What Am I To You? (Teaser & Short Version)

pr-by-evelynatalya-3

Main Cast :  Jessica Jung – Kris Wu – Juniel

Other Cast : Kai, Jonghyun (CN.Blue), SNSD Member

Length : –

Rating : T

                                                                                                                Poster  by Borayoung

Disclaimer : Ff ini cuma selingan selama aku stop somebody else. Disini juga ada bonus sedikit preview Somebody Else (Chapter 9)

Flashback 

Aku berjalan cepat keluar gedung kampusku, aku tak ingin membuat seseorang menunggu lama.. Setiba di tempat parkir aku mengedarkan pandanganku mencari mobil sport berwarna biru namun tidak ada. Aku duduk di bangku kecil di lapangan parkir yang sangat luas ini

Drrt drrt 
Aku meraih handphone di saku jaket tebalku 

” Youboseoyo sica – ya ” 

” Kau dimana ? ” tanyaku to the point

” Mianhae, aku tidak bisa menjemputmu. Juniel ada masalah , aku harus segera kesana ” 

” Oh ” 

” Tidak apa apa kan? “

” Ya, tidak apa apa”

” Baiklah, hati hati di jalan ” 

Beep 

Panggilan kami terputus, dia yang mematikannya lebih dulu. Oh ya perkenalkan namaku Jessica Jung orang orang memanggilku Sica . Dan tadi namja yang bertelofon denganku adalah Kris Wu, namja yang menjadi kekasihku dua tahun terakhir. 

Hubungan kami seperti pasangan lainnya, pergi berkencan, pulang dan makan bersama, mesra , dan sangat dekat. Tapi itu semua sebelum Juniel kembali dan merubah Krisku. Juniel… nama itu sangat tidak asing di telingaku, aku hampir muak mendengar namanya. Kenapa? Sebelum berpacaran denganku , aku dan Kris hanyalah teman biasa. Kami dekat karena saat itu Kris bercerita padaku tentang Juniel.. tetangga dan juga yeoja yang dicintainya , Juniel mempunyai kekasih saat itu. Kris pun sangat patah hati dan sedih, ditambah lagi Juniel pindah rumah dan ia tidak memberitahu Kris kemana ia akan pindah.Juniel tidak ada kabar sama sekali 

Aku menemani Kris di masa masa sulitnya karena Juniel dan membantunya untuk melupakan Juniel ,  aku akui itu sangat sulit dan butuh waktu yang sangat panjang. Kadang aku juga harus menghadapi Kris yang menjadi mellow dan emosional karena merindukan sosok Juniel, namun semua usahaku tidak sia sia karena akhirnya Kris bisa melupakan Juniel dan mencintaiku , dia benar benar melupakan Juniel dan hanya melihatku. Aku sangat bahagia bila mengingat saat saat itu 

Kebahagianku tidak berlangsung lama ,setahun  setelah kami berkencan. Kris bercerita padaku dia bertemu dengan Juniel saat menemani Chanyeol  menjemput adiknya, aku sadar Juniel benar benar kembali dan yang membuatku khawatir adalah perasaan Kris yang masih tersisa untuk Juniel, seharusnya aku tak khawatir karena Juniel masih memiliki kekasih. Lama lama aku sadar kekhawatiranku menjadi kenyataan, Kris mulai mengabaikanku karena Juniel , dia selalu mengutamakan perempuan itu dibandingku yeoja yang berstatus kekasihnya. Aku hanya bisa bersabar dan menunggu Kris sadar 

” Jessica ! ” aku menoleh mendapati seseorang memanggil namaku dan duduk disampingku. Aku tersenyum menyadari kedatangannya 

” Kai ” panggilku , namja bernama Kai itu tersenyum dan menyodorkanku coca cola miliknya. Aku mengambil minuman itu dan mulai meneguknya

” Kau tidak dijemput Kris? ” tanya Kai. Pertanyaan itu membuatku berhenti meneguk minuman dan meletakannya kasar di sampingku 

” Anniyeo, dia sibuk ” jawabku berbohong, walaupun Kai bisa dibilang sahabatku aku tidak mau menceritakan hubungan kami yang sebenarnya , menurutku itu sama saja membuat orang orang didekatku membenci Kris dan melihatku sebagai yeoja yang menyedihkan 

                      ———–

Pagi ini aku di antar ke kampus dengan Kris, sebenarnya kami ini satu kampus namun karena berbeda jurusan dan waktu kuliah kami yang tak pernah sama membuat kami jarang pergi dan pulang bersama.

