Sleepy Couple [Chapter 2]

sleepy couple

Tilte : sleepy couple

Author : veronica cen

Main Cast : Jessica jung (SNSD) | Ryeowook (suju) | Ok Taecyon (2 pm)

Support cast : Yonghwa ( CNBlue) | Yuri (SNSD) | Heechul ( Suju) | krystal F(x)| Taeyon (SNSD)

Genre : romance, sad, friendship, angst

Length : chapter

Rating : PG-15

                                                            Warning typo!

 

Ryeowook POV

“yaebseo, kalian cepat datanglah,appa sudah sampai”kata appa dalam telfon dengan tegas

“baiklah…..”kataku terputus karna appa sudah memutuskan pembicaraan. Aku menarik nafas panjang kemudian mengetuk pintu Mr.Jung

“masuk”kata Mr.Jung. aku pun masuk lalu membungkukkan badan

“ada apa?”Tanya Mr.Jung sambil tersenyum. Ia benar-benar berbeda dengan appa. Nada bicara appa sangat tegas beda dengan nada bicara Mr.Jung kepada anak-anaknya, nada bicaranya bersahabat sekali,andai aku punya appa sepertinya. Tapi aku juga merasa beruntung memiliki appa meskipun ia sangat tegas

“Mr.Kim sudah sampai dan ia sudah menunggu”kataku

“baiklah, ayo kita kesana”kata Mr.Jung. kira-kira 15 menit kami sampai di Starlight coffe shop

“maaf telah membuat anda menunggu lama”kata ku pada appa

“tidak apa-apa”jawab appa

“baiklah, bagaimana kalau kita mulai ?”kata Mr.Jung

“baiklah”kata appa . appa tidak menunjukkan bahwa ia adalah appaku, kami berdua bersikap bahwa kami tidak saling mengenal.

“baiklah, saya setuju dengan keputusan kalian”kata appa sambil tersenyum puas ketika meeting yang memakan waktu 1 jam sudah selesai

“terima kasih Mr.Kim”kataku

“direktur jung,anda pasti sangat beruntung telah memiliki seketaris seperti dia, dia sangat berbakat dan sangat pintar”puji appa. Aku menoleh kearah appa, ia tersenyum padaku. Apa yang telah terjadi padanya? Apakah tadi pagi kepalanya terbentur sesuatu atau apa? Sampai ia seperti ini. Meskipun begitu, aku sangat bahagia karna itu adalah pujian pertamanya setelah aku berusia 9 tahun

“haha… tentu saja, aku sangat beruntung memiliki seketaris sepertinya. Laki-laki berbakat,rajin,pandai seperti dia itu benar-benar langka ia itu Limited edition” kata Mr.Jung

“aku sangat menyayanginya dan bahkan aku menganggapnya sperti anak ku sendiri, ia adalah anak angkatku”kata Mr.Jung lagi. Appa hanya tersenyum mendengar cerita Mr.Jung

“siapa namamu kalau boleh tahu?”kata appa

“ryeowook inmida”kataku

“emmm.. bagaimana kalau kita makan siang bersama?”tawar appa pada Mr.jung

“boleh, tapi apakah Mr.Kim tidak keberatan menunggu anak saya dulu? Saya tadi sebelumnya sudah janjian dengan anak saya dan ryewook untuk makan siang bersama”kata Mr.Jung

“oh,tentu saja tidak,marilah kita menuggu anakmu, aku sangat penasaran bagaimana anakmu, Mr.Jung”kata appa. Mr.Jung melihat kearah jendela,dengan takut-takut aku menoleh kearah appa, ia menatapku dengan wajah datar

“appa”panggil seorang yeoja. Aku tahu dia pasti jesica. Yah benar saja Jessica dan seseorang disampingnya, yonghwa-ssi

“hyung,kau ada disni juga?”Tanya yonghwa

‘ya,”jawabku

“oh? Appa, ini siapa?”Tanya Jessica

“perkenalkan ini Mr.Kim, dari Kim Production”kata Mr.Jung

“hallo, saya Kim Sang Deuk”kata appa

“oh, annyeonghaseo, Jessica inmida”kata Jessica memperkenalkan diri

“annyeonghaseo yonghwa inmida”kata yonghwa memperkenalkan diri, aku mengambil posisi duduk disebelah appa, Jessica duduk ditempat yang tadi aku duduki, ia duduk diantara aku dan Mr.Jung,yonghwa duduk disebelah kiri Mr.Jung

“tidak keberatankan saya ikut makan siang bersama kalian?”Tanya appa

“tentu saja tidak”jawab yonghwa. Appa benar-benar berbeda, ia benar-benar tidak sama ketika dirumah, disini ia sangat baik dan ramah. Kami kemudian memesan makanan. Kami makan, terkadang mereka berbicara, aku hanya diam sesekali aku tersenyum dan mengangguk jika mereka berbicara padaku. Aku menoleh karah Jessica, gadis ini, ada sesuatu dipinggir bibirnya sepertinya saos. Aku memberikannya selembar tissue. Mereka menatapku dengan bingung,termasuk Jessica. Aku menunjuk piggir bibirnya. Dia tersenyum malu lalu mengambil tissue ku dan ia hapus saos yang ada dipinggir bibrnya. Aku ingin melakukan hal yang biasa dilakukan seorang namja pada yeoja, tapi aku tahu dia sudah memiliki namja chingu jadi aku tidak berani melakukan hal itu. Setelah selesai makan, Mr.Jung memanggil pelayan untuk mengambil bill, pelayan itu kemudian mengambil bill lalu menyerahkan pada Mr.Jung. appa mengambil kertas itu dari tangan pelayan

“biar saya saja yang bayar”kata appa sambil tersenyum ramah

“tidak usah repot-repot, biar saya saja”kata Mr.Jung

“tidak apa,saya saja, lagian saya sangat senang bisa bertemu anakmu dan seketarismu ini”kata appa lalu membayar biaya makanan kami semua

“saya jadi tidak enak hati”kata Mr.Jung

“kita lain kali sering-sering makan bersama ya, direktur jung, putri anda,putra anda dan seketaris anda”kata appa kemudian menyesap kopi nya yang belum habis

“anda mempunyai berapa anak?”Tanya appa pada Mr.Jung

“3, satu namja,dan 2 yeoja. Anak saya yang terakhir bernama krystal ia masih duduk dibangku universitas”kata Mr.Jung. appa mengangguk-angguk

“direktur kim sendiri?punya berapa anak?”Tanya Mr.Jung. aku sangat takut kalau appa mengatakan aku adalah anaknya, aku menatap appa dengan serius

“1, dia namja”kata appa santai

“anda tidak mengajak dia untuk makan bersama tadi?”kata Mr.Jung

“untuk apa? Dia sudah ada disekitar sini”kata appa. Jantungku serasa berhenti berdetak. Alasan ku supaya appa menyembunyikan identitasku,supaya karyawan dikantor tidak menatapku seperti aku adalah bosnya. Tapi aku tahu, untuk keluarga Jung, mereka tidak akan berubah,karna mereka tidak melihat seseorang dari harta dan jabatan tapi dari kepandaian dan keahlian dalam bekerja. Mr.Jung hanya mengangguk-angguk

“baiklah, saya harus kembali kekantor lagi, sampai jumpa”kata appa

:hati-hati Mr.Kim”kata yonghwa

“ayo kita kembali kekantor”kata Mr.Jung. kami semua pun kembali kekantor dan mulai bekerja seperti biasa

