Heart and Soul [chapter 2]

heart and soul

Tilte : Heart and Soul

Author : veronica cen

Main Cast : Jessica jung | Kang Ha neul a.k.a Kim Ha Neul | Kris

Support cast : jung yong hwa and find it by your self

Genre : romance,sad,spanatural

Length : chapter

Rating : T

 

Desclaimer : annyeong, author comeback. Oh iya, mungkin banyak yang bertanya-tanya. Siapa itu Kang Ha Neul?, dia itu pemain The Heirs, yang berperan sebagai Lee Hyo Sin atau senior dari Kim Tan aka. Lee Minho dan Cha Eun Sang aka. Park Shin Hye. Mungkin juga ada yang bertanya, Dimana peran Kris dan yoona? Mereka mungkin akan muncul di chapther ke 3 atau 4 jadi sabar aja ya para readers. Dan readers, author lagi dilema nih, menurut kalian, mau dilanjutin gak FF “Secret Mission”? kirim jawaban kalian melalui komentar yaa.Dan satu hal lagi, author minta kesediaan kalian untuk beri komentar kalian untuk FF kami. Seberapa pendek komentar kalian itu juga sangat penting bagi author. Jadi, tolong hargai usaha menulis author dengan beri komentar atau kritikan kalian. Thanks and Happy reading~~~

 

 

 

“Misi jessica jung selama di dunia manusia ;

  1.       menemukan Kevin sesegera mungkin
  2.       mengetahui jati diri seorang jessica jung di alam manusia
  3.       mengenal lebih dekat jung yong hwa, kakak tiri seorang jessica jung”

