Chapter 1 : Love Complicated

hyerahani

Title Love Complicated (Yeogie Nawa) | Written by Hyerahani | Starring by Jessica Jung, Oh Sehun and Mark Tuan| Genre Angst , Romance , Drama | Rating PG-17 | Length Chapter

 LC-JessicaLC-SehunLC-Mark

Bagi yang belum membaca Fanfiction 7 Days 7 Night , aku berharap kalian baca. Karena ini adalah Sequel dari ff tersebut , gomapta.

“ Cinta itu sangat rumit.. “

 

PosterArt by Babyhyunnie @ Poster Designer

 

//

 

Bagi wanita ini sebenarnya bukan cobaan lagi bila dia harus melihat tingkah ke- anak anakan lelaki berambut coklat dan tinggi ini. Dari tadi lelaki itu terus saja menggoyangkan lengannya agar mau menemaninya ke kedai eskrim dan memakan eskrim berdua.

“ Sehun –ah.. Bahkan nyatanya kau lebih tua 1 tahun dari pada aku , tapi mengapa sikapmu itu seperti 5 tahun dibawahku eo?” tanya Jessica mengelus kepala Sehun.

“ Wae? Kalau begitu seharusnya kau panggil aku Oppa” ucap Sehun tersenyum manis.Gadis bernama Jessica Jung ini sekarang sudah melanjutkan kuliahnya di Kyunghee Uniersity , dan dia satu jurusan dengan lelaki disampinya ini , yaitu seni.

 

“ Shireo! Kau tak pantas mendapatkan sebutan Oppa dariku” Jessica menjulurkan lidahnya keluar. Membuat Sehun geram dan mem – pout kan bibirnya.

“Faktanya aku memang Oppamu bukan? Jessica .. Kajja pergi ke kedai eskrim? Aku ingin makan eskrim coklat dengan chocho chip yang lezat” Ajak Sehun menggandeng lengan Jessica , menarik lengan gadis manis itu agar mau pergi ke kedai eskrim bersamanya. Bukan tak pernah Jessica mengikuti kemauan Sehun , bahkan selalu saja mengikuti kemauan Sehun. Wajarlah , lelaki satu ini sangat pandai menggoda.

 

“Sehun, kau ini? Sungguh keanak – anakkan .. Bisakah makan yang lebih dewasa lagi em?” kata Jessica terkekeh , mengangguk dengan ajakan Sehun. Benar bukan? Jessica pun luluh dengan godaan Sehun , memang aegyo nya bisa meluluhkan semua wanita.

 

“Jika aku bisa memakan kau , maka aku akan makan kau Sica – Ah” canda Sehun meraih tangan Jessica , menggenggamnya dan berjalan bersama.

“Kau ini , oh ya .. Kudengar Sekolahan mu akan mengadakan reoni?” tanya Sehun , Jessica mendengar kata ‘reoni’ , menatap Sehun penasaran. Bahkan dia tak mengetahui hal ini sama sekali , baru saja dia mendengar dari Sehun.

“Kau tak tahu kah? Aish” dercak Sehun. Jessica yang bersekolah di Kirin High School saja tidak mengetahui ini , namun berita itu terdengar hingga telinganya yang jelas bersekolah di Jaeguk High School.

“ Onje? Dari mana kau mendengarnya Hun?” tanya Jessica.

“Panggil aku Oppa” ucap Sehun memulai bercanda. Jessica memutar bola matanya , merutuki tingkah sahabatnya yang childish.

Jessica memang tidak pernah memanggil sebutan ‘Oppa‘ kepada Sehun , dia selalu menganggap bahwa Sehun adalah seumurannya. Memang umur mereka terpaut 1 tahun lebih , hampir mencapai 2 tahun. Tapi Sehun terlihat seumuran dengan Jessica.

“ Baiklah .. “

 

“ Sehun Oppa ~~” Panggil Jessica dengan manja menepuk bahu Sehun manja , dia sedang melakukan Aegyo yang sukses mendapat tawa dari Sehun.

“ Hahahaha , Kau sangat lucu” Sehun mencubit pipi milik Jessica yang tidak terlalu berisi.

“ 4 Hari lagi , tanggal 6 November dari Seohyun” kata Sehun. “Em .. Sepertinya aku akan datang dengan calon kekasihmu itu Hun” goda Jessica menggoda hubungan Sehun – Seohyun. Menurut pandangan Jessica , Sehun menyukai Seohyun. Mereka sangat akrab, bahkan mereka pernah diner bersama di rumah makan romantis impian Seohyun.

