[Freelance] Because It’s You Chapter 2

Because It’s You [Chapter 2]

 

Notes : ff ini hasil kerja saraf sensorik otak saya , ada juga beberapa bagian yang terinspirasi dari berbagai macam sumber. Jangan lupa kunjungi blog aku http://royalice2.wordpress.com

warning :  typo bertebaran , gaya bahasa jelek dan membingungkan

2nd Warning : Diharap untuk meninggalkan comment setelah membaca cerita

Author : Jung Ji Hwa (Royalice2)

Title : Because It’s You

Genre:  Romance, little bit sad, school life

Rating : PG-13

Length : Chapter

Main Cast : Jessica Jung, Jung Eun Ji

Support cast : Kris Wu, Park Chanyeol, Park Min Young, Byun Baekhyun, and Find them in the story

Disclaimer : Cerita milik author. Cast milik Tuhan dan Keluarga dan agensi. Author hanya memakai mereka untuk keperluan cerita.

 

Apa yang kau rasakan ketika seseorang menghinamu secara terang-terangan didepanmu?

Apa yang kau rasakan ketika melihat orang yang paling kau sayangi, paling berharga, dan satu-satunya yang mengerti dirimu dihina sebagai orang yang tidak berguna didunia?

Sakit? Tentu saja

Rasanya bagaikan ditusuk beribu jarum dihatimu

Walaupun hanya lubang-lubang kecil yang membekas

Namun jumlahnya sangat banyak

Tidak menutupi bahwa rasanya sangat menyakitkan

 

*Jung Ji Hwa Present*

Jantung berdetak dengan cepat. Pandangan hanya tertuju padanya seorang. Nafasnya terasa tercekat ketika melihatnya, membuatnya susah untuk menghirup udara. Pendengarannya seakan tidak berfungsi ketika ada orang lain yang memanggilnya, seakan-akan ia hanya akan mendengarkan suara oleh namja sekarang yang dilihatnya. Bibirnya sekan kelu walaupun hanya sekedar untuk menyapanya. Saraf yang ada ditubuhnyapun terasa mendadak tak berfungsi. Badannya terasa sangat sulit untuk digerakkan.

Dia, yeoja bernama Jessica Jung. Hanya berdiam ditempatnya ketika melihat seorang namja yang dilihatnya waktu pesta pernikahan Orang Tuanya. Jessica hanya memperhatikan seorang namja tampan, sangat tampan -menurut Jessica-. Jessica mengamati apa saja yang dilakukan namja dengan postur tubuh yang tinggi tegap tersebut.

Namja tersebut sedang mendengarkan musik melalui earphonenya. Sambil duduk dibangku depan kelasnya, sepertinya sedang menunggu seseorang. Terkadang namja tersebut menggumamkan sesuatu, sepertinya mengikuti lagu yang didengarkannya. Jessica hanya termangu ditempat sambil menyunggingkan sebuah senyuman dari bibir mungilnya, membuatnya tampak cantik.

“Ya ! Chanyeol ! kembalikan buku Kimia Min Young !” teriak seorang namja dengan wajah yang seperti err.. cantik. Namja dengan wajah seperti cantik itu terus mengejar namja bernama Chanyeol, dia tidak memperhatkan sekitarnya. Yang dia pikirkan hanya buku Min Young, sahabatnya.

Jessica yang mendengar teriakan namja yang cantik tadi langsung tersentak kaget. Bagaimana tidak? Jessica sedang asik memandangi dan mengagumi makhluk ciptaan Tuhan yang satu ini dan namja cantik tadi sudah mengganggu acaranya. Dengan teriakan namja cantik tadi, Jessica langsung mengubah ekspresinya menjadi dingin, mungkin karena kesal dengan namja cantik ini.

