Somebody Else (Chansica Version)

somebodyelse-evelynatalya

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

 Main Cast:

Jessica Jung
Park Chanyeol  (EXO K)
Wu Yi Fan / Kris Wu (EXO M)

Support Cast : Cho Hyunyoung (Rainbow) ,Juniel, Taecyeon (2PM), EXO Member , SNSD Member

Well disini aku mau bahas sedikit fanfiction ” Somebody Else ”

I have a good news , fanfiction ini hampir selesai dan aku udah mulai bersiap buat fanfiction ku yang lainnya. Tapi tinggal part terakhir aku masih stuck ga tau endingnya sama Kris atau Chanyeol, karena itu aku minta pendapat kalian jadi kalian jangan sampe kecewa ya kalo endingnya ga sesuai harapan kalian kkk :p

Oia aku mau minta maaf , maaf banget seribu maaf karena penderitaan Jessica jadi kontroversi hati di sini (?) Aku tau aku salah terlalu menjabarkan penderitaan Jessica di sini , banyak yang marah dan ga terima sama peran Jessica yang terbully dan tersakiti , kembali lagi ini cuma fanfiction fiktif semata aslinya Jessica eonnie ga kaya gini kok tapi aku emang salah, mianhae jangan benci atau bash aku ya🙂

Dan di part ini terakhir Jessica diganggu, aku ga bisa ubah cerita setelah baca semua komentar kalian karena aku hampir menyelesaikan ff ini kalau aku ubah otomatis aku harus ganti semua alur ceritanya dan aku ga mau. Jadi mohon pengertiannya ya tapi aku tetep terima kritik dan saran kalian, semuanya membantu banget atau kalau kalian ga mengerti dan bingung sama alur ceritaku kalian boleh tanya langsung

Aku ngerasa part ini paling ancur haha, sorry for bad fanfiction🙂

Selamat membaca \^o^/

Air mata Hyunyoung tak bisa berhenti, sudah 2 jam Sunny dan Taeyeon menemani Hyunyoung menangis di dalam kamarnya , tapi menangis tak juga mengurangi rasa sakit dan kesedihan Hyunyoung bagaimana hatinya tidak hancur namja yang begitu ia cintai resmi berpacaran dengan yeoja lain, Jessica … yeoja yang sama sekali tidak pantas bersama Kris menurutnya,  yeoja yang tidak lebih baik darinya, yeoja yang tidak bernilai dibandingkan dengannya. Tapi keadaan berbalik Jessica menang mutlak mendapatkan hati seorang Kris Wu

Taeyeon mengusap punggung Hyunyoung yang terus menangis terisak isak seraya memeluk gulingnya, hidup terasa tidak adil baginya bagaimana bisa Kris lebih memilih Jessica dibanding dirinya. Sedangkan Sunny membaringkan tubuhnya di kasur Hyunyoung ia sudah dibuat pusing karena persahabatan yang mulai berantakan, bermulai dari Kris dan Hyunyoung yang tak pernah akur, lalu keluarnya Kris dari genk dan sekarang melihat sahabatnya patah hati.

Kris POV

” Good morning baby ” sapaku setelah menarik kursi , ini hari pertama sejak kami menjadi sepasang kekasih

Chuu

Aku mengecup pipi Jessica sekilas, matanya membulat ia benar benar terlihat sangat terkejut.

” Jess ” panggilku kesal karena sejak aku datang ia tak memandangku sama sekali

Aku menarik paksa Jessica keluar kelas , karena ia selalu menolak jika ku ajak ke cafetaria sekolah. Aku menggenggam tangan Jessica erat sepanjang perjalanan kami ke cafetaria, bisa ku pastikan selama Jessica disampingku selama tangannya berada di dalam genggamanku tak akan ada yang bisa menyentuhnya, tidak akan akan ku biarkan.

” Jess ini makananmu ” ujarku seraya memberikan makanan.

Jessica hanya menunduk dan menggenggam kedua tangan erat, wajahnya begitu gelisah,
” Jess gwenchana?” tanyaku menyadari ada yang tak beres dengan sikap Jessica

Aku menghela nafas kasar, menoleh ke sekelilingku… Sekarang aku tahu apa yang membuat Jessica tak nyaman seperti itu, aku bodoh aku tidak sadar sedari tadi orang orang memandang Jessica tajam dan tidak suka.

BRAAAK

Aku menggebrak meja keras, menarik nafas panjang ” Jangan melihat yeojachinguku seperti itu, atau kalian memang ingin tidak bisa melihat lagi selamanya ” ancamku penuh penekanan
, menatap setiap sudut kantin tajam

” Jess, maaf aku tak tau kau akan ketakutan seperti ini, maafkan aku” lirihku

                                                                                 ———–

Chanyeol POV

Kulangkahkan kakiku keluar kelas dengan tergesa gesa bukan karena aku terburu buru aku terlalu malas melihat Jessica dan Kris bersama, aku muak melihat Kris sikapnya yang berlebihan pada Jessica

” Jeogiyo” aku menoleh saat seseorang memanggilku, namja bertubuh atletis tinggi dan aku sangat sering melihatnya.. Siapa orang ini, familiar sekali tapi aku tak bisa mengingatnya

” Ne ? ” Jawabku sopan

” Apa kau mengenal Chanyeol murid kelas 12 ?”

” Baro naya ” aku tersenyum kikuk , namja ini langsung mengambil tanganku untuk bersalaman, ia terlihat sangat bahagia bertemu denganku. Hei ada apa dengan orang ini?

