Sleepy Couple [Chapter 1]

sleepy coupleTilte : sleepy couple

Author : veronica cen

Main Cast : Jessica jung (SNSD) | Ryeowook (suju) | Ok Taecyon (2 pm)

Support cast : Yonghwa ( CNBlue) | Yuri (SNSD) | Heechul ( Suju) | krystal F(x)| Taeyon (SNSD)

Genre : romance, sad, friendship, angst

Length : chapter

Rating : PG-15

Jessica pov

“Jessica !! bangun!! Ayo kita sarapan!!” kata omma Jessica. Yang didalam kamar hanya menutup dirinya dengan selimut nya

“omma, aku masih ingin tidur”

“mwoo?! Aisshh ! kalau kamu tidak bangun juga omma akan menyuruh appa mu yang membangunkanmu sekarang juga !” ancam omma

“mwo????? Andweeeeeee~~~~” teriaknya lalu dengan buru-buru lari menuju kamar mandi kamarnya.

“ah segarnya”gumamnya setelah selesai mandi. Ia kemudian duduk didepan meja riasnya. Ia berdandan, tapi tidak menor, ia berdandan dengan natural kemudian mengoleskan lipstick berwarna peach di bibir tipis dan mungil nya itu. Ia kemudian keluar dari kamarnya dengan menenteng tas nya yang kelihatan harganya mahal sekali dan mungkin untuk orang sederhana tidak mampu membelinya hanya mampu menatapnya

“pagi appa, omma, oppa , krystal” sapa nya

“pagi sayang”balas appa

“kamu sangat cantik hari ini, ehhmm salah putri appa selalu cantik tiap hari. Lihatlah omma, putri kita sangat cantik karna keturunan dari appanya yang tampan ini” kata appa

“mwo? Ani, ia cantik karna omma cantik”kata omma

Jessica hanya tertawa kecil sambil memakan sarapannya itu

“omma, appa, jadi aku tidak cantik begitu?”kata krystal dengan wajah cemberut. Oppa lalu mencubit pipi krystal dengan gemas

“hahaha…. Dengar krystal, kamu itu cantik bahkan sangat cantik , anak appa sama omma tidak ada yang tidak cantik atau pun tidak tampan”kata appa

“oppa nanti aku ikut kamu dan krystal ya”kata Jessica

“kenapa tidak dengan mobil mu sendiri saja? Kau tahu kan setelah mengantar krystal kekuliahnya oppa mau jemput calon kakak ipar mu”kata yonghwa

“”mobil ku sedang bermasalah oppa, ya?ya?ya? lagian kita kan sama-sama mau ke kantor appa”bujuk Jessica

“yasudah kamu ikut mobil appa saja”kata yonghwa

“tidak bisa, appa mau meeting dulu baru kekantor”kata appa

“sudah dengar oppa?”kata Jessica

“oppa, biarkan saja eonni ikut kita, lagian aku tidak mau berdua saja sama oppa dimobil, ada Jessica eonni lebih seru dimobil”rayu krystal

“seru apanya? Dia hanya akan menganggu ku berpacaran dengan calon kakak iparmu”kata yonghwa kesal karna mengigat ketika Jessica ikut mobilnya, ia membuat taeyon,kekasihnya duduk dibelakang dan ia duduk disebelahnya didepan

“sudahlah yonghwa, tidak apa-apa jika adikmu ini ikut denganmu”kata omma

“aaiiishhh,… tapi omma,,,….”kata yonghwa dengan kesal

“tidak ada tapi-tapi, kamu harus mengantarkan Jessica juga”kata omma

“baiklah”kata yonghwa pasrah. Jessica dan krystal mengedipkan sebelah mata mereka dengan gembira

“kamu boleh ikut,tapi jangan membuat taeyon duduk dibelakang, ia harus duduk didepan, disebelahku, mengerti?”kata yonghwa

“ne oppa, saranghaeyo”kata Jessica sambil mengedipkan matanya berkali-kali

“maaf aku tidak mencintaimu, di hatiku hanya taeyon seorang, tidak ada siapapun”kata yonghwa

“mwo? Jadi tidak ada aku? Oma? Appa? Eonni?”protes krystal

“ada”jawab yonghwa bingung

“bohong, tadi oppa bilang hanya ada taeyon eonni seorang”kata Jessica. Yonghwa hanya pasrah dikerjain kedua adiknya itu. Omma dan appa hanya menggelengkan kepala mereka

“sudah, ayo kita berangkat”kata krystal

“tunggu, oppa masih lapar, sebentar lagi yah krystal? Jessica pun belum siap makan, iyakan sica?”kata yonghwa

“ani, aku sudah siap makan, ayo kita brangkat oppa”kata Jessica

“mwo? Tapi kamu tadi hanya makan sedikit, kamu pasti belum kenyangkan? Kamu jangan ikut-ikut krystal”kata yonghwa

“ani, aku memang sudah kenyang”kata Jessica

“ayo oppa”kata krystal sambil menarik tangan yonghwa dan Jessica pun ikut-ikut menarik legan yonghwa menuju mobil

“omma, appa kita pergi dulu”kata krystal sambil mencium kedua orang tuanya

“kamu ini, dan eonni mu senang sekali mengerjai oppamu”kata omma

“hihi, hanya sekali-kali omma”jawab krytal

“krystal Bantu aku tarik oppa”teriak Jessica

“ne” kta krystal lalu berlari membantu Jessica menarik tangan yonghwa

“kamu tunggu sebentar krystal aku mau pamitan dengan omma dan appa”kata Jessica

“tapi aku tidak sanggup mendorong oppa sendirian”kata krystal sambil menahan lengan yonghwa

“tidak apa, kamu hanya perlu menahannya”kata Jessica lalu berlari untuk pamit

“YA!!! Mengapa kalian tega sekaIi dengan oppamu ini?” teriak yonghwa

“omma, aku pergi dulu ya”kata Jessica kemudian mencium omma

“appa, aku pergi dulu”kata Jessica lalu mencium appanya

“oh, iya omma, nanti tolong makanan ku ditaruh dikotak makan saja dan titip appa untuk memberikan nya padaku, oh iya, jangan lupa oppa juga ya omma, jebal”kata Jessica

“Ya! Jessica, masa appamu ini seorang direktur pergi kekantor untuk membawa kalian bekal?”protes appa

“ayolah appa, jebal”rayu Jessica

“ne,ne,ne”kata appa pasrah

“saranghae omma appa”kata Jessica lalu berlari dan kembali menarik yonghwa

“omma, appa, selamatkan aku, dari mereka berdua”teriak yonghwa lalu dengan pasrah masuk kemobil. Sebenarnya ia bisa saja dengan kekuatannya melawan kekuatan kedua adiknya ini, tapi ia tidak mau, ia ingin seperti ini, karna sudah lama mereka tidak bercanda seperti ini, biasanya mereka berdua sibuk dengan urusan mereka sendiri