“pasti akan ku kembalikan Byun Baekhyun ! tapi nanti !” teriak namja yang bernama Chanyeol. Membuat namja bernama Baekhyun kesal. Sungguh, sangat lucu wajah Baekhyun saat sedang kesal saat ini. Dengan wajah yang kusut dan bibir yang di poutkan, seperti bayi yang sedang kelaparan saja.

“sekarang Park Chanyeol” geram Baekhyun.

“tidak sekarang Byun Baekhyun !” balas Chanyeol kesal. Baekhyun dan Chanyeol berhenti berlari seperti anak kecil. Mungkin sudah lelah.

Baekhyun hanya menghela nafasnya. Baekhyun menatap Jessica yang dari tadi juga memperhatikannya. Jessica langsung membuang pandangannya dari Baekhyun ketika ia menyadari Baekhyun memperhatikannya. Baekhyun menatap Jessica dengan pandangan selidik, Baekhyun merasa tidak pernah melihat Jessica sebelumnya di Star High School. Baekhyun mendekati Jessica. Namun Jessica menyadari langkah Baekhyun yang mendekat padanya. Jessica baru saja akan melangkahkan kakinya, namun tertahan karena Baekhyun menahan pergelangan tangannya. Jessica menoleh dan mendapati pergelangan tangannya telah dipegang oleh namja yang cantik -menurut Jessica-.

“bisa kau lepaskan tanganmu” pinta Jessica dingin. Sepertinya, sifat asli Jessica telah keluar.

“Ya ! sopanlah sedikit padaku. Apa kau tidak tau aku ini termasuk namja yang tampan dan popular disekolah ini?” mungkin ini adalah salah satu sifat namja cantik bernama Baekhyun, percaya diri. Tapi, kenyataannya Baekhyun memang popular di Star high School.

‘tampan? lihat saja wajahnya cantik, bukan tampan ! apa dia tidak bisa membedakan yang mana cantik dan tampan?’ batin Jessica.

“aku tidak bertanya dan cepatlah lepaskan tanganku”

“ternyata kau berani padaku ya? Bukankah tidak baik jika hari pertamamu di Star High School menjadi kenangan buruk bagimu?” terlihat smirk muncul diwajah cantik Baekhyun, membuat Jessica tegang karenanya.

“apa yang kau inginkan? Aku tidak punya banyak waktu”

“tidak ada yang aku inginkan sekarang. Tapi, nanti aku akan meminta sebuah permintaan padamu” jawab baekhyun.

“baiklah. Bisa kau lepaskan sekarang tanganmu?”

Baekhyun tekejut. Baekhyun menatap tangannya yang masih memegang tangan Jessica. dengan gerakan cepat Baekhyun melepaskan tangannya yang memegang Jessica. Baekhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan senyuman canggung merias wajahnya saat ini. Membuat Jessica ingin meledakkan tawanya saat ini juga, namun Jessica menahannya dan menggantikannya dengan senyuman tipisnya.

Jessica memberanikan dirinya untuk bertanya sesuatu pada Baekhyun. Sebuah pertanyaan yang membingungkan dirinya sejak tadi.

“Baekhyun-ssi” panggil Jessica.

“ne?”

“dimana ruang Kim seongsaenim?” pertanyaan dari Jessica ternyata mengundang gelak tawa dari Baekhyun. Jessica hanya memandangnya dengan tatapan bingung. Apa yang lucu?

“Hahahahaha.. kau benar-benar tidak tau?”

Pletak !

Satu jitakan dari tangan lentik Jessica mengenai kepala Baekhyun.

“tentu saja. Jika aku mengetahuinya aku tidak akan bertanya padamu babo !” kesal Jessica. sedangkan Baekhyun hanya mengusap-usap kepalanya yang terkena jitakan dari Jessica.

