My Husband My Destiny Chapter 3

Image

Kim Dong Soo Present

+

+

+

>>My Husband My Destiny Chapter 3<<

-Jessica Jung   -Xi Luhan

-Jung Eunji

Romance~

PG 17+

Chaptered

Poster By Sooyuniee ^0^

“Cinta Seharusnya Sesederhana Pikiran Anak Kecil, Hanya Perkaya ‘Aku Sayang Kamu’ “

“Cinta Dapat Merayap Di Tempat Air Tidak Bisa Mengalir”

“Dan Cinta Itu Memang Zat Beracun Yang Paling Mematikan, Bisa Membuat Seseorang Gila Hanya Dengan Sekali Kedipan”

Note : Story belongs only to me. Players belong to God and himself. I hope no reader and dark siders . because it will make my mood continued to be bad fanfiction.thanks for reading my fanfiction. I hope are satisfiend with it all :*

[CHAPTER INI, TIDAK DI PERUNTUKAN UNTUK ANAK DI BAWAH UMUR!]

*****

Jessica terus berlari tak peduli dengan apa yang di katakan seseorang yang sedang mengerjarnya tersebut. ia terus berlari dengan kencang, yang ia pikirkan sekarang adalah nyawanya. Nyawanya yang seakan terancam oleh seseorang yang sedang mengerjarnya tersebut. sampai ia menemukan sebuah lorong kecil di depanya. ia segera masuk ke dalam lorong itu dan berlari sekuat kuatnya. Jessica kira lorong itu adalah lorong yang menghubungkan ke suatu tempat tetapi jessica salah. Lorong itu ternyata, jalan buntu.

Tubuh jessica bergetar hebat saat ia mendengar langkah kaki seseornag yang mulai mendekat ke arahnya, ia tahu itu adalah langkah kaki orang yang sedari tadi mengerjarnya. Jessica terus berdoa semoga orang itu tidak  menemukanya . tapi sepertinya doa jessica tidak terkabul, karena orang itu sekarang sudah ada di dekatnya. Lebih tepatnya beberapa langkah lagi ke arahnya.

Lorong ini gelap, membuat jessica kesulitan untuk mengenali siapa  orang yang sedari tadi mengejarnya. Walaupun mungkin orang itu juga akan kesulitan menemukanya . tapi tetap saja , ini benar benar merugikanya . Dan jessica menyesal telah masuk ke lorong yang seperti ini tadi.

Saat ia merasakan ada suara nafas terenggah enggah, jantung jessica berdetak kencang seolah ini adalah saat paling menegangkan untuknya, jessica mundur 1 langkah kebelakang. Dan tampa ia sadari ia menginjak salah satu botol kaleng di sana, membuat orang itu cepat melirik ke arah suara.

“Noona!!” panggil orang itu lagi.

Jessica hanya bisa diam, ia bahkan berusaha untuk tidak bernafas agar keberadaanya tidak di ketahui oleh orang itu, dalam hati, ia benar benar heran kenapa orang itu memanggilnya dengan sebutan ‘Noona’ .setahunya, orang tuanya hanya memiliki 2 anak yaitu Yunho dan Jessica, Yunho sebagai anak pertama dan jessica sebagai anak kedua .dan  ia rasa ia tidak memiliki saudara lagi, apalagi adik?

Rupanya saat jessica berfikir, orang itu menggunakan kesempatan itu dengan baik, orang itu segera mengambil sesuatu di sakunya . dan Tringg.. munculah sebuah ponsel berwarna hitam yang sekarang sedang orang  itu genggam di tanganya. Ia sedikit memencet tombol yang  ada ponsel itu, dan keluarlah cahaya yang cukup terang.

Jessica tercekat saat melihat sedikit cahanya dari tangan orang itu, ia tahu kalau itu sebuah ponsel. Dan itu buruk, jika ponsel itu menyorot ke arahnya tentu saja ia akan di temukan.

Namja itu berjalan kesegala arah sambil sibuk menyorot setiap sudut yang di temuinya, sedangkan jessica masih pada kegiatanya yang tadi. Sibuk menahan nafasnya. Sampai tiba tiba Srettt… ponsel itu mengarah padanya.

****

Suasana di kamar Eunji masih sama seperti suasana beberapa saat yang lalu, hening. Di sana , semuanya masih sibuk dengan pikiranya sendiri . sampai seseorang di sana, yang di kenal dengan nama Jung Eunji itu menatap  lirih seorang namja yang sekarang berada di depanya. merasa Eunji menatapnya dengan tatapan yang tidak biasa, namja itu. Luhan , menoleh dan membalas tatapan itu.

Eunji memutuskan kontak mata di antara mereka cepat, kemudian tertunduk sedih. Luhan yang menyadari itu buru buru mendekat kea rah ‘sang kekasih’ kemudian mendekapnya hangat.

“Oppa..aku tidak bisa” ucapnya pelan.

Luhan, yang seolah tahu apa arti dari perkataan Eunji dengan cepat menggeleng. Kemudian mencium puncak kepala Eunji sayang.

“Kita harus melakukanya sampai akhir” ucapnya lembut.