“ya! Mengapa kalian jahat sekali dengan oppa kalian uh?”kata yonghwa berpura-pura marah

“emm, krystal apakah kamu merasa kita jahat?”Tanya Jessica

“ani, menurutku kita ini sangat baik telah membantu oppa masuk kedalam mobil diringi 2 bidadari”kata krystal terkikik-kikik. Jessica tertawa kecil

“mwooo?????? Bidadari? Ani, kalian itu seperti malaikat pencabut nyawa, sungguh menyeramkan”kata yonghwa. Jessica dan krystal tertawa

“annyeong eonni, oppa”kata krystal ketika sampai di kuliahnya

“annyeong chagiiiya”kata Jessica lalu melambaikan tangan nya

“sekarang duduklah dibelakang”pinta yonghwa

“ne”kata Jessica lalu duduk dibelakang. Mobil yonghwa kemudian melaju menuju sebuah perumahan mewah dan elit. Diluar terdapat seorang yeoja sedang berdiri lalu tersenyum ketika mobil berada tepat didepannya

“ayo masuk chagiya”kata yonghwa. Yeoja itu mengangguk lalu masuk kedalam mobil

“oh? Sica? Kau ikut juga?”Tanya taeyon ketika masuk dan mendapatkan Jessica duduk dibelakang

“ne eonni, annyeonghaseo”kata Jessica sambil tersenyum dengan manis. Taeyon kemudian membalas senyumnya. Didalam mobil sica sibuk memainkan ponselnya lalu tiba-tiba sebuah pesan masuk dan membuat senyumnya hilang, taeyon menyadari hal itu, ia kemudian menoleh kebelakang

“mengapa sica?”Tanya taeyon

“ani,”jawab sica sambil tersenyum

“kalian bertengkar lagi?”Tanya yonghwa

“ne”jawab Jessica singkat

“sudah sampai”kata yonghwa ketika sampai disebuah perusahan mewah, hhmm hampir sama dengan perusahan ayahnya, sama-sama mewah

“annyeong chagiya, annyeong sica”kata taeyon

“annyeong eonni”kata sica

“sica pindahlah kedepan”pinta yonghwa

“ani”jawab sica

“wae?”Tanya yonghwa

“kalau kamu duduk dibelakang, aku seperti supir mu, you know??”KATA YONGHWA

“that’s your problem brother”kata sica sambil mengeluarkan lidahnya pertanda mengejek

“YA!!! Jessica jung!!pindah ke depan!! ”bentak yonghwa

“araseo”jawab sica dengan wajah cemberut lalu duduk di depan. yonghwa kemudian melajukan mobilnya menuju purasahaan milik keluarga mereka

“ayo kita turun”ajak yonghwa

“ne, kajja”kata jessica

mereka pun turun dari mobil kemudian berjalan masuk meuju perusahaan, banyak yang membungkukkan badannya sebagai tanda penghormatan

“oppa, nanti jemput aku pulang ya?”tanya jessica

“andwe, oppa nanti mau dinner bareng taeyon, kamu pulang sama appa saja

saja, arra?”kata yonghwa

“arraseo”jawab jessica lemas

“oh iya, nanti jam 1 kamu tolong jemput krystal ya, pake mobil oppa saja, nih kunci mobilnya”kata yonghwa sambil menyerahkan kunci mobilnya

“mwo?? kenapa aku? biasanyakan oppa yang jemput krystal”protes jessica

“anggap saja itu bayaran atas oppa mengantarkanmu sampai disini”kata yonghwa santai

“mwooo??? oppa! aku ini adikmu, masa harus bayar juga?”kata jessica dengan wajah cemberut

“ingat adikku yang paling dingin, didunia ini tidak ada yang gratis, semua ada bayarannya, arraseo?”kata yonghwa lalu meninggalkan jessica dengan wajah kesal

“YA!!!!OPPA!!!”teriak jessica. yonghwa hanya melambaikan tangannya tanpa menoleh kearah jessica lalu menghilang didalam lift

“aaiisshhh!!!”kata jessica dengan kesal

“kenapa lagi sica uh?”tanya heechul, sahabat nya jessica

“sudahlah heechul, tidak usah ditanya lagi,kalau sica datang bareng dengan oppanya pasti mereka akan bertengkar kecil”kata yuri, sahabat jessica juga dan seketaris jessica

“kamu disuruh apa?”tanya yuri

“disuruh jemput krystal jam 1″jawab sica lalu mendengus kesal

“kalau begitu, bagaimana kalau aku saja yang menjemputnya maka dengan begitu aku mungkin bisa pendekatan diri degan krystal”goda heechul

“YA! heechul! jangan pernah ganggu adikku!”kata jesssica dengan kesal karna sahabatnya itu senang sekali mengodanya dan membuat amarah tambah meledak-ledak

“haha,…. aku cuma bercanda sica”kata heechul

“sica aku ini lebih tua darimu, kamu seharusnya memanggilku oppa,bukan heechul”protes heechul

“sirho!”kata jessica

“oh iya, yuri-ah, appa ku sudah datang?”tanya jessica karna teringat ia menitipkan bekal dari omma untuk dia dan yonghwa kepada appa

“sudah, 5 menit yang lalu”jawab yuri

“jinja? ahhh~~~ baiklah aku ke ruangan appa dulu, bye”kata jessica lalu meninggalkan sahabatnya

“annyeonghaseo jessica-ssi“kata ryeowook-tangan kanan appanya sekaligus seketaris appanya- sambil menundukan badannya

“oh, annyeonghaseo”sapa jessica lalu ikut membungkukan badannya

“appa sedang ada tamu?”tanya jessica

“oh ani, sajangnim sedang sendiri tidak ada tamu”jawab ryeowook

“baiklah aku masuk kedalam dulu”kata jessica sambil tersenyum lalu masuk kedalam ruangan appanya

“appa”sapa jessica dengan raut wajah ceria

“oh, anakku sica”kata appa lalu berhenti menulis

“appa, appa ada bawa bekal untukku dan oppa?”tanya jessica

“ada,appa juga bawa bekal untuk appa sendiri”jawab appa

“benarkah, seorang direktur membawa bekal untuk dirinya sendiri?”kata jessica

“ya, ayo kita makan bersama, dan panggilkan oppa mu”kata appa

tiba-tiba diotak jessica ada pemikiran yang cukup jahil untuk mengerjai oppanya. ia kemudian mengambil ponsel dari dalam tasnya lalu menelepon oppanya

