(Drabble Compilation) Just a Love Story

Title                       : (Drabble) Just a Love Story

Author                  : Flawless Jung

Main Cast            : Jessica SNSD  – EXO

Genre                   : Romance , Drama , Sad

Length                  : Drabble

Rating                   : Teen

Disclaimer           : The casts are belongs to their company and their self . Just the plot and the story is mine . Please don’t copy and paste .

Author Note      : TADAAAAAA`~ kembali lagi , kali ini author lumayan bingung mau masangin unnie cantik ini dengan siapa . jadi maaf ya kalo seandainya ga sesuai dengan yang kalian harapkan . L

Summary             : is there to late to ask for ur love ? Am I the only one who don’t know about love ? Why I feel really painful ? How strong you’re in my heart . . Baby , Sorry ..

===

                The End

Wanita itu masih meringkuk diatas kasurnya dengan salah satu tangan yang memegang ponselnya . Tangan yang satunya lagi sibuk menutup mulutnya , mencegah suara tangisnya pecah di tengah malam ini .

Jessica , ya .. Seorang Jessica . Masih lengkap dengan piyama tidurnya , tapi tampangnya benar-benar menyedihkan saat ini . Mata yang bengkak , rambut yang sudah kusut tak beraturan semakin melengkapi rasa kasihan bagi orang yang melihatnya . Untung saja , malam itu ia hanya sendiri . Di kamarnya .

Jessica melempar ponselnya kebagian kasurnya yang lain , lalu ia meraih sehelai kain dan menggigitnya , berusaha meredam suara tangisnya . Dengan begitu kedua Tanyanya yang bebas sekarang sibuk menyakiti dirinya sendiri . Gadis itu mengambil sebuah pensil yang terletak dekat di meja kecill disebelah kasur dan menancapkannya pada telapak tangan kirinya . Mungkin dengan begini , rasa sakit pada hatinya akan tertutupi oleh rasa sakit pada telapak tangannya .

Belum juga puas dengan itu , ia beranjak kearah jendela . Ia menemukan sebuah area yang memang menjadi tempat pelampiasan kekesalannya . Sebuah area kosong di sebelah jendelanya . Ia meninjunya berulang kali . Tak peduli lagi jika tangannya akan bengkak pada esok harinya , ia hanya ingin mengalihkan rasa sakit hatinya karena namja itu .

===

Flashback

“kau melupakan ulang tahunku Sehun-ah..”

“maaf , aku sedang tidak mood ..”

“apa susahnya mengucapkan saengil chukkhae?”

“aku ada masalah saat bekerja tadi , sehingga moodku turun”

“kau , orang yang aku harap-harapkan menjadi yang pertama memberiku doa , ternyata .. haha..” Jessica berusaha terdengar biasa saja . Ia tak ingin menangis didepan namjanya .

“. . . . . . .”

Jessica bisa saja menerima alasannya jika ia tidak melakukan sederetan kesalahan selama beberapa hari ini . Seperti waktu itu , Sehun ketahuan sering berbalas pesan dengan gadis lain . Tak masalah jika hanya berbalas pesan , tapi Sehun terlihat seperti sangat bahagia saat bercerita dengan gadis itu . Jessica cemburu , ia kesal sekesal-kesalnya . Tapi Kesabarannya masih menang saat itu .

Lalu , Sehun juga melupakan anniversary di tahun ke 2 mereka berpacaran . Entah sengaja atau bagaimana , ia mengatakan sudah mengirim pesan , tapi tidak diterima . Entahlah , mungkin takdir sedang sedikit bermain dengan perasaan Jessica .

Flashback END

===

Disinilah Jessica sekarang , dirinya kembali diuji dengan rasa kecewa yang mendalam . Sehun melupakan janji yang sudah mereka persiapkan hampir satu bulan . Dan ini , hanya maaf . Kembali maaf . Lalu bagaimana dengan Jessica ? Gadis itu terlihat sangat rapuh sekarang .

Sekarang Jessica jatuh terduduk dan menyenderkan punggungnya pada dinginnya dinding malam itu . Nafasnya yang menderu menampakan bahwa banyak sekali emosi dan energy yang dihabiskannya karena rasa kesalnya .

Sekarang ia beralih menatap ponselnya yang masih tergeletak manis di atas kasur . Ia meraihnya dan menekan beberapa tombol sebelum menekan tombol panggilan . Suara nada sambung mulai terdengar . Ia menelfon seseorang .

