What Am I To You? (Chapter 2)

pr-by-evelynatalya-3

Author : @evelynatalya

Genre : Sad, Romance

Rating : T

Length : Chapter

 Main Cast:  Jessica Jung – Kris Wu – Juniel – Kai

 

” Tapi kau tak pernah sebaik ini ” sangkal Jessica dan mulai menatap Kai 

” Apa aku mulai menyukaimu ? ” ujar Kai , mata mereka pun bertemu dan saling berpandangan. Jessica tersentak, namun dirinya tak mau menanggapi pertanyaan Kai. Mungkin Kai hanya bercanda dan mengerjaiku, pikir Jessica

” Ya ! Aku ini punya Kris , candaanmu tidak lucu ” Jessica meninggalkan Kai dan duduk di sofa seraya menyalakan tv, sedangkan Kai tersenyum kecut reaksi Jessica terlalu datar menurutnya. Kata kata tadi terlontar begitu saja dari mulutnya, dan sekarang ia menyesali ucapannya tadi membuat keadaan mereka menjadi sangat canggung dan hening sekarang.

Kai menyusul Jessica duduk disampingnya lalu menyikut lengan perempuan itu ” Ya !! Aku hanya bercanda kenapa kau seperti ini, apa kau yang mulai menyukaiku? ” cibir Kai

” Mwo ? Aish kau ini percaya diri sekali , menyebalkan ! ” pekik Jessica tak terima. ” Kau kelas jam berapa, jangan membolos untuk menemaniku lagi ! ” lanjut Jessica mengangkat kepalan tangannya seolah siap menghajar Kai jika ia berani membolos lagi demi dirinya

Kai tertawa melihat tingkah Jessica yang sangat lucu ” Ne , aku tidak akan membolos. Kelasku sebentar lagi, tidak apa apa aku meninggalkanmu? ” ujar Kai meraih tas dan berjalan ke arah pintu

” Gomawo ne , mianhae selalu menyusahkanmu ” balas Jessica ikut mengantar Kai sampai ke depan pintu

” Anniya , bicara apa kau . Hubungi aku jika sesuatu terjadi ” Jessica mengangguk mengerti dan melambaikan tangan pada Kai, seperginya lelaki itu Jessica terdiam entah dia merasa merindukan sosok Kris yang seperti Kai , bagaimanapun Kris pernah lebih baik dan lebih perhatian dari Kai saat ini.

——–

Kris memandangi makan siang miliknya , sudah setengah jam lalu sang eomma menyuruh dan menyiapkan makanan untuk Kris namun dia tidak menyentuh makanannya sedikit pun, seharian penuh ia hanya memikirkan kata kata Krystal dan menyesali perbuatan bodohnya kemarin. Ingin sekali dia memukul dirinya sendiri bila mengingat bagaimana wajah Jessica yang sangat ketakutan kemarin tapi dia tidak juga berhenti memarahi Jessica .

Telefon dan pesan dari Juniel pun ia abaikan , kemarin malam Juniel memang mengajaknya untuk bertemu.

Drrt handphone Kris bergetar
From : Juniel
Oppa kenapa kau tak membalas pesanku dari kemarin ? Oppa-yaa bogoshipeo

Kris meletakan kembali handphonenya setelah membaca pesan dari Juniel , untuk pertama kalinya ia merasa malas membalas pesan dari Juniel. Kris sadar tak seharusnya “adiknya” terkena imbas pertengkaran dengan Jessica tapi apa yang bisa ia lakukan ketika tak berminat sama sekali untuk menanggapi Juniel. Ingin sekali ia datang menemui Jessica dan meminta maaf , tapi ia sadar tak semudah itu Jessica akan memaafkannya setelah begitu menyakiti Jessica dan pasti sekarang kekasihnya butuh waktu untuk sendiri dan menenangkan diri.

Keesokan paginya Kris mengirim pesan pada Jessica sekedar menanyakan apa yang sedang Jessica lakukan namun sampai malam hari Kris tidak menerima balasan, entah apa yang Jessica lakukan sampai tidak membalas pesannya. Akhirnya Kris mencoba menghubungi Jessica untuk meminta maaf , ia sadar ini bukan cara yang tepat untuk berbaikan seharusnya ia datang ke apartment Jessica dan langsung mengakui kesalahannya lalu meminta maaf tapi ia mengurung rencana itu untuk saat ini karena Jessica bukan orang yang cepat memaafkan dan melupakan.

Hari hari Kris sekarang disibukan dengan tugas dan tugas, menemui Jessica pun tak sempat apalagi menemui Juniel, sudah berhari hari ia tak ada komunikasi dengan Juniel sama sekali tapi sebelumnya ia sempat cerita ia sangat sibuk sekarang agar Juniel tak salah paham.

——-

” Eonni apa Kris oppa belum datang ke sini ? ” tanya Krystal

Jessica mengangguk malas , membahas Kris membuatnya semakin mengingat pertengkaran kemarin . Krystal menggelengkan kepalanya tidak percaya , ia tahu Kris sudah menghubungi eonninya lewat pesan tapi bagaimanapun Kris seharusnya datang dan meminta maaf.

” Ah.. kau tahu eonni , aku tidak bisa tidur memikirkan kenapa kalian bertengkar begitu hebat kemarin. Waegeurae ? ” sampai detik ini Jessica memang belum menceritakan alasan sebenarnya kenapa mereka bertengkar , ia tidak mau membebani Krystal dengan masalah Kris. Namun ia menceritakan hubungannya dengan Kris setelah pertengkaran mereka dan Krystal pula yang menyuruhnya untuk terus menjauhi Kris agar lelaki itu datang meminta maaf secara langsung

” Apa Kris oppa selingkuh dan kau mengetahuinya lalu kalian bertengkar hebat karena Kris oppa mencoba mengelak ” tebak Krystal asal. Jessica terperangah mendengar tebakan Krystal , apa ini bisa disebut perselingkuhan ?

” Majayo, jadi benar Kris oppa selingkuh ? ” geram Krystal karena Jessica terdiam beberapa saat , sadar terlalu lama diam ia akhirnya mengelak dan bilang dirinya dan Kris hanya salah paham.

” Kalau Kris selingkuh aku sudah pasti cerita padamu Soojungie , kau ini ada ada saja ”

Keesokan harinya

Kai menghampiri Jessica yang tengah asik mengobrol dengan Hyoyeon, ia duduk di samping Jessica dan langsung mencubit pipi gadis itu sampai meringis kesakitan

” Ya !!! ” marah Jessica lalu memukul Kai kesal

” Kau sangat lucu hari ini ” seru Kai , Jessica yang semula marah langsung berbinar mendengar pujian Kai.

” Jinjja ? Aku memang lucu setiap harinya ” balas Jessica dengan suara imut untuk menambah kesan lucunya

Di depannya Hyeyeon tertawa melihat sepasang sahabat ini. ” Sica – ya sudah lama aku tak melihat Kris , bagaimana kabarnya ? Kalian masih bersama bukan? ” tanya Hyoyeon, perempuan ini memang tak begitu dekat dengan Jessica mereka pernah satu kelas dulu dan baru bertemu kembali

Raut wajah Jessica langsung berubah seketika , reaksinya memang selalu seperti ini jika ada yang membahas Kris ” N..e , kami masih bersama. Dia sangat sibuk jadi kami jarang bertemu ”

Melihat reaksi Jessica , Kai mengerti kalau perempuan itu tidak senang dengan pertanyaan Hyeyeon. Ia langsung berpamitan pada Hyeyeon dan menarik Jessica pergi. Gadis itu mengikuti kemana Kai membawanya tidak lain sebuah lorong kosong dan mereka pun duduk di lantai menyandar tembok

Jessica melepaskan tangannya dari genggaman Kai ” Kenapa kau membawaku ? Aku baru saja ingin memesan makanan ” sembur Jessica

” Apa kau mau Hyeyeon terus membahas Kris huh ? ” Jessica terdiam , memang benar apa yang dilakukan Kai membawanya pergi daripada membahas hubungan dengan Kris yang sangat jauh berbeda dengan kenyataan yang ada.