” Kau pulang jam berapa Sica? ” 

” Mungkin jam 2 , kau sendiri? “

” Jam 4, kalau kau mau menungguku kita pulang bersama saja ” 

” Ne “

Ku tatap wajah tampan Kris dari samping, wajahnya yang sempurna dan berkesan dingin itu memang tidak pernah membuatku bosan setiap melihatnya, mungkin ini alasan utamaku menyukainya dulu. Ku rasa semua yeoja memang menyadari ketampanan Kris ini. 

Mataku berhenti menatap Kris karena melihat satu benda yang sangat tidak biasa menurutku..sebuah kotak jam tangan berwarna pink. Aku mengambil kotak itu dan melihatnya, jam tangan bermerk ‘Guess’ . Apa ini untukku? Dan tidak mungkin untuk noona nya Kris yang berada di China, aku sangat ingat Kris tidak begitu dekat dengan noonanya 

” Ah itu untuk Juniel ” ujar Kris tanpa merasa bersalah sedikit pun, jadi kekasihku yang sangat hemat ini menjadi royal untuk membelikan barang mahal untuk Juniel. 

” Oh ” aku hanya bisa ber ” o” ria dan kembali meletakan kotak jam tangan itu, aku takut tidak bisa menahan diri untuk menghancurkan jam itu jika terlalu lama melihatnya . Kris tak menatapku sama sekali, ia sesekali menatap kotak jam itu dan tersenyum. Tidak apa apa Jessica, lagipula ini pertama kalinya Kris membeli barang semahal ini untuk Juniel , tidak masalah bukan ? Kris juga banyak memberimu hadiah ya walaupun tidak pernah semahal ini, lupakan .. lupakan ini hanya hadiah biasa.

                      ———–

Hari ini anniversary kami ke 15 bulan, tentu saja aku ingat bahkan setiap hari aku selalu menghitungnya. Kami sudah berjanji bertemu di caffe favorit kami 

Aku masuk ke dalam caffe dan menemukan Kris duduk di sudut caffe yang menghadap ke jendela, aku akui Kris sangat tampan dengan kemeja ketat berwarna biru muda dan celana putih. 

” Kau sudah lama menunggu ? ” tanyaku. Kris menggeleng dan tersenyum, senyum itu aku tidak bisa hidup tanpa senyum itu sehari saja 

” Pesankan aku makanan biasa sica, aku mau mengambir barang di mobil sebentar ” ujar Kris. barang? Apa hadiah untukku? Aku tidak mau terlalu percaya diri mungkin saja memang barangnya , aku memanggil pelayan dan memesan makanan untuk kami berdua. 

Kris kembali dengan sebuah kantong berwarna putih, ” apa itu ? ” tanyaku to the point, jujur saja aku sangat penasaran dengan isinya

” Oh ini … ” jawaban Kris terputus karena handphonenya berdering. Ku perhatikan wajah Kris saat menerima telefon, tiba tiba wajahnya berubah menjadi gelisah. Apa terjadi sesuatu yang buruk ? 

” Waeyo? ” tanyaku saat Kris mengakhiri panggilanya, aku masih bisa merasa ketegangan di wajahnya 

” Sica mianhae aku harus pergi sekarang, sesuatu terjadi “

” Ada apa Kris ? Ceritakan padaku dulu “

” Juniel sakit, aku harus membawanya ke dokter” 

Juniel sakit? Dan apa urusannya dengan Kris? Dia bukan anak yatim piatu orang tuanya bisa membawa Juniel sendiri, kenapa harus merusak acaraku dan merepotkan Kris. Aku tidak bisa menyembunyikan kekecewaan yang sangat luar biasa ini, sebegitu pentingkah Juniel untukmu dibanding hari ini Kris? 

