Somebody Else (Chapter 4)

req-evelynatalyaSomebody Else

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Sad, Angst

Rating : T

Length : Chapter

 Main Cast:

  • Jessica Jung
  • Kris Wu (EXO M)
  • Park Chanyeol (EXO K)

Support Cast : Cho Hyunyoung (Rainbow) ,Juniel, Taecyeon (2PM), EXO Member , SNSD Member

Poster by : firaanatasya27.wordpress.com

Annyeong aku balik bawa Somebody Else chapter 4

Oia aku udah mutusin endingnya sama siapa, yang pasti antara Chanyeol atau Kris :p aku ga akan bikin dua versi endingnya karena aku ga mau satu udah rumit apalagi dua kk… sorry buat fanfiction aneh ini,thankyou buat kalian yang udah mau baca dan menunggu kelanjutan fanfiction ini.

Selamat membaca \^o^/

Jessica dan Kris tak bicara satu sama lain, tidak seperti biasanya Kris tak mengajak Jessica bicara walau Jessica tak pernah menjawabnya tapi Kris selalu mengajaknya bicara sedangkan Jessica masih tak percaya apa yang tadi terjadi bagaimana juga Jessica merasa bersalah pada Chanyeol dan Kris, bersalah pada Chanyeol karena membawanya kedalam masalah bersama Kris , dan bersalah pada Kris… Jessica tak mengerti dimana letak kesalahannya pada Kris, tapi perasaanya tak tenang ia merasa telah menyakiti perasaan Kris

———

Juniel bergabung bersama Chanyeol dan teman temannya menikmati makan siang bersama, Chanyeol terlihat tak bersemangat walaupun ia makan tapi rasanya seperti tak memakan apapun

” Kau masih kesal pada Kris sunbaenim? Oppaya ceritakan padaku kenapa kalian bertengkar ” pinta Juniel

” Bukankah seharusnya kau senang Jessica duduk bersama Kris kembali ” sahut Sehun

” Oppa aku tahu, apa kau marah karena dulu aku memuji muji Kris sunbae depanmu jadi saat kau mengingatnya kembali kau ingin menghajar Kris sunbae , benarkah? ” tebak Juniel , Chanyeol terkekeh pelan mendengar tebakan asal Juniel

” Aku bahkan tak merasa apapun saat kau memujinya ”

” Jadi kau bertengkar dengan Kris karena cemburu? ” tanya Baekhyun lagi

” Oppa apakah aku benar tadi? ”

Chanyeol menghentakan garpunya kasar, bersama kekasihnya Juniel bukan menghiburnya melainkan tambah menghancurkan mood .

” Tidak ” jawab Chanyeol kesal

” Aku tahu pasti Jessica sunbae mencoba menggodamu seperti yang biasa dia lakukan padamu dan Kris sunbae lalu Kris sunbae tak sengaja melihatnya lalu ia salah paham mengiramu menggoda Jessica dan Kris oppa marah , kau mencoba mengelak ”

” Bisakah kau diam Choi Jun Hee, diam ! Jangan banyak bicara, jangan memperkeruh suasana, makan saja semua makananmu kau ini banyak bicara sekali, mengganggu ! ” teriak Chanyeol murka lalu pergi begitu saja.
Juniel menunduk menahan malu, ia bisa merasa semua orang menatapnya suara teriakan Chanyeol menarik semua perhatian pengunjung cafetaria.

Jessica dan Kris masih diam, keadaan menjadi semakin hening karena seluruh murid menikmati jam istirahat hanya ada Jessica dan Kris di kelas berdua, Kris tak mau pergi walau tadi Chen mengajaknya keluar.

” Apa Kris marah sekali padaku? ” tanya Jessica dalam hati

” Memang apa yang kulakukan sampai Kris semarah ini, Chanyeol juga marah padaku. Bagaimana caraku meminta maaf pada mereka berdua? ”

——-

Jessica berdiri di depan sekolah menunggu Taecyeon oppa datang menjemputnya tak ada lagi Kris yang selalu menemaninya menunggu Taecyeon juga tak ada Chanyeol yang menemaninya selama ia marah pada Kris.

Pikiran Jessica tak juga tenang, perasaan bersalah terus menghantuinya tapi dirinya terlalu takut untuk minta maaf disisi lain juga ia tak bisa bersikap tak peduli setelah membuat Kris dan Chanyeol hampir bertengkar karenanya. Jessica berjalan kembali memasuki gedung sekolah tekadnya sudah bulat untuk meminta maaf dan menyelesaikan masalah ini, walau ia tak tahu harus meminta maaf pada Kris atau Chanyeol lebih dulu.

Kris berdiri menghadap jendela, hampir sejam namja tampan ini diam memandangi pemandangan di luar jendela, Kris mendudukan tubuhnya di meja ia menoleh menatap bangku Jessica sebentar

Kris itu…

” Apa aku benar benar tak berarti sama sekali? Tak adakah sedikitpun perasaan Jessica untukku? Kupikir ia diam  mengikuti semua perkataanku karena dia menyukai.. Ah bodohnya ” gerutu Kris dalam hati

” Kris” suara langkah kaki dan suara yeoja memanggilnya terdengar bersamaan, Kris tahu itu suara Hyunyoung karena itu ia tak berniat menoleh atau membalas sapaan Hyunyoung
Hyunyoung sudah berdiri di depannya tapi Kris tak menatapnya sama sekali, Kris terus menatap ke arah lain bahkan papan tulis jauh lebih menarik daripada yeoja cantik yang ada di depannya

” Apa aku salah mencintaimu? ” tanya Hyunyoung lirih

” Apa aku bisa mengatur perasaanku, apa yang harus lakukan ketika hatiku memilihmu. Apa aku salah? Jika aku bisa aku tak akan memilihmu , jatuh cinta padamu adalah sebuah kesalahan, tapi apa yang bisa aku lakukan ” teriak Hyunyoung seraya menangis. Kris mulai luluh sebrengsek apapun dirinya, ia tetap tak tega melihat Hyunyoung seperti ini

” Aku mencintaimu Kris ” tangis Hyunyoung seraya menutup wajahnya dengan kedua tangannya

” Ta.. pi aku ”

” Aku tahu , kau tak perlu menjelaskannya. Tapi bisakah kau tidak mengabaikanku seperti ini ”

