Somebody Else (Chapter 9)

somebody-else

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

 Main Cast:

  • Jessica Jung
  • Kris Wu (EXO M)
  • Park Chanyeol (EXO K)

Other Cast : Hyunyoung (Rainbow), Taecyeon (2PM), EXO Member

Jessica memeluk kakinya erat erat , teringat ciumannya dengan Kris tadi itu bukan ciuman pertamanya dengan Kris tapi hatinya terus berdebar debar jantungnya siap keluar saat ini juga , tangannya berkali kali menyentuh bibirnya seakan masih terasa bekas ciuman Kris disana.

Drrt drrt
Jessica menjawab panggilan masuknya, tertera nama ” Chanyeol ” di layar ponselnya

” Yoboseoyo “

” Yoboseoyo sica – ya ” ujar Chanyeol sedikit terkejut karena tidak biasanya Jessica menjawab telefon semangat apalagi terdengar dari suaranya ia sedang berbahagia

” Kau sudah pulang ? “ tanya Chanyeol

” Ne “

” Bagaimana keadaan Kris ? ” tanya Chanyeol terpaksa karena tidak mendapati bahan pembicaraan

” Dia baik baik saja “

” Apa kalian sudah baikan? ”

” Ne ”

” Apa yang terjadi dengannya? ”

” Kurasa ia malu karena masalah kemarin jadi ia menjauhiku , tapi aku sudah menjelaskannya jadi dia baik baik saja sekarang ”

” Memang kau bilang apa padanya? ”

” Aku percaya padanya ”

” Oh ” Chanyeol ber ” o” ria walau dalam hatinya kecewa mengetahui Jessica dan Kris sudah berbaikan sekarang

” Sica – ya ayo makan ” teriak Taecyeon

” Kau makan dulu ne, makan yang banyak . Selamat malam , sampai berjumpa besok “

” Ne, annyeong jaljayo chanyeol – ah ”

Keesokan harinya

Jessica memainkan jarinya menunduk ke bawah, di sampingnya Kris hanya bisa memandangi perempuan itu heran karena sedari pagi ia terlihat aneh tidak mau menatapnya lama dan menjawab pertanyaan seperlunya

” Sica – ya ” panggil Kris , tapi perempuan itu tidak berhenti dari kegiatannya

” Hmm ”

” Kau ini kenapa aku perhatikan diam dan menghindari kontak mata denganku , aneh sekali sudahlah ayo ke kantin ” ajak Kris.

Kris menarik tangan Jessica dan membawa gadisnya menuju kantin sekolah , keadaan kantin cukup ramai dan padat . Kris menyuruh Jessica duduk di tempat mereka biasa tapi ia menolak ingin ikut bersama Kris , mereka berdua pun mengambil makanan bersama

” Kenapa kau mau ikut? Aneh sekali ” selidik Kris . Jessica menggelen pelan , ia hanya ingin menemani Kris

” Kenapa ? ” desak Kris

” Tidak boleh? ”

” Kau menyebalkan sekali Sica ” balas Kris kesal lalu mengambil makanan Jessica dan membawa keduanya, dibelakangnya sica tersenyum dan mengikuti Kris

Senyumnya menghilang melihat Hyunyoung tengah memperhatikan Kris , setelah namja yang di perhatikannya memunggunginya ia menoleh pada Jessica dan bertatapan cukup lama , Hyunyoung menatapnya penuh kebencian . Jessica tidak mau mempedulikan tatapan tajam Hyunyoung tadi dan berlalu duduk di depan Kris.

Selesai menikmati makan siangnya, Kris hanya memandangi Jessica yang belum selesai dengan makanannya , ia tahu Kris memperhatikannya sedaritadi membuatnya salah tingkah dan malas menghabisi makanannya.

” Aku jadi ingat kejadian kemarin ” gumam Kris , Jessica langsung tersendak mendengarnya kemudian ia mengambil minumannya untuk menyembunyikan kegugupannya

” Kau bahkan salah tingkah ” sindir Kris sembari tertawa

Chanyeol berjalan ke arah Jessica dan Kris, tak sengaja mata mereka bertemu Chanyeol tersenyum manis padanya tapi dia tidak membalas ia bingung haruskah membalas senyuman Chanyeol atau tidak mengingat namja yang duduk dihadapannya, ia tidak mau membuat Kris terluka lagi. menyadari sikap aneh Jessica Kris menoleh melihat Chanyeol dan kedua sahabatnya melewatinya dan duduk di belakang Jessica

Jessica bisa menangkap perubahan wajah Kris ketika melihat Chanyeol, dingin dan tak senang ia sudah lelah dan benci dengan situasi seperti ini , ketika tidak tahu dimana harus berpihak pada Kris ataukah Chanyeol ? Kris terus menatap Chanyeol penuh kebencian begitu juga sebaliknya lelaki yang ditatapnya tak mau kalah , mereka beradu tatapan cukup lama

” Jangan kau pikir karena kau disamping Jessica aku akan menyerah, lihatlah ke belakangmu ada aku, aku yang mencintai dan menjaga Jessica dibelakangmu, ini hanyalah masalah waktu.. cara merebut Jessica darimu akan segera kutemukan” batin Chanyeol

Kris beranjak dari duduknya, seketika tubuh Jessica menegang takut takut Kris akan menghampiri Chanyeol dan mengajaknya bertengkar ternyata tidak ia malah duduk di samping Jessica dan merangkul gadisnya.

” Tidak bisakah kau lihat ini ? Aku disampingnya, didepannya, dimanapun ia berada Jessica tetap milikku ” Kris membatin

Chanyeol menghela nafas berat melihat Kris merangkul Jessica , ia akui ia cemburu walau Kris sengaja
melakukannya seolah menunjukan status hubungan mereka dan Jessica adalah miliknya.

Sepulang sekolah

Jessica membuka pintu mobil , alangkah terkejutnya ia melihat Chanyeol duduk di kursi belakang sampingnya

” Sica annyeong ” sapa Chanyeol dengan senyum khasnya

” K..au kenapa ? ” tanya Jessica terbata bata , ia tidak bisa mengatur rasa keterjutannya

” Aku ingin bertemu denganmu , apa kau keberatan? ” tanya Chanyeol , Jessica menggeleng pelan lalu tersenyum pada Chanyeol

” Hari ini kau bebas ? Ada satu tempat yang ingin ku kunjungi bersamamu” tanya Chanyeol

” Eodi ? ” jawab Jessica

” Rahasia, ahjussi kita bisa turun di depan sana tolong katakan pada Taecyeon hyung aku akan mengantarnya pulang ” pinta Chanyeol , mobil pun berhenti di tempat yang ditunjuk Chanyeol mereka berdua turun dari mobil bersama

——–

” Apa ini tempat yang ingin kau kunjungi ? ” tanya Jessica setiba di sebuah kedai minuman

” Ne, aku sedang ingin minum milk tea ” jawab Chanyeol kemudian menyodorkan daftar menu pada Jessica

” Ku kira ia akan membawaku ke tempat romantis ” umpat Jessica dalam hati

” Apa kau berpikir aku akan membawamu ke tempat sepi dan romantis ? ” tebak Chanyeol lalu terkekeh pelan , Jessica menghela nafas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal ia merasa malu karena Chanyeol menebak dengan benar apa yang ada dipikirannya

” Sudah siap order? ” tanya seorang pelayan ramah, membuyarkan suasana canggung mereka berdua. Chanyeol dan Jessica akhirnya memesan , kecanggungan menemani mereka berdua setelah pelayan itu pergi

” Aku punya sesuatu untukmu ” ujar Chanyeol kemudian mengambil sesuatu dari dalam tasnya , tidak lama ia mengeluarkan sebuah boneka barbie dan memberikannya pada Jessica

” Barbie ? ” tanya Jessica heran menatap boneka barbie itu dan Chanyeol bergantian . Jessica menyipitkan matanya , aneh dan bingung bagaimana namja sekeren Chanyeol bisa mempunyai boneka barbie ” apa ia membagi koleksi boneka barbienya denganku? apa ia membelikannya untukku ? atau dia menjual boneka barbie padaku? Atau dia mengajakku bermain bersamanya ”
tebak Jessica

” Aku masih normal sica – ya ” ujar Chanyeol , jarinya terulur menyentuh kening Jessica . Perempuan itu terdiam hanya mampu memandang keningnya yang masih di sentuh Chanyeol.