 

“ Haisssh! Dia bukan tipeku” bantah Sehun , dia tidak menyetujui ucapan Jessica yang menyatakan bahwa Sehun menyukai Seohyun.

“ Jincha?!”

“ Geurom, Aku menyukai gadis seperti NS YoonG” kata Sehun, Hey! Artis itu sangat terbuka . Baru – baru ini dia mengeluarkan album yang berbau sensual , Sehun menyukainya? Sungguh.. Jessica menggeleng, Tarian nya juga begitu menjijikkan bagi Jessica , dia tak akan pernah bersedia melakukan tarian itu.

 

“ Byeontae!” rutuk Jessica , memukul kepala Sehun.

 

“Tapi benarkan , dia cantik .. Mempunya S – Line , aku mendengarkan lagunya beberapa kali , menarik” ucap Sehun dengan sedikit kekehan. Jessica terbelak , diam – diam lelaki ini hidung belang rupanya.

“Menjijikkan. , aku tak dapat membayangkan bagaimana ekspresi mu mendengarkan lagunya?” gumam Jessica masih berjalan bersama Sehun berdua.

“ Yasisihe , Yasisihe , Dasisihae” Sehun menggerakkan kakinya seperti gerakan keografi NS Yoon G – Yasisi , yang membuat Jessica menutup matanya , sungguh Sehun pasti sering melihat video itu, bukannya itu sangat sensual?
Jessica berlari menjauhi Sehun,

 

“Hahaha! Sica – ah! Kembalilah~ Tak perlu seperti itu!” Sehun mengejar Jessica, mereka memang sangat lucu, suka bergurau , bahkan Seohyun sahabat Jessica merasa cemburu dengan kedekatan mereka. Tunggu! Seohyun tidak menyukai Sehun , akan tetapi Seohyun hanya cemburu kalau Jessica lebih memilih Sehun dari pada dirinya. Jujur, setelah lelaki itu pergi Jessica berubah menjadi lebih diam , dewasa dan tak kekanak – anakkan, itu kesimpulan Seohyun.

 

Sehun? Dia mengetahui kalau Jessica masih mencintai lelaki yang terus singgah di hatinya, dia hanya tahu kalau nama lelaki itu Mark Tuan , pergi ke California melanjutkan study nya.

 

“ Victoria Eonni!” panggil Jessica yang sudah sampai di kedai eskrim milik Victoria.

“ Sica – ahAnja, kau bersama Sehun?” tanya Victoria yang menyambut Jessica dengan antusias, Victoria sangat sayang dengan teman Seohyun yang sudah dianggapnya adik ini, sebenarnya alasan Sehun membeli di kedai Eskrim Mav (nama kedai eskrim milik Victoria) adalah , pasti bila bersama Jessica selalu mendapat GRATIS , bahkan BONUS.

 

“Iya Eon , dia memaksaku untuk menemaninya” kata Jessica menarik kursi kayu itu dan duduk di hadapan Sehun. Victoria kemudian mengambil buku menu dan kertas.

“ Annyeonghaseyo , Victoria Noona .. “ Sapa Sehun kepada Victoria yang lebih tua 2 tahun dari nya. “ Annyeong juga Sehun – ssi” sapa balik Victoria dengan senyuman manis khas miliknya.

 

“ Sehun? Kau tahu? Nama Mav itu berasal dari Max Victoria, mereka sangat berlebihan bukan?” ucap Jessica mengulurkan tangannya untuk berbisik namun suaranya sengaja besar volume nya.

“ Jincha – yeo? Wuaah , Sungguh romantis” puji Sehun mengacungkan jempolnya kearah Victoria.

“ Jeongmal, kau ini Jess?” kata Victoria mendorong kecil bahu Jessica dengan malu – malu.

“Hehehe , em aku pesan 1 Pancake Turbo dan 1 Ice Cream Sunlight” ucap Jessica menunjuk sebuah makanan dan jenis eskrim yang ada di buku menu berwarna ungu dan pink.

“Aku Ice Cream Jumbo dan Macaroni Tomato” Sehun juga menunjuk gambar makanan yang diinginkannya.