“oppa!!! gawat!! oppa… appa..appa”kata jessica berakting, telunjuk tangannya ia dekatkan dibibir tipisnya itu sebagai isyarat agar appanya tidak bersuara

“appa? appa kenapa sica?”tanya yonghwa khawatir

“oppa, cepat datang kesini… kalau tidak.. kalau tidak aku tidak tahu apa yang terjadi nantinya”kata jessica tetap berakting lalu tertawa tanpa suara

“ne,ne,ne,ne”kata yonghwa dengan panik. jessica lalu menutup telfonnya lalu tertawa bersama appanya

“sica-ah, kamu senang sekali mengerjai oppamu”kata appa masih sambil tertawa

“biarin, siapa suruh dia tadi menjengkelkan”kata jessica lalu tertawa

“appa, appa coba bayangkan, oppa lagi berlari-lari seperti orang gila sampai semua karyawan disini memandangnya dengan heran”kata jessica lalu tertawa begitu keras bersama appanya. yonghwa berlari dengan cepat, ia tidak mau turun menuju lantai 7 dengan lift karna akan sangat lama untuk menuju ruangan appanya, ia turun dengan tangga, ia seperti orang gila yang berlari-lari seperti itu, tapi menurutnya biarkan saja yang penting appanya tidak akan mengapa-mengapa

“annyeongha……”kata ryeowook terputus karna yonghwa langsung masuk kedalam dengan nafas terhenga-henga tanpa menghiraukannya, ryeowook sangat bingung dengan tingkah laku atasannya, apakah didalam ada masalah? tapi ia baru saja mendengar suara tertawa 2 atasannya itu. ia hanya mengangkat bahu sambil menggelengkan kepala

“jessica!appa kena…….”teriak yonghwa  terhenti karna ia melihat adik dan appanya sedang duduk sambil tersenyum-senyum kearahnya.

“kau mengerjai ku?”tanya yonghwa dengan nafas terhenga-henga dan emosi

“ne”jawab jessica santai

“jadi kau benar-benar mengerjaiku?!”bentak yonghwa karna ia sangat kesal dengan kelakuan adiknya kali ini

“ah, mianhae oppa”kata jessica dengan nada bersalah

“kau tahu? oppa lari-lari seperti orang yang lomba lari estafet, lalu semua orang memandang oppa dengan tatapan aneh, oppa berlari dari lantai 12 sampai lantai 7 melalui tangga bukan lift sampai keringat bercucuran dan nafas terhenga-henga dan ketika oppa masuk kamu dan appa sedang tersenyum senang melihat oppa seperti ini?!!”bentak yonghwa dengan emosi yang meledak-ledak tak tahan dengan kejahilan adiknya. jessica hanya menunduk dengan rasa bersalah. yonghwa tidak mau terpengaruh lagi, ia tahu pasti adiknya ini sedang berakting agar dirinya tidak marah lagi

“oppa, mianhae oh? aku tahu aku salah, maafkan aku, aku janji tidak akan mengerjaimu seperti itu lagi”kata jessica dengan nada bersalah

“tidak bisa! oppa tidak akan memaafkan mu kali ini!”bentak yonghwa

“yongie, sudahlah maafkan adikmu “bujuk appa karna tidak tahan melihat perkelakihan antara anaknya

“tidak bisa appa, dia sudah keterlaluan membuatku seperti ini”kata yonghwa kemudian melihat kearah jessica dan wajahnya berubah, karna jessica sedang menangis tanpa suara, ia tidak pernah memarahi adiknya sampai menangis, apakah ia yang sudah keterlaluan? ia kemudian berjelan mendekati jessica lalu memeluk adiknya

“ah, mianhae sica, oppa tidak bermaksud untuk memarahimu sampai menangis seperti ini”kata yonghwa sambil mengelus rambut adiknya yang berwarna coca-cola dan lembut itu

“jessica, mianhae oh? oppa tidak ingin melihat kamu menangis”kata yonghwa

“jadi oppa sudah memaafkanku?”tanya jessica masih dalam pelukan oppanya

“ne, oppa maafkan kamu”kata yonghwa dengan rasa bersalah. jessica kemudian melepas pelukkan yonghwa masih sambil menangis

“jinja?oppa sudah memaafkanku?”tanya jessica dengan gembira

“ne”jawab yonghwa

yeah !! oppa sudah memaafkanku”kata jessica lalu menghapus air matanya dan kemudian tertawa, yonghwa mengangkat alisnya karna heran melihat adiknya tertawa, apakah otak adikya sudah tergeser sedikit?

“mengapa kamu tertawa?”tanya yonghwa heran

“oppa, mengapa kamu itu sangat mudah masuk kedalam perangkapku?”kata jessica

“mwo?kamu mengerjaiku lagi?aaiishh!! bodohnya aku”kata yonghwa sambil mengacak-acak kepalanya dengan kasar

“appa, omma waktu itu ngidam apa? sampai melahirkan adik seperti dia?”tanya yonghwa frustasi. appa hanya tertawa

“jadi mengapa kamu memangilku?”Tanya yonghwa

“oh, ayo kita makan, aku tadi sebelum kita berangkat, aku meminta tolong pada omma untuk membuat bekal untuk kita dan titipkan pada appa”kata Jessica

“dan kamu tahu?”Tanya Jessica. Yonghwa hanya menggeleng dengan binggung

“appa juga membawa bekal, jadi hari ini kita bertiga makan bersama”kata Jessica dengan gembira layaknya anak kecil yang diberi permen

“mwo?”kata yonghwa tidak percaya lalu memandang appanya, appa lalu mengangguk sambil tersenyum

“ayo kita makan, jangan membuang waktu lagi”kata appa. Jessica dan yonghwa pun mengangguk lalu keluarga jung makan bersama

Ryeowook Pov

“Jessica jung, hhmm dia sangat cantik, yah, sangat cantik, apalagi senyumannya yang manis itu, sungguh membuat ku terpesona. Menurutku karyawan yang lain berfikir salah, kata mereka Jessica sangat dingin, tapi ku lihat dia tidak dingin malahan ramah. Ah, ani.. anii… ryeowook babo! What are thinking now?”kata ryeowook dalam hati

“hhmm, permisi?”kata taecyon membuyarkan lamunan ryeowook

“ah, annyeonghaseo, ada yang bisa saya Bantu?” Tanya ku sopan

“Jessica ada didalam?”Tanya taecyon

“siapa dia?”gumamku dalam hati

“ne, mau saya panggilkan?”

“ah tidak usah, berikan padanya saja ini”kata taecyon sambil meyerahkan buket bunga

“dari siapa?”

