat pipi Jessica bersemu .

“oh~” Jessica hanya menjawab sekenanya . Dia terlalu takut . Takut menjadi terlalu cinta . Takut jika kali ini hal buruk juga akan menimpa cerita cintanya dengan Kris .

Cinta memang hal mudah jika diucapkan . Jessica tidak mau menjadi hanyut oleh kata itu , dan di suatu hari kemudian kata cinta hanya mendi kata cinta tak berarti .

“hanya oh?” Kris kembali merajuk . Terlihat bias kecewa pada wajahnya . Dia terduduk lemas sekarang .

“jadi , kau ingin jawaban apa ?” Jessica balik tanya . Sebenarnya Jessica hanya tidak ingin berharap terlalu banyak . Resiko yang ditimbulkan akan sangat sakit .

“kita sudah lima bulan berpacaran Jess , tapi tek pernah sekalipun kau mengatakan kata cinta kepadaku . Apa kau benar-benar mencintaiku Jess?” terasa perasaan kecewa pada setiap kata yang terucap .

Jessica merasa bersalah . Sekali lagi , bukannya dia tidak mencintai namjachingunya . Ia hanya menjadi pengecut dengan perasaanya . Ingin dia memeluk Kris , dan mengatakan betapa ia mencintai “pria muda”nya . Tapi sekali lagi , egonya memenangkan perasaannya .

Siang itu hal yang mereka lakukan hanya saling diam didalam subway .

Jessica hanya berguling ditempat tidurnya . Waktu sudah menunjukkan pukul 1 dinihari . Tapi matanya seolah menolak untuk terpejam . Ia masih merasa bersalah atas sikapnya pada Kris siang tadi .

“otthe??” sekarang Jessica yang dilema . Dia hanya menatap ponselnya ragu . Ingin sekali dia menekan tombol dial dan mendengar suara Kris saat ini . Tapi apakah Kris masih marah ?

Akhirnya perasaanya menang kali ini .tombol dial sudah tertekan dan sekarang terdengar nada sambung . Untung saja ini telefon jadi Kris tidak akan bisa mendengar debaran jantungnya .

“yeoboseyo ..” suara Kris dari ujung telefon membuat Jessica tersadar dari lamunannya .

“Jessica ..kenapa diam ?”

Seolah tersengat listrik Jessica kaku tak bisa membuka mulutnya . Lama mereka hanya diam . Membiarkan pulsa habis begitu saja .awalnya memang begitu , Jessica hanya ingin mendengar suara Kris , dan ini sudah cukup buatnya .

“Kris ..saranghae..” setelah mengucapkan kata terakhir , Jessica refleks mematikan telefonnya . Mukanya panas , dan jantungnya berdebar tak karuan . Mungkin ia akan terkena stroke hanya karena mnengucapkan kata cinta pada namja chingunya .

Meresa sedikit tidak enak , Jessica mengambil telefon genggamnya dan menge-LINE Kris .

“mianhae , aku menutup telfonnya tiba tiba . sudah malam dan segera tidur . jangan begadang . atau ketampananmu akan hilang dan berganti dengan wajah keriput ? goodnight and honeydream love :* ”

Kris terduduk lemas didapan computer . Game online membuatnya bosan bukannya mengantuk . Kejadian tadi siang masih menjadi ganjalan dipikirannya . “Apa Jessica benar-benar mencintaiku ?”

Kris menghela nafas , matanya sekarang tertuju pada iphonenya yang tergeletak manis diatas kasur . Diambilnya dan dipandangannya foto seorang wanita berambut pirang kecoklatan yang sedang tersemyum yang menjadi wallpaper iphonenya .

Seketika itu , iphonenya berdering . Tertera nama “My Wifey” yang tak lain adalah Jessica . Dan saat itu pula ia menjawab panggilan masuknya itu .

