Somebody Else (Chapter 7)

req-evelynatalya

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

 Main Cast:

  • Jessica Jung
  • Kris Wu (EXO M)
  • Park Chanyeol (EXO K)

Other Cast : Cho Hyunyoung (Rainbow) – Taecyeon (2PM) – Juniel – EXO Member

Annyeong aku kembali bawa chapter 7 \^o^/

Awalnya chapter ini sudah aku protect, tapi karena aku mau menghentikan ff ini sementara jadi aku ga protect lagi sebagai salam perpisahan kita , mianhae lebay wkwk. Dan untuk siders, aku ga mau ngabisin tenaga buat tegur kalian lagi, aku cuma berharap kalian sadar aja sendiri (:

Selamat membaca aja deh , sorry for bad fanfiction, typos and other mistake ^^

 Jika cinta seperti permainan untuk kami bertiga aku tidak ingin kalah dan mengalah untukmu – Chanyeol


PLAAK !

Satu tamparan dari Juniel mendarat mulus di pipiku, matanya memerah nafasnya terengah engah karena emosi.

“ Apa perasaanmu  lebih baik setelah jujur sekarang? Bagaimana denganku orang yang mendengarnya?” tanya Juniel

“ Aku “ ucapanku terpotong karena Juniel menamparku sekali lagi

” Aaaaargggh ” teriak Juniel frustasi, tubuhnya melemah ia menangis terisak perih dan menangis sekejar kejarnya semua orang yang mendengarnya pasti pilu, tapi aku tidak bisa melakukan apa apa untuk menenangkan Juniel akulah yang salah disini

Juniel melempar bantal bantal di sofa padaku meluapkan kekesalannya tidak puas dengan itu ia menghancurkan kue ulang tahun pemberianku

” aku bisa memaafkanmu dan melupakan masalah ini jadi kembalilah perbaiki hubungan kita dan lupakan Jessica, bagaimana? ” tanya Juniel di tengah tangisannya

Aku tidak bisa menjawab tidak tapi aku juga tidak mungkin bertahan dengan seseorang yang tak lagi aku cintai, aku menunduk dan menggelengkan kepala pelan sebagai tanda penolakan

” Mianhae ” tidak peduli berapa puluh kali aku mengatakan maaf padanya aku tau itu tidak akan mengurasi rasa sakit di hati Juniel

“ Apa kau pikir aku tidak sakit mendengarnya? Kau salah jika berpikir aku baik baik saja.Nappeun namja ” bentaknya keras lalu membanting pintu kasar

Jessica.. hanya nama itu yang kuingat setelah semua kejadian ini, aku ingin bertemu dengannya sekarang juga. Mengirim pesan menelofonnya hanya membuatku kecewa karena ia tidak akan membalas  dan menjawab panggilanku. Lebih baik aku ke rumahnya langsung

” Oh, Chanyeol – ah ” sapa Taecyeon hyung dan membiarkan aku masuk ke dalam rumahnya

” Ada apa Chanyeol ? ”

” Aku ingin bertemu dengan Jessica hyung, bolehkah? ”

” Kurasa kau sudah tahu jawabannya sendiri ” ucap Taecyeon hyung menyesal, aku tersenyum miris mendengarnya . Tapi kali ini aku tidak akan menyerah aku tidak boleh menyerah semudah ini.

” Aku akan tetap menunggunya, gwenchana hyung aku akan menunggu Jessica di depan, gamshamnida hyung ”

Aku segera berlalu pergi ke depan rumah Jessica dan menunggu di teras depan.

Author POV

Taecyeon membuka pintu kamar Jessica dan mendapati adik tercintanya sedang mengambil selca, ” ah oppa sini foto bersamaku ” ajak Jessica semangat, Taecyeon duduk di samping Jessica dan meraih handphone Jessica paksa melihat lihat selca terbaru adiknya

” Sica ” panggil Taecyeon, Jessica tersenyum manis dan menunggu sang oppa melanjutkan pembicaraannya. ” Ada Chanyeol di bawah ” seketika senyum Jessica menghilang dan menatap Taecyeon malas

” Bilang padanya aku tidak mau bertemu ”

” Aku sudah bilang tapi ia tetap menunggumu di bawah, dia terlihat frustasi Jess ”

Jessica memanyunkan bibirnya kesal, sudah beberapa hari ini ia bisa melupakan Chanyeol namja itu sekarang kembali dan membuat kegundahan di hati Jessica. Apa Chanyeol ada masalah? Dan apa hubungannya denganku ia bisa bercerita dan menemui kekasihnya, pikir Jessica

” Jess kau tidak kasihan padanya? ”

” Tidak ”

” Bagaimana jika Chanyeol sakit karena menunggumu ”

” Sebentar lagi juga ia pergi oppa ”

” Mungkin kau benar ”

Hari mulai gelap Jessica dan Taecyeon menikmati makan malam berdua, karena kedua orang tuanya belum pulang juga. Taecyeon memberikan beberapa potong daging untuk Jessica

” Oppa geumanhae aku kenyang ” protes Jessica karena Taecyeon terus memberikannya makanan

” Ne , ne tadi terakhir ” Taecyeon terkekeh dan memegang tangan Jessica sebentar.

” Tuan, apakah tamu di depan tidak akan di ajak makan malam? ” tanya seorang pelayan

Jessica menghentikan acara makannya dan menatap Taecyeon, begitu pula sebaliknya mereka saling bertatapan. Jessica terhenyak ia tidak percaya Chanyeol akan menunggu berjam jam lamanya , walau hatinya menyuruh Jessica untuk pergi menemui Chanyeol tapi pikirannya menahan Jessica untuk pergi mengingat bagaimana sakit dan kacau perasaannya jika bertemu dengan Chanyeol. Perasaanya akan semakin dalam pada namja itu

” Kau tidak akan pergi juga ? ” tanya Taecyeon oppa menatap adiknya serius dari tatapan itu Jessica tahu Taecyeon berharap ia akan menghampiri Chanyeol dan menyelesaikan masalahnya

” Anniyeo ” Jessica tersenyum tipis dan menyelesaikan makan malamnya yang sempat tertunda.

Selesai makan malam Jessica menuju balkon di depan ruang keluarga , senyumnya mengembang melihat sebuah mobil sedan putih terparkir rapi di rumahnya, mobil itu bukan miliknya bukan milik keluarga tapi milik Chanyeol.

” Aku tau kau ingin menghampirinya ” seru Taecyeon oppa , Jessica memalingkan pandangannya dan merentangkan kedua tangannya . ” Anniya oppa aku hanya mencari udara segar di sini ”

Taecyeon menatap kedua mata Jessica curiga. ” Kalau begitu biar aku yang akan membawanya ke sini ” . Jessica melambai lambaikan menolak lebih baik ia keluar dan mengusir Chanyeol sendiri

” Geurae aku pergi oppa ” pamit Jessica lalu berlari keluar rumah menemui Chanyeol tapi hasilnya nihil Chanyeol tidak ada dan anehnya mobilnya masih ada, Jessica mengedarkan matanya berusaha mencari Chanyeol, tiba tiba tubuhnya terasa berat karena seseorang mengalungkan tangan pada leher Jessica.