” Kau benar ” lirih Jessica

” Kau lapar ? Aku ada bekal dari eommaku , kau bisa memakannya ” ucap Kai sembari mengeluarkan sebuah kotak bekal buatan eommanya.

” Anniyeo , aku bisa makan nanti ! Lagipula itu punyamu , aku … ” ucapan Jessica terputus karena Kai menutup mulutnya dengan tangan

” Kita makan bersama Jung Sooyeon ! Aku yakin kau tidak akan menghabiskannya sendiri ” Kai memberikan sumpit pada Jessica dan berpindah posisi yang semula duduk di sampingnya jadi duduk berhadapan

” Bolehkan ? ” tanya Jessica . Kai mengangguk dan mulai memakan bekalnya , begitu pun dengan Jessica. Mereka makan bersama

Kris mengumpat karena mencari Jessica di gedung bisnis namun tak ada belum lagi lift sangat padat memaksanya harus menuruni tangga , dan tebak apa yang dilihatnya di melihat Jessica dan Kai makan bersama lalu seselesainya Jessica mengamit lengan Kai , namun dirinya tidak ingin langsung memarahi Jessica seperti kemarin. Kris mengikuti Jessica dari belakang sembari menelofon kekasihnya , panggilan darinya tidak di gubris Jessica malah sengaja mematikan handphonenya

Kris terus menahan diri , ia bisa saja memisahkan Kai dan Jessica dan membawa Jessica bersamanya. Namun ia tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi , saat dirinya tidak bisa mengendalikan diri dan emosi sampai menyakiti Jessica. Lelaki itu memutuskan untuk berhenti mengikuti Jessica dan Kai tidak ingin menyiksa dirinya sendiri.

——–

Juniel POV

Nuni wa sarangi wa hayake naeryeowa, sumanheun neon bitboda bitnadeon geudael mannage doen geojyo baby ~

Senyumku mengembang melihat nama Kris oppa di handphoneku, aku menjawab telefonnya semangat, setelah sekian lama ia jarang menghubungiku. Aku tahu Kris oppa sangat sibuk dengan kuliahnya……dan  ternyata Kris oppa menghubungiku untuk bercerita ya menceritakan Jessica eonni yang sangat dekat dengan sahabatnya dan ia meminta saran padaku apa yang harus dilakukannya , padahal sudah berapa hari ini ia tidak mengirim pesan dan menelofonku aku pikir ia merindukanku ternyata tidak

Sudah beberapa hari  aku tidak mengerti dengan diriku yang seperti ini, aku sangat merindukannya aku kesepian karena kita tidak berkirim pesan dan… tidak melihat wajah Kris oppa saja membuatku malas melakukan apapun. Ada apa denganku ? Jonghyun mengabaikanku seperti sekarang aku biasa tapi berbeda dengan Kris oppa , mungkin karena biasanya Kris oppa selalu disampingku setiap hari ketika dia sibuk aku menjadi sangat kesepian. Ada lagi yang aku rasakan, ya saat oppa menceritakan atau lebih mementingkan Jessica eonni ada perasaan lebih dari tak suka yang aku rasakan, aku membencinya.. saat Kris oppa membahas perempuan lain depanku termaksud kekasihnya sendiri.

Apa aku mulai menyukainya ?

———-

Kris datang pagi pagi ke apartment Jessica , seperti biasa kekasihnya belum bangun sepagi ini karena jam menunjukan pukul 8 pagi. Berbeda dengan Krystal yang sudah siap dan  berangkat sekolah sejam  yang lalu, Krystal sempat memarahi Kris karena baru datang kesini dan tidak meminta maaf.

Kris menunggu di ruang tengah, menyalakan tv agar menghilangkan rasa bosan menunggu kekasihnya terbangun. Ia pun berbaring di sofa  karena mulai mengantuk menunggu Jessica

Jessica terbangun dan keluar kamar setengah sadar , melihat tv menyala ia pikir pasti ada seseorang tidak mungkin Krystal belum berangkat sekolah ” Kai , kau sudah datang ? ” gumam Jessica mendekati tv. Alangkah terkejutnya dia ternyata Kris yang datang menunggunya bukan Kai , kesadarannya langsung penuh seketika.

Kris langsung bangun dan mendekati Jessica ” kau masih pergi  dengannya? ” tanya Kris tajam , Jessica segera berjalan ke arah lain melarikan diri dan masuk ke dalam kamarnya.

” Kalau kau kesini untuk mengajakku bertengkar. Pergilah , ini masih pagi ! ” teriak Jessica dari dalam kamarnya , sedangkan Kris terdiam di depan kamar Jessica hatinya terasa sakit sebegitu marahnya Jessica sampai tidak mau melihat dirinya

” Apa kau ingin bertanya aku masih pergi dan pulang dengan Kai ? Jawabannya ya , hanya dia yang peduli dengan apa aku pergi ke kampus, dia yang mengakhwatirkan apa aku kesepian dijalan seorang diri atau tidak. Jadi pulanglah sekarang , aku tidak ingin melihatmu ! ” lanjut Jessica.

Kris terpana karena ucapan Jessica dirinya, secara tidak langsung membandingkan dirinya dengan Kai. Ia tidak bisa marah , karena itulah kenyataanya Kris jarang menjemput dan mengantar Jessica karena harus menjemput Juniel. Perasaan bersalah mulai muncul

” Keluarlah , kita bicara baik baik ”

” Baik baik ? Haa.. apa aku tak salah dengar ? Kita tidak pernah menyelesaikan baik baik , kau selalu kasar dan membuatku takut Kris ”

” Mianhae , aku menyesal ” lirih Kris

” Aku benar benar menyesal Sica – ya , aku tidak akan melakukannya lagi ” Kris mengetuk ngetuk pintu kamar Jessica , gadis itu pun membuka pintu dan memberikan Kris tatapan yang sangat tajam

” Apa kau bisa berubah? Aku tak butuh penyesalanmu ”

” Berubah ? ” Kris bingung apa yang harus di rubah dari dirinya , ah mungkin sikap kasarku pikirnya

” Aku berjanji tidak akan kasar lagi padamu ”

” Bukan itu !! Ubah sikapmu yang sangat berlebihan pada Juniel , dia itu hanya sahabatmu , kenapa kau selalu berlebihan padanya mengantar dan menjemput dirinya , membeli apapun yang Juniel inginkan ”

” Kau jangan salah paham , apa kau tak kasihan Juniel sedang bermasalah dengan kekasihnya, dia kesepian ” Jessica hanya tertawa sinis

” Oh , lalu bagaimana denganku ? Apa aku tak kesepian karena kekasihku sibuk dengan perempuan lain, kau pikir aku tak menderita !!  Aku sudah berusaha sabar dengan semua sikapmu pada Juniel , tapi sekarang aku muak dan lelah denganmu. Kau mengaku Juniel hanya sebatas adik dan sahabatmu , geurae jangan marah bila aku memperlakukan Kai seperti kau pada Juniel ” sentak Jessica , Kris hanya diam mendengarkan dengan baik semua yang Jessica katakan

” Sejak Juniel kembali aku kehilangan Krisku yang dulu, Kris yang perhatian dan tidak pernah membiarkanku pergi sendiri , Kris yang selalu membuatku tersenyum dan tertawa. Dia tidak ada lagi… sekarang Kris di depanku ini hanya bisa membuatku menangis dan menyakitiku , semudah inikah kau mencampakanku setelah Juniel kembali ? Apa kau tidak ingat aku yang membantumu melupakannya , tapi kenapa dia kembali dan menghancurkan semuanya ! ” ujar Jessica , air matanya menetes cepat.

