Omo! A female role in exo drama version?! (2)

cute-wallpapers-and-backgrounds

Title: Omo! A female role in exo drama version?! (2)
Author: JungWynAh
Cast:
Jessica SNSD
EXO
Other cast:
SNSD
Manager SNSD
Manager EXO
Genre: Romance, comedy, (a little bit sad)
A/n: ff ini terinspirasi karena aku emang dasarnya kepengen Jessica yang jadi mv di drama itu, bukan anak trainee SM. Tapi yah emng itu udah takdir trainee SM yang jadi model disana, sementara aku cuman bisa bermimpi di dunia ff aja..

Disclaimer: ff ini murni dari pikiran aku, kalo ada beberapa bagian yang sama, mungkin itu kebetulan karena aku juga ga tau:/ di mohon comment-nya yah setelah ngebaca ff buatan aku ^^

Happy reading..


——————————————————————

Author pov’s
“Unnie.. Eotthe?” Tanya Yoona saat melihat Jessica masuk kedalam dorm SNSD.
“Hm? Apanya yang bagaimana?” Tanya Jessica dengan bingung.
“Pertemuanmu dengan EXO? Apa kau sudah tau peranmu?” Ulang Yoona dengan nada gemas.
“Aah, lihat saja di kertas script yang tidak ada dialog ini..” Jawab Jessica sambil memberikan kertas tipis ke Yoona.
“Unnie itu namanya kau bermain drama tanpa dialog. Jadi peranmu itu apa unnie?” Tanya Yoona dengan jail, walau sebenarnya dia sudah tau dari Luhan tapi tetap saja Yoona ingin menggoda Jessica.
“Peran…? Female role kan? Kata managernya sih aku menjadi Lead Role bersama Kai dan Luhan. Dan itu merupakan cinta segitiga antara unnie, Kai dan Luhan.” Jelas Jessica.
“Jjinja? Daebak! Aahh unnie.. Enak sekali.. Mendapat Kai dan Luhan.. Ciee unnie..” ujar Yoona sambil mencolek-colek lengan Jessica, sementara Jessica menjadi risih.
“Ya! Stop it! Iish kau sangat menyebalkan.” ucap Jessica sambil setengah berteriak dan berjalan menuju kamarnya dan Yoona hanya bisa terkekeh kecil melihat tingkat eonninya yang kekanak-kanakkan.
Jessica pov’s

“Apa ini?” Ucapku saat membaca pesan dari manager oppa.‘Sica, sepertinya tidak ada meeting selanjutnya. Karena besok jam 12 KST kau akan mulai syuting pertama. Itu kata manager EXO pokoknya jaga kesehatanmu dan jangan terlambat bangun!’

“YA! Iish! Kenapa manager EXO itu seenaknya saja sih!” Teriakku kesal sambil melempar handphoneku ke ranjang dan mulai memukuli bantalku.

Pip..pip..
Handphoneku berbunyi lagi dan saat aku lihat ternyata ada 5 pesan masuk.

From: Luhan
Noona~
Besok kita akan mulai syuting, mianhe karena terlalu cepat tapi semoga saja kau mengerti peranmu.. kekeke~

Yah, memang tadi sempat ada acara tukar menukar nomor telfon antara aku dengan member EXO, alasannya? Yah karena drama ini tentunya.

From: Kai
Annyeonghaseyo noona!
Aku hanya disuruh manager hyung, jangan lupa besok untuk ke lokasi syuting arraso?

“Tidak perlu kalian beritahu juga aku pasti tau!” Ucapku dengan nada kesal.

From: Kris
Noona, besok kita mulai syuting.

Dan setelahnya adalah mms dari Baekhyun dan Chanyeol dengan isi yang sama, hanya saja ditambahkan emoji yang aneh-aneh.

“Terserah lah, lebih baik aku tidur sekarang.”