Kris menatap Hyunyoung iba, bagaimana pun ia salah mengabaikan dan mengasari yeoja yang tulus mencintainya ini. Tangan Hyunyoung bergerak memegang pinggang Kris memeluknya, Kris terkejut tapi ia tidak berniat melepas pelukan Hyunyoung mungkin dengan cara ini ia bisa menenangkan Hyunyoung, tapi tidak hanya memeluk Kris Hyunyoung sedikit berjingkit dan mencium bibir Kris. Ciuman ini awalnya hanya ciuman biasa sampai Hyunyoung mulai mencium Kris dengan penuh nafsu entah apa yang merasuki Kris ia pun mulai membalas ciuman Hyunyoung.
Mereka terus berciuman penuh nafsu

Di depan kelas Jessica hanya menyaksikan kedua orang ini berciuman, ia tak cemburu tapi tubuhnya seakan mematung kakinya seolah tak berfungsi, getaran hp menyadarkan Jessica dari tontonannya. Mendengar sebuah suara Kris dan Hyunyoung menghentikan ciumannya

” Jessica ” ujar Hyunyoung terkejut
Kris pun terkejut mendengar Hyunyoung menyebut nama Jessica. Jessica segera berjalan cepat sebelum Kris atau Hyunyoung mengejarnya. Kris berlari mengejar Jessica tidak tahu sejak kapan Jessica berada disana. Kris yakin Jessica pasti melihatnya berciuman

” Jessica ” teriak Kris, sepertinya ia tak bisa mendengar teriakan Kris karena jarak mereka cukup jauh

———-

Chanyeol mengacak ngacak rambutnya kesal, hampir sejam ia menemani Juniel di rumah menonton acara musik, tubuhnya sudah lelah rasanya ingin cepat cepat pulang dan beristirahat tapi kekasihnya terus merengek meminta ditemani di rumah.
Chanyeol membuka satu pesan yang baru ia terima

Chanyeol – ssi ini aku Jessica, sekali lagi maafkan aku lagi lagi membawamu dalam masalahku dan terimakasih ^^

Chanyeol tersenyum senang ada perasaan bahagia dalam hatinya , ia tau Jessica pasti mengumpulkan banyak keberanian hanya untuk mengirimnya pesan.

” Oppa, ada apa? ” tanya Juniel heran melihat sikap kekasihnya yang terlihat sangat senang sekali. Ia mencoba mengintip hp Chanyeol tapi Chanyeol menyadarinya dan langsung memasukan hpnya ke dalam saku celana

Juniel mendengus curiga merasa aneh dengan sikap Chanyeol, sudah lama ia tak melihat Chanyeol sesenang itu apalagi saat mereka bersama.

———–

Jessica membaringkan tubuhnya di kasur king size miliknya, hari ini rasanya banyak cobaan datang dalam hidup membuat kedua namja yang sudah dianggap sebagai superheronya hampir bertengkar ditambah melihat Kris berciuman dengan Hyunyoung yeoja yang menghajarnya beberapa waktu lalu

Cemburu? Jessica sudah menegaskan berkali kali pada dirinya sendiri, perasaan ini bukan cemburu. Yeoja manapun pasti tidak senang melihat namja yang dekat dengannya berhubungan dengan yeoja yang dibencinya. Jessica menutupi wajah cantiknya dengan bantal, bayang bayang Kris tak henti menghantuinya sesaat kemudian perasaan Jessica berubah melihat topi milik Chanyeol tertata rapi di meja samping tempat tidurnya, rasanya tetap sama jika melihat Chanyeol dan mengingat saat mereka bersama jantung Jessica tak bisa berdetak secara normal.

———

” Jess kau tak mau turun juga? ” tanya Taecyeon heran melihat adiknya tak juga turun dari mobil padahal sudah hampir lima belas menit sebelum bel pelajaran dimulai

Jessica menatap Taecyeon malas, sudah ketiga kali kakaknya mengusir Jessica agar segera masuk kelas, tak ada semangat sekolah hari ini apalagi mau tidak mau ia harus bertemu dengan Kris. Jessica berjalan gontai menuju kelas, Kris sudah ada di tempat duduknya , ia menarik kursi dan langsung membuka buku berpura pura sibuk dengan aktifitasnya

” Jess ” gumam Kris

Jessica tak menjawab ia semakin menyibukan dirinya dengan buku yang dibaca, Kris terkekeh pelan dan mengambil buku Jessica paksa.

” Sejak kapan kau bisa membaca buku terbalik? ” ledek Kris puas, Jessica menunduk pipinya memerah karena malu

” Bodoh Jessica ” maki Jessica pada dirinya sendiri

——–

” Jess ” panggil Kris setelah kembali dari kelas Chen tadi. Kris dan Jessica memang berjanji untuk bicara sepulang sekolah di lorong sepi, Kris berniat meminta maaf dan menjelaskan semuanya pada Jessica ia tak mau berlama lama jauh dengan Jessica

” Hmm ”

” Mianhae, aku salah ” ucap Kris penuh penyesalan

Jessica menatap Kris dengan tatapan kosongnya seperti biasa, tak berniat memotong penjelasan Kris.

” Aku sudah kasar padamu tapi itu semua karena aku cemburu.. ya aku cemburu melihatmu dengan Chanyeol, dia terlihat begitu dekat denganmu tapi kau tak bisa seperti itu padaku, seperti ada tembok penghalang di antara kita ”

” Kris tak ada penghalang diantara kita, aku mencintaimu Kris aku mencintaimu bukan Chanyeol tapi kau aku juga salah maafkan aku ” Jessica menatap Kris sendu mengambil langkah untuk memeluk Kris dan menangis di dalam pelukannya

Tapi itu semua hanya khayalan Kris

Kris menatap Jessica penuh harap berharap ada ekspresi lain dari wajah Jessica yang terus menatapnya kosong,berharap Jessica akan memeluk dan mengatakan kalau ia mencintai Kris seperti di khayalannya.
Kris menatap Jessica lebih intens , tak ada ekspresi sedih senang atau marah yang tersirat di wajah cantik Jessica

” Kau mendengarkanku tidak ?” tanya Kris kesal, Jessica menjawab dengan satu anggukan

” Dan kau diam saja? ”

Jessica kembali mengangguk

Kris menghela nafas panjang sebelum amarah mulai mengusai dirinya.
” Aku boleh pulang?” tanya Jessica pelan, pertanyaan Jessica menghancurkan semua usaha untuk menahan amarahnya.