” Ini pesanannya, terimakasih ” seorang pelayan datang memaksa Chanyeol berhenti dengan aktifitasnya.

” Barbie itu menjadi teman bicaraku , aku bisa memandanginya setiap hari ” ujar Chanyeol

” Apa kau begitu kesepian? ” lirih Jessica menatap Chanyeol prihatin, lelaki yang ditatap sedih itu mengangguk

” Karena aku tak bisa bicara dan berada disampingmu setiap saat, ketika aku merindukanmu dan ingin bicara denganmu aku berpikir boneka itu kau, aku bisa mengatakan semuanya pada barbie itu jika boneka itu bisa bicara mungkin ia akan memberitahukanmu bagaimana perasaanku padamu sebenarnya ”

Jessica terdiam, ia tahu Chanyeol membuat pengakuan sekarang

” Aku tidak ingin bicara dengan boneka lagi, aku terlihat bodoh … jadi bisakah aku disampingmu tanpa ada pembatas di antara kita ? berbicara dan berada disampingmu setiap saat, berjalan dan duduk bersamamu. Dulu aku sudah menyatakan perasaanku padamu, sekarang aku akan memintamu memikirkan perasaanku. Aku mencintaimu Jessica ”

Jessica terbengong tidak percaya dengan kata kata yang baru dilontar Chanyeol yang mampu mengguncang hatinya , apakah ini awal untuk mereka berdua ?

” Kau percaya dengan cinta yang tak harus memiliki ? ” gumam Chanyeol lalu menyeruput minumannya . Jessica masih terdiam, tidak mampu berkata kata

” Cinta itu seperti ketika kita melihat suatu barang di toko, kita menyukai dan ingin memilikinya. Tapi jika kita tidak mempunyai uang yang cukup, maka kita akan berusaha untuk memilikinya, mungkin dengan menabung, mengorbankan keperluan untuk membeli yang lain, segala macam cara akan ditempuh untuk membeli barang yang kita suka itu. Seperti itulah cintaku, ketika aku menemukan orang yang aku cintai maka aku akan berusaha untuk mendapatkannya. Kau mengerti maksudku kan? ” lanjut Chanyeol lalu menggengam tangan Jessica berusaha menyampaikan perasaannya

” Cinta tak harus memiliki itu tidak ada yang benar cinta yang tidak bisa dimiliki, aku tidak ingin menjadi seorang pengecut karena tidak berusaha memilikimu, aku tak takut kau menolakku tapi aku takut jika aku tidak mencoba . Beri aku jawabanmu jika kau siap ” Chanyeol mengambil tangan Jessica dan menempatkannya dipipi.

——–

Jessica menjatuhkan tubuhnya di tempat tidur lemas, setelah Chanyeol meminta untuk menjawab perasaanya sica tak bisa berpikir jernih, dalam pikirannya dipenuhi kata kata Chanyeol tadi dan Kris , entah sejak kapan Kris tinggal dalam pikirannya.

Jessica POV

Kurasa waktunya sudah tiba, inilah akibatnya karena aku tidak pernah tegas dan mencari tahu perasaanku sebenarnya. Waktu seolah memaksaku untuk memilih antara Chanyeol dan Kris secepatnya , mungkin waktu ingin membantuku menemukan namja yang benar benar aku cintai . Semua orang pasti berpikir aku bahagia dicintai dua namja sekaligus , apa kalian yakin? Bagaimana dengan harus menyakiti dan mengabaikan perasaan seseorang untuk bersama orang yang kau cintai ? Masih bisakah bahagia di atas penderitaan orang lain ? Apakah masih pantas bahagia setelah menyakiti perasaan orang?

Aku memang mempunyai perasaan untuk mereka berdua, disisi lain aku juga tidak bisa egois pada akhirnya aku harus memilih satu di antara mereka berdua, sanggupkah aku memilih mengingat apa yang mereka lakukan untukku?

Chanyeol…

Pernahkah kau menemukan orang yang membuatmu nyaman dan mengerti dirimu sendiri?

Seseorang yang mudah memahami perasaanmu

Seseorang yang mampu membuatmu nyaman dan kembali menjadi dirimu bila bersamanya

Seseorang yang menjadi orang pertama menceritakan segala masalahmu, kesedihanmu, dan mengungkapkan rahasiamu padanya

Seseorang yang dengan mudah mencuci otakmu dengan kata kata bijaknya

Orang pertama yang berbeda dari semua orang yang pernah mengecewakanku

Orang pertama yang aku sukai , cinta pertamaku?

Tapi…

Seseorang yang begitu hebat tadi pernah mengabaikan dan menyakitimu, dulu ia tidak ada bedanya dengan semua orang menganggapku aneh dan menjauhiku, mempermainkan perasaanku meminta aku untuk menjadi temannya tapi pada akhirnya ia mengabaikanku dan semua selesai dengan kata maaf . Mungkin Chanyeol pikir aku memaafkannya dengan mudah , apa sakit hati di hati seseorang bisa hilang dengan kata maaf ? Terkadang hatiku sakit jika mengingat itu dulu.

dan

Kris

Jika kalian bertanya apa yang membuatku berbeda dengan kalian, aku akan menjawab “karena aku mempunyai Kris ”

Kris itu kekasihku ya, kehadirannya di hidupku seperti mendapat keberuntungan yang tak ternilai tidak bisa dibeli dengan apapun, seseorang yang begitu melindungi dan menjagaku
Seseorang yang membuatku bisa hidup dengan tenang tanpa hinaan dan pukulan yang menjadi makanan setiap hariku

Seseorang yang membuatku berbeda dengan orang lain, jika awalnya semua orang bisa mengangguku sekarang semua orang segan untuk berurusan denganku

Seseorang yang pertama tulus denganku, mau duduk bersamaku pergi ke kantin dan berjalan disampingku  , tidakah ia merasa malu bersanding denga perempuan biasa sepertiku?

Seseorang yang mengorbankan segalanya untukku, rela meninggalkan persahabatannya dan genk nya untuk bersamaku terutama ia banyak mengorbankan perasaannya, aku sudah mengkhianati, mengabaikan dan menyakitinya aku pikir ia akan pergi meninggalkannya tapi tidak Kris tetap disampingku seolah aku tidak melakukan hal yang salah

Tapi

Seseorang yang sangat mencintaiku ini tidak mengenalku dengan baik bersikap seolah benar benar mengenalku,  menyebalkan, meneriaki, memarahi dan memaksaku itulah dirinya tidak pernah mencoba mengerti perasaanku .  Aku juga wanita, aku tidak tahan dengan sikapnya itu

Manakah yang harus ku pilih seseorang yang mengerti diriku atau seseorang yang mampu melindungiku ?

Entahlah aku tidak tahu, aku sendiri masih bingung dengan perasaanku.

Normal POV

Kris sedang asik melihat lihat foto kekasihnya di galeri handphonenya, foto Jessica tengah tertawa sambil menunjuk ke arah kamera di foto itu Jessica terlihat sangat bahagia

” Yura benar dia gadis ceria dulu ” gumam Kris tanpa berhenti menatap foto Jessica

Drrt drrt, panggilan masuk

” Yoboseoyo “
Kris menjawab panggilannya

” Kris “ tidak lain pemilik suara itu ialah Yura

” Ne , ada apa Yura – ya ? “

” Anni aku ingin mengingatkanmu reuni smp kami minggu ini, kau bisa membawa Sooyeon kan ? ”

” Aku belum bicara dengannya ”

” Kau mau meminta izin? Kris kau gila dia tidak akan mau bertemu kami, bawa saja Sooyeon diam diam ”

” Kenapa kau bersemangat sekali ? ”

” A..ku ”

” Kau jangan khawatir aku akan membawanya ”

” Baiklah, sampai bertemu . Annyeong Kris ”

” Aneh sekali, ia terus memaksaku untuk mempertemukan mereka. Apa Yura benar benar tulus ingin berbaikan dengan Jessica ” gumam Kris setelah mengakhiri telefonnya dengan Yura

Kris mengangkat bahunya tidak mau memikirkan Yura dan keanehannya lebih lama lagi dan kembali melihat lihat foto kekasihnya.

