Omo! A Female Role in EXO Drama Version?! (1)

cute-wallpapers-and-backgrounds

Title: Omo! A Female Role in EXO Drama Version?! (1)

 

Author: JungWynAh
Cast:
Jessica SNSD
EXO
Other cast:
SNSD
Manager SNSD
Manager EXO
Genre: Romance, comedy, (a little bit sad)
A/n: ff ini terinspirasi dari drama version EXO yang wolf karena aku emang dasarnya kepengen Jessica yang jadi mv di drama itu, bukan anak trainee SM. Tapi yah emng itu udah takdir trainee SM yang jadi model disana, sementara aku cuman bisa bermimpi di dunia ff aja..

 

Disclaimer: ff ini murni dari pikiran aku, kalo ada beberapa bagian yang sama, mungkin itu kebetulan karena aku juga ga tau:/ di mohon comment-nya yah setelah ngebaca ff buatan aku ^^

 

Happy reading..

 

—————————————————————————————————————————————————————————–

 

Author pov’s

 

“Jessica!” teriak seseorang dari belakang sambil setengah berlari mengejar seorang yeoja yang sedang berjalan didepannya.
“Eoh? Manager oppa!” ucap Jessica saat melihat managernya berada di belakang.
“Jess! Aku punya berita bagus untukmu. Kau tau EXO kan?” Tanya manager itu dengan antusias.
“EXO? Em… Aah, ne arrayo tapi kenapa?” Jawab Jessica dengan malas.
“Jjinja? Kalo begitu ini akan menjadi hal yang lebih mudah.. Perusahaan kita akan membuat drama version untuk lagu mereka yang judulnya ‘WOLF’ dan ka-”
” Chukkhaeyo!! Tolong sampaikan pesan selamatku pada mereka yah oppa..” Potong Jessica dengan muka polosnya atau lebih bisa di bilang muka blo’on nya.
“Ya!! Jangan potong dulu omongan ku! Kau bisa menyampaikan pesan itu sendiri Jess” ucap manager itu dengan sedikit kesal.
“Waeyo? Aku dan EXO tidak terlalu dekat”
“Karena kau yang akan menjadi model yeoja di drama version itu Jess..” Ucap manager-nya sambil tersenyum bahagia.Kalian tau kan Jessica yang di maksud disini itu siapa? Yah, dia adalah Jessica Jung, atau bisa dibilang Jessica SNSD. Salah satu member SNSD yang mendapatkan posisi main vocalist setelah leadernya. Jessica yang dikenal dekat dengan member Super Junior, F(x), dan SHINee. Tapi bagaimana dengan EXO? Dia hanya mengenal beberapa dari mereka, bahkan bisa dibilang hanya Kris dan Suho lah yang dekat dengan Jessica. Tentu saja berita ini dapat membuat si Ice Princess SNSD itu menjadi shock.

“Eeh?! Tapi setauku yang menjadi model di sana kan trainee SM yang mungkin akan debut!” Bantah Jessica dengan cepat.
“Aniyo. Kata perusahaan mereka tidak jadi memakai trainee itu, karena ada kemungkinan dia tidak akan debut dulu. Oleh sebab itu perusahan tidak mau mengenalkan dia ke publik terlebih dahulu.” Jelas manager itu sambil berusaha mengingat sesuatu.
“Jjinja? Aigo.. Lalu kenapa aku? Bahkan aku tidak dekat dengan EXO. Kenapa tidak Yoona? Atau Taeyeon? Mereka lebih dekat dengan EXO di banding dengan ku.” Ucap Jessica lagi.
“Kata manager EXO, mereka sendiri lah yang memilihmu. Jadi kau tanyakan saja pada mereka, dan nanti sekitar jam 6 KST aku akan menjemputmu. Kita akan pergi ke dorm EXO untuk mendiskusikan peranmu. Sudah yah!” Setelah mengucapkan itu, manager SNSD langsung pergi meninggalkan Jessica yang mematung sendirian.

Jessica pov’s

 

“… Kenapa aku?!” Ucapku setengah teriak saat tersadar dari lamunanku.
Bagaimana bisa aku yang menjadi model di drama version untuk mv EXO?! Bahkan aku tidak terlalu dekat dengan membernya. Kenapa tidak Yoona atau Taeyeon? Mereka kan lebih dekat daripada aku.Saat aku mau berbalik ke arah kamar tiba-tiba di belakang ku muncul seorang yeoja dengan senyuman yang lebar. Sungguh, jika kalian menjadi diriku pasti kalian akan mengira bahwa dia adalah setan.

