All I Know Is…

all i know-posterAuthor kateejung (@Lynslatte)

Starring Jessica, Kris | Genre Romance, Hurt/Comfort

(a little bit Comedy and Fluff)

Length Oneshot | Rating General

Note/Warning! Typo’e everywhere, be careful!

Alur-nya cepat, gaje, EYD berantakan.

Stay away, plagiarisms! this fiction is not yours, okay.

“Menunggu. Aku lelah menunggu, menunggu kepastian yang tidak kunjung datang menghampiri..”

Inspired by Avril Lavigne-“I Will Be.”

All the pain, the tears I cried
Still you never said goodbye and now I know how far you’d go
I know I let you down but it’s not like that now
This time I’ll never let you go

.

( full of Jessica’s POV)

Entah sudah yang ke-berapa kali, aku menghembuskan nafasku. Oke, aku sedang menunggu seseorang sekarang, di halte bus dekat kampus dengan cuaca yang sangat-sangat tidak mendukung. Hei, kau tidak tahu betapa dinginnya sekarang! Sungguh, kalau saja aku bertemu Kris nanti, akan kuhajar dia. Seenaknya saja memintaku menunggu di halte bus saat musim dingin.

“Jessica!” panggil seorang lelaki. Ah, dialah orang yang daritadi kutunggu-tunggu kedatangannya, Kris Wu.

Aku mendengus kasar. Emang dia pikir enak gitu nungguin dia di cuaca yang dingin seperti sekarang? “Kau lama, Tuan Wu.”

Kris mendesis pelan, oh, aku tahu apa artinya. “Maaf—tadi, Yoona memintaku menemaninya belanja-”

“Dan kau akan membiarkan sahabatmu mati kedinginan di sini? Begitu?!” Aku marah, tentu saja marah. Yeoja mana yang tidak marah kalau sahabatmu membuat janji denganmu, tapi dia datang terlambat karena menemani pacarnya berbelanja?

Mianhae, Jess, aku-”

“Kalau kamu hanya mementingkan Yoona, Yoona dan Yoona saja, buat apa aku menunggumu di sini, eoh? Kau tidak tahu bagaimana perasaanku sekarang, bagaimana kedinginannya aku saat menunggumu di sini! Kau tahu Xi Luhan? Senpai dari fakultas kedokteran yang terkenal itu? Dia tadi menghampiriku dan mengajakku pulang bersama! Tapi apa yang jawabanku? Kau tahu apa? Aku menolaknya! Ya, aku menolaknya, aku menolaknya, Kris Wu! Aku menolak seseorang yang dengan baiknya mau mengantarkanku pulang ke rumah, dan mungkin saja kalau aku pulang bersama Luhan senpai tadi, aku sudah duduk di depan perapian hangat di rumah dengan ditemani secangkir hot chocolate. DAN ITU HANYA KARENA KAU! HANYA KAU MEMINTAKU MENUNGGU DI SINI, MAKA DARI ITU AKU MENOLAK AJAKAN LUHAN SENPAI!”

“Jess, aku-”

“Sudahlah Kris, aku lelah. Dan rasanya aku terserang flu berat sekarang. Aku pulang dulu.” Aku pun berjalan meninggalkannya dan menghentikan taksi yang lewat. Sebegitu pentingnya ‘kah Yoona bagimu, Kris? Sampai-sampai kau lebih mementingkannya daripada aku, sahabat dari kecilmu? Oke, aku terlalu berlebihan. Memang dia adalah pacarmu. Tapi, apa kau tidak bisa sekali saja, tidak terlambat? Dan oh, apalagi saat musim dingin? Cuaca di Korea itu dingin Kris.. Sedingin hatiku padamu sekarang, hati yang telah kau bekukan dengan cinta yang amat mendalam.

Sempat kudengar suaranya memanggilku untuk kembali. Tapi, masa bodo lah. Akupun kembali menitikkan airmataku seiring berjalannya taksi yang akan mengantarkanku ke kediaman Jung.

-—-

Sudah lima hari aku mendiamkan Kris. Apa aku sudah keterlaluan? Well, tadi aku sempat melewatinya saat aku, dia dan Yoona berada di dalam kantin. Dia dan Yoona duduk bersama, tentu saja. Dan, kulihat dia sepertinya sedaang tidak berselera untuk makan, padahal Yoona sudah mau menyuapi—uh, aku jijik menceritakannya kembali. Intinya begitu.

Nah, aku tahu kenapa si Kris sedang tidak napsu makan. Setidaknya selama 22 tahun aku mengenalnya, kalau dia sedang tidak napsu itu berarti: kita sedang bertengkar, dia sedang sakit, ngambek dan nilai ujiannya jelek. Dan, setahuku, yang bisa ‘menyembuhkannya’ hanyalah aku seorang. Bukan bermaksud sok atau apa, cuman dari 22 tahun kita bersahabat—yang mungkin sebentar lagi akan berakhir karena telah hancur mencari keping-kepingan puzzle yang akan susah untuk disusun kembali—hanya akulah perempuan yang dekat dengannya—selain Eomma-nya dan Eommaku, adikku—Krystal—dan itupun sebelum ada Yoona.