Eunji yang mendengarnya hanya diam, ia menengelamkan wajahnya di dada bidang luhan. kemudian mulai terisak pelan. luhan yang seakan mengerti semuanya, mempererat pelukanya pada Eunji , membiarkan gadis itu menangis sepuasnya. Menyalurkan semua rasa sakit yang ia rasakan.

Walaupun ia tahu, ada seseorang yang lebih tersakiti dari ini semua.

*****

“To..long.. jan..gan bunuh aku..” ucap jesssica terbata bata sambil menutup matanya rapat.

Orang itu, yang kini sedang menyorot jessica dengan ponselnya , menatap jessica heran.

“Yak! Noona, kau kita aku seorang pembunuh?” tanya orang itu kesal.

Jessica yang mendengar seruan tak terima itu buru buru membuka matanya, kemudian menatap orang yang kini sedang di depanya heran.

“jadi kau tidak berniat membunuhku?” tanya jessica polos.

à

“hahahaha.. kau benar benar bodoh noona!” seru namja itu sambil tertawa keras.

Jessica yang melihatnya, hanya mendelik tak terima . ia menyesal telah menceritakan perasaanya saat ia di kejar oleh namja itu.  kemudian berkata,

“aku tidak bodoh! Hanya saja kau yang membuatku takut!” jawab jessica tak terima.

Namja itu, yang sekarang berjalan di samping jessica. menatap jesssica pelan,kemudian tersenyum.

“tadi aku hanya berjalan di belakangmu , dan kau malah berlari” ucap namja itu santai.

Jessica mendengus kesal, kemudian menatap namja itu tajam.

“dan karena itu aku takut, kau terus saja mengikutiku seperti pebunuh. Dan di saat aku berlari , kau juga  mengejarku!” sungut jessica kesal.

Namja itu tersenyum sambil mengaruk belakang kepalanya yang tak gatal itu, jessica yang melihatnya, hanya memutar bola matanya tak minat.

“Oh ya..  siapa namamu?” tanya jessica pelan. ia baru ingat , sedari tadi ia belum juag menanyakan namja yang kini sedang berada di sebelahnya tersebut.

“Ah, aku . Kim Joing In, panggil saja kai” ucap namja itu, pelan.

Jessica mengganguk, kemudian kembali bertanya.

“kenapa kau memanggilku noona? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?” tanya jessica lagi, kali ini  sambil mendelik heran.

Namja itu, atau kai. Menatap jessica terkejut , tapi sedetik kemudian ekspresi terkejut itu berubah menjadi ekspresi kecewa.

“kau tidak menggenalku?? Kita ini tetangga!!!” serunya kesal.

Jessica tercegang mendengarnya. tetangga? sejak kapan ia mempunya tetangga,seingatya rumah orang tuanya tidak pernah mempunyai tetangga, tentu saja. Sebelah rumahnya adalah sebuah apartemen besar.  Dan menurutnya ratusan kamar dan orang orang yang tinggal di apartemen tidak cocok untuk di sebut tetangga. Tapi tunggu dulu, jangan jangan.. ah tentu saja, yang di maksud namja ini adalah rumahnya dan luhan, bukan rumah orang tuanya. Tapi, kenapa ia belum pernah melihat namja ini sebelumnya? Atau memang ia tidak pernah mengenal para tetangganya?

Melihat ekspesi jessic a, namja itu kembali mendengus kesal.

“sudah kuduga, ka memang tak mengenalku!. Padahal setiap hari aku memanggilmu dari rumahku. Tetapi kau tidak mernah menjawab atau bahkan melirikke arahku!!” seru kai kesal.

Jessica kembali menatap kai yang terlihat murung di sebelahnya, jadi. Selama ini, panggilan panggilan itu berasal dari namja itu? Batinya heran. Tentu saja, jessica tidak akan bisa melupakan  panggilan panggilan misterius yang setiap pagi menggangunya . ia kira itu hanya halusinasinya dan berusaha tak menangapinya. Dan ternaya , panggilan itu benar benar ada ya?

“jadi kau yang selalu memanggilku?” tanya jessica heran.

Namja itu mengganguk, sambil menatap jessica lirih.

Jessica menatap kai lirih, ia benar benar berjalan pada kai.

“mianheyo.. kau tidak tahu, lain kali pasti aku akan menjawabnya” jawab jessica sambil tersenyum manis.

Mendengarnya, kai menatap jessica senang.

“Jeogmal?” tanya kai memastikan.

Jessica mengganguk sembari tersenyum .

“ne..” jawabnya pelan.

Kai bersorak senang saat mendengarnya, sedangkan jessica hanya terkikik geli melihat tingkah kekanakan kai. Entahlah, bersama kai.. membuat jessica bisa melupakan sejenak semua masalahnya. Namja ini bisa membuat jessica tertawa berkali kali hanya dengan melihat sikapnya yang kekanakan itu. Dan jessica menyukainya, menurutnya ini lebih baik, dari pada ia harus menangis dan terus menangisi pernikahanya.

