Somebody Else (Chapter 6)

req-evelynatalyaSomebody Else

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

 Main Cast:

  • Jessica Jung
  • Kris Wu (EXO M)
  • Park Chanyeol (EXO K)

Chanyeol menjauhkan wajahnya mengakhiri ciuman panjangnya dengan Juniel, senyum Juniel mengembang menyiratkan kebahagiannya.

” Aku masuk dulu oppa, annyeong ” ucap Juniel malu malu lalu masuk ke dalam kelas seninya. Chanyeol melambaikan tangannya seiring Juniel menjauh , ia memejamkan matanya dan memegang bibirnya tidak ada yang berubah dengan mencium Juniel semua masih terasa hambar

——–

Kris memeluk Jessica erat mengelus rambut gadisnya lembut , perasaanya Jessica sedikit membaik dan lebih tenang dari sebelumnya setidaknya masih ada Kris disampingnya .

” Aku mencintaimu jadi jangan berani menangisi pria lain di depanku” ucap Kris tajam, Jessica tertohok mendengarnya perasaanya kembali kacau. Kris melepas pelukannya dan menatap Jessica dingin

Setiba di rumah Kris merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya, memejamkan matanya mencoba menenangkan pikirannya yang masih melayang mengingat  Jessica menangis melihat Chanyeol berciuman, ia tidak bodoh Kris bisa membaca dan merasa kesedihan Jessica melihat Chanyeol bersama kekasihnya. Hatinya terasa perih , Kris berharap semua ini hanya perasaanya jika Jessica menyukai Chanyeol

” Tidak Kris, tidak mungkin Jessica menyukai Chanyeol . Aku yang selalu ada disampingnya, aku yang melindungi dan menjaganya setiap hari . Apa hebatnya Chanyeol dibanding diriku? Tidak ada aku lebih baik darinya ” gumam Kris pada dirinya sendiri

” Hahaha bodoh kau Kris, Jessica pasti hanya menyukaiku dia mau bicara dan dia bilang dia juga nyaman bersamaku. Jessica pasti menyukaiku ” gumamnya lagi sambil tersenyum mencoba menghibur dan menyemangati dirinya sendiri , senyumnya menghilang mengingat tatapan dan sikap Jessica pada Chanyeol.

———

” Sica-ya kau sudah sampai rumah? Aku tidak melihatmu saat pulang tadi. Kau pasti lelah istirahat dan jangan lupa makan siangmu ! ^^

Kepala Jessica tertunduk matanya sudah berkaca kaca membaca pesan dari Chanyeol, air matanya sudah siap mengalir kapan saja. Jessica tak berhenti menangis mengingat kejadian menyakitkan tadi, disaat hubungan dan Chanyeol mulai lebih dari pertemanan biasa saat Chanyeol memberikan perhatian lebih dan memberinya perasaan nyaman luar biasa , sekarang Jessica seolah disadarkan dengan kenyataan semua itu hanya harapannya belaka dan ia merasa salah menanggapi sikap dan perhatian Chanyeol berlebihan

” Aku harus melupakan Chanyeol ” ujar Jessica di tengah tangisannya

——-

Jessica menjalani hari harinya bersama Kris seperti biasa, walau Kris sempat marah karena masalah kemarin tapi seperti itulah Kris Wu cepat marah dan cepat bersikap biasa, sikap dan sifatnya tidak mudah ditebak. Begitu juga hubungan Jessica dan Chanyeol, sica mulai menjauhi Chanyeol tidak ingin memperdalam perasaanya pada namja berstatus kekasih orang itu, tidak membalas pesan Chanyeol menghindari kontak mata jika mereka bertemu.  Chanyeol sadar Jessica menjauhinya ia hanya bisa menyimpan sejuta kebingungan dalam hatinya

Kris menyandarkan tubuhnya di luar sekolah setelah mengantar Jessica, mata Hyunyoung berbinar melihat seorang namja tampan tidak jauh darinya, Hyunyoung berlari kecil dan menghampiri Kris

” Kris ” panggil Hyunyoung senang, Kris menatapnya dingin sama sekali tidak senang dengan kehadiran gadis cantik itu

Senyum Hyunyoung menghilang dan mendengus sebal , mudah ditebak olehnya dari wajah Kris yang sedaritadi di tekuk. ” Kau mau jalan denganku? ” tanya Hyunyoung

” Tidak ”

” Ayolah aku tau kau pasti ada masalah, benar bukan? ”

” Aku tidak mau, aku pergi ”

Hyunyoung menarik tangan Kris dan menghalangi langkah Kris dengan merentangkan kedua tangannya, Kris menatap Hyunyoung bingung. Bingung karena gadis itu tak berhenti mendekati dirinya meskipun Kris sudah berkali kali menolak dan menegaskan perasaanya pada Jessica

” Minggir , aku tak mau pergi denganmu”

” Wae ? ”

” Jelas karena Jessica, bagaimanapun aku harus menjaga perasaanya ” batin Kris

” Jessica? ” tebak Hyunyoung, Kris mengangguk sebagai jawaban

” Memangnya Jessica peduli denganmu? ” tanya Hyunyoung polos, hati Kris seperti ditusuk ribuan benda tajam, Kris terdiam

” Memangnya Jessica peduli jika kau pergi denganku atau yeoja lain, dia tidak akan peduli . Jangan berharap dia cemburu ku rasa kau bukan urusannya ” sindir Hyunyoung sinis

Kris menggigit bibir bawahnya kesal,  Hyunyoung baru saja menyadarkannya otaknya seolah dicuci oleh kata kata Hyunyoung tadi.

” Kau mau kemana? ”

” Kau mau pergi denganku? ”

” Kurasa kau banyak pikiran, ke rumahmu dan kita minum ”

Kris memberikan segelas soda untuk Hyunyoung tangan lainnya memegang segelas wine, senyuman di wajahnya tidak bisa ditahan lagi. Di dalam hati ia senang namja yang dicintainya membawa ia ke rumah untuk pertama kalinya. Kris meneguk wine berkali kali, di depannya Hyunyoung sudah siap mendengar keluh kesah Kris. Kris meletakan gelasnya kasar , kepalanya sedikit pusing karena meminum banyak wine.