” Aku Jung Taecyeon, aku oppanya Jessica, gomawo Chanyeol – ssi ”

Jung Taecyeon.. pantas saja aku sering melihat hyung ini ternyata ia oppanya Jessica. Tapi untuk apa hyung mencariku dan mengucapkan terimakasih, aku tidak melakukan apapun bukan. Aku menggaruk tengkukku yang tidak gatal karena tak mengerti apa yang dibicarakan namja di depanku

” Hyung.. aku ”

” Gomawo jeongmal gomawo , Jessica  bercerita tentangmu padaku, kau sering membantunya dan juga kau mau berteman dengan adikku, kau tak tahu adikku sangat bahagia saat kau mengajaknya berbicara dan berteman… Aku sudah lama tak melihat adikku sebahagia itu , ia berteriak teriak bahagia sepanjang hari di kamar ” jelas Taecyeon hyung sebelum aku bertanya.

Kata kata Taecyeon hyung berhasil membuat hatiku seperti ditusuk, aku hanya bisa diam mendengarnya.Kalau saja ia tahu apa yang kulakukan pada Jessica, ia pasti sudah menghajarku sekarang bukan berterimakasih

” Chanyeol – ssi bisakah kau terus membuatnya senang dan bahagia seperti itu? ”

Lagi lagi pertanyaan Taecyeon hyung menusuk , aku tak dapat berkata kata lagi untuk mengeluarkan suara saja aku tak bisa

” Baiklah, Jessica akan marah jika tahu aku menemuimu. Sekali lagi terimakasih ” pamit Taecyeon hyung sebelum pergi ia menepuk bahuku sebentar.

Ku dudukan tubuhku di depan meja belajar, hari sudah malam tapi sedaritadi yang kulakukan hanya memikirkan kata kata Taecyeon hyung , “bodoh” makiku pada diri sendiri, aku memukul meja kesal, aku tak bisa mengerti diriku yang seperti ini, rasa bersalah selalu menghantuiku setiap hari aku menyesal mengikuti keinginan kekasihku kalau saja aku tahu itu sangat menyakiti Jessica.

Jika saat itu aku masih disamping Jessica tidak meninggalkannya. Apa semua akan seperti ini? Apa Jessica tidak akan bersama Kris?

” Aku sudah lama tak melihat adikku sebahagia itu “
aku teringat kalimat dari Taecyeon hyung. Apa Jessica benar benar bahagia aku mau mengajaknya berteman?

Tiba tiba aku terpikir untuk menyari dampak bully – ing tentu untuk Jessica, aku menyalakan komputerku dan mulai mengetik ” dampak bullying ” di google, aku mulai membaca setiap artikel yang disediakan google

“Enggan berangkat sekolah/kerja atau jadi sering membolos” Kurasa tidak Jessica sangat rajin, ia tidak pernah bolos sekalipun datang sekolah pun lebih pagi dari yang lain

” Pobia Sosial (social phobia),  diantara cirinya adalah takut dilihat/diperhatikan orang, takut diajak bicara, takut berbicara di depan umum, cemas berlebihan sehingga berkeringat berlebihan. “ Semua ciri ciri ini sangat mirip dengan Jessica

” Trauma berkepanjangan”

Dampak paling berbahaya adalah korban yang menjadi korban seumur hidup karena mereka tidak berani menceritakan penderitaannya. Hal tersebut karena mereka merasa malu dan mereka sendiri yang bersalah

Pemalu dan penyendiri

Sulit untuk berteman dengan teman baru

Aku menggeleng kepala tak percaya, aku tak bisa percaya bahwa dampak korban bully-ing begitu hebat tidak jarang banyak korban bully – ing yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya , aku juga sempat membaca kisah kisah korban bully. Aku semakin penasaran apa yang dilakukan oleh orang orang disekitar Jessica dulu sampai membuat Jessica dampak mental luar biasa untuknya. Park Min Young songsaenim dulu hanya bercerita tentang perubahan drastis sikap Jessica dan bagaimana Jessica mulai menarik diri dari pergaulan. Ku rasa aku bisa bertanya pada Park Mi Young songsaenim besok

Kulihat Jessica yang berjalan di samping Kris, tidak perlu ku deskripsikan perasaanku lagi jika melihat mereka bersama , aku benci sangat benci kalau bisa aku ingin menarik Jessica bersamaku dan mengusir Kris untuk selama lamanya dari kehidupan Jessica. Tapi aku sadar diri seharusnya yang pergi dari Jessica itu aku , aku sudah menyakitinya sampai Jessica tidak bisa memaafkan.  Aku memutuskan untuk pergi sebelum moodku benar benar hancur karena melihat mereka, aku pergi ke ruang UKS menemui Park Min Young

” Masuk ” perintah Miyoung songsaenim setelah aku mengetuk pintu, aku membungkukan tubuhku memberinya salah

” Oh kau Chanyeol – ssi silahkan masuk ” perintahnya, Miyoung songsaenim langsung duduk di mejanya aku pun mengikutinya

” Ada apa Chanyeol? ” tanya Miyoung songsaenim ramah

” An..ni songsaenim, aku ingin bertanya padamu … tentang Jessica ” tuturku to the point, Miyoung songsaenim menarik kursinya agar lebih dekat, tatapannya mulai serius

” Tanya saja ”

” Apa songsaenim tahu apa yang dilakukan teman teman Jessica dulu? Maksudku Jessica diapakan saja songsaenim ”

Miyoung songsaenim menggeleng cepat ” aku tak tahu Chanyeol – ssi, Taecyeon tak menceritakan itu padaku. Ku rasa keluarganya pun tidak begitu tau, karena Jessica sangat tertutup ”

Aku mengangguk mengerti, ” baiklah terimakasih songsaenim, maaf mengganggu waktumu ”

Aku berdiri dan memberi salam pada Miyoung songsaenim

” Jjangkamanyo, tapi untuk apa kau bertanya tentang Jessica ?”

