| Chapter 2 | When I Die

 

req-jh

Jessica-Kris-Luhan-Eunji-Sehun| When I Die ?| PG 17 | Psycho – Friendship – Love Story | Chapter or Saries

Seharusnya dia tidak melakukan ini ! Seharusnya , aku mencintainya dari dulu! Kapan aku mati ?

 

Art Poster by _ Jung Ah Ra

 

Jung Hani

 

Fanfiction ini , mungkin akan di publish per chapter nya hanya 2000+ Paling pendek dan paling panjang hanya 3000+ .. Mianhae .. Soalnya kalau kepanjangan nanti bisa – bisa kehilangan Feel ditengah Chapter .

 

Cast (Main & Support):

tumblr_mayygh3v8F1rz2ngro1_500_large   large  beijing-luhan-exo-130918hjh

large (3)  large (2)

large  large (1)  large (2)  large (1)  tumblr_mg74akLeFJ1qac25ko3_250_large  large (4)

AuthorPOV

 

Jessica sedikit gugup dan gelisah menunggu datangnya Bus . Dari tadi dia berusaha untuk tidak berhalusinasi . Namun , mungkin tidak bisa .

 

“—-”

 

“Yakk! Nugu?!!”   Jessica terlonjak kaget mendapat tepukan dari seseorang . Dia merasa bahwa dirinya sekarang memang benar – benar sedang gila dan halusinasi yang tinggi .

“Ini aku , Jung Eunji “ Ujar Eunji heran melihat tingkah Jessica , dia mengerutkan dahinya dan menatap lingkungan halte yang cukup sepi . Hanya ada beberapa orang , dirinya dan Jessica .

 

“Kau mengagetkan ku Eunji-a !”   Jessica kembali menatap Eunji dengan tatapan kesal . “Siapkan mental lusa ya! Berangkat ke pulau untuk berlibur .. Aku sudah tak sabar ,, “   Kata Eunji tersenyum lebar dan duduk di halte bus . Sementara Jessica mengangguk , dia memutuskan untuk ikut ke pulau itu esok lusa .

 

“Ya sudah ! Bus ku sudah datang ,, Annyeong!”   Eunji mengarahkan tangannya dan melambaikan tangan putih itu kearah Jessica .

 

“Hemm .. Hati – hati di jalan Eunji – a “  Jessica tersenyum sambil bergumam ketikaEunji naik ke bus arah rumahnya . Jessica sepertinya masih menunggu 1 jam lagi , saat busnya datang.  “Mungkin jika jalan kaki akan lebih sehat”  Jessica berdiri dari duduknya dan berjalan pelan kearah kanan dari halte .

 

Jessica berjalan semakin – lama semakin cepat saja . Dia terlihat sangat ketakutan , keringat dingin keluar dari tubuhnya . Sungguh , ini bukan seperti Jessica yang biasanya .

 

Sebuah tangan meraih pundak Jessica . Yeoja itu berteriak ketakutan .

 

“AAA!! Nuguyaa?!!!”   Teriak Jessica berusaha menutup matanya . Namun Sayang orang itu malah membalik tubuh Jessica hinga berhadapan dengannya .

 

“Lu?”  Gumam Jessica terisak saat melihat namja dihadapannya adalah Luhan yang sedang memegang cola .

“Kau terlihat gelisah , tidak menaiki bus?”  Tanya Luhan menepuk bahu Jessica pelan . Namja itu terlihat menggunakan jaket kulitnya , maklum lah .. Namja ini menaiki motor setiap harinya .

 

“Tidak , aku tidak gelisah .. ehmm .. Namun aku merasa bahwa aku diikuti , Lu ..”  Jawab Jessica menggaruk tengkuknya sambil mempoutkan bibirnya . Melirik ke setiap sudut , berusaha agar tidak ada mata yang mencari nya lagi .

 

“Aku akan mengantarkan mu pulang , naiklah ke motorku .. Setidaknya kau lebih aman ,, “   Luhan menatap motor berwarna merah hitam di samping mesin penjual minuman . Luhan tampak sangat baik kali ini .