 

~~~~

Author POV

Jessica berjalan menuju rumahnya sambil memiringkan kepalanya dan tampak seperti sedang berpikir

“wu yi fan.. kris.. wu yi fan… kris..”gumam jessica

“mengapa aku merasa pernah mendengarnya?”gumam jessica lagi

“dan satu hal lagi, mengapa taeyon eonni seperti menyembunyikan sesuatu dariku?”gumam jessica sambil mengingat percakapannya dengan taeyon  tadi

 

“kris?”Tanya jessica. Taeyon mengangguk menanggapi pertanyaan jessica

“mengapa aku merasa seperti pernah mendengar namanya”kata jessica. Taeyon tertawa kecil

“tentu saja kamu pernah merasa mendengar namanya. Kamu sering bermain bersama dengannya dulu. Kamu ingat ketika kita bertiga bermain bersama kris? Bukankah dulu kita selalu bertiga?”kata taeyon. Jessica menatap taeyon penuh Tanya

“bertiga? Kita? Benarkah? Mengapa aku tidak tahu apapun?”kata jessica

“mungkin karna aku dan dia sering tinggal di USA sampai kamu lupa”kata taeyon

“dan satu hal lagi, panggil aku eonni, karna aku lebih besar darimu”kata taeyon

“nde,nde, arraseo taeyon eonni”kata jessica sambil melihat wajah mungil taeyon

“jakkaman, apa ini?”kata jessica sambil memegang dengan pelan bekas lembam yang ada di dahi taeyon yang tertutupi oleh poni

“bukan apa-apa sudah jangan peduli”kata taeyon tapi jessica tetap keras kepala, ia menyingkirkan poni taeyon lalu melihat luka tersebut dengan jelas

“apakah ini yang dilakukan kris?”Tanya jessica

“tentu saja bukan, kris sangat baik dan mencintaiku tidak mungkin ia tega menyakitiku. ini terjadi karena aku tidak hati-hati menabrak tiang ketika berjalan”kata taeyon. Jessica mengangguk-angguk seakan paham meskipun jessica tahu dengan jelas bahwa taeyon berbohong

“lalu dimana kris? Mengapa ia tidak ikut kemari?”Tanya jessica

“dia,. Dia.. dia sedang di USA, banyak pekerjaan yang harus ditangani olehnya”kata taeyon gelisah

“benarkah? Tadi kata taeyon eonni dia mencintai eonni, jika ia benar-benar mencintai eonni seharusnya ia ada disini, disamping eonni dan menjaga eonni”kata jessica

“itu.. eemm.. sudahlah jess, jangan banyak bertanya pertanyaan aneh”kata taeyon gugup

 

“aku yakin pasti ada sesuatu dibalik itu semua”gumam jessica sambil berjalan pulang. Langkahnya terhenti ketika melihat sebuah mesin minuman

igo mwoya?”gumam jessica bingung sambil memperhatikan orang menaruh selembar uang didalam mesin lalu orang itu menekan sesuatu dikaca mesin minuman lalu munculah sebuah minuman dari bagian bawah mesin

“whooaa~~~ sungguh hebat benda aneh itu”kata jessica lalu berlari menuju mesin minuman itu. Jessica merogoh kantungnya tapi tidak ada apa-apa. Jessica lalu mencari ide, matanya terhenti pada sebuah daun, ia lalu memetik sebuah daun

“tadi orang itu memasukkan benda yang sangat tipis, mungkin ini bisa”gumam jessica lalu mencoba memasukan daun kedalam mesin, tapi mesin sama sekali tidak bereaksi. Jessica jongkok dibagian bawah mesin menantikan minumannya keluar tapi sama sekali tidak ada minuman didalam sana. Jessica mendengus kesal lalu bangkit dari posisi jongkoknya tadi

“kau mau minuman itu?”Tanya seseorang, jessica langsung menoleh kesumber suara

nuguseyo?”Tanya jessica bingung

“tunggu sebentar, jangan dijawab dulu, sepertinya aku pernah melihatmu”kata jessica lalu sambil mengingat-ingat siapa orang dihadapannya ini. Orang itu dengan gemas lalu menyentil kening jessica lembut

“tentu saja kamu pernah melihatku jessica-ssi ini aku adalah Kang Ha Neul”kata orang itu

“omo haneul-ssi? Mian, mian aku tidak begitu mengenalimu”kata jessica sambil tersenyum kaku

“gwaenchana, lalu kau mau minuman itu?”Tanya haneul. Jessica langsung mengangguk dengan semangat

“tentu saja”kata jessica

“kalau begitu minggir sedikit jessica-ssi”kata haneul. Jessica lalu menyingkir sedikit dan membiarkan haneul mengunakan mesin minuman itu. Dari belakang jessica terus memperhatikan cara haneul menggunakan mesin minuman itu

“ini”kata haneul sambil menyerahkan sekaleng minuman ringan. Jessica menggeleng

“itu untukmu, bolehkah aku meminta uang mu lagi? Aku ingin mencoba menggunakan mesin itu”kata jessica polos sambil menaikkan kedua tangannya didepan hadapan haneul. Haneul menatap jessica bingung lalu ia tertawa kecil sambil mengacak-acak rambut jessica

“kau menggemaskan”kata haneul sambil mengeluarkan uang dari dompetnya lalu menyerahkannya pada jessica

“gomawo haneul-ssi”kata jessica lalu menggunakan mesin minuman sesuai dengan cara heneul ketika haneul menggunakannya

“whoaa~~~~”teriak jessica kagum

I got it”kata jessica riang sambil meloncat-loncat kecil. Haneul tertawa kecil melihat tingkah jessica yang menurutnya sangat menggemaskan itu

“lalu, bagaimana membuka minuman ini?”Tanya jessica heran sambil melihat secara detail seluruh isi kaleng itu

“sini ku bukakan”kata haneul lalu membuka minuman kaleng itu dan menyerahkannya kembali kepada jessica

“ternyata rasanya sangat enak”kata jessica sambil menatap kagum minuman kalengnya

“kajja aku antar kamu pulang, jessica-ssi”kata haneul. Jessica hanya mengangguk sambil terus menikmati minuman kalengnya

~~~~~~~~

Jessica kini sedang duduk dibalkon kamarnya. Ia duduk sambil melihat kearah langit yang gelap tapi dipenuhi oleh bintang itu

“tiffany, aku rindu denganmu”gumam jessica sambil menatap langit

“apa kah kamu dikhayangan merindukanku?”gumam jessica lagi

“khayangan?”gumam omma jessica

“eoh? Omma, sejak kapan omma masuk?”Tanya jessica sedikit gugup

“baru saja. Tadi apa maksudmu tentang khayangan?”Tanya omma jessica bingung

“khayangan? Ani, aku tidak mengatakan khayangan. Aku tadi mengatakan, eemm.. itu.. di balkon dingin sebaiknya kita masuk kedalam kamar saja omma”kata jessica lalu buru-buru menarik omma nya

“oh iya jess, ini sepertinya kunci kamu ada didalam kamar omma”kata omma jessica sambil menyerahkan sebuah kunci dengan gantungan kunci yang bergambar lumba-lumba

“kunci apa ini omma?”Tanya jessica bingung lalu mengambil kunci itu dan dilihat dengan seksama