” Aku ingin mengenalnya lebih jauh songsaenim ”

Aku tidak hanya ingin mengenalnya lebih jauh, aku ingin membawanya keluar dari masa lalu

” Aku banyak dengar rumor kalian bertiga, kau , Jessica dan namja yang selalu menolong Jessica , apa kau tahu namanya? ” tanya Miyoung songsaenim semangat, sial kenapa ia malah membahas Jessica dan Kris

” Kris ” jawabku cepat

” Kau benar, Kris.. mereka sangat cocok, kurasa sebentar lagi Jessica akan kembali seperti dulu, jadi gadis yang ceria dan menyenangkan, Jessica hanya butuh Kris namja yang selalu melindunginya , ia orang yang pantas untuk Jessica ”

” Ne, majayo ” aku tersenyum kecut menanggapi perkataan Miyoung songsaenim. Aku mendengus kesal setelah menutup pintu ruangan Miyoung songsaenim, sebuah kesalahan  sudah datang menemuinya . Lihat sekarang mood ku turun drastis karena ia membahas Kris

” Oppa mainhae aku terlambat ” ucap Juniel dengan nafas terngah engah lalu duduk di sampingku, malam ini kami memang bertemu, karena Juniel tiba tiba mengajakku bertemu di taman dekat rumahnya , aku diam sebagai gantinya aku tersenyum tipis menanggapinya menanggapinya

” Oppa kau masih marah? ” tanyanya menatapku serius, aku tak menatapnya aku hanya merasa dari ujung mataku

” Tidak ” jawabku singkat

” Kau tidak senang bertemu denganku?”

” Tidak”

” Bohong ! Kau marah padaku kan, kau tak menghubungi beberapa hari terakhir kau tak menemuiku di sekolah, ada apa denganmu ? Kau ada masalah ?  ”

” Aku tidak marah dan aku baik baik saja ” jawabku kesal menoleh padanya sebentar

” Yak oppa apa benar Jessica dan Kris sunbae berpacaran? ” tanya Juniel polos, aku berusaha menormalkan raut wajahku di depan Juniel, aku tidak mau tertangkap seperti kemarin lagi

Sial .. Kenapa dia harus menanyakan Jessica dan Kris? Kenapa orang orang harus menanyakan hubungan mereka padaku? Aku tidak tau.. Aku tidak tau, aku tidak peduli

” Kurasa begitu ”

” Aku tak mengerti apa yang ada di pikiran Kris sunbae, apa ia buta? Memilih Jessica daripada Hyunyoung sunbae.. Aku kasian sekali pada Kris, betapa sial hidupnya , pasti hubungan mereka tidak akan berjalan lama lalu Kris akan berpaling pada Hyunyoung eonnie , mereka itu sangat cocok oppa” protes Juniel panjang lebar, aku hanya diam tak mau menanggapinya aku takut aku salah bicara apalagi kalau ia sampai salah paham, aku sudah lelah. Aku sudah pusing karena Jessica dan sekarang aku harus menghadapi sikap buruk kekasihku

” Terserah ” jawabku singkat

” Oppa kau tau Kris sunbae keluar dari Thriller demi Jessica? Kris sunbae benar benar baik sudah sering bertengkar demi Jessica dan ia juga keluar dari genknya demi Jessica, kenapa Jessica harus seberuntung itu mendapat Kris sunbae yang begitu sempurna? Dia benar benar lucky girl . Ah aku tahu.. saat berita Kris mencium Jessica itu mungkin karena Jessica menggodanya lebih dulu, atau jangan jangan Jessica …”

” Hentikan Choi Jun Hee ” aku menaikkan nada bicaraku, bukan karena kesal Juniel memuja muja namja lain di depanku, aku marah dan tak terima ia terus merendahkan Jessica

Juniel tersentak kaget , ia menatapku takut aku membalas tatapannya tajam ” Jaga bicaramu Choi Jun Hee, mereka itu sunbaemu”

Juniel memanyunkan bibirnya dan berkali kali mendengus kesal karena aku memarahinya tadi, lebih baik sekarang aku pulang hari juga semakin malam

” Kajja , kita pulang ” ajakku

Hening..

Itulah keadaan kami sepanjang perjalanan menuju rumahnya yang cukup jauh dari taman, kami tak bicara satu sama lain, ini pertama kalinya kami seperti ini biasanya jalan menuju rumah Juniel terasa sangat menyenangkan dan membuatku bahagia, canda tawa selalu menemani perjalanan kami. Untuk pertama kalinya juga aku merasa malas dengan kekasihku, rasanya aku ingin cepat sampai dan pulang.

” Gomawo oppa, aku senang kita sudah membaik. Mianhae, aku tau tadi kau cemburu aku tidak bermaksud memuji Kris depanmu ”

Cemburu? Aku sudah terlalu malas menanggapinya, aku hanya tersenyum kecil.

” Masuklah aku pergi ”

Baru berjalan berapa langkah dari rumah Juniel, tiba tiba ia muncul di depanku. ” Kenapa? ” tanyaku, Juniel tak menjawab ia menyuruhku menurunkan tubuhku sedikit, aku pun mengikuti perintahnya menurunkan tubuhku agar ia lebih mudah menjangkauku. Juniel mendekatkan wajahnya pada wajahku, menutup matanya aku bisa mengambil kesimpulan kalau ia ingin menciumku, wajah kami semakin dekat aku bisa merasa nafas Juniel menerpa wajahku, aku langsung menoleh wajahku dan kembali berdiri .