“Ya! Im Yoona! Kau mau membuat unnie terkena serangan jantung?” Teriakku sambil memukul kecil lengan Yoona.
“Hehe mianhe unnie.. Tapi kau tau kan aku sedang bahagia..” Jawabnya dengan cengiran khasnya.
“Bahagia? Waeyo?”
“Tentu saja karena unnie akan menjadi model di drama version untuk mv EXO! Kyaa!! Chukkhaeyo unnie!!” Jelasnya sambil memelukku dengan erat, atau bisa di bilang sangat erat.
“Ya..! Yoona..! Unnie tidak bisa bernafas!” Ucapku sambil berusaha lepas dari pelukannya.
“Mianheyo hehe habisnya aku terlalu bahagia.. Kau tau kan kalau EXO itu sangat menghormati SNSD?” Tanya Yoona membuatku menaikkan 1 alisku.
“Eh? Ani.. Kapan mereka bilang?” Tanyaku heran.
“Unnie!! Mereka kan pernah bilang saat di acara interview! Haissh, kau pasti tidak melihatnya.”
“Jangankan EXO, bahkan saat member ZE:A yang bernama Heechul itu bilang kalau aku adalah tipe idealnya selama 40x lebih aku tidak pernah tau itu. Aku saja baru tau dari Hyoyeon.”. Ucapku tak mau kalah.
“Aaaangg unnie! Kau harus memperbanyak mengetahui tentang berita terbaru!”
“Geundae.. Aku kan tidak terlalu dekat dengan semua member di EXO.. Kenapa mereka memilih aku? Kenapa bukan kau? Atau Taengoo?” Tanyaku berjalan ke arah pantry.
“Mungkin mereka pikir kau lebih cocok dengan peran ini. Atau mereka ingin lebih dekat denganmu unnie.” Jawab Yoona dengan santai.

“Unnie! Manager oppa datang mencari mu!” Teriak Seohyun dari balik pintu, dengan refleks aku melihat jam tanganku. Kenapa tiba-tiba manager oppa datang lagi? Belum ada setengah jam dia pamit pergi.

“Jess, ada perubahan jam. Ppali ganti bajumu karena sekarang kita akan ke dorm EXO.” Ucap manager oppa yang sukses membuatku memuncratkan minuman yang sedang aku minum. Untung saja tidak mengenai Yoona.
“Mwoya?! Katanya 1 jam lagi? Kenapa secepat ini…?!!” Ujarku sambil mengelap mulutku dengan tissue.
“Ternyata jadwal latihan mereka di percepat, jadinya sekarang mereka sudah ada di dormnya. Daripada menunggu malam, lebih baik sekarang kan. Ppali!” Jelas manager oppa.
“Iish, gurae! Tunggu aku sekitar 10 menit.” Jawabku pasrah sambil berjalan pelan ke arah kamarku dan Sooyoung.

—-####—-

Di depan pintu dorm EXO
“Nah, sudah yah. Nanti sekitar jam 8 KST aku akan menjemputmu lagi. Jangan lupakan apa yang mereka bilang yah!” ucap manager oppa yang sontak membuatku membulatkan mata dengan sempurna.
“Apanya?! Bukannya oppa ikut masuk juga?!” Tanyaku dengan nada yang sedikit keras.
“Untuk pertemuan berikutnya. Untuk sekarang kau sendiri dulu karena aku harus mengantar member lain untuk schedule mereka. Kau tenang saja, di dalam ada manager EXO kok. Annyeong” setelah selesai berbicara itu, manager oppa segera pergi dari sini, dan sialnya lagi manager oppa menekan bel di depan pintu dorm EXO.