“Wah , Sehun – ah Sepertinya kau sangat lapar em? Baiklah , Tunggu sebentar ne” Victoria kemudian kembali ke tempat kerjanya yaitu dapur yang dirias begitu cantik , Jessica saja tak bosan melihat dapur bertema Pink – Ungu Girly itu.

 

“Victoria Eonii sangat hebat bukan? Masakannya begitu enak? Aku sangat menyukai Pancake nya” kata Jessica melihat Victoria memasak , meja yang mereka duduki tidak begitu jauh dari dapur kecil yang bisa dilihat oleh pengunjung.

“Iya, kapan kau bisa memasak sepertinya? Kau hanya bisa memasak Sushi , Ramen , Omelet , Telur dadar?” ejek Sehun menjulurkan lidahnya.

“Yakk!! Sehun!” rutuk Jessica menggigit bibirnya kesal dengan Sehun yang mengejeknya tak bisa memasak dengan baik. Sehun memang orang yang paling sering mengunjungi rumah Jessica , orang tua Jessica ada di Qingdao dan menetap disana , mereka sudah di sana sejak Jessica masuk ke perguruan tinggi , orang tua Jessica menitipkan anaknya pada sosok laki – laki yang sudah mereka percayai untuk menjadi malaikat Jessica , Oh Sehun.

 

Sehun itu lelaki mandiri yang tinggal sendiri bersama adiknya , Oh Yoona. Awalnya keluarga mereka sangat kaya , bahkan Ayah Sehun sendiri merupakan wakil CEO Hyundai Bisnis , namun perusahannya bangkrut dan ayahnya terkena penyakit serangan jantung. Ibu Sehun sendiri sampai sekarang masih koma di rumah sakit , belum sadar sekarang juga. Sudah sekitar 12 Tahun , ibu Sehun koma. Dia masih menjenguk ibunya , sudah lama dia tak mendengar ocehan ibunya. Terkahir sebelum ayahnya meninggal, Sehun dan Yoona pindah ke rumah sederhana di Seoul. Tetangga mereka adalah keluarga Jung, Ayah dan Ibu Jessica turut membantu ibu Sehun yang terus – terus sakit – sakit an , walaupun uang mereka sudah sangat cukup untuk mencukupi hidup mereka , Keluarga Jung tetap senantiasa membantu Ibu Sehun serta keluarga Sehun.

Umur adik Sehun , Oh Yoona hanya berbeda 1 tahun dengan Jessica, mereka juga cukup dekat , bahkan sangat dekat. Yoona sering menginap di rumah Jessica begitupun sebaliknya , biasanya mereka bertiga makan malam bersama.

 

“ Wuaaah! Terlihat enak sekali, Victoria Noona ! Kau yang terbaik dalam hal ini!” puji Sehun melihat makanan nya dan Jessica datang. Makaroni kesukaannya datang , baunya sangat sedap , keju meleleh diatas macaroni membuatnya semakin berniat untuk memangsa makanan itu.

“ Karena kau sedang lapar kau jadi lahap em? Sica? Apakah kau sudah diberi tahu tentang reuni itu? Kau akan datang? Em .. Seohyun mengabariku” kata Victoria duduk di antara tengah – tengah Jessica dan Sehun.

Oh ya , ada yang belum disampaikan. Seohyun adalah adik dari Victoria. Jadi Jessica cukup dekat dengan Victoria selaku kakak dari Seohyun.

 

“Em .. Iya , sepertinya aku akan datang .. Tadi di kampus aku tidak melihat Seohyun , apakah kau tahu dimana dia? Bahkan sahabatku ini sangat merindukan Seohyun” kata Jessica melirik Sehun yang sibuk dengan makanannya.

“ YaakAniya!” bantah Sehun dengan mulut yang masih penuh dengan makanan. “Apa kau yakin datang ke acara itu?” tanya Victoria.

“ Tentu , aku ingin berkumpul dengan teman – teman ku saat Sekolah , “ Ucap Jessica melahap pancake nya. “Baiklah , Kau boleh lanjutkan makanmu , aku harus melayani yang lain em?” ucap Victoria mengacak rambut Jessica dan tersenyum manis.

 

“Sehun” panggil Jessica. Sehun kemudian menatap Jessica.

Eo” jawab Sehun singkat , lelaki ini masih sibuk dengan makanan yang ada di depannya , begitu nikmat hingga ia melupakan Jessica yang telah habis memakan pancake mini nya.