“yeoboseyo..” Sejujurnya Kris senang karena Jessica menghubunginya , Tapi air mukanya kembali berubah karena Jessica tidak membalas sapaannya .

“Jessica ..kenapa diam ?” Kris kembali bertanya . Perasaannya menjadi kacau . Sebenarnya apa yang sedang dilakukan Jessica .

Dan detik berikutnya mereka berdua hanya diam diaman . Kris hanya mendengar tiap hembusan nafas wanitanya dari ujung telefon . Dan itu membuatnya sedikit tenang karena itu membuktikan bahwa Jessica sedang baik baik saja .

“Kris ..saranghae..” Kris kaget . Bukan karena sambungan telefon yang terputus . Tapi karena pengakuan Jessica barusan . Sekarang dia merasa di perutnya ada ribuan , bukan milyaran kupu-kupu yang menari bahkan mengelitik tiap inci perutnya . Dan sekarang Kris bahagia , terlalu bahagia .

Tak lama berselang , Iphonenya bergetar . Tanda ada pesan yang masuk . Ternyata Jessica menge-Line dirinya .

“mianhae , aku menutup telfonnya tiba tiba . sudah malam dan segera tidur . jangan begadang . atau ketampananmu akan hilang dan berganti dengan wajah keriput ? goodnight and honeydream love :*”

“nee wifey , saranghae . kamu juga jangan tidur terlalu malam . Apa kau ingin semakin tua ?aku bercanda . hahaha .baiklah , selamat malam sayang . I love you twice as much as yesterday .”

Pagi ini kelas masih sangat sepi . Mungkin sebagian masih berada diarea kampus . Setidaknya menimati detikdetik akhir dari musim gugur . Ketika musim ini beralih , kehangatan akan hilang sementara . Berganti sapaan dingin angin ditiap pagi .

Namja dengan kemeja pink dan celana panjang berwarna baby blue , terlihat sedang memegang Samsung S4 nya , sambil sesekali melirik kelayarnya . Entah apa yang ditunggu . Tapi wajahnya terlihat bahagia .

Tak lama , datangnya seorang wanita . Berambut gelombang sepinggang dengan bando bermodel “cat ear” yang bertengger dikepalanya . Tampak ia menyerahkan sebuah kotak bekal dengan dua gelas yang entah isinya apa .

“ini !bimbibap extra tomat dan greentea milkshake punya Kris , dan ini bubble tea rasa coklat untuk Lulu. Kau masi suka coklatkan , Lu ?”

Wanita tersebut menyerahkan bawaannya ke Luhan . Pria itu hanya tersenyum kecut menerimanya .”Lagi-lagi untuk Kris , aku cemburu noona .” yah , sayangnya Luhan hanya bisa menelan kalimat tersebut . Tidak mungkin ia mengkhianati Kris dengan merebut Jessica ?

Yah , wanita itu Jessica . Dia tampak cerah hari ini . Dengan bando “ear cat”nya ia terlihat manis . Pakaian khas musim gugur yang sedikit tebal membuat Jessica seolah tenggelam dalam tumpukan kain .

“nee .aku masih dan akan selamanya mencintai bubble tea noona . lebih seringlah mentraktirku .” aku mencoba membuat lelucon yang bahkan terdengar garing .

“eishh! Dasar . Baiklah deer , aku ada kelas sekarang . aku titip Dragon-ku padamu.”

“baiklah noona”

Luhan hanya memandangi punggung yeojanya yang menjauh dengan baying baying Kris di sekitarnya . “apa karena kita sahabat , sehingga kita mempunyai kesukaan bahkan pada wanita yang sama , Kris?” Luhan kembali melamun . Ditimangnya bekal untuk Kris dari Jessica .

“Mungkin memang belum jodohku ..” Luhan hanya mampu menyemangati dirinya sendiri . Mungkin dengan begitu , perasaannya akan membaik .

