Oneshoot : BLIND

tumblr_mx0vq2V0Kc1r94c8no1_500

|J H Present | Title for this fanfict Blind | Cast is Jessica Jung and Kris Wu |  Rating for this fanfiction is PG 15  | Genre for this fanfic is Romance , Sad etc | Length for ‘Blind’ is Drabble | Art Poster for Fanfiction is Icydork

 

*Note

Fanfiction ini terinspirasi dari film korea yang judulnya ALWAYS

Tapi gak sepenuhnya mirip kok , ada yang kuubah dikit J

Don’t be a silent rider and don’t be a plagiarsm !

AuthorPOV

 

“Kau lucu”

 

Seorang gadis manis tersenyum mengeluarkan eye smile yang ada di mata indahnya . Manis sangat terlihat di wajah ayunya . Dia terlihat sedang tak menatap apa – apa . Namun wajahnya menunjukkan aura baik pada dirinya . Seorang , gadis buta .

 

“Dimana Rumahmu?”

 

Tanya lelaki kecil itu menggandeng erat tangan gadis manis itu , dia menggenggam dengan sangat kuat dan penuh perhatian . Tak jarang dia sedikit menekan eratan nya itu . Gadis manis itu tersenyum dan lagi – lagi terlihat tak memandang apa – apa .

 

“Rumahku hanya tinggal berbelok ke kanan dan jalan sedikit saja”

 

Gadis itu lagi – lagi mengarahkan sebuah tongkat kearah yang dia sebut dalam ucapannya . Lelaki itu hanya mengangguk dan menatap kagum gadis berambut pirang yang ada disampingnya sekarang ini .

 

Kris , dialah nama namja yang sedang memegang erat tangan gadis buta itu. Dia terlihat sangat nyaman dan senang bisa menggenggam tangan gadis kecil itu , namanya .. Jessica Jung .. Seorang gadis yatim piatu yang hanya tinggal sendiri di rumah kecilnya . Walaupun dengan keadaan buta , dia bisa merasakan semua yang ada disekitarnya .. Lebih peka dari manusia biasa .

 

Kris , anak dari seorang ibu yang menelantarkan dirinya sendiri . Dia tinggal di kawasan tak jauh dari rumah Jessica , bersama Kakeknya yang sudah tua . Walaupun diumurnya yang sangat belia .

 

Kris menuntun gadis kecil itu masuk kedalam rumahnya , berjalan menyelusuri gang kecil disana . Salju turun begitu deras , sehingga Kris harus mendekap tubuh gadis itu sambil berjalan . Mereka , anak kecil yang manis .