” Seseorang membuat pengakuan padamu dan seperti itukah tanggapanmu? Haah apa kau masih marah karena masalah kemarin, setidaknya berikan aku jawaban apa kau marah padaku, apa kau tidak mau memaafkanku kau boleh tampar aku, marahi aku tapi jangan siksa aku dengan mendiami ku seperti ini ” teriak Kris berapi api

Jessica meninggalkan Kris yang masih terengah engah karena amarahnya, Jessica terus berjalan tanpa mempedulikan Kris di belakangnya, sadar Jessica sudah pergi Kris berlari mengejar Jessica yang belum jauh darinya. Kris mendorong tubuh Jessica ke tembok dan menguncinya dengan kedua tangannya

” Kris ” panggil Jessica

Kris menatap Jessica tajam, tak ada yang Jessica hindari selain tatapan tajam dan teriakan Kris seperti sekarang

” A… ku ” ucap Jessica terbata bata

” DIAM ” 

” Kris a..ku “

” DIAM “

” Kau pikir kau siapa terus meneriaki aku? Keluargaku saja tak pernah berteriak padaku tapi kau terus meneriaki aku .. Kau siapa? Kau ini siapaku Kris Wu ” balas Jessica sengit dengan nada tak kalah tinggi dari Kris, matanya mulai memanas nafas Jessica terengah engah karena emosi

Kris menurunkan tangannya dan melangkah mundur dari Jessica, sudah dua kali Jessica berteriak padanya kata katanya masih tajam seperti pertama kali.

” Aku ini kekasihmu ” jawab Kris cepat

” Kekasih apa? Apa aku bilang padamu kalau kau sudah resmi menjadi kekasihku, apa aku pernah bilang kalau aku menyukaimu? Hah lucu sekali.. aku bahkan tak menerimamu waktu itu, jadi enyahlah dan jangan ganggu aku lagi selamanya ” bentak Jessica

” Jess ” lirih Kris

” Pergi sebelum kesabaranku habis ” teriak Jessica murka , bukan Kris namanya kalau menyerah begitu mudah. Kris mencoba meraih tangan Jessica

PLAAAAK

Jessica menampar pipi Kris tak puas hanya dengan menampar Jessica pun menendang kaki Kris tanpa ampun

” Jess ” teriak Kris menyadarkan Jessica dari lamunannya

Jessica memanyunkan bibirnya menghela nafas panjang.. Ya kesal karena tadi semua itu hanya khayalan Jessica semata nyatanya tubuhnya masih dihalangi oleh Kris

” Apa ?” jawab Jessica kesal, Kris sedikit terkejut sekalinya Jessica bereaksi ternyata seperti ini

” Tadi kau mau bicara apa? Aku apa? Kau ini kenapa tiba tiba diam seperti tadi? ” tanya Kris khawatir

” Jessica ” mata Jessica membulat sempurna mendengar suara berat terus memanggil namanya.. suara itu suara Taecyeon oppa, Jessica berlari begitu saja meninggalkan Kris yang masih kebingungan dibuatnya.

———-

” Jessica ” panggil Hyunyoung, Jessica tertegun tak menyangka bisa bertemu lagi dengan yeoja yang menyiksanya kemarin , Jessica mundur berapa langkah berjaga jaga sebelum Hyunyoung melakukan hal yang sama seperti kemarin

Hyunyoung tersenyum tipis melihat Jessica yang tak senang bertemu denganya, Jessica berharap ada murid lain masuk ke dalam toilet

” Jessica – ssi jangan ketakutan seperti itu, aku tak akan seperti dulu. Aku ingin minta maaf padamu karena sikapku kemarin ” ujar Hyunyoung

Jessica tersenyum tipis sudah bukan hal baru lagi jika semua orang memperlakukannya seperti itu dan sekarang yeoja yang menganggunya meminta maaf , Jessica senang dalam hatinya tak menyangka ada orang yang sadar dan menyesal telah menganggunya , Jessica mengangguk menerima permintaan maaf Hyunyoung

” Namaku Cho Hyunyoung ” ujar Hyunyoung memperkenalkan diri

” Jessica – ssi aku adalah sahabat Kris ” tutur Hyunyoung

” Memang ada sahabat yang saling berciuman? ” gumam Jessica tanpa sadar

Hyunyoung bisa mendengar gumaman Jessica walau pelan, ia terkekeh dan mulai menatap Jessica serius, Hyunyoung mulai menceritakan keadaan Kris kelakuan Kris sebelum pindah ke sini dan bertemu dengan Jessica, persahabatannya dengan Kris dan sampai persahabatan mereka hancur karena seseorang,  Hyunyoung tak menuduhnya tapi Jessica tahu orang yang menghancurkan persahabatan Hyunyoung orang yang membawa Kris dalam masalah adalah dirinya sendiri

” Jessica – ssi kau tahu Kris sangat menyukaimu ”

” Aku juga tau kau menyukai namja lain, jadi jangan biarkan Kris terus bersamamu, aku mencintai Kris aku tak ingin membiarkannya terluka karenamu” lanjut Hyunyoung

Jessica diam membisu, sekarang ia baru mengerti kenapa Hyunyoung meminta maaf dan menceritakan semua tentang Kris dan sahabatnya padanya secara tidak langsung Hyunyoung memintanya untuk pergi menjauhi Kris.

” Seharusnya aku menunjukan keberadaanku lebih dulu ” ujar Hyunyoung, Jessica hanya menghela nafas sedih

Jessica membungkukan badannya meminta maaf pada songsaenim karena terlambat masuk kelas, setengah jam setelah bel istirahat berakhir. Dengan mata berkaca kaca Jessica memandangi Kris yang tengah fokus memperhatikan pelajaran

“Sudah sejak lama aku menyukai Kris, dibanding dengan kau yang disisi Kris aku lebih pantas untuknya. Semua orang pun tau kau hanya akan menyusahkan Kris, masih ada namja lain dimatamu, jadi kau bisa pergi meninggalkannya aku akan memperlakukan Kris lebih baik

Jessica menangis dalam diam mengingat kata kata terakhir dari Hyunyoung, Hyunyoung benar ia tak menyukai Kris daripada hanya menyakiti Kris lebih jauh lebih baik ia pergi menjauh.

” Kenapa kau menangis? ” tanya Kris setelah jam pelajaran berakhir , walau ia diam fokus pada pelajaran tapi ia tahu Jessica sempat menangis tadi.

