(Drabble Compilation) Just a Love Story

Title                       : Drabble Collection – Just a Love Story

Author                  : Flawless Jung

Main Cast            : Jessica Jung (SNSD) – Lu Han (EXO)

Genre                   : Hurt , Bittersweet ending , Romance , Drama

Rating                   : PG-19 (NC??)

Length                  : Drabble

Dissclaimer         : the cast belong to their company and their family . The story and plot is mine .

Author Note      : hai hai . maaf karena ngepostnya kelamaan . Bukan kenapa , hanya author tibatiba kehilangan minat buat nulis . ottheokhaji ? L anyway , ini adalah last FF drabble EXO-SICA yang beberapa aktu lalu author adain vote buat cast cowonya , dan Luhan menang telak dan Kris menyusul dibelakangnya. Chukkhae LUHAN ~~  .  untuk sementara author mau focus ke FF series dan oneshoot yang lagi pada ngantri buat di abisin . OKEDEH , Capcyusss . baca dan jangan lupa tinggalin jejak yaaa~ ^^

Summary             : The right person , the wrong time . The wrong time , the right person .

= = =

How About Me ?

Kalian tau hari ini hari apa ? tidak ada yang special sebenarnya . Hanya ada suatu hal yang membuat wanita ini menjadi sangat bersemangat pagi ini . Dia mendandani dirinya , memakai pakaian terbaiknya , tak lupa dengan wewangian yang menjadi favorit namjachingunya . Dia , wanita dengan dress kuning pastel dan rambut yang ia biarkan tergerai bergelombang bernama lengkap Jessica Jung .

Apa yang dirasakan wanita satu ini pasti pernah dirasakan wanita lainnya . Sebuah perasaan yang bisa membuat yang merasakan benar-benar seperti orang gila . Kadang tersenyum tiba-tiba , bahkan bisa juga membuatnya menangis . Jessica , ia seperti pemeran utama dalam sebuah babak baru hidupnya .

Wanita itu meraih ponselnya yang baru saja berbunyi . Ada panggilan masuk . Dilayarnya tertulis “Bee <3” . Dengancepat ia menekan tombol berarna hijau dan meletakkan ponselnya pada telingnya . Tak lupa , ada senyum mengembang yang senantiasa menemaninya belakangan hari ini .

“hi bee ! aku segera ke bandara . apa kau sudah akan sampai ?”

“belum , aku baru saja masuk kedalam pesawat . apa kau akan menjemputku ?” suara pria yang ia panggil “bee” terdengar dari ujung sana .

“ahh.  Tentu saja , aku akan ke bandara sekarang . Hati-hati ya bee~”

“hati-hati ? baiklah , akan kusampaikan pada pilotnya agar berhati-hati”

“yah ! aku serius Lu Han-ssi!” Jessica tampak kesal dengan candaan yang menurutnya sama sekali tidak lucu itu .

“mianhe Jessica-ssi . hehehe . baiklah , pesawatnya akan segera take off . Anda juga hati-hati Jessica-ssi . aku matikan telefonnya ya .. Love you~”

“ok . bye – bye ..”

Jessica menekan tombol berwarna merah untuk memutuskan sambungan telefonnya . Ia langsung beranjak meraih tas kecilnya yang berwarna coklat . Lalu berlari kecil kearah pintu depan . Memakai sepatunya kilat , dan langsung hilang dari balik pintu utama rumah ini .

“dasar eonni , lagi-lagi ia melewatkan sarapannya dan pergi begitu saja ” cibir seorang wanita yang bernama Krystal Jung , ia adik satu-satunya dari Jessica Jung .

= = =

“kau telat Lu Han-ssi . Novel ini hampir saja habis .” kata Jessica sambil menaikkan sebelah alisnya .

“aigoo , apa kau segitu merindukanku hm ? aku hanya telat 15 menit . dan itu karena ramainya pengunjung di bandara hari ini .” pria itu membalas sambil menangkupkan kedua telapak tangannya pada ke dua sisi pipinya .

