[Freelance] A Day Without You – Drable

jessica

Author: Irene Sun

Title: A Day Without You

Genre: Sad,Romance

Rating: T

Leght: Drable

Main Cast: Sehun EXO-K | Jessica SNSD

Support Cast: Find

A/N : ini adalah drable yang tidak jelas, dan aku juga tidak tahu ini sesuai sama genre atau tidak. Maaf jika ada typo dan Enjoy!

*

“ The thing I suddenly remembered was your smile , I keep trying to erase it but it just gets clearer “ – Song

*

Gadis dengan rambut panjang lurus itu memandang permukaan pintu berwarna cokelat dengan ukiran-ukiran cantik di ujung-ujungnya, ia tidak menyentuh ataupun mendekatinya ia hanya melihatnya dengan menjaga jarak beberapa meter untuk menikmati. Awalnya, hanya untuk meluapkan perasaan rindunya dengan menghabiskan waktu sebelum malam datang tetapi kemudian ini merupakan kebiasaan rutin yang dilakukannya sebelum pulang kerumah. Gila? Untuk orang yang mengetahui secara kasat akan beranggapan begitu, nyatanya ia masih normal.

Gemericik buliran bening itu berjatuhan menuruni atap sambil menimbulkan suara keras serentak lalu mengalir jatuh ketanah, langit-langit biru bereaksi- merubah warna menjadi keabu-abuan. Semakin lama, tetesan itu terdengar lebih nyaring dari sebelumnya. Seluruh permukaan tubuhnya basah dikucuri air hingga mata kaki tetapi ia masih berdiri ditempatnya tanpa berusaha mencari tempat berteduh untuk menyelamatkan tubuhnya, tatapan matanya berubah- matanya berbinar berkaca-kaca tidak ia sadari bagian matanya penuh terisi dengan air

*

“ Sudah kubilang untuk tidak hujan-hujanan, noona “ Gerutu pria berbibir tipis itu memulai pembicaraan, ia lalu mengambil handuk didalam kamar dan memberikannya kepada gadis itu

“ Dan sudah kubilang untuk tidak perduli padaku “ Seru gadis berkulit putih disampingnya tidak mau kalah, Seperti tersambar petir pria yang duduk sambil menatapnya cemas itu tercengang- jantungnya terasa tertusuk ribuan duri tajam.

Jess..” Panggil pria itu lagi saat melihat Jessica dengan terburu-buru berjalan masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu dengan keras, ia kemudian menutup kedua matanya dengan rapat dan mulai menghembuskan nafas panjangnya

Jessica menghempaskan tubuh kecilnya ke atas tempat tidur dengan kasar dan mengambil bantal untuk menutupi wajahnya yang basah karena tangisannya yang tak kunjung berhenti dengan cepatnya. Sedetik kemudian, isakkan tangisnya bertambah keras ia tidak perduli dengan pendengaran orang lain yang pasti bisa mendengarnya- Bahkan, tebalnya bantal yang semakin ditekannya tidak bisa membuat suara kesedihan itu tidak terdengar

Tok.. Tok.. Tok..

Noona, J-jebal .. “ Panggil seseorang dari luar pintunya dengan lirih, ia tahu semuanya berasal dari dirinya sendiri dan ia adalah orang bodoh yang menyebabkan semuanya tidak terkendali- ia merelakan hubungannya yang sudah empat tahun lamanya berakhir.. bodoh.

*

“ Sehun, Selamat pagi “ Seru gadis cantik yang sedang menyiapkan makanan di dapur, ia tengah tersenyum manis pada Sehun yang baru saja terbangun dari tidur singkatnya- Semalam ia tidak bisa tertidur karena mencemaskan Jessica yang tidak berhenti menangis- Sehun takut jika Jessica bertindak tidak dewasa karena permasalahan yang semakin bertambah banyak. Sehun berjalan mendekati Taeyeon dan memeluknya dari belakang dengan erat

“ Taeyeon, kapan kau sampai. Hm? “ Jawab Sehun yang menautkan dagunya ke bahu gadis didekapannya,  Rasanya hambar jika sesuatu yang tidak dikehendaki dipaksakan- Berulang kali Sehun mencuri pandang memandangi pintu kamar Jessica yang masih tertutup dengan rapat

“ Baru saja, Baby Hun.. “ Taeyeon membalikkan badannya menghadap Sehun dan memegangi erat bahu milik Sehun, Seperti biasa dipagi hari- Taeyeon selalu memberikan Sehun ‘morning kiss’  dengan durasi ciuman yang sangat lama, Sehun yang mengerti lalu mencondongkan badannya menghadap Taeyeon