” Jadi apa yang terjadi? Karena Jessica dan Chanyeol? ”

Emosi Kris terpancing mendengar Hyunyoung menyebut nama Chanyeol

” Apa hebatnya Park Chanyeol dibanding aku? Sebutkan apa bagusnya Hyunyoung . Aku.. Aku yang menjaga Jessica, aku yang mengenalnya lebih dulu , aku yang melakukan semuanya untuk Jessica. Chanyeol tidak melakukan apapun dia sudah punya kekasih kenapa dia terus menganggu Jessica ku ” teriak Kris seraya menendang meja meluapkan kekesalannya

Hyunyoung mengepal tangannya berusaha meredamkan emosi, inilah yang ia takuti sejak awal Kris sakit hati karena Jessica. Perasaanya tidak salah tidak bisa merelakan Kris untuk Jessica karena ia tahu Jessica tidak mencintai Kris seperti Kris mencintainya. Sadar ia tidak bisa meneriaki Kris dan menyuruhnya meninggalkan Jessica, Kris tidak akan peduli dan mendengarkan omongannya bukan seperti itu cara menyadarkan Kris.

Kris menceritakan semuanya pada Hyunyoung , tidak peduli mengingat gadis yang menjadi tempat curhatnya juga mencintainya. Hyunyoung diam tanpa memotong cerita Kris walau sebenarnya hatinya sakit mengetahui Kris tidak bahagia bersama gadis pilihannya, selesai bercerita Hyunyoung duduk di samping Kris dan mengelus pundak Kris lembut . Ia tidak akan memanfaatkan keadaan Kris yang tengah lemah untuk berbuat hal hal nekat seperti kemarin.

” Aku tidak bisa membantu , kau yang bisa mengakhirinya ” ucap Hyunyoung sendu, walau sebenarnya kata kata itu berbeda dari pikirannya

” Aku tidak bisa Hyunyoung – ah ”

——-

Chanyeol memeriksa handphonenya setiap jam berharap mendapat balasan atau panggilan dari Jessica, sudah beberapa hari ini Jessica menjauhinya tanpa alasan yang jelas tak lupa ia menanyakan kabar Jessica pada Taecyeon hyung Jessica baik baik saja tidak ada terjadi padanya. Kini mata Chanyeol beralih pada jam tangannya, sudah hampir jam 5 sore ia harus segera berangkat menjemput Juniel ia sudah menolak tapi Juniel tak berhenti memaksa dan mengancam tidak akan pulang ke rumah jika Chanyeol tak menjemputnya . Mau tak mau ia harus menjemput kekasihnya.

Juniel berlari kecil menghampiri namja yang dicintainya, Chanyeol tersenyum tipis beranjak dari duduknya .
” Kau benar benar datang kk, sepertinya kau harus diancam dulu ” canda Juniel. Sepanjang perjalanan Juniel terus bercerita dan mengajak Chanyeol bicara tapi tanggapannya singkat dan tak begitu mendengarkan cerita, Juniel menekuk wajahnya dan menghela nafas kesal berkali kali berharap Chanyeol segera sadar dan meminta maaf tapi namjachingunya tak peka tidak menyadari kekesalannya pada Chanyeol.

Perjalanan mereka terhenti karena hujan lebat yang mengguyur kota Seoul, mereka memutuskan untuk meneduh di sebuah cafe. Chanyeol menyeruput coklat panasnya sambil memperhatikan sudut dan detail cafe ini disampingnya Juniel semakin kesal karena Chanyeol begitu sibuk dengan dirinya tidak tertarik untuk mengobrol dan menatap lama dirinya.

” Kau ini kenapa si oppa ” protes Juniel dengan suara yang dibuat semanis mungkin seraya mengamit tangan Chanyeol

” Gwenchanayo, aku tidak mood saja ” jawab Chanyeol dia merasa risih dan ingin menjauhkan tangan Juniel dari lengannya

” Ah oppa aku lupa, aku ada janji dengan Yuna. Boleh ku pinjam telefonmu? ” ujar Juniel, Chanyeol memberikan handphonenya cepat agar Juniel berhenti menggelayut dilengannya

” Aku ke sana dulu ya oppa ”

” Ne ”

” Ne, Yuna mianhae annyeong “ pamit Juniel menyudahi panggilannya dengan Yuna.

Drrt drrt
Satu pesan baru masuk, Juniel sedikit ragu untuk membaca pesan di handphone Chanyeol tapi rasa penasaran membuatnya berani

From : Sehun
Aku baik baik saja, kau tidak perlu khawatir dan terus menanyakanku pada oppa.

Kening Juniel mengkerut menangkap sesuatu yang ganjal dalam pesan Sehun . Oppa? Juniel kembali memeriksa kotak masuk hanya ada pesan darinya tidak ada orang lain. Ia juga membuka kotak keluar milik Chanyeol .. Sehun mendominasi kotak keluar Chanyeol bahkan
” dia lebih sering mengirimi Sehun pesan dibandingankan denganku kekasihnya, apa Chanyeol dan Sehun oppa itu … ” Juniel menutup mulutnya tak mau melanjutkan kata katanya lebih jauh

” Juniel ” panggil Chanyeol menyadarkan Juniel dari pikirannya, Juniel segera menghapus pesan tadi dan mengembalikan handphonenya pada Chanyeol

” Kajja, hujannya sudah reda ”

Juniel tak banyak bicara selama perjalanan pikirannya masih berkutat pada pesan pesan Chanyeol tadi, mati matian ia menahan pikiran pikiran anehnya pada Chanyeol

Keesokan harinya

” Jess kau mau temani aku ke suatu tempat besok ? ” tanya Kris, Jessica menoleh mendengar tawaran Kris perasaanya sedikit takut ,takut Kris akan meninggalkannya sendiri seperti dulu

” Ne ” jawab Jessica pelan

” Besok siang ku kirim tempat bertemu kita ”

Handphone milik Jessica tak berhenti bergetar ” angkatlah Jess, siapa tahu itu penting ” ujar Kris heran karena Jessica tak mau mengangkat dan mempedulikan panggilan masuknya. Jessica mematikan panggilannya kasar

Kris meraih handphone Jessica , tubuh Jessica langsung menegang hebat . ” Hero, siapa Hero? ” tanya Kris menatap gadisnya curiga, Kris hendak menjawab telefon Jessica tapi waktu seolah tak mendukungnya bel tanda jam istirahat berakhir pun memaksa Kris mengurungkan niatnya dan mengembalikan handphone pada pemiliknya

” Kau berhutang penjelasan padaku Jessica Jung ” ucap Kris setelah menyodorkan handphonenya pada Jessica

———

Chanyeol, Sehun dan Baekhyun berada di sebuah mall di daerah gangnam, Sehun dan Baekhyun menemani Chanyeol membelikan kado untuk Juniel mengingat ulang tahun kekasihnya lusa

” Kau mau membelikan Juniel apa? ” tanya Sehun seraya memandangi seisi toko baju khusus wanita.

