[Freelance] Chocolate Magic- Gemauve [Oneshoot]

fvygfv

 

Judul           : [Freelance] Chocolate Magic – Gemauve

 

Author       : Xi Vee Jung

 

Rating         : PG -13

 

Length        : Oneshoot

 

Genre          : Fantasy, Romance, Sad

 

Main Cast   : Jessica Jung

Xi Luhan

Kai Kim

Suport Cast  : Kim Taeyeon

Kim Hyoyeon

Desclaimer : Ini cerita dari comic ber-tittle Chocolate Magic-Gemauve yang aku buat versi FF tapi isinya aku rubah dan tamah-tambhain sedikit, hanya sedikit guys.

 

 

                                                                —*****—

 

Di gudang penyimpanan Roh

 

“Rohnya sudah makin banyak nih, tinggal satu lagi maka aku bisa membuat coklat dan mengancurkan Jessica Jung.” Kata Taeyeon diiringi senyum jahatnya

 

—*****—

 

SM High School yang akan memilih Hyoyeon sebagai perwakilan sekolah untuk kompetisi lari antar sekolah, yeoja berparas cantik dan eksotik dengar rambut panjangnya yang berwarna blonde.

 

“Wah Hyoyeon hebat…aku sudah lama mengagumimu, mau kah menjadi Yeojachinguku?” Seorang bertanya dengan tiba-tiba sehingga membuat yeoja bernama Hyeoyeon itu tersedak saat sedang asyik meneguk minumannya.

 

“Tidak sudi.” Jawab Hyoyeon datar lalu pergi.

 

Namja itu menatap punggung Hyoyeon yang semakin menjauh itu dengan tatapan sedih.

Ya sebenarnya namja itu sudah sering kali menyatakan cintanya tapi apa? Cintanya memang tak pernah dibalas dan selama ini yang ada hanya lontaran kalimat merendahkan yang keluar dari Hyoyeon.

 

 

—*****—

 

Sepulang sekolah Hyoyeon langsung berlatih untuk kompetisi. Ia berlatih berlari hingga malam, ia bekerja keras samapi seperti ini karena ia memang sangat menyukai berlari ia merasa bahwa berlari adalah hidupnya, ia akan mati dan hancur jika sampai ia tidak bisa berlari lagi, begitulah pemikirannya.

 

 

 

HOOSH HHOSSH HOOSSH!!!

 

 

Hyoyeon mulai mengatur nafasnya.

Tubuhnya kini penuh keringat tapi itu tak menjadi masalah buatnya, karena ia senang berlari. Ia pun membuka tutup air mineral yang ia bawa dan segera meneguknya setelah itu ia segera berlari lagi untuk pulang.

 

 

CCCIIITTT!!!

 

 

BRAAAKKK!!!

 

 

—*****—

 

“Kaki Kananmu mengalami luka cukup parah, dan bisa sembuh kembali dalam waktu satu bulan.” Terang sang dokter

 

 

“AAAARRRRGGGHHH” Geram Hyoyeon frustasi, karena dengan keadaan seperti ini ia tak bisa mengikuti kompetisi yg akan menjadi masa depannya, ia menjambak kasar rambutnya begitu sang Dokter keluar dari ruangannya, kini dia benar-benar terlihat uring-uringan, matanya pun mulai memerah menatap kakinya dengan miris.

 

 

“Hyo kau kau baik-baik saja? Untung hanya kakimu yg terluka.” Khawatir namja yang diketahui bernama Kai itu sambil memberikan bunga pada Hyoyeon.

 

 

“Kakiku adalah masa depanku bodoh, enyahlah dari hidupku.” Bentak Hyoyeon dan membuang bunga pemberian Kai lalu menginjaknya dengan kaki kirinya di depan mata Kai.

 

 

—*****—

 

Begitu mendengar kabar burung dari teman-teman disekolahnya bahwa ada Toko Chocolate pengabul permohonan di tengah hutan, Hyoyeon pun memutuskan untuk meminta bantuan di sana.

