[Freelancer] (Somebody Else) [Chapter 3]

Judul: Somebody Else

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

Main Cast:

Jessica Jung
Park Chanyeol  (EXO K)
Wu Yi Fan / Kris Wu (EXO M)

Support Cast : Cho Hyunyoung (Rainbow) ,Juniel, Taecyeon (2PM), EXO Member , SNSD Member

Disclaimer :

 

Annyeong readers  \^o^/

Sesuai janji aku karena respon di chapter 2 sangat memuaskan aku cepet kirim part 3 ini, aku merasa sedikit aneh sama part ini alur ceritanya memang sengaja aku buat cepet aku ga mau berlama lama takut nanti kebanyakan chapter dan kalian akan bosan sama fanfictionku, sorry ya kalau Jessica masih menderita disini tapi endingnya pasti balik kaya dulu dan happy ending kok.

Seperti biasa jangan lupa komentarnya !!! ^^

Semoga kalian suka sama ceritanya dan selamat membaca J

Chanyeol POV

Selesai pelajaran olahraga, aku, sehun dan Baekhyun menikmati cemilan di kafetaria sekolah, kafetaria cukup sepi karena kelas kami memang istirahat lebih dulu jadi tidak butuh waktu lama seperti biasa untuk mendapat makanan.

” Hei itu Jessica, tumben sekali dia ke kantin ” seru seorang yeoja di belakangku sambil menunjuk Jessica yang berjalan menuju antrian makanan. Kulihat sosok bertubuh mungil itu tersenyum manis saat menerima makanannya

Melihat Jessica aku jadi ingat kemarin, saat aku membuatnya menangis menyakitinya dengan kata kata kasar, aku tak bisa berhenti memikirkan kejadian itu bisa,  aku menyesal dan merasa bersalah padanya , aku ingin menghampirinya dan meminta maaf detik ini juga. Tapi jika Juniel tahu ia bisa marah lagi, hubungan kami sudah membaik kalau ia tahu aku berhubungan dengan Jessica lagi ia pasti marah dan meminta putus dariku

Aku benci situasi seperti ini

Keadaan kafetaria mendadak sangat ramai, karena jam istirahat banyak siswa yang berdatangan ke kantin, setelah melihat keadaan sekitar kupandang lagi Jessica wajahnya berubah menjadi pucat masam, jika ku lihat dari wajahnya ia sangat gelisah

Apa Jessica takut keramaian?

Jessica mempercepat makannya, menyuapi setiap sendok makan siangnya dengan cepat tanpa peduli keadaan di dalam mulutnya yang penuh dengan makanan

” Oppa ” panggi Juniel tiba tiba duduk di depanku menutupi Jessica

” Chagi, kapan kau disini? ” tanyaku seraya berusaha mencuri curi pandang untuk melihat Jessica

” Ya Chanyeol ” aku tersentak saat Baekhyun memanggilku

” Ne?” jawabku lalu menatap Baekhyun

PRAANGG
Suara piring pecah , suara teriakan terdengar keras dan menyita perhatian kami berempat, tidak perlu lama mencari sumber keributan karena tepat berapa meja di depan kami, dan lagi lagi Jessica

Seorang yeoja dari genk nya Kai menatap Jessica dingin , dan menumpahkan air tepat di puncak kepala Jessica , tidak puas yeoja itu pun menarik paksa dan mendorong Jessica sehingga ia terjatuh di lantai

” Hyunyoung ” teriak seorang yeoja bertubuh tinggi bernama Sooyoung lalu menarik yeoja bernama Hyunyoung itu

” Apa yang kau lakukan? ” geram Kai

Tanpa aku sadari tanganku terkepal kuat , melihat Jessica di siksa aku selalu mengepal tanganku tidak jarang memegang barang lain untuk mencurahkan kekesalan dan amarahku

” Oppa ” panggil Juniel seraya melirik tanganku yang terkepal kuat

” Sial, pasti Juniel marah lagi ” umpatku dalam hati

” A.. aku tadi ” jawabku terbata bata karena belum menemukan alasan untuk berbohong

” Jessica Jung ” teriak Juniel tanpa melepaskan tatapan sinisnya padaku, speechless.. ya satu kata menggambarkan keadaanku saat ini, entah darimana yeojachinguku mendapat keberanian yang luar biasa, Juniel yang biasa lembut, pemalu dan baik hati menjadi yeoja yang kasar dan menyebalkan jika berurusan dengan Jessica

