[Freelance] Earphone Part 4

earphone (request)

Nama author : burairah07
Judul ff : Earphone 4
Main cast : Jessica jung , xi luhan, kim jong in
Other cast : park chanyeol,byun baekhyun,do kyungsoo
Genre : sad,romance,comedy

Jangan lupa kunjungi wp pribadiku ya : http://exoticandshawol.wordpress.com/

Annyeong semua *lambai-lambai tangan* ini lanjutannya earphone yang kayaknya lumayanlah taulah kan kemampuanku gimana abal- abal gitu maaf ya kalau ngak nyambung , banyak typo , ataupun jelek maupun ngak seru udalah ngak usah banyak bacot .DON’T BASH ,DON’T PLAGIAT JANGAN LUPA COMMENT,DON’T BE SIDERES ,SIDERS KICK di baca aja jangan lupa rcl ya gomawo ^o^

Earphone Chapter 4 [END]

Jessica jung kini sedang terbaring tak sadarkan diri di kamar VIP disebuah rumah sakit ternama ,Namja bernama Kim Jong In terus menggenggam tangan Jessica jung sedari 2 jam yang lalu .Raut wajah cemas tergambarkan dengan jelas diwajah kim jong in saat ini.

***
Jessica POV
Perlahan –lahan kubuka kedua kelopoak mataku ,mulai menelurusi setiap sudut ruangan yang sangat asing bagiku , rasa bingung mulai menghampiri diriku

dimana aku sekarang?

mengapa aku ada disini?

apa yang terjadi denganku?

Berbagai pertanyaan kini mulai menghantui pikiranku

“aku dimana?” aku bertanya pada siapapun yang mungkin bisa menjawab salah satu pertanyaanku ini .

“Kau dirumah sakit nona Jung” Sebuah suara paruh dari seorang namja menjawab pertanyaanku barusan .

Tatapanku kini tertuju pada namja yang sedang duduk disamping ranjang yang sedang kutiduri.

“Kai?” kataku berusaha meyakini bahwa namja yang ada disebelahku ini benar benar Seorang Kim Jong In.

“Ne” jawab namja yang berada sampingku.

Namja itu menggenggam tanganku dengan erat

“Kai” tuturku sambil melirik ke tangan kananku ,Spontan kai langsungmelepaskan genggamannya .

“Kau jangan salah paham ini tak seperti yang kau pikirkan” tutur kai cemas

“tak apa” jawabku singkat

“Jessica….” Lanjut kai terpotong

“ah sudahlah bukan sekarang saatnya” lanjutnya lagi sambil berjalan dengan coolnya menuju ke pintu keluar

“Kai tunggu!” cegatku pada kai.

Kai menghentikan geraknya lalu mengembailkkan badannya

“Gamsahamida”.

***
Kai POV
Aku sangat panik saat melihat yeoja blasteran bernama Jessica jung itu kehilangan kesadarannya ,Selama ia tak sadarkan diri perasaan gundah terus menghampiri hatiku .Terus menggenggam tangannya erat seakan takut akan kehilangan dirinya ,sambil terus berharap agar ia segera mebuka kedua matanya.

aku seolah memiliki tugas untuk melindungi dirinya dari apapun itu yang mengancam keselamatannya .
Tunggu dulu Jong In apa yang terjadi denganmu,mengapakau harus melindunginya , bukankah semua yeoja itu sama seperti Choi Sulli mereka hanya menginginkan harta semata.Semua yeoja itu terlau munafik ,kau tidak boleh mecintai Jessica Jong In.

Kurogoh kantungku mencari sebuah benda didalam sana bernama hanphone, ya tujuanku kali ini adalah untuk menghubungi luhan ,memberitahukannya mengenai keadaan yeoja didalam sana .
Karena menurutku hyungku yang satu itu memiliki ketertarikan tersendiri dengan yeoja bernama Jessica Jung itu.

***
Luhan POV

Chogiwa danbeone nekkyeo

Neol hanibe chijeucheoreom jibeoneohulteda

Hyanggimatgo saekkal eummihago

Waiboda uahage jabameogeutelda

Suara hanphone ku berdering di dalam kantung ,tertera di layar hanphone nama kim jong in kuusap layar hanphoneku untuk menjawab telephone dari kai

“hyung Jessica masuk rumah sakit” tutur kai

“mwoya rumah sakit di mana?” jawabku dengan perasaan cemas

“rumah sakit pusat” jawab kai

“ne aku akan segera kesana” lanjutku mengakhiri pembicaraan kami yang singkat.

Mendengar kabar bahwa Jessica jung masuk rumah sakit membuatku sangat syok ,kuambil kunci mobilku di atas meja makan kuhidupkan mesin mobil dan memacu mobilku dengan cepat menuju ke rumah sakit sambil membawa bunga dandelion dan parsel buah yang ku beli di jalan tadi.