Jessica POV

Ku masuki ruang kelasku tidak semangat, bagaimana aku bisa semangat? Sudah semalaman aku memikirkan Chanyeol dan Kris tapi aku tidak mendapati apapun yang ada aku semakin pusing memikirkan mereka berdua. Hari masih pagi tidak ada seorangpun di sini kecuali aku, aku melirik bangku kosong disampingku. Kenapa Kris tak datang juga ia lama sekali.

” Haruskah aku mengirim pesan menanyakan keberadaannya? ” tanyaku pada diri sendiri

Tidak pasti nanti Kris akan meledekku , anniya aku tidak mau, aku mengalihkan pandanganku tidak mau memikirkan Kris lagi. Pandanganku kini tertuju pada tempat duduk Chanyeol yang cukup jauh dariku, aku jadi ingat saat kami duduk bersama dan Kris memaksaku kembali bersamanya.

” Mencariku Jessica ? ” suara berat itu tidak asing lagi dan pasti ini Chanyeol. Aku tersenyum kecut memandangnya berdiri di depan pintu kelas sembari tertawa, ia berjalan ke arahku dan duduk di atas mejaku aku hanya mampu menunduk malu kenapa ia bisa memergokiku memikirkannya

” Kau memikirkanku tadi ? ” Ledek Chanyeol masih menertawaiku

” Tidak ” jawabku singkat

” Arra arra kalau kau tidak mau mengakuinya ”

” Berhenti menertawaiku ” protesku , Chanyeol kembali terkekah lalu mengelus rambutku seketika aku langsung terdiam , kenapa aku selalu seperti ini jika ia menyentuhku. Tawa Chanyeol terhenti dan menatapku dalam, apa ini kenapa ia menatapku seperti itu ?

” Wae? ” tanyaku

Author POV

” Anniyeo ” Chanyeol menatap Jessica intens , kemudian ia mendekatkan wajahnya pada Jessica, semakin dekat . Semua orang yang melihat pasti tahu ia ingin mencium Jessica , Sica menutup matanya erat erat

” Ehem ” suara orang berdehem membuat keduanya menoleh dan Chanyeol menghentikan aktifitasnya, Orang tadi Kris tengah menatap mereka dan bahkan berjalan ke arah Jessica sehingga membuat Jessica terdiam.

Kris mencodongkan tubuhnya dan mengecup bibir Jessica sekilas . ” Apa kau ingin melakukan ini tadi ? ” tanya Kris pada Chanyeol . Jessica memberanikan diri menatap Kris anehnya lelaki itu tak terlihat marah atau kesal malah ia tertawa memandang Chanyeol

Chanyeol tersenyum lalu memegang bahu Jessica ” aku pergi ” dan melirik Kris menatapnya tajam

” Mianhae ” ujar Jessica setelah mereka duduk bersama, pertama kalinya ia meminta maaf dan merasa bersalah pada Kris karena hubungannya dengan Chanyeol

Kris tersenyum tipis ” meminta maaf ? ” tanyanya

” Ne, mianhae aku salah ” jawab Jessica menyesal , kini ia menunduk tidak berani menatap Kris.

Kris POV

” Mianhae , aku salah ” kata Jessica seraya menunduk, aku menoleh dan mulai menatapnya. meminta maaf ? Aku tidak membutuhkan itu, tidak peduli berapa kali ia meminta maaf dia tidak bisa menjauhi Chanyeol juga bukan?

Kurasa aku tidak perlu menjelaskan perasaanku, bagaimana perasaanmu jika kekasihmu hampir dicium orang lain? Sakit? Marah? Kesal ? Benar itu semua yang kurasakan, tapi tidak ada yang bisa kulakukan untuk menunjukan semua itu. Jika aku marah pada Jessica dan kami bertengkar, siapa yang mendapat keuntungan ? Chanyeol dia pasti akan menghibur dan berada disamping Jessica, dia orang yang pandai memanfaatkan keadaan

” Hmm ” jawabku ketus

Sial kenapa aku tidak bisa bersikap biasa pada Jessica, menatapnya pun aku enggan, kadang aku lelah dengan sikapnya yang seperti ini selalu menguji kesabaranku . Apa Tuhan sengaja mengirim Jessica untuk menguji dan melatih kesabaranku? Jika ia aku akui itu berhasil, semarah apapun padanya aku selalu mencoba untuk menahan dan mengendalikannya karena aku tak mau satu kesalahan karena emosiku membuat aku harus kehilangannya

Selama pelajaran berlangsung pun kami tetap tak bicara,  walau aku tahu Jessica memandangiku sedari tadi tapi aku tak mau menanggapinya. Jam istirahat aku memilih menyendiri dan menenangkan perasaanku, aku pergi ke belakang sekolah meninggalkan Jessica seorang diri, aku menyandarkan tubuhku di tembok sesekali menghela nafas kesal karena bayang bayang Chanyeol ingin mencium Jessica terus terbayang di pikiranku

Normal POV

Kris menempatkan tangannya di dada, dan menepuk nepuk pelan seolah mencoba memberi kekuatan dan kesabaran tapi itu sama sekali tak membantunya untuk mengurangi kekesalan, yang ada ia semakin tidak bisa melupakan tadi. Ia mengambil rokok di saku celananya barang yang selalu ia bawa kemana mana walaupun belakang ini ia tak lagi merokok. Kris menyalakan rokoknya tapi terhenti mengingat kata kata Jessica

” Berhenti merokok, aku tidak menyukainya. apa kau tak bisa memperhatikan kesehatanmu ”

Kris membeku menatap rokok yang belum disentuhnya sama sekali, lagi lagi bayangan Jessica muncul. Rasanya ia ingin menenangkan pikirannya dengan merokok , tapi ia masih mengingat Jessica yang tak menyukainya merokok. Kris membuang rokoknya ke tempat sampah dan kembali masuk

Di tempat lain Jessica mengigit bibir bawahnya seraya terus memandangi luar kelas melalui jendela , menunggu Kris kembali.

Jessica POV

30 menit lalu sejak jam istirahat Kris meninggalkanku, aku tahu aku salah dan Kris berhak marah membenciku pun ia pantas. Kenapa Kris selalu marah marah padaku seketika aku sadar itu semua karena aku lebih dulu menyakitinya , itulah caranya meluapkan sakit hati dengan memarahiku . Setelah banyak hal menyakitkan yang aku lakukan padanya , ini pertama kali aku benar benar merasa bersalah dan menyesal. Kenapa aku selalu menyakitinya?

Akhirnya orang yang kutunggu tunggu muncul , aku hanya mengekori Kris dengan mataku. Ia berjalan masuk kelas dan menarik kursi di sampingku ,  ia sempat menatapku sekilas dengan tatapan dingin. Sesakit inikah perasaan Kris ketika aku mengabaikannya? Aku tak pernah bisa membayangkan dan merasakan bagaimana rasanya menjadi Kris sampai aku berada di posisinya sekarang, Kris mengabaikanku tiga kali tapi aku mengabaikannya selama ini

Mianhae, karena kau selalu di sisiku sehingga aku tidak tahu betapa berharganya dirimu

Chanyeol POV

Kupandangi Jessica dan Kris dari belakang, mereka terlihat sedang bertengkar terbukti  Kris tadi meninggalkan Jessica seorang diri saat jam istirahat. Seharusnya aku bisa menemani Jessica , tapi tidak di lingkungan sekolah jika aku bersamanya mungkin satu sekolah akan berpikir Jessica mengkhianati Kris itu sama saja membuat Jessica menderita karena semakin dibenci orang orang

Jessica terus menatap Kris yang memunggunginya, kenapa ia peduli pada Kris sekarang? Jawabannya karena Jessica mulai goyah sekarang, ia juga mulai menyukai Kris.  Lalu kenapa kalau Jessica juga menyukai Kris ? Apa aku harus mundur dan mengalah? Tidak akan, sudah kutegaskan pada diriku sendiri aku tidak akan kalah dan mengalah dari Kris

Sepulang sekolah aku tak sempat bertemu dengan Jessica lagi, aku hanya mengirimnya pesan menanyakan apa ia sudah sampai di rumah atau tidak. Dia membalas pesanku seperti biasa, entah kenapa aku takut sangat takut Jessica mulai berhenti menyukaiku, itu tidak bisa terjadi aku harus meyakinkan perasaanku padanya.

Hari ini aku akan meminta jawaban atas perasaanku pada Jessica, lebih cepat lebih baik bukan? Lebih baik ia secepatnya meninggalkan Kris daripada membuatnya semakin merasa terbebani karena semua kebaikan Kris. Aku rasa mereka sudah berbaikan, aku melihat Kris berbicara dengan Jessica, tak bisa kumengerti jalan pikiran Kris benar benar tak bisa ditebak.