****

jessica terus tertawa selama perjalanan karena melihat tingkah kekanakan kai, tapi bukan hanya karena tingkah kai yang benar benar kekanakan itu, juga karena fakta fakta unik lainya tentang kai . yang membuat jesssica tercegang dan kadang kadang mengocok perut . misalnya seperti kenyataan bahwa kai baru berusia 20 tahun, dan baru saja memasuki universitas . padahal jessica kira umur kai lebih tua darinya dan teryata..

jessica masih terus tertawa sembari memegangi perutnya yang terasa keram , sedangkan yang di tertawakan hanya tersenyum kecil .

tak terasa, sekarang mereka sudah sampai di depan rumah jessica dan luhan. senyum jessica pudar seketika saat ia melihat luhan yang sedang berdiri di depan pagar rumah mereka sambil menatap ke arahnya dan kai tajam, ia menatap luhan tak kalah tajam saat mata mereka bertemu, tapi seolah tak mau berlama lama dengan itu, jessica segera melirik kai yang sedari tadi terlihat kebinggungan.

“itu suamimu kan noona!” ucap kai sambil menunjuk luhan.

Jessica terdiam,  ia benar benar benci jika harus mengakui luhan sebagai suaminya setelah apa yang luhan lakukan adanya, luhan memang suaminya, tapi luhan tidak bersikap seperti seorang suami untuknya, luhan manis di luar tapi hambar di daram. Itulah pemikiran jessica sekarang.

Tapi jessica tidak boleh egois, dengan tidak mengakui luhan sebagai suaminya, sama saja seperti ia memberian tanda tanda hubunganya dengan luhan yang sedang kurang baik, sebenarnya memang kurang baik, sangat kurang baik. Tapi tetap saja, jessica  tidak mau masalah pribadi nya di ketahui orang lain, apalagi orang asing yang baru saja ia kenal hari ini.

Jessica mengganguk pelan.

“baiklah… kita berpisah sampai disini, suamimu pasti sudah menungumu!” ucap kai pelan.

Jessica kembali mengganguk, kemudian tersenyum manis.

“terimakasih untuk hari ini, kau membuatku lebih baik kai” ucap jessica sambil tersenyum manis.

Saat kai melihat senyuman itu, senyuman manis yang baru saja jessica berikan padanya. Hatinya lansung bergetar hebat, entah kenapa. Kai juga tidak tahu apa artinya , yang jelas. Saat kai melihat senyuman itu, kai merasakan sesuatu yang berbeda. Apa ini yang namanya cinta? Tentu saja bukan, kai dan jessica baru mengenal lebih dekat hari ini, tapi walaupun benar ini perasaan cinta . mungkin kai akan menjadi pihak yang tersakiti, tentu saja. Jessica sudah bersuami.

“kai?” painggil jessica pelan saat menyadari ekspresi kai yang berubah.

“Ah , ne?” tanya kai saat ia tersadar dari lamunanya.

“tidak.. kai aku harus pergi, anyeong” pamit jessica sambil membukukan badanya .

Kai tersenyum, kemudian membalas bungkukan badan itu.

“ne.. anyeong!” ucapnya pelan.

Kai terus memperhatikan jessica yag mulai berjalan menjauh, ada rasa tidak rela saat jessica pergi meninggalkanya, rasanya ia ingin menarik jessica kembali dan mencegahnya untuk pulang. Tapi itu tidak boleh walau bagaimanapun juga. She’s not my mine .

Saat jessica masuk ke halaman rumahnya, dan bertemu dengan luhan. kai merasa ada aura berbeda dengan kedua orang itu, tapi tidak saat luhan berusaha terseyum manis pada jessica , kemudian mengandeng jessica masuk ke rumahnya. saat kai melihat kedua tangan itu bersatu, hatinya terasa hancur berkeping keping. Rasa apakah ini? apakah ia bleh menyima rasa ini?

Dan di saat jessica dan luhan hendak masuk ke dalam rumah, kai meihat luhan berbalik kemudian menatapnya tajam.

****

Eunji terus menganti ganti posisi tidurnya, entah kenapa malam ini ia sangat sulit sekali untuk tidur, kaki nya pun tiba tiba sangat sakt untuk di gerakan . dan Ia benar benar benci keadaan seperti ini , ia terihat sangat menyedihkan sekarang.

Ia melirikke arah jam yang terletak di dinding di depanya, ia mendengus kesal. Sekarang sudah hampir tengah malam dan ia belum juga  tidur, padahal biasanya ia sudah tidur sebelum jam 9 malam. Entah setan apa yang merasukinya untuk terus memikirkan  jessica, padahal sudah jelas jelas ia membenci gadis itu, gadis yang merebut luhan darinya.  Gadis yang sudah pasti merebut sebagian perhatian luhan padanya,merebut posisinya . merebut impianya . dan Gadis yang sudah pasti membuat luhan goyah.. tentu saja, tidak bisa di pungkiri lagi. Bahwa luhan telah goyah dari pertahananya, dari janjinya ,dari semua yang telah ia lakukan terhadap eunji.

Tapi eunji pasti akan mencegahya,mencegahnya semampu yang ia bisa. Ia pasti akan terus membuat luhan menjadi miliknya , mungkin sampai beberapa bulan kedepan? Entahlah . apa eunji terlalu serakah jika menginginkan luhan menjadi miliknya selamanya? walaupun ia sendiri tidak akan pernah bisa mendampingi luhan selamanya?