 

“Gomawo-yeo , Lu …”   Jessica membungkukkan tubuhnya , dengan segera berjalan mengikuti Luhan kearah motornya berada .

 

**

 

Jessica meraih pinggang Luhan dengan kuat . Kecepatan motor yang dikendarai Luhan cukup cepat . Jessica yang duduk di belakang hanya mampu meraih pinggang Luhan dengan sangat erat .

 

hjhjkihio” Sebuah perkataan tak jelas datang dari mulut Luhan . Itu yang didengar oleh Jessica .

 

“Lu ?  Apa yang kau katakan?”   Tanya Jessica , suaranya tidak terlalu keras karena terbawa angin . Luhan menggeleng pelan , terlihat dari helm yang dipakainya . Jessica mengangguk mengerti , mungkin Luhan hanya mengigau saja . Jessica maklumi , kelakuan Luhan yang sedikit aneh itu .

 

Kecepatan super yang dikendarai Luhan , membuat motor besar itu sekarang sudah mendarat di rumah kecil milik Jessica . Dia , Luhan .. Menatap rumah itu dengan teliti kesetiap sudut .

 

“Maaf memberi tahumu mendadak , tugas penelitian dipercepat esok .. Kau bisa?” Tanya Luhan . Jessica terbelak kaget , niatnya sehabis ini akan istirahat . Namun , mendengar perkataan Luhan .. Membuat Jessica mengurungkan niatnya .

 

“Hemm .. Akan kuusahakan , ditempat Sehun kan berkumpul?”  Tanya Jessica kembali menganggukkan kepalanya pelan. “Ya , jam 8 pagi usahakan kau sudah sampai ditempat Sehun ,, “   Luhan menggunakan kembali helm hitam miliknya , dan melambaikan tangannya pelan kearah yeoja manis , berkulit putih itu.

 

“Hati – hati di jalan .. Lu , jangan mengebut ..”  Ujar Jessica tersenyum manis kearah Luhan , segera namja itu menarik bibirnya dan memperlihatkan senyumannya , seraya mengangguk pelan . Dilajukan nya motor itu dengan cepat .

 

Jessica mengarahkan matanya kearah motor Luhan melaju , sekitar 1 menit .. Motor Luhan sudah tidak terpandang lagi oleh mata Jessica . Dengan sigap , yeoja berbibir tipis dan cherri ini melangkahkan kakinya kerumah yang berstatus sebagai rumahnya .

 

“Setelah ini , aku akan berbelanja perlengkapan untuk besok ..”  Ujar Jessica melepaskan sepatunya , diletakkannya di rak sepatu milik keluarganya . Tidak sengaja dia melihat sepatu sekolah jinasu school yang sudah tak asing lagi . Ini bukan sepatu Appanya , karena Dad nya sudah lama meninggal . Ibunya ? Tentu bukan ini sepatu lelaki . Adiknya? Bukannya dia masih kecil , Jung Baekhyun .

 

“Siapa yang berkunjung sore – sore seperti ini?”  Gumam Jessica pelan menatap ruang tamu , disana terlihat namja yang duduk didepan eomma Jessica dan Dongsaeng Jessica .

 

“Jessica??  Ini , ada temanmu .. Kris Wu ..  Dia mencarimu ..”   Kata Eomma Jessica dengan sigap  berjalan langkah cepat kearah Jessica . menarik lengan yeoja itu sehingga posisinya tidak terlalu berjarak jauh dengan Kris . Namja , yang mengunjungi rumahnya.

 

“Kris?! Apa yang kaulakukan dirumahku?”  Tanya Jessica pelan memandang Kris kesal dan malas . “Aku akan menemani mu belanja ..”  Kris dengan santai mengambil kunci motornya yang ada di atas meja berwarna hijau keputihan .

 

Eomma Jessica dengan sigap menarik lengan anak kecil yang ada disamping Jessica , Baekhyun namanya . Dia adalah namja dongsaeng dari Jessica .