Kulirik kanan kiri keadaan kantin yang menjadi hening, Jessica yang baru berdiri dari jatuhnya sempat berhenti tak lama gadis itu melewatiku, aku menghela nafas panjang

” Dimana sopan santunmu Juniel?” tanyaku berusaha tenang setelah menariknya keluar dari kantin dan mengajaknya bicara di lorong yang sepi

Juniel diam tak memandangku sama sekali, ia sangat marah hanya itu yang bisa ku baca dari ekspresi wajahnya. Daripada memperkeruh suasana, lebih baik aku pergi toh Juniel hanya memanggil Jessica bukan menyakitinya, aku berusaha mempositifkan pikiranku

” Baiklah, lupakan saja. Ku harap kau tidak akan seperti itu lagi ”

Tak ada jawaban dari Juniel, ia masih terdiam sesekali menutup matanya. ” Aku pergi ” aku memegang bahu Juniel sebentar sebelum memutuskan untuk pergi, tapi tiba tiba Juniel memegang tanganku menahan aku pergi

” Oppa ” panggilnya ketus

” Ne?”

” Kenapa kau seperti tadi melihat Jessica sunbae disakiti? Kalau tidak ada aku, aku yakin kau akan pergi menolongnya ”

Sekarang giliranku yang diam, aku tidak tahu kenapa bibirku sama sekali tidak bisa mengeluarkan satu katapun, entah karena aku tidak bisa menjawab atau karena semua ucapan Juniel benar

Aku menghela nafas kasar, mengukir senyum tipis sebelum berbicara pada Juniel ” aku sudah mengikuti semua kemauanmu, aku tidak pernah menolongnya lagi. ”

” Tapi kau ”

” Aku pergi ” ucapku memotong ucapannya, aku sudah malas menghadapi Juniel, aku berjalan cepat tanpa mempedulikan Juniel yang masih diam di tempatnya

Author POV

Kris menyendarkan tubuhnya di tempat duduk paling belakang , hanya ada beberapa murid yang asik berbincang bincang, kelas cukup sepi karena para murid lain sedang menikmati jam istirahat kedua, tidak ada Jessica sejak selesai pelajaran komputer ia belum juga ke kelas, Kris yang baru kembali setelah berhari hari mendapat skorsing dari sekolah, ia tidak pergi ke kantin bersama Kai atau berkumpul di basecamp bertemu sahabatnya. Ia melipat kedua tangannya menenggadahkan wajahnya di tangannya berusaha tidur , tapi keinginannya untuk tidur hilang seketika mendengar percakapan beberapa namja di depannya

” Sebenarnya Jessica itu manis, dia cantik ” seru seorang namja

” Hah kau gila? ” sahut namja yang lain

” Kau tahu kan dia itu adiknya Taecyeon. nunaku teman sekelas Taecyeon nunaku bilang oppa Jessica itu mantan ketua osis disini, tapi kenapa ia diam aja adiknya selalu disiksa” tambah namja lain

” Kau ingat kemarin yeoja dari genk Kai menyiram Jessica dengan air ”

” Iya, dia diam saja seperti biasa . Bodoh”

Kris langsung terbangun dari posisinya , dalam pikirannya bertanya tanya siapa di antara sahabatnya yang berani menyentuh Jessica – nya, tapi Kris hanya diam, membiarkan percakapan sekumpulan namja itu berharap ia tahu orang yang menggangu Jessica kemarin

” Tapi bukankah itu bagus kalau Jessica diam saja ”

” Maksudmu?”

” Ya babo, kau bodoh atau pura pura bodoh. Itu artinya kita bisa menyentuh Jessica ”

” Seperti Minho kemarin?”