To  : Jessica
Ada yang ingin kubicarakan denganmu, bisakah kita bertemu sepulang sekolah? Aku akan menunggumu

Aku sudah mengirim pesan meminta Jessica untuk bertemu , tapi ia tidak terlihat membaca pesanku. Sepulang sekolah aku masih menunggu balasan darinya

Kulirik sekilas tempat duduk Jessica yang kosong, kalau ia sudah pulang seharusnya ia membalas pesanku. Dimana dia sebenarnya? Apa pergi bersama Kris? Mungkin mereka pulang bersama pikirku.masih ada hari esok Chanyeol – ah tenang

” Aku pulang ” pamitku pada kedua sahabatku yang sibuk menonton music video snsd, tak ada jawaban karena mereka sangat sibuk berteriak dan memuji kecantikan member snsd sampai tak mempedulikanku

aku melangkah keluar kelas , sekolah cukup sepi kulirik jam tanganku pantas saja sepi sudah hampir jam 5. Bukankah itu Jessica? Sosok seorang yeoja berambut coklat panjang dengan jaket merahnya, itu jaket yang Jessica pakai tadi , sedang memegang handphonenya. aku mempercepat langkahku menghampirinya.

” Kau belum pulang ? ” tanyaku setelah berdiri disampingnya. Jessica menoleh ia terlihat kaget dengan kedatanganku

” Oh Chanyeol – ah , belum. Kau sendiri? ”

” Aku masih disampingmu ” Jessica tersenyum , aku pun ikut tersenyum membalasnya

Apa sekarang waktunya? Aku gugup dan takut, takut jawaban Jessica akan menyakitiku. Tapi jika tidak sekarang, aku tak punya banyak waktu lagi. Lakukan sekarang atau kau tak punya kesempatan lagi

” Jessica ” panggilku

” Ne? ” aku memegang kedua bahunya membalikan tubuh Jessica , ku cium keningnya lembut . Ia terlihat sangat terkejut dengan ciumanku ini , wajahnya seketika berubah.

” Apa kau tak membaca pesanku tadi ? ” aku melirik ponsel di genggamannya. Jessica terbengong tak menjawab pertanyaanku. Astaga dia sangat lucu

Aku membungkuk , memegang kedua pipinya agar menatapku. ” Jessica , bagaimana jawabanmu ? Ku rasa aku sudah memberikanmu waktu untuk berpikir.

Jessica menatapku serius, tapi bibirnya tak bergerak untuk menjawab

” Kau tak akan menjawab ? Dengarkan aku , apa kau menyukai hubunganmu dengan Kris yang seperti ini ? Apa kau menyukai orang itu ? Kau terlihat tak bahagia dengannya, Kris tak tau cara mencintaimu. Aku tahu kau bertahan dengannya karena kebaikan Kris selama ini , bukan itu Sica – ya cara membalas kebaikan seseorang kau hanya menyakitinya. Menambah luka Kris selama ini, ketika kau siap meninggalkan Kris datang padaku dan genggam tanganku ”

” Apa yang kalian bicarakan ? Tampaknya serius sekali ” Kris tiba tiba muncul merusak pengakuan cintaku pada Jessica, sial kenapa dia selalu muncul dan merusak suasana.

” Aku baru saja menyatakan perasaanku Kris ” jawabku santai. Tanpa berkata apa apa Kris meninggalkan Jessica dan Chanyeol dengan marah

Normal POV

Jessica memandang Kris yang semakin menjauh ” Chanyeol – ah mianhae aku harus pergi ” ujarnya lalu segera berlari mengejar Kris

Chanyeol tersenyum miris, merasa penolakan dari Jessica. ” Apa ini artinya Jessica lebih memilih Kris daripada aku? Tidak , ia hanya merasa bersalah dengan Kris lagipula Jessica belum menjawab. Ia tidak menolakku ” batin Chanyeol

Jessica berhasil menahan tangan Kris, dengan nafas terengah engah ia berdiri di depan Kris. Lelaki itu menatap Jessica marah , Jessica menunduk dengan sedih.

” Mianhae, kau melihat semuanya? ” ujar Jessica mulai bicara

” Kau tidak bosan meminta maaf, apa yang berubah jika kau meminta maaf ? Kekasihmu itu aku, tidak bisakah kau hanya fokus padaku? ”

Mata Jessica memanas, ia benar benar merasa bersalah pada Kris. ” Aku tidak akan melakukannya lagi ” ucap Jessica dengan suara bergetar

” Ada apa denganmu ? Berapa lama lagi kau menyakitiku dengan sikapmu yang berubah ubah? semakin aku mencintaimu,semakin kau menyakitiku..  Kalau kan ingin bersama Chanyeol katakan saja aku tak pernah menahanmu  ! ” teriak Kris murka. Jessica mulai menangis

” Tegaskan perasaanmu, setidaknya ada seseorang yang lebih kau cintai  di antara kami berdua ” lanjut Kris masih dengan suara yang tinggi

Tatapan Kris semakin menyendu kentara kesedihan dan kemarahan terpancar di wajahnya, tangisan Jessica semakin menjadi jadi ia segera memeluk Kris dan menangis dalam pelukan Kris

” Anniyeo , kau tidak boleh meninggalkan aku ” Jessica memperat pelukannya pada Kris

” Wae? Apa aku masih… ”

” Aku mencintaimu ” Jessica memotong kata kata Kris lalu kembali terisak. Lelaki itu terdiam mendengar pernyataan Jessica tadi, ingin tidak percaya tapi melihat kesungguhan dan kesedihan Jessica menyakinkannya. Tangannya mulai bergerak membalas pelukan gadisnya yang masih menangis

——–

Kris POV

Chuu…

Kulihat Chanyeol mencium kening Jessica, sama sepertiku aku rasa ia juga terkejut. Adegan picisan apa yang baru kulihat ini? Aku baru meninggalkan Jessica sebentar menemui Chen untuk mengembalikan
barang yang kupinjam . Aku hanya meninggalkannya lima belas menit , tapi Chanyeol bisa memanfaatkan kesempatan itu. Benar benar hebat kau Park Chanyeol !

Aku menghampiri mereka berdua ” ” Apa yang kalian bicarakan ? Tampaknya serius sekali ” sindirku, kulihat Jessica sangat terkejut dengan kedatanganku, sedangkan Chanyeol menatapku tajam tak senang dengan kehadiranku

” Aku baru saja menyatakan perasaanku Kris ” jawab Chanyeol sarkatis. DEG ! Jantungku berdetak lebih cepat, emosiku mulai naik. Belum berakhirkah hubungan mereka berdua? setelah Jessica bilang ia akan membalas perasaanku, inikah balasannya?

Aku melangkah meninggalkan mereka berdua tanpa kata, aku tak ingin semakin menghancurkan hatiku lagi. Lelah.. Itulah satu kata yang bisa kugambarkan, lelah karena Jessica tak berhenti menyakitiku. Membuatku bahagia dan tak lama ia kembali menyakitiku, apa aku seperti mainan untuknya? Padahal baru saja tadi pagi kami berbaikan dan sore ini ia kembali membuatku marah

Flashback

Pagi Hari

Aku menoleh menatap Jessica , mata kami bertemu karena ia tengah menatapku juga. Bagaimana ini apa aku harus berbaikan sekarang? Pikiranku mengatakan tidak, karena sekali sekali aku perlu menghukumnya tapi hatiku berkata lain Jessica tak sepenuhnya salah yang salah adalah namja genit itu , Park Chanyeol .

Kris ini tak seberapa saat kau tahu Chanyeol dan Jessica berhubungan dibelakangmu dan lusa kau bisa kembali bersikap biasa pada Jessica, aku harus bisa memaafkannya lagi sekarang kurasa ia juga sangat menyesal . Batinku

” Ehem ” aku berdehem tak jelas , aku tak akan meminta maaf karena meninggalkan dan mengabaikannya kemarin. Aku tak salah, aku punya alasan kenapa aku melakukan itu

” Mianhae Kris ” ujar Jessica menatapku sendu , kentara sekali tatapan merasa bersalahnya. Pertama kali aku lihat ia merasa sangat bersalah

” Sudahlah lupakan, bukan hal baru lagi kau menyakitiku.. Aku sudah biasa sangat terbiasa ” aku hanya bisa mengumpat dalam hati, tak mungkin aku bicara seperti itu.

