| Chapter 3 | When I Die

when-i-die_jung-hani_melurmutia

Jessica-Kris-Luhan-Eunji-Sehun| When I Die ?| PG 17 | Psycho – Friendship – Love Story | Chapter or Saries

 

Before

Chapter 1 Chapter 2 |

Art Poster by _ MelurMutia @Cafe Poster

 

Jung Hani

 

Fanfiction ini , mungkin akan di publish per chapter nya hanya 2000+ Paling pendek dan paling panjang hanya 3000+ .. Mianhae .. Soalnya kalau kepanjangan nanti bisa – bisa kehilangan Feel ditengah Chapter .

 

DI CHAPTER INI MENGANDUNG BEBERAPA UNSUR DEWASA , Jadi kalau yang mau membaca tanggung sendiri akibatnya J

 

Cast (Main & Support):

large (1) large555  large (2) large (1) large (3) large (4) large (2)  large large (5) large large (3)

 

AuthorPOV

 

“Maafkan aku , tadi Eomma ku sakit .. Jadi , aku harus membawanya ke dokter sebentar” Kata Luhan dengan nada yang agak memelas . Kris hanya berdesis pelan dan memutar bola matanya kesemua sudut dengan sinis .

 

“Dengar Hyuna? Alasan masuk akal!”  Seru Eunji memiringkan bibirnya kearah Yeoja berambut pendek , bernama Hyuna itu . Sementara Yeoja dengan kulit coklat itu hanya mengangguk pelan .

 

“Ya sudah , Kajja kita berangkat ! Kereta sudah ada di depan mata ~ Yoohoo !!” Tiffany menggerakkan tubuhnya genit , dia memandang senang kereta yang ada di depannya saat ini . Gembira , yang dirasakan . Sudah lama , banyak diantara mereka yang menunggu semua ini . “Cha , aku tidak tahu dimana kalian duduk .. Aku asal memberi”  Luhan memberikan satu per satu tiket pada mereka semua , 10 orang yang tampak berfashion .

 

Siapa yang akan duduk di dekatku? Semoga bukan namja itu” Batin Jessica melirik kearah Kris dengan tatapan tajam . Luhan yang ada di depannya , melambaikan tangannya di depan wajahnya . “Jess? Gwenchana?”  Tanya Luhan pelan . Jessica tersontak kaget dan menganggukkan kepalanya . “Hemm .. Nde ,, Jincha Neomu Gwenchana”  Jessica mengambil tiket itu dan membacanya pelan .

 

Gerbong 5 – 20B

 

Dia segera mencari gerbong asalnya . Tak peduli , dia akan duduk di dekat siapa . Dia terima saja , asal itu bukan Kris . Karena dia masih kesal dengan namja itu .

 

“Baiklah ! Aku akan memberi pesan jika sudah sampai di tempat tujuan”  Luhan mengangkat kopernya . Semua menganggukkan kepalanya , dan mulai mencari tempat duduk masing – masing . Termasuk Jessica , dia sedang berjalan cepat ke gerbong 5 , dimana ada tempat duduknya . Dia mencari Kursi bernomer 20 B , Diliriknya .. Dia terus berjalan mencari tempat duduk itu .

 

“Huh! Akhirnya …”  Jessica meletakkan barang – barangnya diatas dan segera menghempaskan tubuhnya ke kursi . Dia tak lupa mengambil tas handbag yang dibawanya , tentu saja berisi camilan yang akan dimakannya di perjalanan.

 

“Siapa yang didekatku?” Gumam Jessica mengambil handphonenya dan mencolokkkan earphone kabel , setelah itu di pasangnya ke kedua telinganya . Dia menekan musik berjudul ‘ One More Night ‘ . Musik itu berirama senang dan ceria . Jessica hanya mampu membuka mulutnya sesuai dengan perkataan si penyanyi .

 

Wanita cantik menggunakan pakaian manis datang kearahnya , dia menggunakan celana pendek , kaos manis dan topi yang cantik . Jessica tau , pasti itu adalah orang yang menempati kursi disebelahnya . Hanya saja , wanita itu tidak menampakkan senyum sedikit pun , Xi Bomi .