” Molaseo, aku bingung aku sudah pernah memberikannya gitar dan album ”

” Boneka bagaimana? ” tawar Baekhyun, Chanyeol mengiyakan saja ia sudah menyuruh Baekhyun dan Sehun untuk memilih hadiah untuk Juniel

” Bagus yang ini atau ini ? ” tanya Sehun mengangkat boneka pororo dan dora di kedua tangannya , Baekhyun memukul kepala Sehun keras ” Yak ! Kau gila memberikan Juniel boneka dora? Yang ada Juniel akan marah dan langsung memutuskan Chanyeol karena memberikan boneka ini ” protes Baekhyun

Chanyeol tertawa melihat perdebatan kedua sahabatnya, pandangannya terhenti ketika melihat boneka barbie entah kenapa boneka barbie itu mengingatkan Chanyeol pada Jessica. Chanyeol mengambil boneka barbie tersebut dan senyum senyum sendiri

” Kau mau membeli itu ? ” tanya Sehun menghampiri Chanyeol

” mengingatkanku pada seseorang, kau sangat mirip dengan barbie. Aku menyukaimu ” gumam Chanyeol tanpa sadar

Sehun dan Baekhyun dibuat heran dengan tingkah aneh Chanyeol, mungkin itu untuk Juniel pikir mereka. Selesai memilih dan berdebat cukup lama akhirnya mereka memutuskan membeli boneka barbie pesanan Chanyeol dan boneka besar rilakuma super besar untuk Juniel

” Kurasa hubunganmu dengan Juniel sudah membaik ” ucap Sehun, Chanyeol yang sedang memperhatikan boneka barbie langsung terdiam wajahnya berubah masam dan dingin

” Kurasa begitu ” jawab Chanyeol pelan

” Chanyeol pinjam handphonemu aku ingin menghubungi eommaku, hpku mati ” pinta Baekhyun, tak butuh waktu lama ia memberikan hpnya pada Baekhyun

Baekhyun menatap kedua sahabatnya horor setelah melihat isi kotak keluar Chanyeol , Sehun menominasi itu semua.

” Kalian saling mengirim pesan setiap hari ? ” tanya Baekhyun masih menatap Sehun dan Chanyeol horor, tersadar Chanyeol merebut handphonenya dari Baekhyun dan memasukannya ke dalam saku celana

” Heh ? Kami ? Sejak kapan Chanyeol mengirimiku pesan ?” Sehun balik bertanya kaget

” Tadi kulihat isi kotak keluarnya kau semua , apa kalian … ”

” Ya !! Aku tidak pernah berkirim pesan padanya, kalau perlu aku langsung menelofonnya ” potong Sehun kesal tahu kelanjutan kata kata Baekhyun

Chanyeol menghela nafas sebelum menjelaskan pada kedua sahabatnya ” sebenarnya dia Jessica ”

” MWOO? ” teriak Sehun dan Baekhyun bersamaan

” K.. kau masih berhubungan dengannya? ” tanya Sehun tak percaya

” Ne ”

” Jessica Jung ? Kekasih Kris itu ? Kau berselingkuh dengannya ? ” tambah Baekhyun

” Selingkuh apa, tidak kami hanya … ”

” Hanya bermain di belakang Juniel dan Kris ? Bukankah sudah bilang lupakan Jessica jangan menyakiti dirimu sendiri dan jangan mencari masalah dengan Kris.  Kau tak memikirkan perasaan Juniel jika tahu ini semua, kau mengkhianatinya ! ” marah Sehun

” Kau pasti menyesal menyakiti dan meninggalkannya, ingat Chanyeol – ah karma itu ada. Kau pasti merasakan apa yang Juniel rasakan jika tahu kau mengkhianatinya.. kau tidak akan bahagia dengan Jessica ” sinis Baekhyun kesal

Chanyeol menarik boneka besarnya dari pelukan Baekhyun dan meninggalkan kedua sahabatnya tanpa kata. Terlalu kesal mendengar omelan sahabatnya yang semakin merunyamkan suasa hatinya bukan membantu mencari jalan keluar dan menenangkannya.

——–

Other’s side

From : Kris
Siapa Hero itu Jessica pahlawanmu?

To :  Kris
Dia kakakku, aku memberi nama Hero di handphoneku

From : Kris
Lalu kenapa tadi kau tidak menjawab panggilannya

To : Kris
Aku malas

From : Kris
Baiklah, jangan sampai aku tau kalau kau membohongiku. Selamat malam

Jessica melempar handphone ke kasur dan merebahkan tubuhnya , tidak tau bagaimana besok harus menghadapi Kris tadi siang ia selamat karena meminta Taecyeon oppa menjemputnya di depan kelas untuk menghindari Kris. Bagaimana besok? Kris memintanya menemani pergi ke suatu tempat , ia lelah dengan hubungan yang selalu seperti ini dengan Kris hubungan yang didasari kebohongan dan tidak didasari karena cinta , tapi Jessica sadar diri ia bisa aman dari orang orang yang menganggunya karena Kris kehidupannya di sekolah berubah drastis sejak kehadiran Kris. Tanpa Kris ia bukan apa apa di sekolah hanya bahan hinaan dan lelucon satu sekolah, ia tidak bisa mengakhiri hubungannya begitu saja setelah semua yang Kris lakukan untuknya, ia terlalu lemah dan membutuh sosok Kris yang kuat untuk melindunginya

” Kris mianhae ” gumam Jessica

Jessica membuka matanya berat, sinar matahari yang menerpa wajahnya membuat Jessica terbangun dari tidur cantiknya. Hari ini hari Minggu,  sebenarnya masih banyak waktu untuk Jessica melanjutkan tidurnya tapi ia teringat hari ini ia harus bertemu dengan Kris, padahal dia berharap tidur panjang tanpa perlu mengingat janjinya pada Kris.

