Special Drabbles: Love Songs About Us

Special Drabbles: Love Songs About Us

Story by: Faminsa

Genre: Romance – Fluff – Angst

Rated: PG-15

Length: Drabble Collection

Note: Sorry for the typos, lagi malas ngedit😀 . Ini adalah drabble lawas di laptop yang aku rombak sehingga main cast-nya Jessica semua.

Untitled-1

Title: Romantic You | Cast: Jessica – Xiumin

Shine, the special light that shines on us
On this street where we’ll never fall asleep, I’ll walk on together with you tonight

(SNSD – Romantic Street)

Jessica berdiri di depan pagar rumahnya. Dia sedang menunggu seseorang yang akan menjemputnya. Malam ini merupakan malam yang spesial. Dia akan berkencan dengan kekasihnya yang bernama Minseok. Ini adalah kencan pertama Jessica, dia belum pernah berpacaran sebelumnya. Minseok adalah lelaki pertama yang mengisi relung hatinya.

Jessica melihat jam tangannya, pukul sembilan lebih lima. Jessica mengerucutkan bibirnya, mulai bosan menunggu. Sampai akhirnya, ada tangan yang menutup kedua matanya dari belakang.

“Coba tebak. Siapa aku?”

“Jangan bermain-main denganku, Minseok. “

Minseok terwawa kecil lalu melepaskan tangannya dari Jessica. Gadis itu berbalik dan mendapati Minseok yang tersenyum ke arahnya. Jessica sungguh terpesona dengan penampilan Minseok. Lelaki itu tampak tampan hanya dengan kemeja putih dan celana jeans.

“Tadaa!!”

Mata Jessica membulat sempurna ketika Minseok menyodorkan sebuket bunga bewarna merah dengan salah satu tangannya. Jessica menerima bunga itu sambil tersipu. Minseok terkekeh geli seraya mengacak rambut kekasihnya dengan pelan.

“Mari kita pergi.” Ajak Minseok sambil mengulurkan tangannya pada Jessica.

Jessica menerima uluran tangan Minseok. Mereka pun berjalan pergi sambil bergandengan tangan menelusuri jalan yang akan membawa mereka ke tempat tujuan.

“Minseok-a, kita mau kemana?” tanya Jessica ketika mereka memasuki gang yang sangat gelap dan menakutkan.

“Sebenarnya, kita sudah sampai.” Senyum Minseok. Dia menghentikan langkahnya lalu menatap Jessica.

“Ehh? Kita sudah sampai?”

Minseok mengangguk. Dia melepaskan genggaman Jessica lalu menepuk kedua tangannya. Jessica pun langsung takjub setelahnya. Keadaan sekitar berubah menjadi terang akibat lampu-lampu berbentuk hati tampak menghiasi jalanan di gang tersebut. Berbagai macam bunga dan juga gemercik air yang muncul dari kolam buatan terlihat. Membuat suasana semakin manis. Dan hanya ada mereka berdua di sana.

“Maaf, hanya ini yang bisa aku persembahkan di hari pertama kencan kita. Hanya berjalan-jalan menulusuri gang ini sambil melihat-lihat hasil hiasanku yang mungkin kurang bagus. Kau tidak apa-apa, kan?”

Jessica tersenyum lembut lalu mengangguk. “Bagiku, ini sudah cukup. Terimakasih.”

“Sekali lagi, maaf, aku bukan tipe kekasih yang romantis.”

Jessica menaruh telunjuknya di mulut Minseok. “Bagiku, kau romantis.”

Minseok tersenyum mendengarnya. Lelaki itu meraih Jessica ke dalam pelukannya lalu berbisik, “Aku mencintaimu.”

Setelah itu, Minseok pun mengecup bibir Jessica dengan lembut.

::.  Romantic You .::

Title: I’m Not a Kid Anymore | Cast: Jessica – Jaejoong

I’m really angry, my boy doesn’t look at me as a girl
What should I do when I feel hopeless? Should I make him feel jealous? I’m so upset!

(SNSD – I Got a Boy)

“Oppa, nanti aku ikut ke dalam, ya?” mohon Jessica pada Jaejoong yang sedang menyetir di sebelahnya.

“Tidak boleh. Kau tunggu di mobil saja. Aku tidak akan lama.”

