Secret Mission [chapter 1]

secret messionTilte : Secret Mission

Author : veronica cen

Main Cast : Jessica Jung | Oh Sehun | Xi Luhan | Krystal Jung | Kim Suho

Support cast : Victoria Song and find it by your self

Genre : action, romance , angst

Length : chapter

Rating : T

 

Desclaimer : annyeong, author come back nih, mian author come back bukan dengan ff “Perver Namja” saolnya author lagi kehilangan feel dan malah ngebuat ff ini. jangan lupa like+comment ya. Semoga kalian suka dengan ff ku ini. HAPPY READING~~~

 

Author POV

Hujan lebat mendatangi kota Seoul. Tampak seorang namja sedang berlari ditengah malam dan hujan. Ia berlari tergesa-gesa menghindari sekumpulan orang jahat yang sedang memburu nyawanya. Beberapa kali namja itu terjatuh dan beberapa kali pula bunyi pistol terdengar. Namja itu terus berlari sampai ia terjatuh didepan sebuah pintu. Ia langsung mengetuk atau lebih tepatnya mengedor pintu itu. Tampak seorang yeoja disebelah kiri dan kanannya ada namja memandangnya dengan tatapan aneh dan was-was

“to..lo..ngg, tolong… a..ku”kata namja itu lalu pingsan didepan kaki mereka

“cepat bawa dia masuk”kata yeoja itu panic. Kedua namja itu dengan sigap langsung membawa namja itu masuk kerumah dan merebahkan namja itu dikamar tamu. Mereka bertiga memandang aneh ke namja yang sedang tidak sadarkan diri itu

“ada apa dengannya?”Tanya sang yeoja. Kedua namja itu langsung menggeleng dengan kompak pertanda mereka tidak tahu. Yeoja itu lalu menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan pelan

“tolong kalian urusi ajhussi ini”kata yeoja itu

“kami? mengapa harus kami, sica-ah?”Tanya salah satu namja

“lalu kau pikir siapa lagi kalau bukan kalian? Aku kah?”Tanya yeoja itu yang bernama Jessica

“dia benar hyung”kata namja satu lagi dengan cuek

“kalau begitu aku keluar dulu”kata Jessica lalu keluar dari kamarnya.

Yah, yeoja itu –Jessica– tinggal bersama 2 namja itu. Namja itu bernama Oh Sehun dan Kim Suho. Mereka hanya sahabat Jessica, bukan saudara atau apapun. Terkadang orang bertanya pada Jessica, apakah ia tidak takut tinggal dengan kedua namja itu? Tentu saja Jessica menjawab takut. Kalian bisa bayangkan seorang yeoja tinggal serumah dengan dua namja? Terkadang Jessica memutuskan untuk pisah tempat tinggal dengan mereka, tapi diurungkan niatnya itu karna, kata dua namja itu, dengan bengini mereka lebih mudah bekerja sama dan saling menjaga satu sama lain dari bahaya

“hei”panggil suho sambil menepuk bahu Jessica pelan agar Jessica terbangun dari lamunannya

“oh? Sudah selesai?”Tanya Jessica. Suho mengangguk lalu duduk disebelah Jessica

“mana sehun?”Tanya Jessica

“dia sedang mengambil minum didapur”jawab suho. Jessica mengangguk

“aku penasaran apa yang terjadi dengan ajhussi itu”kata sehun lalu ikut bergabung duduk disofa sambil menonton tv. Suho mengangguk

“aku juga”katanya

“aku tidak”jawab Jessica cuek

“cih, dasar wanita. Tidak seru sama sekali”sindir suho

“diamlah kim suho”kata Jessica sambil menatap suho dingin

“aku berharap ajhussi ini tidak ada hubungannya dengan….”kata Jessica terputus

“semoga tidak”sambung sehun kemudian bangkit dan masuk kekamarnya. Jessica pun ikut bangkit lalu masuk kekamarnya sendiri

“YA!! Mengapa kalian meninggalkan aku sendiri?”teriak suho

“diamlah hyung, nanti ajhussi itu bangun gara-gara suara mu itu”teriak sehun dari kamarnya

“cih, bukankah dia juga berteriak? Ajhussi itu juga bisa terbangun karna suaranya”desis suho lalu juga masuk kekamarnya sendiri

Matahari telah menampakkan dirinya dibalik gorden kamar mereka masing-masing, Jessica, yeoja yang selalu terkenal tidak bisa bangun pagi dan tidak bisa masak sekarang telah berubah. Lihat saja, pagi-pagi seperti ini ia sedang sibuk memasak sarapan untuk dirinya dan 2 sahabatnya itu

“morning sica”sapa sehun sambil duduk dimeja makan dengan wajah khas baru bangun tidurnya