” Kau mencariku ? ” bisik Chanyeol tepat di telinga Jessica

” Lepaskan ” protes Jessica dan berusaha berontak tapi tidak bisa karena kekuatan Chanyeol yang tidak sebanding dengannya

” Anniyeo , sampai kau memberitahuku apa alasanmu menjauhiku ” Chanyeol mempererat alungan tangannya pada leher Jessica ia juga menempatkan kepalanya di atas puncak kepala Jessica

Jessica masih terlalu terpaku karena backhug yang diberikan Chanyeol, jantungnya berdetak lebih cepat perasaanya tidak karuan ada perasaan senang , siapa yang tidak senang jika namja yang disukai memeluknya seperti ini dan juga perasaan sedih , sedih jika mengingat pelukan ini membuatnya semakin terjebak dan jatuh semakin dalam dengan perasaannya sendiri.

” Sica – ya ”

” Jessica Jung ”

Hati Jessica melemah mendengar suara Chanyeol memanggil namanya saja sudah membuat kacau, Jessica tidak ingin terus dalam posisi seperti ini tapi ia juga tidak bisa memikirkan alasan yang tepat untuk membohongi Chanyeol

” Jadi kenapa? Jangan membuatku salah paham jika aku melakukan sesuatu yang kau tak suka katakanlah, apa aku menganggumu dengan pesan pesanku? apa ucapan selamat pagi dan selamat malamku menganggumu? Aku melihatmu bahagia bersama Kris , ku rasa kau sudah mulai menerimanya. Kau dan Kris bahagia, aku sendiri melihatmu dari belakang dan kesepian ”

Jessica tertawa sinis, kesepian? Bagaimana bisa disebut kesepian padahal Jessica melihat sendiri hubungan Chanyeol dan kekasihnya baik baik saja ! Bahkan mereka terlihat lebih mesra

” Bohong ” ujar Jessica sinis , Chanyeol sedikit tersentak karena ucapan Jessica, seketika ia mengerti kenapa Jessica bisa berbicara seperti itu karena ia tidak mengetahui dan mengerti bagaimana rumitnya hubungannya dengan Juniel

” Bohong apa? ”

” Semuanya bohong ”

” Maksudmu? Aku tidak mengerti Jessica ”

” Jangan tunjukan perhatianmu lagi padaku , urusi hidupmu sendiri dan kekasihmu. Kau tidak bisa bermain dengan perasaan seseorang, menunjukan perhatian dan kepedulianmu berlebihan akan membuat orang itu salah paham ” sentak Jessica , Chanyeol tidak mengerti kemana arah pembicaraan Jessica ia masih bingung siapa yang dimaksud ” orang itu ” , seingatnya ia hanya dekat dengan Jessica seorang. Apa mungkin orang itu Jessica?

” Orang itu kau ? ”

Jessica terperangah kata katanya tadi sudah menjebak dirinya sendiri, Chanyeol mencium rambut Jessica lembut . Jessica yang mendapat perlakuan tadi mulai menangis , menangisi betapa lemah dirinya hanya bisa menerima perlakuan lembut Chanyeol yang membuatnya terlena , seperti hatinya menerima bom yang kapan saja akan meledak dalam dirinya.

” Aku salah, aku pikir kau menyukaiku walaupun sedikit . Haruskah aku pergi dan menjauhimu? Mungkin semua orang benar kau hanya membutuhkan Kris ia bisa melindungimu melakukan segalanya untukmu sedangkan aku namja bodoh yang hanya diam melihatmu disakiti ” ucap Chanyeol sendu

Chanyeol melepaskan tangannya dari Jessica dan memutar tubuh Jessica agar mata mereka saling bertatapan, Chanyeol terkejut melihat Jessica menangis air matanya menetes tepat di depan Chanyeol.  Jessica menghapus air matanya dan menilik Chanyeol sekilas.

” Kau baik baik saja ? ”

” Aku sedang menangis, kau lihat sendiri. Apa ini bisa disebut baik baik saja? Jangan bertanya pertanyaan bodoh, ketika orang menangis dan terjatuh kau melihat ia terluka dan kau bertanya ” apa kau baik baik saja?” dia menangis dia terluka. Jadi kenapa kau masih bertanya !!! ” Jessica berteriak kesal, Chanyeol tertegun mendengar “ledakan ” seorang Jessica Jung , ternyata ia bisa semenyeramkan ini pikir Chanyeol

” Mianhae aku tidak akan menanyakan pertanyaan itu lagi, Jadi aku akan memintamu menjelaskan perasaanmu padaku ”

Jessica memutuskan pergi sebelum semakin larut dengan keadaan tapi Chanyeol menghadang dan merentangkan tangannya menghalangi Jessica. Jessica terus mencoba kabur dari Chanyeol tapi tidak berhasil . Jessica kembali menangis karena kesal dan di permainkan oleh Chanyeol

” Sampai kau menceritakan padaku baru kau boleh pergi, bahkan sampai pagi aku akan menunggumu berbicara ” ujar Chanyeol diiringi cengiran khasnya

” Pulanglah, kekasihmu pasti mencarimu ” sindir Jessica berharap Chanyeol sadar dengan statusnya yang tidak sendiri lagi

Jessica tersenyum hambar, lucu bisa membahas Juniel dan hubungan mereka , mengucapkan kata kata yang menyakiti perasaanya sendiri. ” Aku pikir aku tidak akan pernah terluka lagi, aku tidak tau kalau rasanya akan sesakit ini . Aku sangat terluka , karena aku menyukaimu aku sangat menyukaimu , walau kita hanya berkirim pesan tapi kau orang pertama yang peduli padaku, peduli tentang perasaanku , orang yang membuatku nyaman dan mau berbicara dan jujur tentang perasaanku tapi aku berusaha menahan perasaanku. Aku percaya padamu Tapi disaat aku menyukaimu aku tahu perasaan ini salah, aku tidak mau terus bergantung padamu walaupun aku membutuhkanmu . aku tidak boleh terus bergantung padamu karena kau sudah memiliki ”

” Hubungan kami sudah berakhir ” potong Chanyeol cepat lalu menghapus air mata Jessica yang masih mengalir

” Jangan berusaha menghiburku , tidak lucu ” sentak Jessica seraya menepis kasar tangan Chanyeol

” Aku serius Jessica Jung ! Teman temanku bilang ini hanya perasaan sesaat ani mereka salah aku mencintaimu , selama ini aku meragukan perasaanku sendiri jadi tadi aku mengakhiri hubunganku dengan Juniel dan memilihmu, mianhae aku terlambat ”

Chanyeol menarik Jessica dalam dekapannya, memeluk Jessica erat ia terdiam dalam pelukan Chanyeol dan membalas pelukannya. ” Saranghae ” bisik Chanyeol lembut di telinganya dan seketika menggoncangkan hatinya hebat. Tidak lama berpelukan dengan Jessica , Chanyeol mengantar Jessica masuk dan menyuruhnya masuk karena udara dingin yang mulai menusuk di malam hari.