Aku tersenyum tipis menanggapi permintaan maafnya , Jessica tersenyum lega.

” Kau ingat pelajaran biologi kemarin? Ah aku tak mengerti ” sebenarnya aku hanya berusaha mencairkan suasana kami yang begitu hening dan canggung. Jessica pun menjelaskan dan tak berapa lama kami bersikap biasa

Flashback end

Jessica menahan tanganku, dengan nafas terengah engah ia berdiri di depanku. Aku menatapnya marah, Jessica menunduk dengan sedih.

” Mianhae, kau melihat semuanya? ” ujar Jessica mulai bicara

” Kau tidak bosan meminta maaf, apa yang berubah jika kau meminta maaf ? Kekasihmu itu aku, tidak bisakah kau hanya fokus padaku? ” sindirku

Mata Jessica memanas, matanya mulai berkaca kaca. ” Aku tidak akan melakukannya lagi ” ucap Jessica dengan suara bergetar

Mudahkah untukku untuk percaya? Setelah semua kebohongan yang ia katakan, memperlakukan dengan baik , membalas perasaanku, ya itu semua hanyalah kebohongan. Bodoh sekali dengan mudahnya aku percaya , aku bahkan bahagia jika mengingat itu. Aku pikir setelah aku memaafkannya tadi pagi ia akan berubah dan mulai menjauhi Chanyeol.

” Ada apa denganmu ? Berapa lama lagi kau menyakitiku dengan sikapmu yang berubah ubah? semakin aku mencintaimu,semakin kau menyakitiku..  Kalau kan ingin bersama Chanyeol pergilah aku tidak menghalangimu lagi! ” teriakku emosi, entah aku tidak bisa menahan perasaanku seperti biasa. Aku tahu apa yang kukatakan tadi sangat beresiko, apalagi sampai Jessica benar benar pergi tapi aku benar benar lelah

” Tegaskan perasaanmu, setidaknya ada seseorang yang lebih kau cintai  di antara kami berdua ” lanjutku masih membentaknya, lucu sekali aku membahas kami bertiga ini sama saja menyuruhnya memilih aku atau Chanyeol, aku tak akan menahan nahannya lagi aku akan membiarkannya memilih dan pergi

Tangisan Jessica semakin menjadi jadi ia segera memelukku dan menangis di pelukanku. ” Anniyeo , kau tidak boleh meninggalkan aku ” kata Jessica memperat pelukannya

” Wae? Apa aku masih… ”

” Aku mencintaimu ” potong Jessica , aku terpaku emosiku meredam sendirinya. Benarkah ? Apa dia benar benar mencintaiku ? Tanganku mulai terangkat membalas pelukannya, tapi dalam pelukanku Jessica masih menangis. tidak ada lagi alasan aku untuk bersedih, Jessica  mengatakan kalau ia mencintaiku, inilah rasanya cinta terbalaskan?

Beberapa saat tangisannya mulai mereda dan kembali menatapku , seharusnya aku tak mudah percaya tapi melihatnya pertama kali menangis dan memelukku . Terlihat sekali di wajahnya kesedihan, aku merasa ia tulus dan jujur kali ini.

Kami memutuskan duduk di taman dekat sekolah, Jessica sudah berhenti menangis .namun aku juga masih terdiam masih sulit untuk menerima kata kata cinta dari Jessica tadi. Aku bahagia karena ia mulai mencintaiku dan membalas perasaanku, tapi masih ada satu penghalang kami.. Chanyeol. Aku hanya bisa berharap jika ia benar benar mencintaiku, Jessica akan meninggalkannya.

Jessica menatapi handphonenya yang terus bergetar, aku masih bisa mengintip panggilannya ternyata dari Taecyeon hyung. kami benar benar lupa waktu, terutama Jessica Taecyeon hyung pasti sudah lama menunggu

” Pulanglah, hyung mencarimu.. jangan menangis lagi, jangan bersedih. Ayo aku akan mengantarmu ” ujarku menarik tangan Jessica untuk berdiri, aku mengantarnya sampai ke sekolah. Sesampainya di sekolah aku mencari cari mobil Taecyeon hyung, tentu saja aku ingat dan kenal mobil yang kutunggu setiap hari.

” Kau benar benar memaafkan aku? ” tanya Jessica lagi

” Tentu saja, ah tidak juga ” candaku,

Jessica mempoutkan bibirnya , aku hanya terkikik geli melihat tingkah lucunya. Tanganku terulur mengelus rambutnya , apa kami terlihat seperti sepasang kekasih sekarang?

Handphonenya kembali bergetar, aku menghentikan kegiatan dan memasang kuping mendengar pembicaraan mereka.

” Aku akan keluar sekolahmu sekarang ” kata Taecyeon hyung, sudah saatnya pergi.

” Baiklah, aku pulang.. annyeong ” aku mulai meninggalkannya sesekali aku berbalik melihatnya. Jessica melambaikan tangannya dan tertawa pelan padaku, pertama kalinya juga ia melambaikan tangan padaku

———-

” Tadi siapa pria di depanmu? ” tanya Taecyeon oppa di mobil. Jessica terlihat kebingungan menjawabnya

” Molla, hanya orang lewat oppa ” bohong Jessica. Taecyeon ber ” o ” ria tak ingin menanyakan lebih detail lagi

Malam hari Jessica memegangi handphonenya , mondar mandir tak jelas. Ingin menghubungi Kris, entah ia merasa ingin sekedar mengirim pesan pada Kris atau mendengar suara kekasihnya itu.

Rasa keinginannya yang kuat membuat Jessica memberanikan diri mencari kontak nama Kris dan menelofonnya, namun baru berapa detik tersambung ia segara memutuskan panggilannya. Dia menyimpan handphone miliknya di meja berusaha mengurungkan niat untuk menghubungi Kris lagi

Drrt drrt

Jessica berlari ke arah handphonenya, senyumnya mengembang karena nama “Kris ” tertera di layar . Jessica menjawab panggilang Kris gugup

” Sica, kau menghubungiku? “ tanya Kris tanpa basa basi atau memberi salam

” Ah.. itu… tidak, mungkin aku tak sengaja “ bohong Jessica karena terlalu malu untuk mengaku

” Oh baiklah kalau begitu, aku akan menutup telefon ”

” Jjangkaman “ cegat Jessica karena Kris hendak mengakhiri telefon mereka

” Ada apa? ”

” Apa tak ada tempat yang ingin kau kunjungi besok ? “ Jessica memukuli kepalanya, merutuki pertanyaan bodoh yang membuatnya sangat malu. Itu sama saja mengajak Kris berkencan bukan?

” Tempat? Kurasa.. ah tunggu besok aku ingin jalan jalan. Kau mau ikut? ”

” Ya aku mau ” jawab Jessica sangat semangat

” Kau semangat sekali sica “ sindir Kris bercanda, Jessica menyadari sikap berlebihannya

” Anniyeo “ ia kembali menormalkan nada bicaranya

” Baiklah sampai bertemu besok “

Jessica sudah tampil cantik dengan baju putih , rok bermotif bunga bunga dan high heels hitamnya. Ia juga sengaja memcurly rambut dan memakai make up , penampilannya seperti barbie hidup sekarang.  Tidak biasanya ia sengaja berdandan kecuali untuk acara penting, saat kencan pertama dengan Kris pun ia tak mau berdandan dan hanya berpakaian simple.

Sejam sebelum waktu janjian mereka, Jessica turun dan menemui Taecyeon di ruang keluarga yang tengah asik bermain game, Taecyeon menoleh ia menghentikan acara bermainnya melihat penampilan adiknya yang sangat tidak biasa

” Kau mau pergi ? ” tanya Taecyeon. Jessica mengangguk lalu duduk di samping Taecyeon

” dengan siapa? ”

Jessica diam sejenak berpikir ” Chanyeol ” jawab Jessica . Lagi lagi ia berbohong mengatas namakan Chanyeol, tidak ada pilihan lain karena hanya Chanyeol lah satu satunya orang yang di percaya Taecyeon untuk menjaganya

” Eoh, aku juga akan pergi dengan Jaekyung ” ujar Taecyeon bercerita.