“morning too sehun, mandilah. Kau bau”kata Jessica lalu tertawa kecil

“arra”kata sehun lalu masuk kekamar mandi

“sica, kau tau dimana jam tangan kesayanganku?”Tanya suho

“apakah ada dikamar ajhussi semalam?”kata Jessica

“benar juga, mungkin aku menaruhnya disana semalam”kata suho lalu masuk kedalam kamar ajhussi itu. Suho berjalan dengan perlahan agar ia tidak membangunkan ajhussi itu. Ia lalu mengambil jam tangannya yang ada di lemari kecil samping tempat tidur ajhussi itu

“anak muda”panggil ajhussi itu ketika suho sudah berada diambang pintu hendak keluar. Suho menoleh kearah ajhussi itu

“waeyo ajhussi?”Tanya suho

“apakah kau yang menolong ku semalam?”Tanya ajhussi itu

“nde, bersama 2 sahabatku lagi”jawab suho

“kau tidak apa-apa ajhussi?”Tanya suho

“nde, gwaenchana”jawab ajhussi itu

“lalu, apakah ajhussi lapar? Sahabatku bernama Jessica sedang menyiapkan sarapan, kajja ajhussi ikut kita sarapan bersama”kata suho sambil tersenyum tulus

“aku jadi tidak enak anak muda”kata ajhussi itu

“tidak apa-apa, tidak usah sungkan seperti itu”kata suho. Ajhussi itu kemudian berjalan mendekati suho dan berjalan kemeja makan bersama suho

“ajhussi, kau sudah sadar?”Tanya Jessica. Ajhussi itu mengangguk sambil tersenyum

‘duduk lah ajhussi”kata Jessica sambil menarik kursi untuk ajhussi ini duduk

“terima kasih, kalian baik sekali”kata ajhussi itu

“oh?”gumam sehun terkejut melihat ajhussi itu telah sadar

“annyeonghaseo”sapa sehun sedetik kemudian lalu ikut bergabung dengan mereka

“makanlah ajhussi”kata Jessica ramah

“nde, kalian baik sekali anak muda”kata ajhussi itu

“kalau boleh tau,kemarin apa yang terjadi dengan ajhussi?”Tanya sehun hati-hati. Ajhussi itu menatap mereka bertiga dengan tatapan yang sulit diartikan

“perkenalkan nama ku Lee Jong Sin, aku adalah pemilik sebuah perusahaan perhiasan”kata ajhussi itu

“sebelumnya ada seseorang yang terus menerorku, aku tidak tahu dia siapa. Dia terus menelfon dengan nomor pribadi, memberi ku benda aneh dan kertas yang berisi ancaman”kata Mr.Lee

“lalu, terakhir kali, ketika orang itu menelfon, ia mengatakan KSJS . aku tidak mengerti maksudnya kemudian ketika aku hendak pulang ada segerombolan orang yang berpakaian serba hitam mengejarku”kata Mr.Lee lagi. Jessica menarik nafas panjang lalu dihembuskannya dengan kasar

“aku tahu, saat ini akan datang juga”gumamnya pelan

“maksudnya anak muda?”Tanya Mr.Lee

“panggil saja aku Jessica, ajhussi dan dia sehun”kata Jessica

“baiklah Jessica dan sehun”kata Mr.Lee

“kami adalah KSJS itu”kata sehun pelan. Mr.Lee tersentak

“kalian? KSJS itu apa? Apakah sekumpulan orang jahat? Tapi kalian tidak seperti orang jahat”kata Mr.Lee. suho menggeleng

“kami bukan orang jahat, KSJS adalah sebuah tim yang akan memecahkan kasus seperti yang dialami Mr.Lee kali ini”kata suho

“Mr.Lee tenang saja, kami akan menjaga mu”kata sehun. Jessica membulatkan matanya sempurna

“kau gila?”pekik Jessica. Sehun menggeleng

“aku tidak mau. Sudah cukup yang kualami hari itu”kata Jessica yang matanya mulai berkaca-kaca

“tenang saja sica, kali ini semua akan baik-baik saja”kata suho

“baik-baik? Sudah berapa kali kau mengatakan hal itu padaku suho-ah? Bahkan kau tetap mengatakan ‘akan baik-baik saja’ ketika omma dan appa ku meninggal ditembak oleh penjahat itu”kata Jessica dengan air mata yang mulai mengalir

“dan yang terakhir kali, kau mengatakan ‘akan baik-baik saja’ ketika krystal dibuat oleh mereka menjadi tidak waras”kata Jessica dengan tangisan yang mulai pecah. Sehun berusaha memeluk Jessica, tapi Jessica menolak

“aku tidak akan mengikuti permainan konyol ini. Kalian saja. Ingat pesanku, janganlah tinggalkan aku sendirian di alam ini”kata Jessica lalu masuk kekamarnya. Sehun menarik nafas panjang lalu menatap Mr.Lee