” Sudah malam, aku pulang ” aku mengusap kepala Juniel sebentar lalu kembali berjalan, biasanya aku sangat senang jika Juniel menciumku kadang aku ikut membalasnya tapi tidak kali ini

                                                                        ——–

Jessica membereskan barangnya karena bel tanda pelajaran telah berakhir , tapi seluruh siswa kelas 12 memang belum diperbolehkan pulang karena mereka harus mengikuti pelajaran tambahan , seperti biasa para murid kelas 12 diberi istirahat selama 2 jam.

Seorang yeoja tiba tiba datang menghampirinya , Jessica tak kenal yeoja itu ia cukup takut karena yeoja itu datang tiba tiba dan membisikan sesuatu padanya
” Jess ikuti aku ” bisik yeoja itu, Jessica yang semula takut sedikit lega karena yeoja itu tersenyum padanya, Jessica pun berjalan bersama gadis itu. Chanyeol yang berada di sebelah Jessica pun tidak khawatir karena ia sangat kenal yeoja tadi , teman sekelasnya dulu Sohyun.

Jessica mengikuti Sohyun yang membawanya ke belakang sekolah , tanpa bertanya apa tujuannya membawa Jessica ke sini.
” Kau tunggu disini, aku harus kembali ke kelas ” ucap Sohyun lembut
Jessica tak protes , ia menyandarkan tubuhnya ke tembok dan menunggu.

” Jessica Jung ” panggil seseorang, Jessica pun menoleh ke belakang , ia terkejut bukan main melihat teman Kris yang kemarin menyiramnya dengan air dan yang membuat bulu kuduk berdiri bertemu lagi tidak hanya itu ada sekitar 5 murid lain di belakang Hyunyoung yang menatap Jessica marah

” Pantas Kris menyukaimu ” sindir Hyunyoung seraya mengelus pipi Jessica, Jessica merinding dibuatnya, ia menunduk dan mengepal tangannya kuat kuat.

” Kau takut ?” tambah seorang yeoja lain mengangkat wajah Jessica kasar.

” Jessica kau tidak pantas dengan Kris ”

” Jangan merusak kehidupan orang lain, kau hanya membawa sial pada Kris “

” Kris sunbae  lebih pantas bersama Hyunyoung ”

Teriak beberapa murid yeoja di belakang Hyunyoung

” Lihatlah Jessica ini baru sebagian kecil dari orang orang yang membencimu, come on tak ada yang menyukaimu ” sinis Hyunyoung tajam, mata Jessica memanas, tubuhnya melemas, tapi ia berusaha tetap kuat.

” Besok besok kami akan membawa murid satu sekolah ini, tidak .. mungkin satu Seoul pun tidak ada yang menyukaimu ” tambah Hyunyoung

” Hajar dia eonnie “ teriak seseorang dengan emosi
Hyunyoung pun melakukannya, ia menarik Jessica ke tengah kerumunan orang orang yang tadi mengikutinya, pastinya orang orang ini haters Jessica atau pendukung Kris dan Hyunyoung Shipper

Jessica terdiam tapi air matanya tak bisa keluar, tubuhnya bergetar hebat, wajahnya pusat masam, anak anak lain hanya menertawainya puas

” Kau pikir kau cantik,Hyunyoung sunbae jauh jauh lebih  baik darimu”

” Sekarang aku mengerti kenapa kau tidak punya teman. Kau pantas mendapatkan semua ini “

Pertahanan Jessica hancur, air matanya mengalir cepat , hatinya sakit mendengar hinaan  orang orang ini. karena hinaan yang ia terima semuanya terasa benar

Kris… Jessica berharap namja itu muncul dan menolongnya, menghajar semua orang yang menyakiti dan menghinanya , tapi semua itu hanya mimpi belaka Kris tidak mungkin muncul dan menolongnya, hari ini Kris tidak masuk sekolah karena ada urusan keluarga. Jessica marah , ia benci karena tidak ada Kris yang selalu melindunginya, ia membutuhkan Kris saat ini juga.

Jessica menutup kedua telinganya dan matanya, ia tak mau melihat dan mendengar cacian cacian lebih banyak lagi, tapi Hyunyoung menarik tangannya paksa Jessica terus berontak saat Hyunyoung mencoba melepas tangan Jessica sampai ia tak sadar ia mendorong Hyunyoung hingga terjatuh

” Jessica ” teriak Chanyeol berlari ke arah kerumunan dan menerobos masuk untuk menemui Jessica, Chanyeol menemukan yeoja yang dicarinya tengah berdiri lemas, keadaanya yang berantakan , tak dapat dijelaskan lagi, Jessica menatap Chanyeol sendu beberapa saat ia kehilangan kesadarannya

                                                                        ——–

Jessica mengerjap matanya berkali kali, memperhatikan setiap sudut kamar tempat ia terbaring sekarang, ini bukan rumahnya dan yang pasti juga bukan di rumah sakit.