” Jess, handphonemu mati ? ” tanya Taecyeon oppa setelah membuka kenop pintu kamar Jessica dan mengelus rambutnya sayang

” Ne , wae oppa? ”

” Chanyeol menanyakanmu , ada apa sebenarnya? ” Jessica tersenyum kecut mendengar pertanyaan Taecyeon oppa yang sudah menghancurkan moodnya di pagi hari. Melihat respon Jessica yang tak senang dengan pertanyaannya, Taecyeon memutuskan untuk keluar tidak mau memaksa adiknya untuk bercerita. Ia mengambil handphonenya dan menyalakan hpnya ia sampai tidak ingat mematikan hpnya setelah membaca pesan terakhir dari Kris.

5 pesan dan 10 panggilan sudah tertera di layar ketika Jessica baru saja menyalakan handphonenya, siapa lagi kalau bukan Chanyeol orang yang terus membuat handphone Jessica begitu sibuk  beberapa hari ini.

Drrt Drrt
Jessica membuka pesan terbarunya kali ini dari Kris

From : Kris
Temui aku di xxx , jam 4 sore

Jessica memandang ke atap kamarnya, terbayang bagaimana pertemuannya dengan Kris nanti akankah buruk dan tidak berkesan sekali sama seperti biasanya. Dia beranjak dari kasurnya dan menuruni tangga yang membawanya ke ruang keluarga tidak ada eomma dan aboeji karena kedua orang tua Jessica sedang menghadiri pertemuan para pengusaha sejak empat hari yang lalu.

” Oppa ” panggil Jessica duduk di samping Taecyeon, mereka terdiam karena masing masing sibuk menonton drama favorit mereka. Jessica sesekali tertawa dan marah sendiri karena drama yang di tontonnya

” Jess, hari ini kita pergi mencari kado ” kata Taecyeon oppa seraya memainkan rambut panjang Jessica

” Kado untuk siapa oppa ? ” Taecyeon berhenti memainkan rambut Jessica dan menatap adiknya heran

” Kau tidak ingat ? Ulang tahun yeoja yang melahirkan ibu kita ” Taecyeon menggelengkan kepalanya dan berdecak. Jessica mengetuk kepalanya berkali kali merutuki betapa bodoh dirinya tidak mengingat ulang tahun wanita yang melahirkan dan membesarkan ibunya

” Astaga, halmeoni mianhamnida ” gumam Jessica menatap Taecyeon penuh rasa bersalah

” Kita pergi sebentar lagi, cepat sarapan dan bersiaplah ” perintah Taecyeon , Jessica mengangguk mengerti dan beranjak dari tempatnya.

Hampir satu jam bersiap siap Jessica dan Taecyeon sudah berada dalam perjalanan mereka memutuskan akan pergi ke daerah gangnam . Jessica dan Taecyeon tidak langsung berjalan jalan mereka diam dulu di sebuah kedai ice cream. Seorang namja bertubuh tinggi berwajah tampan menghampiri Jessica dan Taecyeon

” Mianhae aku terlambat ” ucap namja itu lalu duduk di samping Taecyeon

Jessica POV

” Oppa ” sapaku semangat, aku tidak menyangka tiba tiba Nickhun oppa datang terakhir yang kutahu ia meninggalkan Korea dan kembali ke Thailand , Nickhun oppa tidak lain sahabat Taecyeon ia dan keluargaku memang dekat

” Sica – ya ” balas Nickhun oppa dan tersenyum manis padaku

” Ya ya ya ! Ada dia disini ” ucap Taecyeon oppa semangat, aku menatapnya bingung dengan sikap oppa yang heboh tiba tiba. Dia? Kurasa aku tahu yang dimaksud dia siapa pasti Jaekyung eonnie, yeoja yang disukai oppa sejak beberapa waktu yang lalu. Oppa pernah menceritakan tentang eonnie itu padaku

” Dia siapa ? ” tanya Nickhun oppa

” Ah nanti kuceritakan padamu, Sica bolehkah aku pergi bertemu dengannya sebentar? Aku akan segera kembali , aku janji ” pinta Taecyeon oppa jarinya membentuk huruf V , aku terkekeh pelan melihat tingkahnya aku mengangguk sebagai jawaban

” Khun, aku titip Jessica sebentar jagai dia ne , awas kau macam macam ” ucap Taecyeon oppa pada Nickhun lalu tak lama menghilang dari pandangan kami

Hening itulah keadaan kami sekarang, aku memilih menyibukan diriku menghabiskan ice cream dan Nickhun oppa tenggelam dengan gadgetnya. Ku pandangi wajahnya yang tidak berubah sama sekali hanya saja semakin tampan, aku jadi teringat saat saat smp aku sangat menganguminya dan memilih Nickhun sunbae sebagai tipe idealku.

” Kenapa kau senyum senyum sendiri? ” tanyanya, ku normalkan wajahku tanpa sadar aku senyum sendiri mengingat saat itu dan mulai menatapnya

” Anniya oppa ” jawabku

” Sica mau berjalan jalan? Daripada diam disini lebih baik kita mencari kado untuk halmoenimu  ”

” Majayo oppa ”

Aku dan Nickhun oppa berjalan jalan di daerah sekitar sini, tidak terlalu jauh agar Taecyeon oppa tidak susah menemui kami. Sudah beberapa toko dan boutique yang aku kunjungi tapi tidak ada yang bagus dan sesuai dengan selera halmoeni, kulirik Nickhun oppa ia tak terlihat kesal dan marah menemaniku .

” Oppa, kau tidak apa apa? ”

” Gwenchana, aku senang bisa menemanimu ”

” Kau memang baik oppa ” pujiku, Nickhun oppa terkekeh dan menyentuh rambutku lembut

” Arraseo, aku tahu.. Haha, sepertinya oppamu itu keasikan berkencan ” Nickhun oppa melirik jam tangannya , benar sudah hampir 2 jam Taecyeon pergi ia bilang sebentar . Apa ini yang dibilang Taecyeon oppa sebentar

” Ne, apa harus ku hubungi oppa? ” tanyaku , baru hendak mengambil handphone dari dalam tas Nickhun oppa mencegat tanganku

” Gwenchana, kita main di game center saja bagaimana? ”

” Geurae ide bagus , ayo ” aku menarik tangan Nickhun oppa karena terlalu senang dan bersemangat, sudah lama aku tak bermain disana dan sebebas ini.