 

Jessica POV

Setelah selesai mandi, aku segera merebahkan badanku di tempat tidur, sungguh lelah hari ini. Aku ingin tidur dulu. Baru saja aku hampir terlelap ponselku berbunyi dengan malas aku mengangkat ponselku

“yaebseo”kata ku dengan malas

“halo,kamu pasti hampir tertidurkan tadi?”kata orang yang menelefonku

“ini siapa?”tanyaku

“YA!! Chagiya, apakah kamu sudah tidak bisa mengenali namja chingu mu oh?”kata taecyon

“oppa?”kata ku lalu segera duduk dipinggir ranjang dan mengusap mataku

“kamu itu benar-benar tukang tidur chagi”kata taecyon oppa. Aku mengaruk kepalaku yang tidak gatal itu sambil tersenyum malu

“oppa tebak, kamu pasti lagi garuk kepalamukan?”kata taecyon

“oh? Oppa bagaimana bisa tahu?”Tanya ku

“haha.. tentu saja oppa tau,karna oppa kan hafal kelakuanmu”kata taecyon

“oppa, kau tahu, aku sangat merindukanmu. kita sudah 2 hari tidak bertemu. Ini semua pasti gara-gara rapat dadakan dari Mr. Cha, dia selalu membuat rapat dadakan saat waktu kita mau bertemu”kata ku kesal lalu memandang jari-jari kakiku yang dihiasi cat kuku

“haha… oppa juga rindu denganmu chagi. Hhmm.. bagaimana kalau besok kita makan siang bersama?”kata taecyon

“jinja? Ah, baiklah, oppa jemput aku ya?”kataku

“ya chagi, kamu sudah makan malam?”Tanya taecyon

“belum, hari ini aku sedang malas makan malam. Oppa sendiri? Sudah makan?”Tanya ku

“kamu itu bukan malas makan malam,tapi sudah kebiasaan tidak makan malam, lihatlah tubuhmu sangat kurus seperti tengkorak-uh”kata taecyon

“anii… aku lebih gemuk dari tengkorak oppa”jawabku

“ne,ne,ne, kamu itu kakaknya tengkorak dan ia adlah adikmu. Kalian itu sangat kurus”kata taecyon

“kamu besok harus makan malam,kalau tidak oppa akan mencium bibirmu”kata taecyon. Ia selalu mengancamku seperti itu. Huh! Tapi aku takut jika ia benar-benar menciumiku, yah,maklumlah,kami tidak pernah berciuman sekalipun,karna aku selalu menolak.untung oppa sangat mengerti,ia tidak pernah lagi mencoba berusaha menciumku

“ne oppa, besok aku akan makan malam”kataku

“bagus, yasudah kalau begitu kamu tidur sana,”kata taecyon

“ne, goodnight oppa”kata ku

“goodnight too, saranghaeyo chagi”kata taecyon lalu memutuskan telfon. Aku tersenyum bahagia karna kalimatnya tadi,aku kemudian segera tidur dan berharap bisa bermimpi bersama taecyon oppa

“oppa, bagaimana?kita jadi makan siang?”tanyaku dalam telfon keesokan harinya

“jadi dong, chagi, aku segera kesana …”kata taecyon terputus karna Mr.Cha memanggil

“Mr.Ok rapat akan segera dimulai segera masuk lah”katanya

“oppa, kamu ada rapat?”Tanya Jessica

“entahlah, yang oppa tahu tidak ada rapat,tapi bagaimana bisa ada rapat?”bisik taecyon

“tapi bukankah jam ini tidak ada rapat?”Tanya taecyon pada Mr.cha dan ponselnya masih keadaan menelfon Jessica

“ya, tapi saya putuskan jam ini ada rapat”jawab Mr.cha

“tapi bukankah ini jam makan siang, Mr.cha?”Tanya taecyon

“tapi bukankah sebagai direktur, perusahaan lebih penting dari pada makan siang?”kata Mr.cha kemudian meninggalkan taecyon

“mianhaeyo chagi, oppa tidak bisa makan siang bersamamu”kata taecyon oppa bersalah

“gwaenchana oppa, ini semua gara-gara Mr.Cha, aaiisshh… dia benar-benar memakan waktu kita untuk bertemu”kataku kesal

“ya, betul,yasudah oppa rapat dulu ya”kata taecyon

“emmm.. oppa, kalau begitu aku makan siang bersama teman ku saja ya?”Tanya ku

“ne,”jawab taecyon

“gomawo,oppa”kata ku

“yasudah,anyeong.. sarang,…”kata taecyon terputus

“annyeong, saranghae oppa.. iloveyou somuch”kata Jessica lalu memutuskan telfon

 

Taecyon POV

“annyeong, saranghae oppa.. iloveyou somuch”kata sica. Aku tertawa kecil setelah ia mengatakan itu,ku tebak pipinya pasti merona merah. Dia itu pemalu,

Aku segera berjalan menuju ruang meeting, diikuti seketarisku. Saat meeting aku tidak bisa konsentrasi,pikiranku melayang pada Jessica, gadis yang sangat aku cintai dan sayangi. Aku menyuruh seketarisku yang menggantikanku bicara ataupun lainnya.karna aku sedang ingin membayangkan gadis mungil bernama Jessica. Sepertinya aku telah tersihir oleh kecantikan dan kebaikannya. Aku tidak bisa membayangkan jika kami berdua putus,mungkin aku bisa gila. Tapi tidak mungkin kami berdua putus, kami akan selalu bersama sampai kakek nenek. Seketarisku sedang mendengarkan dengan seksama perkataan para direktur. Seketarisku seorang yeoja, dia sangat agresif. Aku sebenarnya dari dulu ingin memecatnya karna tingkahnya yang memuakkan yaitu selalu berpakaian yang seksi sehingga kelihatan lekuk tubuhnya dan belahan dadanya, kadang ia sengaja memamerkan dadanya itu,tapi karna aku kasihan padanya, dia hanya tinggal bersama ommanya yang sedang sakit butuh banyak biaya untuk membeli obat,jadi ku urungkan niatku untuk memecatnya. Meskipun Ia selalu memakai baju yang seperti itu, aku sama sekali tidak tertarik, karna yang ada dimataku hanya Jessica jung seorang. Aku dan Jessica memegang teguh janji kita yaitu kepercayaan,kejujuran,dan kesetian. Ku dengar dari karyawan,katanya seketarisku menyukai diriku. Dan hal itu membuatku sedikit takut.