 

“Annyeong! Bomi-sshi!”  Sapa Jessica dengan ramah mempersilahkan Bomi untuk duduk di dekatnya , sementara Bomi hanya menganggukkan kepalanya pelan . Dia juga sedikit mengukir senyuman manis kepada Jessica . Bomi duduk di dekat Jessica , sementara mereka dari tadi tidak memulai perbincangan . Karena memang keduanya tidak terlalu dekat satu sama lain .

 

“Bomi-sshi , ehm .. kau mengikuti ekstra dance?”  Tanya Jessica , dia memulai perbincangan terlebih dahulu . Awalnya , Bomi tidak menjawab , tapi melihat desis san Jessica yang kesal . Bomi menjawab nya dengan nada sangat santai .

 

“Iya , memang kenapa?”  Bomi mengambil botol minumannya dan dia meminum air bening itu seperti orang kehausan . Membuat Jessica meneguk salivanya sendiri , dia menatap Bomi dengan tatapan aneh . “Tidak , hanya saja .. Ehmm .. Ani”  Jessica tampak canggung dan bingung , gelisah pula . Dia tak bisa menutupi bahwa dirinya sangat penasaran dengan seorang Bomi ini . Mau tak mau dia harus memberanikan bertanya kembali untuk mengetahui semua yang ingin dia ketahui tentang Bomi .

 

“Bomi-ya .. Kau kenal Luhan baik?”   Tanya Jessica dengan sangat lembut namun tetap keras . Bomi yang tadinya sedang membuka sebatang coklat , tiba – tiba terhenti dan menatap depan melamun , kemudian diarahkannya pandangan ke Jessica .  “Aku  sangat mengenalnya dengan baik”  Sahut Bomi lembut , dia melanjutkan membuka coklat yang tadi sempat terhenti . Jujur , saat Bomi memandang kedepan .. Jessica sedikit takut .

 

“Contohnya?”  Tanya Jessica kembali penuh penasaran , sungguh …

 

“Luhan menyukai Kwon Yuri dari dulu sampai sekarang juga”

 

Jessica kaget dengan ungkapan Bomi , yang menurutnya sangat tidak wajar itu . Setahunya dan sesuai dengan perasaannya , bilang kalau Luhan menyukainya . Tapi , Luhan mencintai Kwon Yuri . Semua yang ada di dunia memang rumit.

 

“Yuri? Nuguya?  Boleh aku mendengar ce—“

 

“Bomi! Ttarawa!”  Sentak Luhan membulatkan matanya yang tiba – tiba datang kegerbong Bomi dan Jessica , disana sebenarnya juga ada kuris Tiffany – Suho . Tapi , yang aneh menurut Jessica . Dimana Luhan tahu dia ada disini?

 

“Mian , Sica .. Aku ada urusan”   Sahut Bomi kembali , Luhan menarik lengan Bomi dengan kasar . Jessica yang melihat itu semua tampak tambah penasaran dan bingung . Sejuta pertanyaan ada di benak dan pikirannya mengenai Luhan , namja aneh itu .

 

***

 

“Akhirnyaa!! Sampai juga~! Lu? Apakah kita menaiki Mobil atau Bus ke pulau Gyeomgamji? “

 

Segerombolan orang yang berjumlah 11 itu tampak lega , mereka sudah sampai di Busan . Mereka semua juga membawa barang bawaan masing – masing . Tak ada yang melupakan sahabat satu sama lain . Eunji sedang duduk bersama Jessica , sementara Kris dan Sehun ada di samping Jessica dan Eunji .

 

“Hem , akan ada orang yang menjemput, tak perlu khawatir Eunji”  Jawab Luhan tersenyum kearah Yeoja yang sedang merapikan rambut berwarna coklatnya itu .

 

“Apakah mobil nya jelek? Kalau iya aku tidak mau menaikinya!”  Gerutu Tiffany dengan nada manja , dia duduk di samping Kris dan memeluk lengan Kris manja sekali . Kris tampak risih di perilakukan seperti itu oleh Tiffany . Dia juga tidak menyukai sifat Tiffany.