” Ia pasti diam saja tak berani bicara pada oppa nya itu ”

Tanpa sadar Kris menghampiri ketiga teman sekelasnya yang asik bergosip, ia menepuk bahu salah satu dari mereka dan memberikan senyum sinis

Coba saja kau berani menyentuhnya. batin Kris

Mereka terlihat kaget dan kebingungan karena tidak sadar ada orang yang mendengar semua percakapan dan rencana jahat mereka. Kris kembali berjalan ia ingin menghampiri para sahabatnya dan meminta penjelasan

” Lihat , dia itu pahlawannya Jessica ” ucap namja bernama Lee Taemin sinis seolah menantang Kris, Kris yang masih di depan pintu langsung menoleh dan menatap tajam Taemin

” Yang memukuli Minho? ” tanya namja lain

” Ya benar, pahlawan kesiangan Jessica ”

” Lalu?” tanya Kris santai

” Jika aku menyentuh Jessica.. ” Lanjut Taemin

” Jangan berani menyentuhnya, atau kau tidak akan melihat matahari lagi ” ancam Kris

” Wow aku takut ” ledeknya sedetik kemudian Taemin menatap Kris tajam ” kau memukuli Minho karena Jessica dan aku akan membalasnya dengan cara yang sama Kris ” aura dingin dan menyeramkan mulai mendominasi kelas, Kris berlari ke arah Taemin dan mencekram kerah seragam salah satu dari ketiga namja ini

” Kau pencetus ide brengsek itu, berani menyentuhnya kau akan berhadapan denganku ” ancam Kris mempererat cengkramannya

Taemin yang melihat temannya di ancam tak tinggal diam, ia menendang Kris hingga namja berubuh tinggi itu jatuh tersungkur , Kris pun membalas dengan satu pukulan yang mendarat mulus di perut Taemin, perkelahianan Taemin dan Kris pun tak bisa dihindarkan,  kedua teman Taemin pun ikut memukuli Kris , murid lain yang baru mau memasuki kelas pun hanya menonton keempat namja itu memukuli satu sama lain.

” Kris ” bentak Kai berusaha menarik Kris menjauh, tapi Kris tak peduli ia menghantamkan pukulan pada Taemin tanpa ampun begitu juga sebaliknya, guru guru yang mendengar suara gaduh dan para murid yang mengerumuni kelas 12 – 1 langsung berdatangan

” Kris ! Taemin ! ” bentak Kang songsaenim

” KRIS !! HENTIKAN ” seru guru lain

Panggilan dari guru guru dan Kai hanya angin lalu bagi Kris dan Taemin, mereka tak juga berhenti menyakiti satu sama lain. Darah segar, luka lebam menjadi tanda perkehalian mereka.

” Kris hentikan ” sebuah suara terdengar dari belakang Kris , Kris tak kenal suara itu , tapi suara itu suara yang lembut dan mampu menghipnotisnya sampai kepalan tangan Kris yang baru akan mendarat di pipi Taemin terhenti. Ia menoleh mencari sumber suara itu, Jessica berdiri 5 langkah di belakang Kris, Kris berhenti di hadapan Jessica

” Wu Yi Fan , Lee Taemin ikuti aku ke ruangan kepala sekolah sekarang juga ” geram Kang Songsaenim

Kris dan Taemin tak bisa melawan lagi mereka langsung mengikuti Kang songsaenim menuju ruang kepala sekolah

——–

Kris membuka pintu basecamp dengan tidak sabaran lalu menutupnya kasar, tidak ada siapapun di sini karena teman temannya yang lain masih belajar di kelas, berbeda dengan Kris yang baru selesai berurusan dengan Kepala sekolah dan guru guru, ia tidak di skorsing seperti kemarin , tidak di panggil orang tua , sekolah sudah memutuskan untuk memberikan surat peringatan terakhir untuk Kris

Langkah kaki dan suara ribut mulai terdengar dari luar basecamp, Kris menoleh ke arah pintu tajam , Chen dan Taeyeon yang baru membuka pintu sudah dikejutkan oleh keberadaan Kris terutama tatapan mematikan Kris

” Gwenchana? ” tanya Taeyeon kikuk

” Kau gila Kris !! Kau sadar baru bertengkar dengan siapa, dia itu Lee Taemin adik Lee Gunwo ” jelas Chen panjang lebar

Lee Gunwoo adalah jjang disekolahnya, ia juga terkenal di antara sekolah sekolah lainnya, mereka adalah genk MYNAME tidak ada satupun yang mau berurusan dengan mereka , selain jago berkelahi mereka selalu membuat lawannya jera dengan memberikan kenangan buruk bagi lawannya .  Bukan gosip lagi MYNAME sangat disegani, mereka jauh di atas kemampuan Thriller

” Jadi kita akan berhadapan dengan mereka sekarang? ” tanya Suho polos

” Aku masih menyanyangi tubuhku ” lanjut Suho yang terlihat panik

” Kris kau tak tahu siapa Taemin?”