“mollayo, tapi setau omma dulu kamu mengatakan itu adalah kunci rahasia”kata omma jessica

“rahasia? Entahlah aku sendiri sudah lupa “kata jessica sambil tersenyum kaku

“yasudah, lupakan dulu, nanti dengan sendirinya kamu bisa ingat. Oh iya, kajja kita makan malam bersama”kata omma. jessica mengangguk lalu mereka berdua turun kelantai satu. Disana sudah terdapat appa jessica serta yonghwa. Jessica berlari kecil lalu duduk disebelah yonghwa

“annyeong oppa”kata jessica manis berusaha menarik perhatian yonghwa. Yonghwa hanya mendengus sebal melihat tingkah jessica

“kajja kita makan”kata omma jessica. Jessica dengan cepat mengambil sendok nasi lalu ia menyendokkan nasi kepiring yonghwa, yonghwa menatap jessica bingung

“aku tidak bermaksud apa-apa, aku hanya ingin menjalin hubungan yang baik denganmu, oppa”kata jessica sambil tersenyum polos

“sudah  cukup”kata yonghwa menyuruh jessica berhenti menyendokkan nasi karna sudah pas dengan porsi yonghwa

“ah, nde”kata jessica

“kamu mau lauk yang mana oppa? Biar ku ambilkan”kata jessica

“aku punya tangan dan aku bisa ambil sendiri”kata yonghwa lalu langsung mengambil lauk sendiri. Jessica hanya mengerutkan bibirnyaa lucu. Omma dan appa mereka yang melihat tingkah jessica ingin mendekatkan diri dengan oppanya hanya tertawa kecil

“jess, tadi kamu berjalan-jalan kemana saja, sampai begitu lama?”Tanya omma jessica disela makan malam mereka

“oh, aku tadi pergi menemani Victoria membeli bahan makanan lalu ke sungai han dan disana aku bertemu dengan taeyon eonni kemudian aku pulang dan bertemu dengan haneul-ssi lalu kami berbincang sebentar da ia mengantarkanku pulang”ucap jessica menjelaskan semuanya

“taeyon? Dia sudah pulang dari USA?”Tanya appa jessica. Jessica mengangguk

“nde, tapi sepertinya ada yang kurang beres dengan taeyon eonni, karna ku lihat ada bekas lembam dikepalanya dan ditutupinya dengan poni”kata jessica

“lembam?”Tanya yonghwa. Jessica mengangguk lagi

“tapi kata taeyon eonni dia hanya tidak sengaja menabrak tiang ketika berjalan, namun menurutku taeyon eonni berbohong. Ini pasti ada hubungannya dengan namja yang bernama Kris  itu. Jika benar ia yang melakukannya pada taeyon eonni, kris akan ku habiskan”kata jessica

“kau hanya yeoja lemah tidak akan bisa melawan namja”kata yoghwa meremehan jessica

“gwaenchana, jika aku tidak bisa melawannya aku masih punyaa seorang deking”kata jessica. Yonghwa menatap jessica bingung

“yaitu oppa”kata jessica sambil tertawa kecil

“aku tidak akan mau menjadi dekingmu. Bahkan jika kamu terluka, aku orang pertama yang sangat merasa bahagia”kata yonghwa

“yonghwa”tegur appa

“aku sudah selesai makan malam, aku harus kembali kekamar karna masih banyak pekerjaan. Ajhumma, maaf merepotkanmu”kata yonghwa lalu berjalan pergi

“omma, aku juga sudah selesai makan, maaf merepotkan”kata jessica lalu langsung berlari mengikuti yonghwa masuk kedalam kamar

“YA!! Untuk apa kamu masuk kekamarku?”kata yonghwa kesal

“aku hanya ingin melihat kamar oppaku, apakah itu salah?”kata jessica

“terserahmu”desis yonghwa lalu ia berkutat pada laptopnya untuk menyelesaikan pekerjaannya

“jangan ganggu aku, karna aku harus menyelesaikan pekerjaanku dan satu lagi, jangan menyentuh apapun dikamarku”kata yonghwa