 

“Annyeong, selamat datang di chocolate Jung, saya Jessica sang chocolatier.” Sapa Jessica begitu Hyoyeon masuk ke dalam tokonya.

 

“Aku ingin coklat yang bisa menyembuhkan kakiku.” Kata Hyoyeon tanpa basa-basi.

 

“Baiklah…tapi apa anda sudah siap kehilangan sesuatu demi kakimu?” Tanya Jessica memastikan.

 

“Apa maksudmu?.” Bentak Hyoyeon.

 

“Chocolatku mahal harganya, kau bisa saja kehilangan nyawamu saat berlari demi chocolatku. Kata Jessica sambil tersenyum simpul.

 

 Diam

 

Tak ada jawaban dari Hyoyeon, gadis itu benar-benar bungkam mendengar penyataan konyol seorang chocolatier.

 

“Apa dia gila, mana mungkin ada orang yang mau membeli chocolate nya kalau membayarnya dengan nyawa!” Kesal Hyoyeon dalam hati.

 

Jessica tersenyum simpul dengan keheningan yang terjadi diantaranya dan Hyoyeon.

 

 

Datanglah lain waktu apabila kau sudah tak ragu.” Saran Jessica.

 

 

 

—*****—

 

“Aku ingin Hyoyeon terus tersenyum dan berlari….dia sekarang membenciku hikss.” Isak Kai tengah malam saat perjalanan pulang, bukankah Kai terlalu cengeng untuk ukuran namja? itu karena dia begitu mencintai Hyoyeon. Tanpa sengaja  Kai melihat seorang yeoja dalam ruangan sambil membawa botol berisi seperti

nyawa seseorang.

 

Entah keberanian dari namja seksi bernama Kai itu mempunyai nyali utuk masuk kedalam ruangan tersebut.

 

—*****—

 

“Hyo!!!” panggil Kai.

Hyoyeon menoleh malas ke arah Kai.

 

“Ini untukmu coklat pengabul permohonan.” Kata Kai sambil memberikannya pada Hyoyeon.

 

“Kau pergi ke toko cokelat itu?” Tanya Hyoyeon tak percaya, Kai hanya tersenyum.

 

 

“Tapi chocolate itu mahal harganya.” Jelas Hyoyeon karena masih tak percaya.

 

 

“Kau tenang saja, kau tak akan kehilangan apa-apa Hyo, sekarang makanlah.” Pintah Kai sambil  tersenyum lembut.

 

“Baiklah aku percaya padamu.” Kata Hyoyeon lalu segera memakan chocolate pemberian Kai.

 

 

 

SSRRIIINNGGG!!!!

 

 

“Kakiku benar-benar sembuh.” Takjub Hyoyeon sambil tersenyum senang.

 

Bagaimana tidak, kakinya benar-benar langsung sembuh total begitu memakan chocolate pemberian Kai, yeoja itu mengakui kehebatan chocolate yang baru saja ia makan, sungguh ini baru pertama baginya ia saja tak mengira bisa sembuh secepat ini dengan chocolate itu.

 

 

 

—*****—

 

12.8 detik, waktu yang diperoleh Hyoyeon saat latihan, ia juga merasa kini dapat  berlari  lebi cepat dari sebelumnya.

Senyumnya merekah kini ia benar-benar yakin ia akan memenangkan pertandingan nanti.

 

“Syukurlah ia dapat berlari kembali.” Gumam seseorang yang melihat dari kejahuan lalu pergi.

 

 

—*****—

 

Hari-hari berikutnya terus berlanjut sampai akhirnya tiba  pada hari terakhir untuk latihan, Hyoyeon merasa ganjal, berhari-hari ia tidak melihat Kai melihatnya berlatih bahkan di sekolah. Semua teman-temannya pun menanyakan pada Hyoyeon, tentu saja ia salalu menjawab “aku tidak tahu” yah memang Hyoyeon itu Eommanya?