” Selamat malam ” ucap Jessica seraya melambaikan tangannya pada Chanyeol

Sepanjang perjalanan senyum Chanyeol merekah , teringat saat saat Jessica mengatakan kalau Jessica menyukainya. Ia tidak pernah menyangka cintanya akan terbalas, Chanyeol terlalu bahagia ia tidak memikirkan perpisahannya dengan Juniel tadi atau bagaimana hubungan mereka nanti kedepannya

Keesokan harinya

” MWO ? ” teriak Sehun tidak percaya ketika Chanyeol menceritakan hubungannya dengan Juniel telah berakhir

” K..alian berpisah, di hari ulang tahun Juniel ? ” Tanya Baekhyun terbata bata, ia merasa bersalah karena dia lah yang memberitahu Juniel dan membuat mereka berpisah

” Dia memeriksa handphoneku dan membaca semua pesanku pada Jessica, padahal aku sudah menulis namamu disana seharusnya Juniel tidak curiga ”

Sehun berdehem dan menatap Baekhyun tajam, Chanyeol mengerti arti tatapan Sehun sekarang ia tahu Baekhyun lah yang memberitahukan semuanya pada Juniel lalu ikut menatap Baekhyun tajam

” Mianhae tapi aku tidak tahan Juniel menuduh kami berdua gay , aku masih normal ” lirih Baekhyun menyesal, Chanyeol tertawa dan menepuk bahu sahabatnya. Baekhyun sudah siap jika Chanyeol akan menghajarnya , jika ia di posisi Chanyeol ia juga akan melakukan hal yang sama. Alangkah terkejutnya Baekhyun , Chanyeol menepuk bahunya dan tersenyum padanya seolah tidak ada luka di sana setelah perpisahannya dengan Juniel.

Tawa Chanyeol terhenti melihat yeoja yang sedang dibicarakan mereka, yeoja yang kini berstatus ” mantan kekasihnya ” berdiri di hadapannya dengan tatapan dingin.

” Berikan handphonemu ” ucap Juniel ketus , Chanyeol terpana dengan kedatangan Juniel yang tiba tiba dan terlebih lagi dengan ucapan Juniel seolah ia masih berhak dan bisa mengatur Chanyeol seperti dulu.
” Geurae aku akan pinjam pada Jessica sunbae ” lanjut Juniel , Chanyeol segera mengeluarkan handphonenya dan menyerahkannya pada Juniel ia tidak mau Juniel menganggu dan menyakiti Jessica.

Juniel berjalan pergi, Chanyeol pikir dia akan segera pergi keluar kelas tapi ternyata Chanyeol salah Juniel menghampiri meja Kris dan Jessica. Jessica terkejut karena kedatangan Juniel .

” Sunbaenim , bisakah aku bicara dengan kalian ? ” tanya Juniel sopan pada Kris , Kris heran seseorang yang tidak ia kenali mengajaknya bicara. Kris mengangguk dan menarik Jessica mengikuti Juniel dari belakang, Chanyeol berlari mengikuti mereka takut itulah yang di rasakannya bodoh sekali ia tidak menyeret Juniel keluar tadi.

” Ada apa? ” tanya Kris setiba di loteng sekolah, ia merasa pembicaraan ini serius dan lebih membuatnya penasaran karena Chanyeol terlihat tegang dan ketakutan, Kris tidak tahu Jessica sangat  ketakutan sebenarnya karena Jessica pandai menyembunyikan perasaan dan ketakutannya.

Juniel menelefon Jessica dari handphone Chanyeol, handphone Jessica berdering di balik saku rok nya. Kris menatap keduanya dengan sejuta kebingungan, untuk apa Juniel menelefon Jessica sedangkan jarak mereka hanya terpaut beberapa langkah. Wajah Jessica memucat, bibirnya memutih karena tegang Kris dan Chanyeol bisa melihat perubahan dari wajah Jessica

” Jessica sunbae bisakah ku lihat nama contact dari panggilan tadi? ” tanya Juniel sengaja tapi Jessica terdiam dengan wajah menegang, tak ada tanggapan dari Jessica dengan lancangnya Juniel mengambil hp Jessica paksa dan menunjukan panggilan tadi pada Kris.

” Hero?” Kris balik bertanya, Jessica telah membohonginya selama ini , ia bilang kontak ” Hero ” di handphoneya Taecyeon hyung.

” Sayang sekali kontak Jessica sunbae disini bernama Sehun, aigoo jadi kalian bekerja sama menyembunyikan hubungan kalian yang satu hero yang satu Sehun ” sinis Juniel , Kris menatap Jessica tajam.

” Kris sunbae, kekasihmu dan kekasihku memiliki hubungan diam diam di belakang kita , mereka berkirim pesan dan pergi berkencan. ” jelas Juniel menjawab semua kebingungan Kris

” Chanyeol adalah urusanku, Jessica adalah urusanmu, aku berbicara seperti ini untuk menyelamatkan mu dari wanita ini ” lanjut Juniel memandang Jessica sinis

” Jessica eonnie terimakasih telah menghancurkan hubungan dua tahun kami ” sinis Juniel dan memberikan penekanan pada setiap kata yang diucapkannya. Jessica mulai menangis ia tidak tahu bagaimana menghadapi Kris nanti , mungkin ini akhir hubungannya bersama Kris.

Kris menyeringai ” Terimakasih hoobae untuk niat baikmu memberitahuku semuanya, aku akan mengurus Jessica lebih baik lagi dan berhenti menyalahkan Jessica disini mereka berdua sama sama bersalah ” Kris menarik tangan Jessica dan membawanya pergi.

Juniel shock dengan reaksi Kris yang terkesan biasa saja tidak sesuai perkiraanya, Chanyeol mengambil handphonenya paksa dari tangan Juniel. ” Kau tahu , setelah kejadian ini aku tidak menyesali pilihanku ” ujar Chanyeol

Dengan mata memerah Juniel memutar badan menatap Chanyeol ” Jessica telah menghancurkan hubungan kita, jadi aku harus membalasnya ”

” Apa yang kau dapatkan jika Jessica dan Kris berpisah?  Bahagia , senang , dendammu terbalas? Kau salah itu sama saja kau membantuku dan memberikan kesempatan dengan Jessica jika mereka benar benar berpisah aku siap menerima Jessica kapan saja . Gomawo Juniel ” ucap Chanyeol lalu pergi meninggalkan Juniel sendiri

Juniel berjalan terhuyung huyung , shock tidak menyangka Kris tidak akan marah apalagi menampar Jessica sesuai keinginannya , dan ucapan Chanyeol benar itu sama saja ia membantu membuka jalan untuk Chanyeol dan Jessica bersama. Juniel menangis sekejar kejarnya menyesali perbuatannya tadi, dia tidak mendapatkan apa apa hanya penyesalan dan sekarang namja yang dicintainya pasti mulai membencinya.

Chanyeol kembali ke kelas tapi ia tidak mendapati Kris dan Jessica di bangku mereka, Chanyeol memukul meja kesal ia khawatir Kris melakukan hal hal yang bisa menyakiti Jessica karena terbawa emosi.