Eunji mengaku jika ia sudah menjadi orang yang jahat sekaligus serakah sekarang, tapi ini semua karena luhan.namja itu membuatnya menjadi ingin memilikinya , dengan semua perhatian luhan terhadapnya, dengan semua yang luhan berikan padanya, membuatnya ingin memiliki namja itu selamanya dan seutuhnya. Tapi kenapa semua menjadi seperti ini? sebelumnya ..  luhan dan eunji terasa seperti sedang membangun kerajaan di atas awan yang indah . sebelum seorang gadis bernama jessica muncul di kehidupan mereka, membuat istana yang indah itu goyah dan terancam hancur.

Tapi eunji juga tidak bisa menyangkal bahwa ia sangat merasa bersalah pada jessica, seolah olah ia membawa gadis itu ke dalam mimpi terburuknya dan meninggalkanya sendirian.  Bagaimanapun juga eunji adalah wanita, dan ia bisa merasakan betapa sakitnya menjadi jessica. tapi seolah ia tidak mau mendengar dan mencoba merasakan betapa sakitnya hati wanita itu, ia hanya terus menutup telinganya . ia hanya ingin terus bersiap acuh terhadap jessica dan mencapai tujanya, merebut luhan kebali kedalam pelukanya . walaupun sekarang ia ragu apakah ia benar benar bisa mengapai semuanya?apakah ia masih bisa mmepercayai luhan seperti ia mempercayainya dulu? Dan apakah ia sangup untuk terus acuh terhadap jessica? tokoh antagonis ini, apakah eunji masih sangup untuk memerankanya lebih lama?

Sampai hari terakhir nya di dunia ini?

****

Saat mereka baru saja memasuki rumah itu, suara langkah kaki luhan yang terburu buru dan wajah suramnya menyambut jessica.  walaupun begitu, jessica enggan menatap namja yang menjadi alasan jessica menangis hari ini, ia benar benar muak hanya untuk melihat namja yang berstatus suaminya tersebut. setiap kali melihatnya rasa sakit itu ada. dan  saat jessica hendak melangkahkan kakinya untuk masuk ke kamar mereka. Suara lantang luhan membuatnya terhenti.

“bagus. Pulang larut malam dengan namja yang sama sekali tak kau kenal!” seru luhan keras. Jessica yang tadi terhenti dari langkahnya berusaha tak mengubris perkataan luhan, dan terus berjalan memasuki kamar mereka.

Saat jessica mendengar langkah kaki seseorang di belakangnaya , terdengar buru buru seperti sedang mengejanya . jessica berhenti  kemudian berbailik menatap seseorang yang ada di belakangnya.

“lalu apa hubunganya denganmu?” tanya jessica dengan suara begetar, kini jessica kembali menatap ajah namja itu, wajah namja yang selalu menjadi alasanya menangis akhir akhir ini  dan  lagi rasa sakit itu datang menyerbunya.

Luhan menatap jessica marah entah apa yang di rasakan namja itu saat ia tiba tiba menatap jessica dengan tatapan tajamnya.

“aku suamimu!” pekik luhan keras.

Mendengar jawaban luhan, jessica tertawa hambar sambil megeleng gelengkan kepalanya.

“kau suamiku, tapi kau kekaih eunji!!” jawab jessica lantang, suaranya masih bergetar.

Kini matanya berkaca kaca, solah hendak menangis. Dan jessica benci itu, itu membutnya terlihat lemah di depan luhan.

Saat jessica menyebut nama eunji, luhan seolah kembali ke daratan. Emosinya kembali ke batas normal. Entahlah ,, luhan merasa tidak ingat apapun, ia bahkan tidak percaya dirinya semenakutkan itu tadi. Ia menatap jessica lirih. Perasaan bersaah kembali menghantuinya, ia tidak tahu sekarang ia harus mulai semua ini  dari mana. Ia juga tidak tahu harus melanjutkan semua ini apa menghentikanya.

“kau harus berhati hati.. ini sudah malam. Tidak baik berjalan bersama dengan seseorang yang tidak kau kenal” ucap luhan kini melembut, sambil menatap jessica sayang.

Jessica menundukan kepalanya, ia mencoba tidak menatap luhan. mata luhan benar benar lembut  seperti penuh rasa cinta dan sayang, tidak seperti tadi yang menyiratkan amarah dan dendam. Dan lagi lagi jessia di buat tidak mengerti dengan kepribadian luhan, luhan bisa dengan cepat mengubah ekspresi dan sikapnya dalam waktu singkat.  Tapi jessica tidak mau memikirkan semua itu sekarang, ini bukan waktu yag tepat untuk memikirkanya.

“aku mengenalnya, dia temanku” balas jessica

Luhan mengganguk, kemudian mencoba mendekat ke arah jessica. tapi jessica mundur, terus berusaha menjaga jarak dengan namja itu.

“baiklah.. tapi jangan biarkan dia melukaimu atau membuatmu menamgis. Karena aku benci orang yang berani berbuat itu pada istriku. Aku tidak akan tinggal diam saat mengetahui istriku terluka” jawab luhan sambil menatap jessica dalam.