“Mr.Lee tenang saja, kami akan tetap membantu anda”kata sehun

“tapi bagaimana dengan sahabat kalian?tanya Mr.Lee. suho menggeleng lalu tersenyum

jangan pikirkan Jessica, dia hanya terpukul dengan apa yang terjadi waktu itu”kata suho. “apa yang terjadi padanya waktu itu?”Tanya Mr.Lee

“Lain kali, kami akan bercerita”kata sehun. Mr.Lee mengangguk

“lalu, sekarang aku harus bagaimana?tanya Mr.Lee

“tetap bersikap seperti biasa, anggaplah semalam tidak terjadi apa-apa. Dan jika ada sesuatu yang ganjal, langsung hubungi kami. Hyung, berikanlah Mr.Lee nomor telfon kita”kata sehun

“baiklah”kata suho

 

Jessica POV

Aku terus menangis dikamarku, dandananku berantakan. Aku tidak habis pikir, bagaimana cara berfikir sahabatku kali ini? Apakah mereka lupa dengan apa yang telah terjadi waktu itu?

 

Flashback

“Jessica, larilah lebih cepat”teriak omma dari belakang. Aku menoleh kearah omma

“omma, appa juga, palliwa”teriakku

“kamu larilah dulu, seperti krystal”kata omma. aku menggeleng lalu berlari mendekat kearah omma dan appa

“Jessica, jangan kemari, larilah”teriak appa

“kajja kita lari bersama omma appa”kataku sambil menarik tangan mereka berdua. Dengan kasar appa menepis tanganku

“palliwa lari!! Jangan bodoh!”kata appa sambil mendorong bahuku

“kita akan lari bersama”kataku sambil terus menarik tangan omma dan appa. Omma lalu memelukku sambil menangis

“pergilah sayang, jaga krystal untuk kami. kalian sudah besar dan omma, appa yakin. Kalian bisa jaga diri. Kami mencintaimu sica dan krystal. Larilah, susul lah krystal,sehun dan suho”kata omma lalu mendorong bahuku kasar sampai aku terjatuh

“akh!’kataku kesakitan

DUARR!!

Bunyi senapan pistol terdengar nyaring ditelingaku. Aku sangat terkejut melihat appa jatuh dipenuhi darah didada bagian kirinya

“cepatlah lari Jessica, kami mencintaimu dan krystal”kata appa kemudian menutup matanya, untuk selama-lamanya

“ANDWEEE!!!”teriakku histeris lalu ku rasakan tanganku ditarik seseorang, sehun. Sehun terus menarikku lari dari sana

“omma~~~ appa~~~”teriakku

“janji pada kami kau dan krystal, akkkh! A..kan.. baik..-baik saja”kata omma dengan susah payah karna peluru pun menembus dada bagian kirinya

“OMMA!!!”teriakku

 

Flashback end

 

Aku terus menangis jika mengingat hal itu

TOK..TOK..TOK..

Bunyi ketukan pintu kamarku, aku yakin itu adalah sehun

“pergilah, aku tidak ingin diganggu”kataku tanpa membuka pintu

“baiklah sica”kata sehun dari luar kamar

 

Author POV

“panggilkan tuan muda kalian sekarang juga”kata seseorang namja yang terlihat sudah umur berkepala empat

“baiklah tuan”kata seorang pelayan dengan hormat lalu berjalan menuju kamar tuan muda mereka

“tuan muda, anda dipanggil oleh tuan besar”kata pelayan itu

“baiklah, terima kasih Tuan Wang”kata tuan muda lalu keluar dari kamarnya menuju ruang kerja tuan besarnya

“ada apa ajhussi memanggilku?”Tanya tuan muda itu

“sekarang adalah waktu yang tepat”kata tuan besar

“waktu yang tepat? Apa?”Tanya tuan muda yang terlihat sangat tidak mengerti

“jangan bodoh, waktunya untuk membalas dendam sudah tepat”kata tuan besar itu. Si tuan muda sontak membulatkan matanya lalu tersenyum penuh arti

“akhirnya, waktu itu tiba juga. kapan akan dimulai?”Tanya tuan muda itu tak sabar

“kita tidak bisa langsung kekonfliknya, aku baru tahu bocah tengik itu berkuliah dimana dan besok kau akan masuk kekuliah itu. Dekati gadis yang bernama Jessica Jung. Buat dia terpesona denganmu sehingga dengan mudah kita membalas dendam dan ingat! Kau jangan pernah jatuh cinta dengannya”kata tuan besar

“tenang saja ajhussi, serahkan semua ini padaku. Well, kurasa ini akan sangat menarik”kata tuan muda sambil mengeluarkan smirknya

 

Jessica POV

Aku melangkahkan kakiku menuju sebuah rumah sakit, lebih tepatnya Rumah Sakit Jiwa. Aku berjalan menuju sebuah kamar yang bernomor 0916. aku menarik nafas sambil memerhatikan tingkah laku pasien didalam itu. Ia tertawa sendiri, bertepuk dtangan sendiri lalu melompat-lompat sendiri. Hatiku terasa begitu pilu menyaksikan hal ini. Air mataku mulai mengalir