Jessica tak menjawab tangannya sibuk memasukan barangnya dalam tas, hpnya bergetar Jessica segera membuka pesan yang baru ia terima

From : Chanyeol
No matter how difficult and hard something is, always be positive and smile like an idiot

Jessica tersenyum membaca pesan dari Chanyeol, tak tahu kenapa Chanyeol mengirim kata kata yang sesuai dengan perasaanya sekarang. Kris memicingkan matanya penasaran, ingin tahu pesan dari siapa yang mampu merubah suasa hati Jessica cepat.

Jessica dan Kris kembali jalan bersama menunggu Taecyeon menjemput, seperti tak ada masalah bagi mereka. Jessica sudah bisa melihat mobil Taecyeon oppa dari kejauhan, Kris mendengus kesal ingin bersama Jessica lebih lama lagi.

” Baiklah aku pergi ” pamit Kris dan mulai melangkah meninggalkan Jessica, perasaan Jessica lega setelah Kris pergi setidaknya ia tidak perlu terlalu memikirkan perkataan Hyunyoung lagi. Baru sebentar perasaan Jessica tenang, Kris sudah kembali berdiri di hadapan Jessica, kedua tangan Kris memegang pipi Jessica lembut. Jessica menatap Kris intens , kemudian mencium kening Jessica sebentar.

” Annyeong ” pamit Kris lalu pergi, Jessica masih terpaku dan gugup,  ciuman kedua ya ini ciuman kedua Jessica dan Kris

” Jessica ” sapa Taecyeon oppa dari dalam mobil, Jessica tersenyum kecut lalu masuk ke dalam mobil

” Oppa kau lama sekali ” protes Jessica

” Mianhae tadi macet, oh iya tadi siapa namja yang bersamamu?” tanya Taecyeon oppa menatap Jessica penasaran

Namja? Kris? Apa Taecyeon oppa melihat Kris tadi, apa oppa juga melihat Kris menciumku tadi?

” Namja apa? ” jawab Jessica cepat

” Tadi namja tinggi, aku sering sekali melihatnya di sekitarmu ”

Jessica diam memikirkan alasan untuk membohongi Taecyeon oppa.

” Yak oppa kau pasti salah liat, namja apa? Mana mungkin ada namja mau dekat denganku ” lirih Jessica berpura pura sedih

Taecyeon mengelus rambut Jessica sayang, merasa bersalah karena menyakiti adiknya karena pertanyaan tadi sedangkan Jessica lega bisa membohongi oppanya tanpa curiga sedikit pun.

——-
” joheun achimieyo Jessica – ya ” 

Jessica tak bisa menutupi kebahagiannya , senyuman manis terus terukir di wajah cantiknya sejak berangkat sekolah tadi sampai berjalan menuju kelas. Jessica tak peduli kasak kusuk yang membicarakannya aneh, gila atau sebagainya. Bukankah aku memang aneh daridulu, itu kan panggilanku ” yeoja abnormal ” gumam Jessica pada dirinya sendiri

Satu pesan dari Chanyeol membuat moodnya sangat baik pagi ini, isi pesan Chanyeol tak begitu special hanya mengucapkan selamat pagi tapi panggilan informal dari Chanyeol lah yang membuat hati nya berbunga bunga.  Beberapa murid sudah menantinya , Jessica berjalan santai seorang murid menjegal langkah Jessica sampai ia jatuh dan handphone ikut terlempar semua murid yang melihat hanya menertawakan Jessica.

Jessica mendongkak melihat seseorang mengulurkan tangan untuk membantunya, orang itu Chanyeol. Baru ingin meraih tangan Chanyeol untuk berdiri seseorang menepis tangan Chanyeol kasar dan membantu Jessica berdiri

” Kau tak perlu menolongnya ” sinis Kris menatap Chanyeol tak suka, Jessica terpana bukan karena Kris melihat langsung ia bersama Chanyeol tapi karena tangan lain Kris memegang handphone miliknya. Jessica meraih handphonenya kasar dari tangan Kris, Kris terkejut dengan sikap Jessica yang tidak biasa ini lalu ia menggandeng tangan Jessica membawanya ke kelas

——–
Juniel tertawa getir, ketiga orang tadi Chanyeol, Jessica dan Kris seperti tak menganggap keberadaanya di sebelah Chanyeol terutama kekasihnya membantu Jessica secara langsung tepat di depan matanya. Juniel menarik Chanyeol ke tempat sepi untuk bicara

” Jadi tadi itu apa? ” tanya Juniel kesal

” Aku menolong Jessica ” jawab Chanyeol tenang

” Lalu? Kau sudah berjanji padaku Chanyeol – ah ! ” Bentak Juniel, Chanyeol terkejut tak biasanya Juniel memanggil tanpa embel embel oppa

Chanyeol berusaha tenang dan menstabilkan emosinya, sedangkan Juniel wajahnya sudah memerah karena marah

” Jangan berteriak padaku Choi Jun Hee gunakan sopan santunmu sedikit ” sindir Chanyeol karena tak suka Juniel terus meneriakinya tak sopan

” Harusnya aku tau semua janjimu dulu itu bohong aku menyesal memberimu kesempatan kedua. ” kata Juniel dengan mata berkaca kaca

” Seharusnya juga aku tau kalau yeojachinguku tak punya perasaan ”

” Mwo? ” sentak Juniel tak terima

” Aku tak tau kalau kau tak punya perasaan, tak peduli pada orang lain tak mau membantu orang lain sekalipun orang itu membutuhkan bantuan ”

” Aku tak menyukainya oppa, aku benci gadis itu ” ujar Juniel mulai menangis

” Aku tak akan berhenti menolongnya, jangan buat aku menjadi orang jahat ”

” Dia itu punya Kris sunbae yang selalu melindunginya, kau tak perlu ikut campur”

” Ikut campur apa? Aku hanya menolongnya tidak pernah mencampuri urusan mereka berdua”

” Aku kecewa padamu oppa ” ujar Juniel sendu dan berlalu meninggalkan Chanyeol.