Jessica kembali mengalihkan pandanganya, hatinya terasa tertusuk ribuan pisau mendengarnya, ya benar.. kata kata itu memang indah.. sangat mungkin. Tapi tidak untuknya, menurutnya kata kata itu seperti kata kata bullshit yang bisa saja luhan obral kepada orang lain. Khususnya eunji.

Tapi tiba tibaa jessica merasakan sesuatu, ia merasakan aura aneh di daam tubunya, dan saat itu juga ia sadar.ia bisa dengan mudah membalikan kalimat luhan.

“kalau begitu.. kau harus membenci diriu sendiri!” seru jessica

“diriku sendiri?” tanya luhan.

Jessica tersenyum kecut kemudian menatap luhan tajam.

“tentu .. karena kau yang selalu membuatku tersakiti dam menangis!”

****

Susana pagi itu, terlihat sangat mencengkram di rumah jessica dan luan. Di sana hanya terdengar suara denntingan garpu dan sendok yang sedang di gunakan, mereka yang biasanya saling bercakap atau bermesraaan sekarang hanya diam tampa menatap satu sama lain.menambah suasana hening pagi itu.

Jessica yang dari tadi sibuk dengan masakanya kali ini mulai memberankan dirinya menatap seseorang yang ada di depanya, ia sedikit tersenyum saat melihat namja itu, luhan. memakanan masakanya dengan lahap.

Entah kenapa, seberapa bencinya ia dengan luhan. tapi ia tidak bisa berhenti memikirkan namja itu, bagiaman keadaanya? Dia sedang apa dan hal hal lain yang berhubungan dengan luhan. memalukan memang, tentu saja. setelah apa yang luhan perbuat terhadapnya , ia masih bisa memikirkan namja itu?

Tapi inilah jessica, dengan segala kepribadianya . walaupun begitu, ia terus berusaha menutupi  semua rasanya terhadap luhan. ia tidak mau kembali terlihat lemah di depan luhan, ia tahu diirinya bukan lah seorang yang lemah dan ia akan membuktikan  semua itu.

Dan kini, ia mulai bisa berfikir  jernih  ia tahu ada sebuah alasan kuat yang mendorong luhan melakukan semuanya, walaupun ia tak tahu alasan apa itu. Ia akan berusaha menerimanya , mungkin. tapi tetap saja, walau bisa saja di katakan bahwa sekarang jessica mulai bisa menerima semuaya, jessica akan tetap diam. Ia akan seperti ini, degan sikap dinginya. Sebelum luhan mengakui semua kesalahanya dan meminta maaf terlebih dahulu.

“Jess” panggil luhan pelan. membuat jessica tersadar dari lamunanya.

Ia terkesiap mendengarnya, kemudian menatap luhan cepat.

“ne?” jawabnya sambil menaikan salah satu alisnya.

Luhan menggeleng sambil tersenyum paksa kearahnya.

“ani…aku harus berangkat  eunji sudah menunguku” ucap luhan sambil bagkit dari duduknya .

Jessica terdiam mendengarnya,, hatinya terasa di hantam batu yang amat besar saat mendengar nama gadis itu lagu dari mulut luhan. amarahnya kembali meningkat. Karena kata kata yang barus aja di lontarkan saminya itu.

Apakah tidak ada alasan lain untuk luhan peri ke rumah sakit? Seperti mengobati  pasien atau operasi mendadak? Kenapa harus eunji? Kenapa di saat rumah tangga mereka hampir saja hancur, namja itu masih memikirkan gadis itu?  Bahkan jessica lebih ikhlas jika luhan mau berbohong kepadanya tentang alasanya bekerja, setidaknya itu membuat kondisi jessica lebih baik. Mukan malah seperti ini.

Dan yang lebih parah lagi, ini pembicaraan pertama mereka di pagi ini, dan luhan telah membuatnya begitu buruk bagi jessica. jessica memang tidak menyalahkan luhan yang mungkin terlalu jujur itu, tapi bisakah namja itu menghargai perasaanya? Setelah apa yang namja itu perbuat kepadanya kemarin?

Tapi, yang membuat hati jessica berdenyut sakit pagi ini adalah, setelah mengatakan itu. Luhan pergi meninggalkanya, ya mungkin untuk bekerja dan jessica memaklumi itu semua. Tapi tidak dengan alasanya!

****

eunji lagsung berlari kemudian memeluk luhan saat namja itu baru saja masuk ke dalam kamarnya, ia benar benar senang hari ini. luhan datang lebih pagi dari biasanya, walau memang dulu luhan memang selalu datang sepagi ini, tapi akhir akhir ini ia sering datang terlambat, yah. Kalian tahulah apa alasanya.

Luhan yang melihat aksi kekanakan eunji hanya terkikk geli kemudian membalas pelukanya erat, setelah beberapa lama berpelukan, eunji melapaskan pelukanya kemudian menatap luhan jahil.

“kau pasti merindukanku ya?” goda eunji,sambil tersenyum kearah luhan.

Luhan yang mendegarnya tertawa kecil, kemudian mengacak ngacak rambut eunji pelan.

“tentu saja, siapa namja yang tdiak merindukan kekasihnya?” tanya luhan balik

Senyum eunji mengembang mendengar nya , ia langsung menatap luhan kemudian memeluknya sekali lagi.

Tapi, baru saja beberapa detik mereka berpelukan, luhan menepuk nepuk punggung eunji pelan.