Jessica melihat jam , ia harus pergi sekarang berjaga jaga jika jalanan macet nanti. Taecyeon menawarkan untuk mengantar, tapi ia menolak dan lebih memilih di antar supir

———

Jessica menunggu di tempat mereka janjian, jantungnya berdebar debar tak bisa dipungkiri ia sangat gugup dengan kencan mereka hari ini. Perasaan ini sama ketika ia dekat dengan Chanyeol, tapi kali ini rasanya lebih mendebarkan.

Kris muncul dan meminta maaf karena sedikit terlambat, mereka berdua kini sama sama terdiam Jessica sibuk mengatur perasaannya dan Kris sibuk memperhatikan kekasihnya yang terlihat sangat cantik. Selama berkencan dengan Jessica ia tak pernah melihat gadisnya secantik ini

” Sebenarnya ” ucap Kris menggantung. Jessica mendongkak menunggu kelanjutan kata kata Kris

” Sebenarnya tak ada tempat yang ingin ku kunjungi, aku berbohong. Jadi aku tidak tau kita harus pergi kemana ” lanjut Kris. Jessica mengangguk mengerti

” Kau marah? ”

” Tidak, aku sedang berpikir ” jawab Jessica

” Memikirkan apa? ”

” Ada satu tempat yang ingin aku kunjungi , apa kau mau kesana denganku? ”

” Tentu, kemana pun ”

” Sungguh? ”

” Ya”

” Kau yakin? ” tanya Jessica. Kris mulai kesal karena Jessica terus meragukannya

” Ya aku mau, aku serius, aku yakin Jessica Jung ” kata Kris tersenyum manis

Jessica dan Kris mulai berjalan, ia tak memberi tahu Kris kemana tujuannya hanya menyebutkan di daerah Hongdae. Jessica mencuri  pandang menatap Kris yang berjalan disampingnya, jantungnya masih berdebar debar.

Jessica memalingkan wajahnya malu karena Kris menangkapnya sedang mencuri pandang, Kris tersenyum senang melihatnya. Kris tersenyum lembut dan mengulurkan tangannya

” Kau akan lebih aman jika menggenggam tanganku ” kata Kris

Jessica berbalik dan menatap tangan Kris yang terulur untuknya, sesaat ia terdiam dan sejenak ragu melihat tangan Kris. Tapi setelah meyakinkan dirinya, Jessica memberanikan dirinya menggenggam tangan Kris. Mereka pun berjalan bergandengan tangan.

———

Kris menghela nafas panjang, bagaimana namja sekeren dirinya bisa terjebak disini . Caffe bernuansa putih pink , kucing dan imut apalagi kalau bukan ” Caffe Hello Kitty ”

Tapi ia tak berniat protes atau menunjukan ketidaksukaannya, karena bagi Kris melihat Jessica yang terus tersenyum menganggumi caffe ini membuatnya rela datang ke caffe ini lagi asal melihat Jessica sebahagia sekarang . Jessica berjalan kesana kemari memfoto sudut sudut caffe ini yang menarik untuknya. Setelah puas dengan semua foto , Jessica kembali ke tempat duduk mereka.

Tidak lama pesanan mereka pun datang, Jessica memakan waffle hello kitty nya semangat berbeda dengan Kris yang malas melihat makanannya ikut berbentuk Hello Kitty.

” Apa ini tempat yang ingin kau kunjungi? ” tanya Kris disela sela makan mereka

” Ne, sudah lama aku ingin ke sini tapi tidak ada yang mau menemaniku ” jawab Jessica sambil memotong wafflenya

Selesai dengan makanan masing masing, Kris berpindah duduk disamping Jessica. ” Kenapa kau tiba tiba tak takut ? Disini cukup ramai dan kau tak seperti biasanya ” tanya Kris heran , benar setiba disini Jessica tak seperti biasanya selalu ketakutan. Ia terlihat sangat ceria dan senang

” Karena ada kau ” jawab Jessica singkat tapi sangat bermakna bagi Kris.

” Kajja ” ajak Jessica lalu berdiri ya mereka memutuskan untuk pulang sekarang. Baru turun dari lantai atas tubuh Jessica menegang sempurna, jantungnya berdetak semakin cepat, pikirannya melayang melayang melihat dua orang yeoja yang tengah memesan makanan. Tanpa basa basi ia berlari cepat tidak mempedulikan Kris dibelakangnya.

Kris sendiri tidak menyangka akan bertemu Yura dan Victoria disini, seharusnya besok ia menemui Jessica dengan mereka berdua tapi siapa sangka mereka bertiga bisa bertemu di sini.

Kris POV

Aku berlari mengejar Jessica yang jauh di depanku, aku mempercepat lariku dan berhasil menahan tangannya. Bisa kulihat Jessica menangis sekarang, bahu naik turun dan isakan isakannya menandakan ia benar benar ketakutan. aku benar benar tak tega melihatnya , bodoh kau Kris seharusnya kau lebih cepat mempertemukan mereka berdua dan Jessica akan segera membaik

Aku merangkul Jessica yang masih menangis dan membawanya untuk duduk di taman yang sepi, cairan bening masih terus mengalir di pipinya. Kuraih tubuh Jessica dan memeluknya , mengusap punggung Jessica yang semakin terisak dalam pelukanku.

Puluhan menit berlalu tangisan Jessica melemah, air matanya berhenti mengalir hanya menyisakan bekas bekas air mata di wajahnya. Ku elus rambutnya sayang, Jessica mendongkak menatapku setelah sekian lama menghindari tatapanku.

Melihat Jessica seperti tadi, menangis sebegitu hebat. Aku mulai meragukan cerita Yura dan Victoria, mungkin Jessica menangis karena merasa bersalah tapi aku merasa Jessica juga terluka . Dia bukan yeoja yang mudah menangis, dipukul pun ia tak menangis tapi jika melihat Yura dan Victoria ia sangat mudah menangis

” Sudah lebih baik ? ” tanyaku. Jessica menggeleng kuat

” Aku dan kedua orang tadi bersahabat, dua tahun kami bersahabat. Suatu hari tanpa tahu kesalahanku mereka berdua menjauhiku tanpa alasan, mereka membuatku menjadi gadis kesepian. Dalam satu hari mereka juga berhasil membuatku menjadi gadis jahat, orang orang mulai membenciku”

” Mereka memfitnahku, membuatku sakit hati dan menghancurkan hidupku. Semakin dibicarakannya semakin banyak orang yang membenciku. Aku tak bisa melawan karena… hiks ” tangisan Jessica kembali pecah , menangis sejadi jadinya.

Hari ini dunia terasa runtuh bagiku, dadaku terasa sesak karena cerita Jessica tadi. Kenapa aku tidak pernah tahu Jessica begitu menderita karena dua orang itu? Kenapa aku bisa berteman dengan orang yang menghancurkan hidup kekasihku sendiri? Dan kenapa aku bisa termakan omongan mereka berdua sampai aku menyakiti Jessica? Kalimat kalimat penuh sesal itu berperang di pikiranku. Rasanya kepalaku semakin berat melihat Jessica menangis

Aku menghela nafas panjang lalu memeluk Jessica erat ” mianhae ” lirihku. Kesal, marah, sedih, menyesal itulah yang kurasakan. Aku hanya bisa menyesali kebodohanku ini, seketika aku teringat saat bilang Jessica gadis jahat, saat aku meninggalkannya sendiri ketakutan dan saat aku mencoba mempertemukan kedua yeoja sialan itu dengan Jessica. Disisi lain juga aku harus bersyukur karena sampai detik ini aku belum mempertemukan Yura dan Victoria dengan Jessica, aku tidak tahu seberapa sedihnya Jessica nanti jika bertatap wajah dengan mereka berdua.

Setelah keadaan Jessica cukup tenang, aku pergi sebentar membelikanya minum cukup lama menangis kurasa ia sangat lelah. Aku menyodorkannya air putih dan menepuk pundaknya pelan.

Penyesalanku tidak ada gunanya sekarang, aku tak bisa mengulang waktu. Mungkin karena masalah ini juga Jessica tidak nyaman denganku, karena aku bersikap seolah sangat mengenalnya setelah mendengar cerita Yura dan Victoria walau aku tidak tau fitnah apa yang mereka lakukan pada Jessicaku.