“Ya ! aku tidak babo ! lihat saja nanti siapa yang lebih pintar diantara kita”

“terserah. Sekarang beritahu aku dimana ruangan Kim seongsaenim”

“baiklah, mari aku antar” tawar baekhyun. Jessica belum menjawab tawaran dari Baekhyun. Tapi, Baekhyun sudah berjalan mendahuluinya. Jessica hanya berdecak kesal pada Baekhyun, walaupun begitu Jessica tetap mengikuti kemana Baekhyun pergi. Seperti seorang anak bebek yang mengikuti kemana induknya melangkah.

_

_

_

“Annyeong haseyo, Jessica Jung imnida. Mannaseo bangapseumnida” setelah mengucapkan kata perkenalan kepada teman sekelasnya, kelas XI B. Jessica menundukkan sedikit badannya.

“kau bisa duduk disamping Park Min Young, Byun Baekhyun kau pindah ke belakang Min Young”

“tapi soengsangnim-“

“tidak ada tapi-tapian Byun Baekhyun” potong Kim soengsangnim

“kamsahamnida soengsangnim” Jessica menundukkan badannya pada Kim soengsangnim, tanda hormat Jessica. Sedangkan Baekhyun tanpak kesal dengan Jessica.

Jessica melangkahkan kakinya menuju tempat yang ditunjuk oleh Kim soengsaenim. Tepatnya tempat duduk nomor dua dari depan.

Jessica meletakkan buku dan alat tulisnya di meja barunya sekarang. Jessica mendapati secarik kertas yang sepertinya ditunjukkan untuknya.

Annyeong Jessica-ssi

Park Min Young imnida

Semoga kita bisa berteman  ^_^

Jessica tersenyum membaca secarik kertas yang ternyata memang ditunjukkan untuknya. Jessica menolehkan pandangannya pada wanita yang disampingnya -wanita yang memberikan Jessica secari kertas-. Min Young tersenyum pada Jessica, jessicapun membalas senyuman Min Young. Jessica merobek kertas bukunya dan menuliskan sesuatu diatasnya. Setelah selesai menulis, Jessica memberikan kertas itu pada Min Young.

Annyeong Min Young-ssi

Ne, semoga kita bisa berteman  ^_^

_
_
_

Sekolah yang sangat amat luat dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, membuat sekolah Star High School menjadi sekolah yang mendapati paling banyak peminatnya. Sekolahnya pun tidak asal menerima siswa-siswi, banyak pengorbanan yang harus dilakukan untuk bisa bersekolah di Star High School.

Sekolah Star High School memiliki kelas untuk belajar siswa sebanyak 12 kelas. Terdiri dari kelas Xa, Xb, Xc, Xd, dan seterusnya. Untuk pembagian kelas berdasarkan otak masing-masing siswa. Jika memiliki kepintaran yang luar biasa maka akan dimasukkan ke dalam kelas A. Jika memiliki kepintaran yang sedikit diatas standar namun memiliki segudang bakat akan dimasukkan ke dalam kelas B. biasanya penghuni kelas C adalah orang yang kepintarannya standar, namun memiliki bakat dan sering mengikuti lomba non akademik. Kalau kelas D, biasanya murid dengan segudang kekayaan.

Sekolah ini memiliki banyak fasilitas untuk mendukung sarana belajar. Diantaranya Lab TIK, Lab Biologi, Lab Kimia, Lab Fisika, dan masih banyak lagi. Selain itu, setiap kelas juga memiliki wifi masing-masing agar dapat mengakses internet dan belajar dengan mudah.

Star High School juga memikirkan kenyamanan siswa-siswinya. Star High School memiliki 2 kantin dan 2 café. Selain itu juga ada taman yang luas yang dilengkapi dengan gazebo.

Walaupun begitu, sekolah ini memadai dengan siswa-siswinya yang pintar dalam hal akademik dan nonakademik. Banyak dari siswa-siswi yang memenangkan olimpiade atau lomba non akademik. Membuat piala yang tersusun rapi di sebuah lemara kaca besar yang ada dikantor sekolah setiap tahunnya bertambah.