“katakan dari taecyon”

“ne”

“kalau begitu saya pergi dulu”

“ternyata pacarnya Jessica”gumamku dalam hati. Ku ketuk pintu ruangan Mr.Jung sajangnim dengan pelan dan sopan

“masuk” suara sajangnim. Aku kemudian membuka pintu dan masuk kedalam lalu menutup pintunya lagi. Ku lihat keluarga Jung sedang makan bersama tapi tanpa Mrs.Jung dan anak bungsunya itu. Mereka sangat dekat sampai membuat diriku rindu dengan keluargaku, yah, aku memang tidak tinggal serumah dengan keluargaku, aku lebih memilih tinggal disebuah apartemen sederhana

“ada apa, ryeowook?”Tanya Mr.Jung

sajangnim ada orang yang minitipkan bunga pada Jessica sajangnim”kataku sambil menyerahkan bunganya dengan sopan dan hormat

“dari siapa?”Tanya Jessica

“dari seorang namja bernama Taecyon”kata ku. Jessica mengangguk-angguk lalu menoleh kearahku

“sinilah, makan bersama kami, kamu pasti belum makankan, ayo kita semua makan bersama kebetulan appa membawa bekalnya untuk 4 orang”ajak Jessica

“tidak perlu Jessica sajangnim , sajangnim makan saja, saya bisa makan dikantin kantor”tolakku halus

“jika kamu tidak mau di pecat, menurutlah”ancamnya

“tapi sajangnim saya tidak bisa, maaf saya telah menganggu, saya permisi”kataku sambil membungkukan badan lalu berjalan menuju pintu

“ryeowook, sini lah, kita makan bersama kalau kamu tidak ingin dipecat “kata Mr.Jung

“tapi sajangnim ,…”kataku terputus

“kalau kamu masih mau bekerja kemari dan kita makan bersama, kalau kamu tidak mau bekerja lagi, silahkan pergi”ancam Jessica . aku sungguh tidak enak hati, mau tidak mau aku berjalan mendekati meja Mr.jung . Jessica kemudian menyuruh yonghwa untuk mengambil bekal yang ada disebalahnya

“oppa, tolong ambilkan bekal itu untuk.. untuk..”kata Jessica terputus lalu berdiri dan berjalan mendekatiku

“namamu siapa? “Tanya Jessica

“ryeowook, Jessica sajangnim “kata ku sambil tersenyum

“emmm,, perkenalkan aku Jessica, aku tahu kamu sudah tahu diriku tapi kita tidak pernah berkenalan dengan resmi bukan?”kata Jessica sambil tersenyum lalu mengulurkan tangannya, aku kemudian menatap Mr.jung ia hanya tersenyum. Aku kemudian menjabat tangannya yang lembut dan ramping itu. Ia kemudian menarik tanganku untuk duduk disamping yonghwa.

“oppa, berikan bekal yang ada disampingmu itu pada ryeowook-ssi ”kata Jessica

Yonghwa menatap Jessica dengan tatapan –ini makanan tambahanku,mengapa harus memberikannya padanya- Jessica lalu menatap oppa nya dengan tatapan –berikan padanya oppa, atau kamu akan menjadi bahan kejahilanku- yonghwa kemudian memberikan bekal itu padaku, sungguh aku merasa tidak enak karna disela keluarga Jung makan, aku orang luar juga makan bersama mereka

“silahkan dimakan”kata yonghwa

“khamsaramida”kataku

“kau tahu ryeowook-ssi masakan ibuku sangat lezat, jika kamu tidak mencobanya kamu adalah orang yang paling rugi sedunia”kata Jessica dengan semangat

“anda sungguh beruntung mempunyai ibu yang masakannya sangat lezat Jessica sajangnim “kata ku dengan sopan

“aaiissh! Sungguh tidak enak didengar, panggil saja aku Jessica jangan ada kata sajangnim “protes Jessica

“ne, sajang…..  Jessica-ssi”kataku

“yasudah, mari kita makan”kata Mr.Jung. kami semua pun makan tanpa suara

“ryeowook setelah ini saya ada jadwal ?” Tanya Mr.Jung memecah keheningan

“tidak ada sajangnim”jawab ku sopan. Mr.Jung hanya mengangguk lalu melanjutkan makan

“mm boleh saya komentar?”kata ku ragu-ragu

“komentar saja”jawab yonghwa

“makanan ini sungguh enak”puji ku sambil tersenyum

“tentu saja, omma nya siapa dulu dong”kata yonghwa sambil tersenyum bangga, Mr.jung hanya tersenyum sambil menatapku

“betulkan kataku? Masakan omma sangat enak dan kalau kamu tadi menolak kamu adalah orang yang paling rugi didunia”kata Jessica

“ya, anda betul Jessica-ssi “kata ku sopan. Tak lama kami semua sudah selesai makan, Jessica mengambil kotak bekal kami lalu ia taruh di tempat tadi

“kalau begitu saya permisi dulu sajangnim dan terima kasih atas makanannya ” kata ku lalu membungkukan badan dan keluar dari ruangan atasan saya

“oh, annyeonghaseo, Jessica ada didalam?”Tanya yuri gelisah

“ada”jawabku sopan

“oh, ne, khamsaramida”katanya lalu buru-buru masuk kedalam

Jessica POV

“sica, nanti kembalikan mobilku setelah jemput krystal,arraseo?”kata yonghwa

“ne, arraseo oppa”jawabku

“oh, annyeonghaseo ajhussi, yonghwa oppa”kata yuri buru-buru

“yuri-ah, waeyo?”Tanya ku

“ya, sica, kau lupa?hari ini kamu ada meeting, kamu sudah ditunggu para direktur diruangan meeting”kata yuri panic

“mwo?aaiissh, aku benar-benar lupa, kalau begitu ayo kita pergi”kataku ikut panic

“annyeong”kata yuri sambil membungkukkan badannya lalu ikut pergi dengan ku

“mengapa kamu tidak menelfon ku?”kata ku panic saat kita masuk kedalam lift

“aku sudah menelfonmu, tapi kamu tidak mengangkatnya”jawab yuri. Aku kemudian mengecek ponsel yang ada didalam tasku, memang ada telfon dari yuri dan juga heechul, mungkin aku tidak kedengaran

“ahh, mungkin aku tidak kedengaran”kataku sambil memegang ponsel dengan tegang karna takut nanti para direktur menunggu lama dan mengagalkan hubungan kerja sama

TING!!