” Kau ada dirumahku ” suara berat milik Chanyeol menjawab semua kebingungan Jessica, Jessica menoleh memandang Chanyeol yang duduk di samping kasur. Jessica bangun dari tidurannya, ia memposisikan tubuhnya duduk tanpa menatap Chanyeol lagi

” Baju seragammu kotor jadi aku meminta bibi untuk mengganti dan mencucinya” jelas Chanyeol sebelum Jessica salah paham padanya nanti, tapi Jessica tak tertarik dan tak peduli dengan penjelasan Chanyeol ia terdiam dengan tatapan kosong. Jessica meremas ujung bajunya erat erat, wajahnya memucat, bibirnya memutih. Chanyeol yang melihat langsung perubahan Jessica mulai khawatir

” Jess ” panggil Chanyeol seraya mendekati Jessica

Jessica masih terdiam, ia bingung kesal dan benci pada dirinya sekarang. Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi nanti jika ia pulang dan keluarganya mendapati tubuh Jessica luka luka, ia tidak mau melihat Taecyeon oppa dan aboeji marah dan memaksa minta penjelasan dari pihak sekolah. Ia benar benar lelah hari ini, pikirannya sudah dipenuhi hinaan hinaan yang tadi ia terima dan sekarang ia harus memikirkan cara untuk berbohong lagi pada keluarganya, kepalanya terasa mau pecah memikirkan semua ini

” Jessica ” bentak Chanyeol mengguncang kedua bahu Jessica agar yeoja ini tersadar dari lamunanya, Jessica tersentak dan menoleh kaget

” Ada apa dengan.. ” perkataan Chanyeol terpotong karena Jessica berlari ke arah tasnya dan mengeluarkan hp terburu buru. Jessica semakin stres karena mendapati 35 telefon dari oppanya, 10 telefon dari eommanya dan banyak sekali telofon dan pesan yang dari keluarganya.

” Keluargamu pasti mencarimu, aku akan mengantarmu pulang”

” Dan ini pakai saja jaketku ” Chanyeol meletakkan jaket kesayangan di atas tas Jessica , Chanyeol berjalan lebih dulu sebelum membuka pintu ia melihat Jessica, ia tak beranjak dari tempatnya berdiri sedikipun, posisinya tidak berubah sama sekali  Chanyeol kembali menghampiri Jessica.

” Jess ayo kita pulang ” ajak Chanyeol sekali lagi

” Jessica”

” Jess ”

” Jessica”

Chanyeol mulai khawatir, ia melambai lambaikan tangannya di depan mata Jessica seakan tersadar, ia meringkuk ketakutan menenggelamkan wajahnya di sela sela kedua tangannya, Jessica mulai menangis. Ia menangis dalam diamnya ” Kau menangis? ” tebak Chanyeol. Jessica semakin menenggelamkan wajahnya

Chanyeol duduk bersila memperhatikan Jessica yang terus menangis, ia benar kalau Jessica menangis terbukti sudah beberapa kali Chanyeol bisa mendengar isakan Jessica, Chanyeol menatap jam dindingnya menunjukan pukul 20.00 pasti keluarga Jessica khawatir pikirnya. Disaat yang sama hp Jessica terus bergetar, Jessica mengabaikan panggilannya , Chanyeol mulai geram mendengar getaran hp Jessica yang tak juga berhenti.

” Aku tahu kau pasti takut pulang, jadi kau tak ingin pulang ke rumah? ” tanya Chanyeol, Jessica mendongkak menatap Chanyeol sendu.

Chanyeol meraih hp Jessica dari tangannya dengan mudah, dan menjawab telefon .

” Jessica kau dimana? Apa kau baik baik saja sekarang,dimana kau.. Katakan padaku aku akan menjemputmu secepeatnya . Jessica Jung ” rentetan kata meluncur dari Taecyeon

” Hyung, naya. Chanyeol ” jawab Chanyeol ragu ragu

” Kau bersama Jessica? Dimana dia sekarang aku akan menjemputnya ”

” Hyung, kau tidak perlu khawatir Jessica baik baik saja sekarang. Ia aman bersamaku ”

” Ini sudah malam, aku harus membawanya pulang”

” Hyung…bolehkah Jessica menginap di rumahku malam ini? ”

” MWO? ” teriak Taecyeon tak percaya , kakak mana yang membiarkan adik perempuannya menginap di rumah laki laki yang tidak begitu ia kenal. Pikirannya menjauh, ia takut Chanyeol akan melakukan sesuatu pada adiknya

” Hyung, aku bersumpah aku tak akan berbuat macam macam padanya, aku rasa sekarang sudah cukup malam dan lagipula besok kami akan pergi jalan jalan. Kau tidak perlu khawatir, aku tak akan menyakitinya apalagi menyentuhnya. Aku berjanji padamu sebagai seorang pria hyung,  boleh hyung? ”

” Bisakah aku bicara dengan Jessica? ”

Chanyeol menoleh pada Jessica yang masih menatapnya sendu

” Jessica sudah tidur hyung, ia sangat lelah ”

” Baiklah, aku tidak jadi menjemput Jessica”

” Gamshamnida hyung”

” Tapi ingat kata katamu tadi ”

” Ne hyung, kau bisa pegang kata kataku. Besok akan kukembalikan Jessica padamu dalam keadaan baik baik saja, dan aku juga akan membuatnya senang besok ”

” Aku titip Jessica , aku percaya padamu Chanyeol – ssi ”

Chanyeol mengakhiri telefonnya dengan Taecyeon dan mengembalikan hp pada Jessica, ” Jessica kau bisa tidur disini, aku akan tidur bersama nunaku. Istirahatlah, jika kau butuh sesuatu kau bisa mencariku dibawah. ” Chanyeol mengulurkan jarinya menyentuh kening Jessica. ” Selamat malam ” Chanyeol tersenyum lalu berjalan keluar kamar

Jessica menatap kepergian Chanyeol, Jessica tersenyum tipis lalu memegang keningnya, ia teringat tadi saat Chanyeol menyentuh keningnya.

——-
Selama 2 jam Jessica menatap kamar bernuansa biru muda ini, kamar Chanyeol tidak terlalu besar berbeda dengan kamar tidurnya dan rapi sangat rapi untuk ukuran pria. Topi topi dan kacamata besar yang tersusun rapi di lemari besar milik Chanyeol menarik perhatiannya.