Tak ayal , Jessica yang menyukai perlakuan seperti itu malah bersemu merah mukanya . Luhan yang menyadarinya langsung mengacak sayang kepala Jessica .

“dasar..” gumam pria itu .

“kau mau pakai taxi ?” Tanya Luhan

“anio” Jessica menggeleng kepalanya pelan . “ kita pakai MRT saja hari ini . bagaimana ?”

“baiklah .. ayo . kau belum sarapankan ?”

“belum..”

“selalu saja ..”

= = =

Suasana dalam kereta api listrik hari ini sangat ramai , mungkin karena hari ini weekend makanya stasiun penuh semua . Ditengah-tengah kerumunan manusia yang berada pada gerbong kereta , Jessica dan Luhan terpaksa berdiri karena kehabisan tempat duduk .

Pintu gerbong terbuka dan masuklah beberapa pria berwajah nakal . Luhan yang menyadarinya duluan menarik Jessica dalam pelukannya seraya berbisik , “katakan padaku bila ada yang menyentuhmu.”

Awalnya Jessica bingung , ia menatap Luhan , lalu menatap arah pandangan Luhan . Akhirnya ia mengerti . Luhan baru saja mencoba untuk menjaganya . Jessica membalas pelukan Luhan , membenamkan dirinya lebih dalam lagi dalam pelukan lelaki tersayangnya .

“aku bisa berbagi apapun dengan orang lain , tapi aku tibak bisa membagimu dengan orang lain..” Kaliamt itu baru saja meluncur dari bibir Luhan . Tak bisa dicegah , semburat merah jambu muncul lagi . Jessica tersenyum kecil , ia tidak tau harus membalas apa . Pria ini membuatnya benar-benar jatuh cinta .

= = =

“oppa ! kau meninggalkan tablet (tablet PC) mu , bagaimana ? apa aku harus kebandara sekarang ?” Tanya Jessica panic . Ia sedang mondar-mandir dengan telefon yang lengket pada daun telinganya .

“tenangnya Ney , simpan saja dulu . toh kita akan bertemu lagi kan ?” Luahn memcoba menenangkan rasa panic Jessica .

“baiklah , apa pesawatmu akan segera take off?”

“nee .. waeyo ?”

“tidak , hanya saja aku tiba-tiba saja menangis .”

“hei , kita sudah sering seperti ini , terpisah jarak dan waktu , tapi ini pertama kalinya kau menangis . tenanglah Ney ..”

Ney adalah panggilan sayang Luhan dari Jessica yang diambil dari kata Honey dan Bee adalah panggilan sayang Jessica pada Luhan .

Jessica yang sekarang sibuk menenangkan perasaannya yang tiba-tiba kalut hanya bisa mencoba untuk baik-baik saja . Ia tersenyum ,walaupun tau Luhan tidak bisa  melihatnya .

“hati-hati .. kabari aku jika kau sudah sampai ..”

“nee ~ Bye – bye .. I love you ..”

= = =

“kau baru beli tablet baru Jess ?” Tanya seseorang yang akhirnya diketahui bernama Tiffany .

“anio , ini punya Luhan” jawab Jessica .

“dia memberikannya untukmu ?”

“ani .. dia meninggalkannya tanpa sengaja ..”

TING !

Ada pesan masuk kedalam aplikasi chat Luhan . Tanpa ragu Jessica membukanya . Ia membelalakan matanya . Ada rasa sakit yang menusuk ulu hatinya . Matanya panas , ia ingin menangis sekarang . Ia beranjak dari kursi dan meninggalkan kelas lalu berlari kearah taman luar .

Setelah sampai di taman kampus , ia memilih untuk duduk disalah satu bangku yang disediakan di tiap sudut . Ia duduk dengan tab yang masih berada ditangannya . Ia menatap tab-nya Luhan . Lalu antara penasaran dan rasa sakit , ia kembali membuka suatu pesan yang masuk tadi . Seorang wanita ber-id YrKwon mengirimkan pesan pada tab , tidak lebih tepatnya pada Luhan .

