[Freelance] (Bestfriend Or Boyfriend?) (Chapter 3)

  • Judul : Bestfriend or Boyfriend? (Chapter 3)
  • Author : GummyJessy
  • Rating :  PG
  • Lenght :  Chapter
  • Genre :  Friendship , Romance , Little Bit Comedy(?)
  • Main Cast : Jessica Jung \\  Byun Baekhyun \\  Xi Luhan
  • Support Cast : Park Jiyeon \\ Im YoonAh \\ Han Sunhwa

WARNING TYPO(s)

SIDERS?KICK!

~oOo~

MOHON DI BACA SAMPAI PALING BAWAH.

YoonA POV

“Dimana kiriman  oppa nemo ku ini?aishh aku sudah lelah mencari – carinya dari tadi!” gumam yonna kesal.

 

TIGTUNG *angep bunyi line kalo masuk*

 

“ah! Sekarang apa lagi??” gerutu yoona sambil menyari  smartphonenya “Ah!ini dia!!”

Aku segera membaca pesan yang masuk dari aplikasi canggih di smartphone ku, ku lihat siapa yang mengirim pesan. Ah! Ternyata Jiyeon Unnie , aku amat sanggat merindukannya. Semenjak dia naik kelas, dia jarang sekali turun ke lantai 2 sekolah ku– ya, tepatnya di lantai kelas ku  berada.

 

 

Jiyeon Unnie!

“YoonAh! Kemana saja kau?”

Me

“Eh?Maksudmu kemana Eon?”

Aku sempat binggung, kenapa Eonnie ttiba – tiba mencari ku, huft, sudahlah. Karena lelah aku memutuskan untuk pergi ke cafe di seberang sana, ya –walaupun disana banyak pasangan yang sedang bermesraan. Tidak apa, toh aku kesana hanya untuk minum dan istirahat saja ‘kan?

 

TINGTUNG

TINGTUNG

TINGTUNG

 

Damn! Berisik sekali handphone ku ini! Kenapa handphone ku bunyi di saat yang tidak tepat?disaat aku baru saja melangkah ke dalam cafe yang bernama ‘Dream Caffe’ ini? Itu memaksaku untuk membuka pesan yang masuk, karna aku paling tidak suka membalas pesan dengan lama, aneh?memang tapi tidakah apa – apa .

Setelah memduduki kursi di dekat jendela yang melihatkan pemandangan jalanan Seoul ini aku segera membuka 3 pesan sekaligus yang masuk. Dan tertulis ‘Jiyeon Unnie!’ bawel sekali dia! Apakah aku harus mengganti kontak namanya dengan julukannya ketika aku kecil?apa harus?! Apa harus aku tulis nama kontaknya dengan ttulisan ‘Ny.Bawel’?

Huft, langsung ku buka saja pesan dari eonnie kesayangan ku ini, oh! Soal hubungan ku dengan JiyJiy Eunnie! Kami memang tidak mempunyai hubungan darah sekalipun, tapi dulu eomma punya teman dekat,ah! Ralat! Bukan dulu tapi dari dulu sampai sekarang. Kami sering bermain bersama kalau eomma dan Park Ahjumma sedang bertemu.

Jiyeon Unnie!

“Yak! Pacar mu Yoon! Aku mendengar dia dan sahabatnya berbicara di kelas!”
“Aku serius!”

“Dia bilang ah ralat, temannya bilang bahwa kau di tembak Baekhyun waktu itu karna kalah di perminan Truth or Dare yang mereka mainkan. Dan parahnya, waktu pacaran kalian maksudku kau dan Baekhyun. Akan berakhir minggu depan!”

Me

“ckck, aku tidak peduli!.Mungkin mereka sedang bercanda”

Jiyeon Unnie!

“Up2Yu dear!, tapi ingat! Aku sudah mengigatkanmu”

 

-oOo-

 

“Go-Go-Gollllll!!!!”

“Hey pendek! Kau memakan makanan ku ya?”

damn so sexy!”

Anniyeo, tanya si tiang itu!”

Astaga, berisik sekali apartement Chanyeol! Aku tidak bisa tidur kalau begini keadaannya!!!

YAK! Berhenti berteriak! Aku tidak bisa tidur bodoh!” teriak ku kesal kepada mereka sambil mengacak – ngacak rambut lku.

“salah kan si pendek! Dia mengambil makanan ku!”
“apa??! Ku bilang aku tidak mengambilnya! Tanya chanyeol!”