” Kau sudah bangun? ” suara kenop pintu terbuka dan suara berat Chanyeol terdengar bersamaan. Jessica menurunkan selimutnya dan segera bangkit.

” Kemarin nunaku tidak pulang, jadi sekarang kita tidak bisa sarapan enak. Aku sudah membuatkan ramen untukmu, aku tidak bisa masak. tidak apa apa hanya sarapan dengan ramen? ”

Jessica mengangguk cepat, ia merasa bersalah pada Chanyeol kemarin namja itu sudah menolongnya dan hari ini ia merepotkan Chanyeol. ” Ayo kita turun” ajak Chanyeol diikuti Jessica dari belakang menuju meja makan, Jessica dan Chanyeol diam menikmati makanan mereka masing masing

” Jadi benar kau berpacaran dengan Kris? ” tanya Chanyeol membuka suara, selesai Jessica menghabiskan makanannya. Jessica tersentak,rasanya ia ingin mengeluarkan semua yang baru dimakannya

” Tidak, bagaimana ini bisa disebut berpacaran kalau aku saja tidak menerimanya karena cinta ”

” Jessica Jung ” panggil Chanyeol sekali lagi, Jessica diam tidak bisa menjawab.

” Jessica – ssi apa kau tidak bisa bicara? ” kali ini Chanyeol berbicara dengan nada sinis, ia sudah cukup sabar dengan sikap Jessica yang tak mau bicara sejak kemarin.

” Jessica – ssi kau masih mempunyai mulut, mulutmu bisa bicara dengan baik. Apa yang membuatmu tak mau bicara? suaramu tidak terbatas, suaramu tidak akan pernah habis. Jadi kau tidak perlu irit bicara seperti ini. ” geram Chanyeol, Jessica diam terpaku melihat Chanyeol yang menatapnya tajam

” Apa kau tak punya sopan santun? Apa kau tidak tahu terimakasih? Banyak orang bisu ingin bicara tapi mereka tidak bisa jadi mereka hanya bicara dalam hati, sedangkan kau.. Kau bisa bicara tapi kau tidak menggunakannya dengan baik, setidaknya jika kau tak mau bicara dengan orang lain tapi kau tetap harus berterimakasih pada orang yang sudah menolongmu. Apa kau memberi ucapan terimakasih pada orang orang yang suka menolongmu? Kau tidak pernah mau berterimakasih dan bersikap seolah olah tidak terjadi apa apa. Kalau kau terus tak mau berbicara kurasa lebih baik kau tak usah punya mulut ”

Jessica tertegun sesaat ia tak mengira Chanyeol bisa bicara sekejam itu padanya.

” Aku tak tau apa yang terjadi padamu di masa lalu, aku tak tahu apa yang teman temanmu lakukan dulu sampai membuatmu menjadi gadis penyendiri seperti sekarang. Kau dulu sudah merasakan bagaimana diperlakukan tidak adil, dijauhi oleh orang orang, direndahkan dan dicaci maki , dibenci oleh orang yang tak mengenalmu. Tapi kenapa sekarang kau jatuh untuk kedua kalinya? Orang lain selalu memperlakukanmu semaunya kau diam saja, kau diam kau berpura pura baik baik saja saat mereka menyakitimu, tapi nyatanya kau memaki mereka dalam hati, kau marah, kau kesal dan benci dengan keadaanmu. Kau menderita bukan karena orang lain , tapi karena dirimu sendiri , kau dengan bodohnya membiarkan mereka menyakitimu dan menganggapmu sebagai lelucon. Jangan menyalahkan keadaan karena dunia tak adil padamu, salahkan lah dirimu karena kau tak bisa melindungi dirimu sendiri , nasib dan hidupmu kau yang menentukannya sendiri” rentetan kata kata bijak itu keluar dari mulut Chanyeol begitu saja

Jessica diam selama Chanyeol berbicara, air mata sudah menumpuk tertahan di pelupuk mata Jessica, Jessica memandang ke arah lain dan mulai menangis

” Kau menangis? ” tanya Chanyeol kaget, ia mulai merasa tak enak apa kata katanya tadi menyakiti Jessica atau melebihi batas, Chanyeol mengacak ngacak rambutnya frustasi melihat Jessica terus menangis

” Terimakasih untuk semuanya Chanyeol – ssi, terimakasih kau sudah menolongku ” Jessica bangkit berdiri dan pergi ke kamar Chanyeol, Jessica kembali menangis di kamar Chanyeol, ia duduk di lantai memeluk kedua kakinya.

Jangan menyalahkan keadaan karena dunia tak adil padamu, salahkan lah dirimu karena kau tak bisa melindungi dirimu sendiri

Jessica kembali mengingat hinaan hinaan dan siksaan yang ia terima sejak 3 tahun silam, ia tidak mengerti maksud ucapan Chanyeol yang mengatakan kalau ia tidak bisa melindungi dirinya sendiri, baginya ia sudah berjuang mati matian melindungi dirinya dengan menarik diri dari dunia  luar karena dengan cara itu orang orang tak akan menyakitinya

Orang lain selalu memperlakukanmu semaunya kau diam saja, kau diam kau berpura pura baik baik saja saat mereka menyakitimu, tapi nyatanya kau memaki mereka dalam hati, kau marah, kau kesal dan benci dengan keadaanmu

Chanyeol benar Jessica tidak benar benar diam jika ada orang menganggunya, tapi ia mengumpat dan memaki orang yang mengganggunya dalam hati, ia memarahi dan menyalahkan dirinya sendiri karena harus menerima semua ini. Jessica mulai ketakutan mengingat hinaan yang ia terima kemarin, Jessica menjerit sekeras kerasnya .

