[Freelance] Miracle 1 : Who You?

miracle 2

Author

Jung YooRey (@zakariatika)

Title

Miracle : who you?

Genre

Romance, Angst, Drama, Friendship, Comedy (a bit)

Rating

PG 13

Lenght

Multichapter

Cast

Jessica Jung

Kris Wu

Other Cast

Kim Jongin

Im Yoona

Disclaimer

all cast do not belong to me but everything is my bias especially jessica jung. This fanfiction is mine completely! Got inspiration by some drama, especially ‘You Who Came From The Star’.

BackSound

I’m Saying – Lee Hongki (The Heirs OST.)

*Happy Reading*

 

“iklan baby-G?”

“tolak.”

“drama ‘survival’?”

“tolak.”

“pemotretan majalah ‘vogue girl’?”

“tolak.”

“model music video clip EXO?”

Yeoja blonde yang sedang membolak-balik majalah ditangannya itu menoleh. Kacamata hitam yang menghias wajahnya sedikit turun ke hidungnya menampilkan alis cokelat tipisnya. “model music video clip EXO? apa itu EXO? aku seperti pernah mendengarnya.”

Manager yeoja blonde itu mengernyitkan keningnya. “noona tidak tahu? Mereka adalah sebuah boyband papan atas yang terdiri dari 12 namja dari Star Museum Entertainment. Tentu saja kau pasti pernah mendengarnya, kita pernah bertemu di MAMA. Tapi mungkin kau lupa?” Jawab sang manager.

molla. Lagipula, Aku tidak tahu AXE itu apa.”

“EXO noona, bukan AXE.”

“oh baiklah, terserah.”

“jadi apa kau ingin menjadi modelnya?” tanya managernya itu.

Yeoja blonde itu nampak berpikir. Kemudian menggeleng. “tolak.”

 

*

 

mwo? Ditolak?”

Pekikan dari bibir namja berkulit gelap itu nampak menggema didalam ruangan putih itu. diruangan itu terdapat sekitar 13 orang namja.

ne. sepertinya jadwalnya cukup padat jadi dia tidak bisa menerima tawaran untuk menjadi model di music video baru EXO.” jawab sang manager sambil mengangkat bahunya.

shireo. Aku ingin jessica yang menjadi modelnya, jika tidak, aku tidak akan melakukan shooting.” Seru namja berkulit gelap bernama kim jongin itu tegas.

“kenapa begitu hyung?” tanya si maknae, oh sehun.

“kalian tahu kan kalau aku sangat menggemari jessica? dan di SBS Award 2 minggu lalu dia bilang padaku jika dia ingin melakukan shooting denganku, kenapa sekarang dia menolak tawaran ini?” kesal jongin sambil melipat tangannya didepan dada.

“kau ini kekanakan sekali. kita bisa meminta im yoona untuk menjadi modelnya, tidak usah jessica sunbae.” Sahut sang leader dari sub-unit EXO K, kim joonmyun. Jongin menoleh cepat.

“apa maksudmu hyung? Im Yoona? Yeoja sombong dan genit sepertinya kau suruh untuk menjadi model kita? apa otakmu terbentur? Atau mungkin kau—”

“yak kim jongin! Kau itu tidak sopan sekali pada hyungmu. Jaga sikapmu pada joonmyun hyung.” kyungsoo menyela ucapan jongin membuat namja berkulit gelap itu terdiam ketika si eomma menyelanya. Alhasil dia hanya bisa melipat tangannya didepan dada sambil mengerucutkan bibirnya kesal.

“sudahlah, aku akan menemui jessica nanti. berdoa saja agar dia mau menerimanya.” Sahut si manager sambil tersenyum tipis melihat kelakukan para artisnya itu. jongin melebarkan matanya tidak percaya. Dengan segera ia melompat dari duduknya dan memeluk managernya itu.

aigoo, hyung, jeongmal gomawo! Saranghae!” teriak jongin sambil tersenyum lebar.

“yak yak, aku masih normal kim jongin!” pekik si manager sambil berusaha melepaskan jongin. Jongin dengan segera melepas pelukannya dan menunjukkan raut wajah kesalnya.

“hey kim jongin, apa kau yakin dia mau berperan dalam music video kita? kurasa dia itu cukup angkuh.” Celetuk si duizhang sambil melipat tangannya didepan dada.

Jongin mengernyitkan keningnya. “mwo? Jadi gege berpikir jessica itu angkuh? Dia itu artis terbaik dan tercantik sepanjang masa! Kau tau, gorjess spazzer bahkan ada sampai ke seluruh dunia. Dia bahkan masuk ke dalam 100 yeoja tercantik didunia dan mendapat urutan 20!” jelas jongin layaknya seorang fanboy yang tidak terima jika idolnya dihina.

arra, arra. Tidak usah seheboh ini.” gumam kris sambil sedikit mencibir. Jujur saja, dia tidak begitu menyukai jessica, dia menganggap yeoja itu sangatlah arrogant dan manja. Tidak cocok dengan image music video mereka yang terkesan ‘liar’.

 

*

 

oppa.. gh-ghajima..” jessica menarik ujung jaket namja disampingnya yang hendak pergi. matanya berkaca-kaca dengan bibir bergetar.

mianhae, aku sudah dijodohkan oleh orang tuaku. Kuharap kau mengerti dan tidak menggangguku lagi.” lirih namja itu sambil melepas tangan jessica dari bajunya. Jessica tertegun. air matanya jatuh satu persatu.

Perlahan namja itu mulai hilang dari pandangannya. “OPPA!!!”

 

“CUT! Yak, acting yang benar-benar mengagumkan, jessica-ssi!”

Jessica tersenyum dan menarik sebuah tissue yang disodorkan oleh myunggok—managernya. Ia menghapus air yang sempat dikeluarkannya selama shooting terakhir tadi.

“kau sudah bekerja keras.” Seru seorang sutradara sambil memberi sedikit bow padanya. jessica membalas bow itu. “ne, gamsahamnida, sajangnim.”

“bagaimana kalau kita makan malam untuk merayakan kesuksesan drama ini? kau tau, ini pertama kalinya aku mendapat rating yang mencapai 25% dalam drama yang kusutradarai selama 15 tahun. Aku akan meneraktirmu.” Tawar si sutradara sambil tersenyum pada jessica. jessica nampak tersenyum tipis.

“ah gomawo sajangnim. Tapi aku harus melakukan pemotretan setelah ini.” tolak jessica sambil tersenyum.

gwaenchana, kita bisa makan malam lain kali. Sekali lagi senang bekerja sama denganmu, jessica-ssi.” Ucap sutradara itu sambil menepuk pundak jessica.

Jessica membungkukkan sedikit kepalanya. “ah ne.” tidak lama setelahnya yeoja blonde itu berbalik dan berjalan dengan cepat menuju mobil van-nya diikuti oleh myunggok dan nana—periasnya.

“apa-apaan itu? dia mengajakku makan malam? menggelikkan. mana mungkin aku makan dengan namja yang telah memiliki istri dan 3 anak itu? aigoo..” desisnya sambil mengangkat kakinya ke jok mobil dengan nana memperbaiki make upnya.

“dia juga akan mengajak kru-kru lain dan pemain yang lain, noona. dia bahkan mengajak beberapa office boy barusan.” jelas myunggok sambil menghela nafas. Artisnya itu memang sangat mudah salah paham dan keras kepala.

Jessica terdiam. Apa ia barusan salah paham? urgh, sungguh memalukan jika ada orang lain yang mendengarnya tadi. “o-oh jinjja? ah shireo, aku tidak akan mau makan malam dengan im yoona. Yeoja itu sungguh mengerikan ketika tahu aku berada di peringkat 20 sementara dia diperingkat 71 di 100 yeoja tercantik didunia.”

“heissh, aku tidak yakin. dia berkata di radio star jika dia iri pada popularitasmu, noona.” ucap myunggok yang membuat jessica bangkit dari sandarannya. Nana yang sedang memperbaiki bulu mata yeoja itu tersontak kebelakang.

mwo? Kau tau darimana?” pekik jessica tidak percaya. Myunggok dengan ragu menunjukkan ponselnya pada jessica. jessica dengan cepat mengambil ponsel itu dan menonton sebuah video yang terputar disana.

aku berada di dunia entertainer selama 4 tahun sementara jessica eonnie sudah berada 13 tahun. Aku sungguh iri pada popularitasnya. Namun walau begitu, dia memiliki cukup banyak anti fans diluar sana, terlebih lagi dengan skandalnya yang merayu aktor lee donghae sunbae, aku iri.