” Mianhae aku telat datang ” ujar Sooyoung yang baru datang dan langsung duduk di samping kekasihnya Kai

” Kris ” Kai mulai meninggikan suaranya karena kesal Kris tak menghiraukannya

” Baiklah kita semua sudah berkumpul, aku ingin beritahu sesuatu ” tegas Kris

” Aku ingin Jessica menjadi bagian dari kita ” lanjut Kris mantap

Hening

semua orang di basecamp terkejut dan bingung, mereka hanya menatap satu sama lain meyakinkan bahwa mereka tak salah dengar, tapi tak ada satupun dari mereka yang berniat bicara atau menentang Kris , bertahun tahun bersahabat dengan Kris mereka sudah sangat hafal sifat keras kepala Kris.

” A..mm b… ” ucap Kai gagap, ia ingin menjawab ” iya ” tapi itu sulit sekali karena hatinya menolak Jessica mentah mentah

” ANDWAE” potong Hyunyoung cepat

” Wae ? ” tanya Kris kesal

” Kau jangan gila Kris Wu ! Hell ya kau ingin kami bergabung dengan yeoja abnormal itu, yeoja abnormal itu akan besar kepala dia yang tadi hanya sekumpulan sampah di sekolah ini sekarang bisa menjadi bagian dari kami ” teriak Hyunyoung geram, Kris melirik sahabatnya bergantian, mereka diam terutama Kai yang biasa membela Kris kini ia diam saja, Kris sadar teman temannya tak setuju dengan keinginannya

Kris maju beberapa langkah mendekati Hyunyoung, yang berada si sebelah Suho dan Taeyeon. Hyunyoung tersentak, ia tahu Kris sangat sensitif jika masalah Jessica apalagi tadi kata katanya yang sengaja menghina yeoja itu

” Apa kau yang kemarin menyiram Jessica dengan air ? ”

” N..e , ne , aku menyiram Jessica dengan air dan menumpahkan makanannya. Kau tak suka? ” jawab Hyunyoung berusaha tegas

Kris berlalu mengambil tasnya, teman teman yang lain tak tahu apa yang akan dilakukan Kris , mereka sedikit khawatir pada Hyunyoung karena Kris adalah pria yang tak akan peduli pada lawannya baik itu wanita, muda atau tua jika sudah berani menyakiti orang orang yang dicintainya. Kris mengambil botol minumnya, menumpahkan sedikit air pada tangannya dan mencipratkan air itu tepat di wajah Hyunyoung.

” Kau keterlaluan Kris ” marah Sooyoung mendorong kasar tubuh Kris menjauh

” Kau melakukan ini pada sahabatmu sendiri demi yeoja yang baru kau kenal beberapa bulan yang lalu, kau mengecewakanku ” tambah Taeyeon seraya membersihkan wajah Hyunyoung dengan tissue

” Berisik kau Kim Taeyeon ! ” bentak Kris dengan nada bicara yang berbahaya

” Kris.. Jika aku tidak berhenti menyakiti Jessica kau mau apa? ” suara Hyunyoung terdengar parau, matanya tak lagi kuat membendung air mata.

” Hentikan Kris ” bentak Kai menarik Kris menjauh

” Kau sudah keterlaluan, kau membuat masalah besar belakangan ini memukuli Minho dan Taemin, hanya demi seorang yeoja yang tak berharap kau melindunginya, kau membuat kami harus berurusan dengan MYNAME, dengar ya jika mereka menyerang kami karena tindakanmu. Aku tak akan membantumu sama sekali ” cetus Suho panjang lebar

” Dan yang lebih parah kau menyakiti Hyunyoung kami ” lanjut Suho menunjuk Kris dengan telunjuk kanannya

Kris benar benar di puncak emosi sekarang, ia tak suka seseorang menunjuknya seperti yang Suho lakukan. ” Kau berubah semenjak mengenalnya ” celetuk Tao asal, Kris menoleh menatap sinis Tao tapi namja bermata panda itu tak mau kalah menatap Kris lebih tajam.