 

“Aishh ! Jincha!, aku berganti baju dulu , kalau begitu !”   Jessica menghentakkan kakinya keras dan masuk kedalam kamar berpintu kayu dengan hanya digeser sudah dapat dibuka . Rumah ini memang sangat sederhana dan mengambil tradisional masyarakat Korea .

 

“Sejauh mata memandang , aku tak menemukan keganjalan ..”   Ucap Kris , dia masih sibuk menatap tiap sudut detail rumah Jessica dengan mata tajamnya itu . Sungguh , dia memang sangat aneh ..  Perkataannya sangat sulit dipahami .

 

~When I Die ?~

 

Jessica sudah siap dengan pakaian santai yang ia gunakan . Celana panjang dan kaos seadanya yang dia punya . Namun , semua itu tidak menutupi aura kecantikannya . Justru itu membuatnya semakin natural . Tanpa make up di wajahnya.

 

“Sudahlah , katanya mau mengantarkanku? “   Tanya Jessica dengan malas dan mengambil tas santai yang ada di tempat gantungan khusus tasnya . Sudah di tata rapih tas – tas khusus .

 

“oo? Ehmm .. Iya , sudah .. Ayoo”   Kris berjalan kearah pintu keluar dan sedikit menundukkan lehernya , karena maklumlah .. Dia orang tinggi jadi tak bisa hanya langsung keluar . Tingginya sudah melebihi Tinggi pintu milik Jessica .

 

Kris memang begini orangnya , terlalu khawatir . Mungkin dia sangat marah bila tahu Jessica pulang bersama Luhan . Mereka keluar dari rumah Tradisional Jessica itu dan menaiki motor Kris yang juga besar .

 

…….

 

“Kau pulang naik bus kan?”  Tanya Kris melepaskan helm nya dan menaruhnya di motor , sementara Jessica terlihat kebingungan menjawab pertanyaan Kris yang menurutnya , bisa membuatnya menambah dosa dengan berbohong.

 

“Ya.. Ehmm .. Iya , aku . Aku pulang anuu ,, ehmm iya naik bus”  Jawab Jessica dengan gugup sambil menganggukkan kepalanya pelan , mungkin dia terlihat sedang berbohong saat ini juga . “Oh , Benarkah?”  Sindir Kris menatap dengan penasaran kearah mata Jessica . “Aish! Benar!”  Cibir Jessica dengan nada yang sangat gemas dengan sikap Kris padanya .

 

“Hyunseung , Chanyeol , Tiffany , Hyuna , Suho , Bomi akan ikut bersama kita besok ke Gyeomgamji “ Kris menarik lengan Jessica sambil membawanya kedepan super market . Jessica membulatkan matanya dan melirik kearahnya . “Kau gila?Mereka adalah Trouble!” Sahut Jessica lantang dan keras . Sementara Kris hanya menghempaskan nafasnya kasar .

 

“Mereka minta untuk ikut! Sudahlah ! Tak usah banyak dipermasalahkan!”  Kris mengambil keranjang yang terletak di samping kasir , keranjang itu berwarna merah . Segera , Kris mengambil snack yang ada di depannya saat ini juga . Sementara Jessica , memilih memencar kearah lain .

 

JessicaPOV

 

“Mereka minta ikut! Sudahlah ! Tak usah banyak dipermasalahkan!”  Kata Kris dengan nada yang agak kesal . Dia pikir aku ma uterus bertengkar dengannya? Gila saja! Mereka adalah pembawa masalah, ya ampun! Bagaimana dengan penelitian disana? Bisa – bisa berjalan tak mulus karena mereka .

 

Masa orientasi Siswa baru tahun kemarin! Hampir saja kacau karena tingkah Tiffany yang sangat lebay itu . Sungguh , gayanya terlalu manja , dan aku sangat sangat tak menyukainya .

 

Acara Kemping ulang tahun Chorong pun hancur berantakan ! Karena Hyunseung yang melakukan hubungan intim di depan umum bersama Hyuna! Sungguh mereka adalah pasangan paling mesum yang pernah aku lihat dengan mata kepalaku ! Bahkan , mereka biasanya mengumbar kemesraan mereka .