Kris menarik Jessica dalam pelukannya, memeluk Jessica sangat erat ” Mian, aku tidak tahu aku sangat menyakitimu.. jeongmal mianhae” lirih Kris, Jessica tidak menjawab hanya terdengar isakan yang tertahan darinya.

Sangat menyesal…itulah yang dirasakan Kris, semua ucapan Jessica seolah menyadarkan dirinya kalau ia sudah benar benar menyakiti kekasihnya secara tak sadar. Melihat Jessica dan Kai yang tak sedekat dirinya dengan Juniel sudah membuatnya sangat marah apalagi dengan Jessica, membayangkan dirinya di posisi Jessica saja membuatnya sakit.

” Aku janji , aku akan berubah Sica – ya ” ujar Kris lagi, Jessica tak bergeming yang ada tangisannya semakin menjadi jadi jadi

Tak lama setelah mereka berpelukan Kris pergi ke kampus karena sebentar lagi ia ada kelas , Jessica tetap dingin hanya saja tak sedingin sebelumnya ia masih membalas senyum Kris.

———–

Jessica POV

Seperginya Kris tak berapa lama Kai datang , kami memang tak ada kelas hari ini tapi Kai sudah berjanji menemaniku. Aku seharusnya senang karena Kris sudah datang meminta maaf , mengakui kesalahannya dan berjanji untuk berubah namun aku sama sekali tidak merasa senang karena aku tahu itu hanya omong kosong, aku berani bertaruh Kris tidak akan mungkin mencoba menjauhi Juniel untukku.

Kadang aku merasa sangat jauh berbeda dengan Juniel , pertama kami bertemu ia memang gadis yang ramah , baik dan menyenangkan tidak heran Kris selalu memuji Juniel di depanku. Bila di bandingkan denganku tentu saja Juniel pemenangnya , kami bagai langit dan bumi Juniel gadis yang pintar dan sangat pandai bergaul sedangkan aku saat masih sekolah tidak mempunyai banyak teman dan tidak begitu pintar hanya Kai satu satunya sahabatku , aku tidak pandai bergaul dan juga semua teman perempuanku hanya sebatas saling menyapa dan sesekali mengobrol.

” Jadi kau sudah berbaikan dengan Kris ? Bagus kalau begitu, aku tak perlu datang ke sini dan menjemputmu lagi ” ucap Kai tadi aku memang sudah menceritakan kedatangan Kris ke sini. Entah aku merasa kemarahan dan ketidaksukaan dari nada bicara Kai tadi

” Ne , mianhae aku selalu merepotkanmu ” jawabku , Kai diam ia malah memainkan handphonenya. Aku tidak mengerti kenapa dia tiba tiba seperti ini diam terkesan marah sewaktu datang ia masih ceria seperti biasanya

Beberapa saat kami terdiam, jujur aku bingung dengan Kai yang tiba tiba seperti ini. Kupandangi Kai yang terus sibuk dengan handphoennya , ingin sekali aku bertanya ada apa dengannya tapi kurasa ia juga tak akan menjawab lebih baik aku diam.

Kai beranjak berdiri aku pun ikut berdiri , Kai menatapku dalam dengan tatapan yang sangat sulit diartikan. Ada apa lagi dengannya ? ” wae? ” tanyaku mulai berbicara.

Kai menggeleng dan tersenyum tipis padaku ” Kau sudah tak membutuhkan aku lagi kan. Semoga kau dan Kris baik baik saja  Aku pulang ” ujar Kai lalu berjalan mejauh keluar apartment . Seketika aku tahu kenapa Kai seperti ini, karena aku dan Kris sudah membaik dan Kai berpikir aku hanya dekat dengannya karena masalah ini. Kau salah besar Kai !

Aku segera berlari mengejar Kai namun ia lebih dulu pergi.

Kai POV

Aku terus mondar mandir di kamarku, bingung harus menghubungi Jessica atau tidak. Aku merasa sangat berlebihan tadi dan aku menyesalinya , entah aku merasa sangat tidak suka dengan cerita Jessica tentang Kris tadi, aku akui aku tidak senang mereka berbaikan karena aku tahu kami tidak akan lagi bisa sedekat ini pulang dan pergi bersama, makan bersama dan datang ke apartment Jessica. Semenjak berkencan dengan Kris hubunganku dan Jessica tidak begitu sedekat sekarang karena bagaimana pun ia harus menjaga perasaan Kris.

Apa yang dipikirkan Jessica tentangku tadi ? Apa dia berpikir aku menyukainya ? Ah bagaimana ini , atau dia mau memarahiku  sampai terus menghubungiku sekarang, tapi jika aku tidak menjawab panggilannya dia akan berpikir aku benar benar menyukainya.

” Yobouseyo ” setelah lama berpikir akhirnya aku memutuskan untuk menjawab panggilan Jessica

” Kai !!!!! Baboya aku bisa gila menunggumu menjawab telefonku ” marah Jessica 

” Wae ? ” 

” Kenapa kau tidak menjawab telefonku ? ” Bentak Jessica

” Apa kau mau membuatku kecelakaan ? Aku sedang menyetir dan kau menyuruhku menjawab telefonmu , kau ingin aku mati hah? ” maraku karena kesal Jessica terus mengoceh

” Hehe , aku lupa. Tapi tadi kau sangat aneh  “

” Oh mianhae , aku hanya sedang badmood saja ” 

” Waeyo ?”

” Ah gwenchanayo, sica – ya aku harus pergi. Aku tutup telefonmu ne “

Beep

Aku memutuskan panggilan kami sepihak , perasaanku lebih baik sekarang beruntung Jessica tidak bertanya tanya tentang sikap anehku tadi.

Drrt drrt
Satu pesan baru masuk

From : Jessica
Kai kau membuatku takut tadi , aku pikir aku melakukan kesalahan . Jangan seperti tadi lagi , walaupun aku dan Kris sudah berbaikan aku tidak akan melupakanmu, aku berjanji. Besok kita pergi ke caffe ahjumma ne ? Sampai bertemu besok ^^

Aku hanya tersenyum membaca pesan dari Jessica , mungkin dia benar ini semua hanya ketakutanku saja tidak bisa lagi dekat dengan Jessica

———-

Jessica berlari tergesa gesa setelah memakai jaketnya, karena tadi pagi ia telat bangun dan sekarang hampir telat datang ke kampus. Ia berlari keluar dan alangkah terkejutnya Jessica ketika sebuah mobil berhenti di depannya mendadak. Pemilik mobil itu langsung keluar , pemuda tinggi berparas tampan mengenakan kaca mata hitam yang tidak lain Kris

” Kris ” gumam Jessica , lelaki itu menarik Jessica dan membukakan pintu untuk kekasihnya

” Bukannya kau ada kelas pagi ? ” tanya Jessica

” Seharusnya , tapi tidak begitu penting . Bertemu Jessicaku lebih penting ” goda Kris

Jessica tersenyum geli sambil ” ah kelas Cha kangsanim sebentar lagi , aku pasti telat ”

Kris mempercepat kecepatan mobilnya dan beruntung Jessica tidak telat karena Kris menjemputnya pagi pagi , selesai kelas pun Kris menjemput Jessica lagi dan mengantar kekasihnya pulang.