Chanyeol berjalan santai menuju kelasnya , tak ada perasaan salah atau sedih mengingat Juniel sangat marah padanya . Tidak seperti dulu jika Juniel marah ia sangat gelisah tak tenang rasa bersalah selalu menghantuinya  dan keesokan harinya ia akan pergi ke rumah Juniel untuk minta maaf . Chanyeol mulai merasa ada yang salah dengan hubungannya

———-

” Jess ” panggil Kris

” Hmm ”

” Anni Soyeon ” Jessica memutar bola matanya menatap Kris dingin

” Ada apa dengan nama Sooyeon itu kan namamu , kenapa kau marah setiap kali aku menyebutnya ”

” Kenapa orang ini selalu membuatku marah setiap bersamanya , dasar menyebalkan ” maki Jessica dalam hati
” Arra ara aku tak akan membahasnya lagi, mianhae ”

Jessica menghela nafas lega, lega tak perlu mengingat apalagi membahas masa lalunya pada Kris

———————

Kris POV

” Mianhae, aku terlambat ” aku menarik kursi di depan kedua sahabat Jessica , hari ini aku meminta mereka. Yura dan Victoria untuk bertemu aku ingin mendengar dan mencari tahu apa yang terjadi pada Jessica di masa lalu , setidaknya mereka sahabat Jessica dulu pasti tahu semuanya di masa lalu

” Gwenchana Kris – ssi kami juga baru datang ” yeoja bernama Victoria itu tersenyum manis padaku, akupun memberikan senyuman terbaikku membalasnya

” Jadi apa yang terjadi pada Jessica.. anni Sooyeon maksudku? ” tanyaku to the point

” Kami tidak tahu pasti Kris, aku sendiri tak mengerti kenapa Sooyeon kami sangat berubah setelah kelulusan, di hari kelulusan ia tak datang ” lirih Victoria aku bisa membaca ekspresi sedihnya

” Sooyeon bahkan memfitnah kami dan teman sekelas, ia bilang tak ada yang mau berteman dengannya padahal ia yang menarik diri tiba tiba ” lanjut Yura

” Menfitnah ? ” tanyaku penasaran

Yura mengangguk yakin, kupandangi manik mata Yura tak ada kebohongan disana mata Yura memancarkan kesedihan yang terpendam

” Bukannya ia dibully dulu? ”

Yura dan Victoria tertawa geli mendengar pertanyaanku ” bully? Sooyeon sangat terkenal keluarganya bukan keluarga biasa , tidak seperti anak anak umumnya.  Kurasa jika ada orang yang ingin menyakiti dan menyentuh Sooyeon harus berpikir sepuluh kali ”

Kurasa perkataan Yura benar, Jessica bukan gadis biasa dia punya segalanya keluarga yang bisa melindunginya terutama Taecyeon hyung yang sangat overprotektif tidak mungkin .. tapi Tiffany dan teman temannya sering menyakiti Jessica

Aku menatap Victoria dan Yura tak yakin ” Tapi disekolahku banyak murid yang menganggunya dan keluarganya tak marah sama sekali ” lanjutku

Yura dan Victoria terdiam beberapa saat, mereka saling memandang satu sama lain,  sampai Victoria mengangguk dan mulai menatapku untuk berbicara

” Kris itu dulu, kami sudah tak mengenal Sooyeon yang sekarang dan juga keluarganya . Dulu keluarganya mengadu pada pihak sekolah dan menegur kami, ayah Jessica marah besar dan mengancam mengadukan kami ke polisi , saat itu kami masih 15 tahun aku tak mengerti bagaimana Sooyeon yang sudah bersahabat lama bisa melakukan itu padaku dan Yura. Pihak sekolah menyalahkan satu kelas terutama kami berdua , kami terlihat seperti orang jahat ” perkataan Victoria terpotong karena ia mulai menangis dan memeluk Yura

” Keluarga Sooyeon terus menuduh kami, ayah Sooyeon hampir memecat ayahku karena masalah ini, tapi kebohongan tidak pernah bertahan lama, kebenaran akan selalu terungkap. orang orang memberi kami dukungan dan kesaksian pada pihak sekolah. Pihak sekolah dan keluarga Sooyeon akhirnya tahu kalau Sooyeon hanya berbohong dan memfitnah kami semua ”

Aku menggeleng tak percaya, tidak mungkin Jessica tidak mungkin sejahat itu, tidak ini pasti tidak benar
” Kalian tak berbohong? ” tanyaku menyelidik

” Kami berbohong? Dengar Kris – ssi jika kami yang menyakiti Sooyeon bukankah seharusnya kami yang ketakutan , apa kau ingat beberapa waktu yang lalu ia sampai pingsan karena bertemu kami ”

” Apa itu karena ia takut bertemu kalian? Jessica pingsan juga karena ketakutan dan merasa bersalah pada kalian, begitu? ”

Yura dan Victoria mengangguk bersamaan, tak ada alasan untukku tidak mempercayai kedua cerita yeoja ini semuanya terasa benar dan meyakinkan.

” Kau sudah lama berkencan dengan Sooyeon? ” tanya Victoria ramah

” Tidak juga, baru dua minggu lalu ”

” Kenapa kau sama sekali tak mengenalnya? Kurasa seharusnya kami yang bertanya padamu bukan sebaliknya ” tambah Yura

Sial ! Pertanyaan macam apa itu, tidak mungkin aku menceritakan pada mereka bagaimana hubungan kami sebenarnya, tak saling bicara, tak saling mengenal, tidak seperti pasangan lain umumnya dan juga aku tak mungkin menjawab kalau aku hanya orang lain bagi Jessica kami berkencan karena aku memaksanya, tidak mungkin itu sama saja menjatuhkan harga diriku depan mereka

” A..nni ia sangat tertutup tentang masa lalunya” jawabku disertai tawa paksaku

” Arraseo”

” Bagaimana jika lusa kalian ke sekolahku dan bertemu dengan Jessica? Bagaimanapun Jessica salah pada kalian dan harus meminta maaf ”

” Ne , kami mau ” jawab mereka bersamaan, Yura dan Victoria terlihat bersemangat dan senang mendengar tawaranku, aku tidak akan membiarkan Jessica terus seperti ini menghindari orang di masa lalunya untuk menutupi kesalahan yang di perbuatnya sendiri. Sekarang aku mengerti kenapa ia pendiam dan tertutup , tak mau bergaul dan anti sosial tak punya teman itu semua karena Jessica yang membuat dirinya sendiri menderita, Lari dari kesalahan dan tanggung jawab dengan cara seperti ini? Aku akan membuatnya mengakui kesalahannya di masa lalu dan meminta maaf pada kedua yeoja di depanku.