Appanya?

 

 

“Aku harus mencari Kai.” Tekad Hyoyeon Hyoyeon berlari menuju hutan, dimana jalan yang ia lewati untuk sampai ke toko chocolate Jung.

 

 

“Wah…kakimu sudah sembuh?” Kagum Jessica.

 

“Jadi kakimu sembuh setelah makan chocolate?” tanya Jessica

 

 

“iya.” jawab Hyoyeon datar.

Jessica tersenyum menaggapi jawaban Hyoyeon.

 

 

“chocolat yang kau makan bukan dariku tapi dari Taeyeon sang penyihir putih.” jelas Jessica.

 

 

“Taeyeon?”

 

 

“Ne…chocolate itu akan mengabulkan semua permohonanmu tapi ia meminta tumbal untuk chocolatnya.” jelas Jessica.

 

 

“Tidak mungkin.” Geram Hyoyeon

 

 

“Terserah padamu.”

 

 

“Dimana Taeyeon? Lalu apakah Kai baik-baik saja?”

 

 

“Aku tidak tahu dimana Taeyeon, tapi aku mempunyai Gemauve Chocolate, chocolate yang akan membimbing kita pada orang yang kita cari, jika kau makan ini kau akan tahu dimana ia berada” Jelas Jessica.

 

 

“Berikan padaku.” Hyoyeon sudah tak sabaran.

 

 

“Baiklah…tapi aku ambil kesembuhan kakimu untuk harga chocolatku.” Tawar Jessica.

 

 

“Kau gila, besok adalah pertandinganku.” Suara Hyoyeon meninggi.

 

 

“Ternyata kau sama saja dengan Taeyeon, menjadikan tumbal orang lain untuk diri sendiri.” Kata Jessica lalu beranjak pergi untuk masuk dalam ruangan pribadinya.

 

 

“Tunggu, baiklah aku setuju.” Kata Hyoyeon kemudian.

Jessica tersenyum dan berbalik lalu memberikan chocolatnya pada Hyoyeon.

 

 

 

WWWUUUSSHH!!

 

 

 

 

 

“Itu pasti Taeyeon!! Kai!!…kembalikan Kai!!” Paksa Hyoyeon.

 

 

“Tidak akan!” Tolak Taeyeon.

 

 

 

 

“Lama tak bertemu Taeyeon, kau bilang aku pasti hancur saat bertemu denganmu.” Kata Jessica yang tiba-tiba datang.

 

 

“Tentu saja, saat ini sihirku telah sempurna.”

 

 

“Kata Taeyeon dan tersenyum licik.”

 

 

“Kembalikan orang itu penyihir putih berhati jahat, jatuh lah dalam kegelepan.” Seru Jessica menggunakan sihirnya.

 

 

 

GAGAL

 

 

 

 

“Kali ini berbeda Jessie, sudah kukatakan sihirku kini sempurna.” Taeyeon tersenyum penuh kemenangan, kwmudian berjalan mendekati Jessica yang terduduk lemas.

 

 

“RASAKAN KAU JESSICA JUNG!!!!!” Teriak Taeyeon dan mulai menggunakan sihirnya yang begitu sempurna untuk Jessica tandingi.

 

 

 

WWWUUUSSSHHH!!!

 

 

 

Kini Jessica sudah masuk kedalam botol milik Taeyeon.

 

 

 

SSSRRRIIINNGGG!!

 

 

 

PPPRRAAANNHGGG!!!

 

 

 

“Luhan?” Kaget Taeyeon.

 

 

“Gara-gara Lulu membela Jessica, semua nyawa yang ku kumpulkan menghilang, aku benci Lulu.” Kesal Taeyeon.

 

 

“Ya sudah benci saja, tentu saja aku melindungi tuanku.” Kata Luhan yang diseringgahi senyuman mautnya.

 

 

“LULU JAHAT JAHAT JAHAT!!!” Kesal Taeyeon.