“mwo??”kataku ketika mendengar kata Mr.Park

“yah,Mr.Ok kamu,Mr.Cha,Mr.Im dan Mr.Joo akan pergi ke jepang selama 1 bulan “kata Mr.Park

“mengapa harus aku,kan masih banyak direktur yang lainnya”tolakku

“begini Mr.Ok kamu itu sangat cerdas dan kreatif. Kami membutuhkan idemu untuk kemajuan barang kita yang di jepang”kata Mr.choi

“kapan tanggal berangkatnya?”tanyaku

“3 hari lagi”jawab Mr.Choi

“omo!! Bagaimana ini? Aku pasti bisa gila tidak bertemu Jessica selama 1 bulan, 2 hari tidak bertemu saja sudah membuat pekerjaan ku berantakan, apalagi 1 bulan?”gumamku dalam hati. Meeting pun sudah selesai,dengan lunglai aku berjalan menuju ruanganku. Sambil memikirkan Jessica bagaimana nantinya

 

Jessica POV

“yuri-ah, bagaimana kalau kita makan siang bersama?”Tanya ku ketika selesai bertelfonan tadi bersama taecyon oppa

“mianhae sica,aku tidak bisa”tolak yuri

“ahh, ne”jawabku lemas. Aku keluar dari ruanganku lalu turun menuju lantai 12 untuk menemui yonghwa oppa. Kulihat tidak ada seketaris oppa,mungkin seketaris oppa sedang makan siang, aku lalu masuk kedalam ruangan oppa tanpa ketuk pintu, ku lihat taeyon onnie sedang menyuapi oppa

“oh? Sica?”kata taeyon eonnie ketika melihat keberadaanku

“ada apa?”Tanya oppa. Aku mengeleng

“ani,tadinya aku mau mengajak oppa makan siang bersama, tapi tidak jadi deh,ternyata kalian sedang makan siang, yasudah,aku keluar dulu, anyeong”kataku lalu keluar dari ruangan oppa. Aku kemudian berjalan menuju lift,ku lihat ada heechul

“heechul hyung”teriakku. Heechul menoleh kearahku. Aku berlari kearahnya

“waeyo?”Tanya heechul

“bagaimana kalau kita makan bersama?”ajakku

“aish, mianhae aku tidak bisa”kata heechul

“uh? Ah.. ne”jawabku sedikit kecewa

“tidak apa-apakan?”Tanya heechul

“gwaenchana”kataku sambil tersenyum dipaksakan lalu melambaikan tangan karna aku mau kelantai 7 ketempat appa. Aku buka pintu,kulihat ryeowook-ssi sedang duduk dengan tatapan serius,sepertinya dia sedang mengerjakan pekerjaannya. Ah! Aku ad ide.

“oh? Anyeonghaeseo Jessica-ssi”sapanya sambil tersenyum

“ryeowook-ssi, eemm.. kamu mau menjadi temanku?”Tanya ku

“oh?”katanya heran

“ne,jadi temanku,kamu mau?”Tanya ku

“dia diam,ia seperti sedang berfikir. Aku bingung apakah pertanyaanku tadi perlu berfiir seperti itu

“diam berarti mau”kataku karna sudah tak sabar

“tapi”gumamnya

“tidak ada,tapi-tapian”kataku sok tegas

“eemm..baiklah”katanya

“jadi kamu maukan jadi temanku?”Tanya ku penuh harap

“ne”jawabnya

“bagus kalau begitu temani aku makan siang”kataku sambil menarik tangannya lalu masuk keruangan appa. Appa heran melihat kedatanganku sambil memegangi tangan ryeowook

“appa,aku mau menculik ryeowook-ssi”kataku

“mwo?menculiknya?”kata appa

“ne, aku mau menculiknya untuk menemaniku makan siang,soalnya semua yang kuajak sedang tidak bisa”kataku

“tapi Jessica-ssi.aku tidak bisa,banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan sekrang juga”kata ryeowook

“baiklah,appa mengijinkan kamu menculik ryeowook”kata appa

“chinca?gomawo appa,kalau begitu anyeong”kata ku

“tapi, sajangnim”kata ryeowook

“tidak apa, kamu pergilah makan siang dengan Jessica,kamu juga pasti lapar”kata appa

“tapi”katanya

“sudahlah,pergi saja”kata appa

“ne,anyeong sajangnim”katanya lalu membungkukkan badan

“ryeowook-ssi,kamu mau memesan apa?”Tanya ku ketika kami sampai disebuah restoran

“hhmm..aku steak saja”jawabnya

“minumnya?”tanyaku

“cappuccino”jawabnya

“baiklah,hhmm, kami pesan steak 2, cappuccino satu dan hot chocolate”kataku, pramuniaganya mencatat pesananku lalu pergi

“Jessica-ssi”pangilnya

“eemm?”kataku

“kalau boleh tahu,mengapa kamu tidak pergi bersama kekasihmu saja?”Tanya ryeowook. Aku mendesah kesal

“tadinya rencana kami berdua seperti itu,tapi seperti biasa Mr.cha selalu meganggu waktu kami ketika ingin bertemu”jawabku. Ryeowook hanya mengangguk. Suasana menjadi hening,tidak ada pembicaraan dari mulut kita. Setelah kurang lebih 20menit,pesanan kami datang.aku makan dengan lahap, baru kali ini aku makan seperti ini didepan seorang laki-laki. Entah mengapa semenjak aku mulai berbicara padanya waktu itu,aku merasa nyaman. Kulihat ryeowook tertawa kecil, aku menoleh kearahnya dengan bingung. Ia kemudian menujuk ujung bibirku, ah, sepertinya saos steak ini, sudah kedua kalinya ia melakukan hal itu,aku segera mengambil tissue dan menghapus saos tersebut. Setelah selesai makan, aku memanggil pramuniaga nya membawakan kami bill

“biar, saya saja yang membayarnya Jessica-ssi”katanya

“ani, aku saja”kataku

“tapi aku seorang namja,masa dibayar seorang yeoja”katanya

“anggap saja sebagai perayaan karna kamu sudah mau menjadi temanku”kataku lalu segera membayarnya sebelum ryeowook menolak. Setelah itu kami kembali meuju Jung company. Karna tidak aja kerjaan, aku duduk diruangan appa, dan sesekali berbicara padany,karna aku tahu appa pasti marah jika aku terus berbicara dan menggangunya bekerja

“sica”panggil appa

“waeyo appa?”Tanya ku

“bagaimana kabar taecyon? Appa bebrapa hari ini tidak melihatnya datang kesini”kata appa

“dia sedang sibuk appa”jawabku

“hhmm.. bagaimana kalau hari ini kamu ajak dia makan malam dirumah?”kata oppa

“oh? Chinca? Aa!! Ne,ne,ne,”kataku bahagia. Appa hanya mengeleng-geleng melihat tingkahku

Pukul 08.00 malam KST

Aku,appa dan oppa telah sampai dirumah,kulihat omma sedang menyediakan makan malam untuk kami, appa kemudian mengatakan bahwa taecyon akan makan malam disini. Omma sangat senang. Yah, karna pasangan kami sesuai dengan selera appa dan omma. Mereka tidak pernah merestui hubunganku karna taecyon oppa anak pengusaha tapi karna taecyo oppa pandai,cerdas,kreatif dan bertangung jawab. Itu yang membuat appa dan omma menyukai nya. Appa dan omma juga sangat menyukai taeyon eonni dan minho. Kalau taeyon eonni itu adalah sahabat kami dari kecil. Kami berempat-sica,yonghwa,taeyon,krystal- sering bermain bersama dan dari kecil appa dan omma menganggap taeyon onnie anak mereka sendiri dan mereka sangat bahagia karna oppa berpacran dengannya bukan dengan yeoja lain. Ada 4 namja yang diterima dengan senang hati dirumah ini dan mereka bahkan boleh menginap ataupun makan malam bersama, yaitu taecyon oppa,ryeowook-ssi minho.dan juga heechul. Kalau yuri dan taeyon eonni selalu terbuka pintu ini untuk mereka. Aku segera mandi dan berdandan, karna sebentar lagi taecyon oppa akan datang dan makan malam bersama. Tadi ketika aku memberi tahunya bahwa appa mengajaknya makan malam bersama,ia sangat bahagia katanya ia juga sudah rindu dengan masakan omma yang lezat itu. Kulihat dari jendela kamar ku,mobil taecyon oppa sudah masuk kedalam gerbang, aku segera turun untuk membuka pintu untuknya layaknya istri membukakan pintu untuk suami tercinta