“termasuk lantai?”Tanya jessica

“kecuali lantai”kata yonghwa

“termasuk oksigen dikamarmu?”Tanya jessica

“kecuali oksigen dikamarku”kata yonghwa

“termasuk…”kata jessica putus

“aaiish, diamlah, aku harus mengerjakan pekerjaanku”kata yonghwa kesal lalu kembali berkutat pada laptopnya. Jessica hanya tersenyum jahil. Ia lalu merebahkan tubuhnya diranjang empuk milik yonghwa. Tangan jessica tidak sengaja menyentuh sesuatu dibawah bantal yonghwa. Jessica menatap yonghwa sekilas yang sedang sangat konsentrasi itu, lalu jessica mengambil barang itu dengan sangat perlahan. Foto yonghwa kecil dan seorang yeoja kecil. Jessica menatap wajah yeoja itu dengan seksama.

sepertinya aku tahu siapa yeoja itugumam jessica dalam hati. Jessica lalu membalikan foto itu. Ada tulisan yonghwa disana

—Jung yonghwa dan jessica jung—

 “eoh? Itu aku?”kata jessica tanpa suara lalu ia kembali membaca tulisan yonghwa kecil

12-04-2002

            Seminggu lagi adalah hari ulangtahun jessica. Aku sudah menyiapkan hadiah terspecial diulangtahunnya yang ke 13 nanti, semoga jessica menyukai hadiahku nanti. Dan aku ingin jessica selalu tahu, bahwa aku menyayanginya dan sangat menyayanginya meskipun kami berbeda omma tapi aku tetap menyayanginya.

Jessica, oppa menyayangimu ^^

 

Jessica tersenyum haru membaca tulisan yang ada dibalik foto itu. Jessica menatap punggung yonghwa sambil tersenyum

“oppa”panggil jessica

“eemmm”gumam yonghwa sambil terus mengerjakan pekerjaannya

“aku menyayangimu, aku tidak akan meminta oppa untuk menjawab, oppa juga menyayangiku, tapi aku berharap oppa juga memiliki rasa yang sama denganku. meskipun oppa terkadang bertingkah dingin, acuh tak acuh, dan cuek denganku, tapi itu tidak membuat rasa sayangku pada oppa berkurang. Meskipun kita berbeda omma, tapi aku tetap menyayangi oppa”kata jessica tanpa sadar dan sambil menangis. Yonghwa menoleh kearah jessica sambil menatap jessica bingung

“aku.., aku keluar dulu”kata jessica lalu langsung pergi dari kamar yonghwa

“apa yang aku bicarakan tadi?”gumam jessica ketika ia sudah masuk kekamarnya sendiri

“dasar bodoh, Jessie, kamu dikirim ke alam manusia untuk menemukan kevin, bukan untuk mengatakan hal bodoh seperti tadi. Lagi pula, kamu tidak mengenal siapa jung yonghwa mengapa kamu mengatakan kamu menyayanginya dan mengapa kamu menangis? Seakan-akan kamu mengatakan hal itu dari lubuk hati yang paling dalam”kata jessica sambil menatap dirinya dikaca