Author POV

Jessica berdiri di depan gedung sekolah menunggu Kris menghampirinya, tadi memang Kris meminta Jessica untuk menunggu, sekolah tidak terlalu ramai hanya ramai dengan murid murid tingkat akhir yang baru selesai mengikuti pelajaran tambahan. Sudah 15 menit Jessica menunggu menyandarkan tubuhnya di tembok sekolah tapi Kris tak juga datang. Mata Jessica membulat sempurna melihat dua orang yeoja yang sangat di bencinya di depan gerbang sekolah.

” Kau disini dulu, biar aku panggil Sehun” ujar Baekhyun pada Chanyeol yang tengah asik menatap Jessica. Chanyeol tak menjawab dirinya terlalu disibukkan untuk memperhatikan Jessica dan kedua yeoja yang di pandangi Jessica bergantian

Jantung Jessica berpacu lebih cepat sekarang, semua yang disekitarnya pasti bisa melihat Jessica panik wajahnya pucat pasi. Chanyeol mulai mendekati Jessica tanpa melepas pandangan dari dua yeoja itu, Chanyeol bisa merasa Jessica ketakutan dengan mereka

” Jess ” panggil Chanyeol

” Bi..sakah k..au” jawab Jessica dengan lirih dan ketakutan, Jessica memegang lengan Chanyeol. Chanyeol terpaku terkejut

Chanyeol membawa Jessica ke belakang gedung menyembunyikan tubuh Jessica di belakangnya tetap memperhatikan kedua yeoja itu.

” Siapa mereka? ” tanya Chanyeol khawatir , Jessica masih terpana tak menjawab

” Mereka tidak akan bisa menemuimu” ujar Chanyeol lalu mengeluarkan jaket tebal dari dalam tasnya , Jessica tak mengerti apa yang akan dilakukan Chanyeol tapi Jessica tetap membiarkan Chanyeol yang memakaikannya jaket. Chanyeol berlutut menarik resleting jaket, menarik resleting ke atas sehingga wajah mereka sangat dekat, tak lupa Chanyeol merapikan rambut Jessica dan memakaikan topi jaket untuk menutupi kepala Jessica lalu ia menarik Jessica lebih dekat dan merangkul Jessica dalam pelukannya, jantung Jessica berdetak hebat rasanya jantungnya terlalu lemah jika berhadapan dengan Chanyeol.

” Percayalah padaku ” ujar Chanyeol lalu menarik Jessica dalam pelukannya, merangkul dan membiarkan wajah Jessica terbenam di dada bidangnya.  Chanyeol terus berjalan seraya menyembunyikan Jessica melewati Yura dan Victoria .

Dengah nafas terengah engah Kris mengedarkan pandangannya mencari Jessica di setiap penjuru sekolah tapi hasilnya nihil tak ada yeoja yang disukainya di sekitar sini, Kris segera berlari menghampiri Yura dan Victoria

” Apa Sooyeon sudah pergi? ” tanya Kris setiba di hadapan Yura dan Victoria

” Tidak, aku bahkan tak melihat Sooyeon sama sekali . Kau darimana saja, kami hampir sejam disini ” protes Victoria kesal

” Mianhae, aku ada urusan sebentar tadi. Sooyeon tak ada di dalam dan jalan pulang hanya lewat sini, apa kalian memperhatikan semua orang yang lewat sini? ”

” Tidak, eh .. ah tunggu Victoria – ya tadi kau melihat pasangan aneh kan? Apa mungkin itu Sooyeon ” tebak Yura

” Pasangan apa? ” tanya Kris mulai curiga, jika benar itu Jessica pasti namja yang disampingnya adalah Chanyeol

” Tadi ada seorang namja membawa yeoja , mereka terus berpelukan sepanjang jalan ”

” Apa namja itu bertubuh tinggi berambut hitam, kurus dan jelek? ” tanya Kris menyelidik

” Jelek? ” Jawab Yura terkejut

” Kurasa seperti itu, semua ciri cirinya benar kecuali jelek itu ” tambah Victoria

Tebakan Kris tepat , namja yang bersama dan menyembunyikan Jessica adalah Chanyeol namja yang selalu memanfaatkan kesempatan saat dirinya tak ada dan tidak bisa melindungi Jessica.

mereka terus berpelukan sepanjang jalan

Berpelukan? Kris dibuat murka mendengarnya, bahkan Jessica tak pernah memeluknya , ternyata Jessica dan Chanyeol tak menganggap kemarahannya kemarin sebagai ancaman terutama Chanyeol yang sudah jelas di beri peringatan olehnya.Tak mau lama lama berpikir dan membuat dirinya semakin emosi Kris segera mengeluarkan handphonenya untuk menghubungi Jessica.

Chanyeol dan Jessica berada dalam perjalanan menuju rumah Jessica menggunakan taksi, setelah berhasil melewati Yura dan Victoria , Chanyeol langsung mencegat taksi untuk membawa Jessica pulang. Handphone Jessica bergetar dengan sigap Jessica segera mengambil hpnya, ia menggigit bibir bawahnya ketika layar di hpnya tertera nama ” Kris” . Jessica mendongkak menatap Chanyeol , ia tahu Kris pasti marah karena tak mau menunggunya

Mata Chanyeol tertuju pada nama yang tertera di hp Jessica, Kris Wu.. ingin rasanya ia menjawab telefon dari Kris dan menyuruhnya untuk berhenti mengusik Jessica. Jessica mulai tak enak karena Chanyeol terus menatap hpnya ia segera mematikan getaran di hp dan menyimpannya di dalam tas

Setiba di rumah Jessica, Chanyeol hanya berdiri berhadapan dengan Jessica, gadis itu membungkuk mengucapkan terimakasih berkali kali pada Chanyeol yang sudah menyelamatkanya, Jari Chanyeol menahan kening Jessica ketika Jessica akan membungkuk kesekian kalinya.

” Kau pikir ini gratis? Kau harus membayarku karena sudah menyelamatkanmu ” ujar Chanyeol dingin, Jessica menunduk dan mengangguk mengerti

Jessica mengambil dompet dari dalam tasnya dan mengeluarkan beberapa uang ribuan won untuk membayar Chanyeol kemudian menyerahkan semua uang itu pada Chanyeol. Chanyeol tertawa puas melihat Jessica menganggap serius candaannya

” Yak ! Apa kau meledekku? Tenang saja aku masih punya uang, bukan itu maksudku kau harus membayarku dengan… ” Ujar Chanyeol menggantungkan ucapannya dan tersenyum penuh arti pada Jessica

” Dengan apa? ” tanya Jessica hati hati

” Jalan jalan denganku , tapi kau jangan takut aku tak akan memaksa jika kau tak mau tak apa ”

” Nde? ”

” Bagaimana apa kau mau? ”

Jessica mengangguk mengiyakan ajakan Chanyeol, inilah yang membuat Chanyeol dan Kris jauh berbeda jika Kris selalu memaksa dan tidak mau tahu apa Jessica mau atau tidak setuju atau tidak berbeda dengan Chanyeol yang memikirkan perasaanya terlebih dahulu tak pernah memaksa.