” Kris lupakan niat bodohmu membawa Jessica ke dalam persahabatan kami, dan juga mulai sekarang berhenti memukuli orang lain, jika tindakanmu itu hanya merugikan orang orang di sampingmu ” nada bicara Kai biasa tapi setiap perkataan nya terdengar tajam dan pedas bagi Kris

Kris memejamkan matanya sebentar, menarik nafas , Kris tidak diam tapi ia berusaha menstabilkan emosinya

” Kalian tak mau berurusan dengan mereka ? ” tanya Kris dengan tenang pada Thriller, mereka diam

” Kalian tak mau Jessica bergabung? ” tanya Kris masih merendahkan nada bicaranya pada GLAM, reaksi mereka cepat yaitu mengangguk bersama

” Baiklah , aku keluar dari Thriller, terimakasih untuk ‘ persahabatan’ ini ” Kris memberi penekanan tegas pada kata persahabatan , 5 tahun berteman dengan Kai dan beberapa tahun berteman dengan sahabatnya yang lain ini pertama kalinya Kris begitu kecewa pada semua sahabatnya

” Yak ! Kris ” teriak Kai, tapi tak dihiraukan oleh Kris ia terus berjalan keluar dari basecampnya.
———-

Jessica baru tiba di kelas ia datang lebih pagi dari biasanya, tak ada seorang pun di kelasnya jam baru menunjukan 06.10 , Jessica mengusap ngusapnya kedua tangannya karena udara pagi yang begitu menusuk, jaket tebal pink Jessica tak mampu menghangatkan seluruh tubuhnya, ia mendengar langkah kaki yang terdengar dekat dengannya tapi Jessica tak mau peduli ia terus mengusap kedua tangannya dan menatap jendela.

” Joheum achimeyeo Jessica – ssi ” suara berat seorang namja membuat Jessica menoleh menghentikan aktifitasnya. Chanyeol lalu tersenyum dan duduk kembali di tempat duduknya yang lama di sebelah Jessica

Jessica diam menatap Chanyeol dengan tatapan dingin, senyum Chanyeol mulai hilang melihat sikap dingin Jessica berbeda dari Jessica yang selalu tersenyum manis padanya ya hanya untuknya seorang, ia sadar ia sangat salah , wajah Chanyeol berubah serius ia memutuskan akan meminta maaf pada Jessica, Chanyeol beranjak dari duduknya mengambil satu langkah ia sudah berada di meja Jessica, Chanyeol berlutut di depan Jessica agar wajah mereka sejajar

” Mianhae jeongmal mianhae ” ucap Chanyeol menunduk , Jessica bisa merasa kali ini Chanyeol tulus padanya,  ia terlihat sangat menyesal dan tulus meminta maaf pada Jessica

Jessica kembali diam, ia tahu Chanyeol sangat menyesal tapi keinginan hatinya berbeda beda , disatu sisi ia ingin memaafkan Chanyeol dan melupakan kejadian yang selalu membuat hatinya sesak, disatu sisi ia teringat semua kata kata kasar Chanyeol kemarin ia yakin Chanyeol hanya akan mengulang kejadian seperti kemarin.

Namja ini tak ada bedanya dari yang lain, jika nanti aku mulai percaya padanya ia hanya akan meninggalkanku seperti yang orang lakukan padaku , berpikir ia mau menjadi temanku dan menganggap ia berbeda yang lain kesalahanku dari awal. Batin Jessica

” Aku berjanji Jessica aku tak akan seperti itu lagi padamu, maafkan aku yang menghindarimu dan kasar padamu, aku tahu aku salah. Tapi sampai kapan kau akan menghukumku? ” tanya Chanyeol sendu

Jessica menoleh tak mau menatap Chanyeol lagi, membuatnya semakin bimbang

Suara langkah kaki mulai terdengar ramai dan nyata , Chanyeol berdiri menghadap Jessica yang terus menoleh ke arah lain ” sekali lagi maafkan aku, ku harap kau mau memaafkan namja bodoh ini ” ucap Chanyeol memegang bahu Jessica sekilas, lalu kembali duduk di bangkunya

Suara teriakan para siswi dari luar, sesosok namja bertubuh tinggi tanpa ekspresi berjalan menuju kelasnya , sosok namja itu adalah Kris. Kris tidak datang dengan mobil sport, ia tidak membagi bagikan emas atau uang pada yang lain hingga membuat siswi siswi berteriak histeris dan kagum padanya. Kris datang ke sekolah dengan penampilan barunya, rambutnya yang dulu blonde berantakan entah model apa yang Kris pakai dulu, kini ia sangat rapi dan tampan dengan rambutnya yang sekarang berwarna hitam kemerahan bermodel short hair mohicansnya, tentu menambah 100% ketampanannya.
anggap aja ini rambut baru Kris ya ! :p