“Sehun..ah..” Jessica berusaha biasa saja . Ia tak ingin membuat Sehun melihatnya begitu lemah . Ia menarik dan menghembuskan nafasnya secara pelan dan beraturan

“…..”

“besok siang.. bisakah kita bertemu?”

“…..”

“baiklah , besok siang pada jam 11 ya . Aku tunggu di taman biasa.. annyeong”

KLIK . Jessica mematikan sambungannya . Matanya sudah sangat capek karena mengeluarkan sangat banyak air mata . Tenaganya benarbenar terkuras habis . Ia beranjak keatas kasur dan membaringkan badannya . ia ingin segera pagi . Segera melewati malam ini . Malam terburuk .

===

Keesokan harinya , Jessica sudah sangat siap untuk menuju tempat yang ia dan Sehun janjikan . Dengan sedikit keterampilan make-up ia berhasil menutup mata bengkaknya akibat menangis tadi malam . Ia melirik tampilannya sekali lagi sebelum benar-benar meninggalkan kamarnya .

Sekarang ia disini . Ia sampai duluan ditaman yang dia dan Sehun janjikan . Sehun belum terlihat. Ia mengirimkan pesan bahwa bus yang biasa ia naiki mengalami keterlambatan . Mungkin beberapa menit lagi , tebak Jessica .

Dan benar saja , ketika ia membalikkan badannya , ia mendapati sosok Sehun dibelakangnya . Lengkap dengan senyumnya yang menggemaskan . Inginsekali Jessica berlari dan memeluknya saat itu saja . Tetapi ego menahannya untuk tetap diam .

Mereka lalu larut dalam pembicaraan yang cukup rumit . Sesekali terlihat Jessica menghapus airmatanya secara sembunyi-sembunyi . Sehun pernah mengatakan , ia benci melihat seorang gadis menangis didepannya , maka dari itu ia berusaha kuat walaupun saat ini ia sedang mencurahkan segala jenis dan bentuk kecewanya yang sama saja dengan membuka kembali jahitan luka yang belum kering . Perih ..

“Sehun-ah , aku pikir lebih baik kita berpisah . Mungkin memang tak bisa . Dan bagaimanapun kita tidak bisa mengimbangi . Aku dengan duniaku yang berjarak 5 tahun dari duniamu . Duniamu masih penuh dengan banyak hal yang bisa dibuat mainan . Tapi aku tidak , duniaku dunia serius yang memperhatikan setiap detail”

“bisakah tidak hanya karena ini kita berpisah ?”

“aku bisa apa Sehun-ah ? aku tidak bisa marah padamu . Lalu aku harus bagaimana ? melukai tubuhku lagi ? haha” Jessica terlihat berusaha keras untuk tegar . Sehun sekarang membesarkan matanya yang meraih tangan Jessica spontan .

“kau , melakukannya lagi sayang ?”

“huh ?! apa pedulimu ?” Jessica menarik tangannya kasar . Ia langsung berangjak dan memperlihatkan punggungnya pada Sehun .

“cukup Sehun , jika memang aku takdirmu , dank au takdirku , kita akan bertemu lagi bagaimanapun itu . Berbahagialah”

Jessica langsung melangkahkan kakinya mantap , sedangkan Sehun masih terdiam . Entahlah apa yang ada dipikirannya sekarang , hanya saja Jessica sekarang benar0benar pergi dan tidak menoleh sedikitpun .

===

Sekarang , Jessica menyesali apa yang menjadi pilihannya atas hubungan mereka . Ia ingin menarik ucapannya dan memaafkan Sehun . Tapi bagaimana ? Sehun tidak akan menggubrisnya bagaimanapun ia berusaha .

To           : Thehunie❤

Saranghae..

-SEND

Hanya itu yang tertulis dipesan yang dikirimkan Jessica , pesan singkat yang mengandung banyak arti bagi yang merasakannya .

-END-

===

Sebenarnya ini bukan ending sih , malah seperti sebuah babak baru . kekekeke . Lantas bagaimanakah drabble kali ini ? kurang menggigit kah ? >.< terus beri komentar dan likenya ya reader ^^ .

Oh ya , semoga saja FF Untoucable Love bisa selesai besok malam . Mari kita doakan bersama . kekekeke . baiklah , annyeong ^^❤

24 thoughts on “(Drabble Compilation) Just a Love Story

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s