“sudah.. sudah.. tidak enak di lihat orang lain” gumanya pelan. sambil melepaskan pelukanya.

Eunji langsung mendengus kesal saat luhan melepaskan pelukan mereka, ia sedikit mempautkan bibrnya lucu.

Lagi lagi luhan terkikik geli melihatnya.

“Oppa..” panggil eunji manja.

Luhan menaikan salah satu alisnya heran.

“ne?” tanya nya

“Poppo!!” jawab eunji sambil menunjuk bibirnya.

Luhan sedikit tersenyum kikuk mendegar permintaan eunji, walaupun dulu mungkin mereka sering melakukanya , tapi rasanya sekarang berbeda. Ia merasakan ada sebuah tembok yang membatasiya untuk tidak meyentuh eujii lebih dari sekedar memeluk nya , tapi seolah menghiraukanya . ia mengganguk, kemudian mulai mendekatakan wajahnya ke wajah eunji.

CHU~

Bibir mereka saling bersatu, awalnya keduanya hanya saling diam . tapi lama kelamaan luhan merasa eunji melumat bibirnya dalam, dan tentu saja luhan memlasanya , luhan adalah laki laki normal yang tentu saja  mudah terpancing.

Semakin lama ciumna itu menjadi semakin kasar dan liar, luhan tidak tau setan apa yang menguasai dirinya untuk mulai memberanikan diri meraba bagian tubuh eunji yang lain.  Eunji terlihat sangat menikmati semua yang luhan lakukan padanya .

Entahlah.. merekaberdua sekarang seperti dua orang yang haus akan nafsu . kini tangan luhan bergerak gerak di dalam baju eunji mencari susatu yang ingin ia temukan, setelah menemukanya ia buru buru meremasnya kuat membuat eunji melenguh nikmat. Tapi semua itu terhenti saat luhat meyadari bahwa ia belum mengunci pintu kamar itu, ia buru buru melepaskan ciumanya kemudian bejalan kearah pintu. Menguncinya cepat.

Nafasnya memburu , kini ia telah di kuasai oleh nafsu, dan saat ia melihat tubuh eunji yang terlihat mengiurkan di atas kasur pasien, semua tidak bisa di hindari lagi.

*********

TING NONG~

Bel rumah jesica berbunyi keras, membuat jessica yang sedang memasak harus buru buru membukanya dan melihat siapa orang di depan pintu rumahnya, ia sedikt mengecilkan api kompor untuk menghindari kegosongan ada makanan yang sedang ia masak. Kemudian ia buru buru membuka pintu rumahnya.

“Oh Kai” serunya pelan saat melihat seseorang yang tersenyum lebar di depan pintu rumahnya, melihat senyuman itu. Jessica membalasnya dengan senyuman manis andalanya.

“Ah.. silahkan masuk dulu” ucap jessica mempersilahkan kai masuk ke rumahnya,kai tersenyum kemudian menganguk pelan.namja itu segera masuk dan duduk di salah satu sofa yang ada disana sedangkan jessica segera pergi kedapur untuk membawakan kai minuman sekaligus mengcheck masakanya.

Kai memperhatikan sekeliingnya, rumah yang bagus, pikirnya  saat melihat keadaan rumah jessica dan luhan. ia terus memperhatikan semuanya secara seksama ,tapi dari semua  ada 1 barang yang amat sangat  menarik minatnya sekaligus membuat hatinya terasa diremas.

Itu…foto pernikahan jessica dan luhan. hati kai kembali berdenyut sama seperti kemarin kai melihat luhan memegang tangan jessica, di sana . di foto pernikahan itu. Mereka terlihat sangat bahagia. Mata mereka memancarkan cinta yang tak akan pernah habis dan dari senyuman mereka, sangat terlihat bahwa mereka saling mencintai. Tapi entahlah, kai tidak tahu dan ia benci dengan perasaanya sendiri. Apa boleh ia mencintai istri orang lain?

Beberapa menit kemudan, jessica datang dengan dua gelas orange juice di tanganya, ia meletakan 2 gelas orange juice itu ke meja . kemudian duduk di samping kai.

“kau tidak kuliah?” tanya jessica.

Kai menggeleng, sambil menyeruput orange juice buatan jessica.

“aku sedang tidak mood” jawab kai .

Dan langsung mendapat jitakan keras dari jessca. Kai meringis pelan merasakan nyeri di kepalanya karena jitakan jessica yang bisa dibilang tidak biasa itu. Sedangkan jessca hanya menatap kai tajam.

“kau ini.. baru semester pertama sudah banyak membolos begini!” omel jessica sambil hendak kembali mejitak kai , tapi di tahan oleh namja itu.

“Yak! Yak! Noona!!.. tenanglah” seru kai keras.

Jessica terdiam mendengarnya , ia menghela nafas saat memikirkan nasib kai beberapa tahun kedepan jika kai terus seperti ini.

“aku tidak tahu akan jadi apa kau nanti , kai” ucap jessica sambil menutup wajahnya dengan kedua tanganya.

Kai memincingkan matanya mendegar ucapan jessica. ia buru buru meralat semuanya. Enak saja , apakah jessica pikir ia adalah  mahasiswa nakal yang kerjaanya hanya malas malasan. Oh no! bahkan ia masuk rangking 10 besar setiap tahunya.

