That XX

THAT-XX

Author : XYZ Hyura
Title : That XX
Genre : Romance, Friendship, Songfic
Rating : PG – 16
Length : One Shoot
Cast :
Jessica Jung | Kai a.k.a Kim Jongin | G-Dragon a.k.a Kwon Jiyong

Credit Poster : Rifcaramello

Recommend Backsound : That XX by G-Dragon

~ ooo ~

Seperti biasa, Kai berjalan pulang ke rumah setelah ia selesai dengan pelajaran mata kuliahnya. Pria itu berjalan melalui jalan tikus yang biasanya ia lewati bersama Jessica – sahabat dan sunbae di kampusnya. Namun hari ini, Jessica tidak mengambil jam pagi karena ia memiliki janji dengan temannya.

BUK

Kai tidak sengaja menabrak seseorang yang sedang bergandengan tangan dengan seorang wanita. Kai mendongak menatap wajah pria yang menabraknya. Pria itu hanya memandang Kai dengan pandangan datarnya lalu pergi. Kai terus menatap pria tersebut hingga pria itu menghilang di persimpangan jalan tikus tersebut.

Kai tersenyum masam, “Tidak ada cincin, uh?” Kai meruntuki apa yang telah ia lihat baru saja.

“Aku melihatnya, Noona..”

“Melihat apa? Kau melihat apa? Melihatnya pergi bersama wanita lain lagi?” ujar Jessica dengan sedikit nada tinggi untuk menekankan kekesalannya.

Kai menatap Jessica lirih, “Aku bersumpah, bahkan dia tidak menggunakan cincin pemberianmu,” jelas Kai, matanya terus mengikuti kemana pun Jessica bergerak.

“Dia bukan lah pria semacam itu, Kai!” tekan Jessica.

Kai terdiam. Melihat tatapan sendu Jessica yang meringkuk di atas ranjang membuatnya menarik kata-kata yang akan ia lontarkan kepada wanita tersebut. Kai bahkan mengutuk dirinya jika Jessica benar-benar dibuat menangis karenanya.

“Oke, aku memang salah. Maafkan aku yang begitu lalai terhadap hal ini,” ujar Kai sambil bangkit dari duduknya. Pria itu mendekati Jessica yang masih meringkuk di atas ranjang.

Kai membelai lembut rambut Jessica, “Maafkan aku, Noona..” bisik Kai pelan.

Berbohong? Kai tidak berbohong soal apa yang ia katakan. Namun Kai berbohong soal kesalahannya dalam mengamati pria yang ia temui. Tentu Kai tahu benar siapa yang ia tabrak. Dia adalah Gdragon – kekasih Jessica. Oh, ayolah… Bahkan Kai mampu berbohong untuk membuat Jessica senang. Mengapa Jessica tidak menyadari hal itu?

~ That XX ~

Jessica meletakan tasnya di atas meja belajarnya lalu berjalan mendekat ke arah jendela yang menampilkan pemandangan kota Seoul yang begitu padat baginya. Kai hanya duduk di sofa yang berada di ujung tempat tidur Jessica. Pria itu menatap setiap gerakan yang Jessica lakukan. Menatap betapa sangat menyayangkan baginya jika wanita tersebut sakit hati pada akhirnya.

“Kau tahu? Dia menciumku tadi,” senang Jessica seraya membalikan badannya dan mengukir senyuman ke arah Kai.

Kai hanya tersenyum tipis agar Jessica tidak sakit hati. Pria itu benar-benar tahu bagaimana cara memperlakukan seorang wanita, apalagi yang begitu ia cintai. Jessica begitu asyik dengan beribu cerita romantis dirinya dan Gdragon, membuat Kai terus mendesah pelan. Namun Kai sama sekali tidak mengomentari hal negatif dari cerita tersebut. Selama Jessica senang, Kai akan senang juga.

“Aku mencintainya, Kai. Kau tahu bagaimana rasanya begitu mencintai seseorang, bukan?” Jessica merebahkan tubuhnya ke atas ranjang dan kembali mengukir senyuman.

Lagi-lagi, Kai hanya tersenyum mendengar perkataan Jessica. Begitu menyakitkan memang, tetapi itu lah kenyataan yang harus Kai hadapi. Bahwa setiap mencintai bukan berarti akan balik dicintai.

“Aku ingin bersamanya… selamanya…” gumam Jessica.

Sepertinya, Jessica memang benar-benar memercayai Gdragon dengan seluruh hatinya. Memercayai bahwa Gdragon adalah cinta sejatinya, Gdragon akan menjaga dirinya baik-baik, dan lain sebagainya. Sakit. Hanya itu yang dapat Kai rasakan di saat seperti ini. Saat bersama Jessica adalah saat terberat Kai, begitu lah faktanya.

