[Freelancer] (Somebody Else) (Chapter 1 )

Title  : Somebody Else

Author : @evelynatalya

Genre : romance, angst

Rating : T

Length : Chapter

Main Cast:
Jessica Jung
Park Chanyeol  (EXO K)
Wu Yi Fan / Kris Wu (EXO M)
Cho Hyunyoung (Rainbow)

Support Cast : Juniel, Taecyeon (2PM), EXO Member , SNSD Member

Disclaimer : fanfiction ini ff pertama exo – sica pertama aku, well aku masih bingung endingnya sama Kris atau Chanyeol jadi mianhae kalo nanti endingnya ga sesuai keinginan kalian, oke aku gamau lama cuap cuapnya silahkan dibaca, sekedar mengingatnya chapter pertama cukup panjang hahaha. don’t be a silent readers and bash ^^

Author POV

Hari ini adalah tahun ajaran baru bagi siswa Hannyoung High School, sekolah yang memiliki reputasi yang sangat baik selain karena terkenal sekolah ini mempunyai test dan standar yang sangat ketat, jadi tidak sembarang murid bisa bersekolah disini.

” Chagiiya, selamat datang di sini, kau harus lebih rajin ne” ucap seorang namja pada yeoja yang baru saja resmi menjadi siswi sma.

” Oppa aku sangat bahagia, bisa satu sekolah denganmu” balas sang yeoja seraya memeluk namjachingunya

” Chanyeol – ah aigo apa yang kalian lakukan” ucap Sehun menghampiri sahabatnya

” Ah.. Annyeonghaseyo oppa, naneun Juniel imnida Chanyeol yeojachingu… Hehehe” ujar yeoja yang bernama Juniel  lalu sedikit membungkukan badannya memberikan salam

” Arraseo, Chanyeol banyak menceritakan tentang dirimu, tapi baru sekarang aku melihatmu, annyeonghaseyo Juniel – ssi” Sehun membalas salam Juniel

” Bangapta oppa” ucap Juniel ramah

Tahun ajaran baru untuk siswa siswi kelas 12 – 1 tentunya dengan teman sekelas baru, tapi tak berlaku bagi Chanyeol, Sehun, dan Baekhyun sudah sejak awal masuk SMA mereka selalu sekelas padahal mereka sendiri tak pernah minta pada guru untuk terus bersama seperti ini, tiba tiba kelas menjadi hening setelah kedatang Kang Songsaenim siapa yang tidak diam guru matematika ini sekarang menjadi wali kelas mereka, terlihat wajah kaget kesal dan tak terpacaya dari para murid, tapi Kang songsaenim tak sendiri ia datang bersama seorang murid baru dengan tubuh tinggi dan postur tubuh atletis, para murid yeoja menjadi antusias dan tidak sabar berkenalan dengan siswa baru tersebut.

” Selamat pagi anak anak”

” Selamat pagi Kang Songsaenim” jawab semua murid serempak

” Kita memiliki murid baru, silahkan perkenalkan dirimu” perintah Kang Songsaenim

” Annyeonghaseyo, naneun Kris Wu, salam kenal dan mohon bantuannya” salam namja bernama Kris itu seraya membungkukan badannya

” Silahkan duduk di tempat kosong” Kang Songsaenim menunjuk bangku kosong di sebelah Jessica Jung seketika kelas kembali menjadi ribut , dan mereka berdua menjadi pusat perhatian seisi kelas

” Aneh kenapa heboh sekali” gumam Chanyeol kebingungan melihat kelasnya yang menjadi ribut sekali karena seorang yeoja duduk bersama murid baru

” Ya ! Apa kau tidak tahu siapa dia? ” jawab Baekhyun

” Tidak” jawab Chanyeol singkat

Baekhyun menggelengkan kepalanya, ia heran sekali pada temannya ini yang sangat kudet memang Chanyeol adalah orang yang sangat santai tidak mau tau hal hal yang bukan menjadi urusannya

” Baiklah dia adalah Jessica Jung, dia adalah yeoja yang sangat aneh, dia tidak mau bicara, tidak punya teman satupun, semua orang mengira dia mempunyai masalah mental ”

” Dan kau tahu dia itu anak orang kaya padahal” tambah Sehun yang tiba tiba ikut bergabung

” Semua guru disini sangat khawatir padanya, orang tua nya bilang dia seperti itu karena dia dibully waktu smp” lanjut Baekhyun

” Dan kau tau genk sinetron Tiffany itu? Mereka sering menyiksa Jessica dan kau tahu Jessica hanya tersenyum dan kadang tertawa ” seru Sehun  yang semangat bercerita tentang Jessica

” Ku rasa ia memang sudah tidak normal ” ucap Chanyeol  seraya menatap Jessica yang duduk 3 bangku di belakangnya, ia memang tahu Jessica sangat terkenal satu sekolah ini , ia juga pernah lihat Jessica di olok olok tapi tak ada niat membantu karena ia memang bukan orang yang suka ikut campur orang lain

Chanyeol terus menatap Jessica  jika dilihat memang Jessica tak berbeda dari siswi lainnya, penampilannya tidak culun tidak kutu buku tak dapat dipungkiri ia mengakui Jessica cukup cantik, tapi setelah mendengar cerita Sehun dan Baekhyun ia sangat menyayangkan kepribadiannya tak sesuai dengan wajah cantiknya

Di sisi lain Kris  menulis catatan yang ditulis Kang songsaenim tapi pikirinnya di penuhi banyak pertanyaan, ia tahu ada yang tak beres dengan yeoja yang ada sebelahnya karena sejak di suruh duduk bersama yeoja ini ia sadar menjadi pembicaraan seisi kelas, kalau di lihat memang tak ada berbeda dengan gadis di sebelahnya ini sama dengan gadis lainnya, bermata dua, berhidung satu, berkaki dua , bertangan dua. Ia tak bisa fokus terus bertanya tanya siapa yeoja yang ini.

” A – Yo Kris my bro” teriak Kai sang preman kelas ini, ya siapa yang tak kenal Kai & the genk kumpulan para pria mengesalkan dan trouble maker sekolah

Kris beranjak dari kursinya dan membalas pelukan Kai , sang leader genk “Thriller”

” Pantas dia tampan, ternyata anggota Thriller ” ucap seorang yeoja yang tampak kecewa tahu siapa Kris sebenarnya

Di sekolah ini memang ada 3 genk yang sangat terkenal dan disegani seluruh murid disini pertama genk Thriller terdiri dari 4 orang yaitu Kai, Suho, Tao, Chen dan sekarang menjadi 5 karena bertambah Kris, hanya Kai lah yang berasal dari keluarga yang sangat sangat kaya sedangkan yang lain biasa saja sedangkan yangpaling baik adalah Chen walaupun ia gangster berwajah sangar  ia berprestasi dalam sekolahnya, berbeda dari yang lainnya ia jarang terlibat perkelahian ia hanya menyusun strategi, mereka adalah icon sekolah.