***

Di rumah sakit ,kulihat kai sedang duduk santai di kursi depan sebuah kamar ,perasaanku yakin kamar itu adalah kamar Jessica .Kubuka pintu kamar itu secara perlahan ku sembunyikan bunga dandelion putih itu dibelakang badanku sedangkan parsel buahnya kupegang dengan tangan satu lagi yang tidak ku sembunyikan

“annyeong sica…bagaimana keadaanmu,ini kubawakan buah-buahan untukmu” kataku sambil meletakkan buah-buahan itu di atas meja.

Jessica masih terlihat sangat lemas bibir dan mukanya masih sangat pucat
“ngg…annyeong oppa ,gamsahamida ,apa yang kau sembunyikan itu” tanya Jessica heran sambil menunjuk ke belakang tubuhku.

Jessica POV

Badanku masih terasa sangat lemas untuk saat ini tetapi aku harus tetap kuat melawan semuanya .
Tiba-tiba saja pintu kamarku terbuka secara perlahan aku mulai mengira –ngira yang datang adalah kai
Ternyata tebakkan ku salah yang datang adalah luhan oppa dengan membawa sebuah parsel buah di tangannya dan sepertinya ada yang ia sembunyikan dibelakang tubuhnya.

“annyeong sica…bagaimana keadaanmu,ini kubawakan buah-buahan untukmu” sapanya padaku sambil meletakkan parsel buah-buahan itu di atas meja .

Aku terdiam sejenak memikirkan apa yang disembunyikan luhan oppa “ng…annyeong oppa gamsahamida,apa yang kau sembunyikan itu?” tanyaku heran sambil menunjuk ke belakang badan luhan oppa .

Luhan akhirnya mengeluarkan barang yang disembunyikannya dariku

“tada!!!… dandelion putih” sambil memberikan dandelion yang sangat cantik itu padaku

“gamsahamida oppa!!” seruku girang karena aku amat menyukai dandelion putih.

Bagaimana luhan oppa dapat mengetahuinya,ah sudahlah itu tak penting yang jelas bunga dandelion itu sangat cantik.

“oppa kai mana?” tanyaku pada luhan oppa ,karena aku merasa sosok dengan kulit eksotik itu keluar,pergi meninggalkanku dan belum kembali sampai saat ini.

***
1 jam berlalu aku dan luhan oppa berbincang panjang lebar mengenai kehidupan kami satu sama lain sambil sesekali bercanda tawa .

Tak berapa lama kemudian kai beserta member exo yang lainnya masuk ke dalam kamar tempatku dirawat,mereka semua menyemangati dan mendoakanku agar cepat sembuh .namun diantara para member exo yang memasang muka bahagia dilain sisi kai memasang muka masam .

Apa yang terjadi dengannya ?

Apakah dia berkepribadian ganda?

Kai yang tadi lebih manis dari pada kai yang sekarang ku lihat.Berjuta pertanyaan mengenai sikap kai kini berputar-putar di kepalaku.
***
1 month later
Satu bulan berlalu ,tanpa terasa kini diriku makin dekat dengan luhan oppa maupun member exo lainnya terkecuali kim jong in yang sepertinya berusaha menjauhiku.Setiap harinya luhan selalu datang ke rumahku dengan membawakan dandelion putih kesukaanku setiap kedatangannya .
***
Kududuk termenung sendirian menunggu luhan ditemani dengan udara senja yang menghangatkan bertemankan daun -daun yang berguguran dimusim semi yang indah ,di taman tempat luhan membawaku pertama kalinya ke sana .

Tiba-tiba saja kai duduk disampingku

“sedang menunggu luhan ya?” tanya kai dengan nada yang bersahabat

dalam hatiku bergumam ,aneh tidak biasanya kai seperti ini biasanya dia kan cuek

“iya” jawabku pada kai

Kai hanya merespon dengan berkata oh dan kini suasana hening mulai menyelimuti kami berdua tak ada yang bersuara satu sama lain hanya kicauan burung yang menemani keheningan diantara kami.

Mataku terus tertuju pada jam biru yang kukenakan sudah satu jam lamanya aku menunggu luhan ,namun namja itu tak kunjung datang juga.

Arghh rasa itu datang lagi ,rasa sakit itu datang lagi ,rasa sakit yang sangat hebat itu kembali menjalar ke sekujur tubuhku .Tanganku merogoh kedalam tasku mencari obat pereda rasa sakit ini ,setelah kutemukan segera kuminum obat itu .

Kai menatapku dengan tatapan aneh ,kini tampangnya berubah menjadi panik mencari-cari sesuatu di dalam jaketnya.