Semua orang di sekolah pun tahu bagaimana seorang Gdragon. Semua pun tahu pasti bahwa Gdragon adalah seorang yang sering mempermainkan wanita dan berganti pasangan secara terus menerus. Hal tersebut terlihat sangat jelas, tetapi Jessica tak dapat melihatnya.

Beberapa orang mengatakan bahwa cinta itu buta. Ya, terkadang pernyataan tersebut memang benar adanya. Bahkan Jessica pun tidak tahu bahwa cinta telah membutakannya dengan beribu mantra yang menggeluti tubuhnya. Jessica tidak mampu melihat seperti apa seorang pria yang ia cintai tersebut.

“Ku mohon, putuskan lah pria itu!” gumam Kai pelan di depan foto Jessica yang begitu jelas terpampang dengan bingkai mawar di kamarnya.

Dari kejauhan, Kai mengamati sepasang kekasih yang begitu membuat hatinya hancur. Siapa lagi jika bukan Gdragon dan Jessica Jung. Sepasang sunbae yang sering terlihat bersama saat berada di kampus, tetapi di luar kampus mereka bak dahan kering yang tertiup angin.

Baby~” panggil Jessica manja kepada kekasihnya yang sekarang membelai mesra rambutnya. Tentu saja Jessica begitu senang dengan perlakuan kekasihnya yang terlihat romantis tersebut.

“Bagaimana harimu, sayang?” tanya Gdragon sambil memeluk Jessica.

Jessica tersenyum, “As good as you’re here..”

Gdragon tersenyum tipis mendengar jawaban dari Jessica. Pria tersebut tidak benar-benar menyukai semua yang Jessica lakukan untuknya. Pria tersebut hanya menyukai hal-hal semacam itu jika ia merasa benar-benar menginginkannya. Jika ia tidak menginginkannya, ia akan menganggap semua itu tak ada artinya.

“Bisakah kita pergi malam ini?” tanya Jessica. Ia menatap kekasihnya dengan pandangan meyakinkan.

Gdragon menggeleng dengan merengutkan bibirnya. Pria itu tidak benar-benar ingin mengencani Jessica. Begitu sulit jika menjelaskan mengapa ia mengencani Jessica hanya ketika mereka berada di kampus. Menurutnya, Jessica adalah tipe wanita yang cerdas dan berkelakuan baik. Tidak mungkin baginya mengajak wanita itu pergi ke sebuah klub malam dan minum dengan begitu banyak di tempat semacam itu. No way!

“Aku sudah ada janji dengan temanku untuk mengerjakan tugas bersama malam ini. Aku harap, kita dapat pergi lain hari..”

Jessica menganggukan kepalanya pelan dengan bibir cemberut ala dirinya. Gdragon menaruh kedua telunjuknya di ujung pinggir bibir Jessica dan menarik pelan agar melengkung ke atas. Ia membuat Jessica kembali melayang ke udara dengan hanya sentuhan jemarinya di wajahnya.

“Aku pergi dulu, cantik..” ujar pria itu lalu mengecup sekilas kening Jessica.

Bye~” Jessica melambaikan tangannya yang hanya dibalas dengan anggukan kekasihnya.

Kali ini Kai kehilangan kontrol dan melempar setiap barang yang ada di kamarnya. Frustasi. Semua kelakuan Gdragon di depan Jessica adalah rekayasa. Apa pun itu, Kai benar-benar ingin membunuh pria dengan rambut pirang tersebut.

Marah. Akan tetapi ia dapat mencurahkan marahnya kepada siapa? Jessica? Tidak mungkin baginya untuk mengatakan kejujuran di depan Jessica. Melihatnya meneteskan air mata saja Kai tidak tega, apa lagi hingga ia yang akhirnya membuat Jessica menangis.

Pria macam apa Kai ini? Merasakan sakit karena seorang wanita, tetapi wanita itu merasakan sakit karena pria lain. Apa yang dapat Gdragon katakan jika tahu ada kejadian semacam ini? Pria itu pasti akan mengejek Kai tanpa ampun.

Kai meraih bingkai foto Jessica yang terletak di meja tidurnya. “Wanita secantik noona, seharusnya diperlakukan dengan baik oleh pasangan yang baik pula..”

“Melihatmu berdampingan dengan Jiyong hyung bukan lah hal yang menarik untuk diperhatikan, tetapi suatu hal yang begitu mengganggu pemandangan setiap orang.”

“Seberapa transparannya cintaku terhadapmu, hingga kau tidak dapat melihat besarnya cintaku ini, Noona?”

PRANG

Satu patung yang berada di kamar Kai pun pecah menjadi kepingan kecil karena bantingan Kai. Pria itu benar-benar merasa tertekan. Hanya ada Jessica di sampingnya, tetapi di saat seperti ini pula, Jessica sama sekali bukan tempat terbaik untuk mencurahkan kekesalannya.

“Sampai kapan aku akan bersikap tolol seperti ini?” geram Kai kepada dirinya sendiri.