“Ah. Nona! Aku tidak seperti itu!” jawab kai eal.

Jessica menurunkan tanganya kemudian manatap kai jahil.

“yayaya…aku percaya padamu kai!” jawab jessica malas.

Kai tersenyum mendengarnya .

Hening~ setelah itu, keduanya hanya saling terdiam sambil beberapa kali meneguk orange juice buatan jessica. sampai kai membuka  suara, memecah keheningan diantara mereka.

“oh ya .. Di mana luhan Hyung?” tanya kai

Jessica mendenyitkan dahinya, tentus aja ini karena pertanyaan kai.

“kau mengenal luhan?” tanya jessica heran.

Kai mengganguk polos, kemudan berkata.

“tentu saja, dia sumbae ku di senior high school”

Jessica mengganguk pelan.

“Ah..begitu” balasnya sambil terseyum hambar.

“Noona kau tahu?” tanya kai

“ya?” tanya jessica bailk

Kai tersenyum sambil manatap jessica .

“awalnya saat aku mendengar luhan hyung akan meikah, aku kira ia akan menikah dengan Eunji. Teryata dia menikah denganmu ya.. haha aku bahkan sampai tidak menyangka sebelumnya” ucap kai menceritakan keterkejutanya.

Jessica hampir saja tercekat mendengar kai mengucapkan nama ‘Eunji’ apa kai juga mengenal gadis itu , batin jessica.

“kau juga mengenal Eunji?” tanya jessica

“dia itu dulu tema sekelasku” jawab kai .

Jessica mangganguk, dalam hatinya , ia benar benar terkejut saat mendengar kai juga mengenal eunji, ia tidak tahu jika hubungan luhan dan eunji itu selama itu. Tapi tungu dulu, kai kira eunjilah yang akan menikah dengan luhan? maksudnya apa .

“kai..” panggil jessica .

Mendengarnya, kai langsung menatap jessica heran.

“wae?”

“sebenarnya  apa hubungan luhan dan eunji dulu?” tanya jessica.

Kai bisa merasakan intonasi kecemburuan di belakang kalimat jessica, dan itu secara tidak langsung kembali membuatnya terluka. Apa ini?

Kai sedikit tersenyum cangggung sebelum menjawab.

“mereka  dulu sepasang kekasih, ya tapi itu dulu.  Sekarang mungkin sudah menajdi mantan. Benar kan?” jawab kai .

Hati jessica terasa diinjak injak mendengar itu semua , jadi selama itukah mereka bersama? Batinya. Apa ini salahnya sudah memisahkan  2 orang yang saling mencitai? Batinya lagi.

Ia tersenyum sambil memandang kai miris. Dalam hatinya terus tergiang sesuatu yang perlu ia koreksi ingin rasanya ia kataka kalimat itu. Tapi.. itu hanya akan membongkar semua , satu kalimat . kalimat yang amat sangat sebenarnya benar , yaitu.

‘tidak kai, mereka belum menjadi mantan, mereka belum berpisah’

Tiba tiba

BRUK!

Suara terjatuhnya sesuatu, menambah suasana dramatis yang baru saja tercipta.

Keduanya menoleh kea rah suara, mata mereka terbelakak menetahui apa yang baru saja terjatuh. Jessica segera berlari kearah suara agar bisa melihat semuanya dengan jelas. Ia menutup mulutnya melihat apa itu..

Itu.. foto pernikahanya dengan luhan.

Jatuh tiba tiba.

Tampa ada angin atau apapun itu.

Apa artinya ini semua?

Kai yang melihat semua, buru buru menyusul jessica . tak jauh beda dengan jessica, ia juga tampak begitu terkejut. Walau tak seterkejut jessica. tapi ada sesuatu yang berbeda denganya, bukanya sibuk mencari tahu apa penyebab jatuhnya foto pernikahan itu, ia malah buru buru menatap jesica dalam. saat ia melihat wajah gadis itu, ia tahu.. gadis itu sedang tidak dalam keadaan yang baik sekarang.

“Noona, kau baik baik saja?” tanya kai memastikan.

Mendengar pertanyaan itu jessica menggeleng . matanya masih lekat melihat benda yang jatuh itu.

“tidak kai, aku merasa ada sesatu yang terjadi “ jawab jessica pelan.

Dan itu benar jessica, sesuatu telah terjadi pada suamimu, suamimu yang manis, Suamimu yang baik, perhatian dan sempurna itu kini sudah terjerat di dalam lubang yang sangat besar, memungkinkanya untuk terkurung selamanya disana, dia telah melakukan hal yang salah jessica, bersama wanita yang salah pula. Jadi sekarang pergilah jessica, dia tidak pantas untukmu. Lupakan semua rasa cintamu padanya , dia hanya akan menyakitimu. Kau terlalu sempurna untuknya dan ia terlalu kekurangan untukmu.

Apa yang kau harapkan dari seorang xi luhan jessica?
cinta? Kau tidak akan pernah mendapatkanya.

Karena , luhan. suamimu itu telah mendapatkan cintanya .