Kris POV

18 : 15

Sudah 3 jam 15 menit aku menunggu Jessica , aku hanya berdiri sesakali menyendarkan tubuhku ke tembok jalanan, udara kota Seoul yang cukup dingin tidak terasa sebentar lagi musim dingin akan segera tiba, membuat malam ini terasa indah, seandainya malam ini bisa menjadi malam yang special untukku dan Jessica

Menghubunginya? Selama menunggu aku tidak berhenti menelofon dan mengiriminya pesan tapi tidak ada balasan atau tanda tanda ia akan datang. Untuk menghangatkan tubuh atau bersantai seraya menikmati minuman hangat aku tidak bisa cafe dan rumah makan cukup jauh dari sini , jika aku pergi dan Jessica datang aku tidak ada aku takut ia akan segera pergi karena berpikir aku tidak menunggunya.

Drrt drrt
From : Hyunyoung
Kris eodiga ?

Ternyata bukan Jessica, ku coba lagi menghubunginya tetap tidak ada jawaban.

” 30 menit lagi Kris jika Jessica tidak datang lebih baik aku pulang ” gumamku

30 menit berlalu , masih tidak ada tanda kedatangan Jessica. Aku sendiri tidak mengerti kenapa aku begitu bodoh mau menunggunya, setia dan rela membuang waktu untuk menunggunya. Jika biasanya aku membuat para gadis menunggu untukku tanpa memikirkan perasaan mereka dan sekarang aku merasakannya dan tahu bagaimana rasanya menunggu tidak enak dan membuatku kesal.

” Aku tidak peduli lagi ” aku mulai berjalan pergi, baru beberapa langkah aku berhenti dan menoleh melihat tempatku menunggu tadi sungguh aku tidak bisa pergi sekarang, hati kecilku yakin Jessica akan segera datang. Aku  tidak mengenal diriku yang seperti ini , ayolah Kris gadis bernama Jessica itu membuatku seperti idiot

Aku kembali ke sana kali ini aku berjongkok karena kakiku cukup pegal berjam jam berdiri tadi. Aku tidak peduli lagi jika orang memandangku aneh dan menganggapku frustasi, aku memang frustasi karena gadisku.

Drrt drrt
Aku mengambil handphoneku dan menghela nafas kecewa karena nama Hyunyoung yang tertera bukan Jessica

” Yoboseoyo “

” Kris kau dimana? “

” Di luar “

” Eodiseo ? “

” Dimana saja “

” Yak !! Kris dimana kau ? “

” Molaseo “

” Apa kau berkencan dengan Jessica? “

” Tidak “

” Kris ! Aku baru saja selesai masak Japchae , aku ingin memberikanmu sekarang juga . Kau dimana ? Apa aku datang ke rumahmu atau kita bertemu di luar? “

” Nanti saja “

” Aku mau sekarang “

” Terserah kau saja “

Aku mematikan telefon Hyunyoung sepihak, cukup kesal menunggu Jessica dan telefon tidak pentingnya semakin membuatku kesal, Hyunyoung memang luar biasa keras kepala dan pemaksa

” Kau benar benar tak datang Jessica? ”

Hujan tiba tiba membasahi kota Seoul, apa hujan ini cara Jessica memintaku untuk menunggunya atau hanya kebetulan semata? Kurasa aku mulai gila karena terlalu lama menunggunya,

Drrt drrt, ku raih handphoneku kasar tidak jauh pasti ini Hyunyoung .

” Ya terserah kau datang atau tidak” aku kembali mematikan telefon Hyunyoung kesal. Ia mendesakku untuk memberitahu keberadaanku sekarang tapi kuyakin ia tidak akan datang apalagi di saat hujan seperti ini.

” Mungkin saja Jessica tidak dapat izin atau ia sakit, atau mungkin ada acara keluarga jadi ia tak menjawab telefonnya ” semua alasan itu masuk akal, kali ini aku akan memaafkanmu Jessica tidak lain kali

” Kris ” seru Hyunyoung dan berlari ke arahku, aku tersontak tidak menyangka ucapan Hyunyoung serius tadi dan bagaimana ia bisa datang dalam waktu kurang dari setengah jam

” Kau benar benar datang ? ” pekikku tak percaya

” Ya, aku serius . Kau pikir aku bercanda . Untung saja kau tidak terlalu jauh ” ujarnya kesal lalu Hyunyoung melepas syalnya dan memasangkan syalnya di leherku, aku terperangah kaget dengan tingkah Hyunyoung mungkinkah Jessica akan melakukan hal yang sama padaku?

” Kau lebih membutuhkannya ” aku mencoba melepas syal Hyunyoung tapi tangannya sigap menahanku dan mendelik tajam

” Aku sudah pakai jaket, pakailah nanti kau kedinginan ”

Author POV

Nickhun dan Jessica duduk berhadapan dengan nafas terangah engah dan keringat bercucuran mereka lelah setelah mencobai dan memainkan semua jenis permainan terutama pump Jessica dan Nickhun sengaja bertanding.

” Kau mau pesan apa oppa ? ”  tanya Jessica seraya membolak balik lembaran daftar menu

” Molla aku ingin sesuatu yang segar ”

” Nado oppa, aku kekenyangan karena burger tadi ”

” Kau yang mengajakku ke sini Sica ”

Jessica terkekeh pelan lalu kembali berkutat pada daftar menu

——-

” Ini sudah malam Hyunyoung , dan kau mau membeli ice cream . Jangan gila ” protes Kris kesal karena Hyunyoung memintanya mengantar jauh jauh ke sebuah cafe di daerah gangnam

” Aku sudah menemanimu makan, jadi giliranmu sekarang ” balas Hyunyoung sambil menjulurkan lidahnya membuat Kris semakin kesal.

” Pesan green tea ice cream satu, kau mau apa Kris? ” tanya Hyunyoung ketika memesan

” Hahaha, ah oppa kau membuat perutku sakit ” tawa Jessica karena lelucon yang dibuat Nickhun, Kris kenal suara itu… ia sangat kenal, Kris menoleh ke belakangnya dan mendapati sosok Jessica bersama seorang namja yang tak di kenalnya, Jessica terlihat bahagia dan senang bersama pria itu apalagi sampai membuat gadisnya tertawa untuk pertama kalinya Kris melihat Jessica tertawa sepuas itu

Jessica terdiam melihat sosok Kris di depannya terlebih lagi tatapan tajamnya , Jessica menegang matanya membulat sempurna.