Kedua genk perempuan bernama GLAM, genk ini juga biasa saja beranggota 4 orang yaitu Taeyeon, Sunny, Sooyoung dan Hyunyoung  mereka tak pandai berkelahi seperti Thriller hanya saja genk ini disegani karena GLAM adalah kumpulan kekasih dan sahabat para anggota Thriller , berurusan dengan GLAM sama saja berurusan dengan Thriller

Ketiga ya genk lebay atau lebih dikenal genk sinetron, karena gaya genk ini yang berlebihan, mereka adalah genk anak pengusaha di Korea diketuai Tiffany, Yuri dan Yoona  genk yang sangat dibenci semua lelaki sekolah ini karena kehebohan dan alaynya

” Ya kai  , siapa yeoja yang duduk bersamaku itu?” tanya Kris  yang baru selesai makan

Tawa Kai meledak seketika, ia tertawa seraya memegangi perutnya , para anggota Thriller dan GLAM tak mengerti apa yang mereka bicarakan

” Ada apa Kai ? Kau sampai tertawa seperti itu? ” tanya Suho yang bingung melihat tingkah leadernya itu

” Si brengsek ini duduk dengan Jessica” jawab Kai  yang masih tak berhenti tertawa,

Ketawa mereka pecah hanya Tao dan Chen  saja yang tersenyum, Kris semakin tak mengerti dengan mereka semua, ia mengacak ngacak rambutnya kesal

” Jessica itu cewe teraneh di sekolah ini, tidak pernah bicara, tak punya teman, jarang keluar kelas dan jadi bulan bulanan disini, ya kasihan sekali si Jessica itu” kali ini Hyunyoung  angkat bicara melihat Kris yang bingung

” Sial sekali kau Kris… Buahaha” tambah Suho

” Tenang besok akan ku urus si Lay biar dia yang duduk bersama Jessica ” ucap Kai menepuk bahu sahabatnya pelan

******

” Oppa” panggil Juniel berlari menghampiri kekasihnya yang baru saja melewati kelasnya

” Oh ada kau” Chanyeol mengacak ngacak rambut yeoja yang setahun terakhir menjadi yeojachingunya ini

” Kenapa kau tak menyapaku? ” Juniel mempoutkan bibirnya, ia kesal Chanyeol tadi melewatkan kelasnya begitu saja

” Ah mianhae , aku tak melihatmu tadi kkk” jawab Chanyeol

” Palli wa sekarang pelajaran Yang songsaenim ” Sehun dan Baekhyun  segera berlari setelah melihat jam yang menunjukan 1 menit sebelum jam istirahat berakhir

***********

” Yeoja itu punya kekasih? ” tanya Kris seraya menunjuk Jessica  dan seorang namja bertubuh atletis, namja itu merangkul Jessica dan membawanya masuk ke dalam mobil

” Jessica maksudmu? ” tanya Chen

” Bukan, dia kakaknya , ayolah dengan kepribadiannya apa ada namja yang mau dengannya ” gumam Hyunyoung

” Benar, ku rasa hanya orang gila yang menyukainya ” tambah Kris

Di mobil

” Bagaimana kelas barumu Jessica? ” tanya Taecyeon oppa Jessica, ia sudah tahu jawaban Jessica dan tidak mungkin juga yeodongsaengnya ini mendapat teman atau ada hal hal special seperti gadis lainnya, hanya saja Taecyeon merasa perlu menanyakan kabar adiknya yang tak pernah berubah, masih terekam jelas di ingatannya saat adik kesayangannya ini berubah menjadi pendiam dan tertutup, tak punya teman dan menarik diri dari dunia luar bisa dibilang ia anti sosial sekarang, ia sangat takut dengan orang orang

Ia selalu menyesal mengingat kejadian kejadian di smp yang membuat adiknya berubah kepribadian, dulu Jessica sama seperti gadis lainnya ceria, periang dan memiliki sahabat tapi semua berubah ketika sahabat2nya menusuknya dari belakang, memperlakukan dan menyiksa Jessica tak manusiawi , dan adiknya  juga menjadi korban bully , kadang Taecyeon membenci dirinya sendiri ia menyesal tak bisa melindungi adiknya karena dulu mereka memang tak satu sekolah.

” Tak ada yang special oppa” jawab Jessica malas

” Baiklah, tak usah di pedulikan , kau tak butuh teman , kau hanya butuh aku kan” canda Taecyeon  seraya mengacak rambut adiknya

” Mwo? Anniya.. Kau yang membutuhkan aku, huh” canda Taecyeon mencairkan suasana, Jessica tertawa puas melihat tingkah oppanya ini.

” Eomma ” panggil Jessica setiba di rumah

” Putriku sudah pulang, Jessica – ah ” balas Mrs. Jung

” Eomma… Aku ingin ke toko kaset, bolehkah?” pinta Jessica pada eommanya, kedua orang tua nya memang sangat over protektif sekarang

” Mau beli apa? ” timpal sang oppa Taecyeon

” Hmm, aku ingin membeli kaset SNSD oppa , mereka baru saja comeback kemarin.. Ah, dan juga mereka baru mengeluarkan photobook sekarang” jawab Jessica semangat

” Baiklah ” balas sang eomma tertawa melihat anaknya yang sedang bersemangat fangirling ini, sama seperti gadis pada umumnya ia juga tergila gila pada idol k-pop

Seperti itulah keadaan Jessica jika di rumah ia kembali pada kepribadian aslinya, menarik, ceria dan cerewet sayang itu hanya di rumah jika diluar ia kembali menjadi gadis yang anti sosial

Keesokan harinya di sekolah

Chanyeol dan kedua temannya terkejut , bagaimana tidak melihat yeoja yang sangat dijauhi seisi sekolah berada di sebelahnya , biarpun berbeda barisan tapi mereka bertiga sangat terkejut terutama Chanyeol  ia berada tepat di sebelah gadis itu

” Ige mwoya” racau Chanyeol  tak jelas, ia sedikit takut dengan gadis itu, ia takut suatu saat Jessica akan melakukan hal aneh aneh mengingat cerita Sehun dan Baekhyun ia yakin Jessica mengalami gangguan jiwa

Perlahan tetapi pasti (?) Chanyeol duduk di tempatnya dengan tenang, ia takut menganggu Jessica  yang sedang termenung , tiba tiba saja genk Tiffany datang menghampiri Jessica.