“kenapa aku?menggaggu saja! Ini level teratas! Jadi aku harus fokus”

“YAK! Hitam! Jongin apa yang kau lakukan dengan laptop mu itu?kenapa tanggan mu berada di dalam celana mu jong?”

 

Astaga, kalau tau begini jadinya harusnya aku tidak menyuruh mereka diam, mereka menjadi lebih berisik dari sebelumnya kesal ku.

 

 

 

-oOo-

 

 

Author POV

 

Jessica hanya berdiam diri di kamarnya, tidak tertarik untuk makan malam bersama keluarga besar Jung yang sedang mengumpul dan membicarakan tentang Jung Crop.

 

Eonnie-ah!” teriak krystal jung– anak dari adik ibunya atau saudaranya.

Ne Krysy?”

“Jeje Eon, Waeyo kau tidak ikut makan malam bersama tadi?Waeyo?. Eomma sangat menghawatirkan mu, kau tau kan?dia menyayangimu lebih dari aku!” kata Krystal panjang lebar.

“Ahaha” jessica tertawa hambar, jessica tidak habis fikir. Walaupun saudaranya ini masih terbilang ‘belum’ dewasa. Tapi sudah beranjak dewasa. Sifatnya masih sama seperti 3 tahun yang lalu. Jessica menggelengkan kepalanya lalu mengusap rambut Krystal sayang. “Krys-ah. Kau tak boleh berfikir bahwa ahjumma lebih menyayangi ku dari pada mu Krys, kalau dia lebih menyayangiku. Mungkin kau sudah di taruh di panti asuhan ‘kan?. Atau mungkin menjadi gelandangan heum?” lanjut Jessica

“Ya,ya,ya kau selalu saja menceramahiku kalau aku berkata tentang kasih sayang eomma untuk kau. Hah, sudahlah Eon, aku mau pergi bersama Leo dan Lauren. Annyeong~

 

-oOo-

 

 

 

Im so glad, you made time to see me

Hwo’s life?  teel me hwo’s your family?

I haven’t seen them in a while

 

Suara ringtone dari smartphone milik Jessica berbunyi. Tapi Jessica tidak menghiraukannya. Dia lebih memilih untuk membaca novel yang sudah lama ia beli, tapi belum sama sekali ia sentuh atau baca itu.

 

Im so glad, you made time to see me

Hwo’s life?  teel me hwo’s your family?

I haven’t seen them in a while

 

Sudah kedua kalinya suara ringtone itu terdengar, akhirnya Jessica terasa terganggu dan langsung mengambil smartphonenya dan memencet tombol warna hijau tanpa melihat siapa yang menelfonnya.

 

Yeoboseo?”

“Jess, ku tunggu kau di cafe dekat sekolah.”

 

TUT

Telfon tersebut langsung di matikan oleh orang yang menelfon Jessica tanpa menunggu jawaban dari Jessica.

“Hello?”

“Heyy?!”

Jessica melihat layar smartphonenya ‘sial’ batin Jessica. Siapa dia? Kenapa memakai nomer pribadi?membuat ku penasaran saja. Huh.

Jessica berjalan ke arah kamar mandi dan mengganti pakaian rumahnya dengan baju biru tipis lengan panjang dan rok berwarna pink dan sepatu tinggi berwarna biru muda. Setelah siap dia langsung berangkat ke cafe dekat sekolahnya.

Tak usah bingung – bingung mencari alamat cafe itu. Karena hanya ada satu cafe dekat sekolah yaitu cafe yang bernama CoffeCaffe . caffe itu akan selalu penuh kalau murid  – murid di sekolah Jessica sedang jam istirahat. 90% murid – murid akan pergi ke caffe itu hanya untuk mengisi waktu istirahatnya.

 

 

-oOo-

 

At CoffeCaffe

 

TRING

 

Mendengar bel suara tanda ada pengunjung masuk jessica langsung menengok ke arah pintu, terlihat seorang namja yang familiar di matanya. Jessica terus – terus mengingat – ingat siapa laki – laki itu. Dia yakin, ia pernah melihat malah pernah berbicara dengan laki – laki yang baru saja masuk ke dalam Caffe yang ia kunjungi, untuk bertemu dengan ‘orang misterius’ itu.

Mata mereka berdua bertemu, Jessica tidak bisa melalukan apapun. Senyuman itu. Jessica amat sangat kenal dengan senyuman itu. Tapi                            siapa?