 

Kontest Menyanyi dengan panitia adalah Suho itu juga hancur ! Karena sifat teledor nya , dia sangat pelupa , polos namun tetap pervert .

Ya ampun! Namja bernama Park Chanyeol ? Si penggoda itu ? Dia kan suka mencium orang sembarangan , dan besok aku akan berlibur dengan virus itu?! Andwe?!!!

 

Mungkin yang paling baik diantara yang buruk adalah Si Xi Bomi , dia pendiam . Jadi , mungkin aku masih bisa menerimanya . Namun , aku sedikit aneh padanya . Bisa – bisanya marganya sama dengan Luhan . Tapi , mungkin hanya kebetulan saja .

 

Aku mengambil beberapa sabun beraroma sakura yang terbungkus oleh sebuah botol . Warna kemasannya menunjukkan bahwa aromanya kemungkinan enak .Sebentar ,  Aku merasa tak tenang saat ini juga , tunggu .. Dari tadi pria berkaca mata itu terus memperhatikan ku .

 

Aku melirik kearah Pria yang dari tadi menatapku , pria itu memakai pakaian yang sangat tertutup . Topi , Kacamata bahkan masker pun digunakannya .

 

Lagi – lagi , orang itu mengalihkan pandangannya . Saat aku menatapnya selalu terjadi hal itu berualang – ulang kali . Apa dia orang yang menguntitku dari tadi ?

Aku memutuskan untuk melangkahkan kaki jenjangku kearah lelaki misterius itu , namun tiba – tiba dia malah lari dengan sangat gesit . Sungguh , dia bukan lelaki normal menurutku .

 

“Apakah selalu ada penguntit?” Gumam ku serambi menggelengkan kepala . Ku lihat kaki panjang memakai sepatu distro , siapa lagi kalau buka Kris . Lelaki menyebalkan itu menatapku aneh .

 

“Siapa yang menguntitmu?!” Tanya Kris dengan nada yang sangat penasaran . Dia menghapus senyum yang sebelumnya diberikannya padaku. Menghapus ukiran itu karena mendengar ucapanku.

 

“Kris! Kau selalu saja ingin tahu masalahku !”  Aku menghentakkan kaki ku kesal dan mengambil tas keranjang dengan kasar , membawanya ke kasir . Langkah kakiku bergerak cepat kesana . Segera ingin pergi dari namja satu ini . Memang , dia sangat overprotective padaku!

 

“Cha~”  Aku menyerahkan beberapa barang yang menurutku , sebenarnya belum cukup untuk keberangkatan besok . Namun , sudahlah .. Aku malas terus bersama Kris . Aku bisa membelinya nanti malam .

Aku dengan cepat mengambil beberapa barang yang ada di keranjang kearah kasir . Kasir itu hanya menggelengkan kepalanya pelan dan mendengus kesal , mungkin karena sikapku yang tergesa – gesa .

 

“Jess!”  Panggil Kris , dia sedang ada di sebelah kiriku .

 

“Aku akan pulang!”  Desis ku pelan menyerahkan beberapa lembar uang yang ada di dompetku . Kris menahan tangan ku dan menatapku pelan .

 

“Aku akan mengantarmu ! Kau tidak bisa me NOLAK ku !”

 

Sekarang , aku seakan patuh pada Kris . Tatapannya sangat mengerikan , kuakui . Aku takut dia akan kasar padaku . Baiklah , mungkin kali ini aku harus sedikit patuh padanya . Bahkan saking takutnya aku sampai meneguk saliva ku sendiri .

 

Kris mengambil beberapa uang di dalam dompet nya dan menyerahkan kearah kasir. Aku masih terpaku pada tatapan mata Kris . Sungguh , aku takut bila dia marah apabila kupalingkan pandanganku kearah lain .

 

Nona Kasir itu menyerahkan 2 Kantong plastik kepadaku , dengan segera kuterima 1 kantong plastik . Sementara , satu kantong lagi dibawa oleh Kris .

 

Aku sungguh – sungguh takut . Beginikah watak Kris asli? Tapi , aku sempat mengenal watak manis nya . Mengapa tiba – tiba menghilang begitu saja?