Chanyeol tersentak mendengar jeritan Jessica, ia langsung berlari menuju kamar dan menghampiri Jessica yang meringkuk ketakutan menutup kedua telinganya

” Jess ada apa? ” tanya Chanyeol khawatir, Chanyeol berusaha menenangkan Jessica tapi gadis itu mendorongnya berkali kali, Chanyeol tak lagi mencoba menenangkan Jessica, ia membiarkan Jessica berteriak dan menangis histeris meluapkan sakit hati yang tertahan selama ini, Chanyeol memilih diam dan duduk di samping Jessica.

Setelah Jessica cukup tenang dan berhenti menangis, Chanyeol mulai lega walau badannya terasa pegal karena duduk di lantai hampir satu jam lamanya, Jessica tak sadar Chanyeol masih ada di kamar , karena dirinya terlalu sibuk menangis. Ia langsung berdiri dan menghapus air matanya. Chanyeol ikut berdiri ,  ia mengelus rambut Jessica sayang, Jessica terdiam dan menatap Chanyeol dan terus menatap Chanyeol , Jessica tidak pernah seperti ini biasanya Jessica tak mau menatap orang lama lama

” cepat mandi, kita harus cepat pergi ” Chanyeol menarik tangan Jessica dan mendorongnya ke luar kamar menuju kamar mandi yang tepat di depan kamar Chanyeol . Jessica mengunci pintu kamar mandi dan mendapati handuk kaos dan celana pendek di siapkan Chanyeol. Jessica kembali ke kamar setelah membersihkan dirinya, disana Chanyeol sudah menunggunya dengan pakaian rapi.

” Ayo kita pergi ” Jessica membereskan tasnya dan menghampiri Chanyeol yang menunggunya di depan pintu.  Jessica masuk ke dalam mobil Chanyeol, ia menempelkan keningnya ke kaca mobil.

” Apa kau mau pergi ke suatu tempat? Aku bisa mengantarmu ” tanya Chanyeol

” Tidak ” jawab Jessica singkat, Chanyeol tersenyum senang karena Jessica mulai bicara padanya.

Chanyeol menyuruh Jessica memasukan alamat rumahnya di GPS,  tapi Jessica meminta Chanyeol mengantarnya ke terminal saja, ia ingin pulang sendiri, Chanyeol menolak dan terus mendesak Jessica memasukan alamat rumahnya di GPS. Jessica akhirnya menyerah dan mengetik alamat rumahnya di GPS dengan kesal.

” Aku tak suka naik mobil ” celetuk Chanyeol

Lalu kenapa kau membawaku sekarang? Seharusnya kau menurunkan aku di terminal dan pergi. Batin Jessica

” Aku sendiri tak tau kenapa mau mengantarmu, tapi ini lebih baik daripada aku membiarkanmu pulang sendiri ”

“untuk apa kau melakukannya, aneh ”

” Aku melakukan ini karena aku sudah berjanji pada Taecyeon hyung ”

” Alasan macam apa itu, Taecyeon oppa  bisa menjemputku sekarang juga tidak perlu merepotkanmu ”

” Kau tidak merepotkanku sama sekali ”

Jessica terkejut karena Chanyeol seakan merespon apa yang di pikirannya, mereka berhenti di sebuah taman, Jessica tau tempat ini masih jauh dari rumahnya, tapi ia terlalu malas untuk protes pada Chanyeol, chanyeol turun dari mobil dan mengentuk jendela Jessica menyuruhnya untuk keluar, Jessica mengikuti perintah Chanyeol dan keluar dari mobil.

Mereka duduk di bangku taman dan memperhatikan anak kecil yang asik bermain.

” Kenapa kau tak bicara? Aku tahu kau tak suka aku mengantarmu pulang dan membawamu ke sini ”

Jessica tersendak kenapa lagi lagi Chanyeol bisa membaca pikirannya, Jessica mulai menunduk karena merasa bersalah pada Chanyeol.

” Mianhamnida ” jawab Jessica penuh penyesalan

” Jangan seperti itu, aku tahu kau punya alasan sendiri. Kurasa itu salah satu masalah dalam dirimu ”

” Nde? ” Jessica tak mengerti ucapan Chanyeol

” Kau selalu diam, kau tidak mau menunjukan perasaanmu yang sebenarnya. Jika kau tak suka bicaralah, jika kau sedih menangislah, jika kau marah berteriaklah. Menangislah dan jangan berusaha menahan kesedihanmu”

Mata Jessica berkaca kaca, ia nampak tersentuh menatap Chanyeol , ia benar tak ada orang yang tahu bagaimana perasaanya dan apa yang ia rasakan tapi Chanyeol terlalu mudah mengetahui perasaanya,
” Kau tahu banyak artis hollywood yang dibully? ” tanya Chanyeol, Jessica mengengguk cepat tentu Jessica tahu

” Amanda Todd? ” tanya Chanyeol cepat, Jessica menggelengkan kepala , Chanyeol mengambil hpnya di kantong celana , mencari artikel Amanda Todd dan memberikan hpnya pada Jessica, Jessica mulai tertarik membaca artikel yang diberikan Chanyeol, tanpa sadar wajahnya berubah sedih , ia mulai menangis. Chanyeol berpikir Jessica menangis karena terharu , Jessica mengembalikan hpnya dan menghapus air matanya yang berjatuhan.

” Kau sudah membacanya , bagaimana menurutmu ? ”

” Kami sama ”

” Kau merasakan apa yang ia rasakan? ”

” Ne”

” Bagiku kalian sangat jauh berbeda”

Jessica mengkerutkan keningnya menatap Chanyeol serius, tapi Chanyeol menatap lurus ke arah lain melihat anak anak kecil yang bermain kejar kejaran.