 

~~~

 

“Maaf , apakah disini ada pembalut?”  Tanya gadis dengan jaket kuning dan rambut yang digerai manis . Bertanya pada seorang laki – laki gemuk yang sedang menikmati rokoknya .

 

“Yakk! Cari saja sendiri! Dasar , orang buta!”

 

Caci lelaki itu sambil menghembuskan nafasnya , dan terlihatlah asap – asap menggumpal keluar berwarna abu – abu .

 

Jessica , gadis itu .. Hanya menundukkan kepalanya , tanda minta maaf . Segera , dia melangkahkan kakinya sedikit demi sedikit dengan tuntunan tongkatnya yang masih bagus . Jessica tak jarang menabrak beberapa barang , namun dia terus berusaha mencari jalan yang benar untuk pembalut .

 

“Kau mencari ini kah?”

 

Lelaki yang tinggi nya jauh dari Jessica menyerahkan satu bungkus pembalut yang berisi beberapa pembalut . Tanpa ada rasa malu , dia memegang tangan Jessica dan menyerahkan pembalut itu .

 

“Kris?”

 

Gumam Jessica mengambil pembalut itu dan mencoba menerka , apakah tebakannya tentang namja di depannya sekarang ini benar .

 

“Iya , ini aku .. Jung Jessica”

 

Kris mengelus pipi gadis itu dan tersenyum pelan . Begitupun dengan Jessica .. Dia tampak mengukir sebuah senyuman yang istimewa .. Sungguh suasana mereka sangatlah baik . Tak ada rasa pertengkaran sama sekali .

 

Kris menuntun gadis itu untuk berjalan ke kasir , membayar barang yang dia beli . Mereka terlihat seperti kakak adik karena tinggi mereka yang jauh berbeda . Jessica nampak pasrah saja dengan semua yang dilakukan Kris ..

 

“Hey! Gadis buta ! Hati-hati ! Kau bisa mencelakakan barang daganganku!!”  Teriak namja gemuk tadi mendengus kesal ketika Jessica , gadis itu tidak sengaja hampir menabrak sekaleng sarden yang dipamerkan di depan .

 

“Mianhae” Isak Jessica , kembali menundukkan kepalanya pelan . Kris yang melihat Jessica , menghempaskan nafasnya kesal kepada lelaki gemuk tadi .

 

“Kau bisa ? Tidak merendahkan orang lain? Park Geol-ssi!?”  Kris dengan cepat menatap lelaki itu , serambi melihat ke tag nama yang ada di bajunya ‘ Park Gyeol ‘ , Kris mendekatkan wajahnya tajam ke wajah lelaki gemuk tadi dengan sangat tajam dan manly , mungkin jika Jessica bisa melihatnya , dia akan jatuh cinta padanya . Mungkin?

 

Lelaki gemuk tadi terkekeh miris , melihat tatapan Kris . Tadinya , Park Gyeol mengira bahwa Kris adalah salah satu pelanggannya yang hanya sekedar membantu gadis buta itu , Jessica . Sementara Kris masih dalam posisinya , Jessica terlihat sedang menggerakkan tongkatnya berusaha mencegah perdebatan Kris itu .

 

“Kris , ayo kita pulang .. “

 

Lirih Jessica pelan , Kris yang mendengar sedikit menengok Jessica yang sedang mencari letak keberadaannya . Segera dia menatap terakhir kali orang itu dan menyerah kan beberapa lembar uang untuk membayar pembalut yang dibeli Jessica . Kemudia dia menggandeng Jessica dan menuntunnya agar keluar dari mini market kecil yang ada di daerah Incheon itu .

 

Jessica berjalan dengan sangat pelan tidak seperti biasanya . Mata nya terlihat sayu dan tak berenergi setiap mengeluarkan kata – kata bersama Kris .

 

“Jessica, kau marah padaku?”

 

Tanya Kris melirik yeoja cantik itu dengan mata indah nya , dia terlihat sangat khawatir pada yeoja yang ada di sebelahnya ini .

Jessica terdiam , tertegun atas perkataan Kris .. Dia terus berjalan tak pernah berhenti . Dia selalu tak memperdulika ocehan Kris saat ini .

 

Dari arah kanan , tanpa disadari Kris .. Ada mobil berwarna biru yang berjalan tepat ter arah ke Jessica . Namun , untungnya mobil itu mendadak berhenti . Karena melihat Jessica , si gadis buta yang berjalan lewat zebra cross itu .

 

“Yakk! Kalau buta tak usah berjalan di jalanan ! Bisa – bisa kau tertabrak!!”

 

Marah si pengguna mobil , mengklakson mobilnya keras – keras , membuat Jessica menjadi pusat perhatian orang – orang . Jessica hanya mengangguk minta maaf , sementara Kris dia berusaha untuk mengarahkan Jessica ke jalan di depannya , yang tepat adalah gang rumah Jessica .

 

“Mianhaeyo”

 

Ucap Kris kepada si pengguna mobil , memegang bahu Jessica dan menuntunnya ke gang depan .

 

Jessica hanya diam dari tadi , entah karena apa . Mungkin , dia sedang sebal dengan Kris . Atau apalah ? aku pun tak tahu .

 

