(FF freelance) You (chapter 2)

You Chapter 2

 

Title: You

Author: Jung Hyemi

Cast :Jessica, Kris, Luhan

Other cast:Krystal, Yuri

Genre : romance, school life

Rating: PG12

Length: Multichapter

Note : maap buat typo yang bertebaran dimana mana ._.v, alur yang kecepetan, bahasa yang kurang baku danlainlain. Selamat membacaa..

 

Jessica POV

“sepertinya, aku merasa ada seseorang yang memperhatikanku. Ah mungkin hanya perasaankusaja.”Kataku pada diri sendiri lalu lansung pergi ke luar ruangan music ini. Saat diluar aku melihat sahabat nya luhanoppa yang dingin itu sedang bermain basket bersama teman temannya.
“siapa namanya aku lupa hmm, oiya Kriss” ucapku berteriak sehingga semua yang sedang bermain basket itu langsung melihat kearahku.

“opps.. sorry” ucapku meminta maaf kepada anak anak basket itu.

“ada apa memanggil namaku huh?” Tanya kris yang masih bermain basket tanpa melihat wajahku.

“hm, anio.. gwenchana. Lanjutkanlah bermain basketnya.Aku akan pulang.” Jawabku dengan senyum yang aku yakini dia pun tidak akan melihatnya.

“yasudah pulang sana. Tidak ada yang menyuruhmu untuk melihat kami main basket.” Jawabnya jutek

“baiklah.” Jawabku.

Selama perjalanan aku mengomel terus tentangnya.
“huh laki-laki payah. Bisakah sedikit lembut terhadap perempuan huh? Cobalah belajar lembut sepertii..emm seperti dia seperti luhan oppa” aku berbicara pada diriku sendiri.

“aku pulang” teriakku saat memasuki rumah dan ternyata tidak ada satu orang pun dirumah-_- kalau eomma dan appa sudah biasa tidak pulang, tapi krystal. Hm, kmana dia?yasudahlah biarkan saja. lebih baik aku buka e-mail, siapa tau yuri mengirimku sebuah email.

“kyaaaa…” kagetku.

“omoo.. benarkah ini..? luhan oppa mengirim ku email? Kyaaa” teriakku seperti orang gila

“baiklah aku akan membukanya” entahlah aku sering sekali berbicara sendiri akhir akhir ini.

Klik

From : deerXiLuhan@yahoo.com

To : IceJungsic@yahoo.com

annyeong

Sedang apa?

“kyaaaa… luhan oppa menanyai ku. Baiklah aku akan menjawabnya” lagi lagi aku berbicara sendiri.

From : IceJungsic@yahoo.com

To: deerxiluhan@yahoo.com

Annyeong oppa ..aku hanya sedang membaca baca email saja. Bagaimana dengan mu oppa?

 

From : deerxiluhan@yahoo.com

To : icejungsic@yahoo.com

Aku juga sedang membaca baca email. Wah… kita sehati ya hehehe..

aaaaaaaaaaaaa…… luhan oppa bilang bahwa aku dan dia sehati…!! Rasanya seperti aku ingin pingsan saja, aku harus telpon yuri, eh tapi lebih baik besok saja memberitau yuri. Sekarang aku balas emailnya luhan oppa dulu.

-ooo-

Author POV

Luhan dan Jessica saling mengirim email satu sama lain, sampai mereka tidak sadar bahwa sekarang sudah malam. Jessica meyadari sudah malam, berpamitan dengan luhan karna perutnya yang sudah tidak bisa diajak kompromi lagi. Ya, sejak dia pulang ke rumah dia belum makan sama sekali dan itu karna namja bernama Luhan.

“ya, krystal belum juga pulang? Baiklah aku akan menelpon nya. Mati dia kali ini.”

