Time for “Only Because It’s You”

Mungkin beberapa orang sudah baca postinganku di blog pribadiku dan tahu kalau semua ff exoku dihiatuskan termasuk ff ini.

Well, aku baru aja mencoba baca ulang file-file ff ini beserta rancangan ceritanya. Bisa ku katakan, aku jatuh cinta kepada kisah ini. Apalagi file rancangan ceritaku itu cukup detail. Huehehe..

Nah karena itu, kemungkinan besar aku bakal lanjutin ff ini. Mungkin tidak dalam waktu dekat karena aku sedang fokus pada salah request di songfic projectku. Tapi pasti aku lanjut.

Aku juga baca ulang komentar-komentar dari para reader. Syukurlah banyak yang ngerti jalan ceritanya karena aku mengakui bahwa cerita ini cukup berat. Aku memberikan beberapa jebakan sehingga bagi yang asal baca, pasti ga akan ngerti atau salah paham. Chapter 4 itu puncaknya korban berjatuhan di jebakanku ._.v banyak yang mikir cupcake itu untuk merayakan ultah Sooyeon padahal udah jelas-jelas Sooyeon bilang “Saengil chukkae Oh Sehun” -__-

Satu saran penting dariku: “Bacalah cerita dengan seksama.”

Sepertinya juga, banyak yang belum terlalu mengerti maksud ceritanya. Jadi aku bakal jelasin beberapa hal supaya kalian lebih mengerti saat baca chapter selanjutnya nanti.

Ide cerita ini aku dapatkan dari sebuah fairytale berjudul “Beauty and The Beast”. Pasti kalian tahu dong kisah tentang pangeran yang dikutuk jadi monster lalu seorang gadis yang diberikan kepada pangeran itu oleh ayahnya?

Disini, Joonmyun bukannya di’kutuk’ melainkan di’rusak’ oleh seseorang saat dia masih kecil. Ayahnya Sooyeon sama seperti ayahnya Belle yang berhutang budi kepada ‘si pangeran’ dan membalasnya dengan memberikan putrinya.

Berbeda dengan si ‘The Beast’ yang terkesan dingin, pemalu dan lainnya kepada Belle sehingga Belle lah yang berinisiatif untuk mendekatkan diri kepada ‘The Beast’, di kisah ini Joonmyun lah yang agresif untuk membuat dirinya dan Sooyeon menjadi dekat.

Sebenarnya perasaan Joonmyun sangat sensitif sehingga orang-orang di sekitarnya mencoba untuk melindunginya. Perasaannya sensitif akibat sejak kecil, tidak ada yang berani membuatnya sedih, marah maupun kecewa karena dia selalu mendapatkan apapun yang ia inginkan.

Berbeda dengan Sooyeon yang terbiasa disakiti oleh orang-orang di sekitarnya sehingga dia terbiasa menutup diri. Karena kebiasaannya tersebut, dia tidak terlalu tahu cara berhadapan dengan orang lain dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Yang ia pedulikan hanya lah dirinya sendiri. Itu kenapa dia selalu mengasihani dirinya sendiri.

Mengenai teman-teman Joonmyun, aku ingin kalian mengingat tingkah-tingkah perabotan rumah di mansion ‘The Beast’ yang bisa berbicara dan bergerak.

Tuan lilin yang ramah tapi diam-diam mencurigai Belle itu aku realisasikan menjadi karakter Do Kyungsoo. Tuan jam yang seperti ‘partner’ tuan lilin aku realisasikan sebagai Kim Jongdae. Si cangkir anaknya nyonya teko yang selalu ribut adalah Luhan. Kalau Kris….. aku lupa ._.

Tidak lupa karakter nyonya teko yang aku berikan kepada Krystal. Akan tetapi, karakternya aku permak sedikit karena Krystal masih remaja di ff ini. Jadi aku berikan sifat-sifat ala remaja yang berpikiran bebas, agak kasar, rasa penasaran yang tinggi, egois. Tapi hidupnya tetap ‘teratur’ karena dia terlahir di keluarga terpandang.

Adakah yang bertanya bagaimana dengan karakter Dana? Karakter Dana aku ambil dari karakter sebuah benda kesayangan ‘The Beast’ lainnya yang cara bicaranya cukup tajam and agak temperamen tapi perabotan yang lain tetap senang bergaul dengannya. Aku cukup menyukai karakternya sehingga aku mengambil karakternya dan merealisasikannya menjadi Dana.

Lalu bagaimana dengan Sehun? Khusus untuk Sehun, aku buat sendiri karakternya. Kalian mungkin ga terlalu mengerti soal karakter sehun karena dia jarang muncul. Muncul pun, karakternya terkesan transparan. Yap, aku sengaja melakukan itu karena ada waktunya Sehun beraksi sampai puas. Tunggu aja ~

Cukup sekian penjelasan dariku. Jika ada yang mau ditanya, silahkan ditanya. Mungkin aku bisa jawab. Tapi tolong jangan menanyakan tepatnya ff ini dilanjut, apalagi memaksaku untuk segera ngelanjutin ff ini ya ^^

34 thoughts on “Time for “Only Because It’s You”

  1. haloo! ahh mungkin comentku di chapter2 sebelumnya gak masuk ya. u,u hapeku rada error kalo ngeload wp sih dan karena panjang juga jadinya aku lupa mau nulis apa :l

    aku suka loo sama ceritanya dan akhirnya bakal dilanjut juga! hahhahaa bahasanya keren! dan yg kayak gini dah bikin aku gak bosen bacanya, eh terinspirasi dari beauty&the beast? woow aku aja gak tau cerita itu #plak.. pokoknya aku tunggu lanjutannya! raawr
    #semogainimasukya T__T

    • Untungnya kali ini komentarmu masuk. Perlu dirayain ga nih? Wkwk :33
      Aduh kamu bikin aku ngefly aja deh. Terharu (/__\)
      Wah kalo gitu, silahkan baca cerita beauty and the beast ala aku kalo gitu :3

  2. aku mau nanya tentang karakter Suho soalnya aku masih penasaran..🙂 dia kaya pyschopat gitu bukan sihh ?? hehe😀

    Keep Writing😀
    always waiting for your ff ^^

    • Nah ini masalah yang pengen aku jelasin. Kasus suho itu berbeda dengan psikopat. Rencana aku sih pengennya lanjutan thorn love barengan sama ending ff ini biar semua orang bisa ngebandingin sifat jessica di thorn dan suho di ff ini biar mereka mengerti psikopat itu berbeda dengan sekedar orang yang sifatnya ganti-ganti sesuai mood

  3. yaaa~ i;m waiting for this ff unni~
    ff buatan unni emang selalu ngena feelnya;__;
    yang begin with a mistake ga dilanjut? padahal aku suka~

    fighting deh buat ff selanjutnya^^

  4. wahhh aku belom baca ff nya…semoga aku ngerti jalan cerita nya….mksud dari “Joonmyun bukannya di’kutuk’ melainkan
    di’rusak’ oleh seseorang saat dia masih kecil” apa ya eon aku nggak ngerti?
    hehehehe keep writing ya eon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s