 

“Bagaimana keadaan Eomma – mu? Kau tak menjenguknya?” Tanya Jessica yang bisa membuat Sehun menghentikan makannya. Menatap sebentar wanita dengan rambut panjang yang terurai.

 

“Tidak, aku belum sempat” gumam Sehun , kemudian melanjutkan memakan macaroni nya.

“Kalau kau ingin Eomma mu cepat sadar , kau harus sering berbicara dengannya .. Arra?!” Kata Jessica terkekeh,

 

***

 

“ Mark! Eomma mohon! Kau harus bisa untuk mewarisi semua harta kekayaan nya! Kau tak bisa kalah dari Chanyeol,” Wanita berperawakan rapi , menepuk punggung anaknya yang bernama Mark. Lelaki itu dengan wajah lelah duduk di sofa menatap malas wanita yang ber status sebagai ibunya itu.

 

“ Ma, kau tak bisa memaksaku! Aku sama sekali tidak tertarik dengan itu semua, harta benda Ahbeoji! Aku ingin menjadi dosen ma!” gertak Mark memegang pelipisnya yang dia rasa sudah ingin keriput menanggapi tuntutan dari Ibunya.

“ Mark , kau harus bisa menjadi pem – bisnis hebat seperti Ayahmu!” Perintah Ibu Mark yang lagi – lagi mendekati Mark.

“Ma! Pulanglah ke Seoul! Kau pikir dengan kau kesini akan merubah pikiranku? Analisis ku tentang Ahbeoji ? Tidak akan!” Mark beranjak dari duduknya dan pergi ke kemarnya , mendobrak pintu dengan keras. Membuat Ibunya itu menutup matanya , bagaimana dia bisa memiliki anak keras kepala seperti Mark.

 

“Chanyeol tidak boleh menjadi pewaris keluarga Tuan! Andwe!” pikir Ibu Mark menggeleng. Yang jelas dia tidak mau anak tirinya , Chanyeol Tuan menjadi pewaris utama. Ayah Mark memiliki 2 orang Istri , Ibu Chanyeol adalah wanita simpanan Ayah Chanyeol. Sementara Ibu Mark , istri sah nya. Sebenarnya tidak masalah bagi Mark bila dia tidak menjadi pewaris utama , dia tidak tertarik dengan dunia bisnis.

 

“ Shen!” Panggil Ibu Mark yang frustasi. Shen adalah lelaki yang menjadi pembantu di rumah Mark. Tidak menurut Mark , Shen merupakan teman yang baik , bukan seorang pemantu. Bisa – bisa Mark marah mendengar itu.

“ Ah , Ne?” gumam Shen sedikit ketakutan.

“ Kau harus membuat Mark pulang , 2 hari lagi dia ada reoni! Ingaat!!—“ Ibu Mark terdiam menatap Shen dengan tajam. Shen mengerjapkan matanya , sungguh Ibu Mark sangat garang.

“ N-ne?”

 

“Sampai berhasil!” pinta Ibu Mark kemudian keluar dari ruang tamu di rumah Mark.

 

“ Ne ..”

 

Ibu Mark menatap Shen angkuh.

 

“Ah Ne .. Nyonya besar..”

 

Kemudian Ibu Mark keluar dari ruang tamu , sementara Shen menatap kesal Ibu Mark. “Haisssh , sungguh mengesalkan saja” gumamnya dengan suara yang kecil sehingga tak dapat di tangkap oleh gendang telinga Ibu Mark.

 

“Mark , kau harus pulang ke Korea! Huh! Kalau tidak aku akan mati” gumam Shen kemudian berlari menuju kamar Mark , membuka knop pintu , dia memang dianggap pembantu oleh orang tua. Namun bagi Mark itu lebih nyaman disapa sebagai asisten pribadi.

“Shen , untuk apa aku ke Korea? Bukannya disana sama saja seperti disini?” gumam Mark asik memainkan ponselnya.

“Entahlah , kata Ibumu ada Reuni disana , datanglah , aku bisa mati bila kau tak datang” perintah Shen. Mark meletakkan ponselnya mendengar sebuah kata yang menurutnya ..

 

“ Benarkah? Shen! Siapkan tiket ke Seoul besok!” ucap Mark yang antusias dan menyalakan laptopnya. “Kenapa kau menyalakan komputer?” tanya Shen melihat Mark yang begitu antusias.