——-

” Jess , haruskah aku mengganti namaku di handphonemu? Hero, ironman, superman, badman superhero ” kata Kris diiringi tawa mirisnya, Jessica merasa hatinya semakin sesak karena kata kata Kris tadi, mata Jessica kembali di penuhi air mata.

” Atau G.I.Joe kurasa itu buruk , storm shadow atau ” Kris masih bergumam menyebutkan nama baru di kontak handphone Jessica

” Kris ” panggil Jessica dengan suara parau

Kris mengusap air mata Jessica lembut seraya tersenyum, ia berharap lebih baik Kris memarahi dan meneriakinya seperti biasa daripada menghukum Jessica dengan cara seperti ini .  Senyum Kris perlahan lahan menghilang dan menatap Jessica serius.

” Tak kan ada yang berubah ” tegas Kris berjalan keluar loteng tanpa melihat ke belakang sama sekali , Kris mulai mencerna apa yang baru saja ia ketahui , rasa sakit terlihat jelas dari matanya.

Jessica POV

” Tak akan ada yang berubah ” tegas Kris lalu pergi meninggalkanku sendiri, apa yang dimaksud Kris status kami, kami masih berkencan setelah semua yang kulakukan padanya ? Setelah selama ini aku mengabaikan dan menyakitinya , tak pernah menganggap dan melihatnya. Aku tak tahu diri, Kris mengorbankan semuanya untukku ia meninggalkan sahabatnya untuk melindungiku, menjagaku setiap hari aku bisa aman karenanya .  Kepalaku tertunduk berusaha menahan tangisanku yang semakin menjadi menjadi, menangisi betapa jahatnya diriku dan betapa tulus perasaan Kris yang hanya aku manfaatkan selama ini

Setelah cukup tenang dan mataku tidak terlihat sembab lagi aku memutuskan kembali ke kelas, aku sudah membolos dua jam pelajaran karena menangis. Perasaanku kembali tak tenang melihat Kris tidak ada di tempat duduk kami tas nya juga tidak ada , kemana Kris pergi apa aku benar benar melukai hatinya? Mianhae Kris ! Selama mengikuti pelajaran pikiranku tidak bisa fokus memikirkan keadaan Kris dan kemana lelaki itu pergi . Chanyeol menarik kursi di sampingku aku tersenyum kecut dan menatapnya sendu ” Gwencaha , semua ini kesalahanku mianhae. Kau tidak perlu khawatir semuanya akan baik baik saja ” ujar Chanyeol lembut dan menatapku hangat tatapan yang mampu memberikanku ketenangan beberapa saat , namja disampingku ini masih bisakah aku bersamanya bolehkan aku bahagia setelah semua yang kulakukan pada Kris.

” Apa Kris melakukan sesuatu padamu? ” tanya Chanyeol khawatir , aku kenal  seorang Kris Wu sebagaimana kasar dan menyebalkan dirinya ia tidak mungkin melakukan hal yang menyakitiku

” Anniya, ia pria baik Chanyeol – ah ”

Aku mengetik sebuah pesan singkat pada Kris menanyakan keberadaanya, kutatap handphoneku penuh harap berharap mendapat balasan dari Kris secepat mungkin tapi sampai malam ini ia tidak juga membalas pesanku.

Pagi ini aku datang ke sekolah lebih pagi dari biasanya, aku ingin cepat cepat berbicara dengan Kris dan meminta maaf secara langsung, aku sempat mengirim pesan padanya tadi pagi tapi ia juga tidak membalas pesanku. Apa Kris mulai menghindariku , dia bilang tak ada yang berubah tapi ia sendiri yang berubah dan menjauhiku. Hari sudah semakin siang Kris tidak mungkin terlambat selama ini lebih tepatnya ia tidak masuk sekolah.

“Sica kau mau pergi ke kantin bersamaku ? ” ajak Chanyeol , aku terdiam sejenak pergi berdua bersama Chanyeol orang orang memang tidak akan ada yang tahu apa yang terjadi di antara kami , tapi bagaimana pun aku masih berstatus ” kekasih ” Kris mereka pasti akan semakin membenciku jika melihat aku bersama Chanyeol berdua.

” Aku tahu , aku akan pergi ke cafetaria dan membawakanmu makanan . Kau tunggu disini ” ujar Chanyeol mungkin ia bisa membaca dari ekspresi wajahku. aku mengintip handphoneku berkali kali berharap ada pesan balasan darinya . Tak lama Chanyeol kembali dan membawaku ke tempat duduknya, aku duduk di sampingnya tiba tiba kedua teman Chanyeol datang dan duduk di depan kami, aku sedikit gusar bagaimana tanggapan kedua sahabat Chanyeol melihatku pasti mereka tidak nyaman dan senang dengan keberadaanku disini.

” Sica , ini Sehun dan ini Baekhyun sahabatku, kau bisa beri salam pada mereka ? ”

” Oh Sehun imnida ” salam namja berambut blonde memperkenalkan diri

” Byun Baekhyun imnida ”

Aku tersadar dari pikiranku , aku seperti gadis yang tidak punya manner jika tak membalas salam  kedua sahabat Chanyeol . ” Annyeonghaseyo Jessica Jung imnida ” ucapku cepat karena gugup lalu menunduk malu. Setelah selesai menikmati makanan kami masing masing, Chanyeol dan kedua sahabatnya berbincang bincang tentang sepak bola hal yang tidak bisa kumengerti dengan setia aku mendenger pembicaraan mereka

” Baekhyun apa kau tau lagu ini ” sexy, free and single i’m ready to bingo nanana ” seru Sehun, aku menahan tawa mendengar Sehun bernyanyi karena suaranya benar benar lucu

” BEAST ” balas Baekhyun asal. Sejak kapan B2ST menyanyikan lagu itu yang benar Super Junior

” Kurasa kau pasti tahu jawabannya sica ” tambah Chanyeol , Baekhyun dan Sehun ikut menatapku menunggu jawaban

” Super Junior ” jawabku singkat

” Bukan BEAST bodoh ” sesal Sehun lalu menoyor kepala Baekhyun

” Ya ! Kau sendiri tidak tahu apa apa kau lebih bodoh ! ”

” Kau tinggal di Korea tapi tidak tahu tentang kpop , astaga ”

” Mari kita buktikan siapa yang paling bodoh di sini kau atau aku ”

” Chanyeol beri kami pertanyaan , dan buktikan siapa yang lebih bodoh aku atau Sehun ” geram Baekhyun kesal , Chanyeol berbisik padaku dan mengatakan dia akan menyiapkan pertanyaan dan aku yang akan memberi jawaban yang benar.