“aaiisshh, seharusnya aku mendengarkan nasihat tiffany untuk tidak menerima permintaan ratu kwon yang ingin mengirimkan aku kealam manusia”kata jessica lalu mengacak rambutnyaa sebal lalu ia segera meloncat ketempat tidur dan langsung tertidur

~~~~~~

“kalian siapa? Mengapa datang kesini? Mengapa kalian punya sayap? Kalian malaikat? Mengapa kalian seperti yang selama ini aku mimpikan? Kalian yang selalu hadir dimimpiku bukan?”Tanya jessica kecil pada 3 orang yang berpakaian putih dan memiliki sayap putih

“kamu mau ikut dengan kami Jessie?”Tanya salah satu diantara mereka yang terlihat seumuran juga dengan jessica kecil

“namaku jessica jung bukan Jessie”protes jessica kecil

“tapi nama itu nama panggilan ku untukmu”kata gadis kecil itu cemberut

“ah baiklah, nama Jessie juga bagus”kata jessica kecil mengalah

“lalu apakah kamu mau ikut dengan kami, eonni?”Tanya salah satu diantara mereka

“kalian siapa? Kata omma aku tidak boleh sembarangan ikut dengan orang asing”kata jessica kecil

“namaku tiffany, dia seohyun dan ini ratu kwon yuri”kata tiffany yang memberi nama Jessie

“tapi mengapa kalian punya sayap? Apakah kalian malaikat?”Tanya jessica kecil

“nde, kami malaikat. Kamu maukan menjadi malaikat seperti kami?”Tanya ratu kwon

“aku mau, tapi bagaimana jika seluruh keluargaku menjadi malaikat juga?”Tanya jessica kecil

“tapi itu tidak bisa, hanya kamu yang kami jadikan malaikat. Kamu maukan jessica? Disana kamu akan memiliki segalanya termasuk sayap seperti kami”kata ratu kwon

“benarkah? Aku mau”kata jessica kecil bahagia

“seohyun, tiffany, Bantu jessica menuju khayangan”kata ratu kwon. Tiffany dan seohyun lalu mengandeng tangan jessica dan membawa jessica terbang

“jess… jess… jessica…jessica”teriak omma jessica

“omma, aku pergi menjadi malaikat. Omma.. omma harus melihat jessica”teriak jessica kecil bahagia

“omma… omma… ommaaaa!!!!”teriak jessica lalu terbangun dari tidur nyenyaknya. Keringat dingin mengalir ketubuh jessica

“mimpi apa itu? Mengapa ada ratu kwon, tiffany dan juga seohyun?”Tanya jessica sambil mengelap keringatnya. Jessica lalu melirik kearah jam

“aku hampir telat”kata jessica panic lalu langsung masuk kekamar mandi

“oppa, kajja kita berangkat”kata jessica sambil berlari membawa sepatunya tanpa digunakannya dan langsung masuk kemobil. Yonghwa lalu langsung mengendarai mobilnya

“oppa lebih cepat sedikit, aku hampir telat. Omo”kata jessica panik sambi memakai sepatunya

“siapa suruh kamu tidur terlalu lama”desis yonghwa

“ah, aku tidak peduli, oppa, palliwa”kata jessica

“oppa, aku pergi dulu, nde. Annyeong”kata jessica ketika sampai didepan sekolahnya

“jakkaman”kata yonghwa sambil mengenggam pergelangan tangan jessica. Jessica menatap yonghwa bingung

“ini untukmu, jangan lupa dimakan”kata yonghwa sambil memberikan bekal kepada jessica

“gomawo oppa”kata jessica lalu segera berlari pergi

Oppa memberikan ku bekal karna ia tahu aku tidak sempat sarapan, berarti misi ketiga ku mulai berhasil untuk mengenal lebih dekat dengan dirinya. Hari ini aku harus mengetahui lebih banyak tentangnya lagi – pikir jessica ditengah belajar

Kringg….. kringg…

“jessica, bagaimana kalau kita ke kantin?”ajak Victoria

“baiklah, kajja”kata jessica sambil membawa kotak makannya

“kau membawa bekal?”Tanya Victoria

“nde, ini diberikan oleh oppa ku”kata jessica bahagia

“jinjja? Whoaa~~ kau beruntung sekali punya oppa yang tampan dan perhatian”kata Victoria

“tentu saja”kata jessica pamer

“kita duduk disini saja”kata Victoria. Jessica mengangguk

“tunggu sebentar disini, aku beli makanan dulu”kata Victoria lalu berjalan pergi. Jessica lalu membuka bekalnya

“omo~~ kyeoptaa”gumam jessica sambil menatap bekalnya

“oh iya, sebentar”kata jessica lalu merogoh kantung nya. Ia mengeluarkan benda yang sangat canggih—menurut jessica—

“astaga, bagaimana cara menggunakannya?”gumam jessica sambil menatap benda itu

“kau beli ponsel baru?”Tanya seseorang

“eoh? Haneul-ssi, ani, ini ku temukan di meja riasku, sepertinya dari appaku”kata jessica. Haneul hanya mengangguk-angguk

“haneul-ssi kau tahu, cara menggunakannya?”Tanya jessica polos. Haneul menatap jessica bingung

“tentu saja”kata haneul

“oh iya, tadi kamu, mengatakan benda canggih ini dengan sebutan apa? Aku sudah lupa”kata jessica lagi

“benda canggih? Ini ponsel, jess”kata haneul

“aa~~ ponsel namanya”gumam jessica. Haneul hanya menggeleng melihat jessica

“lalu, bisakah kamu tolong fotokan bekal ku, haneul­-ssi?”Tanya jessica

“kau tidak bisa?”Tanya haneul. Jessica menggeleng dengan polos

“astaga jess, kau seperti terlahir di tahun 90-an”kata haneul lalu memfoto bekal jessica

“oh iya, bekalmu sangat lucu”komentar haneul

“tentu saja, ini oppaku membuatnya dengan sangat special”kata jessica pamer

“huh, dasar pamer”kata haneul. Jessica hanya menjulurkan lidahnya lalu memakan bekalnya

“oh iya jess, bagaimana kalau nanti kita pulang sama-sama? Aku akan mengantarmu”tawar haneul

“okee haneul-ssi”kata jessica tidak jelas karna mulutnya penuh dengan makanan. Haneul menatap jessica gemas lalu dengan cepat ia mencubit keduaa pipi jessica yang sangat penuh makanan itu. Jessica meronta kesakitan tapi haneul tetap sama mencubitnya

“tunggu aku didepan gerbang sekolah, nde jangan kemana-mana. Arraseo? Oh iya,”kata haneul lalu langsung mengambil ponsel jessica lalu ditaruhnya didepan wajah jessica

“nanti jika kamu sudah sampai didepan gerbang, kamu cukup menelfonku, dengan menekan tombol ini”kata haneul menjelaskan bagaimana cara menelfon

“arraseo? Annyeong~~~”kata haneul lalu segera lari sebelum jessica menelan makanannya dan memarahinya. Jessica dengan cepat menelan makanannya

“YA!! YA!! Kang Ha Neul! Ya!!”teriak jessica kesal