” Hei abnormal ” panggil Yuri seraya menggebrak meja Jessica, seluruh kelas langsung diam menyaksikan ini, bukan hal baru lagi bagi mereka semua, ia semua tahu kalau genk ini memang senang menyiksa Jessica

” Kemarin kami melihatmu ditoko kaset kpop, itu benar kau? ” lanjut Yoona

” Wah… Kau sangat berbeda, kau banyak bicara juga kemarin. Ku kira kau bisu ” ucap Tiffany tajam dengan nada tinggi penuh sindiran

Tapi Jessica diam hanya menunduk, ia tak menatap Tiffany dan genknya sama sekali, Chanyeol  yang menyaksikan itu semua dari dekat hanya terdiam, jika saja ia adalah Jessica  pasti sudah dihajarnya ketiga yeoja lebay ini

” Hel…looo apa aku bicara sendiri ” geram Yuri dengan nada bicara lebaynya, Tiffany mulai geram ia selalu kesal karena Jessica selalu diam jika disiksa atau dihinanya, kadang Jessica hanya tersenyum dan tertawa getir sesudah Tiffany menyiksanya.

” Apa kau bisu hah” sentak Tiffany memberikan tatapan mematikannya

Jessica menghebuskan nafasnya kasar, Tiffany dan kedua temannya terkejut ada reaksi dari Jessica untuk pertama kalinya , biasa ia diam seperti mayat hidup

” Kau kesal ?” tanya Yoona yang mulai tertarik, ia memancing agar Jessica bereaksi lagi

Tapi mereka salah, Jessica terus diam menatap kosong papan tulis di depannya
” Bicaralah sekya jangan menghabisi kesabaran kami ” sentak Tiffany sambil memukul kepala Jessica keras, dua kali Fany memukul kepala Jessica

PLAK
Bunyi keras itu membuat semua orang yang mendengarnya menggeleng kepala dan merasa kasihan pada Jessica

” Appo” ringis Yuri memegang tangannya yang baru memukul punggung Jessica dengan sangat keras, tangan Yuri  yang memukulnya saja sakit bayangkan Jessica yang dipukulnya

Saat Yoona  ingin memukulnya lagi tiba tiba BUUK suara keras itu menganggu aksi Tiffany dan teman temannya, mereka melihat ke belakang dan mendapati Kris menendang kursi , disampingnya ada Kai.

” Kajja” ajak Tiffany pada kedua temannya , ya siapa yang tak tau kebencian genk Thriller pada ketiga yeoja ini, sebenarnya Tiffany dan genk nya sangat menyukai genk Thriller tapi karena tingkah mereka yang sok dan lebay itu genk Thriller sangat membenci mereka

Kelas pun tiba tiba menjadi ramai , mereka semua jujur saja kasihan pada Jessica apalagi pukulan Yuri tadi sangat keras pasti itu sangat sakit, tetapi Jessica terus terdiam seolah tidak ada rasa sakit di tubuhnya

” Ini gila ” ucap Chanyeol  setelah membalikan badannya pada Sehun dan Baekhyun  yang menatap Jessica iba

” Aku bersumpah itu pasti sakit sekali ” lirih Sehun, manusia mana yang tak kasihan melihat kejadian itu di depan matanya beberapa menit yang lalu

” Kasihan sekali Jessica, untung saja dia mau menolongkalau tidak sudah habis Jessica ” tambah Baekhyun matanya menatap Kris yang duduk 3 bangku di belakang Jessica

Chanyeol terus menatap Jessica iba, jujur saja dalam hati ia kesal melihat sikap Tiffany  yang sangat keterlaluan tadi, dalam hatinya ia ingin menolong dan menghajar genk sinetron itu , tapi dirinya terlalu pengecut untuk menolong Jessica ia masih sangat waras mengingat gadis yang ia ingin tolong , mungkin satu sekolah juga akan heboh

Kris POV

Kupandangi terus punggung itu , ya gadis bernama Jessica yang baru saja disiksa oleh tiga yeoja yang tidak kukenali, ku akui baru pertama kali melihat yeoja seperti ini, hanya diam tidak berekasi ketika disiksa dan di ganggu, aku sangat benci orang orang seperti itu, tidak bisa membela dan melindungi dirinya sendiri, orang seperti Jessica tak ada gunanya hidup jika terus di injak injak orang lain

” Kai, apa tubuhnya mati rasa juga?” tanyaku pada Kai tanpa melepas pandangan dari tubuh Jessica

” Nugu? ”

” Jessica”

” Kurasa begitu, kau dengar kan pukulan Yuri sangat keras tadi , tapi dia baik baik saja sekarang , kuat sekali yeoja itu ” Kai menggelengkan kepalanya tak percaya

Kuat? Apa Kai bodoh, ia hanya sedang berpura pura kuat , ia pasti sangat kesakitan dan ingin marah sekarang. Ia hanya terlalu kuat untuk menahannya . Batinku

Sekarang jam olahraga , kami semua sudah berkumpul di lapangan kecuali Jessica, entah dia kemana tapi pelajaran ini belum mulai juga karena songsaenim masih menunggunya

” Yak ! Kau ketua kelas Seohyun tolong panggilkan Jessica Jung ” perintah songsaenim

” An… anni…anniya aku takut” ketua kelas bernama Seohyun melambaikan kedua tangannya menolak keras perintah songsaenim

” Kau saja Jonghyun” perintah songsaenim

” Shireo ” tolak Jonghyun tegas

Sudah berapa kali Songsaenim menyuruh sebagian muridnya memanggil Jessica tapi tak ada satupun yang mau dengan alasan takut dan malas.  Apakah Jessica seperti kuman yang menjijikan bagi mereka semua?

” Kau saja Chanyeol , kalau kau tidak mau juga, kuberi kalian semua nilai 0 untuk pertemuan pertama kita ” sentak songsaenim yang mulai kesal karena tingkah para murid

” Nae…naega? ” tanya namja yang bernama Chanyeol memastikan, bisa kulihat dari raut wajahnya, tak ada bedanya ia dengan yang lain sama sama menganggap Jessica seperti kuman

” Ya kau pergi sekarang sebelum kusuruh kalian semua berlari 30 putaran” bentak songsaenim

Chanyeol  POV

Kenapa harus aku? Kenapa ? !! Dari semua 35 murid harus aku kenapa? Aku rasanya ingin mengutuk songsaenim itu, aku bukan tak mau berbicara dengan Jessica hanya saja aku tak tahu cara berbicara dengannya, bahkan berbicara dengan semut lebih mudah dari pada harus berbicara dengannya

Aku berjalan menuju kelasku dilantai  3,  baru saja dilantai 2 kulihat murid baru itu yang bernama Krisna atau apapun itu menyusulku berlari terburu buru, tunggu.. Apa dia yang mau memanggil Jessica? Aku tersenyum simpul itu artinya aku tak perlu berbicara dengannya , aku memperlambat langkahku dengan santai , berapa lama aku memutuskan untuk mengintip Juniel yang sedang belajar, kulihat kekasihku tampak serius memperhatikan gurunya, memang tak pernah salah aku memilihnya sebagai yeojachingu

5 menit aku memperhatikan kekasihku, aku kembali ingat tugas yang diberikan songsaenim, aku berlari ke kelasku tapi kosong , tak ada Jessica maupun murid baru itu.  Kuperhatikan sepanjang kelas 12 ini ia terburu buru masuk ke toilet wanita, ” apa yang dilakukannya? ” Otakku berpikir keras seraya mendekati toilet wanita