” Baiklah, berapa member SHINee ? ” Chanyeol memberikan pertanyaan pertama

” 3 ” jawab Baekhyun semangat dan setengah berteriak

” 6 ” jawab Sehun tak kalah semangat

” Beritahu mereka jawaban yang benar ” perintah Chanyeol . ” Member SHINee ada 5 orang”

” Kalian berdua bodoh ” ujar Chanyeol final . ” Kalian tanya tanya saja pada Jessica dia pasti bisa menjawab semua ” lanjut Chanyeol. Sehun dan Baekhyun bertubi tubi memberikanku pertanyaan, mau tak mau aku harus menjawab pertanyaan mereka. Entah aku merasa Chanyeol sengaja melakukan ini untuk membuatku berbicara tapi aku senang melihat persahabatan mereka tanpa sadar aku juga tertawa renyah karena melihat Chanyeol dan Baekhyun menari dan membuat lelucon , aku merindukan saat saat seperti itu . Berakhirnya jam istirahat memaksaku untuk kembali ke tempat duduk dan menghentikan tanya jawab dengan Sehun dan Baekhyun mereka tadi sempat menyuruhku untuk duduk bersama mereka tapi aku menolak karena sosok Kris kembali muncul dalam pikiranku

Drrt drrt
Satu pesan masuk
From : Chanyeol
Kau tertawa sica , hahaha. Aku berhasil :p

Benar dugaanku pasti Chanyeol tadi sengaja melakukan ini semua tapi setidaknya aku bisa melupakan masalah Kris sejenak , sejak aku mengakui perasaanku pada Chanyeol dan ia mengatakan ia juga menyukaiku kami tidak pernah membahasnya lagi, aku kira semuanya akan mudah aku mengakhiri hubunganku dengan Kris dan bersama dengan Chanyeol, entah aku merasa ada sesuatu yang menahanku untuk mengakhiri hubungan kami.

Sepulang sekolah, aku menunggu Taecyeon oppa seorang diri Chanyeol sempat menemaniku tadi tapi aku segera mengusirnya karena tatapan sinis orang orang yang memandang kami berdua , aku mencoba tak peduli tapi mengingat statusku aku mengerti kenapa orang orang menatapku tak suka beruntung Chanyeol mau mengerti dan pergi

Aku menoleh ke sampingku, biasa Kris di sini ia berdiri di sampingku sambil melipat kedua tangannya dan terus mengoceh sendiri sesekali ia menatap lurus ke pintu gerbang sekolah aku menginginkan Kris di sampingku sekarang , sosok yang selalu aku abaikan selama ini.

Aku menghentakan kakiku kasar setelah mondar mandir tak tentu arah dan mengigit jariku gemas, aku memutuskan untuk menelofon Kris tapi keberanian memang tidak pernah berpihak padaku aku tidak tahu bagaimana memulai pembicaraan dengan Kris, apa yang harus katakan, bagaimana tanggapan Kris jika aku menelofonnya di malam hari dan alasan terbesar ketakutanku apa Kris masih mau menjawab panggilanku setelah aku menyakitinya , sepertinya tidak mungkin ia mau menjawab panggilanku daripada menerka nerka lebih baik aku mencoba  menghubunginya, aku mencari kontak Kris dan menelofonnya

Tut

Tut

Tut

” Yoboseoyo ”

Heh Kris menjawab panggilanku?

” Yoboseoyo ”
ucapnya dengan suara yang lebih tinggi, aku menelan salivaku sendiri karena gugup aku tidak tahu harus bicara apa padanya seharusnya aku mempersiapkan kata kata dulu tadi aku mengigit jariku gemas, aku hanya perlu meminta maaf dan menanyakan kabarnya

” Yo..boseoyo “ balasku gugup

” …. “ sepertinya Kris tidak berniat menjawab panggilanku, urusan dia memaafkanku atau tidak itu belakangan setidaknya aku sudah meminta maaf

” Mianhae “

” Untuk apa ? ”

” Untuk kemarin tentang ”

” Aku sudah memaafkanmu ” potong Kris dengan nada dingin dan ketus

” Mianhae aku salah, kau berhak marah dan benci padaku . Kau juga bisa mengakhiri ini semua “ kata kata terakhir tadi rasanya hatiku berat mengatakannya

” Sudah aku bilang tidak akan ada yang berubah Jessica “ aku merasa nada sentakan dan kemarahan dari Kris

” Tapi kau berubah Kris “

” Perasaanmu saja ”

” Kenapa kau tidak masuk ? ”

” Kenapa kau peduli sekarang ? ” DEG ! Memang selama ini sebegitu aku tidak peduli padanya?

” Mianhae , mianhae “ lirihku

” ….. “

” Kau pantas membenciku ”

” Aku akan melupakan masalah ini tapi berjanjilah satu hal ”

” Apa ? ”

” Kau harus berubah, aku tidak tau lagi bagaimana menghadapimu kau terlalu pendiam , jangan diam lagi jika diganggu marahi mereka. aku ingin melihat kau  yang sebenarnya , kau sanggup? ”

” Aku akan berusaha , aku berjanji ”

” Geurae aku pegang kata katamu, sampai bertemu besok “

Tut ..

Telefon kami berakhir, aku sendiri tidak tahu kenapa  menyanggupi permintaan Kris bahkan aku sampai berjanji tapi yang ada dipikiranku saat itu bagaimana Kris bisa memaafkanku. Perasaanku lebih lega dan tenang sekarang Kris akan kembali dan tidak menghindariku lagi

Drrt drrt
Satu pesan masuk
From : Chanyeol
Good night sica , have a nice dream sleepy head ! XoXo

XoXo ? Kiss and Hug ? Aku tidak aneh lagi Chanyeol mengirim pesan dengan kata kata romantis dan lainnya, ia sudah terang terangan menunjukan perasaanya padaku. tidak ada lagi alasan aku untuk bersedih Chanyeol sudah bilang kalau ia mencintaiku, inilah rasanya cinta terbalaskan? Tapi masih ada Kris beban pikiranku lainnya

Keesokan paginya , aku berangkat lebih pagi hari ini aku ingin melihat Kris dan memastikannya masuk sekolah , sudut bibirku tertarik ke atas senyuman terlukis dari bibirku melihat Kris tengah duduk di tempat duduk kami.

” Kris ” sapaku , ia membalas senyumanku tulus. Kris sudah kembali, tidak ada yang harus aku takuti lagi sekarang. Kami juga ke kantin bersama , Chanyeol sempat menatapku dingin seolah ada kemarahan disana.

Sepulang sekolah Kris membawaku ke belakang sekolah , aku tidak tau kenapa ia membawaku ke sini. Dia diam saja dan tidak berbicara sama sekali , aku lebih memilih diam daripada bertanya takut ia tersinggung dengan pertanyaanku. Dari jauh aku bisa melihat yeoja yang paling aku tidak suka Hyunyoung dan teman temannya yang kemarin menggangguku datang menghampiri kami.

” Kris ” sapanya dan tersenyum sok manis pada Kris

” Mana yang lain ? ”

” Ada apa memangnya? ”

” Panggil saja mereka keluar ” bentak Kris, panggil aku jahat atau apapun yang jelas aku senang Kris bisa sangat tegas dengan Hyunyoung yang jelas jelas mencintainya, ia segera pergi masuk ke sebuah ruangan tak berapa lama Hyunyoung dan sahabatnya yang lain, mereka menatapku tajam dan sinis.

” Ada apa ? ” tanya Kai

Kris menggenggam tanganku erat dan membawaku ke tengah sahabatnya dan teman teman Hyunyoung sehingga posisi kami dikelilingi.