“Aku akan mengirim email kepada Hoobaeku” kata Mark, segera dia membuka email. Pikirnya sudah ada email yang menanti , namun harapannya pupus..

Tidak ada email masuk satu pun,

“Mengapa Jessica tidak pernah mengirim kan ku email sama sekali?” gumam Mark , melihat banyak nya email yang masuk , namun tak ada satu pun email yang meng ataskan Jessica Jung.

“Apakah secepat itu dia melupakan Sunbae tercintanya?” gumam Mark kembali, melihat folder di laptopnya. Menampakkan foto – foto Jessica , yang begitu cantik sedang membawa buku. Diam – diam Mark memiliki mata – mata , yaitu Suzy , sepupunya. Dia menyuruh Suzy untuk memotret Jessica dan memberikan foto kepada Mark agar dia bisa melihat gadis dewasa yang cantik, Jessica.

 

Suzy mengirimnkan foto itu lewat email.

 

“Dia benar – benar cantik dan berubah menjadi lebih dewasa , tidak dikuncir dua seperti dulu” katanya terkekeh. Shen yang terdiam tadi , melirik ke laptop Mark.

“Kya! Yeppo , Nugu?” tanya Shen. “ Jessica , Like me” ucap Mark dengan percaya diri.

“Kau yang menyukainya atau dia yang menyukaimu?” sindir Shen , Mark benar – benar lelaki yang memiliki tingkat percaya diri yang tinggi.

 

Mark hanya mengukir senyum.

 

***

 

“ Eonii! “ panggil seorang wanita dengan kemeja dan celana jeans yang casual.“ Yoona – ya ,” kata Jessica melihat Yoona yang berlari ingin memeluk Jessica.

 

‘HAP’

 

Yoona memeluk Jessica dengan erat , kemudian melepaskannya.

“ Eonii , Jincha Bogoshipeo” kata Yoona. Jessica tersenyum tipis. “Em .. Nado, kau habis dari mana?” tanya Jessica menarik lengan Yoona untuk masuk ke rumahnya. Tadi , sepulang dari kedai eskrim , Sehun ada urusan dengan temannya , sehingga Jessica harus pulang sendiri ke rumah.

 

“ Eonii , kau tahu Lee Seung Gi?” Gumam Yoona. Jessica mengangguk. “ Course, dia Aktor tampan di negri kita Yoon , bagaimana aku bisa tak mengenalinya” kata Jessica menatap Yoona heran. Jessica kemudian membuka pintu rumahnya dan mempersilahkan Yoona masuk.

“ Jeongmal?” tanya Yoona lagi , dia tak yakin. “Benar , pemain drama Gumiho kan? Entahlah aku tak pernah menonton drama itu , hanya sekedar tahu saja”

“Dia pacarku,”

 

Jessica membelakkan matanya kaget, bagaimana bisa Yoona berpacaran dengan aktor terkenal seperti Lee Seung Gi? Bukankah itu mustahil? Jessica menggeleng tak percaya,

“Yang benar? Kau pasti berbohong! Aisssh , kau itu saesang fans nya ya?!” rutuk Jessica memukul bahu Yoona , dia mengira bahwa gadis ini berbohong kepadanya.

“ Eonii ! Aku tidak berbohong , aku baru saja menemuinya!” ucap Yoona mem – pout kan bibirnya. Jessica menatap Yoona , dia memang tidak bohong.

“Bagaimana bisa?” tanya Jessica penasaran.

 

“Aku dan Seunggi Oppa bertemu di Mall , dia menabrakku dan ponsel kami tertukar , lalu kami menghubungi satu sama lain! Ah! Tadinya aku tak boleh memberi tahu ini kepada siapapun , namun aku benar – benar ingin sombong kepada orang lain” ucap Yoona tersenyum sendiri , Yoona nampak bahagia sekarang.

 

“ Jincha? Haisssh , sungguh melodrama , kapan – kapan bawa Seunggi kesini , sehingga aku percaya!” kata Jessica bercanda, “Tapi aku serius Eon!” kesal Yoona yang melihat ekspresi Jessica kurang yakin akan perkataannya.

 

“Iya .. Aku percaya Yoona sayang … “ Jessica mengelus rambut panjang Yoona dan tersenyum manis. “Begitu dong! Oh ya, kemana Oppaku?” tanya Yoona , karena sangat senang dia sampai lupa pada Sehun.