Setibanya di apartment Jessica memukul kepalanya pelan berkali kali , bagaimana ia bisa lupa ada janji dengan Kai siang ini. Ia langsung menghubungi Kai

” Kai , kau dimana ? ” tanya Jessica begitu Kai menjawab panggilannya 

” Di kampus “

” Mian.. mianhae , kita bisa pergi ke caffe ahjumma lain kali ne ? Aku sudah di apartment… ah , atau kau mau datang ke sini “

” Tidak , aku juga tidak ingat ada janji denganmu “

” Oh , baiklah kalau begitu ” 

Beep

Kai menyimpan handphonennya di meja tanpa melepas pandangan dari es krim yang sudah meleleh , sebenarnya ia hanya berbohong pada Jessica kalau ia melupakan janji mereka. Bahkan ia membolos kelasnya hanya untuk menemani Jessica makan ice cream , tadi pagi mereka berjanji untuk bertemu di caffe jam 1 siang dan ternyata Jessica lah yang tidak datang dan melupakan janji mereka

Kai tersenyum hambar menatapi kursi kosong di depannya ” Cih , baru sehari kau berjanji tidak akan melupakanku sekarang kau bahkan sudah melanggarnya ”

————-

Jessica memeluk Kris dari belakang yang tengah sibuk memasak mangdu untuk mereka , Kris malah mengeratkan tangan Jessica pada pinggangnya.

” Kalau kita menikah , aku pasti bahagia karena mempunyai suami sepertimu yang pandai memasak ” ucap Jessica

” Geurae ? ”

” Ne ”

” Haruskah kita menikah ? ” tanya Kris

Jessica mengangguk cepat ” Tentu saja…aku pasti yeoja yang paling bahagia ”

” Dan Kris oppa yang sangat menderita karena memiliki istri seorang putri tidur dan tidak bisa memasak sepertimu eonni ” potong Krystal yang langsung di respon tatapan tajam oleh Jessica

Kris terkekeh geli mendengar cibiran Krystal ia segera berbalik , Jessica sudah siap melempar Krystal dengan sendok namun Kris memeluk Jessica tiba tiba ” Walaupun kau tidak bisa memasak , aku tetap menginginkanmu sebagai calon istriku ” ucap Kris lembut

” Yaa !! Apa apaan kalian ini terus bermesraan depanku , mataku sakit melihatnya ” marah Krystal lalu masuk ke dalam kamarnya

Jessica tak mempedulikan Krystal malah membalas pelukan Kris , seperginya Krystal Kris melepaskan pelukan mereka dan mencondongkan tubuhnya . Tahu apa yang akan Kris lalukan Jessica memejamkan matanya dan benar saja ia merasa bibir Kris menyentuh bibirnya , mereka pun berciuman.

———

Juniel tersenyum begitu menyadari melihat namja bertubuh tinggi berdiri tidak jauh darinya , ” eomma, kau masuklah dulu. Aku harus ke sana dulu sebentar ” ucap Juniel pada eommanya , setelah mendapat izin dari eommanya Juniel berlari menghampiri namja tadi dan menepuk punggungnya

” Oppa ” sapa Juniel pada namja yang ternyata Kris

Kris berbalik lalu tersenyum membalas sapaan Juniel ” kau disini ? ”

” Oppa – ya apa yang kau lakukan disini? ”

” Kris ” seru Jessica sambil membawa dua minuman untuk Kris , senyum yang sedaritadi merekah di wajah Juniel kini menghilang ternyata Kris datang ke sini bersama Jessica. Begitupun dengan Jessica ia sedikit terkejut dengan kedatangan Juniel

” Annyeonghaseyo eonni ” sapa Juniel sedikit membungkuk , Jessica membalas bow Juniel lalu memberikan minuman untuk Kris

” Aku ke sini bersama Jessica , kami sedang mencari barang couple ” cerita Kris diiringi senyum bahagia , mendengar itu Juniel tersenyum tipis dan menatap mereka berdua bergantian

” O…h geurae ? ”

” Kau sendiri sedang apa disini? ”

” Aku dan eomma beli beberapa keperluan disini ”

” Kalau begitu kami pergi dulu ne , masih banyak yang harus kucari bersama Jessica . Annyeong ”

” Ne , annyeong eonni ”

Kris dan Jessica pun berlalu , mata Juniel terasa memanas hatinya bagai di tusuk tangan tak kasat mata melihat tangan Kris menggengam Jessica erat seolah menunjukan status hubungan mereka. Perasaan ini semakin menjadi jadi , tidak rela Kris melupakan dirinya karena Jessica. Dia sadar Kris sudah tidak seperti dulu lagi , rela meninggalkan Jessica untuk dirinya sekarang keadaan berbalik Jessica lah yang membuat Kris melupakan Juniel jangankan untuk menjemput dan mengantar Juniel kemanapun , membalas satu pesan darinya saja Kris terkadang lupa.

” Ku kira kau akan pergi dengan Juniel ” gumam Jessica

” Dan meninggalkanmu sendiri ? ”

” Ya , lagipula sudah biasa kau meninggalkan aku sendiri demi Juniel ” Jessica membatin

Tak mendapat respon dari Jessica , Kris merangkul dan mencium pipi gadisnya sekilas ” aku tidak akan melakukannya lagi , meninggalkanmu sendiri untuk Juniel  ” ucap Kris lembut

” Aku harap kita seperti ini terus… hanya kita berdua , tanpa Juniel ”

” Dan tanpa Kai ” potong Kris

Jessica melepas tangannya dari genggaman tangan Kris mengganti dengan mengamit lengan Kris ” Ya , hanya kita berdua ” lanjut Jessica

——–

Jessica POV

Hari ini kami merayakan tahun kedua kami berkencan di rumahku , aku sengaja menyuruh Krystal pergi agar tidak menganggu suasana romantis kami karena dia selalu mempermalukan aku depan Kris jadi aku sengaja mengusirnya hari ini

” Sebentar ada yang tertinggal di mobilku ” ucap Kris mengambil kunci mobilnya lalu pergi, mungkin saja hadiah untukku aku harap begitu

Drrt
Aku melirik handphone Kris yang bergetar di depanku , aku ingin membuka dan membaca pesan dari siapa itu tapi apa Kris tidak akan marah, ah lagipula apa yang salah aku ini kekasihnya mengapa tidak boleh membaca semua pesannya bukankah setiap hari Kris juga memeriksa handphoneku memastikan tidak ada pesan dari Kai

Setelah berperang dengan pikiranku , aku memutuskan untuk membaca pesan masuk Kris, ku raih handphone Kris dan membuka pesan barunya

From : Juniel
Oppa- ya malam ini aku dan appa makan sop di restoran dekat rumahmu, bagaimana makan malammu oppa ? Makan yang banyak oppa ^^

1388069321972

Cih apa yang Juniel lakukan mengirim foto dirinya sedang makan , dan kenapa juga harus tau apa yang dia lakukan. Ah benar benar perempuan itu pasti menggoda Kris terlebih dulu , aku tau pasti sejak beberapa minggu lalu mereka jarang bertemu karena Kris selalu bersamaku.

