New Year , New Boyfriend | OneShoot |

nynb

J H Present | Title for this fanfict New Year New Boyfriend | Cast is Jessica Jung and Xi Luhan |  Rating for this fanfiction is PG 15 | Genre for this fanfic is Romance , Comedy etc | Length for ‘New Year New Boyfriend’ is OneShoot | Art Poster for Fanfiction is AzaleaChoi

 

AuthorPOV

SM High School , sekolah paling bagus . Berada di daerah Seoul dengan gedung yang menjulang mewah dan tinggi . Hanya orang- orang terpilih yang dapat bersekolah disitu, tak jarang membuat beberapa orang disana tinggi hati. Yeah , mereka yang tidak bisa masuk ke sekolah itu, hanya dapat bermimpi. Selain menilai kepintaran , mereka juga memilih wajah mereka. Sungguh , jadi .. Bisa dibilang orang yang bersekolah disini memilki wajah yang mendekati sempurna, berwajah cantik dan tampan , memiliki kecerdasan yang diatas rata – rata . Tak heran , sekolah ini sempat di datangi presiden Amerika Serikat! Obama . Pria hitam itu , datang untuk survei ke sekolah ini. Sungguh , sekolah yang sangatlah baik dan perfect!

Musim dingin seperti ini , banyak mereka yang datang dan pulang dengan kendaraan pribadi dari pada kendaraan umum seperti taksi, dan sebagainya. Tak heran , mereka banyak menunggu di depan sekolah. Musim dingin sekarang ini , mereka mempersiapkan drama musical untuk kelas 3 , Drama Parody untuk kelas 2 , dan Group dance untuk kelas 1. Kalau drama Musical , mereka hanya perlu mem-praktekan kejadian sebuah Music Video artis – artis terkenal , dengan sebuah cerita yang tidak terlalu panjang , juga tidak terlalu pendek. Drama Parody adalah adaptasi dari sebuah drama yang sedikit diplesetkan . Kalau Group dance hanya menari bersama group yang minimal dianggotai 3 orang dan maksimal 9 orang .

Baiklah , siapa yang tak kenal dengan wanita cantik dengan rambut ikal dan kulit putih sehingga dijuluki Snow White Korean, yang mampu berbicara berbagai bahasa itu .. Bahkan gossipnya , saat dia mengigau dia menggunakan semua bahasa yang dikuasainya.Dia adalah Jessica Jung , wanita cantik dan sederhana penampilannya namun dia memiliki harta yang berlimpah .

 

Dia tidak memiliki seorang sahabat , hanya memiliki teman . Apalagi kekasih dan jatuh cinta , dia belum pernah merasakannya .

Lelaki pintar , tampan , namun pemalas ini , lahir dari keluarga yang mampu dan terbilang Master dalam berhitung dan juga logika. Xi Luhan , lelaki dari China yang pindah ke Korea dan tinggal bersama Oh Sehun , teman baiknya di dalam RUMAH yang sangat megah! Bukan apartement .

Dia sekarang sedang duduk di kantin bersama Sehun , si lelaki putih itu.

“Luhan~ What are u doing?” Sehun menepuk punggung Luhan , dia duduk di samping Luhan dan melebarkan dasi sekolahnya.

“Aishh! Jincha, Theater musim dingin sungguh menyebalkan!” Cibir Luhan menghentakkan kakinya kesal sambil mengacak rambutnya frustasi.

“Weo? Bukannya menyenangkan? Kita akan bermain Drama musical?” Sehun menaikkan salah satu alisnya , sambil mengerutkan dahinya kearah Luhan .

“Bukan karena itu , Bodoh!” Luhan menjitak kepala Sehun dengan sangat keras . Lelaki berkulit putih itu hanya meringis kesakitan , sambil memegang bekas jitakan seorang Luhan .

“Lalu?”

“Berlatih seminggu penuh dengan guru yang menyebalkan!”

Sehun terkekeh pelan mendengar ucapan Luhan , yang sudah bisa di terka nya.

“Wu Seonsaengnim, guru sok dingin dan tampan itu?”

“Mendengar namanya saja sudah ingin muntah , dia sangatlah dingin dan galak. Kalau dia bukan guru ku , aku sangat ingin menghajarnya” Luhan menajamkan tatapannya , mendengus dengan keras . Membuat Sehun sedikit takut dengan ekspersi sang marga Xi.

“Setidaknya kau pasti akan mendapat omelannya..” Sehun mengambil jus yang ada di depan Luhan dan menyedotnya menggunakan sedotan berwaran putih itu .

Love it and Hate it “  Kata Luhan , dia menggerakkan tangannya seperti ingin mengambil sesuatu yang ada di depannya.