 

“Ice Princess, i miss you so bad” ucap namja itu. Astaga batin jessica. Aku kenal orang ini dari suaranya. Oh Tuhan.

 

“K-Kris Sunbae?” jawab Jessica gugup

“Ne, kau masih mengenalku hem?” kata Kris lembut

 

Jessica jadi ingat ketika Kris menyatakan cintanya kepada Jessica, tapi Jessica menolaknya sampai Kris menangis mendengar jawaban dari Jessica yang membuat hatinya (kris) amat sangat sakit. Jessica ingat ketika Kris hampir tidak mau sekolah lagi. Karena ia merasa dirinya tidak sempurna,tidak baik, dan tidak yang lain lain.

 

N-ne sunbae, pasti aku masih mengigatmu. Kau kan sunbae tertingi semasa sekolah menengah ke atas dulu” Jessica menjulurkan lidahnya “ kau tidak berubah sunbae! Masih seperti dulu , tampan dan tinggi. Perempuan mana yang berhasil membuat kau jatuh cinta padanya eoh?” lanjut Jessica dilanjutkan dengan menyikut lengan Kris. Sebenarnya Jessica merasa amat sangat tidak enak dengan ‘mantan’ sunbaenya yang satu ini. Jessica berusaha seperti biasa – biasa saja. Walau dalam hatinya terasa sangat tidak enak.

Kris membalasnya dengan senyuman yang pasti membuat semua yeoja pingsan ketika melihatnya. Tak lupa Kris mengacak – ngacak rambut Jessica sampai sedikit berantakan dari sebelumnya. Jessica mencurutkan bibirnya kesal . jessica langsung berdiri dan melihat Kris dari atas sampai bawah lalu melihat dirinya sendiri dari atas sampai bawah.

“Aku pen–“ kata – katanya terpotong karena Kris telah memeluknya dengan sangat erat. Membuatnya sesak nafas “Sunbae-ah! Aku susah bernafas tau!” Kris melonggarkan sedikit pelukannya untuk Jessica. Lalu Jessica membalasnya dengan senang hati, Jessica membalas pelukan Kris dengan sangat erat. Jessica menyandarkan kepalanya ke dada bidang milik Kris.

Kris senang Jessica mau memperlakukannya layaknya seorang kekasih yang sedang di mabuk cinta. Kris melepas pelukannya, Jessica sedikit cemberut karena Kris melepas pelukan yang membuat yeoja – yeoja atau namja – namja atau pasangan yang melihatnya akan cemburu. Karena Kris dan Jessica bisa d bilang serasi rambut blonde mereka,kulit putih susu mereka, dan masih banyak lagi. Tapi hanya satu yang membuat mereka sedikit tidak terlihat sendiri. Karena tinggi badan mereka yang 80% berbeda itu.

“Kenapa kau lepas pelukannya sunbae-ah?” tanya Jessica

“panggil aku ‘oppa’ nanti kau akan kupeluk lagi, lebih erat dan lebih lama. Mau?” tawar Kris

“yak! Kenapa harus oppa?”

“panggil saja”

“baiklah OPPA” jessica sedikit menekan di kata terakhirnya yaitu ‘ oppa

“ahaha, bagus” Kris mengacak – ngacak rambut Jessica lagi. “Kita lanjutkan pelukannya di rumah ku saja eoh?”

“Eh?Sun– oppa maksudku!” Jessica mengetuk kepalanya lucu. “Oppa sudah punya rumah?Cepat sekali!” wajar saja Jessica bertanya seperti itu. Karena setahu Jessica , Kris pindah ke New York untuk melanjutkan sekolahnya.

 

FLASHBACK ON

“Jess”

“Ne?”

“kau tau? Kris sunbae anak pindah ke NY untuk melanjutkan sekolahnya!”

“semoga ia di berkati”

FLAHBACK OFF

 

Wajar saja Jessica terlihat berteman sekali dengan Kris karena dulu Kris salah satu sunbae yang dekta dengan Jessica. Jessica memang terlihat sombong. Tapi dia amat sangat dekat dengan subae – sunbae yang ada di sekolahnya dulu.

 

KrisWu Apartemnt

“Jess, kau istirahat dulu saja. Aku akan membersihkan badan sebentar nanti kau membrsihkan badan juga ne?” Kris  menegur Jessica yang sedari tadi melihat ke seluruh tempat di apartement pribadinya “Jess” Kris menyetuh pundak Jessica.