 

 

 

 GREEEPPP!!

 

 

 

 

“Boneka?” Kaget Jessica yang tak sengaja menarik pakaian yang Taeyeon kenakan dan  melihat tubuh dalam Taeyeon yang selama ini ditutupinya oleh pakaian-pakaian panjang yang ia kenakan.

 

 

“Hyo kenapa kakimu?” Tanya Kai khawatir.

 

 

“Kenapa kau berkorban demi aku?” Bentak Hyoyeon.

 

 

“Karena aku ingin melihat Kim Hyoyeon senang.” Kata Kai tulus.

 

 

“Bodoh, aku sadar aku mencintaimu, aku akan senang kalau kau di sampingku, aku kesepian tanpa hadirnya diimu disisiku…hiks~…. jangan tinggalkan aku lagi…hiksss~…!!” Jelas Hyoyeon lalu memeluk Kai erat.

 

 

TEESSS!!

 

Kai mulai menitikkan air matanya dan membalas pelukan Hyoyeon.

 

 

 

—*****—

 

 

“Lu kenapa kau tak pernah cerita bahwa Taeyeon yang sebenarnya adalah boneka?” Tanya Jessica pada asisten sekaligus kekasihnya yang bernama Luhan itu.

 

 

“Dulu Taetae adalah yeoja baik hati, dia berjanji padaku akan membahagiakan semua orang dan dia juga mengorbankan kebahagiannya demi orang lain sampai dia meninggal, aku berusaha membangkitnya lagi dengan memperangkap dirinya dalam boneka dengan sihirku, tapi sihirku gagal dan terlahirlah penyihir putih berhati jahat bernama Taeyeon.” Cerita Luhan panjang lebar.

 

Jessica menatap Luhan tajam, tampak kilatan merah disana….Luhan pun menyadari tentang perubahan gadisnya.

 

“itu cerita konyol jadi lupakan saja.” Pintah Luhan

 

 

“MWO? SEENAKNYA KAU MENYURUHKU MELUPAKAN SEMUA INI? ADA HUBUNGAN APA KAU DENGAN TAEYEON DULU SAMPAI-SAMPAI KAU BERUSAHA MEMBANGKITKANNYA KEMBALI?”

 

 

–END–

 

Ottae? Jelek?….Iya!

Kecepetan? …Banget!

Mian Typo bertebaran, GJ, Gaya bahasa jelek, ya pasrah aja deh……pokoknya aku tunggu komentar kalian ne!!!

19 thoughts on “[Freelance] Chocolate Magic- Gemauve [Oneshoot]

  1. Seru niih.. Luhan-sica ternyata sepasang kekasih. Aku kira ini typo loo karena ada hyo, eh ternyata lusica disini jadi tokoh utama bukan sebenarnya wkwkwkk.
    Penasaran tentang kisah luhan dan taeyeonnya hahhaa
    Kalo ada kisah lainnya ditunggu yaah..

  2. Masih berasa manga bgt, aku suka! diawal cerita smpet bingung krna jessica ga nongol”. ditengah cerita bru ngeh. suka bgt sm luhan yg tiba” mncul pke sanyum maut ala pepsoden gt #plak pnasaran loh, sm kisah awal lusica. gmn mreka bsa pacaran, pasti seru

  3. Oh… Hansica couple-an??
    Sempet bingung sih… dari awal Hyo mlulu… jessica ilang entah kemana…
    eh ternyata… muncul juga..
    Lucu sih ceritanya… aku suka (Y) Hayoloh… TaengHan ada hubungan apa nih?? kk~XD
    Daebak!! ditunggu next ff nya!!🙂

  4. hay thor, aku readers baru disini.
    kai baik banget ngorbanin nyawa demi hyoyeon hehe.
    taeyeon melanggar janji ya.😦
    seru thor wkwk… tapi ko agak kecepetan ya gapapa.. daebakkk~😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s