–€€€—
Author pov’s
“Unnie!! Ppali ireona! Kau kan ada jadwal syuting hari ini!!” Teriak Sooyoung sambil mengguncang-guncangkan tubuh Jessica.
“Eom..” balas Jessica kecil.
“Unnie! Ireona! Ini sudah setengah 1 loh!’ucap Sooyoung lagi sambil mengingatkan tapi tetap saja tidak ada balasan dari Jessica.
“UNNIE!! PPALI IREONA!! KAU ADA SCHEDULE!!” Teriak Sooyoung tepat di telinga Jessica, sehingga Jessica langsung terbangun dan memegang kupingnya yang sakit.
“YA!! Aku tau! Tidak perlu berteriak kan?!” Balas Jessica sambil melempari bantal ke arah Sooyoung, sementara Sooyoung hanya tersenyum geli dan pergi keluar meninggalkan Jessica.Pip..pip..From: Manager oppa
Jessica, ireona! Sekarang sudah jam setengah 1!! kuberi waktu 10 menit!“Sial!” Umpat Jessica sambil berlari cepat ke arah kamar mandi

–€€€—

“joesonghabnida kami terlambat…” Ucap Jessica dan manager-nya sambil berbungkuk 90′ kepada gamdongin (sutradara).
“Ani, gwencahana.. Salah satu dari member EXO pun belum datang juga” ucap gamdongin itu sambil menunjuk ke arah beberapa member EXO.
“Eh? Nuguseyo?” Tanya Jessica, tapi belum menjawab tiba-tiba dibelakangnya muncul seseorang.
“joesonghabnida gamdongin” ucap orang itu dari belakang Jessica, sementara Jessica hanya memberi senyuman kecil saat tahu bahwa Luhan yang ada dibelakangnya.
“Member EXO bukannya ada 12 yah..” Gumamku kecil tapi aku yakin Luhan pasti mendengarnya.
“Ne, tapi karena beberapa tidak ambil peran hari ini jadinya ada yang tidak datang dan ada scedule yang lain.” Jelasnya dengan panjang.
“Aah arraseo, gomawo Luhan-sshi” ucapku sambil tersenyum.

“Gurae, kita. Mulai scene 1. Kris-sshi , Luhan-sshi? Kalian bersiap di posisi kalian, dan setelah itu, Jessica-sshi kalau kau sudah berganti pakaian segera ke posisimu yah.” Jelas gamdongin itu lagi.

Jessica pov’s

Sekarang aku sudah memakai pakaian anak SMA. Aah rasanya hampir sekitar 5 atau 6 tahun aku memakai seragam ini. Apa aku masih pantas yah?”Uwah! Noona! Kau tidak terlihat seperti yeoja berumur 25 tahun! Kau seperti anak SMA. Jjinja!” Ucap Suho saat aku kembali menuju atap tempat scene-ku nanti.
“Jeongmal? Aish tapi aku seperti sudah tidak pantas lagi memakai pakaian seperti ini. Tapi dimana Kris dan Luhan?” Tanyaku tiba-tiba saat melihat Kris dan Luhan menghilang.
“Mereka sedang syuting scene pertama.” Jawab Lay yang entah muncul darimana. Sementara aku hanya ber ‘o’ ria.1 jam kemudian.“Jessica-sshi! Kini giliranmu!” Teriak seorang kru dari belakang.
“Ne!” Balasku sambil segera ke tempat syuting.
“Kau sudah mengetahui ceritanya?” Tanya gamdongin itu saat aku sedang bersiap-siap dengan tas dan teleskop yang akan ku pegang nanti.
“Ne aku sudah tau.” Balasku sesopan mungkin.
“Arraseo, sekarang siap ke posisimu yah.” Ujarnya lagi.”Take 1 sceen 2 diatas atap! ACTION!!

Apa yang aku lakukan sekarang? Aku berada diatas atap dan berjalan menuju tepi atap dengan membawa teleskop tentunya. Dan dibelakang aku bisa mendengar suara orang berlari, jadi secara refleks aku melihat kebelakang ternyata ini sceenku bersama Luhan yang sedang berlari dibelakangku.

“CUT!!” Ucap gamdongin itu mengagetkanku.
“W-waeyo?” Tanyaku pelan sambil melihat kearah gamdongin itu.
“Jessica-sshi, kau hanya perlu jalan terus saja, sementara di belakang perannya Luhan. Kau jangan menengok kebelakang. Arraseo?” Jelas gamdongin itu dengan sedikit senyum.
“E-eh.. Ne joesonghabnida, aku tidak akan melakukannya lagi.” Ucapku sambil membungkuk sementara Luhan hanya terkekeh kecil.
Baiklah kita ulang yah. Take 2 sceen 2, ACTION!