“krystal..”gumamku sambil menangis. Sungguh! Aku tidak sanggup melihat pemandangan ini. Aku menggerakkan jariku mendekat kepintu

“bogoshippo krystal”gumamku lalu segera berlari keluar karna tidak sanggup lagi melihat krystal seperti ini. Sebuah tangan kekar memelukku. Aku menangis dipelukan orang itu. Orang itu mengelus rambutku dengan lembut

“aku merindukannya… aku merindukannya”kataku disela-sela tangis

“aku juga.. dan sehun juga.. kami merindukannya”kata orang itu alias suho. Ia memelukku dengan erat, sambil terus mengelus rambutku

“maafkan aku. Aku tahu kamu sangat terpukul dengan hal yang menimpamu, tapi kita tetap harus membantu Mr.Lee . bukankah kamu ingin  membalas dendam juga? kita tangkap orang itu lalu kamu balas dendam padanya”kata Suho

“kau benar…”kataku sambil mengapus airmataku

“orang itu harus merasakan apa yang kurasakan”gumamku lagi

“kau tidak pergi kekuliah?”Tanya suho. Aku menggeleng

“waeyo?”Tanya suho lagi. Aku menggeleng lagi

“kau harus tetap pergi kekuliah sica”kata suho lalu menarik tangannku pergi. Mobil suho kemudian berhenti di parkiran kuliah kami bertiga. Aku menarik nafas panjang

“kajja kita turun”kata suho. Aku menggeleng

“waeyo? Kau masih marah pada ku dan sehun? Karna akan membantu Mr.Lee ?”tanya suho

“aniyo, hanya saja aku tidak ada mata kuliah jam sekarang”kataku. Suho tersenyum

“sama, kalau begitu kita duduk saja dulu di kantin”kata suho. Aku mengangguk kemudian turun dari mobil bersama suho

“kau tunggu disini, aku akan membeli makanan untuk kita”kata suho. Aku mengangguk sambil melihat kesekeliling

‘hai sica”sapa hyoyeon, salah satu teman satu kuliahku. Ia kemudian duduk disebelah mejaku

“hai juga hyo”balas ku sambil tersenyum.

“tiff, kau tau? Dengar-dengar ada seorang mahasiswa baru, akan berkuliah disini. Sebenarnya dia masuk hari ini, tapi karna ada urusan mendadak ia pulang”kata hyo pada tiffany, sahabatnya yang masih bisa ku dengar

“chinca? Bagaimana kira-kira rupanya?”Tanya tiff. Hyo menggeleng

“mollayo, kau tahu yuri bukan? Dia sangat cermat melihat wajah namja. Dia tadi melihat mahasiswa itu. Dan katanya, mahasiswa itu sangat tampan dan imut”kata hyo

“benarkah? Aku jadi penasaran dengan namja itu”kata tiff

“hey”kata suho sambil menepuk bahuku pelan

“oh?”gumamku sedikit terkejut

“ini”kata suho sambil memberikanku beberapa snack dan minuman

“kau tahu ada seorang mahasiswa baru?”tanyaku. suho menggeleng

“aku tidak tahu, tapi tadi ketika aku membeli ini semua, aku mendengar beberapa murid mengatakannya”jawab suho sambil memakan snack itu. Aku mengangguk

“mana sehun?”tanyaku

“dia sedang ada mata kuliah”jawab suho;. Tiba-tiba ponselku berbunyi, aku lalu mengangkatnya

“yaebseo?”kataku

“sica, cepatlah masuk kekelas, aku lupa memberi tahumu, bahwa matakuliah kita dipercepat, 10 menit lagi akan dimulai”kata sunny, salah satu mahasiswi yang lumayan dekat denganku

“arraseo”kataku lalu langsung menutup telfonku

“aku ada matakuliah mendadak, jadi aku pergi dulu. Annyeong”kataku lalu segera berlari menuju kelasku

 

Author POV

Sehun melangkah dengan gontai menuju kantin, disana ia melihat ada suho yang sedang duduk sendiri sambil memakan beberapa snack

“hei”sapa suho ketika sehun duduk didepannya dengan tatapan lesu

“ada apa denganmu?”Tanya suho

“seperti biasa, tugas menumpuk lagi”jawab sehun cuek lalu merebut snack suho

“YA! Itu punya ku”protes suho

“masih banyak yang lain, mengapa tidak kau makan itu saja hyung? Aku sedang ingin memakan ini”kata sehun

“cih, mengapa kau tidak makan yang lain saja? Kan masih banyak, aku juga sedang ingin memakan itu”desis suho. Sehun hanya tersenyum polos

“ini minuman siapa?”Tanya sehun

“Jessica, tapi ia belum sempat meminumnya karna tiba-tiba ada mata kuliah mendadak”jawab suho. Sehun mengangguk-angguk lalu meminum minuman yang tadinya untuk Jessica