 

“Yakk! Hwang !~ Kau sangat manja, bisa tidak sih tak mengeluh! Mengganggu telinga saja!”   Eunji yang kesal melontarkan kata – kata itu kearah Tiffany tanpa merasa bersalah . Sementara Tiffany yang mendengar hanya berdesik sebal kearah Eunji . Kesal yang dia rasakan .

 

“Aishh! Kau sungguh mengesalkan!!”  Gumam Eunji memeluk sweaternya . Jessica masih diam tak mau berbicara .

 

Chanyeol dan Suho sedang mengotak – atik Ipad , entah apa yang mereka dengar dari ear phone . Namun , kedua nya nampak sangat asik . Apalagi Chanyeol dari tadi hanya tersenyum tak jelas . Tak ada indicator yang menyebabkan mereka betah di depan Ipad . Apalagi kalau bukan  , gambar gadis seksi di layar . Itu yang sedang mereka lihat sekarang.

Hyungseung dan Hyuna , lagi – lagi mengumbar kemesraan mereka berdua . Hyuna tampak merebahkan kepalanya di bahu Hyunseung . Hyuna membersihkan kukunya dan Hyungseung mengelus rambut Hyuna .

 

Sehun dari tadi hanya berlendat – lendot ke Eunji .

 

“Eunji-a ~~”  Sehun mengedipkan sebelah matanya kearah Eunji , sementara wanita bermarga Jung ini terlihat risih dengan perilaku Sehun padanya .

“Hun-a . lepaskan”  Eunji menghempaskan tangan Sehun yang melingkar dipinggangnnya dan segera berdiri disamping Luhan , lelaki itu sedang menekan tombol hendphone nya .

 

“Lu~ Sekarang jam berapa?”  Eunji dengan lembut menyampaikan kalimat Tanya nya kepada Luhan . Lelaki itu belum menjawab pertanyaan Eunji , dia masih terfokus dengan layar handphonenya .

 

“Luhan!”  Sentak Eunji dengan keras membuat Luhan kaget dan menatap mata wanita itu . “Ah~ sekarang jam 3 Siang”  Luhan kembali terfokus pada layar handphone yang cukup lebar itu .

 

Jessica terus berusaha memperhatikan wajah Luhan secara detail , ingin sekali mengetahui banyak tentang namja itu . Wajahnya tampan , sifatnya tertutup . Menurutnya hanya diketahui oleh dua orang , yaitu .. Kris dan Bomi . Mereka adalah orang di masa lalu Luhan , saat Smp .

 

“Berhenti menatapnya!”  Seru Kris mencengkram pergelangan tangan Jessica dengan sangat erat . Membuat gadis itu menahan desahan kesakitan pelan . Jessica terlonjak kaget dengan Kris yang tiba – tiba menariknya pergi dari 9 orang yang sedang berkumpul disana .

 

Jessica terus meronta minta dilepaskan , namun .. Tak juga dilepaskan oleh Kris . Dia malah membawa Jessica ke kamar mandi . Menghempaskan tubuh Jessica kasar .

 

“Argh!”   Jessica meronta untuk dilepaskan. Kris menatap Jessica tajam , tangannya menahan bahu Jessica .

 

“Kris! Lepaskan!! Kau se—“

 

Jessica lagi – lagi tertangkap oleh sorot mata sangat tajam Kris . Dia hanya bisa diam melihat tatapan Kris . Menurutnya hanya hal sepele namun Kris bisa marah sampai seperti ini . Padahal , dia hanya memandang Luhan dari jauh .

 

“Sudah kubilang! Jangan pernah dekat dengan Luhan!”  Kris menekan Bahu Jessica dan menajamkan tatapannya kearah mata Jessica . Dia memang terlihat sangat menakutkan saat ini . Seperti seekor serigala yang sangat menakutkan .