” Kris oppa, kau lebih pantas bersama Hyunyoung ” seru yeoja yang kemarin menghinaku. Kris tidak akan mendengarkanmu

” Aku tahu ” jawab Kris cepat , ia tidak membelaku dan memarahi orang yang menghinaku lagi.

” Sica , ini orang orang yang tidak menyukaimu. Kai dan sahabatku dulu sangat tidak menyukaimu , dan kau pasti kenal Hyunyoung dia menyukaiku itu teman temannya mereka shipper kami ” jelas Kris memperkenalkan orang orang di sekeliling, aku benar benar tidak mengerti apa maksud Kris mengumpulkan orang orang yang tidak menyukaiku disini

” Sesuai janjimu kemarin, kau juga pasti tak menyukai mereka jadi marahi mereka terutama dia ” kata Kris sambil menunjuk Hyunyoung, sekarang aku mengerti apa maksud Kris mengumpulkan orang orang ini ia menyuruhku memarahi mereka, kurasa Kris gila melihat tatapan tajam dan sinis mereka saja sudah membuatku takut apalagi memarahi mereka aku tidak berani . Tubuhku bergetar hebat, aku memperat genggaman tanganku pada Kris tapi ia malah melepas pegangan tangan kami dan berdiri di samping Hyunyoung. Benarkah orang itu Kris ?

” Cepatlah Jessica ” sinis Kris , seketika mataku memanas , mataku terasa berat

” Jessica ” bentak Kris , aku terdiam menunduk tidak mau menatap Kris dan orang orang disekelilingku, Kris memegang lenganku kasar sangat kasar sampai aku merasa kesakitan. Cairan bening mengalir di pipiku tanpa bisa aku tahan lagi.

” Kau bilang kau mau berubah, mana buktinya ” teriak Kris lebih keras dari yang tadi

” Kris ” panggilku , berusaha menyadarkan Kris untuk menghentikan semua ini , tapi ia tidak mau mendengarkanku lalu melepas tangannya dari lenganku kasar dan mendorongku agak kasar ke arah Hyunyoung dan teman temannya. Aku berbalik dan menggeleng kuat menatap Kris berharap Kris mengerti akan ketakutanku ini . Kris berjalan mendekatiku menatapku tajam dengan tatapan elangnya
” Bicaralah Jessica !! Sampai kapan kau mau diganggu dan dibenci mereka , hadapi mereka, hadapi Jessica !! ” teriak Kris semakin keras berteriak tepat di depan wajahku. Orang di depanku ini pasti bukan Kris, Kris tidak akan membahayakan diriku seperti ini

Tangisanku semakin menjadi jadi air mataku terus berjatuhan mendengar semua ucap Kris, aku menyesali janjiku kemarin padanya.

GREB !

Seseorang menarik ku dalam pelukannya, rasanya tubuhku membeku seketika , aku masih menangis di dalam pelukan orang ini. ” Kau gila Kris ! Apa yang kau lakukan sampai membuatnya menangis? ” suara ini suara Chanyeol aku sangat mengenalinya

” Aku hanya mau membuatnya bicara ” jawab Kris santai

” Tidak dengan cara seperti ini , kau tidak lihat Jessica ketakutan ”

” Lalu bagaimana? apa kau tahu caranya ? ” tanya Kris sarkatis

” KAU ” aku memperat pelukanku pada Chanyeol menyuruhnya untuk berhenti bertengkar Kris dengan cara ini. Chanyeol langsung mengerti arti pelukanku ini dan menyudahi pelukan kami, tangannya menyeka air mataku. Aku hampir putus asa jika Chanyeol tidak datang dan menolongku dari kegilaan Kris Wu. Chanyeol menarik tanganku dan membawaku menjauh dari sini , aku tidak bisa melawan atau menolak saat Chanyeol menarikku karena aku tidak mau lagi melihat kegilaan Kris lainnya.

Kris masih terpaku di tempatnya memandangi Chanyeol dan Jessica yang semakin menjauh, semua yang berada disana kini menatap Kris seolah meminta penjelasan. Kris diam tapi sebenarnya dia sedang menahan diri untuk menarik dan membawa Jessica pergi , ia tak mau emosi dan rasa cemburu membuatnya melakukan hal yang bisa menyakiti Jessica. Sunny dan Tao tertawa sinis, Kris menoleh menatap kedua orang yang menertawakannya tajam.

” Aku pikir dia gadis yang baik, tenyata dari semua mantanmu dialah yang paling brengsek ” sindir Tao sarkatis , Kris memejamkan matanya masih mencoba menahan emosi yang semakin memuncak

” Benar benar gadis yang tidak tahu diri, kau pasti menyesal Kris ” ujar Suho kesal , wajahnya terlihat sangat kesal

” Ku rasa itu karma karena kau sering mempermainkan yeoja dan terutama mengabaikan Hyunyoung kami. Bagaimana rasanya diabaikan ? Apa yang kau rasakan sama seperti yang Hyunyoung rasakan ” sembur Taeyeon

” Taeyeon ” teriak Hyunyoung marah

Sooyoung berlari memegang erat tangan Taeyeon menyuruhnya untuk berhenti setelah melihat ekspresi Kris yang menunjukan kemarahan luar biasa, Kris mendekat ke arah sahabatnya . Taeyeon dan Sooyoung segera mundur bersembunyi di belakang Kai ” Kris , kau bisa kembali kapan saja, bagaimanapun kami masih sahabatmu kami seperti ini karena kami peduli ” ujar Kai

” Terimakasih kalian masih peduli, tapi Jessica – ku tidak seperti yang kalian lihat jadi jangan berani berbicara hal buruk tentang Jessica jika kalian tak ingin menyesal . Dan kau Taeyeon, tidak peduli ini karma atau bukan , jangan menjodoh jodohkan aku dengan Hyunyoung lagi ” ucap Kris tajam

” Sadar Kris , Jessica gadis brengsek tidak tahu diri ” ucap Tao tak kalah tajam

” Kau bilang apa? ” tanya Kris sekali lagi

” Brengsek , tidak tahu diri dan ” belum melanjutkan kata katanya Kris sudah melayangkan satu tonjokan ke wajah Tao

” Ini untuk Jessica ” ucap Kris kembali menghajar Tao kali ini satu tonjokan di perut Tao

” Ini dariku karena kau berani menghina yeojachinguku ” Kris menjabak rambut Tao dan mencekik lehernya

” Dan ini dari kami berdua ” Kris melepas tangannya dari leher Tao dan menendang Tao sehingga Tao jatuh tersungkur

Teman teman yang lain hanya mampu menyaksikan, tidak berniat melawan atau membantu Tao itu sama saja mereka menawarkan diri menjadi korban berikutnya. Kris melangkah meninggalkan Tao tapi langkahnya terhenti di depan temannya ” Aku bisa melakukan hal lebih gila , aku akan menjadi orang  jahat dan sadis untuk melindungi gadisku tidak peduli siapapun itu mereka harus berhadapan denganku ” ancam Kris lalu menatap Taeyeon tajam , Taeyeon buru buru mengalihkan tatapannya dari Kris.

