[Freelance] (Somebody Else) [Before Story]

Judul: Somebody Else

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

Main Cast: 

Jessica Jung
Park Chanyeol  (EXO K)
Wu Yi Fan / Kris Wu (EXO M)
Cho Hyunyoung (Rainbow)

Support Cast : Juniel, Taecyeon (2PM), EXO Member , SNSD Member

Disclaimer : Ini before story Somebody Else, disini aku jelasin apa yang terjadi sampai Jessica jadi pendiam dan tertutup, banyak kemarin yang tanya kenapa Jessica pendiam dan ga mau ngelawan semoga semuanya jelas disini kalau ga ngerti juga nanti aku jelasin di chapter lain lagi. Oia aku mau minta maaf sama kesalahan nama “Jihee dan Ilhoon” maafkan author yang ga teliti ini. Aku bikin before story ini terinspirasi dari Amanda Todd dan beberapa artis Hollywood yang pernah dibully, maaf juga kalo bahasa fanfiction ini ga sebagus ff lain aku udah coba sebaik mungkin tapi mentok ini haha.Ga mau lama cuap cuap, selamat membaca (:

Jung Sooyeon..

Aku membenci nama itu

Tidak ada lagi Jung Sooyeon, sekarang yang ada adalah Jessica Jung

Flashback

Sooyeon duduk di kelas eorang diri, tak ada lagi Yura dan Victoria yang selalu bersamanya, tak ada lagi canda dan tawan mereka bertiga.  Sooyeon tak mengerti ada apa dengan kedua sahabatnya, kedua teman yang telah  dianggap adik oleh Taecyeon oppa

Sooyeon mencoba membereskan masalahnya dengan Yura dan Victoria, ia takut ada perbuatan yang menyakiti kedua sahabatnya . Sooyeon duduk di samping Victoria dan Yura tanpa sadar mereka berdua tak senang dengan kedatangan Sooyeon

” Apa aku berbuat salah pada kalian? ” tanya Sooyeon cemas

” Tidak ” jawab mereka bersamaan

” Kenapa kau menjauhiku? Kenapa kita tidak ke kantin bersama lagi, pulang dan pergi bersama , kita pulang bersama lagi ya hari ini dan main di rumahku ” seru Jessica semangat

Yura dan Victoria menatap Sooyeon merendahkan, senyum Sooyeon hilang menyadari kedua sahabatnya menatapnya tak suka seperti itu.  Hari hari berlalu Yura dan Victoria terus menjauhi Sooyeon tanpa memberitahu apa kesalahan sahabatnya

Pelajaran bahasa english songsaenim membagikan kelompok karena ada tugas bersama, semua murid selesai memilih kelompoknya masing masing, tinggal Sooyeon seorang diri belum mendapatkan tempat satu kelompok, guru pun menanyakan kelompok mana yang mau menerima Sooyeon tapi tak ada satu pun yang mau, songsaenim memasukan Sooyeon pada satu kelompok , kelompok itu tak protes pada songsaenim tapi ia terus bergumam kesal tanpa sadar Sooyeon mendengar semua itu, hatinya sakit sekali sejak saat itu Sooyeon berpikir tak satupun orang yang menginginkannya

Sooyeon tak pernah ke kantin lagi atau keluar kelas, ia hanya keluar kelas jika ingin ke toilet atau pulang sekolah saja. Sooyeon juga duduk sendiri sekarang, awalnya ia duduk bersama Luna tapi Luna pindah dan memilih duduk di kursi paling belakang, Sooyeon tahu Luna mempunyai gangguan mata , bahkan murid baru itu ikut menjauhi Sooyeon

” Sooyeon kau mau ke kantin? ” tanya seorang murid pendiam bernama Ryeowook

” Nde? ” tanya Sooyeon memastikan kalau ia tak salah dengar

” Kau mau ikut?”

Sooyeon mengangguk senang tak menyangka masih ada orang yang mau mengajaknya ke kantin bersama, baru Sooyeon berdiri mau menghampiri Ryeowook tapi namja itu sudah berjalan keluar lebih dahulu dengan teman yang lain, Sooyeon sedih dan kesal merasa di permainkan

Sooyeon sendiri setiap harinya, bukan hanya Yura dan Victoria yang menjauhkannya satu kelas pun mulai mengabaikan Sooyeon, bahkan murid satu angkatannya pun tak ada yang pernah menyapanya lagi, Sooyeon masih tersenyum jika bertemu teman sekelas atau teman satu angkatannya tapi mereka membalas senyuman Sooyeon dengan senyuman terpaksa, Sooyeon bisa merasakan itu hatinya semakin terluka

Sooyeon berlari ke kantin menghampiri Victoria dan Yura tekadnya sudah bulat meminta alasan untuk semua ini, ia tidak peduli jika satu sekolah mengabaikannya tapi tidak dengan kedua sahabatnya dua tahun bersahabat rasanya tidak mudah untuk Sooyeon menerima begitu saja