“dia masih marah?”Tanya sehun. Suho menggeleng

“sepertinya sudah tidak”jawab suho

“lalu bagaimana tentang Mr.Lee?”Tanya sehun

“entahlah, ia belum menelfon kita”jawab suho. Sehun mengangguk-angguk, lalu sedetik kemudian ponselnya berbunyi, sehun lalu merogoh kantung celananya

“panjang umur”gumamnya lalu mengangkat panggilan itu

“yaebseo?”kata sehun

“baiklah, tetap bersikap seperti biasa, kami akan segera kesana. Anggap saja anda tidak tahu”kata sehun lalu menutup telfonnya

“kajja kita bereaksi”kata sehun lalu bangkit diikuti suho

“kau bawa kesayanganku?”Tanya sehun. Suho menganguk

“barang kita tidak pernah ketinggalan”jawab suho lalu menutup bagasinya. Mobil suho berlaju dengan cepat kesebuah perusahaan perhiasaan. Mereka tidak turun dari mobil hanya memperhatikan kondisi diperusahaan itu. Tampak segerombolan orang yang berbaju hitam mengelilingi perusahaan itu

“apa yang mereka tunggu?”Tanya sehun

“diamlah, cukup perhatikan dulu saja”sahut suho

“mereka sudah mulai bertindak”gumam suho lagi sambil memerhatikan 2 orang namja menarik seseorang dengan paksa. Suho menyipitkan matanya, agar ia bisa dlihat dengan jelas siapa orang itu

“Mr.Lee”gumam suho

“bereaksi”kata sehun memberi aba-aba. Lalu mereka turun dari mobil bersama pistol kesayangan mereka.

DOR!!DOR!!DOR!!

Bunyi pistol terdengar dengan nyaring yang diciptakan oleh sehun dan suho. Keduanya dengan tangkas menembak satu persatu namja berpakaian serba hitam itu

“sial”gumam suho ketika salah satu dari namja berpakaian serba hitam berhasil menembak kakinya. Suho lalu segera merobek sedikit kain bajunya lalu diikatnya kakinya agar darah yang mengalir tidak terlalu banyak

“gwaenchana?”Teriak sehun sambil tetap focus menembak orang-orang itu

“gwaenchana”jawab suho sedikit berteriak lalu kembali menembak orang-orang itu. Tiba-tiba orang hitam itu berlari masuk kedalam sebuah mobil. sehun dan suho terus berusaha menembak orang itu tapi keberuntungan tidak berada dipihak mereka, orang itu masuk kedalam mobil dengan keadaan sehat. Setelah mobil itu pergi meninggalkan mereka berdua berserta Mr.Lee, sehun langsung berlari mendekati suho

“gwaenchana?”Tanya sehun khawatir. Suho mengangguk sambil menahan perih dilukanya

‘kita harus cepat membawanya kerumah sakit dan mengeluarkan peluru nya”kata Mr.Lee. sehun mengangguk lalu dengan cepat ia membopong suho masuk kedalam mobil mereka diikuti Mr.Lee

****

Jessica duduk disofa rumahnya dengan perasaan tidak menentu. Ia gelisah, sangat gelisah bahkan. Ia terus saja mondar mandir didalam rumahnya

“aaiisshh! Aku bisa gila”gumamnya kesal

Ting Tong!

Suara bel rumah Jessica. Dengan gesit ia langsung membuka pintu. Terlihat sehun dan Mr.Lee sedang membopong suho. Jessica langsung mengambil ahli, ia menggantikan Mr.Lee, ia dan sehun membopong suho duduk disofa

“gwaenchana? Mengapa kau tidak hati-hati tadi? Kau tahu betapa aku sangat mengkhawatirkanmu? Ditambah aku tidak bisa menghubungimu dan sehun. Ponselmu tidak aktif begitu juga ponsel sehun. Dan kau tahu? aku seperti orang gila di universitas tadi ketika mendengar sahabatku masuk rumah sakit”kata Jessica tanpa berhenti. Mr.Lee tersenyum melihat mereka bertiga. Mereka sangat kompak, saling menjaga dan saling perhatian. Sehun tersenyum lalu menggeleng-geleng kemudian mengambil minum untuknya,suho,Jessica dan Mr.Lee

“berhentilah nona Jung, jangan membuat banyak pertanyaan. Aku sangat bingung harus menjawab yang mana”kata suho berpura-pura kesal padahal ia bahagia karna sahabatnya yang satu ini mengkhawatirkannya. Jessica terdiam, benar kata suho. Ia kemudian menarik nafas panjang lalu menghembuskannya dengan pelan, ia lalu duduk disebelah suho dengan wajah dan ekspresi yang sangat khawatir

