Gift ( Chapter 3 )

gift2

Title                       : Gift

Author                  : Flawless Jung

Main Cast            : Kris Wu ; Jessica Jung

Genre                   : Life ; Romance

Length                  : Chapter

Rate                       : PG 15

Disclaimer           : I just own the story and plot. The cast belongs to their self.

Note                      : This is Krissica fanfiction. If you don’t like this pair, just leave this page. And for the readers, please “pay” author hardwork by comment and like this story. Lets respect each other. ILY my readers /heartheart/❤

Summary             : i will always wait and wait, until the fate bring us to each other.

“eonni !” potong Krystal cepat. Ia lalu memasang wajah memohon agar Jessica tidak bicara lebih akan rahasianya. Jessica yang melihat aura kesedihan dari mata sang adik hanya bisa menghela nafasnya. Niatnya untuk meluruskan semuanya menjadi tidak erlaksana. Ia tidak ingin Krystal sedih jika ia membuka rahasianya. Tapi jika dibiarkan menjadi rahasia, maka bahagia tidak akan bertemu pada Krystal.

                “Krystal kenapa Jess?!” Tanya pria disebelah Jessica dengan raut cemas. Dari tatapan matanya yang bening dan seolah bercahaya, Jessica menemukan sesuatu yang tidak ditemuinya saat pria itu menyebutkan namanya.

“ah- tidak. Krystal itu hanya sedang dating bulan, yah. Dia sedang tidak dalam mood yang baik.” Kata Jessica pada akhirnya. Krystal yang memandang keseluruh orang diruangan itu mencoba untuk menghela nafasnya yang tertahan. Dalam hati, ia bersyukur karena sang kakak tidak membocorkan rahasianya. Bagaimanapun, ia inginorang tuanya bahagia karena Luhan bersama Jessica.

Kris merebahkan tubuhnya pada bantalan kasurnya. Ia mencoba memejamkan matanya yang sudah minta untuk diistirahatkan. Tapi ada suatu perasaan yang mengganjal pada benaknya yang mencegah dirinya tidur.

“Jessica Jung..” gumamnya pelan. Ia mencoba mencerna semua rentetan kejadian yang bisa saja menghubungkan kedua Jessica tersebut. Tetapi nihil. Mereka adalah orang yang berbeda. Kris sudah bisa memastikan itu. Tapi, entah mengapa ada perasaan senang yang berkecamuk dalam dadanya.

“kita pasti bertemu. Dan harinya telah datang.”

Pria bersurai pirang itu melangkahkan kakinya ke taman. Dimana ia menghabiskan sepanjang sorenya belakangan ini. Dihempasnya punggung bidangnya pada sandaran bangku dan dipejamkan matanya. Kris, lelaki itu mencoba merilekskan seluruh anggota tubuhnya.

“hei! Mengapa tidur disini?” sebuah suara membangunkan Kris dari kegiatannya. Ia menoleh kebelakang dan mendapati seorang wanita yang menjadi asal rasa penasarannya. Jessica Jung.

“aku tidak tertidur. Hanya mencoba merilekskan badanku.” Sanggah Kris. Jessica hanya mengangguk mengerti lalu menatap tempat disebelah Kris yang masih kosong.

Seolah mengerti arah tatapan Jessica, Kris lalu mempersilahkan wanita itu duduk. “have a seat please.”

“thanks.” Sambut Jessica. Ia lalu mendudukkan tubuhnya disebelah Kris. Arah tatapannya menuju arah taman rumah sakit. Pemandangan seperti ini sudah sangat sering ia lihat, mengingat ayahnya adalah direktur pada rumah sakit ini.

Berbeda halnya dengan Kris, diam diam ia mencuri pandang kearah Jessica. Mengamati setiap inci dari ajah wanita didepannya. Jantungnya juga tidak henti-hentinya memompa darah dengan frekwensi diatas rata-rata.

“Kris, apa kau percaya takdir?” Tanya Jessica tiba-tiba yang membuat Kris sempat terperanjat.

“ah. Aku percaya.” Jawabnya singkat.

“how come?” Tanya Jessica lagi.

“karena sekarang takdir sedang menunjukkan kuasanya terhadapku.” Jelas Kris. Jessica yang mendengar pernyataan Kris hanya menganggukkan kepalanya kecil. Keduanya kembali lagi terdiam selama beberapa menit.

“Jess.. apa kau anak tunggal?” Tanya Kris. Pertanyaan yang sudah sangat merepotkan baginya karena ia terus saja berasumsi sendiri.

“ah tidak. Aku memiliki seorang dongsaeng.” Jelas Jessica.

“twins?” Tanya Kris lagi.

“apa? Tidak. Kami berjarak 5 tahun. Ada apa?” Tanya Jessica yang mulai mencium gelagat aneh dari Kris.

“tidak. Hanya saja, apa kau masih ingat tentang ceritaku? Tentang seorang wanita yang berupa bahkan bernama sama denganmu? Kupikir ia adalah kembaranmu.” Jelas Kris pada akhirnya.

Jessica hanya menggeleng dan tersenyum. “tidak. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Aku tidak memiliki kembaran, dan adikku bernama Krystal.”