” AAAAAAAAA” teriak salah seolah yeoja yang baru saja masuk toilet

Kang songsaenim yang baru keluar dari kelas langsung berlari ke arah wc wanita , aku pun mengikutinya untuk melihat apa yang terjadi

Aku terkejut bukan main si murid baru itu membuka seragam Jessica yang tinggal menyisakan satu kancing terakhir, ku lihat wajah Jessica yang tak terbentuk lagi antara takut dan shock

“Bodoh , bodoh, bodoh” aku merutuki diriku, kalau saja aku tadi memanggilnya pasti semua tidak akan seperti ini, si murid baru tidak akan mencoba memperkosa Jessica, aku sedikit merasa bersalah padanya

Author POV

Tidak butuh satu hari dalam satu jam semua sekolah sudah tahu tentang berita ini, Jessica kembali menjadi perbincangan hangat mulai sekarang

” Aku bersumpah mr.Kang aku tidak mau memperkosanya, astaga ” ucap Kris frustasi, wali kelasnya ini tak percaya dan terus saja memojokannya

” Tapi kau membuka bajunya Wu Yi Fan” balas Kang songsaenim penuh penekanan pada kata membuka

” Aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya ”

” Kau di drop out dari sekolah lamamu karena kasus seperti ini juga kan?  ” Potong Kang Songsaenim, Kris mendengar semua itu membulatkan matanya kesal bagaimana pun juga itu sudah keterlaluan bagi Kris membahas masa lalunya

” Aku tidak ”

” Baiklah semuanya sudah jelas. Jessica – ssi kau baik baik saja?” Lagi lagi ucapan Kris di potong , mau sampai mulutnya hilang pun wali kelasnya tetap tak akan mendengar penjelasannya

Jessica mengangguk lemah sedaritadi ia hanya menunduk menatap kedua sepatunya

” Aku akan memanggil keluargamu dan berunding dengan Jessica hukuman apa yang pantas untukmu , keluarlah ” perintah Kang songsaenim, Kris menatap gurunya tajam sekilas dan membanting pintu cukup keras

” Apa kau benar melakukannya? ” tanya Kai

” Aish, sungguh kau keterlaluan Kris – ah ” tambah Sooyoung

” Yak Kris, kau boleh melakukan nya dengan gadis manapun tapi bukan dengan dia ”

” Dia sudah menderita dan kau coba memperkosanya .. Ckck kasihan sekali dia ” lanjut Taeyeon seraya menggelengkan kepala tak percaya

” Diam ” sentak Kris yang semakin kesal mendengar ucapan teman temannya, tak ada yang mempercayainya bahkan sahabatnya pun tidak, ia melangkahkan kakinya menjauh dari sahabatnya

Kris POV

Bagaimana semuanya bisa seperti ini, sedari awal aku berniat baik menolongnya tapi waktu memang tidak tepat saat seorang murid masuk dan aku sedang memaksa Jessica membuka bajunya untuk melihat pukulan dan mengobati yeoja tadi

” Sial ” teriakku dan melempar obat yang ada di kantong celanaku

Aku mengambil rokok di ruang bawah tanah, ruang ini adalah tempat biasa kami berkumpul, melampiaskan amarahku dengan merokok , tiba tiba seseorang meraih rokokku dan menginjaknya, kulirik orang yang membuang rokokku ini ternyata Hyunyoung, ia tersenyum manis dan duduk di sebelahku sekarang

” Aku percaya kau tidak melakukannya” ujarnya membuka pembicaraan di antara kami

” Memang ” balasku singkat

” Lalu? Bisakah kau menjelaskannya? ” Kini Hyunyoung menatapku serius penuh tanda tanya

Aku tidak mungkin menjawab ingin menolongnya , pasti ia cuma menertawakanku dan bilang aku so pahlawan, otakku terus berpikir alasan apa yang harus kuberikan padanya agar ia percaya, semakin aku berpikir Hyunyoung terus mendekatkan wajahnya padaku, muncul ide jahilku agar Hyunyoung  berhenti meminta penjelasan

Ku pegang kedua pipi Hyunyoung  yang chubby dan menyatukan bibir kami sebentar, selepas kucium bibir Hyunyoung ia hanya diam dengan tampang bodohnya membuatku tak bisa menahan tawa

” Hahahaha” tawaku puas melihat wajah bodoh Hyunyoung  yang benar benar jelek itu , melihat wajahnya jadi membuat rasa kesalku hilang

” Apa itu ciuman pertamamu? Kurasa bukan , jadi berhentilah terus memasang wajah seperti itu”

Hyunyoung mendelik tajam, wajahnya berubah menjadi menakutkan seakan siap memakanku hidup hidup, tawaku seketika terhenti melihat wajahnya yang menakutkan itu dan berlari keluar

” Yak !!! ” teriak Hyunyoung mulai mengejar Kris

*******

Di sisi lain Jessica kembali ke kelasnya, setiap mata di sepanjang koridor dan kelas tak ada yang tidak memperhatikannya , ya lagi lagi ia menjadi bahan bicaraan satu sekolah.  Wajahnya sudah kembali seperti Jessica yang biasa, tenang dan tanpa ekspresi tak ada satu orang pun yang bisa membaca ekspresinya apa ia sedih, senang atau marah

Sepulang sekolah

Setiba di mobil tangis Jessica pecah, ia menangis terisak isak , nafasnya tersengal sengal karena sepanjang perjalanan dari sekolah sampai di rumah Jessica terus menangis, Taecyeon terus menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada adiknya, tidak biasanya ia menangis sudah berbagai cara ia lakukan agar adiknya mau bercerita apa yang membuatnya seperti ini, tapi Jessica tak juga menjawab

Setiba di rumah Taecyeon membukakan pintu mobil untuk adiknya, ia juga mengusap punggung Jessica untuk membantu meredakan tangis adiknya
” Aww” ringis Jessica saat Taecyeon memegang tengah punggungnya
” Wae? Kau sakit? ” tanya Taecyeon menyadari ada yang aneh dengan punggung Jessica, tadi pagi ia baik baik saja
Jessica menggeleng kepalanya pelan, dan lebih memilih masuk ke dalam rumah

” Aboeji ” teriak Jessica menyadari keberadaan ayahnya, ia langsung berlari dan memeluk sang ayah erat, tangisannya kembali pecah dalam pelukan sang ayah bahkan lebih keras dari yang tadi di mobil

” Ada apa sayang? ” tanya eomma khawatir melihat putri semata wayangnya menangis histeris

” Aku lelah, aku lelah, a…ku lelah ” ucap Jessica di tengah tangisannya, eomma Jessica mulai ikut menangis melihat sikap anaknya yang seperti ini, kedua kalinya ia menyaksikan langsung sang anak menangis histeris , ayah Jessica mulai bingung dan khawatir.