Kris masuk ke kelasnya, kini ia juga bisa mendengar decak kagum dari teman sekelasnya, ia menarik kursi di sebelah Jessica tanpa meminta izin pada si pemilik , Jessica juga tak bereaksi atau protes ia diam dan tetap tenang

Para siswi yang meneriaki Kris sedaritadi mulai berkasak kusuk melihat Kris duduk bersama Jessica, mereka tahu Kris dan Jessica sering menjadi perbincangan satu sekolah tapi tidak ada yang tahu pasti bagaimana hubungan mereka sebenarnya

” Jess ayo ke kantin ” ajak Kris

Jessica menggeleng cepat, ia tak mau menjadi pusat perhatian lagi bila ia ke kantin dengan namja yang sedang di puja puja banyak siswi lain.

” Baiklah, kau tunggu di sini ” ujar Kris lalu berjalan cepat keluar kelas, Jessica mengangkat bahunya tak mengerti apa yang akan dilakukan namja itu lagi, ia tak mengerti kenapa preman sekolah itu selalu baik padanya, selalu menolongnya selalu menjadi orang yang melindunginya, ia tak bisa mengerti

Tak berapa lama Kris datang membawa makanan untuk mereka berdua , Kris dan Jessica mulai menikmati makanannya masing masing, selesai makan keheningan menghampiri mereka berdua, keduanya terdiam .

” Apa aku tampan? ” tanya Kris memecahkan keheningan di antara mereka berdua

” Kau dari dulu memang tampan bodoh ” umpat Jessica dalam hati

” Aku tahu aku memang tampan ” seringai Kris

Jessica mengerutkan keningnya, bagaimana Kris bisa tahu apa yang ada di dalam pikirannya .
Kris tertawa melihat Jessica yang menatapnya heran, Jessica terkejut melihat Kris yang tertawa senang,tidak menyangka senyum Kris begitu menawan , Jessica tersenyum manis melihat Kris, ia tidak pernah menyesal berpikir Kris adalah namja yang baik pikirannya memang benar, hanya Kris lah orang pertama selama hampir 3 tahun di bangku SMA yang mau duduk dengannya, mau makan bersamanya, terus mengajaknya bicara dan namja sekaligus orang pertama yang mau dekat dengannya.

Kini Kris yang diam melihat Jessica tersenyum semanis itu padanya, jantungnya tak berhenti berdegup kencang, Kris tahu apa yang ia rasakan , perasaan ini  sering ia rasakan dengan banyak gadis jika ia sedang jatuh cinta. perasaannya tak bisa digambarkan lagi dalam hati ia bahagia Jessica bisa tersenyum padanya.

Chanyeol yang melihat itu dari luar jendela kelas mendengus kesal, hatinya jengkel entah kenapa ia sangat tidak suka melihat Jessica bersama Kris, apalagi melihat senyuman itu… Senyuman yang biasa Jessica berikan padanya, kini ia membaginya dengan pria lain, senyuman yang begitu ia rindukan.

” Cemburu? ” tanya Sehun  tiba tiba, ia tersentak dan kembali melangkah memasuki kelas tapi pikirannya memikirkan kata kata Sehun. Cemburu? Chanyeol menggeleng cepat, cemburu itu untuk orang yang saling mencintai, ia tidak mencintai Jessica , tapi kenapa perasaannya menjadi tak karuan ia sadar perasaan lebih daripada rasa tak suka, ia benci melihat Kris dan Jessica bersama, ia sangat benci melihat dan memikirkannya saja membuat mood Chanyeol langsung hancur.