Bunyi bel lift, kami langsung berjalan masuk kedalam ruangan meeting

“ah, joesonghabnida, aku telat”kata ku

“kami semua sudah menunggu lebih dari 20menit, kamu tahukan periotas utama kita? Waktu adalah yang terpenting, tapi kamu telah  membuang waktu kita yang berharga untuk menunggumu”kata salah satu direktur

“saya sungguh menyesal, maafkan saya”kataku sambil membungkukkan badan, yuri ikut membungkukkan badan juga

“sudahlah, mari kita mulai rapatnya”kata salah satu direktur. Huft!! Untung mereka tidak marah lagi. Rapatpun dimulai

“huft! Sungguh melelahkan”gumamku ketika selesai rapat

“untung mereka tidak marah sampai tanduk mereka keluar, hahaha”kata yuri

“gimana rapatnya tadi?”Tanya heechul

“lumayan”jawab yuri

“lumayan kesel”tambah Jessica

“haha, kasihan sica”ledek heechul

“omo! Sudah jam brapa ini?”Tanya Jessica panic karna teringat ia harus menjemput krystal

“jam 12.45”jawab yuri

“omo! Kalau begitu aku pergi dulu ya”kata sica panic lalu berlari keluar. Tapi diluar ia menabrak seseorang

“ah, mianhae”kata Jessica membantu orang yang ditabrak berdiri

“oh? Oppa?”kata Jessica

“aigo sica ah, kamu selalu ceroboh”kata taecyon

“mianhae oppa,”kata Jessica

“kamu mau kemana? Kenapa buru-buru?”Tanya taecyon

“oh, mau ke kuliahnya krystal, dia sudah mau pulang”kataku

“oh, yasudah kamu jemput krystal dulu”kata taecyon

“oppa, tunggu diruangan ku dulu ya”kata Jessica

“baiklah, chagiya”kata taecyon

“annyeong,”kata sica kemudian berlari masuk kedalam mobil lalu melajukan mobilnya menuju kuliah krystal

“tepat jam 1”gumamnya setelah sampai dikuliah krystal

“krystal, onnie sudah menunggu diparkiran ya”kata sica dalam telfon

“oh? Onnie yang jemput aku? Baiklah, aku segera kesana”kata krystal. Tak lama krystal sudah terlihat berjalan menuju mobil yonghwa

“ah, onnie, senangnya onnie yang jemput”kata krystal kemudian memasangkan sabuk pengaman

“krystal-ahh, mengapa kamu enggak mau beli mobil untuk kamu sendiri saja si?”kata Jessica

“ani, kalau nanti aku beli mobil, nanti onnie atau oppa engak jemput aku lagi”kata krystal

“tumben oppa mau pinjamkan onnie mobilnya?”Tanya krystal

“ya,hanya untuk menjemputmu”kata sica

“onnie bagaimana kalau kita shopping sebentar?”tawar krystal dengan mata berbinar-binar

“ayooo… ah, tidak bisa”kata sica

“waeyo?”Tanya krystal

“taecyon oppa sudah menunggu ku dikantor”jawab sica

“ah, semuanya sudah punya pasangan, tidak menyenangkan”gumam krystal

“tapi sebentar lagi kamu juga bakal pacaran sama minho”kata Jessica

“onnie…”kata krystal. Jessica hanya tertawa

“yaebseyo?”kata krystal ketika hpnya berbunyi

“oh?oppa” kata krystal

“ne, tapi aku tidak ada yang antar, eonni mau kembali kekantor, ottokhe?”kata krystal

“jinjja?oppa mau menjemputku? Ne,ne emmm.. jam 2 ya oppa”kata krystal

“ne, annyeo….”kata krystal terputus karna Jessica merebut ponselnya

“YA!! Minho-ahh, kau mau berkencan dengan adikku?”kata Jessica

“ne, Jessica noona”jawab minho

“awas saja kamu macam-macam dengannya, aku tidak akan segan-segan padamu, arraseo?”ancam sica

“ne noona, tapi kenapa noona bisa tahu kalau aku yang menelfom?”Tanya minho

“kamu dengar, siapa lagi yang menelfon dan membuat wajah adikku ini berseri-seri?hanya kamu”kata Jessica

“onnie…”kata krystal sambil memukul tangan sica

“YA!! Krystal, kau bisa membuat kita kecelakaan, hentikan itu”kata Jessica

“sudahlah, aku berikan saja telfonnya pada krystal”kata sica

“tidak usah Jessica noona, tolong sampaikan kata saranghae padanya”kata minho. Jessica langsung tertawa

“noona, ini tidak lucu”kata minho

“ne,ne,ne, yasudah aku tutup duluan yah telfonnya, bye”kata sica lalu menyerahkan ponsel krystal

“dia bilang apa onnie?”Tanya krystal penasaran

“emmmm….kamu ingin tahu?”Tanya sica

“ne”kata krystal sambil menganggukan kepala

“emmm, bayar dulu 10000 won”kata Jessica sambil tertawa

“ya, onnie!! Itu namanya pemerasan”protes krystal

“minho mengatakan, saranghae”kata Jessica. Wajah krystal langsung berseri-seri mendengar kata Jessica

“sudah sampai”kata Jessica ketika mereka sampai dirumah

“dandan yang cantik, biar minho terpana dengan pesonamu, arraseo?”kata Jessica

“ne, arraseo, annyeong”kata krystal lalu masuk kedalam rumah, Jessica kemudian kembali ke kantor

“yuri-ahh, taecyon oppa masih ada didalam?”Tanya Jessica ketika sampai dikantor

“ne, pangeranmu masih ada didalam”ledek yuri lalu tertawa bersama Jessica

“yasudah, aku masuk dulu oh”kata Jessica kemudian masuk kedalam ruangannya

“sudah lama?”Tanya Jessica

“ne”jawab taecyon

“ada apa oppa datang?”Tanya Jessica

“sica-ahh, mianhae oh? Gara-gara semalam oppa tidak bisa datang sampai membuatmu menunggu lama”kata taecyon

“ne”kata Jessica tapi dengan raut wajah kesal

“chagiya, kamu mau oppa lakuin apa supaya kamu maafin oppa? Mau oppa tampar diri sendiri? Memukul diri sendiri? Atau bunuh diri?’kata taecyon sambil mengengam jemari tangan Jessica yang ramping itu

“YAA!! Kalau oppa, meninggal aku dengan siapa oh?”kata Jessica

“yasudah, maafin oppa ya?”kata taecyon

“ne,ne,ne, aku maafin”kata Jessica sambil tersenyum, taecyon kemudian mengacak-acak rambut sica dengan lembut

“oppa, rambutku jadi berantakan”kata Jessica dengan raut wajah cemberut. Taecyon kemudian mencubit kedua pipi Jessica dengan gemas lalu memeluknya

“saranghae chagiya”kata taecyon sambil mengelus rambut Jessica yang berada dipelukannya itu

“nado saranhae oppa”kata Jessica. tiba-tiba yonghwa membuka pintu tanpa diketuk, spontan Jessica dan taecyon melepas pelukan mereka