“gwaenchana?”Tanya Jessica. Suho mengangguk lalu tersenyum

“aku sangat mengkhawatirkanmu”kata Jessica lagi

“aku tahu, kau sudah mengatakannya tadi”kata suho

“lalu kenapa ponselmu dan ponsel sehun tidak aktif?”Tanya Jessica

“ponselku tidak ada batre karna aku lupa mengisinya semalam kalau sehun, ia ikut-ikut, ponselnya tidak ada batre”kata suho yang langsung dihadiahi jitakan dari sehun

“sopanlah sedikit sehun pada hyungmu”desis suho sambil menatap sehun tajam. Sehun tidak memperdulikan perkataan suho, ia sibuk menaruh minum diatas meja

‘lalu kakimu masih sakit?”Tanya Jessica

“jika kakiku tidak sakit lagi, sehun dan Mr.Lee tidak akan membopongku tadi”jawab suho. Jessica menarik nafas panjang

“kau selalu membuatku kesal dengan jawabanmu ketika aku sangat khawatir padamu. Sepertinya percuma saja aku khawatir padamu”kata Jessica

“dia memang menyebalkan”tambah sehun yang duduk disebelah Jessica

“YA!! Bantulah diriku, bukan membantu Jessica”kata suho

“tapi aku setuju dengan Jessica”balas sehun

“ah sudahlah, kalian membuatku pusing. Kalian semua sudah makan?”Tanya Jessica

“belum”jawab sehun

“baiklah, aku akan memasakkan makanan untuk kalian. Mr.Lee ikutlah makan malam bersama kami”kata Jessica lalu berjalan kedapur. Sehun dan Mr.Lee membantu membopong suho menuju meja makan

“aku harus sangat berterima kasih pada kalian”kata Mr.Lee

“tidak usah berbicara seperti ajhussi, ini adalah pekerjaan kami”kata Jessica sambil focus memasak

“jika aku memanggil, Mr.Lee dengan sebutan ‘ajhussi’ tidak apa-apakan?”Tanya Jessica sambil menatap Mr.Lee sebentar

“tidak apa-apa, bahkan jika kalian memanggilku dengan sebutan ‘appa’ aku juga tidak keberatan”kata Mr.Lee

Tak beberapa lama, Jessica selesai memasak, ia menaruh masakannya di meja makan.

“kajja kita makan”kata Jessica ketika selesai menaruh nasi dipiring mereka semua

‘sica-ah”panggil suho

“mwoya?”Tanya Jessica yang duduk disebelah suho

“suapin aku”pinta suho manja

“YA!!”teriak Jessica karna tidak tahan melihat sikap manja yang membuatnya merasa jijik

“ayolah suapin aku”kata suho lagi

“kau sudah besar dan kau bisa makan sendiri suho”kata Jessica

“tapi aku sedang sakit”balas suho

“tapi yang sakit hanya kakimu dan tangan mu berfungsi dengan baik”balas Jessica lagi

“ayolah..”rayu suho. Jessica menarik nafas pasrah lalu menyuapi suho

“dasar manja”desis sehun

“kau cemburu? Dan ingin disuapi juga? mintalah pada ajhussi”kata suho

“ani, aku tidak manja sepertimu”balas sehun cuek. Mr.Lee hanya terkekeh melihat 3 anak muda ini

~~~~

Setelah selesai makan malam bersama, sehun mengambil posisi Jessica sementara yang biasanya mengurus rumah. Sehun mencuci piring bekas mereka makan tadi, sedangkan Jessica dan Mr.Lee sibuk membopong suho kekamarnya

“gomawo”kata suho ketika ia sudah berbaring dikasur empuknya

“cepat sembuhlah nak”kata Mr.Lee sambil tersenyum lalu keluar dari kamar suho. Jessica mengambil kursi lalu duduk didekat suho

“masih sakit?”Tanya Jessica. Suho mengangguk

“lain kali hati-hati suho-ah, aku hanya memiliki kamu,sehun dan krystal. Aku tidak ingin ada apa-apa dengan kalian. Cukup krystal korban terakhir yang dibuat mereka sampai masuk rumah sakit jiwa”kata Jessica parau

“kami akan baik-baik saja sica, percayalah”kata suho sambil mengenggam tangan Jessica. Jessica mengangguk

“aku percaya padamu dan sehun”kata Jessica

“tidurlah, kau butuh istirahat”kata Jessica lalu berdiri dan mengembalikan posisi kursi tadi

“selamat malam”kata Jessica lalu menyelimuti suho

“selamat malam juga”balas suho. Jessica mengangguk lalu berjalan keluar

“heii, dia belum mau meninggal nona jung, tidak usah dramatis seperti itu sampai kamu mau menangis seperti ini”kata sehun ketika Jessica duduk dimeja makan sambil memperhatikan dirinya mencuci piring

“tapi aku sangat khawatir pada kalian”kata Jessica

“kami akan baik-baik saja sica”kata sehun. Jessica beranjak dari posisinya berjalan mendekati sehun. Dipeluknya punggung sehun dengan erat

“janji lah padaku sehun, bahwa kalian akan baik-baik saja. Janji padaku”kata Jessica sambil menangis dipunggung sehun. Sehun segera memberhentikan aktivitasnya, dilapnya tangannya yang basah dengan kain. Sehun lalu berbalik menatap Jessica, dihapusnya airmata yeoja itu

“aku janji padamu sica, kita akan baik-baik saja. Kau percaya padakukan?”Tanya sehun. Jessica mengangguk

“karna aku percaya pada janjimu makanya aku memintamu berjanji”kata Jessica lalu kembali memeluk sehun. Sehun mengelus rambut kecoklatan Jessica dengan lembut

“aku menyayangimu,suho dan juga krystal”kata sehun lembut

“tidurlah sic, sudah malam”kata sehun sambil memegangi kedua bahu Jessica. Jessica mengangguk. Sehun lalu mengecup kening Jessica singkat

“selamat malam”kata sehun

“selamat malam juga sehun-ah”kata Jessica lalu masuk kedalam kamarnya