 

Taecyon POV

Hari ini appa Jessica mengajakku makan malam bersama. Aku sungguh bahagia karna kami sudah lama tidak makan malam bersama dan jujur saja,aku juga sudah rindu dengan masakan ommanya Jessica yang super lezat itu. Mobilku baru saja masuk kedalam gerbang aku kemudian memasukkan mobilku kedalam garasi rumah Jessica, aku berniat untuk menginap disini. Aku kemudian berjalan menuju pintu depan,kulihat sosok sica sudah berdiri dengan manis membukakan pintu untukku. Dia sangat cantik hari ini,bukan,bukan hari ini tapi setiap hari,setiap waktu,setiap jam,menit dan detik. Dia memelukku dengan erat,aku juga membalas pelukannya,aku benar-benar merindukannya.

“kamu sangat cantik”puji ku

“gomawo oppa”katanya

:ehm..ehm..”gumam yonghwa.aku dan Jessica sontak langsung melepaskan pelukan kami

“ayo masuk hyung, mereka semua sudah menunggu”kata yonghwa

“ne”jawabku. Yonghwa masuk kedalam duluan, aku mengandeng tangan Jessica lalu kami masuk kedalam bersama

“anyeonghaeseo ajhussi,ajhuma”sapaku lalu membungkukkan badan

“oh? Taecyon? Ayo duduk”kata omma Jessica

“taecyon, sebaiknya kamu lepas saja jas mu”kata appa Jessica. Aku menurut, aku kemudian melepaskan jasku dan Jessica mengambilnya lalu digantungnya di tempat menggantung baju. Ah, dia sudah seperti istriku

“taecyon oppa, oppa sudah lama tidak datang kemari, aku sangat merindukan oppa”kata krystal lalu tertawa kecil

“benarkah? Kalau kamu merindukan oppa,bagaimana dengan minho?”ledekku lalu aku dan Jessica duduk dimeja makan

“eemm.. minho oppa ada di sini”kata krystal lalu menujuk hatinya. Kami semua hanya tertawa kecil. Jessica kemudian mengambilkan kami semua makanan, dia benar-benar bisa menjadi istri yang baik meskipun dia tidak bisa memasak. Aku memandanginya sambil tersenyum karna menurutku, aku adalah pria yang aling beruntung memilikinya

PART 3

“hyung,kau mau melihatnya sampai kapan?”kata yonghwa

“sampai kamu puas memandangi taeyon”ledekku

“ajhussi, ajhuma, hari ini bolehkah aku menginap disini?”Tanya ku

“tentu saja, kamu boleh menginap selama yang kamu mau”jawab omma Jessica

“khamsaramida”kataku lalu makan

“bagaimana pekerjaan mu?”Tanya appa Jessica. Aku terdiam, aku belum mengatakan pada Jessica bahwa aku harus berangkat ke jepang 3 hari lagi.

“kenapa oppa?”Tanya Jessica membuyarkan lamunan ku

“ah, ani.. eemm.. sica-ah, sebenarnya tadi pada saat rapat oppa ditugaskan untuk pergi kejepang selama 1 bulan”kataku ragu-ragu

“kapan kamu akan berangkat?”Tanya appa Jessica

“3 hari lagi”jawabku

“cepat sekali”kata yonghwa

“ne”jawabku lalu menoleh kearah sica, ekspresinya datar dan dingin. Hhmm … apakah dia marah?. Setelah selesai makan malam, aku masuk kedalam kamar tamu, sebenarnya dikamar tamu itu,sudah ada baju-bajuku, dulu aku sering menginap kesini, tapi sekarang sudah jarang. Aku mandi lalu berganti pakaian, aku keluar dari kamarku lalu naik kelantai 2, kamar sica. Ku ketuk pintunya, tidak ada jawaban. Aku menarik nafas panjang, lalu kembali kekamar ku, ku raih ponselku lalu aku mengirimkan pesan padanya,tak dibalas, aku mencoba menelfonnya tidak diangkat, apakah dia sudah tidur? Tapi tidak mungkin.

“Sica jangan marah pada oppa, oppa sedih jika kamu marah pada oppa”gumamku

Terdengar ketukan pintu diluar kamarku, dengan malas aku berjalan membuka pintu, aku berfikir tidak mungkin itu sica karna dia sedang marah

 

Jessica POV

“appa”kataku saat aku masuk kedalam ruang kerja appa

“kenapa sica?”Tanya appa lalu melepaskan kacamata yang sedang ia pakai

“eemm.. boleh tidak, aku ikut taecyon oppa ke jepang?”tanyaku takut-takut

“mwo? Bagaimana pekerjaanmu nantinya?”tanya omma ketika masuk kedalam ruang kerja appa sambil membawa secangkir teh hangat,sepertinya omma mendengar perkataan ku tadi

“aku bisa menyerahkan nya pada yuri”jawabku

“omma tahu, yuri itu gadis yang pandai tapi apakah kamu yakin memberikakan pekerjaan itu selama 1 bulan? Apakah ia sanggup?”kata omma

“omma, omma jangan lupa, yuri itu adalah wakil ku, jika ia tidak bisa mengerjakan tugasku, untuk apa aku memilihnya sebagai wakilku? Aku yakin ia mampu mengerjakan semuanya dengan baik”jawabku mantap

“bagaimana omma? Izinkan aku ya?”kataku dengan nada memelas

“Tanya saja pada appamu”jawab omma

“appa, bagaimana? Ya,ya,ya?”kata ku

“appa takut kamu kenapa-kenapa”jawab appa

“aku akan menjaga diriku, dan akan ada taecyon oppa yang menjaga ku, aku juga yakin taecyon oppa tidak akan berani melakukan hal yang tidak-tidak padaku, karna taecyon oppa bukan orang yang seperti itu”kata ku

“appa tahu, dia bukan orang seperti itu, appa tahu dia itu sangat baik, tapi…”kata appa

“appa, ya?ya?ya? izinkan aku ikut kejepang”pintaku dengan nada memelas

“tapii.. aaiishh, baiklah, tapi dengan syarat pada saat kamu pulang, kamu dalam keadaan baik-baik saja”kata appa

“ne, aku janji, gomawo appa,omma”kataku lalu memeluk mereka berdua. Aku segera berlari menuju kamar taecyon oppa. Ku ketuk pintu kamarnya, tak lama meskipun sedikit lamban, ia membuka pintu. Ia terkejut melihat ku didepan pintunya

“sica?”katanya tak percaya

“bukankah kamu sedang marah denganku?”katanya. aku langsung memeluknya dengan perasaan bahagia

“taecyon babo! Tentu saja tidak,aku tidak marah padamu, aku hanya berakting supaya appa mengijinkanku ikut denganmu kejepang”kataku sambil memeluknya. Tapi taecyon oppa melepas pelukanku, ia memengang kedua bahuku lalu menatapku