Jessica menarik history percakapan mereka hingga ke paling atas , chat yang paling lama bermula april lalu . Wanita yang berkulit agak gelap dan terkesan seksi ini banyak melakukan percakapan dengan Luhan . Dari masalah hobi hingga hal yang tidak seharusnya Luhan minta padanya .

Chat Story

Lu-Man “would you be my girlfriend?”

YrKwon”yah ! kau sudah punya yeojachingu.. “

Lu-Man “haha , aku tau itu . hanya bercanda . kalau begitu aku akan jadi fans-mu”

Walau hanya bercanda , perkataan Luhan itu menusuk begitu dalam . Apa yang sedang ia pikirkan saat ber-chattingan dengan wanita itu ?

YrKwon “hei , aku telah mengirimkan fotoku . Itu adalah foto dengan pakaian terpendek yang aku punya .”

Apa lagi ini ? apa maksud Luhan ? Jessica yang sudah sambai batasnya menunduk dan dengan cepat memasukkan tab Luhan kedalam tasnya . Ia memutup kedua matanya dan dengan otomatis airmatanya mengalir bebas menuruni pipinya . Ia mau marah , tapi bagaimanapun ia harus pertahanin prianya , Lu Han .

Dan , Jessica diam saja . Ia memberi tau Lu Han , Luhan minta maaf , dan hanya begitu masalah selesai . Terlalu gampang . Tetapi itu pilihan Jessica , ia hanya mencoba untuk tidak egois .

= = =

“kau mau minum wine ?”

“boleh ..” Jessica bergelut manja pada lengan Luhan . Hal yang paling ia sukai adalah memempelkan pipinya pada lengan Luhan . Ia sangat menyukai hal itu , walaupun orang lain akan memandang ia heran , Jessica tidak akan peduli .

Dan sesuai rencan tadi , Jessica dan Luhan pergi kesuah bar yang terletak di tepi sebuah sungai . Kota ini terkenal karena Bar dan Club malamnya , jadi jangan heran bila sepanjang jalan kita bisa menemui berbagai macam toko wine dengan penawaran special .

Luhan memilih untuk memasuki sebuah bar yang berbentuk sebuah kapal tua , kemudian memesan pesanan . Jessica hanya mengikutinya , akrena memang ia jarang sekali pergi minum seperti ini .

Seorang wanita berambut pendek , dengan rambut lurus sebahu melewati mereka . sepertinya wanita itu bekerja disini . Tak lama ,ine mereka sampai . Jessica dan Luhan melakukan cheers dan minum . Jessica bisa menangkap ujung mata Luhan yang masih memperhatikan pelayan wanita tadi .

“cantik ..”

Jessica bisa dnegan jelas mendengar hal yang baru saja dikatakan Luhan . Sakit . Ia meletakkan gelas minum dengan kasar hingga menimbulkan bunyi . Luhan tidak menyadari perubahan sikap Jessica. Jessica yang menjadi semakin kesal meneguk inenya hingga setengah lalu beranjak dari kursinya .

“mau kemana ?”

“pulang!”

Luhan yang sedari tadi tidak merasakan perubahan itu menatap Jessica bingung . ia menatap gelas Jessica yang masih tinggal setengah wine-nya .

“kau tak mau menghabiskannya Ney ?”

“kau bahiskan saja.”

Tanpa menunggu Luhan , Jessica beranjak dulu kearah kasir dan membatar dengan sejumlah uang dan berjalan duluan . Ia kesal . Ia sangat kesal . Tapi ia tidak bisa marah pada pria itu . Pria yang menjadi cintanya hingga sekarang .

= = =

“apa seseorang mengirim video padamu ?” Tanya luhan dari seberang telefon .

“video ? video apa ?”

“tidak . bukan apa-apa..”

Jessica mencium sesuatu . Ia bisa merasakan kegusaran Luhan dari suaranya .