Dikeluarkannya sapu tangannya .Membersihkan darah yang mengalir dari hidungku secara perlahan ,yang bahkan aku sendiri tidak menyadarinya sambil berkata

“jangan lakukan itu lagi”tutur kai kepadaku

“melakukan apa?” tanyaku pada kai dengan penuh keheranan atas perkataannya barusan

“membuatku cemas” lanjut kai singkat.

Aku semakin heran dengan perkataan kai

“ng cemas sejak kapan kau cemas bukankah kau tidak pernah memperdulikanku?” tuturku padanya secara spontan .
***
Secepat kilat kai mencium bibirku dengan hangat

“Jessica jung ,sebenarnya semenjak kau pingsan bulan lalu kau selalu membuatku cemas akan kehilangan dirimu suatu hari nanti,berkali-kali aku mencoba menjauh darimu namun cara itu tak berhasil” lanjut kai

“apa maksudmu kai?” tanyaku makin heran dari sebelumnya .

Apa yang terjadi dengan otakku mengapa dia tidak dapat berpikir dengan jernih mencerna setiap kata yang terucap dari bibir kai dengan baik err apa yang terjadi denganku

“Bolehkah aku menjagamu untuk selamanya?” tanya kai sekai lagi dan pertanyaannya kali ini dapat kucerna dengan baik namun kini jantungku yang tidak dapat berdetak dengan baik ia berdetak terlalu cepat .

Bibirku seketika membeku dan hanya dapat menundukkan kepalaku seketika kai mendekap tubuhku hangat dan mencium bibir ku dengan lembut.
***

Author POV

Di dorm exo terlihat baekhyun dan chanyeol sedang sibuk belajar memasak bersama D.O sedangkan tao sedang sibuk bermain game dengan lay .

Dilain tempat chen sedang sibuk dengan xiumin membersihkan kamar dilain tempat lagi sehun sedang membaca majalah sendiran ,luhan sedang sibuk memilih baju terbaiknya ,sedangkan para leader sedang sibuk berlibur ke hawai .

Kalian pasti bertanya siapa leader penggantinya? untuk sementara waktu luhan diperintahkan menjadi leader pengganti hingga akhirnya sebuah ledakkan mengagetkan semua member exo.

Luhan beranjak dari kamarnya mencari ke sumber ledakkan mencari ke setiap ruangan hingga akhirnya dia menemukan sumber ledakkan yang berasal dari dapur dan menemukan baekyeol sedang tertawa terbahak-bahak sedangkan D.O menangis tersedu –sedu

“ini semua karena kalian yang terlalu ceroboh saat memasak didapur” oceh luhan pada dua namja pembuat masalah itu .

Kini luhan menatap D.O sedang menangis tersedu-sedu disudut dapur

“sudahlah nanti dapurnya akan kuperbaiki”pujuk luhan pada D.O .

Tentu saja D.O sangat sedih karena dapur yang baru saja meledak adalah dapur kesayangannya selama ini yang selalu menemani hari –harinya .

“kalian harus memperbaikinya” oceh luhan lagi pada baekyeol

“ah hyung kami lelah” jawab baekhyun

“aku tidak mau tau aku pulang dapurnya sudah harus kembali seperti semula” lanjut luhan pada mereka sambil mengambil kunci mobil milik sehun

Dari kejauhan sehun meneriakki luhan

“hyung jangan gunakan mobilku!!!” luhan hanya dapat menatap sehun dengan malas sambil mengambil kunci mobil yang lain milik chanyeol

Terdengar chanyeol bergumam “huh kau juga menggunakan mobilku”

luhan tidak menghiraukan yang dikatakan chanyeol dan keluar dari dorm.

“suho hyung kami butuh kau” keluh tao

“ne tao kami lebih butuh suho sekarang” lanjut lay

“hyung kembalilah” lanjut chanyeol,baekhyun,dan D.O secara bersamaan.

***
Luhan POV
Astaga aku terlambat datang ketaman kutatap chanyeol dan baekhyun dengan sinis

“ini semua karena kalian yang terlalu ceroboh saat memasak didapur” ocehku pada dua namja yang menyebalkan itu ,ya mereka baru saja membuat sebuah ledakan di dapur dorm kami .

Kini kulihat D.O sedang menangis menydut disudut kamar

“sudahlah nanti dapurnya akan kuperbaiki” pujukku pada D.O .

Tentu saja D.O sangat sedih karena dapur yang baru saja meledak adalah dapur kesayangannya selama ini yang selalu menemani hari –harinya .