“kamu ikut denganku ke jepang?”Tanya taecyon oppa

“ne”kataku sambil mengangguk bahagia

“chinca? Appa mu kasih?”Tanya nya dengan wajah yang berseri

“ne”jawabku lagi dengan raut wajah yang sangat bahagia,ia juga sangat bahagia lalu oppa memelukku dengan erat

“aku tidak jadi gila”kata taecyon oppa, aku melepaskan pelukanya lalu menatapnya dengan heran

“maksudnya?”Tanya ku

“oppa pikir, oppa akan ke jepang tanpa bisa melihatmu, dan di tambah tadi, oppa pikir kamu marah pada oppa, oppa benar-benar bisa gila jika kamu marah”kata taecyon oppa. Aku tersenyum padanya

“kalau begitu, kamu tidur sana chagi”katanya

“ne, goodnight”kataku

“goodnight too, sarangaheo”kata ny lalu mengecup keningku dengan lembut

“nado saranghae”kataku lalu pergi menuju kamarku

“sica!!!ayo bangun!!”teriak omma sambil mengetuk pintuku. Aiishh omma tidak tahukah dia? Bahwa aku sangat ngantuk. Aku mengacak-acak rambutku, dengan berat aku berjalan menuju pintu kamarku,tapi ku dengar suara taecyon oppa

“imo, biar saya saja yang membangunkannya”kata taecyo oppa. Aku segera berlari ke ranjangku,lalu membetulkan rambutku, dan berpura-pura tidur. Oppa masuk kedalam kamar, ia berjalan kearahku

“sica, bangun yuk”katanya lembut. Aku tetap berakting berpura-pura tidur, ku rasakan tangan taecyon oppa mengelus rambutku dengan lembut kemudian ia mencium keningku

“chagiya, ayo bangun”kata oppa. Aku membuka mataku

“sudah bangun? Cepatlah mandi chagi”kata taecyon oppa

“sebenarnya dari omma membangunkanku,aku sudah bangun oppa”kataku

“YA!!sica, ternyata yeojachinggu lagi mengjahiliku-oh?”kata oppa

“ani.. aku hanya berniat berakting, tapi aku mendapatkan kecupan dikeningku, membuatku bahagia. Yasudah aku mandi dulu”kataku lalu segera berlari menuju kamar mandi karna aku sangat gugup mengatakan hal tadi. Setelah selesai mandi,aku keluar dari kamar mandi,ku lihat disekeliling kamarku tidak ada taecyon oppa,berarti ia sudah turun ke bawah. Aku segera berdandan lalu turun ke lantai 1

“pagi semuanya”sapaku dengan wajah berseri-seri

“eonni mengapa wajahmu berseri-seri sepertu itu?”Tanya krystal

“kau tak tahu krystal? Hari ini eonni mu dibangunkan oleh pangerannya”kata yonghwa oppa

“oppa hari ini aku ikut denganmu yah?”tanyaku pada taecyon oppa

“ne, chagi..”kata taecyon oppa terputus

“ehm..ehmm”appa berdeham

“appa,kamu ini,menganggu anak kita pacaran saja”kata omma

“sica-a, kamu itu harus belajar masak dengan ommamu, lihatlah, omma dan adikmu bisa masak? Masa kamu tidak bisa masak oh?”kata taecyon oppa

“oppa, jangan suruh eonni masak, ia pasti tidak bisa, mencampurkan mayonise dan tuna saja membutuhkan waktu 1 jam, apalagi masak masakan seperti ini, mungkin butuh waktu 12 jam”kata krystal

“YA!!krystal kau ini tidak boleh berkata seperti itu, kasihan eonnimu”kata yonghwa oppa

“kau dengar kata oppa oh?”kataku

“YA!!sica!oppa belum selesai bicara,jangan di potong”kata yonghwa oppa lalu menoleh kearah krystal

“eonni mu itu bukan membutuhkan waktu 12 jam, tapi 2 hari, arraseo?”kata yonghwa oppa kemudian tertawa bersama krystal

“YA!!!oppa!!”kataku kesal

“kalian berangkatlah, nanti terlambat”kata omma

“ne, anyeong omma”kata ku

“annyeong imo”kata taecyon oppa. Yonghwa oppa dan krystal juga berpamitan termasuk appa, kami  semua kemudian pergi kekantor

“sica, mianhae oh, oppa sebelum berangkat kejepang tidak bisa menemanimu makan siang”kata taecyon oppa

“ah,gwaenchana”kataku

“sudah sampai, anyeong chagi”kata taecyon oppa sebelum aku turun dari mobilnya

“annyeong”kataku lalu hendak membuka pintu

“chakaman”kata taecyon oppa

“waeyo?”kata ku heran. Taecyon oppa kemudian mencium keningku. Aku langsung tersenyum bahagia

“annyeong oppa”kata ku lalu turun dari mobil

 

Ryeowook POV

Aku baru saja kembali dari apartemenku,karna aku lupa membawa berkas penting. Aku berjalan mendekati pintu perusahaan. Ku lihat ada sebuah mobil berhenti dipintu. Kulihat dari jendela itu adalah Jessica-ssi dan pacarnya. Omo!! Pacarnya mengecup kening Jessica. Hatiku, hatiku mengapa sakit seperti ini, gara-gara aku melihat Jessica dicium. Aku mundur selangkah dan entah mengapa berkas yang didalamnya berisikan kertas penting jatuh berserakan dilantai. Dasar ryeowook babo!!. Aku segera mengumpulkan berkas-berkas itu. Ku lihat ada 2 buah tangan yang ikut membantuku,aku menoleh kearah pemilik tangan itu, Jessica?

“Jessica-ssi?gumamku. ia hanya tersenyum kearahku, mungkin aura dinginnya keluar. Sama seperti biasanya ketika sebelum aku pernah berbicara padanya dan ketika itu aku sering menginap kerumahnya, ia sangat dingin,tidak berbicara padaku, bicara seperlunya saja.tapi sekarang aku tahu bahwa dia adalah es yang hangat

“lain kali, hati-hatilah, jangan membuat berkas penting jatuh berserakan dilantai, jika terbang dibawa angin, bagaimana?”katanya. benar juga, lain kali kau harus lebih hati-hati ryeowook babo!

“gomawo”kataku ketika kami sudah mengumpulkan berkas itu. Ia hanya tersenyum kemudian pergi. Senyumannya, membuat hati ku berdegup cepat, omo!! Sepertinya aku harus mengecek kerumah sakit, karna hatiku sedang tidak berfungsi normal jika dekat dengan Jessica. Aku kemudian kembali bekerja seperti biasa sampai jam makan siang

“aigo, perutku sudah bunyi,aku sangat lapar”kataku dalam hati

“ah,sebaiknya aku makan siang sebentar dikantin kantor”gumamku kemudian berdiri lalu mengetuk pintu Mr.jung lalu masuk

“ada apa ryeowook?”tanyanya

“maaf Mr.jung saya menganggu,saya ingin permisi makan siang sebentar dikantin perusahaan”kataku sopan

“dengan Jessica?”tanyanya

“mwo? Ah, ani Mr.jung”kataku

“hhmm..baiklah”katanya

“permisi”kataku lalu membungkukkan badan kemudian hendak berjalan keluar,tapi ada seseorang masuk

“oh, ryeowook-ssi, ternyata kamu ada disini,aku fakir kamu sudah makan siang dikantin, ayo kita makan siang”kata Jessica