Sedangkan sang oppa menarik Jessica dari pelukan aboejinya, matanya memerah menunjukan amarah yang luar biasa, ia melempar tas Jessica kasar dan memaksa Jessica membuka seragamnya

” Ada apa ini Taecyeon !! ” Sentak aboeji melihat sikap Taecyeon  yang tiba tiba membabi buta

” Shireo oppa , andwae ” tolak Jessica ketakutan saat oppanya membuka seragamnya paksa

” Geurae kalau kau tidak mau, bibi Hyo tolong ambilkan gunting, cepat ” sentak Taecyeon  lagi

” Micheosseo ?” Bentak sang eomma tak kalah keras

” Aku tahu kenapa Jessica seperti ini , eomma tolong buka seragam Jessica sebelum aku merobeknya sendiri ” ancam Taecyeon seraya terus memberikan adiknya death glare

Takut dengan Taecyeon, akhirnya Jessica mau membuka seragamnya karena di suruh orang tua nya , dugaan Taecyeon benar ia mendapati punggung adiknya memar ungu dan biru sedikit, kedua orang tua Jihee terkejut bukan main, lagi lagi ia tahu putrinya menjadi korban siksaan teman temannya , hal serupa sama seperti kejadian 3 tahun lalu , dulu lebih parah Jihee harus dilarikan ke rumah sakit karena di siksa teman temannya

” Siapa yang melakukan ini ? ” bentak Taecyeon 3 kali lebih mengerikan daripada saat memaksa Jessica membuka seragam

Eomma Jessica hanya menangis dalam pelukan bibi Hyo , tak kuasa menahan tangis melihat keadaan putrinya , ayah Jessica terlihat sama kesalnya dengan Taecyeon ia sudah tak bisa memaafkan teman teman Jessica seperti dulu

” Aku akan kesekolahmu besok dan meminta penjelasan ” tegas ayah Jessica

” Aku akan melaporkan teman temanmu ke polisi” tegas Taecyeon  tanpa melepas death glare pada adiknya

” Andwaee aboeji andwaee” rengek Jessica mengejar aboeji yang keluar lebih dulu

” Jebal ” kali ini Jessica memeluk kaki aboeji dan kemudian berlutut depan Taecyeon memohon agar mereka berdua tidak melakukan hal aneh aneh atau mengadu pada pihak sekolah

” Oppa, aboeji , eomma aku janji.. Aku tidak akan diam saja mulai sekarang, aku akan membalas mereka ” mohon Jessica

” Baiklah, kesempatan terakhir ” Taecyeon menarik Jessica berdiri dan memeluknya erat

” Aku akan membalas mereka dengan cara yang sama , seperti apa yang mereka lakukan padaku oppa ” Jessica berusaha meyakinkan keluarganya terutama sang oppa

Tentu semua ucapan Jessica tadi adalah kebohongan belaka, hari harinya ia lalui sama tak ada bedanya hanya seorang diri, dan bisa dibilang lebih parah Tiffany and the genk tak melewatkan sehari tanpa menyiksa Jessica , hanya saja Jessica lebih pandai menyembunyikan rasa sakitnya depan keluarga terutama Taecyeon oppa, sebulan berlalu berita Kris dengannya pun mulai tak terdengar lagi seperti angin berlalu

Pagi hari seperti biasa, Tiffany & the genk datang menghampiri Jessica berbeda hari ini mereka datang jam istirahat kedua

” Ya, apa kau tak marah , atau kesal dengan kami hah? ” tanya Yoona seraya mengambil tas Jessica dari meja dan menginjak nginjaknya

” Mintalah kami tak menggangumu dan bicaralah ” tutur Tiffany mencekram pipi Jessica kasar

” Tangan dan kakiku sudah sakit menyiksamu” ujar Yuri yang terlihat tak berniat menyiksa Jihee seperti biasa

Semua murid hanya diam seribu bahasa melihat teman sekelasnya di siksa, mereka hanya iba dan kasihan tanpa ada niat menolong Jessica sama sekali

” Aww” ringis Yuri setelah mendapati kaleng coca cola mendarat di bibir tebalnya, Tiffany mengerjap tak percaya orang melempar Yuri kaleng adalah Kris,  tak ada yang bisa mereka lakukan mereka juga tidak memiliki keberanian untuk menghampiri apalagi memarahi Kris

” Oops mian, aku kira mulutmu itu tong sampah ” cibir Kris memasang smirknya

Yuri dan kedua temannya mendesis kesal, dan berlalu keluar kelas, semua murid tak tahan tertawa mendengar ucapan Kris tadi

—–

” Jinjja kau menghina Yuri seperti itu? ” tanya Sooyoung  yang baru saja mendengar cerita dari Kai

” Aku tak bisa bayangkan wajah mereka bertiga ” Sunny memegang perutnya karena tak kuasa menahan tawanya

Kris tertawa kecil mendengar komentar para sahabatnya , ia sangat menikmati rokoknya yang hampir habis

” Well, uri Kris menjadi hero sekarang” ledek Suho

Kris memutar bola matanya menatap Suho tajam

” Jadi kau menyelamatkan Jessica? ” tanya Taeyeon, Kris terperangah dengan pertanyaan Taeyeon , ia diam beberapa saat

” Tidak aku hanya muak dengan mereka ” Kris menghembuskan asap rokoknya kasar

” Aku pergi ” pamit Kris  mematikan rokoknya dan minum air putih

” Siapa lagi hari ini? ” tanya Tao ia sudah sangat hafal kebiasaan sahabatnya, Kris memang terkenal paling mesum di antara yang lain kebiasaanya pulang sekolah adalah bercumbu dengan para gadis yang terus ganti setiap harinya

” Hari ini Jisook” jawabnya singkat lalu pergi

Kris melumat bibir seorang yeoja penuh nafsu, yeoja bernama Jisook itu sudah sangat berantakan karena ulah Kris, mereka terus menikmati ciuman itu sampai Jisook membuka matanya dan mendapati sunbaenya menatap mereka kosong

” Kenapa? ” tanya Kris karena tiba tiba Jisook mendorong tubuh Kris menjauh dan merapikan seragamnya, ia mendapati Jessica yeoja yang pernah punya scandal dengannya menatap dengan ekspresi yang tak bisa di artikan

“ pergilah aku akan mengurus ini “ perintah Kris, Jisook berlari tergesa gesa hanya ada  Jessica dan Kris berdua sekarang. Jessica masih terus terdiam di tempatnya tak bergerak atau menatap Kris,  tubuhnya seakan mematung di tempat

“ Jessica – ssi bicaralah “

“ Jessica”

“ Jessica Jung”

Jessica mengerjapkan matanya berkali kali membuat namja di depannya gemas dengan tingkah Jessica

” Kau tidak bisu kan Jessica Jung? ” Kris maju selangkah mendekati Jessica, ia masih tenang tak kaget atau mundur

