Another Secret Admirer [Part 1]

asa-miazzura

Title : Another Secret Admirer (Part 1)

Author : miazzura

Cast : Jessica, Taemin

Genre : Romance, Fluff

Length : Chapter

A/N : Annyeong^^ Ini dia FF gaje ku yang kujanjikan._. Ya, emang rada aneh sih, tapi mohon tetap hargai karyaku ya J Udah deh, gak usah banyak bacot. Happy reading^^ Semoga kalian suka. Dan jangan lupa RCL nya^^

“Not Like My Other Secret Admirer”

 Poster by http://highschoolgraphics.wordpress.com/

Author POV

Seorang yeoja cantik tengah berjalan menyuduri lorong-lorong kampus dengan senyuman manisnya. Jessica Jung. Seorang primadona di Seoul National University. Puluhan pasang mata menatap kagum kearahnya. Ya, tentu saja semua itu adalah mata para namja. Sedangkan tatapan iri dilontarkan puluhan mahasiswi yang tengah berjalan di sekitar Jessica.

gimpo-airport-142

“Hey!”Seorang yeoja menepuk pelan pundak Jessica yang membuat yeoja itu sontak berbalik. “Oh! Sooyoung-ah?”sapa Jessca datar. “Aish… Sudahlah, Jessie. Jangan bertingkah seperti ini lagi.”yeoja bernama Sooyoung itu berjalan bersama dengan Jessica menuju kelas mereka. “Maksudmu?”tanya Jessica bingung tanpa menatap sahabatnya sedikitpun. “Jangan berpura-pura bodoh. Dengar, sikapmu itu harus diubah. Jangan hanya tersenyum seperti memberi harapan pada setiap namja tapi malah bersikap dingin pada yang lainnya. Kasihan namja-namja itu. Mereka tulus menyukaimu, Jessie.”nasihat Sooyoung pelan saat mereka sudah tiba di kelas.

“Sudahlah, Youngie. Lagipula, aku tidak yakin mereka benar-benar mencintaiku. Jadi diam saja ya? Ssst…”Jessica meletakan telunjuknya di depan bibir yang membuat Sooyoung akhirnya tersenyum juga. “Ya sudah, terserah kau saja. Tapi hari ini kau akan duduk dimana? Mulai hari ini kita harus duduk berpasangan dengan namja, ingat?”ingat Sooyoung yang dibalas dengan tatapan bingung dari Jessica.

Ckrek! Tiba-tiba seorang namja tampan nan polos memasuki kelas dengan kepala tertunduk. “Ah! Aku mau duduk dengan Lee Taemin!”pekik Jessica yang membuat semua orang menatapnya bingung, termasuk namja bernama ‘Lee Taemin’ itu. “A… Aku? Noo… Noona?”tanya Taemin polos yang dibalas dengan anggukan dan senyuman dari seorang Jessica Jung. “Ne, ayo duduk disini. Bersamaku.”lagi-lagi Sooyoung menghela napas berat melihat temannya yang dari dulu sifatnya tak pernah berubah…

Mempermaikan hati namja.

“Hey! Ini…”Sooyoung menyerahkan sebuah bungkusan besar kepapa Jessica yang tengah duduk bersama Taemin. Ya, soensaengnim memang belum tiba sedari tadi. “Aish… Bunga dan surat lagi?”gerutu Jessica saat melihat isi dari bungkusan itu. “Setidaknya kau baca dahulu satu-persatu. Jika kau tidak mau, pilih saja yang menurutmu menarik.”Sooyoung menyodorkan bungkusan itu lagi lalu duduk di pojok ruangan bersama Jessica.

“Nah! Ini!”Jessica mengambil sebuah surat dengan amplop berwarna pink bercampur ungu. “Jessica kau bagaikan…”Jessica menghentikan acara membaca suratnya lalu melempar surat itu masuk kedalam bungkusan tadi. “Mainstream.”ujar Jessica dan Sooyoung bersamaan.