Seketika , matanya bingung , dan berubah jadi lebih tajam.

“Oh Sehun!! Kembalikan Juice ku!!”

—-

Jessica , Eonii akan menjemputmu sedikit telat .. Mianhae , aku menggunakan nomer Khun – Jung Victoria

Jessica menutup telefonnya , setelah membaca sebuah sms yang sangatlah mengesalkan baginya. Lagi – lagi dia harus menunggu di gerbang sekolah untuk pulang bersama Eonii nya .

Snow Season!!  Jiang shi feichang ku ( Akan sangat dingin ) ….! Shit!!!!”  Jessica menendang meja yang ada didepannya .Merapatkan jaket tebal yang dipakainya, sambil memasang penutup telinga dengan model panda itu.

“Jessica Jung! Come on~ Kau dipanggil oleh Wu Seonsaengnim untuk mengikuti latihan drama musical!” Panggil Tiffany dari luar pintu yang tiba – tiba muncul dan membuat Jessica begitu kaget melihat Tiffany.

“ Okay , aku tak boleh bosan mendengarkan lagu 1 2 3 4 “ Jessica memasukkan handphone nya kesaku miliknya dengan sangat kesal, sambil memutar bola matanya kesal.

—-

Prok Prok Prok *Clap Hands

“Kamsanida!!”  Baekhyun menggenggam tangan Jessica dengan erat , sambil membungkukkan badan mereka siku – siku . Setelah itu mereka melepaskan genggaman satu sama lain , dan duduk di kursi berwarna merah itu .

“Tinggal 2 minggu lagi , Jess .. Come on ~ Tak ada salahnya bila kau pergi ke rumah Baekhyun!” Bujuk Tiffany , menggenggam lengan Jessica , memohon padanya.

“Aishh! Shireo-yo!~ Aku lebih baik latihan dengan Suho Oppa in My Home dari pada latihan dengan lelaki Bernama Baekhyun itu !”

Arrogant , wajahnya sekarang sekaligus sedikit manis dengan aegyo bercampur marah . Tiffany mempout kan bibirnya kesal dengan respon Jessica.

“Oppa mu bungan patner mu!” Kesal Tiffany memutar bola matanya.

“Dia bisa sedikit membantu, setidaknya” Balas Jessica dengan datar mengambil air putih dan meneguknya dengan perlahan.

“ Baekhyun juga bisa membantumu ,, Ayolah~ dia memiliki tanda tangan Lee Minho”

BYARR!

Jessica memuntahkan air yang ada di bibirnya dan membelakkan matanya , sambil membersihkan bibirnya menggunakan tissue yang ada di sebelahnya.

“Jincha – yo?”

Tiffany mengangkat alisnya.

“Ya sudah , aku akan meminta —  “

“Geure , geure ! Jam berapa?”

“Besok Minggu ! Jam 10 siang!”

—-

Semua murid sedang menunggu di taman yang lebat saljunya dengan cuaca dingin . Diantara mereka ada yang bersama kekasih , sahabat , maupun sendiri . Bagi mereka yang tidak sendiri selalu berbagi kasih kehangatan di musim dingin ini , permulaan desember .

“Hey , apa yang kalian lakukan saat natal beberapa haei lagi~?” Seorang gadis manis yang sedang menggenggam secagkir coffe duduk di kursi kayu taman dengan sahabatnya .

“Let’s to shopping !!” Seru salah satu dari mereka yang berambut merah dengan perawakan cantik dan manis . Matanya bulat sempurna dengan double eyelid yang terlihat jelas , membuat wajahnya sangat cantik dan manis itu .

“Jangan lupa untuk pergi ke gereja..” Kata Seohyun kembali dengan eyesmilenya , mereka berdua yang ada di depannya hanya mengangguk terpaksa , inilah yang sangat dikesali mereka , menghabiskan waktu di gereja . Padahal harusnya mereka senang karena di beri hari special bagi umat nasrani dan bersyukur .

Mereka mungkin sedang memikirkan hari natal , tapi tidak untuk Jessica . Gadis yang dijuluki snow white ini terdiam malas di depan sekolah , berdiri kedinginan disana. Syal warna hitam yang digunakannya pun tak bisa menghangatkan tubuhnya , ya .. Walau hanya sedikit saja . Pakaian tebal yang digunakannya hanya bisa mengobati kedinginan sedikit saja , tak sepenuhnya.

“Menunggu adalah hal yang paling menyebalkan!” Kesal Jessica menghempaskan kakinya kesalju yang berwarna putih itu dengan rasa di hatinya benar – benar sangatlah kesal .