“yoboseyo eon_”

“ya! Krystal kau ini sudah malam kemana saja kau hah.Mau cari mati?Kalo sudah sampai rumah, liat saja nanti ya.Aku lapar saeng. Kau kan tau aku tidak bisa masak. Cepatlah pulang kerumah.” Belum selesai krystal menyapa Jessica lansung memotong ucapan adiknya itu dengan suara nya yang melengking.

“ya eonni, untung aku menjauhkan telepon ku dari telingaku, kalau tidak bisa tuli aku mendengar suara cemprengmu itu.” Marah krystal

“cepatlah pulang kerumah” kali ini Jessica merengek.

“baiklah baiklah sebentar lagi aku pulang.” Jawab krystal pasrah

“jinjja? Ayay thank you so much my lovely dongsaeng” kata Jessica

“tidak usah berlebihan eonni. Baiklah kututup ya, kau itu mengganggu saja.”

“yayaya krystal, kau ini adik yang jahat ya… aishh..” omel jessica saat dia menutup telponnya.

-ooo-

Jessica POV

#1jam kemudian

Yaampun, aku  benar benar lapar sekali. Sepertinya krystal masih lama pulang. Baiklah, aku akan pergi keluar saja membeli makanan. Daripada aku mati kelaparan disini.

Aku hanya memakai pakaian yang simple ke supermarket ini.Hanya kaos putih polos yang dibalut dengan cardigans hitam dan celana selutut.Dan aku memasuki supermarket yang lumayan luas ini.aku mencari cari makanan yang kusuka. Dan bingo makanan nya ketemu. Tapi makanan itu berada pada tempat yang tinggi, dengan tubuhku yang pendek ini aku yakin aku tidak akan bisa mengambilnya.

“baiklah aku akan coba melompat.” Tekadku. Aku sudah melompat 4 kali tapi,tetap tidak bisa.

“Kyaa..” teriakku saat lompatanku yang kelima karena aku terjatuh. Aku memejamkan mataku cukup lama sampai akhirnya “hey, mau berapa lama di gendong.”Ucap seseorang dan saat aku membuka mata aku hanya melihat wajah pria ini. Pria itu langsung pergi tanpa mengucap kata apapun lagi. Tiba tiba pria itu berbalik “yang mana makanan yang ingin kau ambil?”Tanya pria itu dingin.

“ahh emmm itu.” Tunjukku masih tidak percaya apa yang kuliat

“ini.” ucap pria itu dan langsung pergi lagi.Dia pria dingin itu.tidak mungkin salah lagi. Hey lihatlah, kenapa aku jadi melamun begini, lebih baik aku bayar dan langsung pulang.

-ooo-

“aku pulangg…” teriakku.

“eonni..!! kau ini menyuruhku pulang. Tapi kau sendiri tidak ada dirumah.Dasarr.” Omel krystal

“Ya!Apakah kau tau berapa lama aku menunggumu?Aku sudah terlalu lapar.Jadi tadi aku membeli makanan di supermarket.” Jawabku kesal

“sebenarnya kau itu kemana sih?” tanyaku

“aku pergi bersama pacar baruku minho.” Jawab krystal

“Mwo??Kau pergi bersama pacar barumu itu sampai semalam ini?kau gila uh?” teriakku.

“eonni, tidak usah teriak kan bisa. Mianhe eonni.”  Ucap krystal.

“baiklah, aku memaafkanmu tapi ada satu syarat.” Ucapku

“apa itu eonni?” Tanya krystal

“buatkanlah aku makanan!!! Aku masih laparr!” teriakku

“eonni…” rengek krystal sedangkan aku hanya terkekeh kecil.

-ooo-

“Annyeong yul!” sapaku pada yuri.

“annyeong sica.” Sapanya balik.

“yul, aku sangat senang ..!!” ucapku pada yuri sambil berjalan ke kelas.

“kamu kenapa sica?” Tanya yuri.

“kemarin..” ucapku menggantung

“kemarin kenapa? Oh sica kumohon, jangan membuatku meti penasaran.” Ucap yuri membuatku terkekeh kecil

“kemarin luhan sunbae mengirimku email!!” ucapku bersemangat pada yuri.