“katakan .”

“seorang perempuan , ia berniat menhancurkan nama baik-ku ?”

“menghancurkan ? bagaimana caranya ?”

“iaa .. ia mengambil fotoku dan mengeditnya kedalam video dewasa ..”

“….heh ??” Jessica yang tampak sangat terkejut tidak tau harus membalas apa .

Mereka kemudian sama-sama terdiam , sama-sama dalam pikiran masing-masing . Jessica semakin gusar . Kejadian beberapa bulan terakhir ini begitu mengganggunya . Ia selalu berusaha percaya pada Luhan . apa ia boleh mencurigainya sekali ini saja ? apa boleh ?

“kau .. itu .. itu benar hanya editan kan ?”

“tentu saja ..!”

“benar-benar hanya editan ..?”

“kau maunya apa sih ? baiklah itu bukan editan . ia asli aku .aku yang benar-benar melakukannya ..” bentak Luhan .

Jessica menahan nafasnya . pikirannya kacau . perasaannya kalut . jangan tanyakan hatinya , hatinya sudah pecah mungkin sudah susah untuk membentuknya kembali . Sebenarnya , ia akan lebih baik jika Luhan mengakuinya dengan cara yang lebih baik . Pertama kali Luhan membentaknya , dan itu tentu saja benar-benar membuat Jessica down seketika .

“aku .. aku sibuk .. aku matikan dulu telefonya , nanti ku telefon lagi ..” Jessica dengan seketika mematikan telefonnya . Tangannya bergentar , bukan . seluruh badannya bergetar . ia tidak tau harus apa sekarang . Ia ingin menangis , tapi bukan sekarang dan di tempat seramai ini . kakinya lemas , semua anggota tubuhnya tidak bertenaga seketika .

“Jessica-ssi , bagaimana ? kau sudah memilih dressnya untuk nanti malam ?” tiffany datang dan kembali mengejutkan Jessica .

“ah .. nee .. kurasa , aku ada urusan yang terlupakan . aku pulang dulu . kita bertemu nanti malam , annyeong tiffany-ssi”

Jessica membungkuk hormat sebelum meninggalkan butik yang ia kunjungi bersama tiffany . Ia berjalan cepat , ia ingin cepat sampai kerumah dan menumpahkan semuanya . Ia sudah sampai batasnya . Batas yang benar-benar batas .

= = =

“kau kenapa Jess ??” seorang pria datang menhampiri Jessica yang sedang duduk di salah satu kursi di tepi kolam.

“ah .. Heechul oppa .. aku  tidak apa-apa ..”

Pria yang ia panggil oppa itu menatapnya curiga . Ia sudah mengenal Jessica lama . Ia sudah paham betul perangai Jessica yang sudah ia anggap dongsaengnya .

“kau cantik sekali , tetapi aura sedihmu terpancar begitu jelas mala mini .. ayo , ceritakan saja padaku ..”

Jessica benar-benar butuh tempat cerita . selama ini , semuanya ia simpan sendiri . Kini , bolehkan ia berbagi sedikit rasa sakitnya pada orang yang ia percayai sebagai oppa-nya ini ? ia hanya ingin berbagi sesaknya . Ia tidak bermaksud lain .

= = =

“putuskan saja Jess ..”

“a..aku ..”

“pria manapun tidak akan pernah melakuan hal seperti itu . Dia , maksudku Luhan-ssi belum benar-benar dewasa . Lepaskan atau kau  yang akan semakin sakit ..”

Jessica terdiam mendengar pendapat Heechul . Jujur  saja , ia tidak mau meninta putus , perpisahan bukan jalan akhir dari segalanya untukknya . Tapi bagaimana degan perasaanya ? How about me ? Luhan bisa saja panic dengan tersebarnya video itu , tapi apakah dia tidak panic dengan perasaan Jessica yang bahkan hancur tak berbekas ?