“maaf, tapi saya makan dikantin saja”kataku

“ani,kamu harus makan bersamaku, arraseo?”katanya lalu menarik tanganku

“appa, aku bawa dia sebentar ya”katanya lalu kami berdua keluar

“omo! Aku lupa, aku tidak membawa mobil, bagaimana ryeowook-ssi?”katanya

“bagaimana kalau kita naik bus saja”kataku

“eemm.. baiklah, kajja, tapi hari ini kamu harus membawaku makan di tempat biasa kamu datangi ketika kelaparan”katanya. Didalam bus, kulihat ia sibuk dengan dunianya sendiri

“kau tahu ryeowook-ssi, didalam bus aku pertama kali bertemu taecyon oppa, sungguh kebetulan”katanya beseri-seri. Dia berseri-seri tapi mengapa hatiku tersayat-sayat? Padahal dia bertemu dengan taecyon dimana atau apapun bukan urusanku

“ryeowook-ssi aku sangat bahagia kamu mau menjadi temanku”katanya sambil tersenyum. Aku menoleh kearahnya lalu membalas senyumnya. Tuhkan? Hatiku sedang tidak berkeja normal,ketika ia mengatakan nama ‘taecyon’hatiku perih dan ketika ia mengatakan hal tadi hatiku berdebar-debar. Setelah sampai kami masuk kedalam sebuah warung pinggir jalan kecil. Ia yang mengatakan tempat ketika diriku kelaparan, yah disini,karna aku tinggal menyebrang dari apartemenku. Disini adalah tempat aku makan ketika sedang kelaparan

“kamu sering makan disini ryeowook-ssi?”Tanyany sambil melihat-lihat sekeliling

“ya, apakah kamu tidak suka dengan tempat ini?”kataku. dia tersenyum dan senyumannya itu membuat hatiku kembali berdebar-debar

“aku suka dengan tempat ini”katanya

“tapi ryeowook-ssi, mengapa kamu bisa tahu tempat ini?”Tanya nya

“karna apartemenku dekat sini”jawabku

“dimana?”tanyanya

“tu”kataku sambil menunjuk apartemenku yang berada disebrang. Dia mengangguk-angguk. Pesanan kami datang, kami melahapnya dengan sangat berselera, kami makan tanpa obrolan,karna sibuk menikmati makanan

“ah kenyang”gumamnya ketika kami sudah selesai makan. Ia kemudian tertawa kecil sambil menlihatku dan hal itu membuatku heran

“kenapa?apa, ada yang salah?”tanyaku. dia mengambilkan tissue kemudian ia serahkan padaku sambil menunjuk ujung bibirku. Aku mengelap diujung bibirku,ah,ternyata makanan

“kali ini kamu yang seperti itu”katanya

“kajja!kita kembali”katanya lagi. Aku segera membayar makanan lalu kembali keperusahaan

“oh iya, ryeowook-ssi, bolehkah aku meminta nomor telfonmu?katanya lalu meyerahkan ponselnya, aku meraih ponselnya lalu mengetik nomorku dan aku menyimpannya

“mengapa tidak ada?”tanyanya

“cari saja sendiri”kataku. Aku memang tidak menulis namaku didaftar kontaknya dengan nama ‘ryeowook’ tapi yang lain

“ayo masuk”kataku sambil menggengam pergelangan tangannya lalu berjalan masuk kemudian aku melepaskan peganganku. Entah mengapa saat aku menggenggam tangannya, hatiku sangat bahagia dan ketika aku melepaskan tangannya,hatiku tidak ingin aku melepaskan tangannya. Baru pertama kali aku merasakan hal seperti ini, sungguh aneh rasanya. Aku ingin menanyakan hal ini pada omma, ia pasti tahu,karna omma sangat pintar. Aku meminta izin dengan Mr.Jung untuk pulang kerumah sebentar dan ia mengizinkannya. Aku segera pulang kerumah omma dan appa. Aku menekan kode pintunya, kemudian pintu terbuka dan aku masuk kedalam

“oh? Wookie?”kata omma terkejut melihat kedatanganku. Aku segera menarik omma untuk kembali duduk disofa dengan lembut

“ada masalah wookie?”Tanya omma seakan-akan bisa membaca pikiranku. Lihatlah, aku belum mengatakan apa-apa ia sudah tahu dan aku yakin ia pasti tahu apa yang sedang ku alami ini.

“omma,emmm… aku ingin menanyakan sesuatu pada omma”kata ku ragu-ragu

“Tanya apa wookie?”Tanya omma

“tapi omma jangan menyela dulu ya, biarkan aku bicara sampai selesai baru omma beri pertanyaan.ya?kataku. omma mengangguk

“kalau kita sedang dekat seseorang dan hati kita berdegup dengan kencang itu mengapa? Lalu saat kita sedang bersama orang itu, hati kita sangat bahagia tapi ketika sedang tidak dengannya hati kita merasa resah,gelisah dan sedih, itu juga mnegapa omma? Dan ketika kita melihatnya sedang bermesraan dengan orang lain, hati kita tiba-tiba sangat sakit itu mengapa omma?”tanyaku polos

“kamu merasakan hal itu ketika sedang bersama siapa?”Tanya appa tiba-tiba muncul

“appa? Appa tidak ke perusahaan?”tanyaku terkejut

“appa tadi pulang sebentar karna ada dokumen penting yang ketinggalan”jawab appa

“appa sudah tidak marah padaku?”tanyaku takut-takut

“tentu saja tidak babo! Orang tua tidak akan bisa marah dengan anaknya dengan waktu yang sangat lama”jawab appa

“tapi waktu itu appa sangat dingin padaku”kata ku

“waktu itu appa mu sedang ada masalah diperusahaan dan appamu tidak sengaja melampiaskan padamu”kata omma

“jadi, anakku ini merasakan hal itu dengan siapa?”Tanya appa sambil merangkul pundakku lalu duduk disampingku

“emmm”kataku ragu

‘katakan saja,tidak usah malu”kata appa meyakinkanku

“Jessica-ssi”kataku. Appa tertawa, apa yang sedang ia tertawakan? Aku sungguh tidak mengerti

“mengapa appa tertawa?”tanyku heran

“kamu ingin omma menjawab pertanyaanmu tadi?”Tanya omma

“tentu saja”jawabku tak sabar

“kamu itu sedang jatuh cinta, wookie”kata omma

“jatuh cinta dengan Jessica”sambung appa

“jatuh cinta? Apa itu?”tanyaku polos ditambah heran. Appa tiba-tiba memukul pundakku dengan cukup keras

“aaww”aku meringis kesakitan akibat pukulan appa

“kau ini sebenarnya anak siapa? Mengapa bodoh sekali?”kata appa. Mwo? Aku bodoh?