Lebih baik aku membaca kotak keluar Kris dan memperingatkan kekasihku untuk berhati hati , aku mulai membaca kotak keluar Kris untuk membaca semua pesan Kris untuk Juniel

To : Juniel
Apa pesanmu tadi serius ? Aku akan menghubungimu besok pagi , malam ini aku harus pergi makan malam dengan keluargaku

To : Juniel
Sebenarnya ada yang harus kau tahu Junhee-ya , kau pernah bertanya bagaimana aku bisa berkencan dengan Jessica ? Aku akan menjawabnya sekarang, karena saat itu aku sangat sedih dan menderita kau meninggalkanku , Jessica lah yang ada disampingku dan menyemangatiku dan aku mulai mencintainya. Satu yang harus kau tahu aku menderita bukan karena kehilanganmu sebagai sahabat , tapi aku kehilangan cinta pertamaku . Seandainya kau tahu dulu aku sangat mencintaimu

To : Juniel 
Sekarang aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan dengan perasaanmu , kau baru menyadari perasaanmu kalau kau mencintaiku . Kau bisa meninggalkan Jonghyun , bagaimana denganku ? Apa aku harus meninggalkan Jessica ?

To : Juniel
Aku bingung , aku tidak tahu bagaimana perasaanku padamu sekarang. Sejujurnya aku juga belum sepenuhnya melupakanmu 

To : Juniel 
Anniya jangan melupakanku , apa kau bisa menungguku ? Sampai aku berpisah dengan Jessica 

To : Juniel
Aku tahu aku egois , semua ini salah tapi aku juga tidak bisa membiarkanmu melupakan dan meninggalkanku lagi , jangan lakukan itu untuk kedua kalinya.

To : Juniel
Aku juga mencintaimu tapi aku mencintai Jessica , jangan suruh aku memilih aku juga terluka.

Air mata Jessica tak terbendung lagi , masih banyak pesan yang bisa ia baca namun ia memilih untuk berhenti tak ingin tersakiti lagi lebih dari ini , kini ia membuka galeri hp Kris entah ia yakin sekali ada foto Juniel di sana dan benar saja banyak sekali foto Juniel tapi hanya satu foto yang menarik perhatiannya yaitu foto Juniel dan Jonghyun bergandengan tangan, dengan cepat Jessica pun mengirim satu foto itu ke handphonenya.

” Maaf lama ” ucap Kris sembari menyembunyikan satu tangannya ke belakang dan berjalan mendekati Jessica.

” Tadaaa , aku membawakanmu … ” Kata kata Kris terputus begitu Jessica mengangkat wajahnya dan terlihat jelas perempuan itu menangis , air mata yang masih mengalir di pipinya. Sontak itu membuat Kris terkejut , ia langsung menaruh bunga yang sedari tadi ia sembunyikan dan menghampiri kekasihnya. Jessica yang tak bisa lagi menahan kesedihannya kini terisak isak .

” Sica waeyo ? ” Tanya Kris jujur saja ia bingung kenapa sepulang mengambil bunga di mobil , ia mendapati Jessica menangis tanpa alasan.

Jessica mendorong Kris menjauh , dan menepis tangan Kris yang mencoba menyeka air matanya berkali kali.

” Kenapa ? ” hanya itu yang keluar dari bibir Jessica setelah lama menangis , mendengar ucapan Jessica Kris semakin bingung kenapa apanya , sungguh ia tidak mengerti.

Semua ini terlalu menyakitkan bagi Jessica sampai ia tidak bisa meneriaki dan meminta penjelasan dari Kris atas semua ini , tubuhnya melemah semakin lemah melihat Kris berdiri menatapnya kebingungan. Tidak bisakah lelaki itu berpikir lebih jauh sendiri daripada menyuruhnya menjawab kebingungan Kris

” Duduklah ” ucap Jessica pelan , Kris pun duduk mengikuti perintah Jessica mereka duduk berhadapan

” Kenapa ? ” Jessica mengulang pertanyaan untuk kedua kalinya

” Kenapa apanya ? ” jawab Kris setelah lama menerka nerka apa yang dilakukannya sampai membuat kekasihnya menangis

” KENAPA KAU MELAKUKAN SEMUA INI PADAKU ? ” bentak Jessica , Kris tersentak ia tidak tahu apa kesalahannya dan sekarang Jessica membentaknya

” Aku tidak mengerti , memangnya apa yang aku lakukan ”

” Kau… sudah berapa lama kau mengkhianatiku ? Aku salah berpikir Kris yang dulu kembali , sejak kapan kau dan Juniel menyadari perasaan kalian ? Kapan Juniel menyadari kalau dia mencintaimu ? Sebelum kita berbaikan ? Selama kalian bersama ? ” suara Jessica semakin meninggi , ia sudah tidak tahan dengan kebodohan Kris yang tak pernah menyadari perasaanya , seketika Kris membisu kini ia tahu alasan dibalik tangisan dan kemarahan Jessica.

” Aku sudah membaca semua pesanmu pada Juniel ! Kau tidak akan menjelaskan semuanya ? ”

” A..ku… ”

” Tututp mulutmu Wu Yi Fan , semuanya sudah jelas setidaknya pesanmu untuk Juniel mengungkapkan perasaanmu untuknya juga. Kau mencintainya ? Kau ingin bersama dengannya ? Kau ingin meninggalkanku ? Jawab !!!! ”

Kris menunduk , untuk menatap mata Jessica pun ia tak berani rasa bersalah yang kini menjadi jadi ia tidak menyangka Jessica akan tahu secepat ini , berharap ada sepatah kata yang mampu untuk menjelaskan pada Jessica namun ia tidak menemukannya. Bagaimana pun dirinya bersalah untuk kesekian kalinya .

Melihat Kris yang membisu , Jessica memaksakan senyumnya untuk berjalan mendekati Kris lalu memegang tangan lelaki itu dan memberikan handphonenya ” Juniel pasti menunggu kepastian darimu ” ujar Jessica tiba tiba

Kris memandang handphonenya sebentar , perempuan itu benar ada tiga pesan baru yang ia terima dan lelaki itu yakin Juniel pasti pengirimnya

Jessica berjalan gontai membukakan pintu apartmentnya untuk Kris. ” Pulanglah ” pekik Jessica kesal , Kris mendekati Jessica menatap gadisnya yang sudah kacau mata yang sembab dan memerah karena menangis , dan juga wajah Jessica yang menunjukan kelelahan dan rapuh tersirat kesedihan yang mendalam.

Kris pun keluar mengikuti perintah Jessica dan baru selangkah dari pintu apartment Jessica , perempuan itu menutup pintu kasar tepat di depan Kris. Jessica kembali ke meja makan memandangi kue berangka 2 yang beberapa hari lalu mereka pesan bersama , air mata Jessica kembali mengalir ia tidak kuat untuk menahannya lagi seperti yang tadi ia lakukan depan Kris. Ia merasa lebih baik Kris menampar dan memukulnya atau hal jahat semacamnya daripada Kris harus sejahat ini padanya dengan cara mengkhianati Jessica.

Merasa perlu meluapkan kesedihan dan kemarahan, Jessica menghancurkan kue anniversary mereka dengan tangannya dan  bunga yang tadi Kris bawa .Namun sedikitpun itu tak membantu Jessica untuk mengurangi rasa sakit, yang ada ia semakin kacau.

Mendengar sebuah suara seseorang menekan kode apartmentnya Jessica berusaha berdiri , begitu melihat Krystal yang datang perempuan itu tidak melemah tubuhnya lemas dan terjatuh di lantai sambil melanjutkan tangisnya yang sempat tertunda.

” Eonni ” pekik Krystal kaget melihat keadaan Jessica yang sudah seperti perempuan depresi , ia langsung memeluk Jessica erat. Krystal tidak menyangka mendapati eonninya dalam keadaan seperti ini , padahal ia sengaja pulang lebih cepat untuk mendengar cerita eonninya tentang perayaan anniversary Jessica dan Kris tadi . Namun apa yang di dapatnya bukan kebahagian Jessica tapi hanya melihat eonninya menangis tersakiti.