” Wae ? Apa dia tidak punya orang tua ? Kenapa harus merepotkanmu ” kata kata itu keluar dari mulutku begitu saja, aku tidak bisa menahan diri lagi

Kris terkejut dengan kata kataku, bisa kulihat dari raut wajahnya. ” Sica ” panggilnya pelan seolah benar benar terkejut dengan diriku yang seperti ini 

” Pergilah ” ucapku final, aku berbohong aku tidak ingin kau pergi Kris. Lupakan masalah Juniel dan tinggalah denganku disini merayakan anniversary kita . 

” Gomawo ” ujar Kris sebelum ia berlari meninggalkanku, air mataku menetes sendirinya lama lama air mata ini mengalir semakin deras dan menjadi isakan, aku menangis sekeras kerasnya meluapkan kesedihanku. Aku tidak peduli lagi jadi pusat perhatian orang orang , mereka akan menyebutku menyedihkan ya aku memang menyedihkan di tinggal kekasihku seorang diri demi perempuan lain

                        ———

Hari ini aku menemani Kris pergi ke coex mall , Kris memintaku menemaninya untuk membeli baju. 

” Bagus yang mana ? ” tanya Kris menunjukan jaket baseball berwarna biru ungu dan biru merah

” Aku lebih suka ini ” aku menunjuk jaket berwarna biru merah itu 

” Aku ambil dua ” kata Kris pada pelayan toko. Dua? untuk siapa , semoga saja aku tidak mendengar nama ” Juniel ” lagi hari ini kumohon

” Satu untukmu ” ujar Kris seraya mengelus rambutku , aku langsung memeluk Kris erat. Sudah lama kami tidak seperti ini. 

” Gomawo ” ucapku di tengah pelukan kami.

Pelayang datang membawa pesanan Kris , terpaksa kami melepas pelukan kami padahal aku ingin memeluknya lebih lama lagi. Selesai membayar , kami pergi ke toko sepatu , ia langsung pergi ke kasir dan membayar sebuah sepatu olahraga berwarna pink.

” Untuk siapa ? ” tanyaku pada Kris, entah perasaanku sangat tidak enak. Aku merasa sepatu ini untuk Juniel 

” Juniel ” jawab Kris singkat. Benar saja dugaanku, bukan aku perempuan matre namun jaket ku tidak ada apa apa nya dengan harga sepatu ini . Lagipula bukan hanya sekali Kris membelikan barang mahal untuk Juniel. 
” Wah, kau sangat baik ” sindirku . Kris malah tersenyum menanggapi kata kataku , ada apa dengan lelaki disampingku ini ? Apa dia tidak sadar aku sedang menyindirnya ?

” Juniel mendapat nilai sempurna di ujian matematika, jadi aku memberi hadiah ini untuknya ” jelas Kris. Apa hebatnya mendapat nilai sempurna? Dan apa hubungannya denganmu jika Juniel mendapat nilai bagus? Kau bukan kekasihnya Kris , kau hanya temannya kenapa kau berlagak seperti seorang kekasihnya, tapi kata kata itu hanya ku simpan dalam hati. Aku tidak mau memancing pertengkaran dengannya

Flashback End 

Author POV

Jessica menangis mengingat saat saat itu, ia menangis sekejar kejarnya di taman kampusnya. Sudah banyak orang yang melihat dan membicarakan dirinya, namun Jessica masih tidak bisa berhenti menangis. Sekarang hubungannya dengan Kris semakin menjauh karena Juniel, bahkan semakin parah dari sebelumnya. Kris pernah membawa Juniel saat mereka berkencan, Kris sudah jarang bertemu dengannya karena Kris selalu sibuk dengan Juniel. Ia bahkan merangkap sebagai supir sekarang, mengantar dan menjemput Juniel setiap harinya. Jessica pernah membahas masalah ini dengan Kris, namun Kris beralasan ia tidak tega Juniel harus pulang seorang diri.