Jessica membelalakkan matanya saat dia menemukan postingan Kris pada timeline twitternya . “aish !dasar Naga pemalas . kenapa hal begini harus diperlihatkan ? bikin malu saja >.<”

Postingan tweet Kris malam lalu bertuliskan :

@sinagatampan

You know what ?seorang @icyprincess menelfonku hanya untuk mengatakan “kris .. saranghae” , aigoo~ istriku cute❤.

Jessica hanya bisa menggeleng dengan kelakuan Kris . Terlalu abstak dan susah ditebak .

Sekarang giliran iphonenya bordering . Ada telfon masuk dari Kris .

“yeoboseyo ..?”

“yeoboseyo !yah Kris ! kenapa kau diam saja ?”

“maaf , apakah ini nona Jung?”

Ini bukan suara Kris . Seseorang menelfonya dengan ponsel Kris . Apa sesuatu terjadi pada Kris ?

“nee , kamu siapa ? dimana Kris?”

“nona , saya dari pihak kepolisian . Barusan mobil yang dikendarai Kris mengalami kecelakaan didaerah Ilsan . Ketika kami memencet dial di nomer 1 , yang tertera adalah nama anda . Anda kerabatnya ?”

“saya .. saya yeojachingunya . bagaimana keadaan Kris sekarang ? dimana dia ?” Jessica panik . Kris kecelakaan . Perasaan Jessica tak menentu .

“baiklah , Kris sudah kami bawa ke Ilsan Hospital Centre. Lukanya tidak parah . Tapi dia belum siuman .”

“baiklah , terima kasih .”

Jessica langsung meluncur kedaerah Ilsan . Di pikirannya sekarang hanya Kris . “ya Tuhan Kris , apa yang terjadi?” Jessica frustasi dengan rasa paninya .

“tenang Jess , dia hanya luka ringan . Setidaknya , itu yang dikatakan polisi barusan” Jessica hanya bisa berbicara dengan dirinya sendiri . Berharap bisa menenangkan batinnya . Tapi hanya sesaat , detik berikutnya pikirannya kembali kacau dengan keadaan Kris .

Sekarang mobil Jessica sudah terparkir dihalaman Ilsan Hospital Centre . Dengan langkah cepat , ia menuju meja resepsionis untuk menanyakan kamar Kris dirawat .

Setelah mendapatkan nomor kamar Kris , Jessica langsung berlari kelantai 2 . “ayolah , dimana ruang Lotus ?” Jessica mengedarkan pandangannya .Dan , ia menemukan deretan kamar Lotus di sebelah Timur .

Sekarang ia berdiri didepan kamar bernomor 218 . Ia membuka pintunya perlahan . Tampak sosok seorang Kris terbaring lemah dengan selang yang menancap dimana mana . Jessica shock dan kakinya lemas .

Ia langsung mendekati Kris dan mengenggam tangannya . Ditatapnya wajah Kris yang biasanya bandel , sekarang hanya diam lemah didepannya .

“yah! Duizhang ..apa yang terjadi?” suara Jessica terdengar bergetar. “bangun , dan ceritakan padaku..bukankah aku pacarmu ?”

Jessica menggigit bibirnya , mencoba menahan airmata yang hampir tumpah . “Kris , aku disini . Aku Jessica dan aku mencintaimu , bangunlah .. Aku berjanji akan mengucapkan saranghae setiap hari padamu sampai kamu bosan . Maka dari itu , ayolah Kris . Bangun dan katakan aku baik baik saja..”

Jessica sudah tak kuat . Air matanya tumpah . Ditariknya tangan Kris dan dibenamkan wajahnya di dalam telapak tangan Kris seolah ingin menutupi kenyataan bahwa ia telah amat sangat mencintai seorang “pria muda” Kris .

“benarkah ?kau mencintaiku ?”

Jessica kaget . Ia seolah mendengar suara Kris .Tunggu . Tapi ini seperti kenyataan .Jessica mengangkat mukanya dan melihat Kris sedang memperlihatkan deretan gigimya dengan cengiran nakalnya.