“Dia sedang ada urusan dengan temannya , aku tidak tahu. Oppamu benar – benar sangat mengesalkan Yoon” Jessica mengambil air putih dan menuangkan nya ke gelas milik Yoona.

“Mengesalkan? Wae? Apakah dia menggodamu lagi em?”

“Apakah dia sering melihat artis NS YoonG?” tanya Jessica berbisik pelan. Yoona tertawa lepas, jadi Sehun menceritakan kebiasaannya pada Jessica. Sungguh kakaknya ini.

“Hahaha! Dia memang menyukai NS YoonG , Eon” ucap Yoona terkekeh. “Apakah dia suka mendengarkan lagunya” belum sempat Yoona menjawab, “Oh ya , Yoona .. Bagaimana keadaan Eomma mu?” tanya Jessica.

“ Eomma? Aku baru saja menengoknya , dan dia masih seperti biasa .. Namun tangannya sedikit bergerak tadi , berdoa saja agar Eomma cepat pulih” kata Yoona menyantap permen yang ada di piring, entah sejak kapan sudah Jessica sediakan.

“ Ya .. Semoga Eomma cepat sembuh” Kata Jessica. “Kudengar Kirin Art School mengadakan Reoni?” tanya Yoona. “Iya,bagaimana kau bisa tahu?” Jessica tersenyum mengambil beberapa kue moci di rak makanannya.

 

“Heii! Aku memiliki teman seumuranku yang dulu bersekolah disana.. Kudengar semua angkatan berkumpul disana .. Daebak! Sangat penuh” Yoona mengacungkan jempolnya. Bayangkan saja betapa penuh nya sekolah elit itu dengan alumni dari berbagai angkatan! Jessica juga sebenarnya malas untuk datang, namun ada suatu hal yang ingin dia lihat disana. Dia harus datang,

 

“ Eonii ~ Bagaimana kemajuan hubungan mu dengan Oppaku?” tanya Yoona membuat Jessica berhenti mengunyah kue moci nya. Menatap wanita yang lebih muda darinya dengan bingung. “Maksudmu hubungan apa eo?” Jessica dengan makanan yang masih ada di mulutnya membuat ekspresi yang lucu.

“Kau tak menyukai Oppaku?” tanya Yoona menggoda Jessica. “Apa kau ini! Dia itu temanku ! Dasar.” Jessica terkekeh.

 

***

 

“ Sehun Oppa , Makanan nya sudah jadi!” kata Yoona dan Jessica yang membawa Jjajangmyeon ke meja kecil dan bantal sebagai tempat duduknya. Jessica dan Yoona tampak ceria , seperti biasa mereka memasak berdua , sementara lelaki satu ini dengan santai menunggu , namun jangan salah .. Sehun mencuci semua peralatan yang mereka gunakan, piring dan lainnya.

 

“ Yummy!” Sehun melirik makanan yang dibawa Jessica, wanita itu kemudian meletakkan makanan berupa noodles itu ke depan Sehun.

“ Akan lebih nikmat bila ini ditambah soju!” kata Sehun menampakkan eye smile nya.

“ Yakk! Kau tak boleh mabuk!” Jessica mengertak Sehun. “ Weo?” tanya Sehun. “Karena besok bukan hari libur , hehe .. Sudahlah ayo kita makan” Jessica mengambil sumpitnya , lalu memakan jjajangmyeon itu dengan lahap.

 

“ Oppa! Aku baru saja berkencan” kata Yoona di sela – sela makan. Sehun mengeluarkan sedikit makanan yang ada di mulutnya.

“ Mwo?! Jeongmal? Heii! Siapa lelaki itu?” kaget Sehun.

“Jangan kaget , kau akan lebih kaget mendengar siapa pacar Yoona!” kata Jessica menambahkan membuat Sehun penasaran.

“ Yakk! Malhaebwa” pinta Sehun menyedot mie nya. Dia benar – benar lahap , apakah ini enak atau hanya karena dia lapar.

“ Hallyu-wasseo

 

“ MWORAGO? Hallyu??”

 

Sehun terkaget mendengar pacar Yoona yang statusnya adalah Hallyu , pacar adiknya adalah seorang artis? Menurut Sehun adiknya tidak terlalu cantik.