 

“Atas hak apa kau melarangku?”  Tanya Jessica berusaha melepaskan cengkraman Kris dari bahunya . Dia terlihat kesusahan bernafas karena Kris benar – benar ada di hadapannya saat ini . Hanya berjarak sekitar 7 cm .

 

“Aku .. Aku tak ingin kau dekat dengannya !”  Jawab Kris , Jessica terkekeh nanar , matanya tampak membalas tatapan Kris tak kalah tajam . Sekarang , dia sudah mulai berani melawan seorang Kris .

 

“Hanya itu?”  Sindir Jessica meletakkan kedua tangannya di leher Kris , sekarang dia nampak seperti gadis nakal yang akan memangsa .  Tatapannya , gerak geriknya seolah ia adalah wanita – wanita di bar .

 

“ Kwon Yuri , Nugu?”  Tanya Jessica dengan nada sindiran dan terus memperat lingkaran tangannya di leher Kris tanpa melepaskan tatapan dari matanya .

 

“Aku tak mengenal gadis itu!”  Acuh Kris tak peduli dengan gerak – gerik Jessica pada lehernya . Jessica tersenyum sinis kearah Kris , dia sedikit berjinjit kesusahan karena bahunya masih di cengkram oleh Kris . Bibirnya sudah terpaut pada bibir tebal milik Kris.

 

Jessica pikir dengan cara ini Kris akan melepaskannya karena setaunya Kris tidak suka melakukan ini di tempat umum . Tapi , justru ini sebuah malapetaka bagi Jessica. Kris membalas ciumannya yang tadinya berfungsi agar Kris melepaskannya . Tapi , malah Kris membalas ciuman Jessica dengan brutal dan kasar . Tangannya yang dibahu Jessica sekarang turun ke pinggang ramping milik Jessica .

 

Jessica berusaha untuk melepaskan tautan bibir Kris , namun Kris sangat lihai dalam menjerat bibir Jessica . Bahkan sekarang dia sudah kehabisan oksigen untuk bernafas .

 

“ kau akan menyesal Kris Wu!! Lihatlah apa yang akan ku lakukan pada gadismu itu! “

 

***

 

Sekarang kaki yang berjumlah 11 pasang itu sudah menapak di pulau Gyeomgamji , sudah lega rasanya menyelesaikan perjalanan yang cukup panjang . Beberapa diantara mereka melompat girang . Bahkan ada diantara mereka yang masih di dalam mobil dan melakukan ciuman panas .

 

“Biarkan saja Hyuna dan Hyunseung di dalam mobil , sudah .. Ayo kita ke Penginapan !” Ajak Tiffany melompat girang , dia sangat senang dan tentu diluapkannya sangat berlebihan . Tiffany menggandeng lengan Suho dengan erat . Mereka jadi terlihat cocok .

 

“Jessica , Eunji , Hyuna .. Kalian bersama , Bomi , Tiffany , kalian berdua juga bersama . Aku , Chanyeol dan  HyunSeung dan Kris, Sehun ,  Suho “  Luhan menyeret kopernya sambil berbicara dengan sopan dan keras . Dia sedang berbicara roommate , ya .. teman sekamar .  Jessica mengangguk mengerti apa yang dikatakan Luhan .

“Luhan! Aku tidak mau sekamar dengan Bomi ! Dia sangat pendiam !”  Tiffany tampak tidak setuju dengan roommate yang dibicarakan Luhan . Tiffany memang sangat manja , apalagi kalau soal seperti ini . Dia sangat hobi mengeluh dan mengeluh .

 

“Bomi bertukar dengan Hyuna ya! Biar aku sekamar dengan Hyuna saja”  Kata Tiffany yang diberi anggukan oleh Bomi . Tiffany tersenyum manis dan melanjutkan jalannya kearah penginapan .

 

“Jessica ! Semoga nanti malam memimimpikan ku ya~”  Chanyeol mendekat kearah Jessica dan menyenggol bahu Jessica . Sementara Jessica hanya mengangguk tanpa memperhatikan ucapan Chanyeol . Sungguh dia sangat tidak menyukai lelaki tipe Chanyeol ini . Apalagi kalau lelaki itu sangat mesum seperti Chanyeol .