” Kau jauh berbeda dengannya, kalau Amanda memilih untuk mengakhiri hidupnya kau disini disampingku kau masih bertahan menghadapi hidupmu. Jangan pernah menyerah Jessica”

Jessica tertegun, lagi lagi ia dibuat tersentuh oleh Chanyeol , mendengar perkataan Chanyeol tadi ia menjadi lebih termotivasi

” Bukankah hidup memang seperti ini? ” Jessica bertanya balik

”  Mungkin yeoja lain ada di posisimu mereka pasti sudah pindah sekolah , membalas dendam atau bahkan bunuh diri karena tertekan”

Jessica masih menatap Chanyeol dan mata mereka bertemu, Jessica buru buru mengalihkan pandangannya dan menunduk malu.

” Aku juga membenci masa kecilku, saat aku sd teman temanku mengejekku karena aku pendek, mereka bilang ilang aku aneh karena gigiku terlalu putih, aneh bukan? ”

Jessica tertawa pelan baginya itu lucu , bukan kah bagus mempunyai gigi yang putih seperti Chanyeol kenapa ia malah merasa tidak senang. Chanyeol ikut tertawa seraya memandangi Jessica

” Mereka mengejek dan mengerjaiku karena tubuhku kecil, karena waktu itu aku masih kecil aku menangis. Aku marah dan kesal pada eommaku , kenapa aku tidak seperti anak laki laki lainnya, kenapa aku harus pendek, mereka mengejekku sampai aku tamat sd. Saat masuk smp tubuhku mulai meninggi, tahun ke tahun tinggiku bertambahh. Aku senang mereka tidak menggangguku lagi, tapi murid murid perempuan mulai mengeremuniku dan murid laki laki mengajakku bertengkar. Aku mulai melawan sebenarnya aku tidak suka memukul, tapi jika aku diam saja mereka mereka akan mengangguku bertahun tahun ”

” Apa mereka masih mengganggumu sekarang? ” tanya Jessica penasaran

” Tidak, aku bertemu mereka tahun lalu saat reuni mereka tak percaya aku seperti ini sekarang aku jauh lebih tinggi dari mereka, mereka berbicara seolah mereka tak pernah mengangguku dan sekarang kami berteman ”

” Kau memaafkan mereka? ”

” Tidak juga, aku tidak tahu kenapa mereka menggangguku , baru sekarang aku paham. Aku belajar menerima dan menghargai segala kekuranganku seharusnya saat itu aku seperti ini jadi aku tak perlu membenci diriku sendiri, tapi pengalaman itu membuatku tumbuh menjadi orang yang kuat”

Jessica diam tak bertanya lagi, ia sudah mengerti maksud cerita Chanyeol, ia sudah bisa mengambil point pointnya, sinar matahari menerpa tubuh mungil Jessica sehingga ia mengekerutkan keningnya dan menutup wajah dengan tangannya karena kepanasan, Chanyeol melepas topinya lalu ia memakaikan topi pada Jessica, Jessica terpana karena sikap Chanyeol yang sangat baik dan lembut padanya.

Chanyeol memutuskan untuk pulang karena Jessica terlihat lelah dan tak nyaman karena cuaca panas begitu menyengat tubuhnya, Jessica dan Chanyeol naik ke mobil.

” Maaf aku ingin pulang, padahal kau masih ingin disini ”

” Tidak apa apa, aku juga kepanasan ”

” Mianhamnida”. Jessica terus meminta maaf

” Bisakah kau berhenti meminta maaf? ” tanya Chanyeol gemas, lalu ia memasang safety belt untuk Jessica, Jessica mengalihkan wajahnya karena  wajah mereka sangat dekat sekali, Jessica gugup lagi lagi jantungnya berdetak lebih cepat.

Setiba di rumah Jessica, Chanyeol hanya memperhatikan rumah Jessica yang begitu besar dan luas , Sehun benar dulu Jessica bukan dari keluarga sembarangan

” Gomawo Chanyeol – ssi ” ucap Jessica seraya melepas safety beltnya

” Ne, cheonma ”

” Jess ” panggil Chanyeol lagi

” Ne? ” Jessica tak menatap, ia tak mau menatap namja itu karena jantungnya terasa tak berdetak normal setiap kali melihat Chanyeol

” Aku ingin kau seperti ini terus ” jawab Chanyeol

Jessica tertegun, ia tak bisa berkata kata rasanya setiap ucapan yang keluar dari mulut Chanyeol terlalu menyentuh hatinya.

“ Aku akan berusaha Chanyeol – ssi“

TBC

Wajib comment ya !! sependek apapun komentar kalian itu udah menghargai fanfictionku :)

Tolong aku ya seudah baca jangan lupa vote disini

http://linzseiyu.wordpress.com/2013/10/28/help-me/

103 thoughts on “Somebody Else (Chansica Version)

  1. waaa sica nginep di rumah chanyeol >,< tapi ga terjadi apa" ya. padahal dah ngarep terjadi apa" (?) #plak sohyun, hyunyoung dkk jahat bgt. tega bikin sica mnderita. makin seru ff nya thor! lima jempol buat author! (?)

  2. Yaampun, Sohyun dkk sangat keterlaluan sekali
    Sampe segitunyaa..
    Setidaknya Chanyeol nggak telalu terlambat buat selametin Jessi yahh

  3. Aku sangat tidak suka jessica dekat dengan chanyeol peru digaris miring tuh thor..pokoknya jessi harus dengan kris, ih males banget liat chanyeol bermesraan dengan jessica…#hehe maaf buat fans couple chansica ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s