Jessica mengembungkan pipinya, “Memangnya kenapa? Aku ingin bertemu dengan teman-teman oppa.”

Jaejoong mendesah pelan. Dia lalu memparkirkan mobilnya di sebuah gedung mewah yang tengah ramai. Jaejoong mematikan mesin mobil dan menatap Jessica, “Teman-temanku kebanyakan berusia dua puluh lebih. Kau baru tujuh belas, Jess. Kalian tidak akan nyambung. Kau lebih baik tunggu di sini saja, ya? Aku berjanji tidak akan lama.”

Jaejoong lalu mengecup singkat kening Jessica kemudian keluar dari mobilnya. Jessica mendesis dan menatap kesal ke luar jendela mobil. Memangnya apa salahnya jika dia ikut bersama Jaejoong ke acara pertunangan teman Jaejoong? Walau masih tujuh belas tahun, Jessica kan kekasih Jaejoong. Dia juga ingin bertemu teman-teman Jaejoong dan mengenal mereka.

Ketika Jessica mulai bosan, dia melihat teman sekelasnya sedang berdiri di lobi utama gedung. Jessica tersenyum, ide gila terlintas di otaknya. Dengan segera gadis itu keluar dari mobil dan berlari menghampiri teman sekelasnya.

“Kai!” sapa Jessica.

Lelaki yang dipanggil Kai itu tersenyum ketika melihat Jessica, “Hey, sedang apa kau di sini?”

“Menemani Jaejoong oppa. Kau sendiri?”

“Tentu saja untuk melihat Jongdae hyung yang bertunangan. Aku bisa dicekik jika tidak datang ke acara pertunangan kakakku sendiri. Err… kau tidak masuk?”

Jessica meniup poninya kesal, “Jaejoong oppa tidak mengizinkanku. Aku masuk bersamamu saja, boleh? Aku haus, ingin minum!”

Jessica langsung menggandeng tangan Kai lalu menyeretnya masuk ke dalam gedung. “Jangan bilang kau ingin membuat Jaejoong hyung cemburu?” sidik Kai melihat gelagat Jessica.

Jessica hanya tersenyum menanggapi ucapan Kai. Jessica mencari-cari sosok Jaejoong di dalam gedung. Setelah ketemu, Jessica langsung menggandeng tangan Kai dengan mesra dan menarik lelaki itu mendekat ke meja minuman yang letaknya sangat dekat dengan tempat di mana Jaejoong sedang mengobrol dengan teman-temannya. Jessica semakin senang ketika dia tahu bahwa Jaejoong menyadari kehadirannya.

“Jung Jessica, aku tidak mau dibunuh oleh Jaejoong hyung.” Bisik Kai

Jessica semakin menarik tangan Kai ke dalam dekapannya. Gadis itu menatap Kai dari jarak yang sangat dekat. “Kau diam saja!” perkataan Jessica membuat Kai menghela nafas berat.

“Sica!”

Baik Jessica maupun Kai menoleh. Jaejoong ternyata sudah berada di depan mereka. Dengan spontan Kai melepas dekapan Chanra. “Hai, Jaejoong hyung. Aku pergi dulu, ya!! Daaaahh!!”

Tanpa aba-aba, Kai langsung pergi meninggalkan Jaejoong dan Jessica. Jaejoong menatap Jessica sambil menghela napas. Pria itu lalu menarik tangan Jessica sedikit kasar, membawanya keluar dari gedung. Jaejoong lalu melepaskan tangannya dari Jessica ketika mereka sampai di tempat yang cukup sepi.

“Kau sedang membuatku cemburu?”

Jessica mengembungkan pipinya. Dia menatap Jaejoong tajam. “Ini gara-gara oppa. Apa salahnya jika aku ingin bertemu teman-teman oppa? Dan juga, aku ini bukan anak kecil lagi, oppa. Usiaku sudah tujuh belas, bahkan sebentar lagi aku menginjak delapan belas. Tapi oppa selalu memperlakukan aku sebagai anak kecil!”

“Teman-temanku selalu membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan bisnis, Sica. Kau pasti akan bosan dengan pembicaraan mereka. Itu alasan mengapa aku tidak ingin kau bertemu dengan mereka.”