~~~~~

Jessica  POV

“MWOO???!!”seru sehun dan suho bersamaan. Aku hanya tersenyum sambil mengangguk

“nde? Bagaimana?”tanyaku

“kau gila sica-ah? Andwe. Aku tidak setuju, aku tidak mau melibatkanmu kali ini”tolak suho

“hyung benar sica-ah, suho hyung yang namja saja bisa terluka seperti ini, bagaimana kamu yang yeoja?”kata sehun

“kalian lupa oh? Kita ini KSJS. Aku sebagai agen J bertanggung jawab untuk mengambil andil tugas ini”jawabku tak mau kalah

“tapi sica, musuh kita kali ini lebih kuat”kata suho

“karna mereka lebih kuat, kita harus bersatu suho-ah. Aku tidak bisa meninggalkan kalian berdua melakukan tugas berbahaya ini yang sewaktu-waktu bisa merenggut nyawa kalian sedangkan aku dikuliah belajar, berbicara dengan yang lainnya dan tertawa bersama. Aku tidak bisa. Kumohon, ijinkan aku ikut melaksanakan tugas ini”pintaku. Sehun menarik nafas panjang lalu dihembuskannya

“aku kahwatir akan terjadi sesuatu denganmu sica-ah”kata sehun. Aku menggeleng

‘tidak akan pernah dan aku percaya kalian pasti akan menjagaku juga”kataku sambil tersenyum

“aku sebagai ketua di agen KSJS, menghargai bahwa kau adalah salah satu anggota dari tim kami. dan aku sebagai ketua agen KSJS mengijinkanmu bergabung dengan kami dalam memecahkan misi ini’kata suho

“whooaa~~~  chinca suho-ah?”tanyaku bahagia dengan mata yang berbinar-binar. Suho menganguk

“gomawooo suho saranghae”kataku kegirangan lalu memeluk suho dengan sangat erat

“sehun, Bantu aku.. aku aah, kesakitan”kata suho susah payah

“mian, mian, aku memelukmu terlalu erat. aku hanya terlalu bahagia”kataku

“dasar wanita selalu bersikap berlebihan”kata sehun. Jessica hanya mem-pout bibirnya

“kajja kita kekuliah”kata suho

“loh? Kita tidak..”kataku terputus

“kita akan bereaksi, tapi nanti sica”jawab suho seakan-akan mengetahui apa yang akan kukatakan. Mobil suho ani mobil kami berhenti diparkiran kuliah. Kami bertiga keluar dari dalam mobil lalu berjalan masuk kedalam bersama

“sica”panggil sunny

“aku bergabung dengan sunny dulu, nanti aku akan kembali bergabung dengan kalian. Annyeong”kata ku lalu berjalan mendekati sunny

‘wae?”tanyaku

‘ada seorang murid baru”kata sunny dengan mata berbinar-binar

“yeoja?”tanyaku

“aaissh, jika ia yeoja aku tidak akan seheboh ini”kata sunny

“kalau begitu namja?”tanyaku. sunny mengangguk lalu menarikku pergi

“pelan-pelan sunny-ah”kataku karna sunny terus saja menarikku sambil berlari menuju kantin menurutku

“itu dia”kata sunny sambil menunjuk seorang namja yang dikerumuni banyak mahasiswi lain

“aku tidak dapat melihatnya”kataku

“kau payah”kata sunny. Aku hanya mengangkat bahuku

“kau mau gabung dengan mereka?”tanyaku. sunny menganguk

“kalau begitu aku tidak ikut, aku duduk saja bersama sehun dan suho”kataku

“terserah”katanya yang mungkin kesal denganku. aku tidak menghiraukannya, aku lalu duduk bersama sehun dan suho yang memang sudah sedari tadi duduk di kantin