“kalau benar , will you marry me?” dengan tangan yang satu lagi , Kris mengeluarkan sekotak cincin yang berada disakunya . Cincin dengan satu butir permata diatasnya .simple dan manis .

Jessica yang masih tidak dapat mencerna apa yang terjadi , hanya mengerjapkan matanya berulang kali . “i..ige mwoya ?”

“sudahlah Jess , jangan membuang waktuku .Ini , terimalah . Karena kau tau , aku “pria muda” Kris Wu , mencintai seorang “wanita tua” Jessica Jung dan menginginkan ia sebagai satu satunya pendamping hidup . dan seorang Kris Wu tidak mau mendengar jawaban tidak dari Jessica Jung”

Kris langsung meraih tangan Jessica . Diselipkannya cincin bermata satu itu di jari manis wanitanya .

Seolah tersadar dari lamunannya , Jessica langsung teringat keadaan Kris .”kau tidak apa-apa?”

Kris menatap Jessica lucu . Baru kali ini Jessica sepanik ini karena dirinya . Ini membuat Kris yakin kalau Jessica memang mencintainya .Sontak , Kris mencabut paksa jarum dan selang yang melekat pada tubunhnya dan bangkit dari tempat tidur .

“kau lihatkan ? aku tidak apa apa . semua itu hanya rekayasa . kalau tidak begini , aku tidak tau perasaanmu yang sebenarnya”

Jessica sibuk mencerna perkataan Kris .Rekayasa . Jadi soal kecelakaan tadi …

“polisi , polisi itu mengatakan…”

“itu Luhan , aku menyuruhnya menyamar dan membantuku untuk mengerjaimu . sudah kubilang , ini semua hanya rekaan”

Sekarang keadaan berbalik . Wajah Jessica memanas . Ia tidak terima dipermainkan . Jessica menyambar tasnya lalu berjalan kearah pintu keluar tapi sayangnya kalah cepat dari Kris yang sekarang telah memeluknya .

“tapi satu yang pasti sayangku , cintaku padamu bukan rekaan . cincin itu , perasaan ini , dan permintaanku untuk menjadikanmu istriku adalah hal yang benar . dan sayang , jika kau mencintaiku , katakanlah .. aku tidak akan pernah bosan , bahkan jika kamu menyatakannya ditiap hembusan nafasmu . ketika hari berakhir ,  jangan pernah menyesal dengan cinta kita”

Jessica luluh . Kris sukses mematahkan prinsip penolakannya terhadap pria muda .Sekarang Jessica mengerti , tidak setiap yang tua adalah yang dewasa . Kegigihan Kris membuat Jessica percaya , cinta itu tidak ada yang mustahil , termasuk dalam kategori usia .

“aku mau mawar biru sebagai hiasan di altar. Mawar merah sudah sangat pasaran Kris” Jessica membolak balik halaman majalah “Wedding Style” sambil sesekali menyesap kopi yang berada diatas meja .

“silahkan sayang , kau atur saja Mrs.Wu . Setelah ini kita mau kemana?”

“kita akan pergi untuk memilih gaun pengantin. Kyaaaa~ aku sudah tidak sabar” Jessica tersenyum sendiri membayangkan dirinya mengenakan gaun pengantin dengan Kris yang menggunakan Tuxedo disebelahnya .

“mau pergi sekarang ?” Jessica mengangguk cepat . Kris terkekeh pelan dengan kelakuan calon istrinya itu .Yah , mereka akan segera menikah akhir bulan ini .

Luhan menerima sebuah undangan yang dititipkan pada sekretarisnya . Undangan berdesain Victorian dengan corak biru dan silver dengan sedikit ornament pink menambah kesan mewah pada undangan tersebut .

“Kris dan Jessica” Luhan tersenyum pahit . Meski sudah sekian tahun , perasaanya pada Jessica , tidak bergeser sedikitpun kepada wanita lain.