Bersekolah di Star High School juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Cukup menguras kantong. Oleh karena itu, semua siswa-siswi yang ada di Star High School adalah orang yang memiliki orangtua dengan harta berlimpah.

“sekarang aku akan memberitahukanmu tentang tim basket sekolah ini, sebenarnya aku tidak tau siapa saja mereka. Aku hanya mengetahui beberapa diantara mereka” ucap Min Young pada Jessica. sedangkan Jessica hanya menganggukkan kepalanya.

“kalau yang sedang mendribble bola itu namanya Kris Wu, dia adalah kapten basket sekolah kita. Kalau yang itu yang paling tinggi nomor dua setelah Kris namanya Park Chanyeol. Kalau yang wajahnya seperti wanita itu namanya Byun Baekhyun. Kalau kulitnya yang eksotis itu namanya Kim Jong In. Sisanya aku tidak tau namanya” Min Young hanya nyengir ketika mengatakan yang terakhir.

“ne, gwenchana. Kau sudah memberitahuku banyak tentang sekolah ini. Gomawo Minyoung”

“ne, cheonma Jessica. Oh iya, di sekolah ini memiliki banyak kegiatan yang diadakan sore atau sepulang sekolah. Biar aku tujukkan ruangan dan apa saja kegiatannya, mungkin salah satunya nanti kau berminat” Minyoung menunjukkan senyumnya pada Jessica. Sungguh, hebat Minyoung. Menjelaskan tentang Star High School secara umum pada Jessica, Walaupun begitu pasti sangat lelah berkeliling dan menjelaskannya.
“apa kau tidak lelah?” tanya Jessica.

“tidak. Ayo kita berkeliling lagi” ajak Minyoung dengan senyumannya yang menambah cantik wanita ini. Benar-benar wanita yang memiliki semangat tinggi.

_

_

_

Jessica kembali terpaku pada seorang namja yang ia tau bernama Kris. Namja yang dulu ia temui dipesta pernikahan orangtuanya dan menumpahkan sirup pada bajunya.

Tunggu, ada yang berbeda dengannya. Jessica melihat Kris sedang berjalan dengan seorang wanita, sepertinya kekasihnya. terlihat dari tingkah laku mereka. Berpegangan tangan saat berjalan menuju mobil sport berwarna hitam milik Kris.

Kris memperlakukan wanita tersebut seperti seorang kekasih. Bagaimana tidak? Kris membukakan pintu disebelah sang pengemudi untuk yeoja itu masuk dan memberikan senyumnya. Benar-benar pasangan yang romantis.

“Jessica !” teriak seorang wanita yang ada dibelakanganya. Jessica menoleh dan mendapati Min Young melambaikan tangan padanya. Jessica hanya membalasanya dengan senyuman.

“mau pulang bersama?” tawar Min Young.

“mianhae, sepertinya aku telah dijemput. Lain kali saja ne” tolak Jessica halus. Min Young hanya tersenyum mendengarnya.

“baiklah, aku duluan ne. Annyeong”

“ne, annyeong. Hati-hati Min Young-ah”

_

_

_

Jessica hanya diam dimobil. Jessica sedang menunggu Eun Ji yang tak kunjung ke mobil. Apa Eun Ji ada kegiatan disekolah hari ini? Pertanyaan itulah yang muncul dalam fikiran Jessica saat ini.

Disekolah masih ada orang yang berlalu lalang. Mungkin sedang mengikuti kegiatan atau mengerjakan tugas. Ada juga yang sedang bersama kekasihnya.

Jessica telah menunggu Eun Ji selama ± 30 menit. Waktu yang berlalu sangat lambat bagi Jessica. menunggu selama ± 30 menit bukanlah hal yang menyenangkan, namun sangat membosankan.

Jessica memutuskan untuk keluar dari mobil. Jessica masuk kembali ke sekolahnya. Jessica mengedarkan pandangannya kesegala arah mencari keberadaan Eun Ji. Jessica terus berjalan berusaha mencari keberadaan Eun Ji. Sungguh, ia sangat lelah dan ingin segera pulang. Namun, sepertinya ada yang menghalaginya untuk segera pulang.