” Wah kau benar benar gadis yang luar biasa, dihina diam dipukul diam disiksa diam, kita lihat apa sekarang kau masih bisa diam” Jessica menatap namja itu berusaha tenang, sebenarnya ia sangat ketakutan tapi ia tak berani untuk menunjukan itu

Kris menatap Jessica tajam, sedetik kemudian ia menempelkan bibirnya pada bibir Jessica
Jessica masih terdiam, tak ada reaksi dari yeoja itu

” Tak berhasil juga, bagaimana dengan ini ” tambah Kris lalu menarik tubuh Jessica dan memperdalam ciumannya, berapa menit ciuman panjang mereka, cairan bening mulai dirasakan Kris pada pipinya, Jessica menangis

” Aku menyuruhmu bicara Jessica bukan menangis ” gumam Kris  lalu menghapus air mata yang masih terus mengalir di pipi mulus Jessica

” Baiklah, bibirmu sangat manis, aku suka, hmm.. Gomawo dan sampai jumpa ” Kris mengusap rambut Jessica dan meninggalkannya begitu saja

” Kalian masih di sini? ” tanya Kris melihat ke 8 sahabatnya berkumpul di gerbang sekolah

” Tadi Hyunyoung tak memberitahumu? ” tanya Kai

” Memberitahu apa? ” Kris balik bertanya dan menatap Hyunoung yang terlihat tak bersemangat itu. Ia tahu sekarang, ia yakin sekali Hyunyoung melihatnya mencium Jessica
Kris menghampiri Hyunyoung dan menyuruh semua temannya untuk berjalan lebih dulu

” Kau melihatnya?”

” Lihat apa?”

” Aku dan Jessica”

Hyunyoung menghembuskan nafasnya kasar, mendelik namja di sebelahnya dengan tatapan tajam

Ne aku melihatnya, melihatnya dengan mataku sendiri. Aku cemburu, Puas? Batin Hyunyoung

“Hmm” Hyunyoung  tidak mengeluarkan sepatah katapun, ia hanya berdehem menjawab pertanyaan Kris

” Oh”

Keadaan menjadi hening, baik Kris dan Hyunyoung tak bicara sama sekali mereka hanya fokus pada pikiran mereka masing masing

” Kau tak seharusnya menciumnya Kris – ah, jangan membuat dia semakin menderita dengan gosip denganmu ” Hyunyoung mulai bicara, bukan maksud membela Jessica  maksudnya adalah agar Kris tak melakukan hal ini lagi, hatinya terlalu sakit memang pilihannya salah jatuh cinta dengan seorang namja playboy dan mesum yang notabene sahabatnya sendiri

” Aku bukan mengerjainya, aku tak tau kenapa tiba tiba aku ingin menciumnya ” jawaban Kris membuat mata Hyunyoung menyipit menatapnya heran

Apa dia menyukai yeoja abnormal itu?

” Jangan menatapku seperti itu Hyunyoung – ah ” Hyunyoung menghela nafasnya kasar , ia mengutuk dirinya sendiri ia terlalu bodoh Kris bisa tahu kalau ia menatapnya kecewa dan sendu

” Mian ”

” Dari kami ber 5 siapa yang kau suka lebih dari sahabat? ”

DEG – pertanyaan Kris membuat jantungnya seolah berhenti , ia berharap tuna rungu sekarang juga atau pingsan supaya tidak perlu pertanyaan mematikan Kris itu

” Kau bodoh “ gerutu Hyunyoung  dalam hati

” Aku? ” Kris memutar bola matanya menatap yeoja bertubuh kecil di sebelahnya, lagi lagi Hyunyoung memasang wajah bodohnya

” Wahaha apa benar aku? ” Tanya Kris sekali lagi di tengah tawanya

” Aish bukan kau, namja yadong, playboy, yak ! Aku lebih baik jadi perawan tua daripada denganmu ” sela Hyunyoung dengan nada dingin, sangat dingin disertai tatapan tajam. Kris  yang melihat tatapan tajam Hyunyoung menghentikan tawanya dan tak menatapnya lagi

” Baguslah jangan pernah menyukaiku!”

Hati Hyunyoung terasa sakit, tubuhnya melemah pikiran tak tenang, apa ia benar benar menyukai Jessica itu?

Chanyeol  masuk kelas dengan malas, ia yakin sebentar lagi ia harus menyaksikan penyiksaan Jessica lagi, itu sudah menjadi tontonan wajib setiap hari. Belum lagi kemarin ia dan Juniel  bertengkar hebat , moodnya benar benar hancur

Flashback

” Tidak, Sulli lebih cantik daripada Victoria ”

” Victoria”

” Sulli”

” VICTORIA”

” SULLI”

” Victoria atau ku hajar kau Sehun ” ancam Baekhyun beranjak dari duduknya

” DIAM ” bentak Chanyeol  memukul kedua kepala sahabatnya ini, mereka selalu saja bertengkar karena hal hal tak penting seperti sekarang , Juniel  kekasihnya pun menghentikan makannya karena terkejut melihat sikap Chanyeol

” Jessica lebih cantik, jauh daripada Victoria dan Sulli. Tubuhnya kecil, senyumnya manis, matanya indah, hidungnya tidak pesek seperti kalian berdua” geram Chanyeol , sampai tidak sadar dengan ucapannya sendiri

” Kau menyukainya? “tanya Baekhyun tak percaya

” Ne, wae? Dia itu cantik, apa kau buta ” suara Chanyeol masih sama tingginya seperti tadi

” Yeol ” Sehun menggeleng kepala tak percaya , dan melemparkan pandangannya pada Juniel , raut wajahnya tak dapat di gambarkan lagi, marah kesal dan sedih menjadi satu mendengar kekasihnya memuja muja wanita lain depan matanya sendiri. Juniel berlari meninggalkan kekasihnya, Chanyeol pun langsung mengjarnya. Bodoh…. Satu kata yang pantas diberikan pada Chanyeol

” Choi Jun Hee ” sentak Ilhoon membalikan tubuh Juniel kasar

” Kenapa kau disini huh?”

” Jangan marah , astaga… ” Chanyeol  mengacak ngacak rambutnya kasar, frustasi melihat yeojanya terus menangis

” Kau menyukai yeoja abnormal itu kan oppa? ”

” W..hat?”

” Mengaku saja”

” Aku masih normal, dan kau juga masih kekasihku, mana mungkin aku menyukainya”

” Tapi kau sering membicarakannya oppa, aku bosan, kau fansnya?”

Chanyeol mengepal tangannya, berusaha menahan emosi karena ucapan Juniel yang tak masuk akal sekaligus membuatnya marah.

” Kau diam saja? Apa kau mau mengaku dan memutuskanku sekarang juga lalu mulai mendekati yeoja abnormal itu? ”

” Dengarkan aku baik baik, ada 3 hal yang harus kau tau 1. Aku tak menyukainya 2. Aku hanya kasihan padanya dan 3. Aku mencintaimu bodoh” sentak Chanyeol mengepal kedua tangannya menahan amarah lalu menarik nafasnya dalam dan mengeluarkannya secara perlahan.