“akhirnya aku memang harus menyerah ya Kris ?” Luhan menutup undangan tersebut dan meletaknya diatas meja . Dia berjalan keluar ruangan .sekarang ia membutuhkan segelas Bubble tea .

Tinggal seminggu sebelum hari sakral itu terlaksana . Saudara Jessica dan Kris yang berasal dari Amerika ratarata sudah berkumpul diSeoul sambil menunggu datangnya hari itu .

Konsep pernikahan ala Victorian dengan mawar biru sebagai ornament utama pada setiap sudut ruangan mulai tampak . Para pekerja sedang sibuk mengerus semua kelengkapannya .Semuanya , dan tinggal cincin pernikahannya saja yang belum .

Jessica merogoh sakunya dan mengeluarkan ponselnya . Ia menekan tombol dial untuk menelfon calon suaminya .nada sambung sudah terdengar , tapi Kris belum menjawabnya . Ini terjadi berkali-kali.

Jessica mulai kesal dengan hal ini . Ia memilih duduk di sofa dan memperhatikan para pekerja .ini sungguh bosan . rencananya , ia akan memilih cincin pernikahannya dengan Kris satu jam lalu . Tapi sampai sekarang sepertinya Kris masih sibuk . Dan Jessica mulai jenuh .

Tak lama , giliran ponsel Jessica yang bordering . Tertera nama “Si Naga Pemalas” tercantum sebagai penanggil .Jessica langsung menjawab panggilannya , tapi tidak langsung menjawab sapaan Kris .

Kris tau betul sifat Jessica jika sedang marah . Ia akan sangat cuek tapi tetap pengertian . Entah bagaimana menjelaskannya . Tapi memang begitulah wanita .Rumit .

“mianhe Jessie~ Tadi aku sedang rapat . Apakah kita bisa pergi sekarang ?aku akan segera sampai . Jangan melipat wajahmu lagi . Aku ingin melihat istriku tampak cantik saat penikahan tampa segaris keriput”

Jessica menghela nafasnya . Membiarkan rasa badmoodnya menguap bersama helaan nafasnya . “Baiklah , segera dating . Aku tidak mempunyai cukup waktu untuk menunggu”

“algaseumnida sajangnim . aku akan segera sampai . tolong buka garasi hatimu lebar lebar karena cinta seorang Kris akan meluap kedalamnya. Hahaha”

Itulah Kris , hanya menggombal . dan Kris tau , Jessica menyukai gombalannya dan Jessica pun tau , Kris bukan menjual gombalan pada gadis sembarangan . Hanya kepada wanita istimewa Kris akan menggombal .

Jessica kembali menunggu . Kris sudah telat 30 menit dari waktu yang dijanjikan . Dan Jessica sudah bosan menunggu . Diraihnya ponselnya dan seketika itu ponselnya bordering .Kembali , penelfonnya dalah si-Naga .

“yak !kau dimana ? dasar naga ! aku sudah menunggumu dari tadi!!”

“ehem , maaf selamat sore”

Ini ..ini bukan suara Kris .

“sore .anda siapa ?”

“saya dari kepolisian . saya mengabarkan bahwa pemilik ponsel ini mengalami kecelakaan didaerah dongdaemun .Dan sekarang korban dibwa ke Seoul Hospital . Kondisi korban kehilangan banyak darah . Mungkian anda dapat membantunya untuk menghubungi sanak keluarganya ?”

Jessica tidak bisa marah lagi . Ia langsung menutup telfonnya dan meraih kunci mobilnya . Ia berlari kearah parkiran dan langsung menapcapkan gtasnya ketika masuk dalam mobilnya . Ia sudah tak peduli lagi dengan seating belt .yang diotaknya sekarang hanyalah keadaan calon suaminya , keadaan Kris .