” Kris ayo ” ujar Hyunyoung tapi perkataanya terhenti melihat keberadaan Jessica bersama namja lain

Nickhun menatap Jessica dan Kris bergantian, satu yang ada dibenaknya saat ini yaitu Kris dan Jessica saling mengenal dan terlihat mempunyai hubungan yang cukup dekat. Terlebih lagi tatapan tajam dan mata Kris yang memancarkan kemarahan luar biasa pada Jessica . ” Nugu Jess ? ”

Jessica diam tak mampu menjawab, terlalu terpana karena sosok namja tinggi di depannya. Nickhun mengusap bahu Jessica ” aku akan mengantarkanmu, ku rasa kau lelah ”

” Apa kau teman Jessica ? ” tanya Nickhun pada Kris

” Aku… ” jawab Kris

” Dia bukan siapa siapa oppa ” potong Jessica lalu menarik tangan Nickhun menjauh.

Kris POV

” Dia bukan siapa siapa oppa ”

DEG !
Rasanya hatiku dihantam beribu pisau, sakit.. Aku pikir ia hanya menyembunyikan statusku pada oppanya, ternyata aku salah ia tidak pernah menganggapku dan mengakuiku di depan semua orang. Aku masih tidak bisa mempercayai apa yang baru saja aku dengar

” Kris gwenchana? ” tanya Hyunyoung menatapku sendu

Aku mengangguk lemah dan tersenyum sinis, setidaknya karena kejadian ini aku tahu aku tidak berarti bagi Jessica walau hanya sedikit saja.

Hyunyoung menghela nafas kesal dan tersenyum sinis ” Siapa lagi tadi ? ” tanyanya marah. Hyunyoung saja marah bagaimana denganku

” Mungkin temannya ” jawabku singkat

” Jangan bodoh Kris , di sekolah Chanyeol di luar dengan namja lain. Benar benar hebat seorang Jessica Jung ” sinisnya, aku hanya menunduk menanggapi ucapannya yang begitu tajam

” Tampaknya seorang Kris Wu di permainkan oleh cinta.. anni lebih tepatnya kau di permainkan Jessica ”

” Sudah Hyunyoung jangan menghancurkan moodku , cepat habisi ice cream mu aku ingin pulang ”

Aku tahu ia sengaja memanas manasi hatiku yang sudah cukup panas, walau yang diucapkannya semua itu benar tapi membicarakan kejelekan Jessica di depanku dan  berusaha membuatku semakin tak karuan dan marah dengan Jessica itu tak akan berhasil.

” Kris sebaiknya kau lebih hati hati jika berbicara ” ujarnya dingin

” Nde? ” tanyaku heran, apa aku salah bicara pada Hyunyoung ku rasa tidak , aku dan dia tak begitu banyak bicara

” Kau ingat ketika kau bilang ” ku rasa hanya orang gila yang menyukainya ” dan ternyata orang gila tersebut adalah kau ”

Aku sudah mengerti kemana arah pembicaraanya bahkan aku tidak ingat saat aku mengatakan itu , mungkin aku menjilat ludahku sendiri tapi aku tidak peduli siapa yang tahu aku akan jatuh cinta pada Jessica

” Kajja ” aku beranjak pergi terlalu malas meladeni omongan Hyunyoung . Dia menarik tanganku dan menatapku penuh amarah

” Sampai kapan kau sadar Kris Wu! Dia tidak mencintamu , lihat aku .. Aku lebih mencintaimu aku tidak akan menyakitimu seperti yang Jessica lakukan ” teriak Hyunyoung murka

Aku menghela nafas sebelum bicara padanya ” Apa kau bisa membuatku bahagia seperti yang Jessica lakukan ? balasku sengit, aku memang sengaja memutar pertanyaan dan menyerangnya

Hyunyoung terdiam dan melepas genggaman tanganku menatapku sendu, aku tersenyum miris menatapnya ” Kau terlalu memaksakan cinta, membicarakan kejelekan Jessica di depanku dan berusaha merusak hubungan kami itu tidak akan berhasil ”

Jessica POV

” Dia bukan siapa siapa “

Aku merutuki ucapanku tadi dan mengutuk diriku sendiri, aku menyesal bisa bicara seperti itu di depan Kris . Ucapanku pasti sangat menyakitkan , bodoh Jessica seharusnya kau tadi menahan perasaanmu dan mengontrol kata katamu tadi tapi aku tidak sengaja mengatakan itu aku reflek ketika melihat yeoja di samping Kris, Hyunyoung. Aku sangat tidak menyukai yeoja itu , dan Kris menghabiskan waktu bersamanya . Beruntung aku tidak datang tadi bahkan aku terlalu bergembira hari ini dan melupakan janji kami, aku yakin ia juga lupa dengan janji kami dan memilih berkencan dengan Hyunyoung . Lupakan Jessica tidak perlu memikirkan Kris pasti ia sedang bersenang senang bersama Hyunyoung.

Kubuka kenop pintu kamarku , pandanganku langsung tertuju pada i-phone putihku di kasur aku sampai tidak sadar lupa membawa handphone. Aku melihat handphoneku ada 20 anggilan tak terjawab dan 18 pesan dan ini semua dari Kris. Apa mungkin Kris memang menungguku sedaritadi? Aku menggeleng kepala cepat menghapus semua pesannya tanpa membaca terlebih dahulu, Kris bukan orang seperti itu mau menunggu selama beberapa jam , dia orang yang tidak sabaran dan pemaksa mungkin kalau aku sejam terlambat ia akan segera pergi dan memarahiku habis habisan. Seorang Kris Wu selalu seperti itu

Keesokan harinya

Aku menarik bangku disampingku Kris sudah datang lebih dulu ia menenggadahkan kepalanya ke meja, tidak biasanya dia seperti ini biasanya jika aku datang dia akan menyapaku dan menghujaniku dengan pertanyaan

Kris memutar posisinya dan tidur menghadapku, wajahnya terlihat sendu dan lelah. Kupandangi wajah Kris ia begitu tampan wajahnya sempurna, segala yang ku inginkan ada dalam diri Kris sosok namja kuat dan bisa melindungiku, tampan dan tinggi. Tapi kenapa aku tak bisa mencintainya? Dibandingkan aku berharap pada Chanyeol yang sudah memiliki orang lain, seharusnya aku membuka mataku dan melihat Kris yang selalu ada disampingku dan belajar mencintainya, tapi aku tak bisa rasanya hatiku hanya menginginkan satu nama yaitu ” Chanyeol ”

Kris membuka matanya tiba tiba, apa ia tidak tidur ? aku segera mengalihkan pandanganku dan berdehem tidak jelas, apa Kris tahu aku memperhatikannya sedari tadi? Kumohon jangan ! Kris menatapku lembut dan tersenyum , apa ia tidak marah padaku ? Kenapa ia mendadak seperti ini aku yakin sekali ia pasti marah tapi kenapa ia bisa tersenyum padaku , demi apapun senyum itu menakutkan bagiku.