Berperang dengan perasaan, itu lah hal yang paling Kai takutkan. Melihat kekasih wanita yang ia cintai pergi bersama wanita lain membuatnya benar-benar ingin melindungi Jessica. Akan tetapi apa? Jessica sendiri lebih menyukai berada di samping Gdragon dibanding Kai.

“Apa yang bisa kulakukan? Apa yang harus kukatakan? Senyuman Jiyong hyung seperti orang munafik saat kau mengatakan suatu hal dan mencoba membuatnya tersenyum manis untukmu. Setiap kelakuan yang kau lakukan tidak akan pernah mengubah pemikirannya tentang dirimu. Dia selalu memikirkan wanita murahan di luar sana daripada dirimu.”

“Kejam? Aku mengatakan ini karena aku ingin kau tahu, bahwa aku mencintaimu. Aku adalah cinta sejatimu. Tidak bisakah kau melihatku?”

Kai menendang kursi yang ada di depannya kemudian menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Menangis? Tidak! Kai tidak selemah itu. Menangis bukan lah hal yang akan membuat masalah akan pergi begitu saja. Menangis hanya akan membuatmu tenang untuk sementara waktu.

“Berbagi lah kesedihan bersamaku, Noona..”

Jessica menatap sobekan kertas yang berada di meja riasnya. I’m Sorry. Begitu lah yang tertera di atas meja riasnya. Di sampingnya terpampang jelas foto dirinya bersama kekasihnya – Gdragon – saat mereka pertama kali menjadi sepasang kekasih.

I don’t know what to say no more. Screen saver ponsel dengan tulisan semacam itu adalah pemberian Kai. Pria itu berpesan kepada Jessica bahwa wanita itu dilarang keras mengganti screen saver hingga Kai mendapatkan pengganti kata-kata yang begitu berharga untuk Jessica. See? Why are you the only one who doesn’t know?

Jessica menatap layar ponselnya dengan tatapan lirih. I saw him adalah pesan singkat dari Kai saat pria tersebut melihat Gdragon pergi bersama wanita lain. Akan tetapi, Jessica benar-benar tidak memercayai pesan tersebut. It’s you.

Kai : I feel like I’m dying…

Sure you’re right! Kai baru saja memperbarui statusnya dalam percakapan di sebuah grup. Jessica tidak tahu pasti, tetapi melihat Kai sepertinya tersakiti membuatnya khawatir apa yang terjadi kepada pria tersebut.

Selama Gdragon berada di sampingnya, Kai hanyalah nama seorang sahabat di benaknya. Seberapa pun Kai mencintai Jessica, wanita itu tetap saja memercayai bahwa cintanya adalah seorang Gdragon. Memilukan. Sungguh ini semua tidak akan pernah adil bagi Kai.

I hate that you don’t understand me
I hate all this waiting

That XX, what does he have that I don’t
Why can’t I have you

~ THE END ~

Have you done read this fanfict? So, don’t miss my speech first!

Kadang habis baca fanfict langsung capcus komentar… Ada!
Kadang juga ada yang baca tapi palingan juga lupa sama apa yang author kasih tau setelah fanfict berakhir… Ada!
Ada juga yang baca, kemudian baca author note di akhir fanfict juga banyak. Tapi aku di sini gak banyak koar-koar. Jadi tolong baca dulu daripada nanti kalian bilang fanfict ini menjiplak MV That XX.

Sure, aku keluarin fanfict ini karena terinspirasi dari lagu GD dengan judul That XX. Aku juga suka banget sama MV-nya. Tetapi fanfict ini GAK sama PERSIS dengan official MV-nya. Udah, cuma itu. Aku harap kalian mau kasih aku komentar tentang fanfict ini. Yang gak komentar juga gak masalah.

Thanks for Read this Fanfiction

44 thoughts on “That XX

  1. Kai oppa… kenapa ga kasih tau yang sebenernya tentang GD aja ke Sica eonnie?? kan kasian juga kalo Sica nanti ngeliat sendiri… nanti nangisnya lebih parah… *getok kepala Kai* *digetok balik*😀
    Sica.. kamu ga peka banget sih… Kamu dibutakan olah cintamu pada GD… (?)
    Suka banget yang scene Sica cemberut terus bibirnya ditarik sama GD melengkung ke atas…😀
    Daebak Thor!! tapi gantung… Sequel!! Sequel!!

    • Susah kalau mau kasih tau yang sebenernya ke Sica. Sicanya aja gak percaya begitu sama Kai😥
      Aduh, jangan getok-getokan ._____.v hoho
      Kamu suka scene itu ya?🙂
      Aku gak tau ada sequel apa enggak.. Balas dendam mungkin ada ‘-‘a) hahaha

  2. Huaa kasian yy kai kasian banget dia suka bgt sm jessi tapi gadibales tapi gdnya juga baik sebenarnya habisnya dia gamau ajak jessi ke club karena gamau jessi kaya gitu yagayaga? Kosotau ya aku:((( iyain welah yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s