BLAM –

Jessica menutup pintu kamarnya dengan keras, pemandangan yang membuat perasaannya semakin nyeri hingga kedasar hatinya- ia sudah muak dengan semua yang dilakukan Sehun selama ini, ia sudah muak untuk memandang Sehun ada disampingnya. Jessica menatap nanar kedua orang yang terlihat kaget menatapnya, sosok Jessica yang sangat menyedihkan tertangkap di dalam otak mereka berdua- dengan terburu-buru Sehun menjauhkan dirinya dari Taeyeon dan juga sebaliknya

“ H–Hai, J–Jess “ Sapa Taeyeon canggung, bagaimanapun Taeyeon dulu adalah sahabat terbaik Jessica. Ia juga tahu siapa pria yang berada disebelahnya. Tapi keegoisannya untuk memiliki Sehun lebih besar dibandingkan mempertahankan persahabatannya

Jessica menghela nafasnya pelan, ia terlalu lemas untuk melakukan sesuatu dengan tenaganya. Ia berjalan kesofa panjang diruang tengah dan mengambil telepon. Air matanya tidak bisa ia tahan lagi, ia menjadi sangat lemah-

‘ Hallo ‘

‘ Joon..myun‘

‘ Jess, kau kenapa? ‘

‘ Bawa aku.. kumohon.. ‘

“ Jessica! “ Bentak Sehun dengan kencang, Taeyeon yang melihatnya menutup rapat mulut dengan kedua tangannya ia tidak pernah melihat perilaku perhatian Sehun seperti sekarang kepadanya, Ia yakin perasaan pria itu masih untuk Jessica bukan untuknya

‘ Kumohon, Myunnie ‘ Kata Jessica terakhir sambil menutup sambungan teleponnya, sebelumnya terdengar suara Joonmyun sahabat kecil Jessica yang terus menerus memanggil namanya dengan cemas

Jessica menyandarkan tubuhnya kebagian dalam sofa, ia tidak memperdulikan tatapan Sehun yang menyeramkan dari dapur. Sejak semenit yang lalu Taeyeon bergegas pergi dari rumahnya tanpa berpamitan, ia sudah memikirkan rencana-rencana yang akan dilakukannya setelah ini. Yang pertama adalah, menjauh dari Sehun

“ Jessica!!!!! “ Amarah Sehun semakin memuncak saat Jessica tidak memperdulikan teriakkannya dari tadi, setetes buliran bening itu terjatuh dari matanya- ia sudah diluar kesabaran melihat Jessica yang berubah drastis Jessica tidak lagi memandangnya ada.

“ Brengsek “  Sehun menoleh kesumber suara dengan spontan, Jessica memandangnya dari kejauhan memandangnya dengan sendu dengan tatapan kebencian terdalam

“ Aku ingin berbicara panjang lebar padamu, karena setelah ini aku muak untuk berbicara denganmu lagi dengarkan baik-baik. Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua sifatmu! Aku membencimu! Aku tidak ingin melihatmu lagi! Enyahlah. “ Dada Sehun bergemuruh dengan suara yang dilontarkan Jessica padanya, ia berharap ini adalah mimpi buruknya, seharusnya ia tidak pernah menerima pernikahan ayahnya dengan ibu Jessica, dan seharusnya ia tidak pernah menduakan Jessica dengan Taeyeon. Semuanya sudah terjadi, ia menyesal sekarang

END

19 thoughts on “[Freelance] A Day Without You – Drable

  1. greget nin bacanya ampe nyesek ampe hati… huaaaa ga kuta thor.. hiks…

    sehun kok tega mengkhianati sica sih dan berselingkuh ama sahabat sica… rasakan, cdmburu kan lihat sica ama joonmyun….

    taeyon tega iiih, dasar…. napa mukanya ga di cakar aja kali yah biar tidak ada namja yg suka… ukh…

    sica, kuatkan hatimu yahhh…. masih ada joomyun kok, jangan nangisin si sehun plinplan itu…

    sequel dong thor… huaaa… ga kuat nih

  2. Ih SEHUN!!!! Tega2 nya selingkuh ama sahabatt nya Sica, gregeten deh….
    Sica ama Joonmyun aja deh dari pada ama Sehun jd sakit hati T.T
    Nyesek deh thor bacanya U.U…
    Sequel thor jebal,??

  3. udah baca d blog lain, tpi pengen baca lg😀 Tetep yah, kesel sm Sehun. knp dy mau sm Taeyeon sih? cantikan jg Sica. Taeyeon pengkhianat pula -_- lagian knp harus d rumah itu mesra”an. Jls aja Sica marah. nyesek pasti Sica eon T^T Suho selamatkanlah Sica~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s