Lelaki dari sudut kanan sebelah Jessica sedikit jauh hanya menatap sinis sambil terus merapatkan jaket tebal yang digunakannya , mendengarkan lantunan music dari earphone agar sedikit menghibur dirinya yang kedinginan karena salju .

Jessica terus menghentakkan kakinya keras , membuat bunyi aneh keluar dari bibir tipisnya . Bunyi desisan kesal yang dari tadi terus saja terdengar oleh Luhan , di samping Jessica walaupun cukup jauh jarak mereka membuat Luhan tidak nyaman.

“Yakk!! Mendengarkan suara jelek mu adalah hal yang paling menyebalkan!” Luhan melepaskan earphone nya sambil menatap tajam dan kesal kearah Jessica . Dia mengerutkan dahinya sambil menaikan salah satu alisnya .

“Jincha! Micheosseo?” Balas Jessica dengan suara yang keras dan nada yang terpaksa.

“Dasar Snow White dari negri dongeng!” Ejek Luhan menghempaskan kakinya dan berjalan agar lebih jauh dari Jessica.

“Mwo?!! Dasar Rusa Babo!! Rusa Babo!!”  Gerutu Jessica kesal , sebuah ide muncul dari otaknya , mengukir sebuah senyuman evil . Diambil sepatu high heels nya dan dilemparkan kearah kepala Luhan .

‘PRAKK’

Tidak meleset ! Tepat mengenai kepala lucu Luhan , membuat namja itu meringis dan membalikkan badannya kearah Jessica dan menatapnya dengan kesal dan marah namun terlihat lucu .

“Cih! Dasar Stupid Deer!” Jessica melipat tangan di depan dada dengan sombong dan sedikit terkekeh melihat Luhan yang kesakitan . Namun , mengapa dia merasa lebih dingin dari pada sebelumnya?

Luhan mengambil sepatu Jessica dan mengerutkan pandangannya serambi tersenyum evil juga menaikkan salah satu alisnya melihat kearah Jessica.

“Sekarang siapa yang bodoh? Membiarkan kedinginan tanpa sepatu?” Ejek Luhan dengan senyuman khasnya.

“Aisshhh .. Kembalikan sepatuku!!”  Jessica dengan nada yang sedikit malu dan memerintah menyondorkan tangannya meminta kembali sepatu tingginya itu.

“Ambil saja , kalau kau bisa” Luhan dengan gesit berlari sambil membawa sepatu Jessica. Jessica terus berlari berusaha mengejar Luhan , sambil beberapa kali terpeleset karena salju yang licin . Mereka dilirik oleh banyak siswa di sekolah , bahkan tak jarang ada yang mem-foto mereka dan akan dijadikan album kenangan angkatan ke 20 ini .

Jessica bernafas dengan susah sambil menatap Luhan yang berhenti di depan Jessica agak jauh . Luhan hanya tersenyum jahil melihat Jessica yang kelelahan mengejarnya.

“Aishh! Palli~ Kembalikan sepatuku!” Ujar Jessica dengan mata yang membesar dan menghentakkan kaki nya yang menggunakan sepatu , jujur tadi dia kesulitan berjalan . Karena satu kakinya menggunakan sepatu dan satu kakinya lagi telanjang , hanya menggunakan stocking berwarna hitam .

“Kau yang memberikannya ! Mengapa kau marah , Snow White Palsu!” Luhan berdecik pelan sambil menatap sinis Jessica , memutar mutar sepatu Jessica dengan angkuh dan menatap gadis itu dengan jahil . Jessica terlihat mengacak rambutnya frustasi mendengar jawaban Luhan .

“Luhan!” Panggil Jessica dengan keras membentak . Wajahnya tampak lucu karena sedang kesal . Dia mem-poutkan bibirnya keluar , imut .

“Ya , Snow White Palsu?” Luhan dengan sinis terdengar dari gaya bicaranya dan gerak – gerik tubuhnya yang menampakkan bahwa dia sedang mengejek Jessica dan berusaha aar gadis ini memohon padanya .

“Apa yang harus kulakukan agar kau mau mengembalikan sepatu ku itu?!” Jessica menggaruk tengkuknya tanpa canggung menggoyangkan bahunya manja dengan tatapan yang menyerah dan bibir nya yang di pout kan .

“Aishh .. Aku pernah melihatmu merengek seperti ini dulu?” Luhan kembali berbicara dengan sinis dan membuat Jessica menajamkan pandangannya , sambil terus membulatkan bibirnya , lucu .