“jatuh cinta itu, ketika kamu merasakan hatimu berdebar-debar dengan cepat saat dekat dengannya. Kamu tidak ingin melihatnya menangis, kamu juga sangat ingin membuatnya bahagia dan kamu ingin dia hanya menjadi milikmu”kata appa. Aku masih tidak mengerti, aaiisshh! Wookie babo! Mengapa kamu tidak mengerti kata-kata yang diucapkan appa? Aku memasang wajah heran

“kau tidak mengerti?”Tanya appa

“ya,aku tidak mengerti”jawabku

“dasar bodoh”kata appa

“appa, kamu jangan memaki anak kita seperti itu”kata omma

“dia benar-benar bodoh, tidak mengerti kataku tadi”kata appa

“begini wookie, apakah saat kamu dekat dengan Jessica, kamu merasakan hatimu berdebar-debar?”Tanya omma. Aku mengangguk

“ketika kamu melihat ia dengan namja lain, kamu merasakan sakit hati?”Tanya omma. Aku mengangguk lagi

“ketika kamu melihat hal itu, apakah kamu merasakan bahwa kamu ingin memilkinya?”Tanya omma lagi. Aku hanya mengangguk lagi

“apakah ketika kamu melihat ia tersenyum,kamu sangat bahagia?”Tanya omma lagi. Dan aku hanya bisa mengangguk lagi dan lagi

“apakah ketika ia menangis hatimu sakit?”Tanya omma

“ani, dia tidak pernah menangis, ia akan terus tersenyum, ya tersenyum, sangat manis”kataku sambil mengingat wajah cantik Jessica yang sedang tersenyum bahagia

“aku masih tidak yakin bahwa aku jatuh cinta dengannya”kataku

“kamu itu sudah jatuh cinta dengannya, meskipun kamu masih tidak mengerti, tapi kamu harus ingat pesan appa, kamu harus merebutnya dari namja lain, tapi merebutnya dengan cara sehat dan jantan”kata appa. Aku mengangguk. Appa berdiri, aku pun ikut berdiri

“kamu mau kembali bekerja?”Tanya appa

“ne”jawabku

“baiklah, ayo kita sama-sama berangkat”kata appa.

“ne, tapi boleh tidak aku meminta satu hal?”kataku

“apa?”Tanya appa. Aku meraih tangan omma dan appa lalu aku memeluk mereka dengan erat. Sungguh aku rindu masa-masa ini, aku memejamkan kedua mataku sambil tersenyum, kurasakan tangan omma menepuk pungungku dengan pelan dan penuh kasih sayang. Aku kemudian melepas pelukanku

“kajja, ayo kita berangkat appa”kataku lalu mencium pipi omma

“annyeong”kataku lalu berangkat dengan mobil mewah appa. Appa mengantarku sampai didepan Jung company. Aku turun dengan perasaan bahagia kemudian berjalan masuk kedalam

*****

“ryeowook-ssi nanti kita makan siang di tempat kemarin ya? Dengan naik bus, ternyata sangat menyenangkan makan dan pergi menggunakan bus”kata Jessica dengan mata berbinar-binar. Hatiku sangat bahagia melihat dirinya,wajah cantiknya, wajah manisnya dan suara lucunya

“baiklah Jessica-ssi”kataku

“baiklah kalau begitu nanti aku tunggu dipintu lantai 1, jangan membuatku menunggu terlalu lama, arraseo?”katanya

“ne, arraseo”jawabku

“aku kembali keruanganku dulu ya,”katanya. Ku dengar suara pintu terbuka dari ruangan Mr.jung

“sica?”kata Mr.jung

“appa”kata Jessica

“sedang apa kamu disini? Ingin menemui appa?”Tanya Mr.jung

“appa terlalu percaya diri, aku hanya ingin menemui ryeowook-ssi”jawabnya. Mr.jung langsung menatapku dan hal itu membuatku sedikit malu

“oohh, putri appa sedang selingkuh rupanya, kalau kamu dengan ryeowook bagaimana dengan taecyon?”Tanya Mr.jung. entah mengapa ketika mendengar nama ‘taecyon’ hatiku meledak-ledak dan aku sangat ingin berteriak

‘jangan pernah menyebut namanya,karna itu membuat hatiku sakit!!’tapi tidak mungkin aku berteriak seperti itu bisa-bisa aku dipecat dengan secara tidak hormat

“aniyo, aku tidak selingkuh, ryeowook-ssi itu temanku dan taecyon oppa itu namja chingguku, dan pastinya taecyon oppa selalu dihatiku”jawab Jessica. Jawabannya itu cukup membuatku seperti tertusuk pisau secara tidak sengaja, cukup sakit,perih dan pedih. Omo!! Aku benar-benar telah jatuh cinta dengannya. Mr.jung hanya menatapku dalam diam, kulihat dalam sorotan matanya ia mengetahui sesuatu tentangku.

“appa mau kemana?”Tanya sica

“appa mau meeting”jawab Mr.jung

“ah, baiklah, aku kembali keruangan ku dulu ya appa”katanya kemudian berjalan keluar. Tepat waktunya jam makan siang, aku segera berjalan setengah berlari menuju lantai 1. aku tak ingin membuatnya menunggu lama

“ternyata kamu cukup tepat waktu ryeowook-ssi”katanya. Kemudian memasukan lengannya dilenganku lalu kami berdua pergi menuju tempat yang kita tuju

“mengapa kamu tidak mengirim pesan atau menelfonku saja? Jadi tidak usah repot-repot datang ke lantai 7 menemuiku”kataku sambil makan

“kau tahu? Aku masih tidak tahu, kamu memasukan nama apa di kontaku, sungguh susah mencarinya”jawabnya lalu memasukan makanan didalam bibir mungilnya itu. Dan untuk ketiga kalinya ia makan dengan belepotan, aku mengambil tissue dan secara tidak sadar aku menghapus sisa makanan itu sendiri. Ia terlihat agak canggung

“maaf”kataku ketika mulai sadar

“ryeowook-ssi “panggilnya dengan nada cukup pelan

“hhmm?”gumamku sambil menyesap minumanku

“kamu tahu? Aku besok aku akan pergi kejepang dengan taecyon oppa selama 1 bulan”katanya bahagia. Mendengar hal itu cukup membuatku terkejut sampai aku tersedak minumanku. Aku terbatuk-batuk karna itu

“ryeowook-ssi gwaenchana?tanya nya khawatir kemudian berjalan menuju arahku lalu mengelus pundakku dengan lembut. Hatiku berdebar dengan sangat cepat dan kurasa hatiku beserta jantungku akan menembus keluar

“sudah agak baikkan?”tanyanya

“ne”jawabku. Ia kembali duduk ditempatnya

“untuk apa Jessica-ssi pergi kesana?”tanyaku

“taecyon oppa disuruh untuk pergi kejapang, jadi aku berniat menemaninya”jawabnya

“jadi kamu berniat meninggalkanku sendiri disini? Di seoul?”tanyaku mulai emosi

“oh?”gumamnya heran

“kamu kenapa bertanya seperti itu? Kedengarannya sedikit aneh, seperti seseorang yang tidak rela orang yang dicintainya pergi jauh saja”katanya kemudian tertawa kecil. YA! SEMUA YANG KAU KATAKAN BENAR! Teriakku dalam hati, aku berusaha mengendalikan diri

“maksudku, Jessica-ssi akan meninggalkanku sendiri untuk makan siang?”tanyaku lalu tertawa kecil

“ayolah, setelah satu bulan aku akan kembali menemanimu makan siang”katanya

“janji?”kataku

“ne”jawabnya sambil mengangguk. Aku tersenyum, tersenyum yang dipaksakan. Keesokannya aku ikut mengantarnya ke bandara bersama Mr.jung, Mrs.Jung,Yonghwa ,krystal, yuri dan heechul

“eonni, aku pasti sangat merindukanmu”kata krystal sambil memeluk Jessica dengan wajah sedih