‘Eunji kau dimana?’ Jessica mengkhawatirkan adik tirinya. Walaupun Eun Ji memperlakukannya bukan layaknya seorang kakak, tetap saja Jessica merasa khawatir pada Eun Ji yang sekarang telah menjadi satu keluarga dengannya.

Jessica merasa tidak kuat lagi untuk melangkah. Jessica duduk dibangku terdekat. Jessica mengedarkan pandangannya dan mendapati sebuah ruang musik. Jessica tersenyum.

“sudah lama aku tidak bermain alat musik” gumam Jessica.

_

_

_

Jessica menekan tuts tuts piano dengan jari-jarinya yang lentik. Jessica bernyanyi sambil memainkan pianonya. Menggabungkan alunan musik yang indah dan suaranya yang merdu. Membuat siapa saja yang mendengarnya merasakan apa yang dirasakan oleh Jessica saat menyanyikannya.

Can you tell me

How can one miss what she’s never had

How could I reminisce when there is no past

How could I have memories of being happy with you boy

Could someone tell me how can this be

How could my mind pull up incidents

Recall dates and times that never happened

How could we celebrate a love that’s to late

And how could I really mean the words I’m bout you say

 

I missed the times that we almost shared

I miss the love that was almost there

I miss the times that we use to kiss

At least in my dreams

Just let me take my time and reminisce

I miss the times that we never had

What happened to us we were almost there

Whoever said it’s impossible to miss when you never had

Never almost had you

 

Prok

Prok

Prok

Jessica tekejut ketika mendengar suara seseorang sedang bertepuk tangan. Jessica langsung berdiri dari duduknya dan menatap namja yang sedang bertepuk tangan. Padahal ketika Jessica masuk keruangan ini Jessica tidak menemukan siapapun kecuali dirinya di ruang musik ini. Sungguh, ajaib dari mana asalnya namja yang tinggi ini. Apakah dia seorang hantu? Rasanya tidak mungkin.

Jessica menatap namja ini dengan tatapan bingung. Sedangkan namja ini menatap Jessica dengan senyuman konyolnya. Jessica merasa pernah melihat namja ini, tapi dimana? Jessica berusaha mengingat-ingat siapa namja ini dan ya ! dia adalah namja yang..

 

 

TBC

Jeongmal kamsahamnida..

Aku gak nyangka responnya sangat bagus saat aku publish chapter 1 nya..

Di Chap 2 ini, jangan lupa RCL ya.. J

Kunjungi juga blog pribadi aku http://royalice2.wordpress.com

 

Disini belum diketahui pasti cast utama cowonya.

Yang pasti cast utama cowo ada dua.

Mungkin ada yang belum mengerti tentang cerita ini, bisa tanyakan di blog pribadi aku http://royalice2.wordpress.com

14 thoughts on “[Freelance] Because It’s You Chapter 2

  1. aannyyeeoong. huaahah ff nya nanggung, kurang panjang thor, aku ngarepnya panjaang >_>
    dan maaf aku baru baca part2 kekwk aku bakal baca part1 nyaa ko. aku juga sedikit bingung soalnya ekwk.aku tunggu kelanjutannyaaaahh

  2. msih penasaran cast namja nya siapa. aku sih ngarep nya kris n chanyeol😀 Itu namja tinggi sp sih? kris atw chanyeol? kayanya sica sukanya sm kris gt #sotoy okeh, dtunggu next chap nya~

  3. Aku sukaa ff nya~~lanjut eonni~tapi yang panjang yaww hehee:D sama banyakin chansica moment:D entah kenapa aku jadi suka sma yeolli sejak tragedi(?) Suamiku→baekhyun→date sama taeyeon yang selaku kakak aku*lahh?
    Pokoknya suka deh thor~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s