“Gomawo-yeo Kris,”

“Tentu , hati – hati di rumah”

“Ne , salam untuk haraeboji di rumah “

“Ehmm .. Bye! “

“Ne!”

 

Kris berjalan kearah Rumahnya yang tak jauh dair rumahnya , dia sesekali melirik kearah Jessica yang berusaha untuk menaiki tangga tinggi rumahnya . Dia memang sudah sangat terbiasa , bahkan dia hafal jalan rumahnya , namun kadang – kadang dia masih suka terbalik – balik , dan Kris yang selalu membantunya di saat kesusahan , atau Haraeboji.

 

—-

 

“Jessica-ya!”

 

Terdengar panggilan dengan suara yang agak terdengar energi namun sedikit sayu . Itu yang dirasakan Jessica , gadis yang sedang menuruni tangga rumahnya .  Laki – laki tua datang kearah Jessica sambil tersenyum senang .

 

“Haraeboji?”  Gumam Jessica menerka orang di depannya , dia sangat hafal dengan suara haraeboji Kris , dan orang yang dianggap haraeboji bagi Jessica , seseorang yang sangat berarti .

 

“Nde “  “ Kau mau kemana , Sica-?”

 

“Tadinya akan pergi kerumah haraeboji , tapi .. Haraeboji malah disini .. Jadi , tidak jadi deh .. Tadinya aku mau menonton drama dengan haraeboji”

 

Jessica mempoutkan bibirnya imut , walaupun dia buta . Namun , walaupun dia buta .. Dia masih bisa melaksanakan aktifitas seperti biasa . Bahkan , dia bisa memakai make up sendiri tanpa bantuan orang lain . Sama halnya seperti sekarang . Make upnya sangat natural . Lipstick cherry melekat di bibirnya dan bedak tipis di wajahnya . Tidak terlalu tebal memang , namun .. tak bisa menutupi aura kecantikan seorang Jessica Jung .

 

“Haraeboji akan pergi ke Busan sekarang , apakah kau mau menonton drama dengan Kris si bocah tengil itu? Dia memohon padaku “

 

Ucap Haraeboji membenarkan pakaian sederhana nya . Jessica terkekek pelan mendengar tingkah Kris yang meminta kepada Haraeboji .

 

“Ne , aku mau..”

 

Kata Jessica tersenyum , begitu pun Haraeboji membalas senyuman Jessica tak kalah ramah .

 

—-

 

“Kris ! Buka pintunya!”

 

Terdengar bunyi ketukan pintu dari luar rumah Kris , pastinya itu suara Haraeboji yang disampingnya ada Jessica dengan tongkatnya . Kris yang tadinya sedang asyik memakan sereal nya tiba – tiba tersedak begitu saja .

 

“Ha .. Haraeboji”

 

Gumam Kris sambil mengambil segelas air putih di samping nya dan menelan air bening itu . Kemudia tanpa ragu – ragu lagi dia berlari dan membuka pintu kayu itu .

 

Terlihat Jessica dengan dress yang sebenarnya hanya dari dada ke lutut . Namun digunakannya jaket pendek yang manis . Bermotif Jeans , sementara dress yang digunakannya bermotif bunga .

 

Kris melihat Jessica dari atas kebawah , Cantik .. Pikirnya .

 

“Yakk!! Kris ~ Sudah , tak usah banyak memandang ! Cha~ Jaga Jessica baik – baik ,, Arraseo?!” Perintah Haraeboji menajamkan tatapannya kearah Kris . Mata bulatnya membesar saat melotot . Sementara Kris hanya meringis tak jelas , kemudian menuntun Jessica agar masuk ke rumahnya yang tidak terlalu besar namun masih layak digunakan .

 

 

“Apa yang dilakukan Jung Hanna ?” Tanya Jessica kepada Kris , mereka berdua sedang ada di depan layar Televisi dan menikmati sebuah drama dengan semangat . Kris dari tadi menceritakan apa yang dilakukan oleh tokoh drama kepada Jessica , si gadis buta itu.

 

“Ah , Aktingnya sangatlah jelek ! Sudah tak usah menonton!” Kris emosi sendiri di depan televisi . Asal kalian tahu , scene drama ini Jung Hanna sedang memaki gadis buta di tengah jalan . “Jincha – yo ? Aku pikir dia sangat bagus aktingna” Jessica terkekeh pelan mendengar Kris yang marah – marah .

 

“Kau ! Gadis buta tak tahu diri?! Kau hanya minta bantuan lelaki saja?! Lalu untuk apa kau hidup?!! Dasar wanita Buta !! Blind ladies !!! Tak tahu diuntung !!” Maki Jung Hanna seorang aktris yang tengah menjalani perannya .

 

telinga Jessica seakan panas , ekspersi wajahnya berubah seketika menjadi datar .

 

“Aku memang tak berguna,”  Jessica menundukkan kepalanya pelan . Kris yang melihat Jessica seperti itu jadi bingung apa yang harus dilakukannya .

 

“Aishh! Gadis itu tidak tahu ! Kalau wanita buta sangatlah hebat ! Bisa menjalani harinya sendiri ! Harusnya yang tak tahu di untung adalah Jung Hanna , Dasar –“

 