 

***

 

AuthorPOV

 

Berdiri 10 orang dengan pakaian yang simple dan beberapa barang disamping . Berada di samping jalur kereta Api . Salah satu dari mereka menggunakan beberapa accecories yang cukup menawan dan membuat kesan baik ada pada diri mereka . Hanya saja , beberapa dari mereka lebih menyukai gaya gaya yang terbuka .

 

“Kemana Luhan?Aishh! Katanya kereta berangkat pukul 8 pagi ini! Ini sudah jam 8 kurang 15 menit!”  Keluh seorang gadis berambut pendek ,dengan lipstik yang sedikit tebal mengukir bibirnya . Gadis itu terlihat memakai pakaian terbuka namun dililit oleh jaket nya yang cukup panjang . Memperlihatkan Pahanya dan kaki jenjangnya .

 

“Dia pasti sedang di depan , tunggu saja .. Tidak usah banyak mengeluh”  Jawab Eunji dengan kesal dan menggerakkan matanya kesana kemari . Dia terlihat sangat kesal dengan sikap wanita manja itu , Hyuna .

 

“Jessica~ , kau terlihat sangat sexy menggunakan pakaian ini”  Gumam Namja tinggi , berkulit putih yang sedang menyenggol bahu Jessica , genit . Gadis bernama Jessica itu memakai kaos simple yang memperlihatkan bahu nya dan celana jeans panjangnya yang berwarna biru . “Chanyeolsshi”  Jessica menjauhkan dirinya dari Chanyeol , tapi nasibnya berkata lain . Sekarang , disampingnya malah terdapat Suho , namja yang juga lebih tinggi darinya . “Yeppo”  Gumam Suho mengedipkan salah satu matanya . “Sungguh , kau sangat sexy”  Chanyeol kembali mendekatkan dirinya ke Jessica . Kris , yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya sambil mendengarkan lantunan music dari earphonenya .

 

“Maaf Aku terlambat”

 

Sebuah sumber suara dari belakang Hyuna terdengar tak asing lagi . Membuat semua mata tertuju pada orang itu .

 

“Lulu! Mengapa kau terlambat?kami semua sudah menunggu mu lama”

 

TBC

 

Hay~ Hay~ Hay~ Bagaimana dengan Chapter 2 ? Membingungkan gak? Hehehe ._. Maaf banget kalo membingungkan ne ,, tapi aku udah berusaha yang terbaik buat chapter ini . Jangan lupa RCL !

 

Junghani .. Maaf buat segala typo yang bertebaran..

45 thoughts on “| Chapter 2 | When I Die

  1. mian baru comment di part ini..
    seru banget thor.
    aku penasaran sama kris dan luhan.

    knp kris overprotective klo berhubungan sama jessica sama luhan.
    kyanya luhan kris punya masalah ya..
    hahaa penasaran penasaraaann..

    ditunggu lanjutannya thor.
    klo bs jangan lama2.
    hwaitting

  2. di chapter ini banyak teka teki nya + lucu sama tingkah chanyeol suho haha, bener deh makin penasaran sama luhan pasti ada sesuatunya, tp mudah-mudahan engga deh.. dan makin makin penasaran sama hubungan kedua tuh anak Kris sama luhan ada apaan sih..

    ditunggu deh kelanjutannya.. semangat !!!

  3. Ini pendek bget ya th0r. . . Siapa yg ngikutin jessica??. . . . Luhan misterius bget. . . Apa yg akan trjadi slnjutnya??. . .

  4. ini luhaan sm kriss musuhan yaa?pasti ada hubunganya sm cewek juga deh ini
    pasti ntar waktu sampai di tujuan ada yang aneh2 lagii

  5. aigoo….!! thor ! masa Hyuna dan Hyunseung yadong alias mesum banget!!!!
    berbuat yang kaya gitu didepan umum…. :O
    haha…. Chanyeol genit banget !! jadi ga sabar nunggu kelanjutan ceritanya thor!!
    lanjutkan thor!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s