“hmm.. begitukah?”

“ya. Tapi apa kau pernah dengar bahwa didunia ini kita memiliki 7 dopleganger(kembaran)? Mungkin kau bertemu salah satu dari kembaranku. Hahaha” imbuh Jessica lagi sambil tertawa lepas. Kris yang masih menatap wajah cantik itu akhirnya ikut tertawa seakan Jessica memiliki virus yang bisa menjangkiti dirinya kapan saja.

“oh ya Jess..” panggil Kris lagi setelah Jessica berhenti dari tawa ringannya.

“hm?!” sahut Jessica sambil memalingkan wajahnya kearah Kris.

“apa kau dan luhan, maksudku dokter Luhan benar-benar akan menikah?” Tanya Kris lagi. Raut wajah Jessica berubah murung. Ia menundukkan kepalanya. Kris yang tidak mengetahui apa-apa merasa bersalah, seolah pertanyaannya adalah kalimat yang paling tidak ingin ia dengar.

“aku tidak pernah berharap akan menikah dengannya Kris.” Jawab Jessica. Kris yang sempat down akhirnya kembali ceria. Ia merasa aa suatu celah pada relung hati Jessica yang bisa ia singgahi karena ternyata toh Luhan tidak berada didalamnya.

“ah, mengapa?” Tanya Kris lagi sambil berusaha menghilangkan intonasi bahagia dalam pertanyaanya.

“Krystal, adikku. Ia mencintai pria cantik itu.” Jelasnya lagi.

Kris hanya ber-oh ria sambil membulatkan mulutnya. Kini diujung lidah bergantung sebuah pertanyaan yang sangat ingin ia tau jawabannya. “dan apakah kau mencintai Luhan, Jess?” Tanya Kris pada akhirnya.

“jangan bodoh. Aku tidak akan mencintai apa yang menjadi kebahagiaan adikku.” Kata Jessica kesal sambil mendengus kearah Kris.

Demi bintang yang belum terbit pada sore itu, Kris hendak berlari mengitari taman ala film-film india. Ia bahkan terlihat seperti kepiting rebus sekarang. Tampang bahagianya terlihat jelas seperti barusaja memenangkan lotre dengan imbalan milyaran won.

Jessica yang menyadari keanehan Kris mengernyitkan  keningnya hingga menautkan kedua alisnya.

“mengapa kau terlihat bahagia sekali?” Tanya Jessica.

“because I love you.” Balas Kris singkat. Jessica yang mendengarnya merasakan sedikit hawa aneh didekatnya. Bukannya ia sedih atau marah. Ia hanya sedang tidak tau harus senang atau bagaimana. Sekarang ini Kris secara tidak langsung sedang menyatakan perasaannya. Ia hanya mampu mengedipkan amatnya berulang kali hingga terkesan lucu.

“I do love you Jessica Jung. Would you be mine?” ujar pria jangkung itu lagi. Jessica hanya terpaku memperhatikan tatapan mata Kris kemudia dunia terasa berhenti berputar ketika Jessica mengganggukan kepalanya. Kris senang bukan main, sedangkan Jessica ia tidak begitu mengerti apa yang baru saja diperbuatnya. Ia baru saja menerima pernyataan dari pria yang baru ia kenal. Dan sekarang ia berstatus sebagai tunangan dokter Lu sekaligus kekasih dari pria bermarga Wu ini.

Krystal memainkan smartphonenya sambil emmbaringka tubuhnya diatas kasur. Tidak ada tugas kelas hari ini sehingga ia bisa lebih sedikit bersantai. Tangan kecilnya tengah lincah memainkan sebuah game yang terinstall pada smartphonenya itu. Tapi langkahnya tiba-tiba saja berhenti ketika sebuah panggilan masuk.

Tanpa berpikir dua kali, Krystal langsung mengangkat panggilan dari telepon yang masuk itu.

“yeoboseoyo oppa.” Serunya tertahan.

—-

To Be Continue /lagi/

hehehehe. jangan marahin saya yaa😥

oh yaa, yang nanyain soal FF embraced, mian author belum ada mood buat lanjutinnya😦

dan sekarang author malah ganjen pengen bikin drabble collection ._.v

hehheee. semoga dalam minggu ini drabblenya bisa di post ^^

nah, komen dan like di FF ini yaa ^^

annyeong

27 thoughts on “Gift ( Chapter 3 )

  1. itu ngapain lulu tlpn kryst?lulu kyknya juga khawatir sama kryst,mereka saling cinta ya?sica ada rasa sama kris?itu kris diterima.ff embraced dilanjut dong thor,next chap KEEP WRITING!!

  2. tunangan luhan sekaligus pacar kris? omona. luhan ga marah ntar? tapi gasabar nunggu moment krissica nya😀 Luhan kayanya suka sm krystal deh, kaya khawatir gt tdi kan? oiya krys ngangkat tlpon dri sapa tuh? lulu? smangat bgt ._. dtunggu lanjutan’a eonni~

  3. waah pendek .-. tp gakpp eonn bagus kok😀 hahha knpa jessica gak jujur aja kalo krystal suka luhan ??😮 padahl aku pengen jessica jujur😀 hahaha hwaiting eonn😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s