“eonni juga pasti akan merindukanmu”jawabnya

“kamu harus selalu mengirimkan pesan dan menelfon oppa, arraseo?”kata yonghwa

“ne oppa”jawab sica

“saranghae oppa”kata Jessica. Ayolah Jessica aku sangat ingin kamu mengatakan hal itu padaku

“tapi oppa tidak mencintaimu”kata yonghwa sambil tertawa kecil

“ayolah oppa, katakana padaku satu kali”kata Jessica. Yonghwa tidak menghiraukannya lalu ia menepuk bahu taecyon dengan pelan

“jagalah adikku yang cukup cerewet ini, jika ada apa-apa dengannya aku tidak akan segan-segan menghabissimu, hyung”kata yonghwa

“tentu saja aku akan menjaganya”jawab taecyon sambil tersenyum

“omma appa, aku pasti sangat merindukan kalian”kata Jessica sambil memeluk kedua orang tuanya. Ia menangis! Hatiku perih, rasanya kau ingin menghapus air matanya. Tapi aku tidak bisa

“kami juga akan merindukanmu”kata ommanya

“kamu disana baik-baik ya, jaga dirimu”kata Mr.jung

“kami menitipkan Jessica padamu taecyon”kata Mr.jung lagi

“ya”jawab taecyon

“yuri-ah, heechul hyung”kata Jessica kemudian memeluk mereka berdua, aneh, mengapa ia memanggil heechul dengan sebutan ‘hyung’? bukan ‘oppa’ atau sebagainya

“jaga dirimu baik-baik oh? Jika ada apa-apa ceritakanlah pada kami”kata yuri

“ya, ceritakan pada kami, kami akan mendengarkan ceritamu”sambung heechul

“YA!! Taecyon-ssi, jaga Jessica kami, kalau kamu berani menyakitinya kamu akan berhadapan dengan ku, Kwon yuri, arraseo?”kata yuri. Taecyon tertawa kecil

“ne, kwon yuri, aku akan menjaganya”jawab taecyon. Jessica kemudian berjalan kearahku

“ryeowook-ssi, aku juga pasti akan merindukanmu, tenang saja, nanti setelah aku pulang dari jepang, aku akan menemanimu makan siang lagi”katanya lalu berjinjit dan membisikan sesuatu padaku

“dan aku tidak akan menyerah untuk mencari namamu di kontakku”kata Jessica. Aku tertawa kecil mendengarnya

“fighting”kataku. Ia kemudian kembali berdiri disebelah taecyon. Aku menatap taecyon dengan tatapan –aku akan merebut Jessica dari tanganmu dengan sehat, dan selama ia masih berada disisi mu jangan pernah berani membuatnya sedih atau aku akan membunuhmu- ia tersenyum pada keluarga Jessica

“kami pergi dullu, annyeong”katanya

“annyeong”kata Jessica kemudian berjalan pergi dan hilang diantara banyaknya orang dibandara. Kami kemudian kembali, krystal dan omma Jessica kembali pulang dan kami dsemua kembali menuju perusahaan. Aku kembali bekerja dan saat ini sedang makan siang, aku makan dikantin perusahaan sungguh ada yang kurang rasanya, jika saja Jessica ada disini pasti semuanya terasa lengkap

“oh, annyeong, ryeowook-ssi”kata heechul berdiri di mejaku bersama yuri

“bolehkah kami ikut bergabung?tanya yuri

“boleh”jawabku dari pada aku harus makan sendirian lebih baik jika mereka menemaniku

“perkenalkan aku kwon yuri, kamu bisa memanggilku dengan yuri saja”kata yuri memperkenalkan diri

“ne, eemm.. kim ryeowook, kalian bisa memangilku dengan ryeowook saja”kataku

“aku heechul, dan kamu boleh memangilku hyung, karna aku sepertinya lebih tau darimu”kata heechul

“ne, hyung”kataku. Lalu kami makan siang bersama

 

Jessica POV

Setelah berjam-jam duduk di pesawat, akhirnya kami sampai di jepang. Kami segera cek-in 3 kamar, kamar ku, kamar taecyon oppa dan kamar seketarisnya. Kami semua sangat lelah jadi kami semua istirahat dikamar masing-masing. Aku meminta taecyon oppa meletakan koperku didekat lemari, ia kemudian keluar. Aku merebahkan tubuhku di kasur, ah , sungguh enak dari pada duduk dan tidur di pesawat, aku segera mengambil baju dan aku bergegas mandi. Setelah selesai mandi aku tidak make-up seperti biasa, aku tidak make-up karna aku berencana hendak tidur, aku kembali merebahkan tubuhku diatas kasur aku menutup mataku,tapi apa? Tiba-tiba muncul wajah ryeowook-ssi yang sedang tersenyum, aku segera membuka mata lalu menatap langit-langit dinding. Mengapa ketika aku berbicara pada ryeowook-ssi tadi, hatiku berdebar-debar? Dan mengapa hatiku tidak ingin meninggalkannya selama 1 bulan sendirian di seoul, dia pasti sangat kesepian, mwo??? Jessica, apa yang sedang kamu pikirkan? Aku segera menupuk pipiku dengan kedua tanganku tidak terlalu keras, aku merasa mataku sudah lelah dan ingin beristirahat,aku pun memanjakannya dengan cara tidur. Aku terbangun karna mendengar bunyi ponselku

“yaebseo?”kataku masih dalam keadaan tidur dan sadar

“chagiya, bangunlah, ayo kita makan malam”kata taecyon oppa

“oh? Ah, ne,ne, aku akan segera bersiap-siap tunggu aku oppa”kataku lalu mematikan ponselku dan bergegas mandi. Setelah selesai, aku langsung merias wajahku, dan kudengar bunyi ponselku, kulihat taecyon oppa mengirimkanku sebuah pesan

From: taecyon oppa

Kamu sudah siap chagi? Aku sudah menunggu di depan kamarmu

Aku segera berjalan keluar lalu membuka pintu, ketika aku membuka pintu kulihat ada seikat bunga mawar merah,

“untukmu chagi”kata taecyon oppa dengan seulas senyum. Aku menerimanya dengan gembira,

“gomawo oppa”kataku lalu menaruh lenganku di lengannya. Ia hanya mengelus rambutku dengan lembut. Aku memenganggi bunga itu dengan bahagia, kurasakan seperti di perhatikan seseorang tapi aku tidak terlalu pikirkan. Kami makan malam bersama, sungguh romantis meja makan kami dekat dengan kolam berenang, diatas air ada lilin yang disusun menjadi kata-kata ‘I love you sica’ Omo!! Ini sungguh romantis

“oppa, ini semua kamu yang merencanakannya?”tanyaku disela-sela kami makan malam

“tentu saja”jawab taecyon oppa sambil tersenyum

“gomawo oppa”kataku

“saranghaeo sica”kata taecyon oppa

“nado saranghae”kataku dengan gembira

Hampir satu minggu aku menemaninya, saat dia lelah aku akan memijatnya dengan penuh cinta. Hari ini kami baru selesai pulang dari acara penguntingan pita, satu pekerjaan telah terselesaikan dengan sempurna, masih ada 2 pekerjaan yang menunggu taecyon oppa, besok kami dan para direktur akan makan malam bersama untuk …..

 

To Be Continue…..

4 thoughts on “Sleepy Couple [Chapter 2]

  1. Kapan Sleepy Couple [Chapter 3] kelluar ?? Aqq udah ggak sabar pengen bacanya niie .. Jangan llama” donk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s