“E-eh?iya oppa?waeyo?. Maaf tadi aku sedang melihat isi apatement mu ini. Maaf ya oppa maaf” Kris membalas dengan senyuman tulusnya. Lalu ia tertawa hambar “aku akan membersihkan badan ku sebentar nanti kau juga membersihkan badan ne?” ulang Kris lagi.

“Ne oppa, tapi aku ganti baju milik siapa?aku mau menginap disini ne?sekali saja” rajuk Jessica kepada Kris.

“kau pakai baju ku saja. Atau kau mau memakai baju noona ku?. Tadi dia meninggalkan satu setel baju untuk bulan depan, karena rencananya bulan depan dia akan menginap disini” Jessica hanya ber’oh’ ria.

“OK, cepatlah. Badan ku sudah gatal sekali oppa” keluh Jessica

“baiklah Jess. Sabar sebentar ya.”

 

Kris sudah selesai membersihkan badannya lalu ia menghampiri Jessica sambil mengeringkan rambutnya yang basah akibat mandi tadi.

“Jess, ayo cepat mandi. Nanti kau menjadi bau” ejek Kris

“Yak! Aku tidak pernah bau oppa. Camkan itu!” balas Jessica sinis. Disertai lirikan tajamnya.

*

*

*

*

*

*

*

 

“AAAAA!!!” teriakan Jessica mengagetkan Kris. Kris menjadi panik, ada apa dengan Jessica? Kenapa Jessica berteriak tiba – tiba . kris segera berlari secepat mungkin ke kamar mandi di dalam kamarnya tanpa basa basi Kris langsung mendobrak pintu kamar mandi dan mencari keberadaan Jessica.

Jessica amat sangat sexy kalau begini. Jessica hanya memakai handuk yang ia pakai  dan hanya menutupi sebagian tubuhnya  sampai dengkul saja. Malahan 5cm di atas dengkul . Kris menelan salivanya susah payah ia langsung menggelengkan kepalanya dan menghampiri Jessica dan langsung memeluk Jessica. Jessica menangis di pelukan Kris. “Waeyo?” tanya Kris lembut.

“kecoa oppa! Kecoa” balas kris di sela – sela isakannya . kris ingat, jessica sangat takut dan benci dengan binatang ‘kecoa’ membahasnya saja jessica engan.

“Uljima uljima, sekarang aku ada di sini. Kecoanya sudah ku bunuh” ucap Kris lembut.

“hinks …. hinks yasu-sudah gomawo oppa” jawab jessica

“ne, sekarang kau pakai pakaian mu. Telfon eomma mu jangan lupa–  nanti dia panik. Aku tidak mau”

“ne”

 

–oOo –

 

“Yeoboseo”

“………”

“Ne eomma tidak usah khawatir. Aku di rumah Kris sunbae. Kau ingat?, rencananya aku akan menginap disini eomma..” rajuk jessica

“……..”

“jinjjayo? Wahh gomawoo eommaaa muahh”

 

PIP

Jessica mematikan sambungan telfon dengan eommanya dengan senyuman mengembang di wajah dinginnya Jessica menghampiri Kris.

Jessica berjalan mengendap – ngendap layaknya pencuri. Rencananya dia ingin mengangetkan Kris. Tapi ternyata Kris yang terlebih dulu mengagetkan Jessica

“Boo!”

“AAAA!”

Jessica berteriak dengn suara 7 oktafnya(?) mendengar Jessica berteriak. Kris langsung menutup telinganya dengan kedua tanggannya.

“Astaga Jes! Apa kau gila?berteriak di telingaku eoh?” kata Kris sambil mengusap – ngusap telinganya yang merasa penggang/? Itu.

“salah sendiri, kenapa kau mengangetkan ku?”

“karena aku tu kau akan mengagetkan ku!”

 

-oOo-

 

“Jess,  apa kau …… sudah mempunyai– ehm . nam–nmja chigu?”

“Nde?”

“Ah tidak, lupakan saja. Selamat malam, selamat tidur” ucap Kris sambil mengecup kening Jessica dengan lembut

 

-oOo-

 

“oppa aku pulang ne”

“weayo?apa kau bosan?”

Jessica menggelengkan kepalanya

“lalu?”

“aku ingin pulang oppa! Aku ingin pulang!” rajuk Jessica sambil bergeliat manja di lengan kekar milik Kris.