 

“ Nugu?” tanya Sehun penasaran , tingkah nya memang seperti orang liar. Jessica dan Yoona memang sudah memahami apabila Sehun memakan sesuatu , pasti akan ada sisa makanan di sekitar bibirnya.

 

“ Lee Seunggi” ucap Jessica , Yoona hanya malu – malu.

“ Haisssh! Apakah kau tak takut mendapat serangan dari fans nya em? Dasar!” Sehun memukul kepala adiknya dengan sendok kemudian dia menggunakan sendok itu untuk mengambil kuah sop yang sudah dibuat Jessica , Yoona.

 

“ Appa-yo!” lirih Yoona memegang bekas pukulan sendok tadi yang terasa sakit.

 

***

 

Jessica , Sehun , dan Yoona .. Mereka nampak sangat bahagia , seakan tak ada cobaan hidup yang mereka alami .. Namun dibalik itu , Jessica menyimpan banyak beban yang jarang ia bagikan kepada orang lain.

“ Eomma , Ahbeoji .. Sepertinya aku belum bisa ke Qindao , aku belum memiliki uang yang cukup kesana” kata Jessica berjalan keluar rumah dengan rambut yang rapi dan dress casual berwarna kuning yang cantik.

“Sekali lagi aku minta maaf .. Aku tak banyak berubah , hanya sedikit lebih dewasa” kata Jessica tersenyum. Sebenarnya rencana nya bulan ini ia akan pergi ke Qingdao , namun uang nya belum mencukupi , jadi ia harus menunda nya terlebih dahulu sampai uang nya benar – benar cukup.

 

“ Baiklah .. Hati – hati , jangan lupa makan disana! Em .. Nado Bogoshipeo , Eomma Appa .. nado Saranghaeyo

 

Jessica kemudian menutup ponselnya.

 

“Aishh .. Sica , tataplah kesini” bunyi suara itu membuat Jessica menoleh ke sebuah semak – semak dekat rumahnya menampakkan sosok wanita yang sedang memotret dirinya.

“ Nugusseo?” tanya Jessica , wanita itu menyadari . Kemudian melepaskan kameranya.

 

“ Suzy Eo Eonii?” gumam Jessica seperti mengenali wanita ini , benar! Ini adalah Suzy. Ada apa wanita ini memotret dirinya. Suzy kemudian menyapa Jessica dengan malu. Dia ketahuan memotret Jessica.

 

“ Hehe , Ne .. Suzy aeyo .. Annyeong! Sica ya” Suzy kemudian menjabat tangan Jessica begitupun Jessica yang tersenyum , sudah lama tidak melihat Suzy. Jessica jalan bersama Suzy berdua.

“ Eonii ! Bagaimana kabarmu? Kau nampak lebih cantik” kata Jessica dengan pujiannya. Suzy kemudian membenarkan rambutnya dan salah tingkah. “Ah .. Baik , hemm Gomawo”ucap Suzy.

 

Suzy mungkin masih malu – malu karena dia diam – diam memotret Jessica, bila bukan suruhan dari sepupunya dia tidak akan mau seperti ini.

“ Sica … Mianhae

“ Ah .. Tak apa .. Tapi kalau boleh tau , untuk apa eonii mengambil gambarku?” tanya Jessica dengan sopan. Suzy sebenarnya juga berfikir , gadis yang suka salah tingkah berubah menjadi gadis yang sangat sopan dan anggun seperti Jessica.

“ Ah! Kau sangat cantik , aku jadi ingin memotret mu..” bohong Suzy. Jessica tersenyum,

“Apakah kau tidak pernah mengirim email ke Mark?”

 

Jessica terdiam,

 

“Mark sangat rindu kau , apakah kau sudah tidak menyukai Mark?” tanya Suzy lagi. Jessica masih terdiam.

Sebenarnya …

 

“Aku mengirimi Mark email sangat banyak , terakhir 2 minggu lalu .. Karena Mark tidak pernah membalas email dari ku..” kata Jessica. Suzy akhirnya dibuat bingung, kata Mark tidak ada email masuk sama sekali dari Jessica , sementara Jessica mengaku bahwa mengirimi email dari awal hingga 2 minggu lalu.

 

“ Ah begitu .. Mark pulang hari ini”

 

Jessica terdiam lagi, entahlah .. Setiap pembicaraan dengan topik Mark , dia tidak ingin menanggapi .. Dia lebih memilih diam,

 

“ Kau tidak ingin menjemputnya di bandara Incheon?” tanya Suzy. Jessica menggeleng.