Juniel  yang mendengar itu bergidik ngeri, menelan liurnya susah payah ia menyesal sekarang membuat Chanyeol marah

” Masuklah sebelum kesabaranku habis” perintah Chanyeol

Flashback end

Sesuai dugaan Chanyeol meja sebelahnya sudah di datangi oleh genk sinetron , para murid lain pun sudah berkumpul untuk melihat apalagi yang akan dilakukan genk brutal ini
Chanyeol melempar tas nya kasar, berharap ketiga yeoja itu mengerti kalau ia tidak senang dengan kedatangannya, tapi memang ketiga yeoja ini tidak mengerti

” Ayolah bicara, aku muak harus terus mendatangimu ” bentak Yoona

” Apa kau ingin aku menggunting mulutmu hah? ” tambah Yuri tangannya mulai memamerkan gunting depan wajah Jessica berharap gadis itu ketakutan dan memohon.

” Terakhir kali ku bicara padamu ini, bicaralah Jessica Jung ” ucap Tiffany dengan nada mengacam
Jessica tak bereaksi seperti biasa , tenang dan berusaha mengatasi ketakutannya

” Jessica Jung” teriak Tiffany marah , tak bisa mengontrol amarahnya. Tiffany memukul kepala Jessica keras sampai membentur mejanya sendiri

” Ah ” komentar para murid melihat sikap Tiffany yang menyebalkan itu

BRAAAK – Chanyeol  menggebrak mejanya keras, sampai semua mata tertuju padanya tapi itu tak berlangsung lama karena Kris menarik Tiffany  dan menghimpitnya ke tembok

” Sudah kubilang padamu Tiffany, aku muak melihat wajah sampah kalian bertiga , jika kau masih kembali ke sini dan menggangu Jessica aku akan menghancurkan wajah kalian bertiga , aku bersumpah ” ancam Kris menempatkan lengannya pada leher Tiffany sehingga yeoja itu dan kedua temannya ketakutan luar biasa

” PERGI” bentak Kris memberikan death glare pada dua teman Tiffany, mereka pun lari ketakutan

Disisi lain Jessica terus menenggadahkan kepalanya di meja sejak dipukul Tiffany yeoja itu tak juga bangun dari posisinya, sebagian murid mulai menghampiri Jessica mereka kira ia pingsan

” Apa ia mati? ” tanya ketua kelas yang ikut berkumpul di meja Jihee
Chanyeol  yang melihat itu langsung menyerobot di tengah kerumunan murid lain dan menarik tangan Jessica lalu menggendong Jessica dibahunya seolah tak berat sama sekali, ia menjadi pusat perhatian sekarang tak mau ambil pusing ia terus menggendong Jessica tanpa mempedulikan tanggapan semua murid dan membawanya ke UKS

Setiba di UKS, Chanyeol  mendudukan Jessica di kasur UKS dan menghampiri Park Min Young songsaenim guru bp sekaligus perawat di uks ini

” Apa yang terjadi padanya? ” tanya MiYoung songsaenim setelah mengobati luka di daerah mulut Jessica dan beralih menghampiri Chanyeol

” Bukan aku yang melakukannya songsaenim” jelas Chanyeol karena gurunya menatapnya curiga

” Arraseo, kau hanya menyelamatkannya aku tahu. Ini bukan pertama kalinya benar kan? ”
Chanyeol mengangguk kini pandangannya beralih memperhatikan tubuh Jessica yang hanya berdiri memperhatikan pandangan di sekitarnya

” Eonnie ” panggil Jessica menghampiri songsaenim dan Chanyeol, ia terkejut bukan main mendengar Jessica berbicara, matanya membulat tak percaya

” Gomawo dan ku mohon jangan cerita apapun pada aboeji dan oppa” ucap Jessica lemah dan berlalu meninggalkan mereka berdua
Chanyeol mengerutkan keningnya mendengar pembicaraan Jessica , merasa ada yang aneh dengan hubungan songsaenim dan Jessica itu

” Dia itu adik temanku ” ucap Park Min Young songsaenim menjawab semua kebingungan Chanyeol

” Dia hanya bicara denganmu? ”

” Ya begitu, duduklah biar ku ceritakan semuanya padamu ”
Chanyeol duduk di depan songsaenim, ia mendengar cerita tentang Jihee dengan seksama tanpa memotongnya sedikitpun, selesai mendengar cerita tentang Jessica ia menempatkan satu sisi tangannya pada jidatnya dan menggeleng kepalanya tak percaya menurutnya cerita Jessica lebih menyedihkan dari drama drama yang biasa eomma dan noonanya tonton , bahkan ini lebih nyata dan menyedihkan

Chanyeol POV

Cerita Park min young songsaenim masih terekam jelas diotakku, sekarang aku sudah tahu kenapa Jessica menjadi seperti ini, yang ku tangkap dari cerita songsaenim dulu Jessica adalah gadis yang ceria, periang, humor is dan baik hati, namun ia tetap manusia biasa yang bisa rapuh dan sakit hati, hatinya terlalu sakit sampai bisa merubah kepribadiannya

Selama berjalan menuju kelas ku kembali setiap pasang mata memperhatikan dan membicarakanku, inilah alasanku diam melihat Jihee disiksa aku tidak mau menjadi bahan pembicaraan satu sekolah, tapi aku tak menyesal sama sekali telah menolong Jihee walaupun yeoja itu sama sekali tak berterimakasih aku sudah menolongnya

” Kau tak benar benar menyukainya kan? ” tanya Baekhyun duduk di mejaku setibaku di kelas

” Juniel eotteo?” tanya Sehun , aku jadi mengingat Juniel  ia pasti sudah dengar berita aku menolong Jessica tadi, entah apa reaksinya nanti tapi feeling ku mengatakan ia pasti marah

” Michoseo , aku hanya menolongnya, ini masalah kemanusiaan, kalau aku tak menolongnya kau mau ia mati? ”

Author POV
Pelajaran pun kembali berlangsung seperti biasa , pelajaran sejarah Kangta songsaenim guru yang paling menyebalkan dan so asik menurut para murid
Sepanjang pelajaran Chanyeol tak dapat melepaskan pandangannya dari Jessica,  ia berharap yeoja disampingnya akan menghampirinya dan mengucapkan terima kasih

Apa yeoja ini tak tau sopan santun juga? Menyebalkan . Maki Chanyeol dalam hati

” Park Chanyeol ” panggil Kang songsaenim, Chanyeol  yang terkejut langsung pura pura menulis

” Nde songsaenim? ” jawab Chanyeol ragu

” Kenapa kau terus memperhatikan Jessica Jung ? Ingat gurumu itu aku bukan Jessica,  kau menyukai Jessica? Kau mau duduk di sampingnya? ” Ledek Kangta songsaenim yang berada di antara meja Chanyeol dan Jessica

DEG – ucapan Kangta songsaenim membuat jantungnya seolah memukul mukul dadanya seolah ingin keluar, ia mengutuki dirinya sendiri kenapa harus memperhatikan Jessica sedaritadi dan tertangkap oleh guru menyebalkan ini , jika saja Chanyeol punya kekuatan menghilang ia lebih memilih langsung menghilang dari kelas yang mendadak suram

” An.. anni, joesonghamnida songsaenim” ujar Chanyeol penuh penyesalan

Tet tet tet

Bel pulang sekolah bagaikan penyelamat bagi Chanyeol, kalau saja tidak ada bel ini pasti Kangta songsaenim akan mempermalukanku seperti tadi.