 

 

Jessica menata barang – barangnya , dia sedang mengambil baju yang akan dia gunakan untuk mandi . Sekarang dikamar mandi sedang ada Eunji yang sedang membersihkan dirinya .  Bomi juga sedang menata barang – barangnya .

 

“Bomi , Kau belum manjawab siapa Kwon Yuri”  Jessica masih terfokus dengan barangnya , namun dia sambil berbicara dengan Bomi . Gadis itu hanya diam tak menjawab pertanyaan Jessica .

 

“Bomi-ya”  Gumam Jessica menghadapkan tubuhnya kearah Bomi .

 

“Kwon Yuri adalah gadis di masa lalu Kris , Chanyeol , Luhan , Eunji , Tiffany , Hyungseung .. Rata – rata hampir semua temanmu , tapi tidak semuanya”  Jawab Bomi cuek saja . Dia sedang terfokus pada barang – barangnya . Jessica yang mendengar sebuah nama berawalan K , tampak kaget .. jadi , Kris termasuk dalam masa lalu yeoja bernama Kwon Yuri itu .

 

“Apakah dia cantik? Ada hubungan apa dengan Kris?”  Tanya Jessica semakin penasaran dibuatnya . Bomi hanya mendengus kesal mendengar ucapan Jessica .

 

“Kau tanyakan sendiri saja pada orangnya”

 

Jessica mempout kan bibirnya mendengar jawaban dari Bomi yang mulai mengesalkan itu . Jessica mengambil kaos berwarna hitam dan sweater bermodel jaket yang memiliki warna pink , tak lupa celana pendek diambilnya . Setelah ini , Jessica akan mandi .

 

“Airnya sangat segar”

 

Terdengar suara pintu yang sedikit terbuka , memperlihat kan seorang gadis manis yang keluar menggunakan dress santai dan manis . Sangat cocok dengan ukuran tubuhnya . Simple pula . Dia tersenyum kearah Bomi dan Jessica .

 

“Cepatlah mandi , airnya sangat segar” Ujar Eunji tersenyum kearah Bomi dengan sopan dan baku , tidak seperti tersenyum pada Jessica . Karena Eunji memang tidak terlalu akrab dengan yeoja manis dan pendiam itu .

 

“Ne , nanti pasti aku akan mandi”  Bomi membalas senyum Eunji tak kalah Baku , apa lagi dengan tatapan nya yang tak kalah manis . Sungguh dia mungkin akan sempurna jika memiliki sifat yang terbuka . Apalagi dengan tampilan manisnya saat ini . Hanya menggunakan handuk jaket berwarna pink , sungguh lucu .

 

“Bomi – ya .. Aku mandi duluan ne ?”

 

Bomi mengangguk mendengar pertanyaan Jessica dan kembali meletakkan beberapa barang di meja yang ada di sampingnya .

 

Di kamar penginapan cukup lengkap , terdapat 3 ranjang yang di sampingnya ada meja kecil , dan seprai berwarna putih beserta selimut yang berwarna putih . Mereka semua tidak lupa untuk membawa perlengkapan selain yang disediakan . Yaitu , Eunji membawa penutup telinga yang lucu bergambar angry bird , tokoh kartun burung yang banyak digemari . Jessica membawa kaos kaki yang selalu di bawanya , ia gunakan sebagai penghangat . Karena , dia memang sangat mudah kedinginan , sementara Bomi membawa penutup mata untuk tidur , bergambar keroropi yang sangat manis . Sangat cocok untuk fisiknya yang mungil dan imut , namun tidak untuk sifatnya .. Dia sangatlah pendiam , tertutup , dan beraura tak baik .

 

***

 

“Ahh~~ Hyunseung ~~ Ehmm .. Ahhh Ahh Ahh Iyaa ,, Ehmm”

 

Seorang yeoja sedang ditindihi oleh seorang namja berambut pirang dan berpipi cekung . Dia tampak berkeringat deras . Air menetes dari tubuhnya , bau khas keluar dari mereka berdua . Tubuh mereka sedang bersatu ..