Keduanya pun mulai membaca beberapa surat dengan amplop menarik lainnya. “Hahh! Isinya itu-itu saja! Bosan!”gerutu Jessica yang disambut dengan anggukan semangat dari Sooyoung. “Hhh… Sica ambil saja satu amplop lagi. Seperti… Ha! Ini!”Sooyoung menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat gelap dengan gambar Teddy Bear di tengahnya. “Oh ayolah! Yang ini?”tanya Jessica malas tapi kemudian dibalas anggukan semangat dari Sooyoung.

Jessica membuka surat itu perlahan dan mulai membacanya. Tiba-tiba… “Hahahaha!!! Youngie! Read it!”Jessica menyodorkan surat itu kepada Sooyoung. “Bhahahaha!!! Siapa yang mengirim ini?!”tawa Sooyoung pun ikut meledak ketika membaca surat aneh itu.

 

To : Jessica Noona

From : Your Secret Admirer

Noona… Kau sangat cantik. Aku menyukaimu. Mungkin kau pernah melihatku, tapi mungkin juga kau tak begitu dekat denganku. Dan… Aku tak tau kenapa aku menulis surat ini. Jadi lebih baik surat ini kuselesaikan. Terimakasih.

“Berikan padaku!”Jessica mengambil surat itu dari tangan Sooyoung dan menyimpannya. “Aigoo! Tumben sekali kau mau menyiman surat cinta dari namja.”goda Sooyoung yang sama sekali tak mempan bagi seorang Jessica Jung. “Ya, aku memang tak menyimpan surat cinta. Dan… Apa kau berfikir ini surat cinta?”keduanya tertawa sejenak sebelum suara berat Bang Soensaengnim membuat seluruh kelas sunyi senyap.

Jessica POV

“Aish! Jinjja! Bagaimana bisa pelajaan guru botak ini berlangsung sedemikian lamanya!”gerutuku kecil. Kulirik Taemin yang berada di sebelahku. Memperhatikan dengan sangat baik, eoh? Dasar bocah polos!

Polos? Tiba-tiba pikiranku menangkap soal surat tadi. Kubuka kembali surat itu dan kubaca berulang-ulang. “Neo… Nuguya?”gumamku. “Nuguya? Maksudmu noona?”aku terkaget ketika mendengar suara Taemin yang sepertinya berbicara kepadaku. “Hem… Ani.”aku kembali tersenyum dan langsung melihat kearah dosen botak itu lagi.

Teet!!! “Akhirnya!”seruku senang saat mendengar suara membahana bel Seoul National University bertanda semua murid harus segera pulang. Tanpa terkecuali.

“Jess… Jessica noona?”aku menoleh saat mendengar namaku dipanggil dari arah pintu masuk. “Oh! Ne?”jawabku sambil tersenyum semanis mungkin. “Noona, aku menyukaimu. Maukah kau berkencan denganku?”aku berpura-pura terbelalak kaget mendengar pernyataan hoobaeku ini. Ah! Siapa namanya? Ha! Gongchan Shik! Iya, aku ingat! Tapi bocah ini polos juga.

“Eh? Hm… Baiklah.”ujarku sambil tersenyum paksa. Berkencan dengan bocah? Oh! Big hell! “Jinjja? Ne, aku menunggu mu di Star Museum cafe jam 8 malam ini.”aku tersenyum  lalu melambaikan tanganku.

“Cih… Bocah.”gumamku pelan. “Noona?”aku terlonjak kaget saat merasakan tangan seseorang di pundakku. “Ah! Ne, Taeminnie?”Taemin? Ya, dialah bocah yang berani menyentuh pundakku walaupun kurasakan tangannya yang bergetar hebat.

“Noona mau berkencan dengan Gongchan, eoh?”aku mengangguk, dapat kurasakan wajah nya yang merah padam. “Kenapa tidak denganku saja?”aku terbelalak mendengar ajakannya yang lucu itu. Oh! Ya, sejujurnya aku memang terkejut. Tidak berpura-pura seperti tadi.  “Eh? Kau mengajakku berkencan?”tanyaku.