” Ada apa dengan kalian ? Katakan saja salahku aku tidak akan marah, kalian menjauhiku tiba tiba tanpa alasan ” cecah Sooyeon di hadapan kedua sahabatnya

” dua tahun bersahabat denganku, sedikit pun tidakkah aku berarti untuk kalian? ” Jessica setengah berteriak, karena kedua temannya terus menikmati makanannya tanpa mempedulikan omongan Sooyeon

Yura menggebrak meja kesal karena Sooyeon terus berbicara menganggu acara makan siangnya, Yura mendelik Sooyeon tajam, lalu mendorong Sooyeon kasar sampai Sooyeon terjatuh dan menabrak meja kosong di sebelahnya

” Kau pikir kenapa kami melakukan ini denganmu?” teriak Yura mendekati Sooyeon, Sooyeon tertegun tak percaya Yura bisa melakukan ini padanya

” K..e..napa?” tanya Sooyeon gemetar

” Karena kami membencimu, aku membencimu, aku benci berada di dekatmu putri Jung Sooyeon. Aku muak putri Sooyeon yang begitu hebat , begitu kaya raya punya segalanya kau merasa kau seorang putri?  Sooyeon si putri orang kaya, sooyeon si cantik, sooyeon si gadis sempura, soyeon yang punya segalanya, soyeon si angkuh, soyeon si tukang pamer. Kau pikir aku tidak tahu kau sengaja membawa kami ke rumahmu, membagi kami semua fasilitas mewahmu untuk menunjukan padaku betapa hebatnya seorang Jung Sooyeon”

” Sedangkan aku Park Yura aku hanyalah anak dari pemilik kedai kopi ayahku bekerja pada perusahaan ayahmu , kau tidak perlu menunjukan semua kekayaanmu padaku aku sudah tahu betapa hebatnya putri Jung Sooyeon, kenapa aku begitu rendah bagimu? Hidupmu lebih baik dariku, tapi jangan bersikap seolah kau putri yang sebenarnya menjalani hidupmu dengan merendahkan orang orang sepertiku jangan lakukan itu lagi, kau tak pernah mengerti rasanya menjadi diriku ” marah Yura sambil menangis , semua orang yang menyaksikan ini menatap Yura iba dan sebagian menatap Sooyeon tajam dan merendahkan tidak menyangka Sooyeon adalah gadis yang sangat jahat

Sooyeon terdiam menatap Yura tak mampu berkata kata, perasaannya sangat terluka , semua orang menganggapnya perempuan tak punya hati dan jahat sekarang , Yura tersenyum penuh kemenangan melihat semua orang disini mulai membenci Sooyeon

Sejak saat itu kehidupannya berubah

Jessica POV

Setahun kemudian

Saat itu aku masih kelas 2SMP, aku masih berusia 14 tahun. Aku masih sangat muda, seharusnya remaja sepertiku menikmati masa muda mereka dengan bersenang senang , pergi bersama teman temannya, dan bergosip seperti remaja perempuan umumnya. Tapi tidak denganku, sejak saat itu aku lebih suka kesendirian aku suka sepi aku merasa nyaman jika di tempat sepi dan sendiri tanpa orang orang di sampingku

Aku masih bersekolah seperti biasa, bersikap biasa di depan Taecyeon oppa dan kedua orang tuaku, mereka tak pernah menyadari rasa sakit dan stres luar biasa yang ku alami. Setiap hari aku terus bersikap baik baik saja di depan keluargaku, tapi tekanan , hinaan dan sikap dari teman sekolahku membuatku tak tahan jadi aku menjadi malas dan pemurung aku tak bisa mengerti kenapa sahabatku begitu jahat dan orang orang di sekitarku menolakku

Suatu hari Yura , Victoria dan banyak murid murid lain mengerumuniku saat pulang sekolah, aku tak tahu apa yang akan mereka lakukan padaku, aku tahu aku tidak aman sekarang. Seseorang menjambakku hingga aku tersungkur ke tanah, tidak cukup dengan itu mereka menendangku walau tak begitu keras aku mulai merasa sakit karena tendangan yang bertubi tubi

” Hentikan ” teriakku marah

” Hentikan ” ringisku kesakitan

” Hentikan ”

” Hentikan ”

” Hentikan ”

Tidak peduli berapa kali aku meminta mereka untuk berhenti menyakitiku , mereka tidak berhenti rasanya aku seperti seorang semut yang terus diinjak injak mereka, kesadaranku hilang karena seseorang menendang perutku sangat keras.