Other’s side

Jessica dan Chanyeol sudah berada dalam perjalanan pulang menggunakan bus , Chanyeol sebenarnya hanya menawarkan Jessica pulang dengan bus tidak tapi siapa sangka Jessica mau dan terlihat senang.Bus sangat ramai Jessica dan Chanyeol tidak dapat tempat duduk terpaksa mereka harus berdiri dan berpegang pada pegangan bus , Jessica sulit berpegang karena tinggi badannya yang menyulitkan untuk menggapai terpaksa ia berjinjit dan membuatnya lelah dan pegal. Chanyeol melepas tangan Jessica dari pegangan dan beralih menempatkan tangan Jessica memegang lengannya. Jessica tak enak , ia segera melepas tangannya dari lengan Chanyeol tapi Chanyeol segera menahan tangan Jessica.

” Gamshamnida Chanyeol, mianhae merepotkanmu ” kata Jessica setiba di rumahnya

” Anniyo, kau tidak pernah merepotkanku ” jawab Chanyeol cepat, Jessica tersenyum tipis

” Hmm… Sica jangan pikirkan Kris tadi , dia tidak tahu apa yang dia lakukan”

” Apa Kris baik baik saja ? ” potong Jessica lalu menatap Chanyeol sendu

Chanyeol POV

” Apa Kris baik baik saja ?” tanya Jessica, aku tidak bisa mengerti kenapa Jessica masih memikirkan Kris sekarang setelah Kris lakukan tadi.

” Kenapa kau masih memikirkannya ? Kurasa dia pasti sangat menyesal sekarang ”

Jessica menghela nafas dan menunduk , bisa kubaca dari ekspresi wajahnya Jessica mengkhawatirkan Kris. Apa mungkin Jessica juga mulai menyukai Kris ? Bicara apa kau Chanyeol, apa yang dilakukan Kris untuk Jessica semua pengorbanan semua usahanya tidak mungkin Jessica tidak menyukai Kris , inilah kenapa Jessica dan Kris tidak berpisah walau Jessica menyukaiku karena sebagian hatinya juga menyukai Kris . Tapi aku tidak akan menyerah untuk orang seperti Kris, jika cinta seperti permainan untuk kami bertiga aku tidak ingin kalah dan mengalah untukmu Kris.

” Chanyeol ? ” Aku tersadar dari pikiranku mendengar Jessica memanggilku. Jessica mendekatkan wajahnya dan melambai padaku. Tanpa sadar mataku tertuju pada bibir tipis Jessica, aku ingin mencium bibirnya dan mengatakan bahwa aku mencintainya tapi itu tidak mungkin sekarang itu akan menambah beban pikiran Jessica , sudah cukup masalah Kris hari ini aku tidak akan menambah masalahnya. Cara menunjukan perasaanku pada Jessica bukan seperti ini saja, berada di samping Jessica dan melindunginya sudah cukup membuatnya menyadari perasaanku

” Kau kenapa? ” tanya Jessica

” Anniya , gwenchana. Masuklah sica ”

” Ne, aku masuk hati hati Chanyeol – ah ”

Jessica tersenyum manis dan melambaikan tangannya padaku, aku membalas lambaian tangan Jessica dan tersenyum. Pernahkah Jessica seperti ini pada Kris? Kurasa tidak, hubungan mereka tidak akan seperti aku dan Jessica. Kris tidak mengenal dan tidak tahu bagaimana memperlakukan Jessica, mungkin Kris bisa melindungi sica lebih dari siapapun tapi dalam beberapa hal Kris tidak akan bisa menang melawanku.

Other’s side

Kris melempar tasnya kasar ke kasur dan berteriak kesal, kesal mengingat bagaimana Chanyeol dengan lancangnya memeluk dan membawa Jessica pergi. Rasa takut Kris kini menjelma menjadi nyata Jessica benar benar menyukai Chanyeol, dan lebih parahnya lagi Chanyeol juga menyukai gadisnya. Kris tak habis pikir apa yang kurang darinya, apa yang ia tidak bisa lakukan untuk Jessica , apa yang Chanyeol punya yang tidak dimiliki Kris sampai Jessica menyukai orang lain daripada Kris yang selalu disisinya

Kris membaringkan tubuhnya di kasur , lelah memikirkan semua ini keningnya berkerut wajahnya berubah sendu menunjukan kesedihan. Dalam hatinya ia tidak pernah membayangkan akan ada hari ini , hari dimana hatinya begitu sakit dan sesak karena seorang yeoja. Jessica Jung yeoja pertama yang sangat menyakiti hatinya , tersakiti dan terluka Kris berpikir bahwa itu tak akan terjadi jika ia dengan Jessica , ternyata sebuah kesalahan besar percaya itu . Tapi ia juga tidak mau mengakhiri hubungannya dengan Jessica , baginya lebih baik berpura pura tidak tahu dan melupakan segalanya daripada harus kehilangan Jessica yang jauh lebih menyiksanya.

Kris terbangun dari tidurnya , semua kejadian hari ini membuatnya sangat lelah. Dia memandang atap kamar masih teringat saat Chanyeol memeluk Jessica, Kris berharap lebih baik ia tidur seharian tanpa perlu bangun daripada mengingat kejadian menyakitkan tadi. Kris mengambil handphonenya dan mendapati satu panggilan tak terjawab dan pesan dari Jessica

From : Jessica
Kau sudah sampai di rumah ?

Kris tertawa hambar membaca pesan Jessica, “kau pasti mengirim banyak pesan pada Chanyeol setiap hari ” gumam Kris lalu menghapus pesan Jessica

Jessica POV

Dua jam yang lalu aku mengirim pesan pada Kris , sampai detik ini Kris juga tidak menjawab. Aku tidak mau dia marah dan menghindariku lagi, seharusnya aku yang lebih marah pada Kris entah kenapa kali ini aku tidak marah atau kesal pada Kris karena aku sadar sebagaimana dan seberapa sering Kris menyakitiku itu tidak sebanding dengan aku menyakiti dan memanfaatkannya.

Aku mencoba berhenti memikirkan Kris tapi tidak bisa, pesan pesan dari Chanyeol kali ini juga tidak mampu menghentikan pikiranku jika biasanya pesan Chanyeol membuatku melupakan Kris dan mengabaikannya begitu saja kali ini berbeda. Karena Kris tadi hanya diam saja saat Chanyeol menarikku, seorang Kris tidak akan diam seperti itu seharusnya ia menahan dan menarikku , mungkin Kris masih marah entahlah aku juga bingung

Author POV

Entah kenapa hari ini badan Kris sangat tidak enak rasanya sangat lemas sejak kemarin,  kurang istirahat pikirnya tapi sampai pagi sekarang pun badan Kris masih terasa lemas mungkin nanti siang sudah membaik Kris masih mengingat gadisnya, tak ada yang menjaga Jessica jika ia tidak sekolah dan terlebih lagi kesempatan ini bisa dimanfaatkan Chanyeol , Kris tak mau lengah

Kris memasuki kelas dengan langkah gontai dan lemas, jelas tetap tampan dan keren, Jessica menatap Kris sedih, merasa sikap Kris sangat tidak biasa. Dia menengadahkan kepalanya di meja tanpa melihat dan menyapa Jessica , ia hanya mampu memandangi Kris yang memunggunginya.