Jessica terperangah. Matanya membulat tidak percaya. “i-i-ige mwoya? A-anti fans? Merayu donghae? Mwosun seoriya?!” jessica meremas ponsel myunggok seakan ingin menghancurkan wajah yoona dilayar itu.

noonoona, nae handphone, kau berniat merusaknya?” cemas myunggok sambil berharap jessica tidak melempar ponselnya keluar mobil. harapannya dikabulkan, jessica segera melemparkan ponselnya itu kepadanya.

“hapus video itu dan jangan menontonnya lagi. sungguh jalang dia mengatakan aku memiliki banyak anti fans. Apa dia tidak sadar jika dia memiliki ribuan anti fans karena telah menggoda pewaris perusahaan JNP group?” rasanya emosi yeoja yang dikenal sebagai dewi fortuna itu sudah diubun-ubun. Mungkin saja jika yoona berada dihadapannya sekarang, ia sudah mencabik-cabik wajahnya.

“dia bahkan tidak tahu malu menyebar rumor jika siwon oppa akan melamarnya. Kebohongan keji seperti itu sungguh menjijikkan! Dan dia bilang aku merayu donghae?! bahkan donghae yang selalu mengemis padaku! im yoona brengsek!” pekik jessica sambil mengacak rambutnya frustasi. Jika begini, skandalnya dengan donghae akan lebih besar. Dan dia sangat benci dengan skandal.

“tenanglah noona, mau kau marah-marah sampai gila juga, yoona akan tetap berbuat seperti itu. dia sangat bahagia melihatmu stres begini.” gumam myunggok membuat jessica menatapnya tajam.

“apa kau bilang?” tanya jessica tajam.

Myunggok menggeleng. “eo-eobseo, noona!” tegas myunggok sambil menyilangkan tangannya didepan dada. Jessica menghela nafas dan menoleh ke jalan.

“oh ya noona, kau memiliki pertemuan dengan manager EXO dari SM Entertainment.” Ucap myunggok sambil mengecek jadwal jessica di notebooknya.

Jessica menoleh lagi. “EXO? untuk apa?”

“sepertinya dia ingin membujukmu untuk menjadi model di music video EXO. apa perlu kutolak saja?” tawar myunggok yang melihat raut wajah malas jessica.

“dimana pertemuannya?”

Myunggok mengecek notebooknya lagi. “di.. golden beer, jam delapan malam.”

Jessica tersenyum kecil. “jangan tolak. Aku akan pergi. sudah lama aku tidak mencicipi ayam goreng dan soju.” Ucapnya sambil memakai penutup matanya lalu mengunjungi alam mimpinya.

Sementara myunggok dan nana hanya bisa saling bertatapan. Hah, jessica benar-benar sangat merepotkan. Dan sangat cerewet tentunya.

 

*

 

“jadi bagaimana, jessica-ssi? Menarik bukan?” tanya taekyung—manager  EXO mantap setelah menjelaskan tema dari music video baru EXO pada jessica.

Jessica yang sibuk memakan ayam gorengnya itu mendongak. “o? mwo?”

Taekyung menarik nafas dalam. dia sungguh ingin mencabut julukan dewi fortuna dari gadis itu, sungguh benar-benar gadis yang menyebalkan dan membuatnya harus bersabar.

“ehm, jadi tema dari music video kami ini adalah manusia serigala, sesuai judulnya, wolf. Dan kau mendapat peran sebagai murid baru yang diperebutkan oleh kai dan luhan. dalam cerita ini, luhan dan kris berperan sebagai manusia serigala, dan bla bla bla…”

Jessica nampak berpikir. Jika dia menerima tawaran ini, kemungkinan besar popularitasnya dapat meningkat. Itu berarti yoona akan semakin kesal padanya. tentu saja, yoona tidak akan senang mendengar jika jessica jauh lebih unggul darinya, walau sebenarnya itu adalah rahasia umum, jika jessica dan yoona adalah rival dalam dunia hiburan. Terlebih dengan pembagian peran dalam drama yang baru saja dibintanginya itu, jessica mendapat pemeran utama sementara yoona menjadi pemeran pendukung. Itu menjadi debat antara jessica dan yoona.

Siapa yang tidak mengenal jessica jung? Yeoja yang memiliki kemampuan acting dan bernanyi yang hebat. Siapapun akan tercengang jika melihat penghargaan yang diterimanya sejak masih jadi artis cilik. Dia telah menjadi artis dari usia 12 tahun dengan debut sebagai penyanyi. Berkat lagu naengmyeon-nya di usia 12 tahun itu, namanya pun terangkat sampai sekarang ini, usia 25 tahun. Bukan perjuangan yang sia-sia, karena ia sekarang telah menjadi artis papan atas yang dipuja-puja oleh publik. Bahkan ia mendapat gelar ‘dewi fortuna’ karena ia dianggap membawa keberuntungan, seperti drama atau sebuah album. Itu akan mendapat rating yang tinggi ketika menyebut namanya. Yeoja yang tidak memiliki ayah ini sangat keras kepala, sombong, dan pemalas. Selain julukan ‘dewi fortuna’ itu, ia juga mendapat gelar ‘sleeping beauty’ atau ‘ice princess’ dari penggemarnya. Rumornya, ia bisa tidur dimana saja dan kapanpun ia mau dan tidak ada yang bisa membangunkannya.

“… nah bagaimana? Kau tertarik kan, sekarang?” rupanya taekyung telah selesai menjelaskan ulang tentang tema dari music video EXO itu. namun sialnya, jessica terlalu sibuk dengan pikirannya sehingga dia tidak mendengar penjelasan taekyung.

Merasa diacuhkan oleh jessica, taekyung nampak melambaikan tangannya didepan wajah barbie jessica membuat yeoja blonde itu tersontak. “ah, ada apa taekyung-ssi?”

Taekyung melongo dan mengusap wajahnya kasar. Jadi sudah 2 kali dia menjelaskan dengan sedatil-detailnya pada jessica, dan yeoja es itu masih saja tidak mendengarnya? sungguh, potong saja tangannya saat itu.

jinjja. begini ya jessica-ssi, biar kujelaskan la—”

“jika aku menolak tawaran ini, siapa artis yang akan kau tawari untuk menggatikanku?” sela jessica cepat. Taekyung nampak berpikir, tentu saja pilihan akan tertuju pada im yoona.

“kami menyepakati untuk melakukan kontrak dengan Im Yoona, itupun jika kau menolak.”

andwae! Aku akan menerima tawaran ini!” pekik jessica ketika taekyung menyebut nama Yoona. Bagaimanapun ia tidak akan membiarkan yoona mendapatkan posisi ini, terlebih kata myunggok, EXO itu adalah boyband yang sangat papan atas di korea bahkan sampai ke luar negara. Sudah pasti popularitasnya akan meningkat (ia akan jauh dan jauh lebih tinggi dari yoona—itu yang dipikirkannya).

Taekyung melebarkan matanya. “jinjjayo? Kau akan menjadi model di music video kami?”

Jessica mengangguk sambil menggigit ayam ditangannya. “hm.”

Taekyung nampak tersenyum lebar. Rupanya tidak sesulit itu untuk mengajak jessica bekerja sama. “baiklah, besok kau bisa datang ke SM Entertainment untuk menandatangani kontrak. Setelah itu baru kita samakan jadwal kita, aku tahu kau punya banyak jadwal, jadi biar kami yang menyesuaikan diri dengan jadwalmu.”

Jessica kembali mengangguk. “tidak masalah. Jam berapa aku harus datang?”

“jam 10 pagi. Bisa?”

Jessica mengangguk. “tentu saja. Apakah EXO akan berada disana besok?” tanya jessica.

“tentu saja, mereka harus latihan menari untuk comeback mereka ini.” jawab taekyung.

“baguslah, aku harus mengakrabkan diri dulu bukan pada membernya?”

Taekyung mengangguk kagum. Jessica sungguh baik hati—walau tadi dia mengatakan yeoja itu menyebalkan. “ne, tentu jessica-ssi.”

Jessica mengangkat bahunya kemudian melirik gelasnya yang telah kosong. Melihat itu taekyung dengan segera menuangkan sebotol soju dihadapannya ke gelas yeoja itu. “silahkan jessica-ssi. Minumlah sepuasmu, aku akan meneraktirmu.”

Jessica tersenyum dan meraih gelasnya. “gomawo.”

 

*

 

yeeeey, akhirnya aku bisa shooting bersama jessica!

 

Kris mendesah malas didalam kamarnya ketika mendengar teriakan setan dari luar kamarnya. Tentu saja, siapa lagi si fanboy jessica di EXO selain kim jongin? Namja berkulit gelap itu terus meneriakkan hal itu ketika taekyung memberitahunya jika jessica menerima tawaran untuk menjadi model music video baru mereka. Jujur saja, kris tidak begitu menyukai jessica. sebenarnya dia menyukai lagu-lagu bahkan film-film yang dibintangi yeoja itu, tapi sebuah insiden 2 bulan lalu membuatnya tahu jika jessica itu benar-benar menyebalkan.