———

Kris membuka pintu kamarnya gontai , kejadian masih terus membayanginya. Hari ini yang seharusnya menjadi hari paling bahagia untuk mereka , Kris merusaknya . Cepat atau lambat Jessica memang akan mengetahui semuanya , bagaimana perasaannya untuk Juniel dan apa yang ia lakukan di belakang Jessica. Kris tak pernah membayangkan rasanya akan sesakit ini , ia lah yang menyakiti Jessica lebih tapi ia masih bisa merasakan sakit karena kesalahan yang dibuatnya. Untuk berbohong tidak mencintai Juniel pun ia tidak bisa, Kris tidak bisa menyangkalnya kalau dia mencintai Jessica dan Juniel.

Kai POV

Pagi pagi sekali Krystal sudah menghubungiku untuk bertemu , ia bilang ada hal penting yang harus dibicarakan denganku. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku mau datang ke sekolah Krystal , tentang Jessica ? Aku memang tak tahu kabarnya lagi , terakhir kami bicara saat Jessica mengajakku makan di caffe ahjumma. Sejak berbaikan dengan Kris ia jarang menghubungiku , aku pun enggan menyapanya bukan karena kami bermusuhan tapi karena Kris selalu bersama Jessica jadi  aku malas menyapa dan pura pura tidak melihatnya, semua orang pun tahu Kris tidak menyukaiku.

Aku menepuk pundak Krystal dari belakang dia pun menoleh. ” Ada apa denganmu ? ” tanyaku terkejut melihat mata Krystal yang sembab dan memerah sepertinya dia habis menangis.

Krystal terdiam beberapa saat , dilihat dari raut wajahnya kurasa ia punya masalah yang cukup serius . Ini pertama kalinya aku melihat yeoja galak ini menangis dan sesedih ini.

” Soojungie ,ada apa denganmu ? Kau bisa cerita padaku , kalau ada yang bisa ku lakukan aku pasti akan membantumu ”

Krystal menghela nafas panjang lalu menatapku ” Eonni dan Kris putus ”

” Mwoyaa? ” aku tak bisa mengatur rasa keterjutanku , demi apapun apakah ini kenyataan bagaimana mereka bisa putus

” Bagaimana bisa ? Bukannya kemarin mereka baik baik saja kenapa tiba tiba berpisah ”

” Jadi begini oppa ceritanya … ”

Flashback

” Yobouseyo ” 

” Maaf menganggumu di pagi hari ” 

” Gwenchana , apa kau ingin ….”

” Dengarkan aku baik baik Kris , ada yang ingin aku katakan “

” Katakan saja Sica “

” Kita sudah resmi berpisah “

” Mwo ? Kapan ? Aku tidak pernah mengatakannya ? “

” Kemarin saat kau keluar dari apartmentku “

” Aku tidak pernah mengatakannya Jessica !! “

” Kau tahu saat kau keluar dari pintu semuanya berakhir , walau aku mengusirmu kau punya dua pilihan kemarin pergi meninggalkanku atau tetap tinggal… Tapi kau memilih pergi meninggalkanku, dan saat itu aku sadar kau memang ingin meninggalkanku ” 

” ………” 

” Terimakasih untuk semuanya Kris dan juga untuk Juniel ” 

Flashback End

” Aku mendengar pembicaraan eonni di telefon, eonni belum menceritakan semuanya padaku . Dia masih terus menangis ” cerita Krystal

” Juniel ? ” nama itu nampak tak asing lagi bagiku, Jessica pernah menyebutnya dulu. Ah benar aku ingat sekarang saat Jessica dan Kris bertengkar dulu disana dia membawa bawa nama Juniel

” Ya , apa kau tahu oppa ? ”

” Dulu saat mereka bertengkar Jessica pernah menyebut namanya dulu , kurasa Juniel selingkuhan Kris ”

” MWOOO?!!! ” pekik Krystal , ia langsung berdiri karena ucapanku

” A..ku tidak tau pasti ” astaga apa yang kau katakan Kai , lihat sekarang Krystal menjadi marah karena tebakanku yang belum tentu kebenarannya

” Aku tidak ingin sekolah ” ujar Krystal lalu menarikku pergi
———

Krystal membuka pintu apartmentnya tak sabaran , karena ucapan Kai tadi ia langsung pulang untuk menemui Jessica. Dibelakangnya Kai hanya mengikuti Krystal dan merutuki tebakan asal asalannya yang membuat Krystal menjadi emosi

” Eonni ” ujar Krystal setengah berteriak menghampiri Jessica yang berada di dapur

” Kau disini ? ” tanya Jessica lemas pada Kai , lelaki yang ditanya itu hanya mengangguk seraya menatap Jessica sendu

” Kenapa kau tidak sekolah ? Sekarang kau berani membolos, aku akan menelofon aboeji untuk menegurmu . Kembalilah ke sekolahmu sekarang ! ” Pekik Jessica , ia eonni yang tegas tidak pernah membiarkan Krystal untuk membolos sekalipun kecuali sakit

” Shirreo !! ”

” Kai tolong antar Krystal kembali ke sekolah ” Jessica berjalan meninggalkan Krystal dan Kai hendak kembali ke kamarnya

” Eonni !!!! ” teriak Krystal kesal , ia hendak mengejar Jessica tapi Kai menahannya

” Bagaimana aku bisa sekolah ? Meninggalkan eonniku yang sedang sedih , aku juga terluka dan menangis melihat eonni seperti ini . Aku ingin menghiburmu , menemanimu , dan memelukmu saat ini ”

Langkah Jessica terhenti mendengar kata kata Krystal , tak bisa dipungkiri kemarin adiknya pun ikut menangis karena khawatir.

” apa eonni akan meninggalkanku saat aku menangis dan sedih ? ” lanjut Krystal , pegangan tangan Kai melemah saat ini ia hanya mampu menganggumi kasih sayang Krystal  yang sangat luar biasa.

” Eonni ” ujar Krystal sedetik kemudian berubah menjadi tangisan lalu ia melangkah memeluk Jessica , gadis itu membalas pelukan Krystal matanya pun ikut memanas namun ia masih berusaha menahan air matanya ,

Setelah lama berpelukan Jessica dan Krystal sudah membaik , kini mereka bertiga duduk di ruang tamu.

” Jadi kenapa eonni dan Kris oppa berpisah ? ” tanya Krystal penuh harap , melihat tatapan adiknya yang sangat ingin tahu Jessica pun tak tega , dan juga ia merasa perlu berbagi masalah dengan orang lain.

Jessica mulai menceritakan semua yang terjadi dari awal sejak Juniel kembali dan sampai dia menyatakan perasaannya pada Kris , setengah mati ia menahan air mata agar tak tumpah di hadapan Krystal dan Kai dirinya sudah lelah menangis dan menyianyiakan air mata untuk namja semacam Kris

” Kenapa ??? Kau menyembunyikan ini semua dari kami Sica – ya , dan berapa lama kau sudah bertahan dengan si brengsek itu. Apa kau bodoh ? Kau seharusnya memutuskan dia sedari dulu , sial… aku selalu menghindarimu karena memikirkan hubungan kalian dan ternyata … dia yang mengkhianatimu, aku bisa gila ” ujar Kai panjang lebar merespon cerita Jessica. Sedangkan Krystal terpaku berusaha mempercayai apa yang baru di dengarnya bukan ia tenang dan biasa saja mendengar eonninya selama ini sangat menderita dengan Kris , semua seperti mimpi baginya Kris yang selalu dihormatinya , yang dianggap seperti oppanya sendiri , namja yang selalu ia harapkan menjadi pendamping Jessica nanti begitu tega pada eonninya.