Jessica masih cemberut atas jawaban Jaejoong. Pria itu lalu meraih pinggang Jessica ke dalam pelukannya. Jaejoong langsung mencium bibir Jessica, pria itu meletakan satu tangannya di tengkuk Jessica, bermaksud memperdalam ciuman mereka.

“Aku tidak akan menciummu jika aku masih menganggapmu sebagai anak kecil. Kau mengerti sekarang?”

Jessica hanya mampu mengangguk. Dia terlalu kaget dengan perlakuan Jaejoong. Pria itu terkekeh melihat reaksi kekasihnya. Dia menggenggam tangan Jessica lalu berbisik jahil, “Ayo pergi. Eumm, kau sudah dewasa, kan? Bagaimana jika kita melakukan hal yang lebih panas dari ciumanku tadi di apartemenku?”

Jessica langsung memekik, “OPPAAAAAA!!!”

::. I’m Not a Kid Anymore .::

Title: Let Me Like You | Cast: Jessica – Luhan

Beautiful stranger, people say that you’re dangerous. They don’t try to see the you that I see.

( f(x) – Beautiful Stranger )

“Penghuni baru itu berbahaya. Wajahnya memang imut, tapi ekspresinya menunjukkan bahwa dia bukan orang yang ramah.”

“Dia juga sering pulang malam. Sering menggunakan masker. Dia sangat misterius.”

“Dia warga negara Cina, kan? Banyak yang bilang orang Cina itu berbahaya. Kita harus hati-hati.”

Jessica hanya menggeleng kecil ketika melewati sekelompok ahjuma yang sedang bergosip di lobi apartemen sederhada yang dia tempati. Wanita itu lalu tersenyum kecil menyapa para ahjuma kemudian menaiki tangga. Dia berjalan di koridor lantai dua lalu langkahnya terhenti. Dia hendak memasuki kamar apartemennya namun segera berbalik, menatap sebuah kamar yang baru saja ditempati penghuni baru.

“Memangnya kau berbahaya, ya?“ gumam Jessica.

Dia melangkah maju kemudian mengetuk pintu kamar apartemen itu. Tidak ada respon. Jessica kembali mengetuk pintu itu, kini lebih keras. Sampai akhirnya pintu terbuka dan pria imut yang terlihat baru bangun tidur menyambutnya.

“Annyong!” sapa Jessica ramah.

“Hai, ada apa?” tanya pria itu sambil menggaruk rambutnya.

“Boleh aku masuk?”

Tanpa menunggu jawaban pria itu, Jessica langsung menyerobot masuk ke dalam apartemen. Pria itu tampak bingung, namun pada akhirnya dia menutup pintu apartemen dan mengikuti Jessica yang kini sudah duduk di sofa.

“Kau orang baru dari Cina, kan? Kenalkan, aku Jessica. Jessica Jung.” ucapnya sambil mengulurkan tangannya pada pria itu.

Pria itu tersenyum lalu menjabat tangan Jessica, “Luhan. Margaku Lu, nama belakangku Han. Jadi panggil saja aku Luhan. Singkat, bukan?”

Jessica tertawa kecil mendengar jawaban Luhan. Dia melepaskan genggaman tangannya dari Luhan lalu kembali bertanya, “Para ahjuma bilang kau selalu pulang malam. Kau habis dari mana? Bekerja?”

Luhan mengangguk, “Iya. Aku mengambil shift kerja malam sebagai broadcaster stasiun TV.”

“Benarkah? Stasiun TV mana? Pekerjaanku juga di broadcast!”

“SBS.”

Jessica tersenyum senang, “Sama denganku.”

Luhan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, “Sebenarnya, aku sudah mengenalmu. Aku selalu melihatmu dari jauh ketika bekerja. “

Jessica mengerutkan keningnya, “Serius? Kenapa kau melihatku dari jauh? Kau bisa menghampiriku dan berteman denganku.”

“Aku juga ingin seperti itu. Tapi aku malu.”

“Kenapa harus malu?”

Luhan menatap Jessica serius. “ Mungkin akan terasa aneh karena aku orang asing. Tapi aku ingin mengatakan sesuatu.” Ucap Luhan tanpa menghiraukan pertanyaan Jessica.

“Mengatakan apa?”