 

Flashback On

 

Kris tersenyum pada para artis senior yang berdatangan di MAMA 2012 saat itu. namja jangkung itu nampak menyapa para seniornya yang telah lebih dulu megandrungi dunia hiburan dibanding dirinya yang baru debut tahun itu. Tapi jangan salah, bukan berarti boybandnya tidak terkenal, EXO bahkan telah mempunyai fans sampai ke pelosok dunia. Popularitas yang benar-benar meledak di pasaran.

pemenang ‘best actress of the year’ adalah… Jessica Jung! Chukkae, jessica-ssi!

Kris mendongak ketika mendengar Lee Hyori—MC di panggung menyebut nama jessica. akhir-akhir ini dia cukup penasaran pada jessica, semenjak jongin memberikannya album milik jessica. suara yang tidak pernah dia bayangkan bisa tercetus dengan begitu merdu dari bibir ranum yeoja itu membuatnya terhipnotis.

uwoooo!” kris menoleh ke sebelah kirinya dimana ia melihat jongin berteriak dengan heboh pada jessica yang sedang melakukan bow pada para artis-artis disekitarnya yang memberinya selamat. apa namja itu tidak tahu jika disini sangat banyak EXOTIC? Bisa-bisa terjadi skandal atau pairing tidak jelas. tapi kris tidak memperdulikannya, ia terpaku pada sosok jessica yang sekarang nampak dengan anggun melangkahkan kakinya ke arah Hyori diatas panggung.

Ia membungkukkan sedikit tubuhnya ke hyori begitu pula dengan Hyori. Yeoja itu memberikan jessica sebuah piala kubus berwarna emas menyala pada jessica dan mempersilakan yeoja yang terbalut dalam dress beraksen permata berwarna hitam itu untuk menyapa fansnya.

ah, annyeonghaseyo. Aku benar-benar tidak menyangka jika ini sudah keempat kalinya aku memenangkan penghargaan ini dan kurasa aku sudah tidak pantas lagi menerima penghargaan ini setelah melihat banyaknya para actress yang terjun ke dunia hiburan semakin banyak dan beracting dengan sangat bagus. Tapi aku benar-benar berterima kasih pada gorjess spazzer yang telah mendukungku. Aku juga berterima kasih pada Young Jeong sajangnim, Park Joo sajangnim, yora eonnie, summin eonnie, hara eonnie, hyorin eonnie, jeongsub oppa, juno oppa, donghae sunbae, siwon sunbae, leeteuk sunbae, myunggok, nana, dan keluargaku yang telah memberiku semangat. Aku juga berterima kasih pada sutradara di drama yang baru saja kubintangi, lee daesung sajangnim. Gamsahamnida, tanpa kalian, aku tidak akan mungkin memenangkan penghargaan ini selama 4 tahun berturut-turut. Jeongmal gamsahamnida.” Jessica nampak mengangkat pialanya dan membungkukkan tubuhnya pada para fansnya. Lalu senyum dewi fortuna yang terhias diwajahnya, sekali lagi membuat kris terpaku. Yakin atau tidak, kris merasa jantungnya berdebar cukup kencang melihat jessica diatas panggung sana.

Tidak lama, yeoja itu berjalan ke belakang panggung ketika panggung menggelap. Dan saat itu entah kenapa, kris menghela nafas kecewa. Ia merasa masih belum puas melihat jessica yang benar-benar elegan malam itu.

ge, ayo kita ke belakang panggung. Kita harus tampil 20 menit lagi.” Ajak tao yang membuat kris tersenyum lebar. Ia dapat kembali bertemu jessica di belakang panggung.

 

*

 

Kris nampak celingak-celinguk mencari jessica. entah kenapa, dia merasa aneh dengan dirinya sendiri. dia sangat ingin bertemu dengan jessica dan berkenalan dengan yeoja itu. bahkan sekarang ia sudah tidak berada dibelakang panggung (ia tidak menemukan jessica disana) dan berada di koridor gedung itu. sebuah pintu nampak menarik perhatiannya, ‘make up room’. Perlahan namja jangkung itu membuka pintu itu dan masuk kedalam. Kosong. Tidak ada siapa-siapa. Kris mendesah kecewa dan berniat membuka pintu kembali untuk menuju ke belakang panggung, tapi sebuah suara nampak menghentikan langkahnya.

yak! kau gila? Aku sudah susah payah menghidupi mu, ibu, soojung, dan junhong, tapi kau tidak memberiku selamat saat aku mendapat penghargaan dan malah masuk kantor polisi karena bertengkar? Kau benar-benar gila, jung myungsoo!”

Kris tersontak saat jessica keluar dari belakang lemari pakaian sambil menelpon. Sepertinya ia menelpon dengan adiknya. yang jelas kris sangat kikuk saat ini.

“benar-benar merepotkan. Untung saja park ahjussi masih mau menjemputmu di kantor polisi. Kau harus berterima kasih padanya. oh ya, kau harus ke apartementku setelah ini. jangan lupa ajak soojung dan junhong juga. Ka—KYAAA!” ucapan jessica terhenti ketika dia melihat kris berada dibelakang pintu sambil menatapnya kikuk. Dengan cepat ia memutuskan sambungan telepon dan mendekati kris.

“ka-kau siapa?” tanya jessica kaget. Ia menoleh kekiri dan kanan melihat apakah kris sendirian atau bersama orang lain. Tapi nihil, namja jangkung itu sendirian—itu artinya hanya mereka berdua di ruangan itu.

“kau tidak mengenalku? Aku ini k—”

“apa yang kau lakukan diruanganku? Apa kau ini penguntit? Atau kau ini seorang fans? Berani-beraninya kau masuk ke dalam ruanganku! Kau tidak tahu apa, ini adalah ruangan VVIP khusus untukku, jessica jung. Bagaimana cara kau masuk kemari? Kau berniat memotretku mengganti pakaian? Benar-benar, namja jaman sekarang, sangat yadong!” cerocos jessica yang membuat kris melongo. Aura elegan dari yeoja itu seketika buyar dari bayangannya berganti menjadi menyebalkan dan cerewet. Bagaimana bisa seorang Kris Wu dituduh sebagai penguntit dan… yadong?

“aku tau aku ini sangat cantik, aku ini dewi fortuna di korea. tapi aku tidak menyangka jika kau akan berbuat sekeji ini pada yeoja lemah lembut sepertiku. Hey kau, kuperingatkan kau, jangan pernah masuk ke dalam ruangan ini lagi! aku tau kau sangat menggemariku, kan? Tapi kuberitahu ya anak muda, percuma kau memakai pakaian seperti selebriti seperti ini, aku tidak akan tertarik padamu. Kau seharusnya mencoba gaya lain. Gayamu sekarang seperti kau ini seorang idol saja. Seharusnya kau—”

“yak diamlah! Aku ini kris wu EXO! kau tidak mengenaliku?” sela kris frustasi dengan segala macam tuduhan ngawur jessica. baiklah, mungkin dia salah karena masuk ke dalam ruangan itu, tapi niatnya hanya ingin berkenalan, bukan seperti yang dituduhkan oleh dewi fortuna itu!

Jessica terdiam. Kemudian dia tertawa kecut. “hahaha EXO? kau ingin debut yah? Sana kembali ke rumahmu, telfon teman-temanmu dan ajak mereka membuat boyband dengan nama EXO, AXE, atau apalah terserah. Menyedihkan sekali kau. Atau kau ingin aku memberitahu direkturku untuk menjadikanmu trainee di managementku?”

“EXO. kau tidak tahu? Aku ini member boyband EXO yang baru debut di bawah nama SM Entertainment! Kau ini kudet(?) sekali! padahal kau sudah lebih dulu terjun didunia hiburan, tapi tidak tahu boyband EXO. apa kau tidak punya tv atau memiliki benda elektronik? Ah.. kau tidak punya ponsel? Dewi fortuna tidak punya ponsel! Kau lebih menyedihkan.” Balas kris yang mulai terbawa emosi. Sudut bibirnya naik seakan ingin mengejek jessica.

Jessica melongo. “mwoya? Kau ini menyebalkan sekali! aku memiliki ponsel tau! Bahkan ponselku ini merk terbaru dari apple. Kau pasti tidak tahu apple kan?” ledek jessica sambil menunjukkan iphone 5nya.

Kris tersenyum kecut dan merogoh kantong celananya mengeluarkan benda tipis berwarna putih darisana. Iphone 5. Kemudian ia menunjukkannya didepan wajah jessica membuat yeoja itu mati kutu. “lihat, aku bahkan memiliki ponsel yang sama denganmu. Hahaha” ledek kris balik sambil tersenyum penuh kemenangan.