“jinjja?? Wahhh sicaa..rencana ku berhasil!!” ucapnya

“hah? Apa maksudmu rencana mu berhasil?” tanyaku bingung

Flashback on

Yuri POV

“eh, bukankah itu luhan sunbae?” gumamku saat melihat luhan sunbae kelur dari ruang music.

“ah, aku punya rencana.” Gumamku senang.aku mengeluarkan kertas dan pulpen dari tasku.

icejungsic@yahoo.com – Jessica jung

itu adalah alamat email Jessica. Siapa tau saja, nanti mereka akan saling berkirim email hehehe…

“mian sunbae, aku tidak sengaja.” Ucapku saat aku ‘sengaja’ menabrak luhan sunbae.

“ne, gwenchana.” Ucapnya.

Aku sengaja menjatuhkan kertas yang berisi alamat emailnya Jessica itu, lalu pergi meninggalkan luhan sunbae.Cepat cepat aku bersembunyi dibalik tiang yang berada di dekat luhan sunbae.

“eh, kertas apa ini?” bingung luhan sunbae.

“ini, alamat emailnya Jessica?” ucap luhan sunbae. Dari ekspresinya, luhan sunbae terlihat senang sekali.

“siapapun yang memberiku ini, aku sangat berterima kasih padanya.” Ucap luhan sunbae senang.

“sepertinya luhan sunbae juga mencintaimu, jess..” gumamku senang.

Flashback off

Jessica POV

“jinjjayo?? Huahhh yurii..kesenanganku bertambah 2 kali lipat sekarang!!” ucapku bergembira.

“huah.. aku sangat senang bisa melihatmu senang, jessi..” ucap yuri.

Entah mengapa hari ini aku sangat semangat untuk belajar. Mungkin karena aku sangat senang kemarin luhan sunbae mengirimiku email.oh, baiklah mungkin aku akan gila karna memikirkannya. “jessi, kenapa melamun sambil senyum senyum sendiri?” Tanya yuri yang mengganggu waktu melamunku.

“ah, aniya aku hanya memikirkan luhan sunbae.hehehe” ucapku pada yuri

“heh, jangan terlaluu dipikirkan. Nanti kamu bisa jadi gila jess.” Ucap yuri sambil menggeleng gelengkan kepalanya.

“annyeong.” Sapa seorang pria yang tiba tiba datang dan sekarang berdiri di depan pintu kelas.

“huah luhan sunbae.. ada urusan apa ya dia kemari.”

“Hey, lihatlah luhan sunbae sangat tampan, cocok sekali dengan ku.”

“luhan sunbae datang kemari. Apakah dia mau menemuiku?”

Begitulah kira kira bisikan bisikan kecil para yeoja di kelas saat luhan sunbae menyapa kelas kami.

“apakah jessica ssi ada di sini?” Tanya luhan sunbae yang berhasil membuatku langsung tersenyum lebar.

“ah, aku disini sunbae. Ada apa mencariku?” tanyaku lembut

“aku hanya ingin mengajakmu ke kantin.” Ucap luhan sunbae

“mwo?? Ahh emm..” aku sedikit melirik kearah yuri meminta persetujuan dan kulihat dia mengangguk.

“ne, sunbae.” Jawab ku. Dan bisa ku dengar gadis gadis berbisik

“apa jessica dan luhan sunbae ada hubungan?”

“tidak mungkin mereka ada hubungan. Luhan sunbae itu lebih cocok dengan ku.”
“luhan sunbae, kenapa dia mengajak jessica. Kenapa tidak aku saja?”
kira kira seperti itulah mereka berbisik bisik.

Luhan POV

Aye..jessica menerima ajakkanku untuk ke kantin.. entah kenapa hatiku selalu berdebar jika di dekatnya. Tidak sengaja aku menyentuh tangannya.Emm lembut sekali tangannya itu. “m.. m.. mianhe.” Ucapku gugup

“ah gwenchana sunbae.” Ucapnya.