Aku mulai berjalan lagi, dan kali ini aku berhasil tidak menengok kebelakang dan sceen kali ini aku duduk didekat balkon dan mulai memainkan teropongku, seperti melihat sesuatu yang menarik, aku mulai tersenyum secara tak sadar. Setelah itu aku merasa mengantuk dan tidur diatas atap sana.

“CUT! Bagus sekali Jessica-sshi kau bisa beristirahat sekarang, kita fokus pada bagian Luhan.” Ucap gamdongin itu sehingga membuatku tersenyum bahagia, setelah itu aku kembali bergabung dengan member EXO yang lain sambil memonitori Luhan.

Dugh.. (Suara seseorang jatuh)

“Ya?! Dia benar-benar melompat seperti itu? Aku kira itu memakai editan. Gedung itu tinggi loh! Dan lagi dia harus meloncat-loncat melewati beberapa anak tangga!” Ucapku secara tak sadar sambil terus melihat Luhan yang bekerja dengan keras.

“CUT! Lihatlah kedepan Luhan-sshi, jangan ke kamera. Kita ulangi lagi.” Ucap gamdongin itu. Setelah itu beberapa menit kemudian Luhan membuat kesalahan lagi dan mereka harus mengulang adegan itu lagi.

“Aigo.. Pasti dia kelelahan sekali yah.”ucapku sambil terus melihat kearah Luhan.
“Noona! Kau sepertinya perhatian sekali dengan Luhan hyung” ucap seseorang dibelakangku sambil menepuk pundakku pelan.
“Eh? A-aniyo! Hanya saja melakukan itu sangat berat kan.” Jawabku sambil terus memperhatikan Luhan yang masih berusaha.
“Jjinja? Eeiy.. Maldo andwae(tidak bisa dipercaya)” ujarnya lagi.
“Ya Kkamjong! Jangan membuat gosip arra? Sudah sana, kau kan harus bersiap-siap untuk adegan lainnya..” ucapku dengan nada mengusir Kai.
“Cih, beralasan saja..” Gumamnya dengan kecil tapi aku masih bisa mendengarnya.
“Aku masih bisa mendengarnya Kim Jongin..” Ucapku dengan mata terus terarah pada kertas script.
“Geurae, bersiap-siaplah noona.” Jawabnya sambil mengacak pelan puncak rambutku dan berjalan pergi, sementara aku menatapnya dengan death glareku.”CUT! Luhan-sshi, batu-batu itu kau lewati dengan cara melompat sambil berlari! Jangan kau lewati saja!” Suara dari gamdongin menyebalkan itu mulai keluar lagi, dan kali ini Luhan membungkuk sebanyak 3x sebagai permintaan maafnya.
“Gurae, kita ulang lagi. Ini sudah NG yang ke 8 Luhan-sshi. Jangan sampai ada NG lagi arra? Setelah ini kita pindah ke lorong lantai 3.” Ujar gamdongin itu lagi. Kasihan sekali Luhan, dia benar-benar kelelahan.Dan dia mulai berlari-lari lagi, tampak beberapa orang mengejar-ngejar Luhan, tapi untungnya kali ini tidak ada NG lagi.”Bagus! Kajja kita pindah ke bawah. Member yang lain dan Jessica-sshi kalian kalau mau bisa disini.” Tawarnya sambil mengkomando beberapa kru untuk membawa alat-alat yang dibutuhkan di lantai 3.”Kau mau turun noona?” Tanya Sehun saat melihatku berdiri dari bangkuku dan membawa sebotol air mineral dingin.
“Ne, aku ingin mau memberikan air mineral ini hehe” jawabku sambil tertawa kecil.

Lorong Lantai 3

“Take 1 sceen 4 lorong, ACTION!” Teriak gamdongin itu lagi, dan setelah itu Luhan dan beberapa gerombolan yang mengejarnya mulai berlari lagi, diikuti oleh aksi kecil dari Luhan. Untung saja di sceen ini Luhan dan beberapa orang yang mengejarnya tidak membuat kesalahan sehingga kami bisa beristirahat.”CUT! Kita istirahat selama 2 jam, yaitu sampai sekitar jam 7 KST. Setelah itu para pemain dan para kru harap bersiap ditempat masing-masing. Kamsahamnida atas kerja kerasnya.” Dan setelah mengucapkan itu, beberapa kru mulai bepergian entah kemana.