“Ya , ya , ya .. Kau memang pernah melihat sewaktu kita ada di sekolah dasar , di saat aku meminta agar kau mau meminjamkan aku VCD Barbie terbaru dengan kualitas gambar yang bagus dari China.. Ya Ya Ya , palli .. Kembalikan sepatu ku”

-Flashback-

 

Seorang gadis kecil sedang duduk di bangkunya , sambil menatap seorang lelaki manis menggunakan pakaian dengan rapih yang sedang mengobrol dengan sahabatnya yang kulitnya putih dan lebih tinggi dari pada lelaki yang ditatap gadis itu . Dia menatap lelaki itu dengan nanar seperti mengharapkan sesuatu.

 

“Ya sudah , Luhan! Aku pergi dulu , bye!” Lelaki berkulit putih itu menepuk bahu lelaki yang disebutnya sebagai Luhan dengan senyuman yang mengkir di bibir tebalnya dan suaranya yang agak berat .

 

Luhan , lelaki itu hanya mengangguk pelan dan tersenyum , melambaikan tangannya .

 

“Lu .. Luhan” Gadis kecil itu sekarang memberanikan diri untuk berbicara dengan lelaki tampan dan putih , bernama Luhan .

 

“Omo, Jessica-ya , Weo?” Luhan mengerutkan alisnya dan menatap Jessica dengan tatapan yang aneh dan memperhatikan penampilan gadis yang jauh lebih pendek dari pada Luhan .

 

“Aku dengar kamu memiliki VCD Barbie terbaru dengan kaulitas gambar yang baik” Jessica menundukkan kepalanya malu sambil malu – malu mengobrol dengan Luhan . Lelaki itu menganggukkan kepalanya.

 

“Iya , lalu?”  Jawab Luhan dengan sinis . Dia tahu , apa yang akan di katakan Jessica dan di maksud oleh seorang Jessica . Namun , Luhan memang sangat di kenal dengan kejahilannya , jadi .. Dia bermaksud unutk menjahili seorang dengan tingkahnya yang sangat membuat orang lain kesal dengan dirinya . Bahkan melihat wajah deer nya itu saja sudah membuat beberapa orang kesal .

 

“Masa kau tidak tahu,” Jessica menghentakkan kakinya dengan kasar sambil mensayukan matanya dengan kesal .

 

“Bagaimana aku tahu , kau saja belum mem- beritahu..” Luhan menyikapkan tangannya di depan dadanya dengan sombong sambil tersenyum dan menatap Jessica dengan jahil .

 

“Ahh! Kau benar – benar mengesalkan! Aku ingin meminjam VCD itu!” Jessica meyerahkan tangan kanannya , bermaksud agar Luhan menyerahkan VCD itu ke tangan kanannya .

 

“Doraemon maksudmu?” Luhan terkekeh pelan  , menyalahi apa yang dimaksud Jessica . Membuat gadis itu menggoyangkan bahunya dan menghempaskan nafasnya kasar .

 

“Bukan!” Seru Jessica dengan keras . Luhan hanya tersenyum tidak jelas dan menggoyangkan kakinya sombong .

 

“Tidak ah , nanti rusak”

 

Seketika wajah Jessica memerah dan matanya menatap tajam Luhan .

 

“aaaa! Luhan , aku janji tidak akan merusakannya!” Jessica memputkan bibirnya sambil menggoyangkan bahunya sangat manja , dia terlihat sangat lucu memang .

 

“ckckckckckckck , dasar gadis bodoh .. Hahahha” Batin Luhan tertawa diam – diam melihat tingkah Jessica yang lucu dan polos .

 

-Flashback end-

 

Luhan terkekeh pelan mengingat masa lalu sekolah dasar yang menurut Luhan sangatlah lucu dan membuat mood nya naik drastis . Berbeda dengan Jessica yang sangat kesal bila membayangkan dulu dia merengek kepada Luhan dan itu sangatlah memalukan , membuat dirinya sedikit canggung .

“Sudahlah , Hyungku sudah menjemput! Cha!”

Luhan melemparkan sepatu Jessica , dan gadis itu menerimanya dengan kaget sambil membelakkan matanya melihat sikap Luhan yang menurutnya sangatlah tak sopan itu .

“Aish ! Dasar Deer bodoh!! Lazy Boy ! Dorky Boy!” Jessica menggunakan kembali sepatu nya itu , sambil melihat kepergian Luhan berjalan kearah mobil sport berwarna hitam .

—-

JessicaPOV

 

“Maryrry Christmas Jessica…” Eomma memelukku sambil menepuk punggung ku dengan pelan dan mengukir sebuah senyuman manis .