‘Siapa disana?’ ucap seseorang dari intercomm.
“E-eh? Jessica.” Ucapku sambil berjalan pasrah ke arah video intercomm ini.
Jessica? Aah Jessica sunbae?!’ Belum sempat aku menjawab muncul lagi suara seseorang dari balik intercomm.
‘Jjinja?! Jessica sunbae disini?! Uwaa!!’
‘Ya! Baekhyun-aah. Kecilkan suaramu’
‘Chanyeol hyung! Kau juga kecilkan suara mu.’
‘Ya! Kalian ber3 bisa diam tidak, kasian Jessica sunbae didepan sana’
Sementara aku di luar sini menjadi bingung antara mau masuk atau tidak. Pasti dorm mereka sangat berisik sedangkan aku tidak terlalu suka kalau ada seseorang yang terlalu berisik.
‘Eng.. Mianheyo Sica noona. Dorm kami memang selalu seperti ini..’ Suara intercomm itu berbunyi lagi, dan yang ku tahu itu pasti suara Suho.
“Eeh? Ne, gwenchanayo, tapi apa kalian bisa membuka pintunya?” Tanyaku sambil tersenyum dengan kaku.
‘Benar! Maaf kami lupa membuka pintunya!’ Dan setelah itu intercommnya terputus, tapi setelah ini pasti ada yang lebih membuatku pusing lagi.

“Noona, kajja masuk..” Ucap Suho yang sontak membuatku sadar dari lamunanku.
“Eeh.. Ne..” Ucapku sambil berjalan masuk kedalam dorm EXO yang bisa dibilang….

Berantakkan?!

Bayangkan saja, baru aku menginjakkan kaki di dalam dorm EXO sudah ada sekitar 20 sampai 30 pasang sepatu yang tergeletak dimana-mana sehingga menutupi jalan pintu untuk masuk.

“Sunbae, mianheyo tapi aku lupa untuk merapihkan sepatu-sepatu itu.. Jadi kurasa kau harus berjinjit agar bisa masuk kedalam.. Hehe” ucap seseorang dengan nada Korea yang fasih, tapi kenapa mukanya seperti orang Cina?
“N-nuguseyo?” Tanyaku sambil masih berdiri di depan pintu.
“Eeh? Haha naneun Xiumin imnida.” Lihatkan, bahkan namanya itu nama orang Cina.
“Aah, mianhe aku tidak begitu mengenal EXO. Bahasa Korea mu sangat fasih sekali. Sudah berapa lama kau tinggal di Korea?” Tanyaku lagi dan kini aku mulai berjinjit masuk.
“24 tahun sunbae..” Dan jawabannya sontak membuatku menatap ke arahnya dengan bingung.
“Jjinja? Lalu umur mu?”
“24 tahun..” Okey, jawabannya kali ini membuatku mulai berfikir panjang. Bagaimana bisa kalau dia orang Cina tapi tinggal di Korea selama 24 tahun dan lagi sekarang umurnya 24 tahun?!

“Hehe, aku orang Korea sunbae. Hanya saja nama panggung dan wajahku terlihat seperti orang Cina. Kajja sunbae, manager hyung sudah menunggumu..” Jawabnya sambil membantuku untuk berjinjit masuk dan akhirnya berjalan ke suatu ruangan yang kelihatan seperti ruangan meeting.

“A-annyeonghaseyo naneun So Nyuh Shi Dae Jessica imnida, mohon bantuannya..” Ucapku sambil berbungkuk kecil.
“Ne, Jessica-sshi, silahkan duduk disebelah Lay.” Ucap manager itu sambil menyuruhku duduk di sebelah namja yang sedang tersenyum ke arahku.
“Chogiyo.. geundae kenapa aku yang menjadi model yeoja di drama itu..? Bukannya sudah ada trainee SM?” Tanyaku sambil duduk disebelah namja yang bernama Lay.
“Aah.. Itu sepertinya managermu sudah memberitahu kan? Yah kira-kira intinya seperti itu, hanya saja di tambah karena memang para member EXO yang menginginkanmu untuk menjadi model yeoja di drama mv ini.” Terang manager itu.

“Ne sunbae, kami memang meminta manager hyung agar sunbae dapat menjadi model yeoja di drama mv ini…” Ucap Lay secara tiba-tiba sambil tersenyum dan aku hanya membalas senyumnya dengan kaku.

Kalau kau menjadi aku, mungkin kalian juga akan kaku. Bayangkan saja jika kalian di kelilingi oleh 12 namja dan di tambah 1 manager yang semuanya adalah namja sedangkan kalian sendiri yang yeoja. Apalagi sekarang kalian sedang berada di dorm milik namja!