” Jessica sunbae benar benar sempurna, aku iri padanya. Punya wajah cantik, keluarga kaya dan namjachingu tampan seperti Kris “

” Ya benar ! Hidupnya seperti drama ”

” Aku ingin menjadi seperti Jessica sunbae , hidupnya enak sekali ”

” Itu semua karena Kris sunbae melengkapi hidup Jessica, tanpanya Jessica bukan siapa siapa ”

Aku tertawa miris mendengar pembicaraan murid murid tadi, lebih tepatnya menertawakan diriku sendiri. Hidupku sempurna? Jika saja orang orang tadi merasakan bagaimana hidup sendiri tanpa seorang teman kurasa mereka akan menyesali kata kata mereka sendiri . Dan masalah Kris Wu, mereka tidak tau apa apa tentang hubungan kami dan tolong di garis bawahi hidupku tidak akan pernah sempurna karena kehadirannya

” Sica ” panggil Kris tepat di depan toilet wanita

” Ne ? ”

” Ini tasmu, aku pulang ” ujarnya lalu berlari meninggalkanku, apa Kris tidak akan menemani dan mengantarku hari ini ? Menyebalkan ! ”

Kris POV

Sepulang sekolah aku segera datang ke cafe tempat janjianku dengan Yura dan Victoria , lagi lagi aku harus berkonsultasi dengan mereka bukan tentang hubunganku dengan Jessica tapi masalah Jessica

” Aku tak terlambat bukan? ” tanyaku setelah duduk berhadapan dengan Yura dan Victoria

” Anniyo, kau tidak terlambat. ada apa ? ”

Aku mengusap wajahku kasar ” aku tidak tahu cara membuat Sooyeon seperti dulu ”

” Kalau kau tidak bisa biar kami yang melakukannya ” saran Victoria

” Maksudmu? ”

” Bawa Sooyeon pada kami, bulan depan ada reuni smp kau bisa membawa Sooyeon kan ? ”

” Kami akan mengurusnya Kris , selebihnya kau bisa melakukannya sendiri ”

” Aku akan melakukannya, gomawo Yura – ya , Victoria ”

Setiba di rumah aku terus memikirkan perkataan Yura ” kau bisa melakukannya sendiri ” memang apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mungkin berbuat terlalu jauh padanya bagaimana pun aku masih harus menjaganya.

” Sooyeon takut keramaian ” aku teringat kata kata Yura dulu, Ah !! Tiba tiba sebuah ide muncul di pikirankanku, tidak terlalu jahat dan tidak juga menyakiti Jessica.

” Jung Sooyeon kena kau ! ”

Juniel POV

” Saengil chukkae Choi Jun He ” ujar Chanyeol oppa dan mencium pipiku sekilas, air mataku menetes cepat ketika Chanyeol oppa mencium pipiku bukan karena tersentuh tapi karena aku sudah mengetahui semua yang Chanyeol oppa lakukan di belakangku

Flashback

” Oppa ” panggilku ketus ketika melihat Sehun dan Baekhyun oppa berjalan menuju kelas tanpa Chanyeol. Aku mengajak Sehun dan Baekhyun oppa bicara di tempat sepi

” Ada apa Juniel ? ” tanya Sehun tanpa ada rasa bersalah sekalipun, aku menatap Sehun sinis

” Jauhi Chanyeol oppa “

Sehun dan Baekhyun oppa terkejut dengan ucapanku tadi, walau aku jijik harus berbicara seperti ini tapi aku tidak mau sampai pikiran pikiran anehku menjadi kenyataan

” Maksudmu? ” tanya Baekhyun oppa tak terima

” Aku sudah tau semuanya, hubunganmu dan Chanyeol oppa yang tak biasa. Chanyeol oppa bahkan mengirimimu ucapan selamat pagi dan malam “

” MWO ? ” pekik Sehun tak percaya , cih sekarang dia berpura pura kaget

” Aku tau hubungan kalian tapi aku percaya Chanyeol oppa pria normal “

” Maksudmu aku gay ? ” tanyanya setengah berteriak

” Ya ” Sehun oppa mengacak ngacak rambutnya dan menatapku kesal

” Ya sebenarnya ” ujar Baekhyun oppa tapi Sehun memotong ucapan Baekhyun dan menutup mulutnya paksa , Baekhyun oppa terus berontak sampai akhirnya ia terlepas karena mengigit tangan Sehun oppa. Jangan bilang Baekhyun oppa juga gay, aku menutup mulutku tak percaya dan menatap mereka horor

” Apa Baekhyun oppa juga termaksud? “

” Yak !! ” teriaknya marah

” Sudah ku bilang apa orang orang yang membaca pesan Chanyeol pasti menyangka kalian gay , kau jelaskan semuanya pada Juniel ” perintah Baekhyun, Sehun hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal

” Geurae aku akan menjelaskan semua padamu jadi kau catat baik baik , kami pria normal dan kami masih menyukai wanita “

” Orang yang bernama Sehun di handphone Chanyeol itu bukan Sehun yang sebenarnya , itu selingkuhan Chanyeol ” jelas Baekhyun oppa

MWO ! Dadaku berdetak semakin cepat , selingkuh ? Seharusnya aku tak seterkejut ini mengingat hubungan kami sudah tidak benar mudah saja untuknya  menemukan dan menyukai orang lain, dan selingkuhan yang dimaksud Baekhyun oppa pasti Jessica. Aku sangat sangat yakin dan aku berani bertaruh untuk itu