“oppa, lain kali ketuk pintu dulu, arraseo?”protes Jessica

“ah, mianhae o, aku tidak tahu kalian sedang bermesraan”ledek yonghwa

“annyeonghaeseo yonghwa”kata taecyon

“ne, annyeonghaseo hyung”kata yonghwa

‘oppa mau ngapain kemari?”Tanya Jessica

“oh iya, hampir lupa, mana kunci mobil oppa? Oppa mau pergi sebentar dengan taeyon”kata yonghwa

“hhmm.,. nama mereka benar-benar mirip, satu taeyon dan satunya lagi taecyon”gumam yonghwa

“nih”kata Jessica sambil menyerahkan kunci mobil

“sudah dibilang, setelah selesai langsung kasih”kata yonghwa kesal karna ia  dari lantai 12 harus naik lagi kelantai 16 ruangan Jessica lalu turun lagi ke lantai1

“mianhae oppa”kata Jessica. Yonghwa pun mengangguk kemudian berjalan keluar, tapi kepalanya didalam dan berkata

“lanjutkan lagi yang tadi kalian bermesraan, aku tidak akan menganggu”ledek yonghwa kemudian keluar dari ruangan Jessica

“maksudnya apa?”gumam Jessica bingung

“kamu benar-benar lemot, chagiya”kata taecyon lalu tertawa kecil dan mengelus rambut sica

PART 2

Ryeowook POV

Hari ini terasa sangat melelahkan karna ia harus menghadiri beberapa rapat bersama Mr.JUNG. ia kemudian masuk kedalam lift lalu menekan tombol 5

TING!

Bunyi bel lift, pintu liftpun terbuka. Ryeowook berjalan menuju kamar apartemennya, ia kemudian merogoh saku celananya untuk mencari kunci, belum dia dapatkan, bunyi ponsel terdengar. MOM calling… tulisan dilayar ponselku, dengan malas aku mengangkat telfon dari ibuku

“yaebseyo? Ada apa omma?”kata ku

“pulanglah kerumah,kita makan malam bersama, kami semua menunggu”kata omma lalu memutuskan telfon. Kita semua? Bukankah hanya omma dan appa?terlalu berlebihan mengatakan kita semua.. huftt rasanya aku sangat ingin merebahkan tubuhku dikasur, tapi tidak bisa sekarang, aku harus pulang rumah dan makan malam bersama omma dan appa tanpa ada rasa keharmonisan dan kekeluargaan. Aku menghentikan taksi lalu taksi itu melaju menuju rumahku. Aku berdiri sambil menatapi rumahku, yah, memang luas,megah dan mewah, tapi untuk apa jika tidak ada rasa kekeluargaan? Aku masuk kedalam rumah yang sudah ku tinggalkan selama 3 tahun, rasanya sedikit asing,tapi yasudahlah

“kamu sudah datang? Ayo buruan masuk, diluar sangat dingin”kata omma. Kami masuk keruang makan

“lama tidak berjumpa,appa”kata ku sambil membungkukkan badan

“ayo duduk, kita makan aku sudah lapar”kata appa tegas

“bagaimana kehidupanmu diluar? Pasti sangat menyusahkanmu, wookie-ah omma sudah bilangkan lebih baik kamu bekerja di perusahaan appamu saja”kata omma ketika kami sedang makan

“ani, aku tidak bisa bekerja di perusahaan appa”jawabku sambil mengunyah makanan. Makanan yang ku makan ini bukanlah masakan omma, tapi masakan bibi Hwang, aku sangat rindu masakan omma, terakhir kali aku merasakannya ketika aku berumur 9 tahun,hmmm,… aku jadi teringat masakan Mrs.Jung yang sangat enak dan bisa ku rasakan itu dibuat penuh cinta

“apakah keluarga Jung memperlakukanmu dengan baik dikantor?”Tanya appa tanpa menoleh padaku

“ya, mereka sangat baik padaku, Mr.Jung telah mengajariku banyak hal” jawabku

“baguslah,”kata appa

“appa, tolong jangan pernah sekalipun mengungkapkan indentitasku bahwa aku anak dari direktur Kim, aku tidak ingin perlakuan mereka berubah karna tahu,aku adalah anak orang kaya”kata ku

“kau tahu? Kim production telah bekerja sama pada Jung company dan sepertinya kita akan terus bertemu”kata appa. Aku hanya menatap appa dalam diam, appa sama sekali tidak menatapku,apakah ia segitu marahnya karna aku tidak mau bekerja diperusahaan appa? Tapi untungnya ia masih mau berbicara padaku

“omma,appa, kalian tahu?tadi pagi aku merasakan sebuah hal yang tidak pernah kurasakan lagi semenjak aku berusia 9 tahun”kata ku ragu-ragu

“apa?”Tanya omma

“tadi pagi, Mr.Jung, Yonghwa-ssi dan Jessica-ssi sarapan bersama dikantor dengan membawa bekal,”kata ku, omma menatapku ingin mendengar kelanjutan nya

“Jessica-ssi mengajak ku untuk ikut sarapan bersama,awalnya aku tolak tapi akhirnya aku terima, aku lihat mereka sangat harmonis, tiap hari keluarga mereka selalu dilanda canda tawa bersama anaknya, sangat berbeda denganku yang tidak bisa merasakan hal itu lagi, dan ketika aku mencicipi makanan yang dimasak langsung oleh Mrs.Jung aku merasakan dimasakan itu penuh dengan cinta untuk keluarga, tidak seperti kita”kata ku. Appa tiba-tiba menggebrak meja makan dengan kuat

“jika kamu datang kesini hanya untuk mengatakan hal itu, lebih baik kau tidak usah datang, kau berbicara seakan-akan appa dan omma tidak pernah memberimu cinta”kata appa

“bukankah benar?aku memang tidak pernah merasakan cinta lagi dari omma dan appa, mengapa appa harus marah dengan kebenaran itu? Appa tahu?kapan terakhir aku merasakan cinta? Ketika aku berusia 9 tahun, setelah itu aku hanya ditangani oleh bibi Hwang, tidak ada omma dan appa disampingku lagi, tidak ada cinta dari kalian lagi,”kata ku mulai emosi

“lebih baik kau pulang ke apartemen jelekmu itu”kata appa. Aku kemudian berdiri lalu menatap appa dengan tajam

“apartemen itu memang sudah agak tua, meskipun luarnya jelek tapi dalamnya bagus dan hangat,disana bisa memberiku kenyamanan tidak seperti rumah ini! Luas, mewah, megah tapi tidak memberiku kenyamanan malah memberiku rasa asing!”kataku lalu hendak berjalan keluar dari ruang makan tapi langkah ku terhenti

“omma,lain kali jangan menyuruhku datang jika hanya akan berakhir seperti ini”kataku. Raut wajah omma sangat sedih, hatiku sangat sakit melihat ekspresi omma tapi ku tahan perasaanku

“saranghae omma”

“annyeong”kata ku sambil membungkukkan badan lalu pulang ke apartemenku

“huft! Akhirnya aku bisa merasakan tempat tidur ini lagi setelah satu harian bekerja dan tadi bertengkar dengan appa.. sungguh melelahkan”kata ryeowook sambil menelentangkan badannya di kamar apartemennya

“mandi dulu, baru tidur, yah ide bagus”gumamnya lalu segera mandi

Kring!!!!Kring!!!Kring!!!