“baiklah – baiklah, kau masih bersahabat dengan Baekhyun??”

Jessica menundukan kepalanya setelah mendengar nama ‘Baekhyun’ Kris yang menyadari Jessica seperti itu segera bertanya

“Ada apa? Apa kau di perlakukan tidak baik dengannya?”

“Anniyo oppa” jawab Jessica dengan nada lemah

“Jujur saja, biar oppa hajar dia Jessy”

“Anniyo, tidak usah oppa.”

“Terserah mu Jessy-ah. Cepat bersiap – siap kau akan ku antar pulang.”

“Ne”

 

*

*

*

*

 

“Jessy, sudah selesai siap – siapnya?” tanya Kris dari ruang telefisi di apartement mewahnya

“Tunggu sebentar oppa” jawab Jessica dengan setengah berteriak

 

“Siap!” teriak Jessica. Jessica terlihat amat canntik sekarang mungkin kalau Princess Aurora itu nyata. Kecantikannya tidak akan mengalahkan Jessica. Dengan di balur dress selutu bermotif bunga – bunga cantik dan flat shoes bermotif bunga juga.

“kau terlihat cantik Jes.” Puji Kris. Serabut merah muncul di kedua pipi Jessica. Jessica segera menundukan kepalanya malu. “gomawo oppa-ah. Tapi lain kali jangan menggombal”

“siapa yang menggombal eo?” tanya Kris

“kau” jawab Jessica masih dengan menundukan kepalanya tapi kali ini jari telunjuk tanggannya menunjuk Kris.

Kris menghampiri Jessica, lalu merangkul Jessica “C’mon, kita naik ke mobil ku. Aku sudah memanaskannya tadi”

 

-oOo-

Suasana hening menyelimuti mobil milik Kris. Jessica memilih untuk melihat pemandangan jalanan kota Seoul dan Kris memilih untuk fokus menyetir

 

 

Sesampainya di rumah Jessica, Kris menanyakan sesuatu untuk Jessica

“Jessy-ah. Apa kau mau berenang dengan ku dan teman – teman ku?”

“Berenang? Tapi kau janjikan kau akan selalu bersama ku? Tidak meninggalkan ku dengan entah siapa itu. Temanmu?”

“Aku berjanji. Nanti pukul satu siang aku menjemputmu. Atau kau mau pergi kesana sendiri?”

“Kau jemput aku saja oppa.”

“oh baiklah, jangan lupa janji mu ne!” Kris mencubit hidung Jessica

“Aisshh oppa, kau jahil sekali!”

“haha, sudahlah masuk. Dan ingat! Jangan lupa!”

“iya oppa bawel” Jessica menjulurkan lidahnya.

 

-oOo-

 

“Eomma, Appa,Krysy, Ahjumma,Ahjussi aku pulang!” teriak Jessica setelah masuk ke dalam rumah mewah orangtua nya ini. Jessica terlebih dahulu di sambut hanggat oleh semua pekerja di rumahnya. Memang hidup menjadi seorang ‘JUNG JESSICA’ layaknya seorang putri raja. Masuk ke rumah di sambut hanggat dengan pekerja di rumahnya satu pekerja menggambil koper Jessica dan berjalan mengikuti Jessica dari belakang. Satu lagi membawa makan pagi untuk Jessica yang masih hangat. Dan terakhir bibi Kim yaitu orang yang paling di percaya di keluarga Jung ini menuntun Jessica sambil menjawab bertubi – tubi pertanyaan Jessica.

“dimana eoma?appa?ahjussi?ahjumma?Krysy?. lalu apa menu makanan siang ini? Apakan baju berenang ku ada di kamar ku?apa Luhan tadi kesini?”

“Jung kecil, biasakan satu – satu jika memberi pertanyaan kepada bibi. Kau tau kan? Bibi sudah tua, bibi gampang sekali lupa. Jadi pelan – pelan ne?”

“Ah sudahlah, abaikan saja Bi”

Bibi Kim hanya memberi senyuman kepada Jessica. Dia sudah terbiasa dengan sikap Jessica yang manja, dingin dan selalu childlish. Bibi Kim sudah menggangap Jessica sebagai anaknya sendiri. Karena semenjak Jessica masuk kindergarden sampai saat ini detik ini, jam ini, menit ini bibi Kim lah yang sepenuhnya merawat Jessica. Karena pekerjaan appa & eomma Jessica yang bisa di bilang ‘sangat’ sibuk ini. Pastinya mereka sibuk karena mengurusi perusahaan Jung Corp.