” Kau mau pergi kemana? ”

” Terserah kau saja Chanyeol – ssi ”

” Jangan terserah padaku, apa tak ada yang ingin kau kunjungi? ”

” Tak ada ”

” Geurae , kita tentukan saja besok. Masuklah sekarang ” Jessica mengambil lima langkah tepat di depan pintu rumahnya, dia menoleh sebentar pada Chanyeol yang tersenyum manis padanya.. teramat manis untuk Jessica. Jessica menutup pintu rumah terburu buru kemudian memegang dadanya yang terasa sesak karena senyuman manis dari Chanyeol tadi

Keesokan harinya

Chanyeol POV

Kemarin aku mengajak Jessica bertemu disebuah rumah makan di daerah Myeongdong, aku ingin mengajak Jessica makan di tempat kesukaanku Myeongdong Gyoja, Jessica tak menolakku ketika mengajaknya makan, sebenarnya aku ingin menjemputnya tapi ia menolak dan memilih diantar oleh Taecyeon hyung

Aku sudah sampai di Myeongdong Gyoja tempat janjianku dengan Jessica. Aku duduk di sudut karena disini tidak begitu ramai dan juga alasanku karena Jessica tak suka keramaian. Tak berapa lama aku melihat Jessica berjalan dengan kemeja bermotif bunga bunga ,celana jeans, dan high heels biru muda. Sejak awal aku tahu ia memang cantik, tapi aku tak pernah membayangkan Jessica begitu cantik di hadapanku sekarang.

” Hai Jess ” aku mulai menyapanya, Jessica membalasku dengan senyuman khasnya dan memainkan tangannya dengan salah tingkah, ia terlihat canggung. Apa Jessica tak nyaman denganku?

” Jess kau sudah makan? ” tanyaku memecahkan keheningan kami

” Belum ”

” Baiklah, kau harus makan Kalguksu disini sangat enak Jess ” saranku dengan seceria mungkin walau sebenarnya aku sedikit bingung dan takut Jessica tak suka apalagi tak nyaman denganku

Tak lama setelah memesan makanan untuk kami berdua, kami menikmati makanan kami masing masing dalam diam , kupandangi wajah Jessica seraya makan kenapa ia bisa secantik ini , aku kembali menurunkan pandanganku jantungku bisa meledak sepertinya jika terus memandangi Jessica. Jessica memandangi jus semangka yang kupesankan tadi untuknya, ia hanya memainkan sedotan tanpa menyentuh jus semangka . Apa aku salah pesan? Aku memasan jus semangka jus kesukaan Juniel kekasihku sering bilang semua yeoja pasti menyukai buah semangka karena membantu proses diet (?) . Lama Jessica memandangi jus semangka aku mengambil jus miliknya dan menukar dengan minumanku

” Minumlah, aku belum meminumnya sama sekali. Mianhae aku tak tau kau tak menyukai semangka ”

” Mianhae Jessica ” ucapku meminta maaf untuk kedua kalinya, bodoh kenapa aku harus menyamai Juniel dengan Jessica

” Anniya gwenchana, bukan salahmu”

” Tapi itu… ”

” Gwenchana Chanyeol – ah aku baik baik saja, aku juga tidak meminum jus semangka tadi ” potong Jessica lalu tersenyum manis padaku lagi. Oh Tuhan kumohon jangan biarkan Jessica terus tersenyum semanis itu padaku

Selesai makan kami memutuskan untuk berkeliling di dekat daerah Myoengdong, lagi lagi kami jalan dalam diam tak ada pembicaraan di antara kami berdua , sesekali aku mencuri pandang pada Jessica ia terlihat tenang dan senang berbeda dengan Jessica yang selalu ku lihat setiap hari, senyumku mengembang memperhatikan Jessica. Aku ingin mengajaknya bicara tapi lidahku terasa kelu

Kami duduk di bangku taman , cukup ramai dengan anak kecil yang berlari lincah kesana kemari dan juga pengunjung lainnya, hari ini hari minggu . Jessica tertawa senang melihat anak anak kecil yang asik bermain.

” Ahjussi ” seorang anak perempuan tiba tiba menarik bajuku dan merajuk manja padaku. Ahjussi? Mwo apa aku setua itu baginya. Aku menatap tajam anak kecil tadi berharap ia segera pergi dan tak menganggu aku dan Jessica

” Ahjussi ” panggilnya lagi dengan suara lebih manja

” Ne? Ada apa? ” jawabku terpaksa

Tiba tiba Jessica menghampiri gadis kecil di sampingku dan membawanya ke tengah duduk di antara kami.

” Ada apa cantik? ” tanya Jessica lembut sembari membenarkan rambut gadis kecil itu yang berantakan

” Eonnie, aku mau pulang ”

Eonnie? Dia memanggil Jessica eonnie sedangkan dia memanggilku ahjussi, rasanya aku ingin segera berkaca dan memastikan wajahku tidak setua itu di hadapan Jessica

Seorang wanita paruh baya berlari ke arah kami dengan nafas terengah engah lalu memeluk gadis kecil tadi .
” Mianhae, anakku menganggu acara kencan kalian ” ujar wanita paruh baya itu lalu membawa anaknya pergi

Berkencan? Aku tertawa geli mendengarnya, apakah ini kencan? Aku dan Jessica berkencan? Kulirik sekilas Jessica yang menunduk malu mendengar ucapan wanita tadi

” Jess ” panggilku

” Ne? ” Jessica menaikan pandangannya dan mulai menatapku

” Bisakah aku mengenalmu lebih jauh? ” Astaga apa yang baru kukatakan, Jessica menunduk dan tersenyum malu malu , aku merutuki pertanyaan bodohku tadi bagaimana jika Jessica berfikir negatif tentangku

” Ne ” Jessica mengangguk sembari memberikan senyuman terbaiknya lagi, senyuman itu benar benar membuatku gila. Tersadar dari hipnotis senyuman Jessica aku menghela nafas kasar, bodoh.. kau ini sudah punya kekasih Chanyeol, bagaimana kau bisa terpesona pada yeoja lain.