Bukan jessica jika menyerah begitu saja. Yeoja itu tersenyum mengejek dan melipat tangannya didepan dada. “o-ow, kau rupanya fans fanatik-ku yah? Kau bahkan menjiplak ponselku. Apa kau ingin berselca denganku, huh?” tanya jessica sambil melirik ponsel kris yang tergantung dihadapannya. Dengan cepat kris memutar matanya dan segera menarik kembali ponselnya. Yeoja itu pandai berkelit.

“ayolah nona jung, semua orang berhak memiliki ponsel yang sama denganmu. Bahkan ponselmu itu sudah ketinggalan jaman.”

“yak namja tiang, ponselmu bahkan sama seperti milikku!”

nanamja tiang? Dasar kau yeoja pendek!”

“kau namja yadong!”

yeoja cerewet!”

namja jelek!”

“kau lebih jelek!”

“aku ini dewi fortuna, mana mungkin aku jelek?”

“kalau kau dewi fortuna, maka aku raja neptunus!”

“cih, lelucon macam apa itu? dasar namja penguntit!”

yeoja muka dua!”

sasaeng fans!”

mwo? Sasaeng? Kau yeoja kudet!”

namja gila!”

yeoja ketinggalan jaman!”

mwo?! Kau lebih ketinggalan jaman! Lihatlah rambutmu, kau terjebak dalam jaman kuno!”

“lalu bagaimana dengan rambutmu? Rambutmu itu model rambut marilyn monroe tahun kapan? Mengerikan.”

“kau juga fans dengan marilyn monroe? Oh aku tidak menerima multifandom.”

Kris mengacak rambutnya frustasi. Yeoja ini sungguh menyebalkan. Tidak mau dikalah. Keras kepala. Sombong. dan lainnya yang membuat kris merasa sangat menyesal telah memuji yeoja ini. mana mungkin yeoja yang tadinya sangat lemah lembut, sopan, dan ramah itu berubah menjadi kasar, menyebalkan, dan cerewet seperti ini? apa kepala yeoja ini terbentur? Yang jelas kris sangat frustasi berhadapan dengan yeoja itu.

“arkh! Sudahlah, aku sangat pusing bicara denganmu.” Kesal kris kemudian meninggalkan ruangan jessica dengan cepat. Mungkin ini pertama kalinya dia mengalah pada orang, selama ini dia bahkan terkenal keras kepala—tapi tidak separah jessica mungkin. Dia sangat kesal pada yeoja cerewet itu.

 

Flashback Off

 

Raut wajah kris berubah muram mengingat hal itu. sungguh, bagaimana nanti ekspresi jessica jika bertemu dengannya? Ah, pasti yeoja itu akan kaget melihatnya. Apa jessica sudah tahu EXO itu boybandnya? Seketika kris sangat ingin membuktikan pada yeoja itu bahwa dia juga seorang artis yang beken, dan EXO itu benar-benar boybandnya.

 

*

 

eonnie! darimana saja kau?”

Jessica tersontak saat ia memasuki kamarnya. Dengan cepat ia melirik jam dinding di kamarnya dan mengernyitkan keningnya. Ini sudah jam 03.35 KST, kenapa adik perempuannya itu ada dikamarnya?

“soojung? Apa yang kau lakukan disini? ini sudah larut malam. kau tidak sekolah besok?” tanya jessica beruntun sambil meletakkan tasnya di atas meja rias. Soojung tersenyum dan mendekati jessica.

eonnie. aku,  myungsoo oppa, dan junhong ingin menginap disini selama beberapa hari. Gwaenchana?” ucap soojung sambil memasang puppy eyesnya ke jessica. jessica yang tengah melepas antingnya itu menoleh bingung.

“kenapa? apa eomma tidak berada dirumah?”

Soojung mengangguk. “ne. dia menghadiri acara reuni di busan dan berkata jika kami harus menginap di apartement eonnie sampai dia kembali.”

Jessica memutar matanya. “aish eomma.. baiklah, kalian boleh tinggal disini sementara waktu. Kenapa kau belum tidur?” tanya jessica sambil menoleh ke soojung.

“tadi aku sudah hampir tertidur, tapi aku terbangun lagi karena suara pemadam kebakaran yang datang ke gedung ini tadi sangat ribut.” Jelas soojung.

“pemadam kebakaran? Kebakaran dimana memang?”

“di kamar 1546. Tapi katanya kamar itu tidak pernah memanggil pemadam kebakaran dan di kamar itu memang tidak terjadi kebakaran atau hal berbahaya semacamnya.”

“oh, sekarang memang lagi sangat tenar sebuah telepon iseng. Ngomong-ngomong, dimana myungsoo dan junhong?” tanya jessica lagi yang tidak meliht kedua adik namjanya.

“myungsoo oppa dan junhong sedang bermain playstation dilantai atas. mereka bilang mereka kelaparan dan memesan pizza, tapi pizzanya belum sampai jadi mereka menunggu sambil memain playstation.” Jawab soojung sedetailnya.

Jessica menghela nafas berat kemudian meletakkan seluruh perhiasannya di dalam kotak lalu keluar dari kamarnya menuju lantai atas diikuti oleh soojung.

Beberapa anak tangga lagi jessica sampai, telinganya sudah dihadiahi oleh berbagai macam suara yang sudah jelas berasal dari playstationnya. Jessica memutar matanya dan mempercepat langkahnya. Tidak lama, yeoja itu sudah sampai dibelakang 2 adik lelakinya yang sedang asik bermain playstation itu.

“yak yak yak, kau curang hyung!” teriak junhong sambil terus memencet tuts stick ditangannya dengan lincah.

“hahaha, setelah ini kita harus mencoba star ocean!” kata myungsoo sambil tetap fokus pada layar televisi.

“tapi ngomong-ngomong, kenapa pizza kita belum datang juga? Padahal ini sudah 2 jam lebih.” ucap junhong sambil terus fokus pada game.

molla. Mungkin pesanan mereka banyak.”

Jessica memutar matanya geram dengan tingkah 2 adiknya itu. apa mereka tidak sadar jika bunyi playstationnya itu sangat ribut? Jessica mengambil jurus terakhir, ia berjalan ke arah stop kontak yang kebetulan berada dibelakangnya dan dengan sadisnya ia mencabut kabel televisi dari sana.

“oh!” 2 namja berwajah tampan itu terbelalak ketika televisi dihadapan mereka itu tiba-tiba mati.

“soojung-ah! Kenapa kau mat—jessica noona?” myungsoo yang mengira soojung yang mematikan televisi itu tersontak melihat noona sulungnya itu berada dibelakangnya sambil berkacak pinggang. Junhong yang mendengar myungsoo menyebut nama jessica itu segera menoleh ke belakang dan tersenyum lebar.

“kapan noona pulang?” tanya junhong sambil mendekati jessica. jessica menghela nafas malas.

“aku baru saja pulang. Apa yang kalian lakukan larut malam begini? Apa kalian semua tidak sekolah besok?”

Myungsoo meletakkan stick game dan tersenyum kecut. “kau ini masih bodoh. Ini sudah masuk hari selasa, dan hari ini tanggal merah. kau sendiri kenapa baru pulang?”

Jessica rasanya ingin mencakar wajah sok cool myungsoo yang meledeknya. Apa myungsoo lupa jika jessica lebih tua darinya? Bahkan jessica bisa saja mengusir myungsoo dari apartementnya sekarang juga—tapi dia tidak setega itu.

“aku habis shooting dan bertemu dengan seseorang.” Kesal jessica.

nugu? eonnie mempunyai namjachingu?” tanya soojung yang membuat myungsoo dan junhong meliriknya.

Jessica menggeleng cepat. “namjachingu? Mengerikan. Aku habis menemui manager sebuah boygroup. Ia memintaku untuk menjadi model music videonya.”

Soojung terbelalak. “jinjja? boygroup apa?”

Jessica memutar matanya mencoba mengingat nama boygroup yang akan dibintanginya nanti. Tapi rupanya pengaruh soju 6 jam lalu yang membuatnya tertidur di van selama 4 jam itu membuatnya lupa.

“eng, AXE? Ya, mungkin seperti itu.” ngawur jessica.

Soojung mengernyitkan keningnya. “AXE? Aku baru dengar ada boyband bernama AXE. Dia baru debut, ne?”

Jessica mengangkat bahunya. “kata myunggok dia debut tahun 2012 lalu.”

agency mana?” tanya myungsoo.

“seingatku Star Museum Entertainment.”

“EXO?”

Jessica, soojung, dan myungsoo menoleh ke junhong. “ya! itu maksudku, EXO.” tanggap jessica.

jinjja?! EXO? eonnie akan membintangi music video EXO?!” teriak soojung histeris. Jessica menatap soojung bingung.