“Biarkan aku menyukaimu. Tidak apa-apa, kan?”

Jessica tertawa ketika mendengar ucapan Luhan. Luhan mengerucutkan bibirnya, “kenapa malah tertawa?”

Jessica menatap Luhan sambil tersenyum kecil, “Para ahjuma bilang kau menyeramkan. Tapi sebenarnya kau sangat lucu. Menggemaskan.”

Luhan mendesah kecil, “Iya, aku tahu. Tapi, kau belum menjawabku. Tidak apa-apa, kan, jika aku menyukaimu?”

Jessica menatap Luhan lembut, “Menurutmu?”

::. Let Me Like You .::

Title: Fate | Cast: Baekhyun – Jessica – Yunho

Am I still unable to accept it?
That you turned around and announced our separation

( SNSD’s Tiffany & Taeyeon – Lost In Love )

Hujan kini mengguyur kota Seoul, tapi Jessica tidak peduli. Dia terus berjalan dan membiarkan hujan membasahi tubuhnya. Langkahnya pun terhenti di pinggir jalan dekat zebra cross. Dia akui bahwa dia memang bodoh. Menjadi orang idiot yang hanya bisa menangis setelah pria yang sangat dia cintai mengucapkan selamat tinggal padanya. Menyatakan bahwa mereka harus berpisah.

Ketika Jessica sibuk dengan pikirannya. Seorang pria berdiri di sampingnya sambil memayunginya. Pria itu menoleh pada Jessica dan berucap, “Bisakah kau tidak melakukan tindakan bodoh seperti ini?”

Jessica menoleh. Dia mendapati Baekhyun yang menatapnya dengan sedih. Jessica hanya menunduk. Baekhyun menghela napas panjang lalu menyentuh wajah Jessica, mengangkat wajah wanita itu agar menatapnya.

“Kau berjanji padaku. Kau berjanji tidak akan bersedih.”

Jessica menggeleng, “Aku tidak bisa menepati janji itu. Maaf.”

“Kau membuat kepergianku semakin berat, Jess.”

Jessica menangis lalu menggenggam tangan Baekhyun, “Apa kita memang harus putus, Baekhyun? Bisakah kau tetap bersamaku?”

Baekhyun menggeleng lemah. “Aku harus pergi, Sica. Takdir sudah berkata seperti itu. Kita harus berpisah. Maafkan aku. Aku mencintaimu.”

“Tapi—“

“Jessica, sadarlah!!”

Jessica mengerjapkan matanya. Sosok Baekhyun telah menghilang. Di hadapannya memang ada seorang pria, namun itu bukan Baekhyun.

“Aku Yunho. Bukan Baekhyun.” Yunho mendesah kecil lalu mengeratkan genggaman tangannya pada Jessica. “Kau berhalusinasi, Jessica. Baekhyun sudah tidak ada. Dia telah meninggalkan kita untuk selamanya. Kau harus sadar.”

Jessica memejamkan matanya lalu kembali menangis. Kenyataan memang sangat menyakitkan baginya. “Dia benar-benar telah pergi, ya? Aku dan Baekhyun benar-benar telah berpisah. Iya, kan, oppa?”

Yunho menghela napas, “Kau harus belajar untuk menerimanya, Jessica.”

Jessica tak menghentikan tangisnya. Yuno pun langsung menarik Jessica ke dalam pelukannya. “Sama seperti Baekhyun, aku pun mencintaimu.”

=== Fate ===

Aku mau minta maaf karena posting drabble lagi u.u untuk sekuel Autumn Tears dan My Eternal Dragon mungkin akan aku post pertengahan September setelah ospek fakultas selesai. Doakan saja semoga malam puncak ospek fakultasku lancar ya TT.TT

33 thoughts on “Special Drabbles: Love Songs About Us

  1. Suka dengan semua ceritanya..
    Cerita xiumin,luhan dan jaejoong gembira. Berbanding cerita baekhyun sedih banget.Walaupun sedih, takdir jessica bersama yunho.
    Daebak!!

  2. Yang akhir membuat air mata menggenang di pelupuk mata -__- Itu serius Yunho bakal jadi penggantinya Baekhyun? Marganya ‘kan sama-sama Jung, berarti nggak boleh😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s