“Thanks , Mom .. Merry Christmas too”  Aku tersenyum sambil mengambil roti jahe yang dibuat oleh Mom . Gambarnya lucu , bonek dengan syal dari roti jahe . Aku sangat menyukainya , ini juga hangat.

“Let’s Call your Daddy” Eomma mengeluarkan ponselnya dari saku nya , aku hanya berdesis pelan melihat Eomma ku yang mulai bertelfon dengan Dad , dan aku tahu .. Bila mereka sudah bertelfonan , akan menghabiskan waktu yang sangat lama , karena gombalan Dad kepada Mom .

Natal tahun ini , aku habiskan dengan Mom di rumah . Eonii ku , Jung Victoria ditugaskan untuk pergi ke Tokyo oleh perusahaannya . Natal kali ini hanya kuhabiskan dengan kue kering , doa , dan makanan lain yang telah dibuat oleh Mom susah payah . Semua pembantu di rumah diliburkan karena hari natal ini .

“Mom , aku ke kamar” Kataku dengan suara parau dan malas . Mom hanya mengangguk dan terus melanjutkan perbincangan disertai tawa malunya dengan Dad di telfon . Aku melangkahkan kaki ku ke anak tangga dan berjalan menaiki satu persatu tangga keramik berwarna putih itu dengan malas.

“Huh! Untung saja Tahun baru aku ada di sekolah bersama Tiffany .. Yah , setidaknya akan memperbaiki hari natal yang buruk di tahun ini..” Gumam ku pelan , memasukkan tanganku ke saku celana.

drrrrtttt

Aku merasa ponsel ku bergetar di saku celana ku , aku sempat tersentak kaget . Segera aku mengambil ponselku dan membuka kunci ponsel dengan pola huruf N , dimulai dari atas kesamping bawah dan keatas .

Ada Sms dari nomor tak dikenal .

Marry Christmas , Snow White palsu~ Semoga kau benar benar menjadi Snow White kckckckckc

Aishh! Pagi – pagi seperti ini sudah ada Sms dari seseorang yang membuat mood ku semakin turun saja . Menyebalkan , membawa nama Snow White palsu pula . Itu kan nickname yang diberikan Luhan .

Oopss , Stop .

Jangan – jangan , Luhan yang memberiku pesan ini . Aishhh! Dasar Rusa bodoh ! Menyebalkan .

Yakk! Stupid deer ! Dari siapa kau tahu nomorku?

Aku meng – klik tombol sent dan melanjutkan langkahku ke kamar dengan berlari agar bisa duduk di ranjang ku yang empuk .

Pesan yang kukirimkan , sekarang sudah dibalas oleh Rusa tengil itu .

Dari sumber terpercaya,

Pesan nya membuatku kesal saja , dia sungguh sangat menyebalkan.

Kau sangatlah menyebalkan , Xi Luhan! Rusa bodoh!

Aku meng-klik tombol kirim dan meletakkan ponsel putih ku di samping ku , aku tidur terlentang menutup kedua mataku . Aku sedang membayangkan bagaimana rasanya menjadi Istri aktor , Lee Min Ho .. Pasti sangat menyenangkan , bisa berbagi ranjang , makan bersama , melihat wajah tampannya . Mene—

‘Drttt’

Sial! Mengganggu saja dia , Xi Luhan .

Berhenti bermimpi menikahi Lee Minho , Snow White palsu..

Lagi – lagi dia membuatku penasaran , dari mana dia tahu aku sedang membayangkan itu semua . Aku memutar bola mataku , berfikir akan membalas pesan apa .

Tidak! Sudahlah , berhenti untuk memberiku pesan

Aku berdiri dari ranjang dan mengambil segelas air putih yang ada di meja belajarku . Mengambil beberapa album kenangan dan kubawa ke ranjang . Duduk menyila disana .

Aku melihat foto saat aku sekolah dasar , begitu lucu . Saat merayakan tahun baru pertama bersama Mom di Seoul Tower . Bersama Victoria Eonii yang ada disampingku , memegang kembang api sambil tersenyum manis . Dad yang menyempatkan waktunya , dia sedang memeluk Victoria Eonii sambil tersenyum senang . Di samping Dad ada Teman baik Dad.

Aku membalik lembaran album , dan melihat foto yang membuatku tak percaya bahwa ini benar – benar aku .

Di foto itu aku sedang duduk di Seoul Tower bersama Victoria Eonii dan di sampingku ada lelaki yang taka sing lagi mencium pipiku , aku tersenyum senang dan lelaki itu sudah sangat tak asing lagi . Aku sangat sering melihat nya .

‘Drttt’

Kecupan pipi saat tahun baru😀

No!!!!!!!