“ Animida, aku sibuk dengan kuliahku .. Sampaikan maaf ku ke Mark Sunbae .. Suzy Eonii , maaf aku tidak bisa lama – lama berbincang, aku ada kelas pagi ini.. Gomapta” Jessica membungkuk kepada Suzy , kemudian wanita itu membalas. “ Eo , Semoga hari mu menyenangkan Sica!”

 

Suzy melihat langkah Jessica ,

Bahkan langkah nya dulu dengan sekarang sangat berubah , benar – benar berubah. Saat masih bersekolah di High School , Jessica benar – benar wanita yang lucu dengan berjuta aegyo . Namun , sekarang jalan nya sangat anggun dan dia benar – benar terlihat feminim , Jessica cantik, pikir Suzy.

 

Suzy kemudian mengambil ponselnya, menghubungi seseorang yang menurutnya harus tau berita yang ingin disampaikannya.

 

“Mark, Jessica benar – benar lebih dewasa! Dia tak bisa datang ke bandara Incheon dia ada kelas , kuharap hatimu tidak rusak mendengar ini… Yang jelas, dia tinggal bersama lelaki di rumahnya!”

 

“Ani! Itu bukan Ayahnya! Ini terlihat lebih tampan dan muda, apakah Jessica sudah memiliki pacar?”

 

“Ah! Arraseo! Hati – hati di jalan!”

 

-TBC-

 

PREVIEW NEXT CHAPTER >>

 

“ Hey! Kau sudah mengirimnya ratusan email , apakah Mark tidak membacanya? Dia! Aissh! Kalau saja bukan Sunbae ku , aku ingi —“

“ Weo? Kau rindu kan dengan manjaanku?”

“ Siapa yang memasang kamera tersembunyi di vas bunga ku?”

“Hem .. Lelaki berkulit hitam menggunakan topi”

 

Annyeong All!! Aku kembali dengan ff satu ini , Love Complicated .. Aku udah buat Sampai Chapter tiga dan tinggal tunggu post aja! Ditunggu komentarnya J ,, SUDAH PERNAH DI POST DI BLOG PRIBADI DAN BLOG SICAEXO

23 thoughts on “Chapter 1 : Love Complicated

  1. kalau buat aku pribadi sih, aku baru tau yang namanya Mark itu yang itu /nunjuk foto diatas/ kalau diliat-liat emang tampan sih huahaha
    ceritanya menarik loh, walau emang keliatan simpel tapi kalau boleh jujur, aku ikut masuk loh ke ceritanya haha. jadi kaya aku nonton dari TKP-nya langsung x)
    kalau aku boleh sedikit koreksi, aku sedikit bingung nih sama perpindahan tempat kejadiannya gitu. kalau bisa dikasih jeda atau pembatas gitu ya biar ga bingung hehe maaf kalau malah kesannya kaya menggurui gitu🙂
    oke, balik ke isi cerita ya. kalau diliat dari chapter ini, bisa dibilang kalau Jessica tuh suka sam Mark ya dan Mark-nya juga suka Jessica tapi Jessica lebih akrab/nyaman (kayanya) sama Sehun tapi disini belum jelas juga Sehun sama siapa haha~
    maaf ya baru baca ceritanya sekarang! ditunggu beberapa chapter selanjutnya ya😀

    • Dia emang dasarnya udah ganteng / tapi bukan ganteng-ganteng serigala yak xD
      Waah makasih lho eon , aku panggil apa nih? Kak Afina aja ya?
      Maksudnya jeda itu gimana yah eon? Mohon penjelasannya🙂 Biar bisa diperbaiki😀
      Okee .. Makasih komentarnya🙂

      • duh aku masih cukup muda kayanya haha, afina aja gapapa kok🙂 btw, aku udah baca chap 2-nya loh. makin seru aja hihi;;
        ya kalau misalnya peristiwa 1 tuh Jessica lagi nelepon nah peristiwa 2 Sehun ngejar Jessica(?). diantara ke dua peristiwa itu tuh kalau bisa ada pembatas gitu. atau mungkin ini laptop akunya ya yang bikin tulisan kamu jadi sedikit berantakan. hehe, tapi untuk chapter 2 tadi bagus juga kok, ditunggu selanjutnya ya!^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s