“bisa kau kecilkan suaramu? Ne. kenapa? kau menyukai AXE?”

“EXO noona, EXO.” ralat junhong. Jessica hanya memutar matanya tidak mau tahu.

“astaga eonnie, kau tau, aku ini fans berat kim jongin dan kris wu!” teriak soojung lagi. matanya berbinar-binar membayangkan wajah jongin.

“kris wu? aku sepertinya tidak asing dengan nama itu.” gumam jessica. ya, dia sepertinya pernah mendengar nama Kris. tapi dimana? Ada perasaan yang membuncah di dadanya ketika mendengar nama kris. tapi dia tidak ingat dengan kris itu.

“kau tidak mengenal kris wu?” tanya soojung tidak percaya. Dia yang bahkan tidak berada didunia hiburan saja tahu tentang dunia perartisan, bagaimana bisa eonnienya yang sudah belasan tahun menjadi artis itu tidak mengenal kris wu yang bernotabene sebagai penyanyi terkenal?

“aku seperti mengenalnya. Tapi aku lupa.”

“tentu saja, kau kan bodoh.” Ledek myungsoo santai.

“jung myungsoo! Aku ini lebih tua darimu, kau harus sopan padaku.” seru jessica tidak terima dikatai bodoh oleh myungsoo.

“baiklah, tua.” Ledek myungsoo lagi yang membuat jessica siap untuk memukul adiknya itu.

TING TONG

Keempat saudara itu menoleh ke pintu secara bersamaan ketika seseorang membunyikan bel. Keempatnya berpandangan siapa yang mau membuka pintu. myungsoo memutar matanya ketika ketiga saudaranya itu menatapnya. Myungsoo mengalah dan berdiri dari duduknya menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.

eonnie, nanti jika kau bertemu dengan kris atau jongin, jangan lupa mintakan tanda tangannya, ne?” pinta soojung dengan wajah memohon.

Jessica nampak berpikir. Dia punya firasat buruk mengenai hal itu. “baiklah, akan kumintakan.”

eonnieku memang yang paling top!” pekik soojung sambil mengacungkan jempolnya pada jessica membuat yeoja itu tersenyum tipis.

“oh ya noona, nanti disekolahku ada festival sekolah dan lari tiga kaki bersama keluarga, kau bisa datang mewakili eomma?” tanya junhong.

Jessica kembali berpikir. “kenapa bukan eomma saja? Atau myungsoo? Soojung?”

“Aku ada acara hari itu, eonnie.” kata soojung.

“myungsoo hyung tidak akan mau datang ke acara seperti itu. dan bagaimana bisa aku mengajak eomma berlari? Bisa-bisa aku mendapat juara terakhir dan akan membuatku jadi bahan tertawaan sekolah.” Jelas junhong.

jessica menghela nafas. “arra, arra. Aku akan datang nanti. Hubungi saja aku.” putus jessica sambil mengelus rambut junhong sayang. Junhong tersenyum lebar pada jessica.

gomawo noona.”

“ini dia pizzanya!” myungsoo muncul dari tangga dengan satu kotak besar pizza dan satu buah kantung plastik putih.

Soojung dan junhong memekik senang dan meraih kotak itu dari myungsoo dan membukanya. Sebuah pizza berukuran jumbo yang terlihat lezat terpampang didalam kotak itu.

kajja kita makan!” seru soojung dan mengambil satu slice pizza dari dalam kotak itu dan menggigitnya dalam ukuran besar. Junhong mengikuti apa yang dilakukan soojung.

“kau bayar pakai apa?” tanya jessica pada myungsoo yang hendak mengambil pizza.

“tentu saja dengan uangku.” Jawab myungsoo sambil menggigit pizzanya.

“ck, sudah berapa kali kubilang jangan gunakan uang jajanmu untuk membeli hal yang tidak penting. Kenapa kau tidak gunakan uangku? Gunakanlah uangmu dengan benar, jung myungsoo.” Ucap jessica sambil melipat tangannya didepan dada.

“myungsoo oppa melakukan kerja sambilan di toko game, eonnie. dia meneraktir kita hari ini dengan gaji pertamanya.” Kata soojung sambil membela myungsoo.

Jessica mengernyitkan keningnya. Kerja sambilan? Dia tidak pernah tahu adik pertamanya itu melakukan kerja sambilan. “kau kerja sambilan? Kenapa? aku bisa mengurus kalian semua!”

Myungsoo mendesah kasar. Sementara soojung dan junhong hanya bisa terdiam menatap kakak mereka itu. “semenjak appa dan eomma cerai, seharusnya aku yang menjadi kepala keluarga. Ini sudah kewajibanku untuk bekerja, bukan hanya kau.”

“tapi seharusnya kau mencari pekerjaan yang lebih baik, kan? Kau ini sudah berumur 23 tahun, kau bisa bekerja di perusahaan.”

“aku malas berhadapan dengan berkas-berkas mengesalkan yang membuatku harus lembur.”

“kalau begitu carilah istri. Umurmu mengatakan jika kau sudah harus membangun rumah tangga.”

Myungsoo terbelalak. “enak saja. kau sendiri? kau bahkan sudah berumur 25 tahun dan belum memiliki namjachingu.”

“aku dan kau beda, myung. Kontrakku mengatakan bahwa aku tidak boleh menikah sebelum kontrakku selesai. lagipula aku ingin menikah di umur 26.”

“kalau begitu aku membiarkanmu menikah duluan.” ucap myungsoo santai sambil meneguk colanya. Jessica menatap myungsoo kesal. sepertinya sifat keras kepalanya ikut turun ke myungsoo.

Jessica nampak mengingat sesuatu. “oh ya, lain kali jangan memesan sesuatu dengan memberi alamat langsung ke apartement ini, beri tahu saja dia untuk meletakkannya di resepsionis dan officeboynya yang akan mengantarnya kemari. Cukup berbahaya untuk memberi alamatku langsung pada orang luar meskipun dia seorang pengantar pesanan.”

Myungsoo, soojung, dan junhong hanya mengangkat bahunya mengerti.

 

*

 

Jessica’s Apartement, 10.00 KST

aigoo, aku terlambat. Aku terlambat.” Jessica tidak henti-hentinya mendesis sambil melirik jam tangannya.

TING

Pintu lift itu terbuka dan yeoja itu segera keluar dari kubus aluminium canggih itu dengan cepat menuju ke luar gedung apartementnya itu.

jeogiyo, jessica-ssi.”

Jessica menoleh cepat saat seseorang memanggilnya. Rupanya seorang office boy di gedung apartement itu.

wae?”

Office boy itu nampak menggaruk tengkuknya. “apa kau kemarin mabuk, jessica-ssi?”

Jessica mengernyitkan keningnya. “ada apa memangnya?”

“itu.. sepertinya semalam kau ketiduran di mobil vanmu dan memarkirnya di sembarang tempat. Kau juga menelpon pemadam kebakaran lalu mengarahkannya ke kamar 1546.” Jelas office boy itu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal untuk mengalihkan rasa gugupnya. Tentu saja, ia sedang berbicara dengan artis papan atas.

Jessica terdiam mencoba mengingat. Seingatnya kemarin dia ketiduran di dalam mobilnya sampai jam 3 pagi dan setelah itu dia langsung naik ke kamarnya dengan lift di basement. Ia tidak melakukan apa-apa (seingatnya).

jinjja? aku tidak mengingatnya..” gumam jessica pelan.

Office boy itu tersenyum tipis. “gwaenchana, aku hanya ingin memberitahumu. Dan.. kata petugas pemadam kebakaran itu, kau seperti menangis dan berteriak-teriak. Apa kau baik-baik saja?”

Jessica menyatukan alisnya mencoba untuk mengingat. Namun tidak bisa. “aku baik-baik saja, tapi aku tidak bisa mengingatnya. Terima kasih sudah memberitahuku.”

Office boy itu tersenyum lebar. “nde, sama-sama jessica-ssi.”

Tanpa babibu, jessica mengambil langkah 1000 menuju keluar gedung apartementnya tempat myunggok menunggunya untuk ke SM. Sementara office boy itu nampak tersenyum-senyum, pagi-pagi ia sudah bisa bicara dengan jessica, ia merasa dalam bekerja menjadi office boy selama 7 tahun, ini kali pertamanya ia merasa beruntung karena menjadi office boy.

 

*

 

Jessica’s Van Car, 10.15 KST

 

Pip pip!

Myunggok sangat terburu-buru mengklakson mobil dihadapannya yang tidak kunjung jalan. Sementara jessica dan nana terlihat kalang kabut juga di jok belakang. Baiklah, seandainya jessica tidak terlambat bangun dari tidur cantiknya, mungkin mereka tidak perlu seburu-buru ini. bahkan nana terlihat sangat histeris memakaikan jessica make up didalam mobil yang terus bergoyang-goyang kekiri dan kekanan. Terlebih eyeliner jessica sekarang berhamburan disekitar matanya karena myunggok menyetir dengan buru-buru.