“Jadi Jessica-sshi, peranmu nanti akan menjadi seorang anak SMA yang terjalin kisah segitiga bersama Kai dan juga Luhan. Kai dan Luhan adalah pemeran utama namja di drama ini. Dan yang menjadi werewolf adalah Luhan dan Kris. Jessica-sshi dan para member EXO lainnya, kecuali Luhan dan Kris akan menjadi teman yang seperti genk, tapi hanya kau yang satu-satunya yeoja. Lalu nanti akan ada scene dimana mereka mulai berkelahi. Mungkin lebih baik, kau membaca script saja. Disini lebih lengkap kok.” Jelas manager EXO sambil mengoper sebuah buku script yang tidak terlalu tebal.
“Eeh? Tapi menjadi anak SMA? Sekarang umurku sudah 25 tahun loh.. Lagipula mana bisa aku memakai baju sekolahan.” elakku dengan wajah agak dingin.
“Tenang saja sunbae, lagipula kau itu mirip dengan Luhan hyung. Wajah kalian berdua itu babyface jadi tidak akan apa-apa jika memakai baju seragam anak SMA.” Jawab seorang namja dengan mata yang besar, yang kutahu katanya namanya itu D.O.
“Jessica-sshi, mungkin kau bisa mulai mendekatkan diri dengan Luhan maupun Kai, karena kalian ber3 yang akan menjadi lead role di drama ini. Kalau begitu meeting ini bubar.” Ucap manager itu dengan PD-nya. Mana ada lagian meeting seperti ini?! Meeting yang berlangsung kurang dari 30 menit dengan semua orang yang tidak fokus. Hanya aku, Lay, Suho, dan D.O yang lainnya? Ada yang berbicara sendiri, bahkan ada yang mulai mengendap-endap keluar.

“Kalau begitu apa aku sudah boleh pulang..?” Tanyaku dengan nada ragu-ragu. Apalagi setelah aku mengeluarkan kata ‘pulang’ semua member langsung mengengok ke arahku dengan tajam.
“Aniyo! Sunbae harus mendekatkan diri dulu dengan Luhan hyung dan Kai!” Ucap semua member kecuali Luhan dan Kai yang masih sibuk dengan dunianya sendiri.
“T-tapi.. Ah terserahlah.” Ujarku pasrah sambil duduk di sebuah sofa.
Entah apakah ini yang dinamakan mulai mendekatkan diri dengan namja sesama lead role tapi aku tidak tahu. Bagaimana bisa mendekatkan diri? Sementara sekarang aku hanya duduk diam melihat Lay serta Kai yang sedang berlatih dance dan mulai membaca script di tanganku ini.

“S-sunbae haus? Ini ada bubble tea” ucap seseorang disebelahku sambil memberikan bubble tea dingin yang masih baru.
“Eeh? Ne, gomawo..” Jawabku sambil mengambil bubble tea dari tangannya.
“Tapi kamu siapa yah…?” Tanyaku dengan tampang polosnya, sementara lawan bicaraku hanya menatapku sambil tersenyum.
“Xiao Lu Han” jawabnya singkat.
“Aah, maaf aku tidak begitu mengenal wajah serta nama member EXO. Baru Suho dan Kris saja..” Jawabku merasa sedikit bersalah.
“Gwenchanayo, jadi kira-kira pendapat sunbae tentang drama ini bagaimana?”Tanyanya sambil duduk disebelahku.
“Em.. Bagus kok, entah kenapa ini seperti cerita fairytale ‘beauty and the beast’ hanya saja disini karakter ‘beast’ nya gak kaya monster. Mungkin bisa di bilang karakter ‘beast’ disini gak perlu berubah jadi manusia supaya parasnya itu tampan. Aslinya memang sudah tampan kan” ucapku terus berbicara tanpa henti.
“Hehe Yoona sunbae memang benar yah. Sunbae itu awalnya memang seperti es, tapi lama kelamaan sunbae seperti es yang mencair.” ucapnya sambil tersenyum.

 

“Maksudmu?” tanyaku dengan heran, sementara yang diajak berbicara hanya tersenyum tiga jari yang tidak hilang sedari tadi.

 

“Aniyo, hehe lupakan saja sunbae. Dan semoga kita bisa semakin dekat yah hehe lagipula kita akan sering bertemu karena syuting untuk drama version ini kan?” ucapnya sambil tersenyum dan meninggalkanku.

 

..TBC..

 

—————————————————————————————————————————————————————

Semoga kalian suka yah sama ceritanya dan jangan lupa untuk meninggalkan comment kalian disini🙂

50 thoughts on “Omo! A Female Role in EXO Drama Version?! (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s