” Jadi siapa dua yeoja di depan sekolah kemarin? ” Raut wajah Jessica berubah seketika menjadi dingin dan sendu, aku menoyor kepalaku kesal sial kenapa aku tak bisa mengontrol ucapanku lagi.

” Bukan siapa siapa , aku tak kenal ” jawabnya dingin

Kami memutuskan untuk pulang ya karena satu pertanyaan bodohku merusak acara jalan jalan kami yang menyenangkan tadi, seandainya saja aku tak bertanya masalah pribadinya seperti itu kurasa Jessica akan senang senang saja sekarang. Sepanjang jalan mengantar Jessica pulang, keheningan menghampiri kami, kulihat Jessica yang tertidur wajahnya begitu tegang dan gelisah bahkan saat tidur

” Jessica maafkan aku, tak seharusnya aku lancang menanyakan masalah seperti tadi. Aku benar benar menyesal aku tak akan melakukan itu lagi, mianhae ” lirihku setelah mengantar Jessica ke depan pintu rumahnya

Jessica tersenyum , aku tahu itu hanya senyuman yang dipaksanya. ” Maukah kau masuk ke rumahku? Kurasa Taecyeon hyung akan senang bertemu denganmu ”

Belum sempat menjawab Jessica sudah membuka pintu rumahnya, akupun mengikuti Jessica dari belakang. Rumah mewah dengan desain minimalis dan rapi , Jessica membawaku ke ruang keluarganya kulihat ada Taecyeon hyung dan kedua orang tua Jessica yang sedang menikmati cemilan

” Chanyeol – ah ” sapa Taecyeon hyung melambaikan tangannya padaku

” Annyeonghaseyo ” aku membungkukan badanku memberi salam pada keluarga Jessica, ayah Jessica menatapku dingin sedangkan eommanya Jessica menatapku lembut.
” Aboeji eomma kenalkan dia Park Chanyeol, temanku ” Jessica mulai memperkenalkan ku pada kedua orang tuanya

” Temanmu atau pacarmu? ” canda eomma Jessica

Jessica POV

” Temanmu atau pacarmu? ” tanya eomma , kulihat Chanyeol terkejut dengan pertanyaan eomma tadi. Aku bisa mengerti kenapa keluargaku sering menggoda dan berpikir bahwa Chanyeol menyukaiku karena Chanyeol satu satunya orang dan namja yang aku sering ceritakan pada keluargaku

” Eomma dia ini temanku.. teman baikku” jawabku tegas, semoga saja eomma atau aboeji tak menanyakan hal hal semacam ini lagi pada Chanyeol
Tak berapa lama aboeji dan eomma memutuskan untuk pergi beristirahat ke kamar, sekarang hanya ada kami bertiga di sini. Suasana menjadi lebih nyaman, karena aku tahu sedaritadi Chanyeol terlihat tegang dan canggung dengan kedua orang tuaku, Taecyeon oppa mulai mengajak Chanyeol berbincang aku tak mengerti apa yang mereka bicarakan mulai dari film , bola dan games kurasa ini hanya urusan namja.

Ku tatap Chanyeol rambut hitamnya, wajah tampannya terutama senyumannya yang mampu membuatku gila jika ia terus tersenyum padaku. Tidak hanya wajah tampannya yang membuat jantungku berdetak normal jika berada di dekatnya tetapi kebaikan dan sikap lembutnya padaku yang tak pernah kudapatkan dari Kris atau orang lain. Rasanya tak pernah biasa jika aku melihatnya, setidaknya sekarang aku sadar akan perasaanku pada Chanyeol

Aku menyukainya… 

TBC

Jangan lupa tinggalkan komentar ya, mungkin sekarang aku ga jadi protect tapi someday aku ga akan diemin siders lagi dan kedepannya bisa aja next part aku protect tanpa pemberitahuan pasti kalian tau ribetnya minta password ff jadi aku harap kalian hargain ff aku dan tinggalkan jejak

Annyeong \^o^/

150 thoughts on “Somebody Else (Chapter 4)

  1. Ihh aku benci banget baca scenenya chanyeol dengan sica..tau gak authoraku sangat sangat membenci chanyeol, tidak bisakah jessica menceritakan kejadian masa lalunya supaya tidak ada yang salah paham, masalah yang menyerangmu itu karna perbuatanmu sendiri jessi, karna kau tidak ingin meluruskan semuanya. Ditambah lagi dengan kris yang tidak tau apa – apa sekatang terus disuntik oleh yura dan victoria.
    Cih chanyeol segampang itukah kau membuang yeojachingumu dasar.

  2. chanyeol dipanggil ahjussi, sedangkan sica dipanggil eonnie😀
    sica serius dong sama kris😦 krisnya kasian tuh …
    Kris ditipu sm Yura & Victoria ya? kris babo bgt kalo dia percaya mereka -_-

  3. jessica suka chanyeol? kenapa bisa>< kris cintanya tulus kejessica padahal, bahkan kris rela punya masalah terus gara-gara melindungi jessica:3 jadi kasihan ke kris:((

  4. Aaaaa kenapa krisseu ciuman sama hyunyoung?jess unn masih datar banget oh my god..tapi sama chanyeol udah mulai deket…krisseu krisseu,fighting! Bikin jess unn klepek klepek sama kamu…itu yura sama vict astaga -.- jahatnyaa,itu pas liat dari jauh aja jess unn ketakutan gituu..hyunyoung juga kayanya gimana gituu..

  5. Kris kurang apa kris, kurangajar xD
    Aku agak bleng soal victoria sama yura.-.
    Kris kayaknya percaya bgt sama mereka.
    Bayangin Jess sama Channie berpelukan sepanjang jalan bentukkannya kyk apa0_0
    Wahh dikenalin pula…
    Tenang tenang, perjuangannya kris bakal terbalas kan thor?

    Oke lanjut baca next chap.

  6. kenapa momen chanyeol sama jessica lebih banyak?
    ini cerita ttg chanyeol sma jessica?
    chanyeol tokoh utamanya? bukannya kris?
    Jessica bukankah dya terlihat trlalu gampang?
    pas chanyeol ngajak berteman dy lngsung mau. pas hyunyoung mnta maaf lngsung di maafin. tp knpa sama kris kok susah bngeet. pdhal dia tau klau kris yg slalu nolongin dy-_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s