” Jessica ? ” tanyaku , Baekhyun oppa mengangguk . Benar bukan aku tidak salah, aku teringat saat Chanyeol oppa tidak mengizinkanku menyentuh handphone dan bersikap seperti menyembunyikan sesuatu dariku jadi ini yang ia lama sembunyikan dariku

” Gomawo oppa “

Flashback End

” Jun.. Juniel , kau kenapa menangis ?” tanya Chanyeol oppa sambil mengelus punggungku. Aku mengusap air mataku kasar dan mulai menatapnya

” Gwenchana oppa, geurae ayo kita tiup lilinnya ” aku menghapus sisa sisa air mataku dan meniup lilin satu persatu, pandangan memburam karena air mata yang terus kutahan.
Chanyeol oppa bertepuk tangan dan merangkulku

” Ah tunggu, kado untukmu tertinggal di atas aku ambil dulu ” ujarnya lalu berjalan ke kamarnya yang berada di lantai dua, kali ini aku merayakan ulang tahun dirumahnya. Seiring Chanyeol oppa menjauh aku mengambil handphonenya dari dalam tas dan berlari ke wc

Walpaper handphonenya masih fotoku, tapi itu tidak berarti apa apa untuk oppa. Ku buka kotak keluarnya tidak sabaran dan mulai kubaca satu persatu

To : Sehun
Selamat pagi , semoga harimu menyenangkan ^^

To : Sehun
Kurasa kau menghindariku , apa ada yang salah? Jika ada beritahu aku dan tolong maafkan aku

To : Sehun
Hari ini kau menatapku dingin, ada apa sica ? Semoga saja itu hanya perasaanku

To : Sehun
Selamat malam , Have a Nice dream semoga kau memimpikan aku :p kk

To : Sehun
Kapan kita pergi bersama lagi? Kali ini kupastikan aku tidak akan merusak acara kita dan kau bisa menyebut itu sebagai kencan

To : Sehun
Kau tahu hari ini ketika aku bangun aku langsung memikirkanmu, selamat pagi dan cepat balas pesanku aku merindukanmu ^^

To : Sehun
Aku tidak mengerti perasaan ini, aku bahagia bersamamu berbeda saat aku bersama kekasihku. Aku tidak pernah merasakan bahagia seperti ini lagi

Aku tak kuat membaca pesan Chanyeol oppa pada Jessica sunbae lebih banyak lagi, aku kembali menangis kali ini tangisanku lebih keras dari yang tadi aku sengaja menyalakan keran air untuk menyembunyikan isakanku.  Setelah cukup lama menangis aku memutuskan keluar

” Kau kenapa ? Aku khawatir kenapa kau menangis ” ucap Chanyeol oppa, aku menepis tangannya kasar

” Tak usah khawatir dan pedulikan aku lagi oppa, kau urusi saja gadismu dan ini handphonemu aku sudah mengganti nama Sehun menjadi Jessica, contact Sehun itu sebenarnya Jessica. Benarkan oppa ? ” Aku menyerahkan handphonenya dan melewati oppa,  Chanyeol oppa masih terpaku di tempatnya

” Boneka ini untukku ? ” Aku melihat sebuah boneka rilakuma yang sangat besar di samping tasku

” Ne ”

” Kenapa kau tidak memberikannya pada yeoja murahan itu, apa yang kalian lakukan di belakangku dan Kris sunbae selingkuh di belakang kami saling memberi perhatian dan merindukan satu sama lain, aigoo aku tidak menyangka hubungan kalian secepat ini ” ucapku sinis . Chanyeol diam dalam hati aku berharap semua ini hanya kebohongan tapi melihat Chanyeol yang diam saja membuatku semakin kecewa.

Chanyeol POV

Aku tidak menyangka pada akhirnya Juniel akan mengetahui semuanya, aku tidak mau tahu atau bertanya bagaimana Juniel bisa tahu atau kenapa ia lancang membaca pesanku. Melihat wajah Juniel yang menyiratkan kekecewaan sudah membuatku tersiksa karena rasa bersalah ini.

” Mianhae ” hanya kata kata itu yang dapat kuucapkan

” Kau benar benar menyukainya ? Seharusnya dari awal aku tak membiarkanmu membantu yeoja murahan itu”

Jujur saja aku tak suka saat Juniel menyebut Jessica yeoja murahan, ” Namanya Jessica , Jessica Jung ” ucapku tajam

” Ya Jessica Jung, terserah . Tapi ia memang yeoja murahan bagaimana bisa berselingkuh dengan namja yang sudah memiliki kekasih ” emosiku memuncak kata kata Juniel keterlaluan seharusnya aku yang disalahkan bukan Jessica karena sedari awal aku lah yang pertama memulai semua ini.

” Mianhae tapi aku menyukainya dan aku mulai mencintainya,  aku pikir perasaan ini hanya sesaat tapi setiap hari dan setiap aku menatapnya perasaanku semakin dalam , aku selalu berusaha memperbaiki hubungan kita dan melupakan Jessica tapi aku tidak bisa,aku tidak bisa membohongi perasaanku lebih lama lagi maafkan aku Juniel . Kita harus mengakhiri semuanya ” ucapku penuh penyesalan, Juniel terlihat kaget saat mendengar setiap perkataanku , aku sadar perasaanku pada Jessica sekarang aku tidak akan mengelak lagi,  aku menyukainya atau mungkin aku mencintainya . Aku tak menyesal berbicara jujur walaupun ini pasti sangat menyakitkan untuk Juniel tapi aku menyesal karena terus memungkiri perasaanku pada Jessica dari awal.

“ Maafkan aku yang tak bisa melanjutkan hubungan ini “

TBC

Akhirnya di post juga chapter ini , ohya banyak siders yang berubah dan lebih banyak yg like aku seneng mulai ada feel lagi untuk post fanfiction ini , thank you readers xoxo \^o^/

Buat yang udah baca ini tolong bantu aku untuk fanfiction keduaku ya, caranya gampang cuma comment dan vote disini ya, please help me !

Thank You (:

154 thoughts on “Somebody Else (Chapter 6)

  1. Aku bingung,harus ngomong apa.yang jelas,aku nggak suka dengan chanyeol,chanyeol kan udah punya kekasih,tapi malah khiatin kekasihnya demi jessica ,dan jessicanya juga kaya merasa bersalah ke kris,karena selalu dekat dengan chanyeol,aku nggak bisa ngomong apa lagi,aku bingung bacanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s