Semua ini bagaikan De Javu. Kris pernah melakukan hal yang sama pada saat ia melamar Jessica .apakah sekarang juga begitu ? Jessica sangat berharap bahwa jawabannya ia .Bagaimanapun , ia lebih senag di tipu daripada menerima kenyataan bahwa Kris benar- benar kecelakaan .

Setibanya di Seoul Hospital , Jessica kembali berlari . Mencari nomor kamar Kris yang sudah didapatkannya dari resepsionis rumah sakit .

Jessica menemukannya , kamar UGD . Tampak Tuan Wu dan Nyonya Wu serta Luhan diluar kamar . Mata nyonya Wu sudah bengkak karena kebanyakan menangis , sedangakan Tuan Wu dan Luhan hanya memasang wajah sedih .

“omonim ,bagaimana keadaan Kris ? dia baik baik saja kan ?? Dia hanya purapura kan .kalian berencana mengerjaikukan ?”

Jessica masih bisa menahan airmatanya , tapi tidak pada detik berikutnya . “katakana omonim . katakana padaku ini hanya rekaan . Abhoji .tolong , katakana pada Kris bahwa aku sangat mencintainya dan berhenti mengetes kadar cintaku dengan kecelakaan pura-pura seperti ini ..”

Sekarang Jessica benar-benar frustasi .kakinya melemah . Badannya seolah kehilangan keseimbangannya . Tapi untung Luhan sigap menangkapnya . “Lu , yang tadi menelfonku sebagai polisi gadungan adalah kamu kan ? ayolah . Kalian tidak bisa mengerjaiku dengan trik yang sama dua kali . Aku tidak bodoh Lu..”

Nyonya Wu kembali menangis hebat karena melihat sosok calon menantunya yang seolah tidak menerima kenyataan . Dan tuan Wu hanya bisa memeluk untuk menenangkan istrinya padahal ia sendiri juga sangat ingin menangis .

Tak lama ,  pintu kamar UGD terbuka . Dokter mengatakan Kris kehilangan banyak darah . Dan stok darah yang sama dengan Kris sedang menipis di rumah sakit . Satu-satunya dari mereka yang cocok dengan darah Kris adalah ibunya .tapi ibu Kris memiliki riwayat penyakit , sehingga tidak memungkinkan untuk mendonorkan darahnya .

Sambil menunggu pendonor , tubuh Kris dipindahkan keruang rawat biasa . Sekarang Jessica berada ddalam kamar tersebut . Sedangkan Orang Tua Kris sedang  mengurus administrasi rumah sakit dan Luhan sedang menunggu diluar kamar . Ia tidak ingin mengganggu waktu berharga Kris dan Jessica .

“?Kris , kita akan menikah . dan aku akan menjadi istrimu minggu depan . Bertahanlah Kris , demi aku . Bangun dan katakana aku ditipu oleh bualan kalian Kris..” Jessica kembali menangis . Matanya sudah bengkak karena menangis dari tadi .

“Kris , berhenti mengetes kadar cintaku . Ini tidak lucu Kris .kau tau betul aku mencintamu . ini pilihanku Kris . Tak ada seorangpun yang memaksa aku untuk mencintaimu .dan sekarang bangunlah Kris . ini benar benar tidak lucu .”

“dan .. ketahuilah sayang .. aku tidak akan pernah menyesal , dengan cinta kita sampai dunia ini tamat . karena aku sepertimu . karena aku juga mencintaimu tanpa alasan . karena , bukankah mencintai tidak membutuhkan alasan ?”

“jeongmal saranghaeyo , yeongwonhi~” setelah mengucapkan kata terakhir , terdengar suara melengking dari mesin . Suara yang sangat ditakutkan Jessica akhirnya terdengar . Jessica berteriak histeris memanggil dokter dan Luhan yang berada diluar ruangan pun langsung masuk untuk menenangkan Jessica .

“Lu , Kris Lu .. Kris ..”Jessica hanya terdiam lemah .ia tau betul ini sudah akhir . Tapi logikanya menolak kenyataan , dan perasaanya membenci kenyataan yang ada .