 

Im so glad, you made time to see me

Hwo’s life?  teel me hwo’s your family?

I haven’t seen them in a while

 

Nada dering smartphone milik Jessica berbunyi dan muculah/?  Nama ‘Babbo Namjachigu’ di layar smartphonenya.

Senyuman Jessica mengembang ketika melihat siapa yang menelfonnya . tanpa basa – basi Jessica langsung menggangkat telfonnya.

Yeoboseo” terdengar suara berat namja imut yang di cintainya.

“Luhannie. I miss you so bad

Nado chagi-ah

 

.

.

.

.

.

.

 

 

Annyeonghaseyo, aku Cuma mau kasih tau. Ini part terakhir yang akan aku post dsini. Ah ani, ff yg terakhir di sini. Artinya aku ngak bakalan ngelanjutin ff ini kecuali di blog  pribadi ku. Kenapa? Aku kecewa bgt sama readers di sini. Aku tau ff ini gaje,ngebosenin dll. Tapi seengaknya cmment sedikitlah. Susah ya ngetik? Banyak banget siders di sini. Aku tau jenongkece pny readers lebih dari 118+ bahkan 200+ aku termasuk readers juga disini. Aku tetep comment walaupun aku gak tertarik. Tapi kalian gitu apa?ngak! kalan Cuma baca dan langsung close tab gitu aja. Rencananya dulu aku mau join jadi author  tetap disini. Tapi karena tau sikap readers yg udh jd siders krn gak suka sm ff ku yg msh jadi ‘author freelance;’ bukan ‘author resmi’. Gimana kalo aku jd author resmi?tambah banyak kacang kali!

 

Udahlah males banyak bacot.

Thx for all readers yang ‘mungkin’ settia baca ff ku/nugguin/comment/like. Kalian kalo penasaran boleh cek di sini silahkan😉

Thanks buat siders semoga kalian bisa jadi ngak siders lagi ke author freelance yang lain

Gomawo buat admin di wp ini udh mau post ff aku😉

Thanks all!

18 thoughts on “[Freelance] (Bestfriend Or Boyfriend?) (Chapter 3)

  1. yahh.., athour kok pindah sih hueee~ #nangis#kejang-kejang#plakk#abaikan
    aku sbenerny sih msih bingung thour .., sma chap kali ini kok baekhyun sma luhanny dikit kali sih peranny ?? dan ak kiraiin athour ngeganti cast hehehehe~ mian thour !! dtunggu klanjutanny ne.., smagat ^^

  2. yahhh sayang bgt thor klo author ga post disini. kan kurang rame. ff ini jg bagus kok. smangat ya thor~ disini baekkie sm lulu ga muncul yah? tpi ad kris si tokoh baru😀 krissica moment, I love it! krissica jjang! ttp smangat thor ^^

  3. wah jangan pindah dong thor… udah disini aja….
    ada 3 cwo yg mencintai sica dan salah satu yg di terima itu luhan, aahhh bahagianyaaaa tapi ada apa dengan baekhyun? hmmm…. semakin penasaran pairingnya sama siapa… ckcckk

  4. loh?huaaa..keputusanmu eon…kenapa gitu? #padahal udah tau alasannya..
    kalo gitu aku bakalan kunjungi blog pribadimu itu

  5. Ah padahal ni ff bgs … ŢǡϸЇ authory mlh pndh ….
    Ksl deh klo gn baca ff ţǡϸЇ g prnh bs end
    Klo g niat α┏̲u̶̲̅┓̲
    endg mndg jgn d postsin
    Ķąʼn kshn sm ϔåπǵ bc n coment ff ini pst nggu trs … ŢǡϸЇ thory kcw hy krn pr readet ϔåπǵ bc ţǡϸЇ g tgn comnt ….
    N para reader jg knp Șȋĥ tgl ngln aj bbrp kata saja g mkn wkt ķąʼn dn g susah jg … Ibarat kata klo kita mghrgai penulisy …
    Untk pr author tlg jgn myrh dgn gmpng cm krn g d coment atw like …. Dlm setiap ff pst ķąʼn ad ϔåπǵ like dn coment … Jd hrgai jg mrk ϔåπǵ sudah mbaca ff kalian …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s