Ahh! Bunyi alarm, sungguh membuyarkan mimpi indahku. Aku mengambil jam weker lalu mematikan alarmnya dan ku lihat sudah pukul berapa ini

“omo!!! Mr.Jung pasti marah karna aku telat”kata ku panik lalu segera mandi,tak sampai 5 menit aku sudah keluar,dan segera memakai jasku dan langsung pergi menuju Jung Company. Dengan terburu-buru aku masuk kedalam, sial, aku tak sengaja menabrak seseorang, awalnya aku ingin memarahinya karna telah membuatku tambah telat, tak peduli siapa yang salah, tapi tidak jadi karna yang tidak sengaja ku tabrak adalah …..

Jessica POV

“aaiishh, hari ini aku benar-benar telat pergi kekantor karna dijalan macet, jarang sekali jam segini kota Seoul macet, tapi entahlah pikiranku hanya terfokus aku harus segera sampai di perusahan atau para direktur akan marah karna aku telat meeting lagi. Ada 12 menit lagi, dengan tergesa-gesa aku berjalan sambil memengang file-file yang berisikan kertas-kertas penting akan dibahas nanti pada saat meeting,

“aahh!!”aku teriak dengan refleks,karna seseorang menabrakku sampai aku terduduk dilantai. Sungguh mengesalkan. File-file yang ku pegang berhamburan kertasnya, Aigoo! Membuatku tambah kerjaan saja,tidak tahukah dia aku sedang buru-buru. Aku mendongakkan kepalaku dan kulihat dia adalah

“ryeowook-ssi?”gumamku

“ah,mianhae Jessica-sii aku tadi sangat terburu-buru”katanya lalu membantuku membereskan kertas yang berhamburan

“gomawo”kataku setelah ia selesai membantuku membereskan file-file

“aku pergi dulu”kata kami bersamaan. Kami tertawa kecil,aku langsung teringat aku sudah hampir telat, aku langsung berjalan menuju lift dia juga ikut masuk kedalam lift, ia yang pertama keluar karna ruangan appa dilantai 7 sedangkan ruangan meetingku di lantai 16

“sica-ah, cepatlah kamu sudah hampir telat”teriak yuri ketika melihat kedatanganku, aku berjalan setengah berlari kearahnya lalu kami masuk kedalam ruangan meeting

“kamu hampir telat Mrs.jessica”kata salah satu direktur, direktur yang lain hanya melihat kearahku dengan heran karna nafasku terhengah-hengah. Aku menarik nafas panjang lalu bersikap seperti biasa

“tapi belum telatkan Mr.Choi”jawabku lalu berjalan ketempat ku, aku kemudian melakukan meeting. Sedengkan dilantai 7…

“mianhae sajangnim aku telat”kata ryeowook sambil membungkukan badan pada Mr.Jung

“pasti telat bangun lagi”kata Mr.jung. ryeowook sangat tidak enak hati,karna ia sering terlambat akibat telat bangun

“mianhae “katanya lalu membungkukkan badan lagi

“aaiisshh! Kau sama persis dengan Jessica, dia juga sering telat bangun sepertimu sekarang ini”kata Mr.Jung

“sudahlah,tidak apa, aku tidak mempermasalahkan masalah telatmu,karna kamu hanya telat 15menit bukan 1 jam tapi bukan berarti kamu boleh melakukannya sering-sering”kata Mr.jung

ia memang sangat baik,meskipun ia berkata begitu,tapi aku sering telat,dan ia selalu mengatakan hal itu,aku sempat heran apakah setiap hari aku selalu telat 15 menit? entahlah yang penting ia tidak marah atau sampai memecatku karna aku tidak bisa sesuai dengan waktu masuk yang telah ditetapkan

“ryeowook hari ini aku ada jadwal apasaja?”Tanya Mr.jung membuyarkan lamunannya

“hari ini sajangnim akan melakukan meeting bersama direktur Kim Production pukul 11”kataku. Mwo ??? dengan appa? Aigoo!! Aku harus bertemu dengannya lagi setelah pertengkaran kecil kemarin.

“dimana kita meeting dikantor atau diluar?”Tanya Mr.jung

“starlight coffe shop, Mr.Kim membuat janji dengan kita disana”kata ku. Mr.jung hanya mengangguk sambil mengelus dagunya

“bagaimana setelah meeting kita makan siang bersama?”ajak Mr.jung

“apakah saya wajib ikut?”kataku

“tentu saja,kamu itu sekretarisku dan kamu itu anak angkatku hhmm.. berarti kamu abangnya yonghwa”kata Mr.jung. aku langsung menatap Mr.jung dengan tatapan kaget

“kenapa?apakah aku tidak boleh menganggapmu sebagai anak angkatku ryeowook? Aku sangat menyukaimu, apakah kamu keberatan?jika keberatan baiklah aku tidak menganggapmu sebagai anak angkatku lagi”kata Mr.jung

“saya tidak keberatan sajangnim”kataku

“oh iya, bisa kah tolong kamu nanti jam 10.45 ke ruangan Jessica, ajak dia untuk makan bersama, aku sudah mengajak yonghwa, tinggal Jessica saja, aku sudah menghubuginya tapi ponselnya mati,… dasar anak itu”kata Mr.jung

“baiklah”kataku

“saya permisi dulu”kataku lagi lalu membungkukkan badan

“ingat jam 10.45 karna jangan sekarang karna sekarang ia sedang meeting”kata Mr.jung. aku hanya membungkukan badan lalu keluar dari ruangan Mr.jung lalu ketempatku didepan ruangan Mr.jung.

“ternyata ia buru-buru tadi krna akan meeting, aigo!apa yang ku pikirkan?mengapa Jessica?”kataku lalu menggelengkan kepalaku. Di perusahaan ini, ada satu pintu ruangan untuk para direktur Jung, ketika kamu membuka pintu itu, kalian akan melihatku jika kalian mau menemui Mr.jung kalian akan membuka pintu yang terletak tepat disebelah kiriku. Tepat pukul 10.45 aku naik ke lantai 16 menggunakan lift

Ting!!