” Kalau boleh aku tau mereka memfitnahmu apa ? ” tanyaku hati hati, Jessica menghentikan minumnya. Menghela nafas panjang lalu mulai menatapku. Ini satu satunya kesempatan aku bisa mengetahui masa lalu Jessica dari dirinya sendiri

” Karena kami sangat berbeda, karena menurut mereka hidupku lebih baik. Aku sangat menyayangi mereka berdua, aku selalu berbagi , bagiku apa yang kupunya aku harus membaginya dengan mereka, membawa mereka kemana pun aku pergi , membuat mereka seperti keluargaku sendiri. Tapi pada akhirnya semua yang ku lakukan tidak berarti , mereka mengatakan pada semua orang aku sengaja melakukannya untuk menunjukan perbedaan kami . Sooyeon si gadis jahat, Sooyeon si sombong, Sooyeon yang punya segalanya, Sooyeon yang angkuh dan tukang pamer… Putri Sooyeon. ” cerita Jessica dengan suara bergetar menahan tangis.

——–

Kris tertegun mendengar cerita Jessica lagi, baginya ini masalah yang sangat mudah diselesaikan dengan kekerasan tapi berbeda dengan Jessica. Karena fitnah Jessica pun tidak percaya padanya, Kris mengerti ini masalah yang sangat sulit dihadapi kekasihnya sendiri.

” Apa aku sangat menyedihkan? ” tanya Jessica tersenyum getir

” Tidak , kedua orang itu yang sangat menyedihkan ” jawab Kris

Kris tersenyum tipis seolah tahu apa yang ia lakukan setelah mendengar semua cerita Jessica.

———

Kris masuk ke sebuah caffe , dua orang yeoja yang tak lain Victoria dan Yura berlari menyambutnya senang. Tapi senyum mereka berdua perlahan lahan menghilang menyadari Kris datang bersama Jessica . Mereka tidak percaya Jessica benar benar berani datang ke sini

Flashback

Kris menelofon Jessica pagi pagi , Jessica yang masih setengah mengantuk langsung terbangun karena panggilan Kris

” Yobouseyo “

” Nde?”

” Sica – ya apa kau percaya padaku? ”

” Ten..tu saja ”

” Baiklah ”

Beep telefon pun terputus karena Kris memutuskan panggilan sepihak. Jessica masih tidak mengerti apa maksud pertanyaan Kris

” Temui aku di xxx jam 12 , aku menunggumu ”

Jessica segera beranjak untuk bersiap siap setelah membaca pesan Kris. Mereka pun bertemu di tempat janjian, Jessica berlari menghampiri Kris lelaki itu terlihat sudah lama menunggu karena wajah Kris terlihat muram dan bosan.

” Maaf aku terlambat ” kata Jessica dengan nafas terangah engah

Kris tersenyum lalu memeluk Jessica erat, di dalam pelukannya Jessica bingung dengan sikap aneh Kris yang sangat tidak biasa

” Aku ada di sampingmu, jangan khawatir ” ucap Kris di tengah pelukan mereka

Jessica semakin bingung dengan Kris, pelukan tiba tiba dan kata kata yang mencurigakan. Kris menggenggam tangan Jessica dan mereka berjalan masuk ke dalam sebuah caffe

Pegangan tangan Jessica mengerat, ingin melarikan diri tapi Kris menggenggam tangannya sangat erat. Dia sekarang mengerti apa arti sikap aneh Kris hari ini karena Kris membawanya menemui teman temannya dulu

” Kau percaya padaku bukan Sica? Kali ini buktikan kau percaya padaku”

” Selama aku disampingmu , adakah orang yang menyakitimu? Pernahkah aku membiarkan mereka menganggumu? ” tanya Kris lagi. Jessica menggeleng masih bisa mendengar dan menanggapi pertanyaan Kris di tengah ketakutannya.

Kris menarik Jessica untuk masuk ke dalam menghampiri Yura dan Victoria.

Flashback end

” Sooyeon ” beberapa murid berjalan menghampiri Jessica mereka tidak menyangka Jessica akan datang setelah lama menghilang tanpa kabar

” Kau semakin cantik, kau sekolah dimana sekarang? ” tanya seorang yeoja

” Soo…yeon ” ucap seorang yeoja bernama Luna terbata bata, ia terlihat sangat terkejut dengan kedatangan Jessica.

Jessica menatap Luna dengan tatapan nanar, ia masih mengingat saat Luna ikut menjauhinya tanpa alasan.

Kris memperhatikan Yura dan Victoria sedaritadi terlihat sekali mereka sangat tidak senang dengan kedatangan Jessica, kentara sekali kebencian mereka.

” Nuguya? ” tanya seorang yeoja kali ini bertanya pada Kris

” Kris Wu imnida, kekasih Jung Sooyeon ” jawab Kris memperkenalkan diri

” Dimana kita duduk? ” tanya Kris pada Yura. Yura menunjukan sudut caffe, mereka pun duduk bersama berempat

Yura menatap Sooyeon dalam, kini dia beralih menatap Kris, Kris tersenyum tapi senyum lebarnya menipis dan lama lama menghilang berubah menjadi tatapan penuh kebencian.

” Kau bilang ingin menyelesaikan masalah dengan Sooyeon. Dia sudah di depanmu, kau bisa bicara ” ujar Kris pada Victoria.

Kris memperhatikan Jessica yang menatap Yura dan Victoria nanar, ia bisa melihat di balik tatapannya Jessica sangat ketakutan dan tegang.

” Sooyeonie apa kabar ? Lama tidak bertemu ” tanya Yura

” Kau bersekolah di Hanyang sekarang? Kenapa kau menghilang tanpa kabar, dan di hari kelulusan kau tidak datang. Bagaimana keadaan keluargamu, dan bagaimana kabarmu?” sembur Victoria menyindir.

” Kalian…. masih bisa menanyakan.. kabarku ” gumam Jessica terbata bata

” Tentu saja, kita teman lama Sooyeonie. Bagaimana kau bisa begitu sombong ? ” Victoria melihat Jessica dengan tatapan sebal

Yura berdecak kesal menatap Jessica penuh kebencian ” Berhenti bersikap ketakutan seperti itu, memangnya apa yang kami lakukan padamu ”

Jessica tersentak mendengar ucapan Yura , bagaimana bisa Yura berkata begitu. Mereka sama sama tahu apa yang terjadi di masa lalu

” Kalian menjijikan ” ujar Jessica mulai menatap Yura dan Victoria marah, dia benar benar tidak bisa menahan kemarahan yang ia pendam bertahun tahun apalagi mendengar ucapan mereka berdua seolah tak melakukan kesalahan apapun.

” Wae? Apa kesalahanku pada kalian ? Kenapa kalian melakukan ini semua padaku ” ujar Jessica membentak , sedetik kemudian air matanya menetes cepat

” Melakukan apa ? ” tanya Victoria tersenyum merendahkan

” Meninggalkanku, menjauhiku dan menghancurkan hidupku” jawab Jessica masih menangis

Jessica mengeratkan pegangannya pada dressnya, ia berusaha menahan perasaanya agar berhenti menangis dan menenangkan perasaanya. Kris yang melihat betapa takutnya Jessica menggenggam tangan Jessica erat.

” Kau pikir hanya kau yang menderita di dunia ini? Bagaimana denganku, dengan Victoria? Kau kaya , kau punya keluarga yang menyangangimu , kau bisa memiliki semuanya dengan mudah. Kau punya segalanya. Apa yang membuatmu menderita? ” bentak Yura
” Apa yang kau tidak punya? ” tambah Victoria

” Aku tidak punya teman ” lirih Jessica. Victoria dan Yura terdiam tak mampu menjawab mendengar jawaban Jessica

” Sooyeon – ah kau orang baik, membelikan kami barang yang sama denganmu, membawa kami pergi bermain dan makan di tempat mahal. Namun sayang kau melakukan hal yang tidak kami inginkan ” balas Victoria menurunkan nada bicaranya lebih tenang

” Kau terlalu baik , sempurna, tulus maka aku menjadi kebalikanmu. Bagaimana jika kau di posisi kami? Lahir di keluarga biasa, tidak bisa memiliki apapun yang kau inginkan. Apa kau memikirkan perasaan kami saat orang orang menuduh kami memanfaatkanmu? Mereka menyebut kami yeoja gratisan karenamu ! Jadi ini cara kami membenarkan rumor itu ! ” Yura akhirnya menceritakan mengapa dia melakukan ini semua pada Jessica

Jessica menggelengkan kepala tidak percaya , air matanya mengalir semakin cepat. Ia tidak mengerti kenapa ketulusannya bisa membuat kedua sahabatnya salah paham

” Tidakah kalian keterlaluan? ” Kris angkat bicara karena tak tahan melihat Yura dan Victoria yang terlihat sangat marah

” Kalian.. Bagaimana kalian bisa melakukan ini padaku ? Bodohnya aku bisa percaya pada kalian dan menyakiti Jessica karena termakan omonganmu. Kalian berdua menjijikan ! ” ucap Kris masih membentak

Air mata yang sedaritadi Yura tahan karena kesal tumpah seketika, tak terima Kris mengatakan ia menjijikan. Jessica mendengar perdebatan Yura dan Kris namun ia hanya mampu menangis karena, ia tidak terlalu terkejut karena sedari awal dia tahu Kris lebih dulu termakan cerita kedua yeoja ini

” Apa kau baru tahu selama ini aku sengaja memanfaatkanmu untuk menyakiti Sooyeon , dan aku berhasil. Kau sangat bodoh Kris ” seru Yura di tengah tangisannya dan menatap Kris sinis.