Aku melompat kesal di atas ranjang , mengacak – acak rambutku dengan kesal . Lelaki yang mengecup pipiku adalah , Luhan . Dia adalah anak dari teman baik Dad . Dan sialnya , Luhan masih ingat dengan itu semua . Aishhh! Menyebalkan! Dia sangat menyebalkan!!

31 Desember

AuthorPOV

Teater musik kali ini , terpaksa di majukan jadi 31 Desember karena ada kesalahan teknis . Membuat Jessica , wanita itu harus siap dengan semuanya pagi ini . Tiffany hanya berusaha mengatur agar peserta Theater  bisa tampil dengan maximal .

Baiklah , drama musical yang akan ditampilkan murid kelas 3 adalah .

1 2 3 4 – Lee Hi

Lagu irama jazz dengan vokal yang hebat itu akan dibuat drama oleh para murid .

Sebenarnya lagu ini lebih mengisahkan bahwa Jessica itu sedang kesal dengan kekasihnya yang playboy , bernama Baekhyun . Yah , inti ceritanya seperti itu.

–SKIP– *mian😀

“Chukkae! Hasilnya sangat bagus!!” Guru Wu bertepuk tangan meriah dan tersenyum senang , dia sangat puas dengan hasil kerja keras murid kelas 3 yang berhasil menyelesaikan drama 1 2 3 4 dengan sempurna dan tidak ada kecacatan sama sekali .

“Nde , Kamsanida..” Semua pemain hanya mengelap keringat mereka sambil meminum air mineral yang telah disediakan .

“Wu Seonsongnim , apakah kita tidak ditraktir?” Ujar Baekhyun dengan lemas dan dia yakin apa yang akan di jawab Wu seonsongnim saat ini .

“Hasil kalian tidak terlalu bagus , jadi .. Untuk apa aku traktir” Semua murid saling memandang satu sama lain mendengar ucapan Wu Seonsongnim yang aneh. Tadi dia bilang bahwa hasilnya sangat bagus , namun dia juga bilang bahwa hasilnya tak terlalu bagus .

“Alasan,”

Wu Seonsongnim hanya terkekeh pelan sambil menampakkan gummy smile nya , dia memang terkenal pelit .

“Hey, Jess!” Sapa Baekhyun yang ikut berjalan bersama Tiffany dan Jessica . Tiffany tersenyum melihat kedatangan Baekhyun.

“Hey , apakah aku harus pergi tinggalkan kalian berdua?” Tiffany mengangkat salah satu alisnya , dia dengan sinis berbicara seperti itu . Sementara Jessica hanya berdesis pelan mendengar ucapan Tiffany .

Luhan terlihat berjalan di depan Jessica sambil mendengarkan lagu lewat earphone dan focus ke depan . Sementara Baekhyun terus lengket dengan Jessica , membuat dirinya sedikit risih.

“Jessica, kau mau tidak kalau kita pulang bersama?” Tanya Baekhyun dengan genit . Dia terus berusaha mendekatkan dirinya dengan Jessica . Semenatara Jessica sendiri hanya menunduk pelan , berusaha menghindar dari Baekhyun .

“Nanti ki—“ Belum sempat Baekhyun mengucapkan omongan nya , Jessica sudah memotong.

“Mian , Baekhyun-ssi , Aku pulang bersama pacarku” Jawab Jessica memotong pembicaraan Baekhyun . Membuat lelaki itu terbelak pelan.

“Mwo? Kau punya pacar?”  Tanya Baekhyun kembali , membuat Jessica menggaruk tengkuknya .

Jessica berjalan agak cepat dan meraih lengan Luhan .

“Yakk! Apa—“

“Sttt! Baekhyun berusaha mendekati ku, dan aku malas”

Luhan menghirup nafasnya dengan keras dan menghempaskannya dengan malas . Baekhyun seperti berusaha menyusul Jessica dan Luhan , bersama Tiffany.

Sementara Jessica masih memegang lengan Luhan dengan mesra. Dia meletakkan kepalanya di bahu Luhan .

“Jessica , kau berpacaran dengan Luhan?” Tanya Tiffany dan Baekhyun bersama menunjuk tangan Jessica yang memegang lengan Luhan .

“Iy—“

“Iya ! , kami berpacaran sudah lama kok,” Luhan memotong pembicaraan Jessica dan melekatkan jarak tubuh Jessica dengan dirinya . Dia merapatkan Jessica agar lebih dekat dengannya . Sementara Jessica hanya tersenyum dengan sangat terpaksa.

“Oh , ya sudah” Jawab Baekhyun berjalan ke depan dengan gontai bersama Tiffany.