“hey, bukankah waktu itu aku sudah bilang, jangan panggil aku sunbae, panggil saja aku oppa. Kau lupa ya?” ucapku

“ah, ne aku lupa. Mianhe oppa.” Ucapnya

“aku tidak mau memaafkanmu.” Ucapku pura pura ngambek.

“mwo? Kenapa oppa?” tanyanya.Ekspresinya sangat lucu.

“aku akan memaafkanmu asalkan kau mau menyuapiku.” Ucapku menyeringai

“mwo?” kagetnya.

“ne. jika kau tidak mau, yasudah aku tidak akan memaafkanmu.” Ucapku sambil mengeluarkan smirk

“baiklah oppa. Aku akan menyuapimu.”Jawabnya pasrah. Hahaha asikk mimpi apa aku semalam sampai bisa disuapin sama jessica.

“oppa, sahabatmu itu kenapa dingin sekali sih?” Tanya nya saat menyuapiku.

“hm, dulu dia itu sangat ceria. Tapi semenjak dia melihat kekasihnya sedang berciuman dengan sahabat kami kai, dia menjadi dingin.” Cerita ku singkat sedangkan jessica hanya mengangguk ngangguk.

#KRINGGG….

Aishh knp bel istirahat cepat sekali selesai. Padahal aku kan masih mau berduaan sama jessica. Batinku.

“emm, oppa sebaiknya aku pergi ke kelas ya.” Ucap jessica

“ne, jessica.” Jawabku tersenyum.

Baiklah aku juga akan kembali ke kelas.

@class

kenapa aku tidak bisa menemukan kris ya. Kira kira kris kemana ya.

Itu dia kris. “hey kris.. kau kemana saja? Aku mencari mu kau tau..” ucapku

“hm, aku hanya ke toilet tadi.” Jawabnya.

“jinjja? Ahh aku tidak percaya.”Ucapku.

“yasudah kalau tidak percaya.” Jawabnya

“aish kau ini.” ucapku kesal.

Ahh, kenapa ya rasanya pelajaran hari ini tidak ada yang masuk ke otakku.Semua pikiran di otakku sedang tertuju pada satu orang. Siapa lagi kalau bukan jessica. Yaa bisa dibilang bahwa jessica memang bukan cinta pertamaku. Karna cinta pertamaku adalah tiffany. Tapi dapat kupastikan bahwa jessica adalah cinta terakhirku. Aku dan tiffany putus karna saat kelulusan smp, tiffany harus pindah ke amerika. Dan selama itu jujur aku selalu memikirkannya sampai jessica datang ke kehidupanku.

“xi luhan, kenapa kau melamun hah?” Tanya kris mengagetkanku.

“ahh, aniya. Gwenchana kris.”Jawabku. “kau tahu kau itu menghancurkan lamunanku.” Ucapku pada kris sedangkan kris hanya terkekeh pelan.Ya, semenjak melihat yoona berciuman dengan kai, kris hanya bisa tesenyum dan tertawa denganku.

Jessica POV

“yul, kau mau nginap dirumahku tidak? Hari ini eommaku pergi ke busan sedangkan appaku pergi ke china.”

“ne, aku akan menginap di rumahmu jessi.” Ucap yuri.

“jinjja yul? Horeeee…” teriakku senang

“jessi, jangan teriak teriak.” Ucap yuri kesal

“hehehe, mianhe yul.” Ucapku tanpa dosa

-ooo-

“kok rumahmu sepi? Krystal kemana?” Tanya yuri

“dia pasti sedang berkencan dengan pacar barunya. Siapa itu nama nya..emm choi minho. Ne choi minho.” Ucapku

“mwoo?? Choi minho??” kaget yuri

“ ne. wae yul?” tanyaku bingung

“kau ini kenapa sering lupa sih. Choi minho itu kan mantan pacarku yang ke 8 jessi..” ucap yuri

“ahh, bagaimana aku bisa ingat jika mantan pacarmu itu ada 28. Tidak mungkin aku mengingat semuanya yul.” Ucapku polos

“haish kau ini selalu saja ada alasan. Terserahmulah.” Ucap yuri

“aku ke dapur dulu ya yul.” Ucapku

“ne jess.” Jawab yuri.