Jessica berpikir keras . apakah ini memang rencana takdir ? apakah memang dengan begini ia dan Luhan akan bahagia ? dan bagaimana dengan perasaanya nanti dan sekarang ? jika sekarang ia punya heechul yang bersedia membagi keluh kesalnya , bagaimana suatu saat nanti ?

= = =

“baiklah , terima kasih untuk delapan bulan ini”

“inikan maumu ? kau memang dari awal ingin berpisahkan ?” suara Luhanterdengar meninggi dari seberang sana .

“tidak . aku tidak berpikir demikian . Hanya , mungkin ini jalannya . Aku juga tidak ingin berpisah . Tak taukah kamu bagaimana sedihnya aku ?” Jessica berusaha dengan sangat untuk tidak menumpahkan segalanya . ia mencoba menahan bulir air matanya .

“hah? Sedih ? tapi kau masih bisa pergi ke pool party Heechul-hyung . sedih macam apa itu ?” Luahnl angsung mematikan sambungan telefon mereka .

` Terdengar nada mengejek dari suara luhan barusan . Jessica benarbenar tidak sanggup lagi . ia memutuskan untuk mematikan telefonnya . Lalu balik duduk ketempat duduknya dan Heechul masih disana .

“kau boleh menangis ,kupinjamkan bahuku ..”

“yah oppa !” Jessica memukul keras bahu Heechul . sedangkan Heechul menunjukkan senyumanan nakalnya . Ia tampak senag sekali mengerjai Jessica .

“sudahlah , bersenang-senanglah malam ini ..” Heechul menepuk-nepuk punggung Jessica pelan .

“nee oppa .. gomawo ..” Jessica tersenyum . senyum pertamanya yang benar-benar tulus setelah ia dan Luhan hanya tinggal sebuah sejarah .

= = =

No title

Kemarin sore aku sudah memutuskan untuk melepaskan apa yang tak mau diikat , meninggalkan apa yang tak mau dibawa , dan melupakan apa yang tak mau dipikirkan . Kemarin sore , masih pada buku yang sama . Tapi aku memulainya dengan sebuah bab yang baru . Menghentikan tulisanku pada bab yang lama karena tak ada lagi yang perlu kutulis . Sekarang saatnya aku berterimakasih kepada setiap hati yang pernah ku singgahi .Karena pada hatiku , aku menulis banyak . Jadi , terimakasih .

By : Flawless Jung

END

= = =

Ini FF benar-benar dari pengalaman pribadi . Author ingin kalian , para readers , posisikan kalian menjadi author , dan belajar dari pengalaman author . semua ini nyata adanya ,termasuk ke-NC-annya . Jadi secara tidak langsung author curhat melalui FF ini . hehehe . maaf dengan kegajeanya . author hanya ingin meluapkan dengan cara yang berbeda . Rasa sakit ini masih berbekas , dan mungkin saja author akan menjadi lesbian karena alergi cowok . tapi amit-amitlah ._. #lol . hahaha . baiklah , komen juseyoooooo~~~~~❤

20 thoughts on “(Drabble Compilation) Just a Love Story

  1. yaah luhaannn
    you’re bad boy,,jadi males banget sm luhan dehh,jahat bangeet di sini
    spertinya luhan itu playboy
    dasar playboy cap kapak,
    kereen kereen,aku suka🙂

  2. Kamu gak sendiri Thor, ada aku juga disini ya g terkadang ada ketekutan sama cowok, FF-nya Daebbak

  3. kerenn… kerenn.. beneran deh jadi kiut ngerasin karakter jessi disini ^^
    dan chingu jangan sampe jadi lesbian deh mit amit yah hehe😀

    Tetep Semangat !!!🙂
    Keep Writing😀

  4. waaaaa jahat bgt luhan! tega sm sica eonni seneng BANGET loh, heechul oppa my lovely bias nongol d ff jessica eonni aq ska endingnya smoga sica eonni bhagia brsama chul oppa hidup heesica yeay! #jiwa aristocrats sejati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s