TBC~(́_̀)

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>MY HUSBAND MY DESTINY BY KIM DONG SOO<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

Bagaimana chapter ini? sedih ya? Atau hot ?xD . ini sumpah demi apa kalau aku awalnya ga kepikiran buat adain adegan nc di chap ini, dan alhasil adegan nc itu buat adegan adegan lainya terpotong. Bahkan adegan balas dendam juga harus di tunda di chap selanjutnya xD . aku mau minta maaf dulu nih sebelumnya, soalnya aku tahu kalau aku ini brengsek, aku ngaku kalau aku ini senengnya mainin prasaan orang lain, termaksud jessica dan kalian . haha #PLAK . tapi aku buat semua ini ada artinya kok. Dan soo.. aku mohon pake banget kalian  jangan benci eunji di chap selanjutnya, tapi kalau di chap ini aku bebasin kalian mau maki maki eunji sama luhan, asal jangan maki maik aku.. dan.. owww hehe,, di chap ini ga ada mewek mewekan ya?? xD . kenapa? Soalnya aku bosen lihat sica nangis mulu. Tapi tenang kok, buat kalian pencinta mewek mewekan, chap selanjutnya ada kok.oh ya,, udah mulai kelihatan kan sedikit sedikit gitu sisi kemisteriusan mereka? Aku janji .. di chap 4 ada beberapa rahasia yang terbogkar oke? Makanya ayo dong comentnya… biar aku semangat ngelanjutin

Itu yang beberapa paragraph terakhir itu bukan perasaan kai ya,, itu author yang seolah lagi ngomong sama jessica , ngerti?karena semua nya di fanfict ini kan Author pov😀 y a.

Oh ya 1 lagi ! AKU BENCI COMENT PENDEK! Dengar? Aku benci banget sama readers yang Cuma koment 1 atau 2 kata . misanya ‘seru thorr.. lanjut!’ atau ‘penasaran .. lanjut!’ .

Sumpah demi apapun, kalau coment kaya gtu Cuma buat aku males ngetik, soalya menurutku coment kaya gitu itu ga bisa di bilang coment, coment itu  berisikan kata kata kritik,saran atau perasaan kalian saat membaca fanfict aku. Bukan kata kata buat nyuruh aku lanjutin fanfict ini!

KHUSUS CHAP INI, AKU MAU MINTA KALIAN PARA READERS, SAMPAIKAN UNEK UNEK KALIAN UNTUK SALAH SATU CAST DISINI .  KALIAN BEBAS NYAMPAIKAN UNEK UNEK KALIAN PAKE BAHASA APAPUN UNTUK SALAH SATU CAST DISINI, BAHKAN AKU MENERIMA BAHASA YANG KASAR, BIAR AKU TAHU , GIMANA PERASAAN KALIAN SAMA SALAH SATU CAST DISINI, KALIAN BEBAS MARAHIN CAST ITU, ATAU BAHKAN NYEMANGATI CAST ITU.

CONTOH :

Untuk Luhan,

Kenapa kamu kaya gitu sama jessica, jessica itu baik , cantik, perhatian,bahkan bisa di bilang sempurna. Kenapa kau ga bisa mulai buat mencintai jessica? kenapa kamu ga bisa lupain eunji dan mulai membuka hati kamu buat jessica? Kamu jahat!bisa bisanya kamu ngelakuin semua itu sama jesssica , ETC.

Setiap unek unek kalian , baka  jadi pertimbanagn di chap selanjutnya. Jadi, aku gabakal balas satu persatu unek unek kalian, tapi .. semuanya bakal terjawab di chap selanjutnya . jadi ! ayo keluar semua perasaan kalian di sini!

Yaudah deh. Segini aja dulu dari aku,dan aku bakal naikin syarat coment chap selanjutnya.. yang dulunya 20+ coment.. sekarang jadi 35+ coment .itu belum plus sama balasan dari aku ne.. okay deh. Mian buat kalian yang udah nunggu lama. Soalnya chap ini banyak terhambatnya, entah itu masalah feel, kesibukan , bahkan liburan .  Ingat ! fanfict ini Cuma fanfict! Jangan bikin kalian sakit hati atau sampai dendam sama aku gara gara fanfict ini okey :p !

22 Januari 2013 , 7 : 30 PM . Words : 5000+ \^0^/

~Kim Dong Soo

102 thoughts on “My Husband My Destiny Chapter 3

  1. aku benci ama eunji disini -_- dia itu terlalu maksain kehendak dia. tanpa mikirin orang lain, luhan it udh pnya istri msak dia digituin sama luhan ._.

    aaaa kai ada kamjong rupanya >.<

  2. ya ampunn luhan -.- luhan nyebelin weh .. bisa”nya dy kejebak sama eunji .. mata luhan masih sehat kan.!! cantikan jessica drpd eunji !!! aku sebel sama eunji .. sok imut ih -.- kasian sica.. eunji kagak pnya prasaan !!
    aku setuju kalo kai deketin jessica biar luhan jga ngerasain cemburu …

  3. Annyeong..
    Aku readers baru disini,aku udah nyari chapter 1,2,tp sulit
    Jadi aku langsung baca chap 3,ceritannya nge feel banget aku suka
    Bagus bgt lanjut terus thoor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s