——————

Sudah seminggu Jessica dan Kris duduk bersama, biarpun Jessica belum mau bicara pada Kris, tapi Kris sudah merasa dekat dengan Jessica, walaupun tak bicara satu sama lain , senyuman dari Jessica sudah membuatnya senang, teman temannya yang lain sudah sering menghampiri Kris untuk memintanya kembali, tapi Kris tak ada niat untuk kembali bersama sahabatnya, tidak bagi Kris mereka hanya teman biasa, baginya berada dekat Jessica sudah lebih dari cukup

” Jessica ” teriak Kris berlari menuju tempat duduk lapangan basket indor sekolahnya, pelajaran olahraga hari ini di lapangan indoor karena hujan tak memungkinkan untuk belajar di luar

Senyuman tipis Jessica menyambut kedatangan Kris, Kris memberikan sebotol air pada Jessica, ia menatap lembut Jessica lembut sampai Jessica merasakan ketulusan Kris. Mereka bertatapan cukup lama , tiba tiba Kris memalingkan wajahnya dari Jessica ia teringat percakapannya dengan sepupunya Sulli kemarin, begitu juga dengan Jessica yang menjadi canggung ia langsung meminum air yang diberikan Kris

Flashback

Kris membuka kenop pintu kamarnya, ia semangat bertemu sepupunya yang cantik Choi Sulli, ia tersenyum senang melihat sepupunya Sulli berbaring di tempat tidur. Kris menghampiri Sulli dan mengacak ngacak rambut sepupunya hingga berantakan

” Yak oppa” protes Sulli seraya merapikan rambutnya yang berantakan

” Kkk, mianhae Sulli-ya , ah bagaimana hubunganmu dengan Luhan? ”

Sulli menceritakan hubungannya dengan Luhan semangat, saat saat hubungannya bermasalah juga hal hal romantis yang Luhan lakukan, Kris terkekeh ia begitu geli dengan hal romantis.  Bayang bayang Jessica tiba tiba muncul dalam pikirannya

” Sul ” potong Kris

” Ne? ”

” Aku bingung, aku tak mengerti perasaanku ”

Sulli menatap Kris serius tak biasanya sepupunya yang notabene seorang player bisa seperti ini, bahkan saat putus cinta Kris tak pernah terlihat seperti sekarang ” Waeyo oppa? ”

” Pernahkah kau merasa kau sangat nyaman dengan seseorang yang tak kau kenal, kau ingin melindunginya kau rela mengorbankan persahabatanmu demi orang itu.  Kau selalu ingin berada di samping orang itu dan melindunginya tidak peduli apapun yang terjadi”

” Itu namanya cinta ” potong Sulli cepat

” C…cinta? Tapi kau dan dia tak pernah bicara sekalipun”

” Oppa, itu cinta. Kau ingin melindunginya, kau nyaman bersamanya, kau mengorbankan apapun demi orang itu. Sudah jelas sekali itu cinta, kau mencintainya ”

” A..ku? ” tanya Kris tak percaya, selama ini ia berkencan dengan banyak gadis hanya untuk kesenangan dan nafsu belaka, ia tak mempercayai cinta. Baginya cinta hanya omong kosong

” Ya oppa, aku tahu itu ceritamu kan.  Sudahlah oppa percaya padaku kau mencintainya ” tegas Suli

Flashback end

Jessica berdiri saat guru olahraga menyuruh semua murid untuk bubar, Kris mengikuti Jessica dari belakang , berbeda dari biasanya Jessica yang lebih senang keluar terakhir kini ia ingin cepat cepat keluar dan mengganti seragam seluruh badannya sudah lelah. Tiba tiba Kris mendahului Jessica, Jessica berhenti melangkah dan menatap Kris

” Jessica Jung ”

” Ne? ”

” Maukah kau menjadi yeojachinguku? ” tanya Kris dengan suara lantang, suara Kris cukup keras sampai mengundang perhatian murid murid lain, mereka menghentikan aktifitasnya dan memilih menyaksikan Kris dan Jessica

Jessica menatap Kris tak percaya, entah Kris serius atau bercanda dengannya ia tak bisa membaca ekspresi wajah Kris karena baginya ekspresi wajah Kris selalu sama yaitu ” datar”

” Oke aku akan memberimu pilihan kau jadi pacarku atau aku jadi pacarmu ”

” Bukankah itu sama saja  “gerutu Jessica dalam hati

Jessica masih diam tak menjawab

” Baiklah, kau milikku dan aku milikmu ” Kris menarik Jessica dalam pelukannya

TBC

Jangan lupa tinggalin komentar seudah baca, thank you :p

Lanjut tidaknya ff ini tergantung kalian, tergantung seberapa banyak yang suka dan commentnya  J

106 thoughts on “[Freelancer] (Somebody Else) [Chapter 3]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s