Bunyi pintu lift, aku membuka pintu ruangan Jessica, ku lihat ada seorang namja duduk ditempat seketaris tapi seingatku seketaris Jessica seorang yeoja bukan namja, ah apakah ia heechul? Heechul akan menganti posisi yuri ketika mereka sedang meeting. Heechul akan memberi tahu orang yang datang mencari Jessica. Yah, sepertinya itu benar. Ditempatku juga begitu akan ada seorang namja yang mengantikanku ketika aku dan Mr.jung rapat dan ia akan memberi tahuku siapa saja yang datang hendak menemui Mr.jung

“annyeonghaseo, Jessica sajangnim sedang melakukan meeting, ada pesan untuknya?”kata heechul

“oh? Ah? Annyeonghaseo, dia sedang meeting? Hhmm,,… tolong sampaikan padanya bahwa Mr.jung sajangnim mengajaknya untuk makan siang bersama pukul 12”kata ku

“baiklah”kata heechul

“saya permisi dulu”kata ku lalu berbalik badan tapi pintu di buka seseorang

Jessica POV

“huft!! Akhirnya selesai juga meetingnya, mengesalkan sekali mengapa harus tambah 10 menit lagi tadi? Buat aku bosan saja disana”gumam Jessica ketika ia baru selesai meeting

“yah, biasa Mr.Lee memang suka seperti itu menambah waktu rapat sesuka hatinya”jawab yuri

“jika aku tidak ada perlu dengannya,aku pasti tidak akan mau bekerja sama dengannya”kata Jessica lalu membuka pintu

“oh?ryeowook-ssi?”kata Jessica

“annyeonghaseo Jessica-ssi, yuri-ssi ”kata ryeowook sopan

Namja ini sangat sopan sangat beruntung yeoja yang memilikinya. Sama sepertiku sangat beruntung memiliki taecyon oppa

“ada apa ryeowook-ssi mencariku?”tanyaku

“oh, Mr.jung sajangnim mengajak mu makan siang pukul 12 di starlight coffe shop”kata ryeowook.

“Mwo?? Appa mengajak ku makan siang diluar? Ini adalah kejadian yang sangat langka”. Aku tersenyum sambil mengangguk, ryewook tertawa kecil melihat tingkah laku ku tadi,aaisshh! Pabo, mengapa aku melakukan hal memalukan seperti itu. Ku rasa pipiku bersemu merah

“baiklah,kalau begitu saya pergi dulu, annyeong”katanya lalu keluar dari ruanganku

“apakah ada yang mencariku,heechul?”Tanya ku pada heechul

“hhmm.. menurutmu apakah akan ada orang lain yang mau mencari yeoja seperti mu?”kata heechul

“YA!!apa maksudmu huh?”kataku kesal. Heechul dan yuri malah tertawa,entah apa yang lucu sehingga mereka tertawa

“tidak ada yang mencarimu”kata heechul. Aku mengangguk

“bisa tidak panggil aku oppa? Jangan heechul, aku ini lebih tua dari mu”kata heechul. Ia selalu berkata seperti itu. Aku tidak mau memanggilnya oppa karna menurutku agak sedikit aneh

“ya,ya,ya kamu memang lebih tua darimu, kita itu seperti gadis berusia 17 tahun dan seorang namja berusia 47 tahun”kataku

“YA!!aku tidak setua itu”protes heechul

“kalian ini selalu bertengkar karna hal itu sungguh membosankan”kata yuri

“hhmm.. aku tahu aku akan panggil kamu apa”kataku

“apa?”Tanya yuri dan heechul penasaran

“eemm.. heechul hyung”kata ku . yuri dan aku tertawa kecil

“hhmm.. sepertinya itu lebih baik dari pada kamu memangilku heechul”kata heechul

“bagaimana kalau nanti kalian ikut aku makan siang bersama?”tawarku pada yuri dan heechul

“sirho”kata mereka bersamaan

“waeyo?”Tanya ku

“kami tidak bisa ikut makan siang denganmu karna itu adalah hal langka yang pernah terjadi appa mu mengajak mu makan siang barsama”kata yuri

“dan appamu pasti juga mengajak yonghwa-ssi makan bersama juga,kaliankan makan siang bersama saja,aku dan yuri makan dikantin kantor saja. Dan kamu selamat menikmati makan siang bersama dengan oppamu dan appamu”lanjut heechul. Aku sedikit kebingungan dengan apa yang mereka katakan. Aiisshh!! Mengapa aku ini lemot sekali? Tapi untung ke lemotanku ini tidak muncul ketika aku sedang bekerja

“aaiishh!! Aku tahu kamu pasti tidak mengerti dengan apa yang kami berdua katakan kan?kau ini benar-benar lemot! Kau tahu semua karyawan disini memberimu julukan ice princess,Mrs.lemot,dolphin sica,cucumber sica,sleepy sica dan entah banyak lagi”kata yuri

“benarkah? Mengapa aku tidak tahu aku punya julukan sebanyak itu, benar-benar hebat”kata ku. Heechul langsung menjitak kepalaku

“aaww!! YA! Apa yang kau lakukan?”kataku kesal sambil mengelus kepalaku yang dijitak heechul

“apakah kau sedang bangga diberikan julukan seperti itu?aaiggoo!kau ini benar-benar parah”komentar heechul

“sudahlah kembali kemasalah tadi,maksud yang kalian katakan apa?aku tidak mengerti”kata Jessica

“aaiishh! Intinya selamat bersenang-senang makan bersama oppa dan appamu, arraseo?”kata yuri sambil merangkul pundakku

“arraseo”kataku, lalu menoleh ketangan yuri yang merangkul pundakku

“YA!!yuri-ah! Lepaskan tanganmu hanya taecyon oppa dan yonghwa oppa yang boleh melakukan hal seperti ini padaku,arraseo?”kata ku. Yuri lalu melepaskan tangannya dari pundakku,tiba-tiba ponselku berbunyi Taecyon oppa calling. Aku langsung mengembangkan senyumku,dan mengangkatnya sambil berjalan menuju ruanganku bukan diruangan seketaris

To Be Continue….

nb : gimana? gaje? pastinya, haha… don’t be silent readers ne? gomawo~~

7 thoughts on “Sleepy Couple [Chapter 1]

  1. Mianhae bru prtma kli review uda mengkritik aja
    Aq uda trbiasa bc yg yaoi ato yg GS
    Jd agak aneh klo bc yg kyak gni

    Menurut q ini bgus
    Crita ny seru

    Tp aq agak kurang ngerti jln fikiran ny
    Coz km gx misahin tmpt2 kyak kt0r cafe dll
    Smw ny km jdiin satu kyak gad02
    Biar gx bingung bc nx
    Trus bhs ny msh agak belibet+kaku

    Mianhae uda mngkritik
    Tp ju2r q suka alur crita ny
    Lanjut ne😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s