Jessica menunjukan sebuah foto pada Kai dan Krystal tidak lain foto Juniel dan Jonghyun kekasihnya

80174910

” Ini kekasihnya , aku tidak tahu apa mereka masih berkencan atau sekarang Juniel tinggal menunggu kepastian dari Kris ” gumam Jessica dengan suara paraunya.

Kai dan Krystal terus menatapi foto itu untuk mengingat wajah Juniel , lama memandangi foto itu membuat Krystal tak tahan lagi ia pun langsung berdiri dan menunjuk nunjuk wajah Juniel

” Eonnii !! Bagaimana gadis menjijikan macam ini bisa merebut Kris oppa darimu ? Dia tidak apa apa dibandingkan denganmu eonni , apa Kris oppa sudah gila ? Apa matanya hilang di suatu tempat ! Aku benar benar tak terima !!!!!! ” teriak Krystal murka , Jessica hanya menunduk ia tahu reaksi Krystal akan seperti ini

” Dia gadis yang baik ” balas Jessica pelan , suaranya terdengar lemah.

” Hei sejak kapan ada gadis baik baik bisa merebut kekasih orang ” seru Kai seolah menentang ucapan Jessica , Krystal mengangguk setuju.

Jessica memaksakan senyumnya. ” Kajja kita pergi makan ” ia sengaja mengajak kedua orang ini makan untuk mengalihkan perhatian, ia tak mau terus membahas Kris dan Juniel yang hanya akan membuatnya semakin terluka

——–

Kris belum beranjak dari tempat tidurnya , seharusnya sekarang ia sudah berada di kampus dan mengikuti kelas namun telefon dari Jessica tadi mampu membuatnya tak bisa melakukan apa apa selain tenggelam dalam pikirannya dan menghela nafas . Ironis panggilan dari Jessica yang diharapkan sebagai titik terang solusi masalah mereka ternyata sebuah mimpi buruk yang terlalu buruk bagi Kris

Dia tidak pernah menyangka Jessica akan seperti ini , gadis itu memang berhak memutuskan Kris bahkan sampai menampar kekasihnya pun ia berhak. Tak ada yang salah dari diri Jessica , namun Kris merasa sangat menyesali apa yang menjadi keputusan Jessica ia masih mencintai gadis itu tapi di sisi lain juga ada Juniel yang sudah pasti akan berada di sisinya mulai sekarang.

” Baiklah , kalau ini yang kau inginkan Sica ” gumam Kris

Keesokan harinya 

Juniel POV

Aku tak bisa menyembunyikan rasa bahagiaku setelah membaca pesan dari Kris oppa , semua orang yang melihatku pasti menyangka aku sudah gila karena tak berhenti tersenyum dan tertawa sedaritadi. Aku sudah gila sudah sangat gila karena Kris oppa memberitahuku kalau dirinya dan Jessica eonni sudah berpisah kemarin , sekarang aku tahu alasan kenapa Kris tak menghubungiku seharian tapi tak masalah karena di pagi harinya aku sudah mendapat kabar sebaik ini. Seminggu lalu memang aku menyatakan perasaanku pada Kris oppa kalau aku mencintainya , saat itu aku benar benar tidak bisa menahan diri lagi walau tak menutupi kemungkinan kalau oppa akan meninggalkanku dan mempertahankan hubungannya dengan Jessica eonni. Tapi siapa sangka Kris oppa malah mengatakan dia dulu mencintaiku bahkan sampai sekarang , aku terkejut bukan main saat tahu itu. Sebenarnya aku ingin mencoba melupakan perasaanku pada oppa, tapi oppa menyuruhku untuk menunggunya sampai dia berpisah dengan Jessica eonni.

aku akui aku sangat jahat bahagia di atas kesedihan Jessica eonni , tapi ini kesempatan kedua untukku untuk bersama Kris oppa. Sudah lama aku menyiakan nyiakan kesempatan itu karena memilih Jonghyun oppa, seandainya aku sudah tahu sedaridulu mungkin sekarang kami sudah lama bersama dan tentunya aku sangat bahagia bersama oppa. Sebenarnya aku bertanya tanya kenapa mereka bisa putus , apa karena aku , dan siapa yang memutuskan tapi lebih baik aku menundanya lalu melakukan hal sama seperti Kris oppa

Sekarang saatnya kami untuk bersama….

Sepulang sekolah sudah kuputuskan untuk menghubungi Jonghyun oppa , bukan untuk mengajaknya bertemu atau menanyakan kabarnya. Ku rasa aku sudah tak pantas menanyakan hal semacam itu lagi , kami bukan sepasang kekasih sejak beberapa bulan lalu kami seperti seorang musuh yang saling menyakiti

Tut

Tut

Tut

” Yobouseyo “ jawabnya dengan suara ketus tak senang mendapat telefon dariku

” Oppa”

” Mwo ??? Kenapa kau menghubungiku ? ”

” A..ku ” demi apapun aku sangat gugup karena tadi oppa membentakku

” Jangan mengangguku lagi !! Berapa kali kubilang padamu ”

Emosiku mulai terpancing , apa dia pikir aku akan mengajaknya berbaikan kembali.

” Ini terakhir kali aku menghubungimu , mulai saat ini aku bukan kekasihmu lagi kita bukan sepasang kekasih lagi. Jadi jangan khawatir “

” Hahahahahaha ya!!! Memang siapa yang bilang detik ini aku masih kekasihmu ? ”

” ……. ”

” Kau lucu sekali , bagiku hubungan kita sudah sangat lama berakhir dan sekarang aku sudah bahagia bersama kekasihku yang baru . Dasar gadis bodoh ! ”

Beep

Jonghyun oppa memutuskan panggilanku , “dasar gadis bodoh ” oppa memang benar aku gadis bodoh yang lebih memilihmu dibanding Kris oppa dulu , seharusnya aku tak pernah kenal dan bertemu denganmu dulu. Nappeun namja !!

———-

Juniel menghubungi Kris tak selang berapa lama , tidak butuh waktu yang lama untuk Kris menjawab panggilannya

” Oppa , aku sudah berpisah dengan Jonghyun oppa ” ujar Juniel senang tanpa perlu memberikan sapaan sopan atau basa basi

” ……. “

” Oppaaaaa “

” Oh ya ? Bagaimana bisa ? “

Raut wajah Juniel berubah menjadi sendu mendapat reaksi Kris yang biasa saja , datar dan terkesan tak senang mendengar kabar yang seharusnya menjadi kabar baik untuk dirinya.

” Aku akan menceritakannya nanti oppa” kemudian Juniel memutuskan telefon dari Kris kesal.

” Juniel – ah kajja pulang ” ajak Seolhyun dan Yuna hari ini mereka memang berjanji untuk pulang bersama.

———-

” Itu dia ” seorang gadis melempar pandangan pada gadis sasarannya yang tengah tertawa bersama kedua temannya

” Kita harus memberinya pelajaran ” seru gadis lain yang ikut menatap sasarannya tajam

” Kalau perlu kita hancurkan muka so imutnya ” seru gadis terakhir

Ketiga gadis menghadang gadis berponi dan kedua temannya di depan gerbang sekolah , ketiga gadis yang tidak lain Krystal , Amber dan Luna menatap Juniel tajam dan merendahkan sontak saja ini membuat kedua yeoja yang berdiri di samping Juniel kebingungan , pasalnya mereka sangat tahu Juniel tak pernah punya musuh.

” Nuguseo ? ” Juniel membuka suara sungguh ia bingung kenapa ketiga yeoja yang sama sekali tidak dikenalnya memandangnya penuh kebencian seolah melakukan kesalahan yang sangat fatal

PLAAAK ! Satu tamparan dari Krystal mendarat mulus di pipi Juniel sedangkan gadis yang baru ditamparnya hanya memegangi pipinya terkejut. Semua murid yang berlalu lalang mulai berhenti dan berkasak kusuk melihat apa yang baru saja terjadi , satu sekolah ini tahu pasti siapa Juniel gadis pintar, baik , ramah dan menyenangkan idaman semua namja satu sekolah.