Hari itu , 10 September 2012 . Hari dimana Jessica melihat sosok Kris yang tidak akan pernah bisa ia gapai lagi .

-Falshback End-

Hari ini Kris dimakamkan (rada nyesek tulisnyaa T^T) . Sudah dua jam berlalu sejak acara pemakaman berakhir .sekarang tinggal Jessica dan Luhan yang bertahan disana . Jessica bertahan karena Kris , dan Luhan bertahan karena Jessica .

“Jangan pernah membuatku merasa nyaman dengan kehadiranmu .Jangan melakukannya karena kasihan padaku.Dan jangan pernah menunggu untuk orang menyedihkan seperti aku.” Gadis berambut pirang itu menatap lawan bicaranya . Matanya kosong . Seperti tidak ada kehidupan .

Lawan bicaranya hanya menelan pahit omongan yang baru saja keluar dari mulut gadis itu . Menyadari bahwa keberadaannya tidak sangat membantu gadisnya .Belum , belum menjadi gadisnya.

Hatinya tergerak untuk memeluk sosok didepannya , Tapi tangannya tidak mau mendengar perintah pemiliknya .

“Kris …..” akhirnya hanya itu kata yang terucap dari mulut gadis itu . Tubuhnya bergetar . Isakan kecil mulai terdengar .Refleks , pria tinggi itu memberanikan diri memeluk gadis itu .

“noona , berhenti menangis . Aku disini …” Sakit . Bukan namanya yang terucap dari bibir gadis itu . Nama namja lain , tepatnya namjachingudari gadis yang dicintainya. Kris Wu Yi Fan .

Gadis itu semakin tenggelam dalam tangisnya . Tubuh kecilnya bergetar hebat dalam pelukan pria tersebut . Tidak peduli lagi dengan matanya yang bengkak atau bahkan airmatanya yang hamper habis . Tenaganya melemah . Fisik dan mentalnya masih sangat lemah .Perlahan , hanya ruang hitam yang terlihat dimatanya .

“noona ! Jessica noona ..!” Pria itu kaget saat tubuh yang dipeluknya itu jatuh . Mata gadis itu terpejam . Dia hanya pingsan . Pria itu meyakinkan dirinya bahwa gadis tercintanya hanya pingsan . Setidaknya itu lebih baik daripada membiarkan gadisnya menangis terus menerus .

“sahabatku Kris , aku meminta izinmu untuk sekali lagi mencoba merebutnya darimu . dan izinkan aku . aku berjanji akan menjaganya sebaik yang kamu lakukan dulu . mencintainya sebesar yang kamu berikan dulu . melindunginya seperti kamu membentenginya dulu . Aku tau ini terlalu cepat , tapi berikan aku restumu . Kita tetap bersahabat kan , Kris ?”

Luhan mengelus nisan yang bertuliskan nama Kris , sahabatnya . Sahabatnya dalam basket , sahabatnya dalam kelas , bahkan sahabatnya dalam cinta .

“aku akan selalu disampingnya . saat dia tersenyum bahkan menangis . tak peduli bagaimana sakitnya , aku akan tetap mencintai Jessica . karena , mungkin dia jodohku . Jessica terlalu berharga buat kita Kris .”

Luhan berdiri dan menggendong sosok Jessica dipunggungnya setelah berpamitan dengan Kris .perasaanya ringan sekarang . setidaknya , dia sudah minta izin pada Kris . Sekarang tinggal bagaimana ia melunasi janjinya pada Kris untuk selalu melindungi , menyayangi dan mencintai Jessica .

END

==

TADAAAAAA !! ada yang minat sekuelnya ? ayo ancungkan jari HanSica Shipper . kekeke~

jangan lupa RCL yaa ~ Gomaptaa❤

17 thoughts on “Flawless You (Oneshoot)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s