Jessica tahu Juniel memang sedang ada masalah dengan kekasihnya, dan setahunya kekasih Juniel seorang bad boy. Kris memang selalu menceritakan keadaan Juniel padanya, dan itulah alasan semua sikap tidak biasa Kris pada Juniel karena Kris selalu mengkhawatirkannya.

——-

Kai berlari setelah mengetahui berita Jessica menangis dari temannya Tao. Lelaki itu sangat khawatir dengan Jessica, ia tahu Jessica memang gadis yang kuat tentu saja tau perempuan itu menangis Kai tahu pasti ada sesuatu yang sangat menyakiti Jessica

Kai berlari mendekati Jessica yang masih menangis , ia membalikan tubuh Jessica dan menatap matanya dalam. Namun tatapan itu membuat Jessica menangis lebih kencang dari sebelumnya, Kai segera mendekap Jessica dalam pelukannya. Jujur saja ini pertama kalinya dia memeluk Jessica , tentu saja ia masih waras untuk memeluk kekasih orang namun tidak kali ini ia hanya ingin menenangkan Jessica

” Wae geurae? ” tanya Kai sembari menepuk nepuk punggung Jessica mencoba untuk menenangkannya

Jessica tidak menjawab , ia malah membalas pelukan Kai menempatkan kedua tangannya di pinggang Kai, sontak lelaki yang mendapat perlakuan itu sangat terkejut dan gugup

Cukup lama menangis kini Jessica mulai membaik, air matanya sudah tidak bisa mengalir lagi. Ia juga melepas pelukannya pada Kai

” Apa yang terjadi ? ” tanya Kai , Jessica bisa melihat kalau Kai sangat khawatir , ia ingin menceritakan dan berbagi kesedihannya dengan Kai namun ia masih mengingat Kris , Kai pasti akan sangat membenci Kris

Jessica masih berpikir ” baiklah, aku tak akan memaksamu untuk bercerita ” ujar Kai seakan mengerti keraguan Jessica untuk bercerita.

” Kau tahu, wajahmu sangat jelek saat menangis. Aku takut Kris akan meninggalkanmu jika melihat wajah jelekmu itu ” canda Kai seraya mengelus rambut Jessica

Jessica mendelik lelaki itu tajam , ” Kau menyebalkan ” sungut Jessica, Kai tertawa dan kembali mengelus rambut Jessica

Kris yang melihat kejadian itu dari kejauhan, melangkah kakinya semakin cepat ingin menarik Jessica dari lelaki bernama Kai yang ia kenal sebagai sahabat Jessica itu.

” Ehem ” Kris berdehem seolah menunjukan kedatangannya, Jessica dan Kai yang sedang tertawa bersama pun berhenti tertawa.

” Ayo pulang ” ujar Kris dingin terkesan ketus dan marah. Jessica beranjak berdiri , diikuti Kai disampingnya.

” Kai , aku pulang dulu. Gomawo , aku akan menghubungimu nanti ” ucap Jessica tersenyum manis pada Kai, kini ia beralih menatap Kris dingin dan melangkah lebih dulu. Kris menatap Kai tajam sebentar lalu mengejar Jessica

Di mobil

Kris terlihat masih sangat cemburu dengan Kai , apalagi melihat Kai berani memeluk dan menyentuh kekasihnya. ” Ku dengar kau menangis, kenapa ? Apa ada yang menyakitimu ”

Jessica tersenyum getir, lucu menurutnya bagaimana orang yang membuatnya menangis bisa bertanya seperti itu. ” Anniyeo ” jawab Jessica singkat

” Kau harus memberitahuku nanti eoh, aku akan menghukumu jika kau berani menyembunyikan sesuatu dariku. Kita makan di tempat biasa dulu oke ” ujar Kris , Jessica tersenyum tipis menanggapinya.