” Mianhae Kris ” batin Jessica

” Anak anak, sebentar lagi ujian akhir semester saya harap kalian belajar dengan baik juga untuk persiapan universitas ” ujar Kang sonsaengnim pada murid muridnya , langkah Kang sonsaengnim terhenti melihat seorang muridnya tertidur tanpa pikir panjang Kang sonsaengnim memukul kepala Kris . Kris terlonjak kaget memijiti kepalanya yang sakit karena di pukul dan menatap sonsaengnimnya tak terima

” Saya heran kenapa Jessica bisa betah duduk denganmu Kris Wu ” ucap Kang sonsaengnim tajam . Kris diam, dia masih mengingat pria paruh baya di depannya adalah guru.

” Jessica jika kau mau kapan saja kau bisa pindah duduk bersama Chanyeol,  daripada duduk dengan anak ini bisa membuatmu tertekan. Tidak heran Taecyeon memintaku kalian duduk bersama. Chanyeol lebih baik ”

Kris melirik Jessica sekilas tajam , luka di hatinya kini bertambah mendengar kata kata gurunya sendiri. Orang lain saja yang tidak mengetahui hubungan mereka bisa menilai jika Chanyeol lebih pantas bersama Jessica.

” Kris kau baik baik saja ? Apa kau sakit ? ” tanya Jessica memberanikan diri memegang kening Kris.. Kris demam itulah yang Jessica simpulkan selepas memegang kening Kris.

” Kris kau tunggu sini ne ” perintah Jessica lalu berlari keluar kelas, ia berlari tergesa gesa seperti orang sedang marathon. Jessica meminta obat ke ruang kesehatan dan ke kantin membeli air tidak peduli lagi dengan keadaan di sekitar dan orang orang yang membicarakannya yang ada dalam pikirannya hanya satu , Kris. Jessica kembali ke kelas dengan nafas terengah engah tapi Kris tidak ada di bangkunya

” Sica ” panggil Chanyeol, Jessica tidak mendengar panggilan dari Chanyeol karena ia segera berlari untuk mencari Kris. Sudah mencari di gedung sekolah dan menanyakan pada Chen tapi tidak ada , mungkin Kris sudah pulang lagipula habis ini hanya pelajaran tambahan, Jessica mencoba mencari Kris di belakang sekolah dugaanya benar Kris ada di belakang sekolah bersama Hyunyoung. Tanpa aba aba Jessica berjalan ke arah Kris dan mengambil rokok Kris lalu menginjak nginjaknya dengan penuh emosi

” Kau masih bisa merokok ? Kau sedang sakit Kris , sekarang minum obat ini dan pulang istirahat ” perintah Jessica setengah berteriak. Jessica menyodorkan obat dan sebotol air putih pada Kris , dengan kasar ia menepis pemberian Jessica sehingga obat terlempar dan air tumpah begitu saja. Jessica tertegun menatap pemberiannya yang dibuang Kris

Mata Jessica kini beralih pada Hyunyoung dan menatapnya tajam sangat tajam. ” Kau tahu Kris sedang sakit , kau masih membiarkannya merokok. Kau ini benar benar menyukainya atau tidak ? Seharusnya kau tahu bagaimana menjaga Kris !! ” teriak Jessica berapi api

” Pergi kau , jangan pernah mendekati Kris lagi ” teriak Jessica lagi, Hyunyoung tercengang mendengar Jessica membentaknya tidak sekali tapi dua kali ia tidak pernah menyangka Jessica berani membentak dan melawannya. Hyunyoung menatap Kris sebentar, sama sepertinya Kris juga terkejut melihat Jessica. Hyunyoung berlalu melihat kedua orang di depannya tidak mengharapkan keberadaannya sama sekali

” Kris ayo pulang ” ajak Jessica seraya mengenggam tangan Kris . Kris melepas tangan Jessica kasar dan memberi tatapan dingin, tatapan yang sulit di artikan

” Kau kenapa? ” tanya Jessica hati hati

” Aku baik baik saja ”

” Baik baik apanya , kau sakit . Apa ini yang disebut baik baik saja ? Ayo kita pulang aku akan menemani Kris ”

Kris tertawa sinis , tekadnya untuk melupakan masalah Chanyeol dan bersikap biasa Jessica tidak berjalan sesuai rencananya karena hati Kris begitu sesak dan marah jika melihat Jessica.

” Kau peduli padaku ? ”

” Tentu saja , kau ini bicara apa Kris ”

” Setelah selama ini kita bersama kau baru peduli padaku”

Jessica terdiam, tidak bisa menjawab.

” Aku peduli denganmu ”

” Kau lebih peduli pada namja itu , apakah aku belum satu satunya? apakah aku tidak cukup baik untukmu?”

” ……. ”

” Kau tidak perlu mempedulikan aku , aku tidak penting untukmu, kau urus saja orang itu. Sejak awal kau benar aku hanya orang asing yang datang dan memaksa masuk dalam kehidupanmu. Haruskah kita mengakhiri semua ini ? ”

Tubuh Jessica melemas hatinya pilu mengetahui betapa sakitnya hati Kris karena keegoisan dan kebodohannya. Sedikit demi sedikit air mata Jessica mengalir dari pelupuk matanya, Kris menatap Jessica sendu ia tidak mau terlihat lemah depan Jessica tapi apa daya perasaanya benar benar kacau dan tidak dapat di tahan lagi. Kris menyesali kata kata terakhirnya tadi, dia tidak tahu kata kata itu keluar dari mulutnya begitu saja tanpa berpikir bagaimana jika menyetujui dan mereka resmi berpisah ia hanya bisa berharap sedikit saja Jessica bisa menyadari perasaannya dan mulai membuka hati untuknya

” Kau benar benar ingin mengakhiri ini ? ” tanya Jessica lemas, Kris terdiam cukup lama memikirkan cara untuk menarik kata katanya kembali

” Mollaseo ” jawab Kris sambil melangkah meninggalkan Jessica seorang diri. Sementara di sisi lain Jessica masih terpaku di tempatnya , jauh di dalam hatinya ia tidak mau hubungannya dengan Kris berakhir. semuanya berubah saat saat Jessica selalu berharap bisa pergi menjauh dari Kris dan memulai hubungan dengan Chanyeol hidup bahagia dengan orang yang disukainya, Jessica menyesali harapan jahatnya dulu sekarang Kris sudah siap meninggalkannya dan ia tidak mau itu terjadi membayangkan Kris meninggalkannya saja sudah membuat hati Jessica sakit

TBC

52 thoughts on “Somebody Else (Chapter 7)

  1. Perjuangan kris besar banget!dia ingin merubah jessica yang mulanya takut menjadi berani di tengah keramaian,dan di depan semua orang,agar jessica berani pergi kemanapun tanpa dirinya,walaupun berusaha dengan kasar dan selalu membentak jessica,setidaknya itu membuktikan bahwa kris mencintai jessica…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s