“jessi, jessi..lihatlah ada email masuk!” teriak yuri dari kamarku, sedangkan aku sedang di dapur untuk mengambil minuman dan sedikit snack.

“ne yul, kau baca saja dulu. Email dari sia__”

“Kyaaaa… jessi jessi!! Lihatlahh!!” teriak yuri padahal aku belum selesai bertanya

“waeyo yul? Kenapa kau berteriak teriak seperti itu?Apakah kau tau suara mu itu mirip dinosaurus.” Omelku.
“lihatlah jess, luhan oppa mengirimmu email lagi..” ucap yuri

“MWOOO??? Jinjja yul??” teriak ku

“iya jessi.. luhan mengirimu email.” Jawab yuri.

From : deerxiluhan@yahoo.com

To : IceJungsic@yahoo.com

Annyeong sica.. ^^

Besok kan hari minggu. Apa kamu ada acara?

“yul, besok aku ada acara gak ya?” tanyaku polos pada yuri.

“kau ini bodoh atau apa sih? Mana aku tau..” jawab yuri

“oh iya yul, aku tidak mempunyai acara sama sekali.”

“nah, kalau begitu cepat balas email nya jessi.”

From : IceJungsic@yahoo.com

To : deerxiluhan@yahoo.com

Annyeong oppa…^^

Emm sepertinya aku tidak ada acara. Memangnya ada apa oppa ?

 

From : deerxiluhan@yahoo.com

To : IceJungsic@yahoo.com

Begini sica, emm gimana kalo kita jalan berdua?

“yurii!!” teriakku kepada yuri.

“huah, jessi chukkae.. “ senang yuri

“ayoo sica, cepat balas.” Ucap yuri

From  : IceJungsic@yahoo.com

To : deerxiluhan@yahoo.com

Boleh oppa.  Tapi dimana? Dan jam berapa?

 

From : deerxiluhan@yahoo.com

To : IceJungsic@yahoo.com

kira kira jam 10 pagi. Nanti ku jemput. Dan soal tempatnya, itu rahasia sicaa..

 

From : IceJungsic@yahoo.com

To : deerxiluhan@yahoo.com

Ahh oppa..baiklah kalau begitu sampai jumpa besok

 

From : deerxiluhan@yahoo.com

To : IceJungsic@yahoo.com

Ne, sica.Sampai jumpa besok.

“sicaaa… wahh kau sangat beruntung..” ucap yuri padaku

“hehehe, yul kau berlebihan.”

“aku tidak berlebihan sicaa..” ucap yuri menggoda dengan nama sica. Karna sica itu adalah panggilan khusus dari luhan oppa.

“ahh yuri…” ucapku

-ooo-

“Yul…” teriakku pagi pagi

“wae sica? Tumben sekali kau bangun pagi pagi. Ingin bertemu dengan luhan ya?” ucap yuri dengan smirknya

“ah ne yul hhehehe” ucapku terkekeh pelan. “yul, menurutmu kira kira bagusnya aku pakai baju apa ya?” tanyaku ke yuri.

“pakai dress pink mu saja” ucap yuri

“em, baiklah. Menurutmu luhan oppa akan membawaku kemana?” tanyaku ke yuri

“entahlah. Mungkin ke sungai han lalu melamarmu. Hahahah” tawa yuri.

“hey, kau ini” kesal ku ke yuri.

“jess, ini sudah jam sepuluh kurang. Lebih baik kau tunggu diluar sekarang.”
“ne yul. Doakan semoga berhasil.”

“ne, jessi. Bye.”