“kalian harus memperbaikinya” ocehku lagi pada baekyeol

“ah hyung kami lelah” jawab baekhyun

“aku tidak mau tau aku pulang dapurnya sudah harus kembali seperti semula” lanjutku pada mereka sambil mengambil kunci mobil milik sehun,terdengar dari kejauhan sehun meneriakkiku

“hyung jangan gunakan mobilku!!!” aku hanya dapat menatapnya malas kuambil kunci mobil yang lain milik chanyeol
dari kejauhan kudengar chanyeol bergumam

“huh kau juga menggunakan mobilku” aku tak menghiraukan yang dikatakan chanyeol tapi tunggu saja pembalasanku chanyeol.
***
Kini aku merasa benar-benar terlambat

terlambat akan segalanya …

kulihat dari kejauhan dengan kedua bola mataku kai sedang mencium bibir Jessica sambil mendekapnya dengan hangat “kau benar-benar terlambat luhan,terlambat mengungkapkan perasaanmu sendiri pada yeoja yang amat kau cintai ,tetapi kini kau harus merelakannya untuk kai karena dia mencintai kai bukan dirimu luhan”Kataku pada diriku sendiri sambil berjalan gontai menuju ke mobil.
***

Di pemakaman

“sooyoung maafkan aku” tuturku pada nisan sooyoung yang sedang berada di hadapanku .

Aku tidak dapat menjagamu dengan baik, tidak dapat bersikap seperti yang kau inginkan sooyoung ,tapi kini aku sangat rapuh tanpamu” tuturku terus menerus pada nisan sooyoung dengan air mata yang menemaniku dan hanya nisan yang berada dihadapanku kupeluk nisan Sooyoung dengan erat .

Sooyoung aku merindukanmu tangisku terus menjadi dengan perasaan kerinduan yang menyelimuti dan juga perasaan sakit hati yang menyelinginya

“SOOYOUNG!!!”

Jeritku menjadi luapan hatiku yang keluar bertemankan dengan air mata kerinduan yang menemaniku.

Menangis tanpa suara , sedang kulakukan sambil terus menyalahkan diriku yang tak berguna ini.

***
POV END

Author POV

Seorang namja bernama xi luhan sedang menangis tanpa suara di sudut jendela kamarnya sambil menatapi foto choi sooyoung yeoja yang amat sangat ia cintai .Tangisnya makin menjadi setiap detiknya .Mungkin perasaan kesepian yang kini dapat tergambarkan dari diri namja itu

Kesepian akan cinta yang terus menyakitinya dan merengut kebahagiaan dan impiannya selama ini.
Hampir setiap malam namja bernama xi luhan itu menangisi yeojanya itu ditemani dengan udara malam yang menusuk tulang dan kelap –kelip bintang malam.

Dilain sisi dua orang sejoli sedang mulai menjalin cinta mereka yang mulai bersemi setiap harinya ditemani dengan konflik yang terus mendera menghiasi hubungan mereka.

***

Jessica POV
Selama menjadi yeoja chingu kai aku merasa kai tidak pernah melakukan hal-hal special kepadaku bahkan memberiku setangkai bunga saja mustahil pernah ia lakukan .

Hingga pada suatu malam aku melihat kai sedang berciuman dengan yeoja lain di sebuah jalan yang amat sepi malam itu

“kai” kataku sambil menangis .

Kai terkejut melihat keberadaanku dan langsung mengejarku yang berlari darinya hingga akhirnya ia berhasil mengentikan langkahku

“Jessica jung ,semua ini tidak seperti yang kau lihat” kata kai mencoba menjelaskan padaku .

Amarahku meluap dengan sendirinya membuat bibirku melontarkan semua yang kurasakan selama ini “Cukup KAI! Aku sudah muak denganmu ,selama aku menjadi yeoja chingumu kau tidak pernah melakukan hal special untukku ,bahkan memberikan setangkai bungapun tidak pernah kau lakukan seperti luhan.Sekarang kau malah berciuman dengan yeoja lain di belakangku”.

Tiba-tiba saja rasa sakit itu kembali menjalar ke tubuhku bahkan kini rasanya terlalu menyakitkan tubuhku tidak sanggup melawannya hingga membuat tubuhku hilang kesadaran saat ini atau bahkan …

To Be Continued
AKHIRNYA SELESAI JUGA NI PART 4 NYA TAPI MENURUT KALIAN GARING YA, NGAK BAGUS YA BANYAK TIPO YA ,NGAK NYAMBUNG YA MIANHAE YA JANGAN LUPA COMMENT ^O^ KARENA COMMENT KALIAN SANGAT KUBUTUHKAN

OH IYA DIPART SELANJUTNYA ADA KRIS LOH YANG BERPERAN PENTING

KALAU KALIAN NGAK COMMENT ALIAS JADI SIDERS AKU JADI KURANG MOOD BUAT LANJUTIN ^^

GAMSAHAMIDA ^^

71 thoughts on “[Freelance] Earphone Part 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s