“Hem…Ne, itu pun kalau noona mau. A… Aku tunggu noona di Star Museum cafe jam 8 malam ini. Kuharap noona bisa datang.”dia tersenyum polos yang entah mengapa membuatku mengangguk. “Terima kasih, noona. Saranghae.”ujarnya pelan lalu berjalan meninggalkanku.

“Sica-ah… Eh? Apa yang terjadi padamu?”aku mengerjapkan mataku berkali-kali ketika mendengar suara melengking Sooyoung memanggilku. “Eh? Memangnya aku kenapa?”tanyaku. Oh! Pertanyaan konyol! “Tadi kau berdiri disana, dengan tatapan polos dan mulut yang sedikit terbuka. Lucu.”Sooyoung tersenyu mengejek kearahku. Isss… Bocah itu.

“Oh ya, hari ini aku menumpang di mobil mu ya. Mobilku mogok. Hehehe…”aku mentapnya yang sedang memohon-mohon dengan tatapan malas. “Mobil Pagani Zonda C12 F baru mu itu? Cih… Baiklah.”ujarku sedikit mengejek lalu berjalan menuju parkiran nan luas di universitas ini.

Author POV

Jessica memasuki mobil merk Ferrari Enzo miliknya yang langsung diikuti oleh Sooyoung. “Hey! Kudengar malam ini kau akan berkencan dengan 2 namja cupu sekaligus. Is that right?”tanya Sooyoung dengan kemampuan bahasa inggrisnya yang bisa dibilang cukup bagus-tapi tentunya tidak lebih bagus dari seorang Jessica Jung-

“Hem… Ani, aku hanya kan mengencani salah satu.”jawab Jessica datar. “Nugu?”tanya Sooyoung penasaran yang hanya dibalas dengan gelengan kepala dari Jessica. Setelah perbincangan tadi, tak ada lagi kata-kata yang keluar dari mulut keduanya. Menyisakan suara gaduh jalan raya dengan Sun Roof yang dibiarkan terbuka.

Setelah lebih dari 15 menit berkendara, akhirnya mobil mewah Jessica sampai dirumah mewah berwarna cream milik Sooyoung. “Ah! Gomawo, annyeong!” “Ne, annyeong!”

Jessica POV

Hanya sekitar 10 menit dari rumah Sooyoung, aku telah sampai di halaman rumahku. “Selamat sore, nona.”sapa seorang maid muda baru yang hanya kubalas dengan anggukan singkat. “Nona, apakah no…”aku melirik maid itu tajam. “Just shut up, okay? Don’t bother me…. Or something terrible will happen. I guess.”aku meliriknya sekilas. Terunduk sambil mengangis sesegukan. Seperti maid-maid ku yang biasa.

“Fool you.”ejekku lalu berjalan menuju lantai atas. Kamarku. “Huft…”aku meniup poniku sebentar lalu membaringkan tubuhku diatas kasur berukuran King Size nan empuk ini. “Hem… Gongchan? Taemin?”anganku lalu memain-mainkan jariku di udara.

Aku beranjak menuju lemari kecil di sebelahku. Kuambil sebuah buku bersampul bludru coklat lalu membukanya. Buku Tahunan Sekolahku. Sewaktu di High School dulu, aku bersekolah di sekolah yang sama dengan Taemin dan Gongchan. Tapi mereka berdua masuk ke kelas percepatan sewaktu itu. Ya, kuakui, keduanya memang anak yang jenius. Mereka masuk ke kelas percepatan sejak sekolah dasar sampai ke high school.

“Hhh…”aku menghela napas panjang lalu mulai membuka halaman terakhir dari buku tahunan milikku. “Ini dia…”

“Hem… Kurasa aku tau siapa yang akan ku batalkan.”aku menekan nomor telpon yang tertera di buku tahunan lalu mengetuk pelan tombol hijau di handphone ku.

“……..”

“Yeoboseyo.”ujarku ragu. Kuharap dia mengerti.

TBC~

Gimana? Jelek ya? Ancur ya? Mianhamnida, aku akan berusaha bikin yang lebih bagus lagi L

Tapi tetep… Jangan lupa RCL nya ya^^ Gomawo

44 thoughts on “Another Secret Admirer [Part 1]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s