“akh, nana-ah, kau ingin merusak wajahku?!” teriak jessica ketika ia merasakan bahwa blush on yang nana pakaikan sampai ke jidatnya.

mianhae, eonnie. akan kuperbaiki.” Ucap nana sambil menarik selembar tissue dan melap blush on di jidat jessica.

Jessica sendiri sibuk meniupi kuku tangannya yang baru saja diberi cat kuku oleh nana.

“kenapa kau tidak membangunkanku, myunggok-ah?” kesal jessica.

“bukan begitu noona. aku sudah berada didepan pintu apartementmu dari jam 7 pagi, tapi aku tidak bisa menghubungimu.” Jawab myungsoo sambil terus menyetir.

“kenapa kau tidak masuk saja?”

“sepertinya kau mengganti passwordnya lagi. aku tidak bisa masuk karena passwordnya salah.”

Jessica menepuk jidatnya. “ah, geurae. Aku telah menggantinya menjadi hari ulang tahun ggulye.”

eonnie! dahimu..?”

Jessica melotot dan segera menarik tangannya dari jidatnya lalu melihat kukunya. Rupanya cat kukunya itu menempel di jidatnya.

“ce-cepat bersihkan!” teriak jessica panik. Nana dengan sigap kembali menarik tissue dan membersihkan cat kuku biru jessica dijidat yeoja itu.

“arkh, bulu mataku. Nana-ah!” jessica kembali menunjuk bulu matanya yang belum dimake up oleh nana. Nana dengan segera mengambil tas make up milik jessica dan mengeluarkan penjepit bulu mata dari sana.

“tutup matamu eonnie.” suruh nana. Jessica dengan cepat menutup matanya.

Perlahan nana menjepit bulu mata jessica agar terlihat lentik. Tangannya bergetar panik jika tiba-tiba myunggok me-rem mendadak, bisa saja bulu mata jessica rontok dan rusak.

Ciiiit—Ctas

“aaakh appo! Nana-ah! Gyaaa neomu appeunda~”

Jessica tersontak kesakitan sambil mengipaskan tangannya didepan matanya. nana terbelalak dan meniup-niup mata jessica. bagaimana tidak, baru saja dia pikirkan, myunggok sudah me-rem mobil itu secara mendadak membuat tangannya goyang dan penjepit bulu mata itu mencabut bulu mata jessica secara paksa.

mianhae eonnie! aigoo otthokae?” panik nana sambil meniup-niup mata jessica. aktivitasnya terhenti ketika melihat bulu mata jessica yang botak ditengah.

eoeonnie.. lihatlah matamu..” ucap nana pelan sambil memberikan sebuah cermin pada dewi fortuna itu.

Jessica dengan cepat mengambil cermin itu dan membuka satu matanya. matanya terbelalak ketika melihat bulu mata sebelahnya botak.

IGE MWOYA?! AAAAAARGH!!!”

 

*

 

SM Building, 10.50 KST

 

jeosonghaeyo, kami terjebak macet dijalan. Jeongmal jeosonghaeyo.” Myunggok terus melakukan bow pada taekyung—manager EXO itu setelah mereka sampai ditujuan. Taekyung sudah menunggu mereka di lobi gedung itu.

noona, minta maaflah.” Bisik myunggok sambil menyenggol jessica yang nampak berdiri dengan tenang disamping myunggok seakan ia tidak bersalah. Jessica mengernyitkan keningnya.

untuk apa?”

sudahlah, cepat minta maaf. kita terlambat hampir satu jam, tau.”

Jessica memutar matanya. “jeosonghaeyo, taekyung-ssi.” Ucap jessica sambil sedikit membungkukkan tubuhnya pada taekyung.

Taekyung tersenyum tipis. “gwaenchana, jessica-ssi. Bagaimana kalau kita langsung ke ruangan direktur?” ajak taekyung.

geurae.” Sahut jessica. taekyung berjalan lebih dulu diikuti oleh jessica dan myunggok dibelakangnya.

“aish, bulu mata palsu ini sungguh berat. Kenapa kau membeli yang ukuran besar, sih?” gumam jessica sambil melirik myunggok kesal.

mianhae noona, tapi aku hanya melihat bulu mata itu, jadi aku segera membelinya.” Jawab myunggok dengan suara pelan.

“harusnya kau melihat mereknya dulu. kau tau, mataku terasa akan jatuh saat ini.” desis jessica.

“sudahlah noona, kau tahan saja dulu. sebentar kita akan kesalon untuk membenarkan bulu matamu itu.”

“bagaimana cara membenarkan bulu mata botak, huh?” geram jessica kesal.

“jessica-ssi, silahkan masuk.” Geraman jessica terhenti ketika taekyung mempersilahkannya masuk kedalam suatu ruangan. Jessica segera membenarkan letak kacamatanya.

ne.” setelah itu yeoja itu masuk kedalam ruangan yang ditunjuk oleh taekyung diikuti oleh taekyung dan myunggok.

Jessica melangkahkan kakinya kedalam ruangan itu sampai akhirnya ia melihat seorang namja paruh baya tengah duduk disalah satu kursi disana. Namja itu mendongak dan tersenyum pada jessica menampakkan garis-garis wajahnya.

annyeong jessica-ssi. Aku lee sooman, direktur dari agency ini. silahkan duduk.” Kenal sooman sambil menunjuk bangku dihadapannya pada jessica. jessica tersenyum tipis dan duduk didepan sooman. Kacamata hitamnya sudah ditanggalkannya tadi.

“kudengar kau menerima tawaran kami untuk menjadi model music video boygroup dari agencyku, benar itu jessica-ssi?” tanya sooman ramah.

Jessica tersenyum. “ne, sajangnim.”

“oh itu bagus. Kau tau, aku cukup terkejut kau ingin menjadi model di music video EXO.”

Jessica mengernyitkan keningnya. “kenapa begitu, sajangnim?”

“kau ini dewi fortuna, sudah jelas kau akan membawa keberuntungan bagi kami.”

Jessica tersenyum kecil. Sebegitu dipujanya kah dia? “ah sajangnim, kau terlalu melebihkan. Itu hanya julukan. Aku juga pernah sial.” rendah jessica.

“kau sungguh rendah hati jessica-ssi. Tidak salah kim jongin memintaku untuk menawarkanmu menjadi model di music videonya.” Ucap sooman sambil tertawa.

“kim jongin?”

ne. dia yang memintaku untuk menawarkanmu hal ini. dia adalah fans beratmu.” Jelas sooman. Jessica hanya tersenyum kecil, yang ingin dia tanyakan bukan itu, tapi yang ingin dia tanyakan siapa kim jongin.

“kalau begitu, kurasa jadwalmu cukup padat, eh?” jessica mengangguk kecil. “kalau begitu silahkan tanda tangani berkas ini. apa kau perlu membacanya lebih dulu?” tawar sooman sambil menjulurkan sebuah berkas pada jessica.

“aku akan membacanya lebih dulu.” ucap jessica sambil membuka berkas itu dan membacanya dengan sedikit malas.

Dipertengahan paragraf, jessica mengernyitkan keningnya. “sajangnim, apa gunjingan—respon negatif yang diterima tidak akan ditanggung oleh pihak SM?”

Sooman nampak menggaruk tengkuknya kikuk. “ehm, begitulah jessica-ssi. Kau tau kan, banyak fans yang sangat tergila-gila pada idolnya sehingga sangat tidak ingin jika idolnya itu berpasangan dengan yeoja lain. Terlebih lagi fans dari EXO itu cukup liar.”

Jessica nampak menerawang. Seharusnya dia tidak menerima tawaran ini. mana bisa gunjingan dan respon negatif dari publik tidak ditanggung oleh pihak agency? Bagaimana jika nanti ada fans yang melukainya? Itu harus diasuransikan. Tapi jika dia menolak, maka yoona yang akan diberi tawaran ini, dan sudah jelas yeoja genit itu akan menerima tawaran ini untuk menaikkan namanya. Sungguh pilihan yang membuat jessica ingin menghilang.

“bagaimana jessica-ssi?”

Pertanyaan sooman membuyarkan lamunan jessica. dewi fortuna itu menjilat bibir bawahnya dan tersenyum. “tidak masalah.”

“ah, baguslah.”

Jessica melanjutkan membaca tulisan disana. Merasa dia dapat menyanggupi segala peraturannya, jessica tersenyum pada sooman. “dimana aku harus menanda tanganinya?”

Sooman menunjuk sudut bawah kertas sambil menyodorkan sebuah bolpoin pada jessica. “tanda tangani disini, jessica-ssi.”