“Cih! Apa yang kau lakukan , Stupid Deer ?!”  Jessica menghempaskan tangannya dari lengan Jessica dan mengomel seperti biasa .

“Hey , harusnya aku yang bertanya seperti itu , Snow White palsu dari negri dongeng!” Celetuk Luhan dengan mata bulatnya menatap Jessica dengan jahil . Sementara Jessica hanya mendengus pelan.

“Kau yang Salah ! Kau harus mengantarku pulang!” Jessica mempoutkan bibirnya meletakkan tangannya ke depan dada nya , dengan sombong.

“Mwo? Aku pulang bersama Hyungku” Jawab Luhan dengan sangat santai.

“Don’t Lie, kau membawa motor , Aku tahu ..”  Jessica menunjuk motor besar berwarna merah . Membuat Luhan menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal . Jessica berlari kecil kearah motor Luhan . Sementara lelaki itu hanya berjalan dengan malas.

“Kau membuat tataan rambutku rusak!”  Jessica turun dari mototr Luhan sambil memegang rambutnya yang tadi sempat tertiup angin sehingga sedikit berantakkan.
“Mwo? Kau sangat hobi menyalahkan orang rupanya,” Luhan membelakkan matanya melihat Jessica dengan sinis dan berdesis pelan sambil mengalihkan pandangannya.

Jessica berjalan kearah pintu rumahnya sambil terus melihat rambut panjangnya yang berantakkan.

“Jess!”  Panggil Luhan dari motornya.

“Apa?” Jawab Jessica dengan lemah dan malas.

“Tidak, “  Luhan memasang helm nya kembali sambil memutar motornya untuk menuju rumahnya.

Jessica hanya memperhatikan kepergian Luhan dengan cepat , dia lalu berjalan ke pintu rumahnya.

Dia membuka gagang pintu dan melihat Mom nya bersama Eonii nya yang melihat dengan bengong Jessica.

“Yakk! Kalian membuat ku kaget!” Kata Jessica mempoutkan bibirnya dia sungguh kesal dengan Eonii nya yang dari tadi mengintip bersama Mom nya.

“Dia Luhan?” Gumama Momnya dengan pelan masih terbengong melihat kepergian Luhan yang tak dapat di lihat jelas lagi.

“Tampan sekali,” Lanjut Victoria dengan mata nya yang khas melirik sesuatu. Jessica hanya berdesis pelan.

“Sudah lah , aku mau berdandan untuk pesta tahun baru bersama Fany” Jessica berusaha berjalan dan melewati Eonii dan Mom nya yang menghalangi jalannya.

“Kau berpacaran dengan Luhan?”  Tanya Victoria dengan sinis dan sedikit terkekeh bersama Momnya.

“Yakk!! Aku tidak berpacaran!” Kesal Jessica , Eonii dan Mom nya hanya terkekeh sambil melihat Jessica dengan sinis.

“Sungguh!! Aku tidak berpacaran dengan Luhan!!”

JessicaPOV

 

Aku menyisir rambutku yang baru saja kering dari air . Melihat tubuhku dengan lilitan handuk di kaca . Aku melihat mataku yang menyebalkan , karena aku akui .. Mataku mirip dengan mata milik Luhan , dan membuatku malas melihatnya. Tunggu , mengapa aku terus menyebut namanya . Sungguh! Dia adalah lelaki paling menyebalkan yang pernah ku temui , setidaknya dia sedikit membantuku dari Baekhyun , lelaki tampan dan genit itu.

Setelah rambutku disisir , aku melihat jam di dekat pintu . Sekarang adalah jam 8 malam , dan aku baru mandi . Ya , biarlah .. Aku sudah terbiasa . Segera aku melihat handphone ku yang bergetar dengan pelan.

Jessica , kau harus siap pukul 9 malam , aku akan menjemputmu .. Jangan lupa dandan yang cantik ,namun jangan menggunakan dress ya .. Hehehe ^^

Mwo?? 1 jam lagi!!

Dengan segera aku mengambil pakaian di lemari ku , aku bingung ingin memilih yang mana  . Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil pakaian yang simple saja.

Aku memilih menggerai rambutku , agar lebih terlihat mempesona , ckckckckckc.

——-

AuthorPOV

 

“Jessica! Ada yang datang! Menjemputmu!!” Teriak Mom Jessica dari lantai bawah dengan sangat keras , hingga Jessica dapat mendengarnya, dan menutup telinga nya.Dia sangatlah cantik dengan dress yang manis dan tataan rambut yang cantik.

Jessica membuka gagang pintu dan turun melewati tangga yang panjang , dia berjalan dengan pelan dan tidak terburu – buru.