“Igeo.. Kau pasti kehausan kan..” ucapku ke Luhan yang sedang duduk mendinginkan diri dengan mengulurkan sebotol air mineral dingin.
“Eh? Kamsahamnida noona, apa aktingku tadi bagus?” Tanyanya sambil mengambil air mineral ditanganku.
“Lumayan lah hehe ,tapi kau hebat sekali bisa melakukan aksi seperti tadi! Apa kau tidak takut jatuh atau terluka gitu?” Balasku sambil duduk disebelahnya.
“Em.. Sebenarnya, aku takut dengan ketinggian. Bahkan saat naik lift dan eskalator pun aku ketakutan..” Jawabnya dengan nada kecil.
“Jjinja? Lalu kenapa kau mau melakukannya? Kan bisa memakai editan atau cg? Ya, kau benar-benar luar biasa Luhan-sshi..” Ucapku sambil memujinya sementara dia hanya bisa tersenyum dengan bahagia.
End pov’s
Author pov’s
“Kalau kalian mau berpacaran jangan disini Jess.” Ucap seseorang dari belakang sehingga membuat Jessica dan Luhan.
“Taeyeon? Kenapa kau kesini?!” Tanya Jessica dengan bahagia.
“Tidak boleh yah? Kami kan ingin melihat kau berakting. Hehe kau terlihat cute dengan seragam SMA Jessie!” Kali ini Tiffany yang membalas.
“Sst.. Lalu mana member yang lainnya?”
“Hanya aku, Yoona, Tiffany, dan Seohyun yang datang. Member lainnya ada schedule lain.” Ucap Taeyeon sambil menunjuk ke arah Yoona dan Seohyun yang sedang asik bercanda dengan member EXO yang lain. Sementara Jessica hanya bisa memandang ke arah Yoona dan Seohyun dengan iri.
“Annyeonghaseyo sunbae” ucap Luhan sambil membungkuk setelah mereka selesai berbicara.
“Aah, ne annyeonghaseyo.” Balas Taeyeon dan Tiffany sambil tersenyum.
“Kalau begitu aku permisi dulu yah, Jessica noona gomawo atas air mineralnya yah.” Setelah itu Luhan langsung pergi meninggalkan mereka bertiga. Sementara Jessica yang melihat Luhan pergi meninggalkan mereka hanya bisa mencibir pelan.
“Pasti mau bertemu dengan Yoona dan Seohyun..” Gumam Jessica pelan, tapi masih bisa didengar oleh Tiffany.
“Hey cheer up! Kau pasti nanti bisa seperti Yoona dan Seohyun. Lihatkan, belum aku bilang saja sudah ada member yang mendatangimu.” Jawab Tiffany sambil menunjuk ke arah seorang member yang berjalan mendekatinya.
“Annyeonghaseyo sunbaenim-dul. Aku pinjam Jessica noona sebentar yah.” ucap Kai sambil menarik tangan Jessica pelan, sementara Jessica hanya bisa menatapnya heran.
–€€€—
“Mau kemana kita?” tanya Jessica heran.
“Ke atas atap. Syuting tambahan sebelum malam nun.” jawab Kai dengan senyum.
“Eeh? Syuting apa lagi..?” tanya Jessica lagi tapi kali ini tidak ada jawaban dari Kai.
“Jessica-sshi, Kai-sshi? Apa kalian sudah siap?” tanya seorang kru sambil memanggil orang hairstylist dan makeup artist untuk membenarkan dandananku dan Kai.
“Siap apaan? Sebenarnya scene apa ini?” tanyaku masih dengan wajah heran tapi tidak ada yang memberitahu.
Take 1 scene 5. ACTION!!” teriak gamdongin yang memang sedari tadi sudah duduk disana.
Jessica pov’s
Sebenarnya scene apa ini? Kenapa aku hanya disuruh duduk bersampingan dengan Kai. Mana ada scene seperti ini.
Chu~
Tiba-tiba Kai mencium pipinya didepan kamera yang sedang rolling! Butuh beberapa waktu untuk aku kembali ke alam sadar setelah yang dia lakukan.