 

“Hyunaa~~ Iyaa … Ahhh ,, kau sungguh ahhhh ahhhh nikmat , Hyun .. Ahh .. Ahhh .. Fffassstterrr .. Ahh”  Laki – laki itu terus membuat suara berdecit , membuat beberapa kali Hyuna merasa kesakitan , karena bersatunya tubuh mereka . Tak jarang Hyuna membuat beberapa cakaran di pundak Hyunseung .

 

“Aku .. Aku .. Ahhhh!! Akan keluar ..”  Ucap Hyuna di sela desahan nya sambil mengerjapkan matanya beberapa kali . Tak berhenti mencengkram pundak Hyunseung .

 

“Bersama – sama “

 

Hyunseung merebahkan dirinya di kursi mobil samping Hyuna , nafasnya tampak tersengal – sengal . Mereka sungguh tak tahu tempat , sampai melakukannya disini , Mobil . Hyuna juga tampak mengambil kemeja berwarna hijau pink di tas yang masih ditinggal nya di mobil . Lalu , dipakaikan ke tubuhnya . Dia juga mengambil hotpants bermodel legging dan dipakaikannya ke kaki jenjangnya dan naik hinggal selangkahannya . Tampak manis memang .

 

“Bukankah Tampak manis ~~”

 

“Hyunseung-ya , aku keluar dulu.. Kau tak mau keluar?”  Tanya Hyuna mengambil pakaian yang lengket , dan diletakkan di pundaknya . Seperti mengangkat sesuatu . Hyunseung menggeleng dan menutup matanya , menandakan bahwa dia lelah dan memilih untuk tidur di mobil .

 

“Baiklah”

 

Hyuna berjalan kearah penginapan dan dia terlihat kesusahan membawa barang – barangnya . Namun , karena dia mau .. Maka dia mampu membawa barang – barang itu . Di leher jenjang nya juga tampak beberapa kissmark berwarna kebiruan , ulah Hyunseung kekasihnya . Bahkan tak jarang disekitar lengannya pun ada .

 

Pertemuan pasti ada perpisahan , apakah ini terakhir kalinya mereka melakukan hubungan ini ? Entahlah ?

 

***

 

“ARGHH!! APPO !! ARGHHH!! ARGHHH!!!!!! PERIH!!! ARGHH!!! ANDWE !!! HAJIMA !!!!!! MIANHAE-YO !!!! ARGGHHHH!!!! APA HOSHH HOSSHHH SALAHKU ! ARGHHHHH”

 

Seorang pemuda tampak kesakitan karena sebuah cuter membeler tubuhnya , ujung cuter itu menyentuh dadanya . Dia sangat kesakitan . Cuter itu mengukir sebuah kata yang ada di dada lelaki itu . Darah segar tampak keluar dari dada lelaki itu . Dia menghempaskan nafasnya kesakitan . Dia berusaha untuk melepaskan ikatan dari kaki dan tangannya . Bahkan darah sudah bercucuran di dadanya . Keringat juga mengalir deras dari tubuhnya . Menggelinjang tak karuan karena kesakitan yang dialaminya sekarang juga . Sungguh malang nasibnya .

 

“Maafkan aku , tapi kau memang sangat keterlaluan! Begitu pun teman – teman mu yang akan menyusul mu ..”

 

“Jang Hyunseung”

 

****

 

 

TBC

 

Aku ngepost dengan word yang lumayan panjang lah dari pada sebelumnya , ia gak ? Hehehehe . Bagaimana dengan chapter ini ? Membingungkan kah ? Sorry ., Soalnya ini memang alur yang aku buat . Di chapter 4-6 kebawah mungkin akan mulai mengkisahkan masa lalu nya Kris , Luhan . Jadi jangan bosen ya sama ff ini ! Mungkin akan sampai Chapter 15 , 12 atau 20 . Paling cumin sampe 12 atau 10 lah ..

 

Don’t be a silent rider , guys ..

 

Sorry For Typo

 

 

53 thoughts on “| Chapter 3 | When I Die

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s