Jessica hanya melihat kebawah sehingga tak memperhatikan siapa yang datang menjemputnya  , dia pikir adalah Tiffany , sahabatnya.

“Wuooh! Anak Mom , sangat cantik.. Pantas saja Luhan bisa tertarik padamu” Seketika , Jessica membelakkan matanya mendengar Mom nya menyebutkan nama Luhan .

Dia melihat Luhan dengan senyuman jahil dan manis . Mengapa yang datang bukan Tiffany, mengapa Luhan? Pikir Jessica di dalam otaknya.

“Mom , aku pergi dulu!” jawab Jessica meraih tangan Luhan dan keluar dari rumah.

“Yakk!!” Kata Jessica menatap tajam mata milik Luhan.

“Mengapa kau yang menjemput?”

“Tiffany menyuruhku, dia ada kencan dengan Baekhyun”

“Mwo?! Lalu kita mau kemana?”

Luhan menarik lengan Jessica untuk menaiki motor miliknya . Jessica sebenarnya ingin memberontak , tapi bisa- bisa dia terjatuh dari motor Luhan.

“Hey, sudah 2 jam kita menaiki motor , kapan akan berhenti?” Tanya Jessica yang lelah , karena dari tadi hanya memutari kota Seoul dengan motor Luhan . Bahkan seluk beluk kota Seoul dilewati oleh Luhan dan Jessica . Hingga tak sadar sudah 2 jam mereka menaiki motor bersama.

“Tepat pukul 12, beri tahu aku” Kata Luhan dengan santai terus mengendarai motornya bersama Jessica. Tiba – tiba saat Luhan mempercepat laju motornya , Jessica tersentak kaget dan memegang pinggang Luhan dengan sangat erat .

“Modus,”

—-

Luhan berhenti di depan sekolah , dia memparkir motornya seperti biasa. Sementara Jessica hanya mendengus pelan.

“Yakk!! Kau tahu aku sangat lelah duduk di mo—“

‘CUP’ Luhan mengecup bibir Jessica dengan bibirnya .

Jessica hanya membulatkan mata dan bibirnya kaget dengan sikap Luhan .

“Agar kau bisa diam..” Luhan menarik lengan Jessica dan menarik nya agar masuk ke dalam sekolah . Jessica tak bisa menolak , dia masih kaget dengan ciuman Luhan yang tiba – tiba .

Luhan hanya terkekeh kecil melihat Jessica yang kalem dan tidak cerewet seperti biasanya , hanya satu tanggapannya . Aneh .

Luhan dan Jessica sekarang berada di taman sekolah .

Jessica hanya bisa memalingkan pandangannya , dia masih canggung untuk berbicara dengan Luhan . Satu lagi , jantungnya berdetak keras.

“Happy new Year , my Snow White” Luhan tersenyum kecil sambil memerhatikan kembang api yang indah di langit .

“Eo .. Too “ Jessica hanya bisa mengerjapkan matanya melihat perubahan Luhan yang menurutnya sedikit aneh itu .

“Wanna be my Girlfriend?” Tanya Luhan , Jessica mengerjapkan matanya , bingung apa yang harus dijawabnya. Lagi – lagi Luhan terkekeh pelan .

saranghaeyo

Luhan menggenggam tangan Jessica dengan tangan miliknya sambil tersenyum . Sementara Jessica hanya menahan malunya.

“ Nado ,” Jessica tersenyum malu , wajahnya nampak memerah .

Akhirnya , Luhan dan Jessica bahagia . Mereka merayakan tahun baru dengan sangat indah .

-END-

Alur kecepetan ? Iya kan , aku bingung harus gimana sih . Maaf telat post , soalnya ada yang kurang . Mianhamnida , ini udah aku buat panjang lhoo yaa . Oh iya , Fanfict Eternal aku lambatin ya publish nya .😀 Mian kalau jelek >_<

Aku buka blog baru , SicaExo Fanfiction .. Disana kalian bisa jadi freelance mau pun author tetap . Jadi jangan lupa kunjungin yaa😉

74 thoughts on “New Year , New Boyfriend | OneShoot |

  1. alurnya keren *__*
    tapi bagian nembaknya….. ‘-‘ itu kurang dramatis/?
    kurang panjang gitoh *plakk
    kekeke~ tapi good kok thor (y) keren ^___^ ditunggu ff selanjutnya~

  2. Huaaa so sweet…
    Pairingnya HanSica sih kan dapet feelnya hehehe
    Tapi diakhir alurnya cepet banget yah.. Padahal di awal gak terlalu lho… <– Sok tau -_-
    Bikin FF Pairing HanSica lagi ya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s