“bye”

Tinn… Tinn…

“ahh luhan oppa.” Panggilku

“sica, kau cantik sekali hari ini.” ucap luhan sunbae yang sukses membuat pipiku ini memerah seperti kepiting rebus. “hey, kenapa bengong. Ayo masuklah.” Ucap luhan oppa

“em ne oppa.”

“oppa, sebenarnya kita mau kemana?” tanyaku saat sudah duduk di jok mobilnya.

“rahasia sicaa..” ucapnya dengan smirknya.

-ooo-

“sica.. sudah sampai..” ucap luhan oppa

“ne?” kagetku

“ne sica. Emm tunggu sebentar.”Ucap luhan oppa yang membuatku bingung karna dia meninggalkanku didalam mobil sendirian.Dan ternyata dia membukakan pintu untukku dan memberi ku bunga mawar yang sangat indah “for you.” Ucapnya tersenyum manis

“gomawo oppa.” Jawabku “darimana oppa tau bahwa aku sangat menyukai bunga mawar merah?” tanyaku

“emm. Aku bertanya pada seseorang sica.” Ucapnya misterius

“seseorang? Nugu oppa?” Tanya ku penasaran

“sudahlah sica tidak penting. sica follow me.” Ucap luhan oppa

“taraaa…” ucapnya

“oppa.. neomu yeoppo.” Ucapku melihat pemandangan yang indah ini “kau bisa tau dari mana tempat ini oppa?” tanyaku

“emm, seseorang yang sama yang memberitaukanku bunga kesukaanmu.” Ucap luhan oppa.

“wahh..” kagum ku

“sica.” Panggil luhan sunbae sambil memegang tanganku.

“would you be my girlfriend?” Tanya luhan oppa

DEG

TBC

Haihai aku balik lagi dengan membawa chapter 2 nya ^^

Pertama tama aku mau minta maaf karena bahasaku di ff ini masih kurang baku..soalnya, aku juga masih baru dalam dunia per ffan.

Dan, terimakasih atas saran saran nya.Aku udah baca kok🙂

Aku tau, aku masih kurang banget di ff ini.Nah jadi, saran saran kalian bisa kalian tulis di comment.

dan yang terakhir, jangan lupa RCL ya🙂

terimakasih

7 thoughts on “(FF freelance) You (chapter 2)

  1. annyeong..
    aku baru baca ff kamu. hehee
    mau kasi saran klo bisa jangan terlali didominasi sama percakapan tapi kasi tau jg tentang deskripsi tempat, pakaian, sama perasaannya jg.
    biar lebih berkesan hidup..
    dan alur kamu bisa dibilang teralu cepat.
    maaf ya klo ada kata2 yg kurang berkenan. tp itu semua biar kedepannya kamu bisa bikin ff yg lebih bagus. hehee
    makasih atas huburan ff kamu🙂

  2. lu ge nembak sica eon??huwaa pas lusica moment aku senyum2 sendiri.kris ge jadi dingin kasian dia.akhirnya sama kris ge / lu ge??pcar kris ge siapa tuh? terserah thor mau sama siapa,dua2nya biasku..hehe yg pnting happy end.dtnggu nextnya thor & KEEP WRITING!!

  3. wah curiga nih kriss yang memberitahu luhan dari tempat ampe semua kesukaan sica, jangan” kriss suka ama sica lagi? ntar tiffani bakal datang ga yah?? jangan deh, aku ga mau sica tersakiti…

  4. Mwo LuSic/? ‘-‘ hayo syp’tu yg ngasi tau luhan smua yg d’sukain sma sica😉 jngan” kris :3 heheh d’tunngu ya thor lnjutan’ny^^

  5. alur msih kecepetan thor. juga didominasi dialog aja. mnkin lebih baik dkasi pnjelasan latar suasana n prasaan tokoh lebih mendetail. tpi aq ska ceritanya kok. keep writing ne ^^ mian klo ad kata” q yg menyinggung #bow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s