~~~~~~~~

Sekarang disinilah jessica, didepan gerbang sekolah menunggu haneul. Tadi, jessica telah meminta tolong kepada Victoria untuk membantunya mengabari kakanya untuk tidak menjemputnya dengan benda canggih milik jessica. Dan sekarang jessica telah lama menunggu haneul, tapi ia tidak muncul juga sedari tadi. Jessica berdiri dan berjalan kesana-kemari tidak jelas untuk mengusir rasa bosannya menunggu haneul

“seharusnya tadi, aku menolak tawarannya”gumam jessica kesal

“ah, menelfonnya”kata jessica lalu dengan cepat ia menelfon haneul

yaebseo? YA!! Haneul-ssi kamu dimana? Aku sudah menunggumu dari tadi”kata jessica kesal ketika haneul mengangkat telfonnya

mianhae jess, aku lupa mengabarimu. Aku harus buru-buru pulang karena ada urusan dirumah”kata haneul

aaiisshh, seharusnya kamu mengabariku dari tadi, setidaknya aku tidak menunggumu lagikata jessica kesal lalu mematikan ponselnya. Jessica lalu memutuskan untuk pulang dengan berjalan kaki. Diperjalanan, jessica berjalan sambil bersenandung, ia terlihat sangat menikmati kehidupan di alam manusia. Jessica terus menatap kesekeliling jalan. Sangat luarbiasa menurutnya

“eoh?”gumam jessica ketika ia tidak sengaja menendang sesuatu. Jessica berlari kecil kebenda yang ia tendang tadi, jessica mengambil benda itu, sebuah boneka

Barbie?”gumam jessica sambil menatap boneka itu. Jessica memegang tangan Barbie itu tapi, tiba-tiba ada sebuah bayangan didalam pikiran jessica. Kepala jessica langsung merasakan sesuatu yang amat sakit. Jessica berdiri sempoyongan

“aarrghhh”teriak jessica kesakitan sambil memegang kepalanya

“kepalaku~~~”gumam jessica kesakitan. Banyak orang menatap jessica bingung, tapi tak ada satupun yang berniat membantu jessica

“tolongg~~~”gumam jessica lemah lalu terjatuh, tapi untung saja ada sebuah tangan kokoh menopang tubuhnya. Jessica menatap orang itu meskipun pandangannya kabur-kabur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
“­haneul-ssi…………”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lalu semuanya menjadi gelap.

 

 

 

—to be continue —

38 thoughts on “Heart and Soul [chapter 2]

  1. jadi jessica tuh awalnya manusia tapi kenapa bisa jadi malaikat, wuah semakin menarik saja apalagi pemainnya favorit semua kecuali yoona ama victoria hehe daebak! Kang haneul kyaa my prince tapi masih prince kemana mana sih kkkk

  2. Yakk!! Sica eonni pabonya kebangetan -_- mesin minuman aja gatau hadeh. Usul sama ratu kwon gih eonni biar beli mesin minuman xD handphone juga jadi bisa sms an sama tiffany eonni walau beda alam/? /ngaco/ lanjut thor aku suka ceritanya ‘-‘ semakin seru dan mulai ada titik terang. Itu yonghwa juga kenapa bisa dingin sama jessica ya ._.

  3. ohh ya ampun aku mkin pnsran..knpa jessica eonni nggak ingat apapun sblumnya?apa jesie di culik trus d bwa ke khyangan dan alsannya apa?
    ahh bnyak bacot..lnjut ya eon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s