“YA! Kim Jongin! Apa yang kau lakukan hah?” teriakku sambil berdiri dengan muka yang sudah memerah.
“CUT! Ekspresimu bagus sekali Jessica-sshi. Seperti kau terlihat kaget sungguhan, sekarang kalian bisa beristirahat lagi.” ucap gamdongin itu membuatku kembali menatap semua orang dengan heran.
“Noona, waegurae?” tanya Kai sambil menatapku.
“E-eh? Tunggu, itu tadi apa?” tanyaku balik sambil menatapnya tajam.
“Kan tadi aku sudah bilang noona. Syuting tambahan sebelum malam. Kau itu bagaimana sih noona?” kali ini Kai malah menatapku aneh.
“Sejak kapan ada syuting tambahan?! Lagipula kalau kau tiba-tiba mencium pipiku seperti itu bagaimana reaksi para fansmu dan fansku? Aish aku harus bersiap-siap menerima komentar cacian dan makian dari para fansmu..” jawabku dengan panjang sambil memikirkan apa yang akan dikatakan para fans kami saat melihat scene itu.
“Tenang saja noona.. Scene itu hanya muncul saat teasernya doang kok..” ucap Kai mencoba menenangkanku dan berjalan meninggalkanku.
“Ck! Tetap saja nanti pasti fansmu akan mengataiku..” gumamku pelan sambil duduk di atas atap dan bersenderan di dinding atap itu, rencananya sih akan aku pakai untuk tidur. Masa bodoh dengan Taeyeon, Fany, Yoona ataupun Seohyun toh pasti mereka sedang bersenang-senang dengan yang lainnya.
end pov’s
Someone pov’s
Syuting hari ini benar-benar sulit sekali.. Bahkan aku sangat lelah hari ini, mungkin istirahat selama 2 jam bisa aku pakai untuk tidur kan? Lagipula tadi aku lihat semua kru sudah tidak ada yang berada di atap.
“Eh? Ada siapa itu?” ucapku kecil sambil menghampiri seseorang yang tengah tertidur pulas di dinding atap.
“Jessica noona?” kali ini aku bisa memastikan bahwa yeoja yang tengah tidur dengan seragam SMA-nya itu adalah Jessica noona.
“Aigo.. Noona itu ternyata bisa tidur disembarangan tempat yah, hehe aku rasa kita punya kesamaan nun…” ucapku lagi sambil duduk disebelah Jessica noona yang telah tertidur pulas sementara aku hanya bisa tersenyum memandangi wajahnya saat sedang tertidur.
..TBC..
——————————————————————————————————————–
Hai! Aku kembali dengan part 2 dari ff ini, hehe semoga aja yah kalian suka. Sebenernya aku gak pengen nge cut ceritanya sampe disini tapi yah.. Ini udah kepanjangan banget soalnya dan rencana awal sih pengen di cut pas yang mereka di sekolahan, tapi Tuhan berkata lain #eeh.. Jadinya aku cut sampe bagian ini aja :3 keke untuk part selanjutnya ditunggu aa yah, mianhe kalo bahasa, cerita, sama alur cerita ini rada-rada ngawur dan jelek ._.v mohon meninggalkan jejak setelah kalian baca yah ^^

56 thoughts on “Omo! A female role in exo drama version?! (2)

  1. anneyeong author .. maaf thor baru bisa koment sekarang .. soalnya udah lama gak ke blog ini thor .. hehehehehe ..
    ceritanya bagus loh thor ..
    kira2 siapa ya thor yg jadi couplenya sica unnie ..

    LANJUT ya thoorr !!!!
    fighting thor …

  2. Ahhh seru ffnya. Mian bru comment skarang. Jeoseonghamnida Sorryy. Tpi seru kok ceritanya. Kirain aku mau dibwa sma diapain tuh Jessi dibawa sma Kai… Ehhh ngambil shoot buat teasernya.. Duh bikin greget nih…
    Daebakk ffnya lanjutinn ya!!!….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s