Chanyeol POV

Bisa kulihat Jessica berdiri membereskan barangnya, sedetik kemudian ia menoleh ke arah ke arahku, bibirnya mengukir senyum tipis padaku

Aku terkejut

Reaksiku tidak seperti biasa, membalas semua orang yang tersenyum padaku, aku menunduk dan langsung berjalan keluar kelas tanpa menunggu Sehun dan Baekhyun

Jessica tersenyum padaku? Tunggu…. Ini tidak mungkin, Park Min Young songsaenim bilang Jessica hanya mau tersenyum dan bicara dengan orang tertentu , aku menghela nafas kasar , tidak mungkin aku salah satu orang itu, dia hanya menertawaiku dan berpikir kalau aku benar menyukainya…

Senyumku mengembang melihat seorang yeoja berdiri menyandarkan tubuhnya di tembok pintu rumahku, Juniel… yeojachinguku pasti datang ke sini untuk meminta maaf dan menyesal

” Ehem ” aku berdehem ketika sudah tepat di depannya

” Oppa ”

” Kalau kau ke sini untuk meminta maaf, tidak perlu aku sudah memaafkanmu” ucapku sedingin mungkin, sebenarnya aku ingin sekali memarahinya dan membuatnya semenyesal mungkin tapi menjutekannya sudah lebih dari cukup untukku

” Mwo? Meminta maaf? KAU YANG SEHARUSNYA MINTA MAAF PADAKU !!”

Juniel menatap tajam mataku, suaranya meninggi, lagi lagi aku di permalukan hari ini , aku sudah tahu kemana arah pembicaraan Juniel sekarang, tidak jauh dari Jessica Jung

” Jessica? ”

” YA, YEOJA ABNORMAL ITU . JANGAN MEMPERMALUKAN DIRIMU DAN AKU PARK CHANYEOL ”

” APA SALAHNYA AKU MENOLONGNYA CHOI JUN HEE ”

” TAPI JANGAN YEOJA ITU, KAU INGIN MENJADI SUPERHERO UNTUKNYA? KAU SALAH JIKA BERPIKIR SEPERTI ITU, TIDAK ADA YANG MEMUJIMU MEREKA BERPIKIR KAU ANEH .. ANEH ” tatapan Juniel kasar, matanya merah

Aku menarik nafas dalam dan menenangkan diriku, jangan terpancing Chanyeol kau hanya akan menyakitinya jika kau ikut membentaknya, Juniel hanya salah paham saja tidak mengerti

” Pertama Choi Jun Hee, pelankan suaramu, tidak perlu berteriak karena aku tepat di depanmu, dan yang kedua aku menolongnya karena kasihan tidak ada maksud lain , ketiga yang menjalankan hubungan ini kau dan aku tidak perlu ambil pusing dengan omongan orang lain ” jawabku berusaha kalem

” KAU BODOH, SEKALI LAGI KAU MENOLONGNYA TARUHANNYA ADALAH DIRIKU ” bentaknya

Emosi mulai mengusai tubuhnya mendengar ucapan Juniel terakhir, kusadari betapa tidak dewasa kekasihku ini , aku menatapnya tajam

” Pulanglah ” intonasiku sangat datar tapi kentara dengan emosi di dalamnya , tanpa mempedulikannya lagi aku masuk ke dalam rumah

Kris POV

Pagi pagi aku menikmati sarapan yang dibawakan Hyunyoung di basecamp kami, tadi pagi ia menyuruhku datang pagi pagi sekali ternyata ini alasannya ia baru belajar memasak dan sengaja memasakan sarapan untukku, rasanya tidak terlalu buruk

” Bagaimana rasanya kris? ” tanya Hyunyoung semangat saat aku membereskan satu sendok terakhir

” Ya, biasa saja”

Hyunyoung memajukan bibirnya menatapku kesal, reaksi ku memang biasa saja tadi saat menilai masakannya, ia terlihat kecewa dengan ucapanku tadi, aku jadi merasa bersalah padanya tadi aku menghampirinya dan memegang puncak kepalanya , senyumnya mulai mengembang kembali ceria seperti biasa

” Dan ini untukmu juga, makan saat jam istirahat. Arraseo? ” ucap Hyunyoung dan memberikanku sebuah kotak makan lagi

” Kau tak memberikan pada yang lain juga?” tanyaku setelah menerima kotak bekal darinya

” Tidak, special hanya untukmu seorang ”

Aku memiringkan kepalaku menatapnya heran
” Tidak, hari ini untukmu saja tapi besok besok jatahmu sudah tidak ada lagi ” canda Hyunyoung lalu beranjak dari duduknya

” Kajja ” aku menatap jam tanganku sudah siang juga ternyata, dan berjalan bersama ke dalam sekolah

Setiba di kelas, kulirik sebentar Jessica yang duduk manis di tempatnya, kuperhatikan juga setiap orang yang berlalu lalang di pintu masuk, sepertinya ancamanku mempan pada Tiffany dan teman temannya buktinya ia tidak datang pagi ini untuk menggangu Jessica seperti biasa

Ku lihat juga namja di sebelah Jessica, namja yang memakai kacamata besar itu

” Siapa nama anak itu? ” tanyaku menyenggol tangan Kai dan melempar pandangan pada namja itu

” Park Chanyeol ”

Park Chanyeol, namja yang membawa Jessica ke UKS kemarin, namja yang kemarin di senyumi oleh Jessica, namja yang mengambil kesempatan di saat aku membela Jessica cukup pintar sekali dia, licik
Apa yang membuat Jessica bisa tersenyum pada Chanyeol? Menolongnya? Aku rasa aku lebih sering menolongnya bukankah tipe orang macam Jessica sulit tersenyum, apa Jessica mulai menyukai Chanyeol?

Terimakasih sudash membaca fanfiction ini, jadi readers yang baik ya tinggalin comment, sampai ketemu di next chapter (:

65 thoughts on “[Freelancer] (Somebody Else) (Chapter 1 )

  1. Izin baca yah:) btw banyak ksalahan tulisoan nama jdi sedikit bingung slain itu udah bguss. tapi kok characternya tiffany,yuri,yoona jahat:( gak cocok kak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s