” Apa bedanya kau dengan kami ? Kita sama sama menyakiti Sooyeon ” lanjut Yura.

” Aku membenci kekasihmu , aku membenci Jung Sooyeon. Kau ingin tahu apa yang kami lakukan pada kekasihmu? Kami bilang pada semua orang Jessica sengaja bersahabat dengan kami untuk memamerkan kekayaannya dan kami juga menjelek jelekan Jessica sampai semua orang ikut membencinya. Geudae… Apa yang sulit dengannya.. dia bisa bilang semua itu bohong, dia bisa membela diri dan mengungkapkan kebenaran. Tapi kekasihmu diam dan menerima semuanya, itu kesalahannya juga bukan kesalahan kami ” suara Yura semakin keras

Kris.. lelaki itu terpana dengan Yura, bukannya merasa bersalah dan segera meminta maaf ia malah menyalahkan Jessica. Kris berharap hari ini ia ingin menjadi seorang perempuan agar bisa membalas Yura dengan menjambak dan mencakar cakar wajahnya. Victoria menghampiri Yura dan merangkul bahunya.

” Ada apa denganmu? Dari awal ini semua kesalahanmu Sooyeon !! Kami membuat rumor dan sengaja membuat orang membencimu , namun kau diam saja tidak membela diri atau berkata semua itu bohong! Kalau kau lebih berani dulu kau tidak akan berakhir seperti ini ! Kau yang menghancurkan hidupmu bukan kami ” cecah Victoria

” Aku juga membenci Sooyeon, dia punya apa yang kami inginkan. Hidupnya benar benar seperti putri, karena itu kami membencinya. Aku benci, aku iri dan aku tak suka dengan kekasihmu. Aku berharap kami tidak pernah kenal, aku berharap dia mati, aku berharap dia tidak pernah ada, aku… ”

Perkataan Victoria terhenti karena Jessica menampar pipinya keras, satu caffe pun kini tertuju pada Jessica. Siapa yang tidak kaget perempuan sebaik dan selembut Jessica bisa menampar sahabatnya dulu. Begitu pula dengan Kris ia masih mencoba mempercaya kejadian tadi, di depannya Yura menarik nafas dalam dan bersiap untuk membalas Jessica.
Dia hendak menampar Jessica namun dengan sigap Kris menahan tangannya
” Aku tulus melakukannya, mianhae aku tidak tau kebaikanku salah kalian artikan” Jessica berjalan keluar caffe gontai.

” Kedepannya aku berharap kita tidak akan bertemu Yura – ssi, Victoria – ssi. Aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan jika bertemu denganmu ” gumam Kris sinis lalu berlari menyusul Jessica

Kini satu cafe menatap Yura dan Victoria tajam , secara tak langsung mereka sudah mengaku kejahatannya sendiri. Menyadari tatapan tajam dan merendahkan dari orang orang, Yura dan Victoria terpaku di tempatnya

” Tidak tahu diri ”

” Orang seperti kalian yang seharusnya tidak ada ! ”

” Ah , aku ingat aku tidak membalas senyuman Sooyeon karena omongan mereka dulu . Sooyeon mianhae ” seru beberapa yeoja dari kejauhan

Sementara Yura dan Victoria menunduk mendengar cacian dari teman temannya dulu, terbongkar sudah semua kejahatan mereka berdua dulu karena kebodohan mereka sendiri.

TBC

Akhirnya rilis juga part ini, maaf mengecewakan atau ga sebagus yang kalian harapkan. Well ini sudah mendekati ending jadi buat kalian yang masih ga mengerti ceritanya bisa tanya langsung ke aku, menerima pertanyaan, kritik dan saran bukan BASHING !

Buat yang kangen sama Hyunyoung? Tenang dia masih ada, cuman di part ini ga muncul aja next part pasti ada lagi kok.

Jangan lupa tinggalkan comment dan like ya chingudeul, gamshahamnida ^^

Annyeong \^o^/

97 thoughts on “Somebody Else (Chapter 9)

  1. Chanyeol rada rese yaa .-. Kan kasian kris :(….. Akhirnya kris tau kalo yura sm vic boongin dia -.- kasian sica nya😦 tapi bagus sih itu bikin sicanya sedikit demi sedikit berubah ^^

  2. AAAAAAAAA~ AUTHORRRR~ Setelah kau membuat ku melayang ke angkasa/? Sekarang aku hampir jatuh gara gara pernyataan cintanya chanyeol buat sicaaa.
    Kenapa
    Kenapa
    Kenapa…
    Belum lagi konflik yg garagara chanyeol juga, uuhhh. Untung deh ya kris sabar gitu, sicanya juga mulai sadar kalo dia salah.
    Chanyeol pake cium cium kening segalaaa, ketauan deh sama kris-3- sica sekarang kamu yg harus lebih tegas soal perasaan.
    Tapi scene sica lari ninggalin chanyeol buat kris bikin aku naik lagi/?
    Kris daebbakk bisa buat sica kuat ngadepin yura sama victoria, dan semua jelas sekarang.
    Akhirnya
    Akhirnya
    Akhirnya…
    Kris tau masalah yg sebenernya, kris juga bisa bikin sica ga takut keramaian, sampe sica nampar mba vic:o

    Bayangin tapi bayangin kris ke cafe hello kitty-_- errr untung dia ga berubah jadi kristina/?

    Aku bersyukur sama part ini hueee.
    Sica semakin tegas lagi yaa ada kris disampingmuuu💕

    Thanks to author juga, aku mau lanjut ke chapter berikutnya.

  3. hmmm kesel banget sama chanyeol yang ngeyel nya minta ampun.. udah tau jessica mulai suka sama kris tapi dia tetep aja berusaha buat ngerebut dan terus aja bikin onar jadinya kan kris sama sica nya berantem.. aku suka banget karakter kris disini.. dia cowok banget dan jantle man.. kalo emang udah suka tetep di jaga walaupun dia terus nyakitin.. tapi dengan kesabaran akhir nya berbuah manis jugaaaa.. akhirnya jesica suka sm kris..
    aku harap kris bisa bantu jessica dlm setiap permasalahan nyaa dan semakin cayaaaannggg sama sicaaaa
    chapter selanjut nya bikin yg cocuit dong jangan kaya gini bikin galau hahah..
    semangat author

  4. yura ama victoria jahat banget sih!ternyata mereka tuh yang membuat jessica seperti ini,mereka menjauhi jesssica,memfitnah jessica,ampe membuat teman-teman lainnya ikut membully jessica,apa sih salah jessica?kenapa mereka sejahat itu? ternyata ketulusan jessica, victoria dan yura,salah mengartikan,mereka malah membalas ketulusan jessica dengan keirian dan kebenciaan,krisnya juga mau aja dimanfaatin oleh mereka…
    Tapi yang membuat aku salut tuh!jessica berani menampar victoria yang sangat membencinya dan berani marahi mereka di depan teman-teman masa lalu nya yang membuat mereka terkejut,karena nggak biasanya jessica seperti ini kalau diganggu…

  5. suka banget nihh krissica tambah soosweet walapun si chanyeol masih aga rese tapi yg penting kris agak berhasil buat ngubah sikap jessica 👍👍😍 ditunggu chap selanjutnyaa 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s