Jessica mengambil bolpoin dari sooman dan menanda tangani sudut bawah kertas. Setelah selesai ia menyerahkan berkas itu pada sooman beserta dengan bolpoinnya.

“mari kita bekerja sama dengan baik, jessica-ssi.” Ucap sooman sambil menjulurkan tangannya pada jessica. jessica menyambut uluran tangan sooman dan tersenyum tipis.

ne, sajangnim.”

Jessica menarik kembali tangannya dan berdiri dari duduknya. “ehm, jadwalnya?”

“semua sudah disesuaikan dengan jadwalmu. Kau tidak perlu khawatir.” Jawab sooman sambil tersenyum ramah.

Jessica mengangguk. “arra. Kalau begitu aku permisi dulu, ne? aku harus mengunjungi suatu tempat setelah ini.” pamit jessica.

Sooman mengangguk. “ne. sampai jumpa lain waktu jessica-ssi.”

Jessica mengangguk dan berbalik meninggalkan ruangan itu diikuti oleh taekyung dan myunggok.

Setelah keluar dari ruangan itu, jessica segera menggenakan kembali kacamatanya. “oh ya taekyung-ssi, dimana kita akan melakukan shooting?”

“soal itu belum ditentukan, secepat mungkin aku akan memberitahumu tempatnya jika sudah dipastikan. Tapi kudengar, lokasi shooting pertama dilakukan di gedung ini.”

Jessica mengangguk paham. “ah, bisakah kau mengantarku mengelilingi gedung ini?” tanya jessica.

“ehm, sebenarnya aku ingin mengantarmu. Tapi masih ada yang harus kuselesaikan.” Taekyung menggaruk tengkuknya kikuk.

“oh gwaenchana. Aku bisa mengelilingi gedung ini bersama managerku.” Sela jessica cepat.

ye. Kalau begitu, aku akan menghubungimu lagi untuk jadwal petama. Sampai jumpa, jessica-ssi.” Taekyung membungkukkan sedikit tubuhnya pada jessica dan myunggok dan kemudian meninggalkan dua orang itu di lobi.

“jam berapa ini?” tanya jessica cepat.

Myunggok segera mengecek arlojinya. “jam 11 lewat 15 menit, noona.” Jessica meraba jidatnya frustasi. “ada apa denganmu, noona? kau sakit?”

Jessica menaikkan telapak tangannya. “bulu mataku sudah botak begini, dan pertemuan ini hanya berjalan 25 menit? Kurasa aku harus meminum soju lagi malam ini.” desis jessica sambil membenarkan letak kacamatanya.

aigoo, noona-ah. Soju itu dapat menambah lemak dalam tubuhmu. Kau akan—argh!” omongan myunggok terhenti ditengah ketika tangan jessica mendarat dikepalanya dengan cukup keras.

neo. Diamlah sebelum aku merobek mulutmu itu.” desis jessica lagi sambil menatap myunggok tajam. myunggok hanya mampu menutup mutupnya rapat-rapat.

“jessica sunbae!”

Baik jessica dan myunggok, keduanya menoleh ke arah kiri lobi. 2 orang namja tengah berlari-lari kecil ke arahnya. Jessica meneguk liurnya, nuguya? Batinnya.

annyeong jessica sunbae. Kau kemari untuk menanda tangani kontrak dengan grupku, eoh?” girang namja berkulit sedikit gelap itu sambil membungkukkan badannya hormat. Namja disampingnya juga melakukan hal yang sama.

Jessica tersenyum kikuk dan membuka kacamatanya. “ah, ne.”

Namja berkulit sedikit gelap itu nampak makin girang. “apa kau masih mengingatku?” tanya namja itu.

Jessica hanya mampu tersenyum sambil menatap namja berkulit sedikit gelap itu seakan berkata ‘mianhae.-nuguya?’. Namja berkulit sedikit gelap itu menghela nafas. “aku kim jongin. Dan ini oh sehun.”

annyeong jetthica thunbae.” Sapa sehun sambil kembali membungkukkan tubuhnya. Jessica melebarkan sedikit matanya. telinganya yang salah.. atau lidah sehun yang salah melafalkan namanya?

“sehun ini cadel, sunbae. Dia tidak bisa melafalkan huruf ‘s’ dengan baik.” Jelas jongin yang melihat raut wajah bingung jessica.

Jessica mengangguk mengerti. “ah, i see.” Gumamnya.

“jadi, kau telah menanda tangani kontrak itu, sunbae?” tanya jongin lagi.

Jessica mengangguk. “benar.” Jawab jessica singkat.

“lalu apa yang kau lakukan dithini, thunbae?” tanya sehun.

“aku ingin berkeliling gedung ini. kata taekyung-ssi, shooting pertama akan dilakukan di gedung ini. jadi aku ingin melihat-lihat dulu.” jelas jessica. jongin dan sehun membulatkan mulut mereka mengerti.

“kalau begitu, aku bersedia menemanimu, jessica sunbaenim. Aku akan menunjukkan seluk beluk gedung ini.” tawar jongin sambil tersenyum lebar.

Jessica nampak berpikir. Yah, ada bagusnya dia menerima tawaran jongin, toh sekalian meangkrabkan diri. “geurae. Ide bagus.”

Sambutan jessica membuat jongin harus mengatur nafasnya girang. “kajja, pertama-tama kita akan ke ruang latihanku dan bertemu para member EXO lainnya. Tidak apa?”

Jessica mengangguk dan berjalan mengikuti jongin dan sehun menuju ruang latihannya. Dimana para member EXO berlatih.

 

*

 

EXO Training Room

 

“dimana jongin dan sehun? kenapa mereka berdua lama sekali?” keluh joonmyun sambil mondar-mandir di dalam ruangan yang cukup besar itu.

“tenanglah joonmyun, jongin dan sehun kan hanya pergi ke toilet. Mungkin banyak orang di toilet sehingga ia harus mengantri.” Tegur luhan sambil asik memainkan rubiknya.

mwo? Tidak bisa, ge. jongin dan sehun sudah hampir 20 menit tidak kembali dan latihan kedua akan segera dimulai. Bagaimana bisa dua maknae itu belum kembali juga? Chanyeol juga kemana? Dia bilang dia akan mengambil minuman, tapi kenapa belum kembali?” kesal joonmyun sambil berkacak pinggang layaknya seorang eomma yang menunggu anaknya pulang.

“lebih baik kau duduk tenang. Jongin dan sehun sudah besar, mungkin saja dia pergi ke mini market membeli cemilan. Chanyeol juga mungkin begitu.” Kata kris sambil memainkan ponselnya.

Joonmyun mencibir. “sudahlah, aku akan mencari mereka.” Putus joonmyun akhirnya. Kaki pendeknya berjalan dengan cepat menuju pintu keluar.

Cklek

omo. jongin? Sehun? darimana saja kalian?” joonmyun yang baru saja ingin membuka pintu, didahului oleh jongin dan sehun yang masuk dengan tiba-tiba.

“nah, jessica sunbae, ini dia ruangan latihan kami.” Bukannya menjawab, jongin malah membuka pintu dengan lebar dan meminggirkan sedikit tubuhnya seakan menunjukkan sesuatu pada seseorang. Joonmyun dan member EXO lainnya langsung menoleh ke arah pintu.

“oh?”

Seorang yeoja cantik dan elegan muncul didepan pintu latihan itu lengkap dengan kacamata hitamnya. Membuat para member EXO tercengang melihat dewi fortuna korea itu berada didalam ruang latihan mereka.

omo!” satu pekikan menyadarkan para member EXO. ya, suara bacon itulah yang menyadarkan mereka semua.

annyeonghaseyo, jessica sunbaenim. Naega kim joonmyun-imnida.” Sapa joonmyun sambil membungkukkan tubuhnya. Wajahnya masih terlihat shock.

Jessica tersenyum sambil membuka kacamatanya. “annyeong.”

“silahkan masuk jessica sunbae, myunggok hyung.” Ajak jongin. Jessica dan myunggok memasuki ruangan itu diikuti jongin yang menutup ruangan itu.

Seorang namja tinggi nampak tertegun melihat yeoja yang membuatnya kesal beberapa bulan lalu. Siapa lagi kalau bukan kris? kenapa sekarang dia tercengang?

annyeonghaseyo, sunbaenim. Naega byun baekhyun-imnida.” Kenal baekhyun sambil membungkukkan tubuhnya pada jessica hormat. Jessica tersenyum membalasnya.

naega xi luhan-imnida.” Kenal luhan juga sambil membungkuk kecil pada jessica. jessica hanya tersenyum tipis melihatnya.

Tidak sengaja tatapan jessica terarah pada seorang namja tinggi disudut ruangan yang sedang menatapnya tajam. jessica terdiam. Ia merasa mengenal namja itu. sedetik kemudian namja itu menarik sudut bibirnya dan tersenyum mengejek. Tunggu.. jessica seperti mengenal senyuman itu. dia juga seperti mengenal ponsel ditangan namja itu. tapi siapa dia?