“kau tidak ikut sunny bergabung dengan yang lainnya?”Tanya suho sambil menunjuk kerumunan disana. Aku menggeleng

“aku tidak tertarik”jawabku

“benarkah? Tumben sekali yeoja tidak tertarik melihat namja tampan?”sindir suho

“untuk apa aku melihatnya jika sudah ada sehun yang eemm.. tampan”kataku

“eoh?”kata sehun yang terlihat sangat salah tingkah

‘ada apa denganmu? Bukankah aku sering mengatakan hal seperti itu pada mu? Dan mengapa kali ini kau salah tingkah?”tanyaku

“mollayo”kata sehun lalu meminum minumannya

“kau aneh Oh Sehoon”kata suho

“whatever”kata sehun cuek

“kau Jessica jung bukan?”Tanya seseorang. Sontak, aku,suho dan sehun menoleh kesumber suara

“kau siapa?”Tanya sehun

“kau Jessica jung bukan?”ulang orang itu tanpa memperdulikan pertanyaan sehun

‘benar, kau siapa?”tanyaku

“cukup cantik”kata orang itu lalu berjalan pergi meninggalkan kami

“orang aneh”desis ku

“hati-hati dengannya, aku memiliki firasat buruk dengan orang itu”kata sehun

“jangan terlalu berpikiran negative dengan orang lain sehun, tidak baik”kata suho

“tapi, aku bisa merasakannya hyung”kata sehun

‘sudahlah tidak usah dipikirkan lagi”kataku, sedangkan diwaktu yang sama dan ditempat yang tidak jauh dari posisi Jessica,sehun dan suho orang tadi terlihat sedang berbicara dengan seseorang

“kau sudah melihatnya?”Tanya lawan bicara orang itu dalam telfon

“sudah, Jessica jung. Cukup cantik”jawab orang itu

“jangan lupa misi kita”kata lawan bicara

“tentu saja, kau lihat saja nanti ajhussi, aku akan menghancukan mereka bertiga, kita tinggal tunggu tangal mainnya saja”kata orang itu sambil menutup telfon lalu memperhatikan Jessica,sehun dan suho yang terlihat sedang tertawa bersama

“ku jamin kalian tidak akan dapat tertawa seperti ini lagi”kata orang itu sambil menunjukkan smirknya lalu berjalan pergi

 

To be Continue,..

 

Next chapter

 

 

“Jessica jung, jadilah pacarku”

 

“mwo??!! Kau gila?! Jadi pacarmu?! Aku tidak mau” kata Jessica

 

~~~

 

“aku menyayangimu, cepatlah sembuh krystal jung”kata suho lalu berjalan pergi

 

~~~

“aku merasa ada yang mengikuti ku, aku takut eonni” kata krystal sambil menangis

 

“tenang saja, eonni selalu menjagamu”kata Jessica

 

“aku tahu eonni, tapi kali ini aku benar-benar takut. Aku merasa orang itu sangat dekat dengan kita semua. Aku khawatir pada kalian”kata krystal

 

“kamu tidak usah memperdulikan kami krystal, kami akan baik-baik saja”kata Jessica lalu memeluk adiknya

 

~~~~

 

“aku rasa secret mission kita kali ini, sangat sulit………..”

32 thoughts on “Secret Mission [chapter 1]

  1. luhan yg mau hancurin sehun,suho,jessica ya thor?? aduuhh gapantess kalo diliat dr muka nya,, dia muka nya angel banget ‘–‘ /?

    lanjut thor

  2. Aaaa~
    Ini apa? Pasti anak barunya itu Kris yah? xD Terus Jessica suka Sehun, atau enggak? ._.a Soalnya kelihatannya gitu🙂 Dan aku suka aja klo iya ^^
    Krystal di chapter 2 udah sembuh ya? :3
    Aku tunggu lanjutannya ya chingu😀

  3. Suka genrenyaa! Sebenarnya apa yg terjadi pada keluarga jessica, asal mula ksjs itu, siapa yg dendam sama sica, banyak pertanyaan yg belum terjawab,s emoga di chap 2 ada jawabannya, penasaran sama pria yg muncul itu, luhan/kris? Kkkkk.. Adakah romance antara suho-sica-sehun dan pria misterius itu? Kkkkk… Ada typo dikalimatnya, masi agak kaku sih jadinya, tapi udah bagus kok, next lebih bagus lagi,,😀

  4. WOW>…

    Keren…

    daebak ^^

    ku suka FF genre action, dan romance ^^

    seru bgt, waktu Sehun oppa salting…

    dan tuan muda itu, Luhan oppa yah?

    jd, nanti Krystal jd normal

    ah, jd penasaran…

    cpt di next chapt ne ^^

  5. Thank you for the auspicious writeup. It if truth be
    told used to be a enjoyment account it. Look complicated to far introduced agreeable from you!
    By the way, how can we keep in touch?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s