——–

Jessica memegang sumpit siap untuk melahap ramyun di depannya , ia memang sangat lapar karena ia hanya sarapan roti tadi pagi. Kris terkekeh melihat tingkah kekasihnya

” Ah.. kurasa kita bisa mengajak Juniel kesini ” ujar Kris semangat, mendengar itu Jessica langsung kehilangan nafsu makannya, mendadak menjadi kenyang tanpa makan apapun.

” Dia bilang ingin bertemu denganmu lagi ” lanjut Kris. Jessica tersenyum tipis, mencoba menenangkan perasannya dengan memakan ramyun.

” Kalian berdua sangat mirip , Juniel bisa menghabiskan ramyun dengan cepat”

” Dia tidak banyak makan, kurasa aku memang harus membawanya makan ramyun terenak disini ”

” Juniel memiliki banyak teman tidak heran dia memang gadis yang baik ”

” Kapan kira kira aku bisa membawa Juniel kesini? ”

Itulah ucapan Kris selama Jessica memakan ramyunnya, Jessica masih mencoba tenang menahan perasaanya. Baru berapa jam perasaanya membaik kini Kris berhasil menghancurkannya lagi dalam beberapa menit.

” Kau harus memperlakukannya dengan baik Sica – ya ”

Jessica berhenti makan dan meletakan sumpitnya kasar mendengarnya, ia tidak bisa menahan perasaanya lagi emosinya memuncak.

” Apa aku salah? ” tanya Kris menyadari kemarahan Jessica

” Aku hanya memintamu baik baik pada Juniel , jadi kita bisa makan disini bertiga ” lanjut Kris

Jessica menghela nafas sebentar sebelum berbicara ” aku tidak ingin makan bersamanya disini ”

Kris tersentak mendengar jawaban Jessica. ” Apa kau tidak menyukainya? ” tanya Kris

” Apa aku harus menyukainya ? ”

” Dia sangat senang denganmu Sica – ya , dia ingin lebih dekat denganmu ”

” Oh ! Geurae, lalu kami harus bersahabat sekarang? Apa aku harus menyukai Juniel karena kau sangat menyukainya ? Makan bersama, pergi bersama aku tidak ingin melakukan apapun bersamanya. Kenapa kau membawaku di antara kalian sekarang ” sembur Jessica setengah berteriak

Jessica kembali mengambil sumpitnya untuk menghabisi ramyun yang tersisa. ” Dia sangat tulus ingin berteman denganmu, kenapa kau seperti ini ” ujar Kris

Jessica melempar sumpitnya dan beranjak berdiri ” Geurae, sampaikan pada adikmu tersayang aku akan mencoba berteman dengannya ”

Jessica melangkah , ia menoleh pada Kris sebentar ” Jangan makan denganku jika kau terus membicarakannya ” ucap Jessica lalu kembali melangkah meninggalkan Kris seorang diri yang masih terpaku ditempatnya, kejadian tadi memang sangat mengejutkannya.

TBC

Bagaimana ceritanya? Mohon komentarnya, bagus atau tidak ceritanya. Kalau responnya bagus aku lanjut aku publish kalau ga aku ga akan lanjut, mianhae karena aku kehilangan feel buat publish Somebody Else . Tapi kalau udah membaik aku segera publish ya, semoga kalian mengerti🙂

Dan ini preview chapter 9 nya disini

Annyeong \^o^/

56 thoughts on “What Am I To You? (Teaser & Short Version)

  1. Yeayyy..!!!
    ff krissica laagiii <3<3:-*:-*:-*
    Cerita.x menarik bnget thorr (y) daebbakk
    Hadeh hadehh. Kris bego ato apa sih.. Ga peka bnget ma perasaan Sica..
    Wuhuuyy. Kai..
    Suka karakter.x
    suka suka suka suka suka <3:-D

  2. Kurasa aku udah pernah comment tapi dilain sisi aku ngerasa aku jadi sider._. Maaf baru comment karena aku baru ngulang untuk baca/?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s