Aku tersadar , aku berada di rumah sakit bisa kulihat seluruh keluargaku menangisiku,kenapa aku tidak mati saja tadi? Keluargaku marah besar, mereka terus berteriak tanpa peduli kondisiku yang masih memburuk . Mereka berteriak dan memarahiku, ayahku datang ke sekolah dan meminta penjelasan, aku tidak pernah setuju ayahku datang ke sekolah. Ayahku marah besar, tapi aku tahu kedatangan ayahku hanya memperburuk keadaan, pihak sekolah memintaku untuk tidak membawa masalah ini ke hukum sebagai gantinya sekolah akan menghukum orang orang yang menyakitiku aku senang mendengar itu tak ada alasan bagiku memaafkan orang orang yang membuatku menjadi lelucon.

Tapi semua tak berjalan sesuai keinginanku, teman teman satu sekolah memutar balikan kenyataan mereka bilang aku tidak mau berteman dengan mereka, mereka bilang aku terlalu menarik diri dari pergaulan sekolah. Mendengar itu keluargaku tak percaya, guruku pun menunduhku berbohong keluargaku tak percaya padaku mereka menunduhku tidak bisa bergaul dan tidak berusaha membuka diri, aku tak tau lagi harus bagaimana hidupku terasa tak berarti semua orang jahat padaku dan keluargaku tak ada yang percaya padaku

Apa yang salah denganku?

Apa aku salah jika aku lahir dari hasil kerja keras orang tuaku ?

Aku seorang diri tak punya teman , keluargaku tak bisa percaya padaku , tak ada yang peduli.

Aku benci diriku sejak saat itu, kenapa aku harus menerima semua itu

Seharusnya tidak ada orang yang boleh menerima ini, tidak ada orang yang pantas hidup sendiri

Aku tak punya orang yang bisa kupercaya, aku hidup seorang diri. Aku mempunyai keluarga tapi aku merasa seperti orang asing, aku mulai tak bicara aku hanya bicara seperlunya pada keluargaku .

Aku sempat bertemu psikolog dan psikiater saat itu aku pikir aku sudah kembali normal

Kehidupan SMA ku dimulai

Namaku sekarang Jessica Jung tak ada lagi Jung Sooyeon yang dulu

tapi aku salah kehidupan sma di sekolahku tak berbeda dengan masa laluku menolak keberadaanku, menghinaku dengan kata kata menyakitkan, mengucilkan  dan tak jarang mereka memukulku.aku ketakutan dan depresi berat, depresi membuatku semakin merubah kepribadianku, aku pendiam penakut dan rasa cemasku berlebihan jika aku di luar rumah tapi jika dirumah aku merasa aman, kembali menjadi diriku aku berbicara dan bersikap biasa pada keluargaku. tapi aku tak bisa melakukan sesuatu untuk menolong diriku. Daripada aku harus membebani dan membuat khawatir lagi keluargaku,aku lebih memilih memendamnya seorang diri. Aku berjanji pada diriku sendiri daripada aku harus menjadi beban dan menyusahkan orang orang disekitarku aku lebih aku diam dan menerima semua sikap tak manusiawi ini

Aku tak mau lagi menatap orang yang menatapku

karena mereka terus memandangku rendah

aku tak mau lagi melawan dan meronta pada orang yang menyakitiku

karena mereka tidak akan pernah mendengarkanku

aku tidak mau lagi berbicara dan bercerita

karena tidak ada orang yang percaya padaku

Dan aku tak mau bertemu orang orang di masa laluku

Aku membenci mereka, aku berharap suatu hari mereka merasakan apa yang aku rasakan

Aku janji kalau comment ini di atas 30 aku langsung kirim part 2, kalau ga terpaksa aku tunda dulu sampai commentnya banyak, jadi readers yang baik dengan cara tinggalkan komentar, thank you (:

61 thoughts on “[Freelance] (Somebody Else) [Before Story]

  1. kasian banget Jessica, udah gax ditemenin sama temen2 nya, sekarang keluarga nya juga gx percaya sama dia, sabar yah😦

  2. Yaampun, jadi ini masa lalu yg bikin Jessi itu jadi dingin begitu..
    Mereka salah faham doang sama Jessi nihh
    Keluarganya aja sampe gx percaya gitu😦

  3. Bukan salah jessica dong kalau dia punya segalanya yura saja yang merasa iri dengan itu semua dasar gadis tak tau malu, udah dibaikin malah semakin kurang ajar, jessicakan hanya ingin bermain dengan yang lainnya, oh author kasian banget sih uri sica…

  4. Temen – temennya jahat banget.
    Sica kasian banget, padhal kan maksudnya baik mau berbagi, bukan pamer.
    dari kelas 2 smp sampai sma digituin pasti sedih + sakit banget. Apalagi di pendam sendirian dan gak ada yang percaya..😥

  5. Masa cuman gara2 di ajak ke rumahnya jessica di bilang ngerendahin sih kan wajar sahabat main kerumah-_- bikin emosi nih klau punya tmn yg kya gini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s