Kris memaki – maki gadis bernama Jung Hanna di depan televisi , aneh .. hanya karena sebuah ucapan yang bukan bermaksud menyindir orang kesayangan nya dia mengucapkan kata – kata kasar pada gadis pemain film itu .

 

“STOP IT !” Jessica berteriak sambil terisak keras . Wajahnya memerah , sepertinya .. Dia ,,

 

“Aku marah padamu !! Mengapa ? Kau terlalu menganggap aku lemah? Aku tidak suka bila kau membedakan ku dengan orang lain! I don’t Like That ! Kris !!  I Hate it !! Aku lebih menyukai bila kau menghina ku seperti AHJUSSI di SUPERMARKET !!! BUKAN KAU YANG SELALU MEMBEDAKANKU DENGAN ORANG LAIN?! KAU MALAH SEMAKIN MENYINDIR KU BAHWA AKU TAK MAMPU MELAKUKAN APA – APA !! AKU MEMANG GADIS BUTA !! MEMANG !!! I KNOW , MY EYES IS BAD !! BLIND !!”  Jessica beteriak kencang , nafasnya sudah habis , tak bisa dikontrol untuk kembali normal . Kris hanya membelakkan matanya tak menyangka dengan ucapan gadis ini .

 

Dia selalu berusaha agar dia berguna bagi Jessica , gadis buta itu .. Dia selalu membelanya apapun masalahnya bila Jessica sedang bertengkar dengan orang lain . Berusaha menjadi pelawak yang bisa membuat Jessica tersenyum setiap harinya .. Namun , sekarang .. Hanya karena dia berbohong tentang drama .. Jessica sampai menangis terisak seperti itu .. Kris sangat menyesal … Sangat menyesal..

 

“Jess , Aku tak bermak—“

 

“TAK BERMAKSUD UNTUK MEMBOHONGI KU ? AKU TAHU ! AKU MEMANG GADIS YANG SANGAT MUDAH DI BOHONGI ! KAU HANYA SIMPATI PADAKU ! AKU TAHU ! AKU TAK BISA APA – APA ! AKU HANYA GADIS BUTA YANG HIDUP SENDIRI ! TANPA PENDAMPING ! I KNOW !!”  Jessica berdiri dari Kursinya berusaha pergi dari rumah Kris .

 

Beberapa kali dia tersandung barang yang ada di depannya . Kris terus mengikutinya .. Berusaha agar gadis ini tak jatuh .. Karena Jessica lupa membawa tongkat nya .

 

 

“BERHENTI MENGIKUTIKU ! KAU SAMA SAJA MENGANGGAPKU TAK MAMPU HIKSS LAGI !” Jessica menghempaskan bahu Kris yang tepat sekarang ada di depannya . Jessica menangis mengeluarkan air mata yang begitu banyak nya hingga , Kris tak tega dan ingin menghapus satu persatu air mata yang jatuh ke pipi mulus Jessica .

 

“Aku hanya ingin membantumu , Jess”

 

“Berhenti ! dan kembali kerumahmu ! Kris ! Aku tak membutuhkan mu ! Tak akan membutuhkanmu ! Hanya namja bodoh yang mau dekat denganku ! Dan itu adalah kau !! Kau , Kris !! “

 

Kris terbelak mendengar ucapan Jessica .

 

Gadis itu , berjalan meninggalkan Kris .. Alone ..

 

—-

 

Kris datang pagi – pagi sekali kerumah Jessica untuk menemuinya dan meminta maaf padanya , dia sungguh tak bermaksud menyakiti hatinya kemarin . Sungguh , tak ada maksud seperti itu sama sekali . Dia hanya tak ingin Jessica bersedih hanya , itu..

 

Kris menelusuri tanggan rumah Jessica dengan wajah yang penasaran .

 

Rumahnya tampak terkunci rapat , bahkan jendelanya tampak tertutup dan lampunya tak menyala . Dengan cepat tangan Kris menmbuka gagang pintu rumah Jessica .

 

“Tidak terbuka?” Kris berusaha untuk membuka gagang pintu milik Jessica , dia sungguh khawatir dengan keadaan Jessica saat ini . Sekarang , apa yang sedang dilakukannya ..

Dia pasti akan membutuhkannya , pikirnya .

 

Kris berusaha mencari Jessica dengan matanya yang masih berfungsi ..

 

Dia melihat sepucuk kertas yang digulung , diletakkan di tanaman kaktus milik Jessica .

 

“Surat?”

 

Gumam Kris pelan , dia membuka surat itu..

 

*BLIND

 

Kris ,, Aku hanyalah gadis buta yang tak akan sanggup untuk mencintaimu .. Aku yakin , pasti teman – temanmu akan mengejek mu bila mereka tahu kita berteman . Aku sangat mengerti bagaimana perasaan orang – orang di sekitar padaku .. Hanya kau dan haraboji yang mengerti dan memahami ku , kalian sangat baik padaku .. gadis buta tak akan cocok bila berteman dengan lelaki yang sepertinya tampan .. Tak akan cocok .. Tidak akan , aku hanyalah gadis yang lemah dan terus mendapatkan perhatian dari orang – orang karena rasa empati ..

 

Jessica Jung ..

 

“Mianhae , Jess .. Aku akan selalu menunggu mu .. Kapan pun itu”

 

-END-

 

Fanfiction ini adalah Fanfiction Drabble pertamaku , semoga mendapat respon poitif dari kalian semua ! Aku menunggu komment kalian semua !! Saranghae !!

 

44 thoughts on “Oneshoot : BLIND

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s