“ada apa, sunbae?” tanya jongin saat merasa jessica terfokuskan pada tatapan kris. “yak kris ge, kenapa kau menatap jessica sunbae seperti akan menelannya?”

Ya! jessica ingat sekarang. Kris wu yang ia sangka sebagai fansnya beberapa bulan lalu karena masuk kedalam ruangannya secara tiba-tiba. Refleks jessica menunjuk kris kaget.

neo.. nae sasaeng?” pekik jessica yang masih belum menyadari bahwa kris adalah seorang artis sepertinya.

Kris tersenyum mengejek dan mendekati jessica sehingga tatapannya dan jessica beradu dengan tajam. perlahan kris membungkukkan bahunya menyejajarkan wajahnya dengan jessica. myunggok dan member EXO lainnya mengernyitkan dahi mereka bingung. apa kris dan jessica telah saling mengenal?

sasaeng? Kau masih belum sadar juga, nona ketinggalan jaman? Aku ini artis, bukan fansmu.” Kesal kris sambil menaikkan alisnya menantang.

Jessica menganga. Ia meneguk liurnya saat wajahnya dan kris terasa sangat dekat. Tatapan kris bagai elang menusuk kedalam jantungnya.

Cklek—“jongin-ah! Kudengar jessica sunbae bera— akh!” buk.

“argh!” jongin yang berada didepan pintu tertabrak oleh seorang namja tinggi yang masuk terburu-buru ke ruang latihan sehingga ia tidak mampu mengendalikan tubuhnya. Tubuhnya itu menabrak tubuh jessica yang kebetulan berada didepannya membuat yeoja itu terdorong kedepan.

Buk. “kyaa—”

CUP~

1 detik.

2 detik.

3 detik.

Baik kris, jessica, dan semua member EXO serta myunggok, mata mereka terbelalak. bibir ranum jessica tertempel dengan sempurna di bibir tipis kris. yeoja itu mengerjapkan matanya tidak percaya. Baiklah, ini bukan ciuman pertamanya. Tapi dia tidak menyangka jika dia akan mencium namja yang sangat menyebalkan itu dihadapan banyak orang. Oke, bukan kesengajaan, karena seseorang menyenggol tubuhnya dari belakang sehingga ia menabrak bibir kris dengan bibir ranumnya.

Dan bodohnya, baik kris dan jessica, mereka berdua tetap pada posisi mereka tanpa melepaskan tautan bibir mereka yang menempel. Keduanya masih shock.

JEPRET. “jinjja daebak! Kris wu EXO dan dewi fortuna Jessica Jung berciuman!”

Jessica dan kris melirik ke samping mereka dan mendapati seorang namjapaparazzi tengah mengabadikan momen ‘ciuman’ mereka.

Jessica dan kris saling bertatapan dan menarik bibir mereka masing-masing. jessica menutup mulutnya tidak percaya. Kris sendiri tetap pada posisinya—shock.

Bahkan keduanya tidak sadar, paparazzi itu sudah berlari keluar dengan foto ‘ciuman’ mereka.

 

-TBC-

.

 

Bonus Part

Jessica’s Van, 23.30 KST

“urkh..” jessica nampak menggapai-gapai pintu mobilnya upaya membuka pintu itu. namun ia tidak bisa. Kesadarannya telah terbang jauh membuat apa yang dilihatnya itu seperti bayangan akibat 3 botol soju yang diminumnya tadi di pertemuannya dengan taekyung, si manager EXO itu.

“aish buka pintu!” teriak jessica keras sambil menunjuk gagang pintu mobilnya. Namun yang ada dia malah jatuh tertidur di jok belakang mobilnya.

“ah paboya kubilang buka pintu! buka buka!” teriaknya lagi sambil berusaha bangkit dari tidurnya. Tubuhnya terasa sangat berat dan kepalanya menjadi pusing. Dengan kesadaran yang tersisa secuil itu, ia meraih ponselnya dan memencet sebuah nomor.

Tidak menunggu lama seseorang menjawab teleponnya dari ujung sana.

yeoboseyo, dengan pemadam kebakaran yeouido, ada yang bisa dibantu?”

Jessica nampak menarik nafasnya. Matanya mulai terpejam. “buka pintu ini! buka!” teriak jessica membuat orang diseberang sana mengernyitkan keningnya bingung.

eoh? Dimana letak kebakarannya? Apa kau baik-baik saja, agasshi?

open the door! Aku ingin tidur.. hh hh.. kubilang bukakan pintunya hiks~” rengek jessica sambil menangis. Mungkin sudah jadi rahasia umum jika jessica akan selalu menangis saat ia sedang mabuk atau sedang marah.

agasshi? Kau baik-baik saja? Dimana lokasimu?

Jessica mengerucutkan bibirnya kesal. “bukakan pintuku hiks hiks.. myeolgi dong apartement.. di jalan gangnam hiks nomor.. oh? Nomor berapa ya..? sepertinya hiks nomor 1.. 1546.. hiks

arrasseo, kami akan segera kesana. Bertahanlah agasshi!”

TUT

Sambungan terputus dan jessica kembali menenggelamkan wajahnya di bantal kursinya dan tertidur pulas.

 

Bonus Part END

 

Ffnya aneh banget, gaje, alurnya kepanjangan/kependekan, berbelit-belit, gak memuaskan, membingungkan. Pasti itu yang ada dipikiran kalian kan selama baca ff baruku ini?-_- of course, aku juga ngerasa aneh dengan ff ini. walau mungkin gak sebagus karangan kak winda, kak hepidiana, atau kak fara (author favoritku), tapi aku tetap pengen respon baik dari readers di jenongkece ini. aku tau aku ini suka posting lama, bahasanya baku banget, dan ngebosenin. Makanya aku gak berharap banyak dari ff miracle ini.

Ff miracle ini terjun begitu saja dari otakku waktu nonton ‘you who came from the star’ sama sepupu aku. pada tau kan? Itu tuh filmnya kim soo hyun sama jeon jihyun. Nah, aku ngebuat alurnya sedikit mirip dengan drama itu. tapi dengan scene yang berbeda 180 derajat. Jadi jessica itu jadi cheon song yi, dan kris itu jadi do min joon. Aku ngebuat ff ini sambil ngebayangin kalau jessica sama kris itu yang main di drama you who came from the star.

Di chapter ini aku lebih ke perkenalan dulu. takutnya rempong kalau baru dijelasin di chapter-chapter berikutnya. Jadi aku pengen kalian paham dulu maksud dari ff ini, baru ngikutin jalan ceritanya. Pokoknya di chapter berikutnya, royalices shipper siap-siap ya buat krissica momentnya. Di chapter berikutnya bakal banyak moment krissica hohoho.

Btw, soal ff not alone, aku rasa aku harus menghiatuskan ff itu. aku terkena penyakit lupa alur-_- mood bikin ff itu jadi ilang entah kemana. Tapi aku janji kalau ff not alone bakal dilanjut secepatnya. Mungkin di blog pribadi aku (www.jungyoorey18.wordpress.com) aku bakal ngesend lanjutannya. Jadi berasa labil nih, padahal aku bilang kalau mau lanjut di jenong, eh malah pindah ke blogku-_-.

Oke guys, see you in next chapter!

 

Preview next chapter :

“tentu saja aku bersama pasanganku. Mana mungkin aku sendiri, iya kan chagiya?” jessica mendongak dan menatap mata namja disampingnya itu dengan tatapan mautnya.

Namja itu meneguk liurnya bingung. dengan pasrah ia mengangguk. “oh? nne.”

Jessica tersenyum penuh kemenangan pada yoona yang terlihat terkejut dengan pasangan jessica itu.

“ka-kau berkencan dengan Kris EXO?” shock yoona.

*

“aku menang kali ini.” bisik kris yang membuat jessica tersontak kesamping. Kris sudah berada disebelahnya sambil meliriknya dengan sudut matanya membuat jessica ingin sekali mencakar wajah sok cool kris itu. tapi sesuatu terasa janggal didada kirinya, jantungnya berdegup semakin kencang dari biasanya ketika suara kris berada tepat ditelinganya. Oh tidak, tubuh jessica bahkan terasa hangat.

*

“apa kau malu karena kita seperti habis ciuman tidak langsung?”

“biar kutebak, apakah kemarin itu ciuman pertamamu?”

“izinkan aku menebak sekali lagi. jantungmu.. berdegup kencang kan?”

*

“aku.. akan menciummu.”

 

[SEE YOU IN, ‘Miracle : Kiss’]

77 thoughts on “[Freelance] Miracle 1 : Who You?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s