” Siapa kau !!!  ” tanya Juniel kali ini membentak , ia merasa sangat kesal dan di permalukan oleh gadis yang tak di kenalnya

Krystal tertawa sinis, lalu ia mendorong Juniel kasar sampai perempuan itu terjatuh ” aku tidak menyangka orang sepertimu bisa bersekolah di sini , aku ingin tahu apa yang sekolah ini ajarkan padamu ” seru Krystal menyindir dan penuh penekanan di setiap katanya , membuat Juniel tak bisa menahan diri lagi ia langsung berdiri dan menarik Krystal menjauh dari kerumunan.

” Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu ” marah Krystal karena lengannya di pegang oleh Juniel .

” Aku tidak mengenalmu tapi kau tiba tiba menampar dan mendorongku, apa kesalahanku ? ” bentak Juniel

Krystal tertawa mendengarnya, sudah ia duga Juniel tidak akan menyadari kesalahannya. ” Gadis murahan sepertimu tidak akan pernah menyadari kesalahanmu , apa ini yang sekolah dan keluargamu ajarkan padamu Juniel ? Apa di Seoul tidak ada namja lain ? Yak ! Kalau kau tidak laku berkencanlah dengan seorang ahjussi daripada merebut kekasih orang ”

Mata Juniel memanas , emosinya sudah memuncak tak terima dengan semua kata kata kasar. Dia mengepalkan tangannya kuat kuat seolah berusaha menahan kemarahan, melihat Juniel yang setengah mati menahan diri membuat Krystal tak tahan untuk menggoda dan memancingnya , ia pun berteriak ” TIDAK ADAKAH SATU DARI KALIAN YANG MENYUKAI SEORANG JUNIEL ? ” teriak Krystal pada sekumpulan lelaki yang tengah mengobrol. Para lelaki itu pun terhenti dari aktifitasnya dan menatap Krystal heran

” HENTIKAN !! ” Sentak Juniel sekuat tenaga , habis sudah  kesabarannya pada Krystal. Namun itu tak membuat Krystal berhenti , kini ia kembali beraksi ” APAKAH DI SINI ADA YANG INGIN BELAJAR CARA MENGGODA DAN MEREBUT KEKASIH ORANG ? BELAJARLAH DARI JUNIEL , DIA SEORANG MASTER. DIA…. ”

Kata kata Krystal terputus karena Juniel menamparnya , Amber dan Luna berlari menghampiri Krystal untuk menenangkannya karena ia tahu pasti Krystal akan membalas Juniel berkali kali lipat.

” Apa kesalahanku padamu, aku tak kenal denganmu dan kekasihmu. Bagaimana aku bisa merebut dan menggoda kekasihmu ” teriak Juniel , air mata mulai menetes di pipinya

Krystal menaikan wajahnya menatap Juniel , sungguh ingin sekali ia mencakar cakar menghancurkan wajah Juniel kalau saja Amber tak memegangi tangannya

” Kau tak kenal Krystal Jung ? ” seru Luna mulai bersuara , otak Juniel mulai berpikir siapa gadis di depannya ini , Jung nama yang sangat tidak asing baginya tapi otaknya terlalu buntu berusaha mengenali marga gadis itu.

” Aku Krystal Jung , adik Jessica Jung ” jelas Krystal memperkenalkan diri , terjawab sudah semua kebingungan Juniel.

” Jadi kekasih yang kau maksud tadi itu Kris oppa ? ”

” Ya ! Kekasih eonniku yang kau rebut , karena kau mereka berdua berpisah ”

” Aku tidak merebutnya ”

” KAU MEREBUTNYA YEOJA SIALAN ! ”

” Anni ”

” Berani kau menyangkalnya , kau yang menyatakan perasaanmu pada Kris oppa dan menggodanya. Cih tidak tahu malu ”

” Aku tidak perlu malu untuk mengakui perasaanku ”

Mata Krystal terbelalak mendengar jawaban Juniel , tentu saja itu semakin membuat Krystal naik pitam. ” Eonniku menderita karenamu , kau senang sekarang? kau bahagia setelah apa yang kau lakukan pada eonniku ? Jauhi Kris oppa , dan jangan pernah menganggunya . Dia itu kekasih eonniku ! ” bentak Krystal

” Aku mencintai Kris oppa , sudah lama aku mencintainya. Kau lupa , Kris bukan kekasih Jessica eonni lagi mereka sudah berpisah ” Juniel menjawab dengan santai dan tenang , ia tak mau membuang buang tenaga mengikuti emosinya

” Mereka berpisah karenamu !!! Kau benar benar gila Juniel ! Kau gila !!! ”

” Dengar Krystal – ssi , aku juga tidak pernah menyangka mereka akan berpisah dan aku tidak pernah menyuruh Kris oppa, jadi ini bukan kesalahanku ”

” Kuperingatkan jangan lagi ganggu mereka berdua , jauhi Kris oppa ! ”

” Tidak akan.  Aku tidak akan melepaskan Kris oppa apapun yang terjadi ” Juniel menjawab semua ucapan Krystal setenang mungkin

” Tidak tahu malu !! ”

” Apa Jessica eonni yang menyuruhmu melakukan ini ? Kekanak kanakan sekali dia , sampai menyuruh adiknya untuk membalas dendam. Tidak heran Kris oppa tak tahan dengan eonnimu yang kekanak kanakan ” sinis Juniel

” Yaaaak !!!!!!”

Krystal melepaskan tangan Amber sedetik kemudian ia sudah mendorong Juniel dan mengunci tubuh gadis itu dan memukul menjambak tanpa henti meluapkan semua kekesalan dan sakit hatinya melihat Jessica sedih dengan memukuli Juniel.

TBC

89 thoughts on “What Am I To You? (Chapter 2)

  1. suka..sukaaa..sukaaaaaaa banget gilak nih ff bikin falling in love aja..
    jesssicccaaaa kasiaaan banget,rasanya pengen ikutan krystal nonjok in si juniel itu,
    kris juga jadi cowo kok tega banget kayak gitu,padahal cantikan jessica kemana mana hiks thorr nangis akuu😥
    next chap ditunggu thor,ganbate😀

  2. Yaaaa
    Jung krystal daebakkk.. 2 jempol dehh
    hhhaa puas bnget ama reaksi krystal dsini..
    Kris.. Bner bner kau yahhh
    udah d.kasih ksempatan knapa msti ngulangin kya gtu lagi hah?! Hadeuhh
    ehemm, kyak.ya tdi ada yg jealous gitu tuhh /siikut kai

    Laanjutt thorr

  3. Wedyaan.. sangar banget tu krystal
    Salut deh sama cintanya dia ke kakaknya #prokprokprok
    Jadi gemes juga deh sama juniel-_-
    Krisnya apa lagi, pingin gua tabok-___-
    Tadi sampe nangis nangis kasian banget sicanya 유^유

  4. kris aaaaa aku benci banget sama lu!!! gak punya perasaan, egois, kasar!!! sini coba aku pengen nabok muka lu!!! karma? berharap itu datang buat kris:3 kaisica bersatu dan bahagia, aku harap seperti itu{}

  5. Kesal sama juniel, Sumpah deh !! Pakai banget !! keterlaluan banget sih, smpai gak mikirin perasaan sica kayak gmna . Wajar krystal sampai sebegitu marah sama dia . Kris gak tau apa juniel aslinya gak perdulian kayak gitu . Sebel .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s