Kok miris ya mengingat Yoona? Jessica Jung, tabahkanlah hatimu. Masih ada Krystal, Eomma, Appa dan Daehyun oppa—kakak laki-lakiku—yang menyayangimu. Dan masih ada Luhan. “Luhan..senpai?” pikirku.

Ah, kata Yuri, Luhan senpai sepertinya menyukaiku. Dan yeoja sialan yang bernama Yoona itu sepertinya iri padaku. Aku berpikir, buat apa iri? Dia kan sudah punya Kris—tunggu. Dia iri? Yoona IRI? padaku? KARENA LUHAN SENPAI MENYUKAIKU PADAHAL DIA SUDAH MEMPUNYAI KRIS?! Oh God, jadi selama ini, Yoona hanya mempermainkan Kris?! Kurang ajar yeoja itu! Akan kuberitahukan kepada Kris sekarang, sebelum semuanya terlambat!

.

Aku berjalan dengan tergesa-gesa untuk menemui Kris. Aku harus tiba sebelum Kris disakiti, harus! Aku melihat Kris duduk merenung di bawah pohon, kenapa ya dia?

Aku menghampirinya, “Kris..”

Dia menoleh dan langsung memelukku, ada apa dengannya? “Kris ..?”

“Jess, Yoona.. ternyata Yoona-”

Aku membeku. Terlambat sudah, Kris sudah tahu.. Secepat inikah? Bukannya aku bagaimana, cuman kan kasihan si Kris .. Argh ini gara-gara Im Yoona!!

Aku menitikkan air mata, maafkan aku, Kris. “Aku tahu, Kris. Mi-mianhae, aku terlambat.. hiks

“Kok kamu yang nangis?” tanyanya.

Dia bego atau apasih? Jelas-jelas aku prihatin .. Nevermind. Oh, terus, kamunya gimana nih, sekarang? Ceritaaa!” tuntutku. Haha, Jessica Jung dan Kris Wu sudah kembali seperti sedia kala!

Kris mulai bercerita, “Ya awalnya Yoona marah-marah, terus dia bilang kalau selama ini dia cuman manfaatin aku, terus dia juga bilang kalau dia ngincar Luhan, tapi katanya Luhan sukanya sama kamu Jess. Hati-hati lho, Jess.”

“Oke, nah, Tuan Wu, traktir ice cream!”

.

Hari-hariku berjalan seperti sedia kala, Kris yang mengantar-jemputku, Kris yang mentraktirku setiap hari—Jess, kamu kok gatau diri..—terus Yoona yang selalu mencari masalah denganku setiap hari. Aku sampai bingung, buat apa dia seperti itu? Apa karena Kris adalah mantannya dan orang yang dia incar itu suka sama aku? Nasibnya dia lah ya ._.

Mari kita lihat apa yang akan dia perbuat hari ini. Sejujurnya, aku malas ke sekolah hari ini. Tapi, mau bagaimana lagi? Kris dan Daehyun oppa selalu mempunyai cara untuk membangunkanku. Huh, nappeun namjadeul, haha.

“Jess,” panggil Kris saat aku dan dia sampai di tempat duduk kami di kelas.

“Apa?” balasku. Mungkin Yoona lagi…

“Yoona rasanya ingin membully mu hari ini. Aku takut kamu kenapa-napa..” Tuhkan.

Calm down, Kris. I know what should I do.” ucapku sambil memamerkan senyumku.

Okay. Take care of yourself.”

I will.” akupun beranjak ke toilet, dan apa yang kudapatkan? Yoona and the gang sudah ada di depanku dengan wajah sinisnya.

“Ya, neo!” panggil Jiyeon, teman atau bawahan Yoona.

Mwo?” tanyaku malas. Ugh, gadis-gadis ini harus segera kusingkirkan, menguras waktu saja.

“Kau harus kami beri pelajaran.” ucap Suzy, teman atau bawahan Yoona juga.

Lihat saja, siapa yang akan menang nanti, nona-nona.

.

Argh! Ternyata dugaanku salah, aku dikurung di gudang kampus yang jarang dilewati mahasiswa ataupun mahasiswi. Pintar juga mereka.

Well, sudah sehari penuh aku di sini, tanpa makan ataupun minum. Miris ‘kan aku? Akupun duduk dengan lemas -karena perut belum diisi- di atas kardus yang ada di gudang. Huwaa, Eomma Appa, Krytal, Daehyun oppa dan Kris! Jeongmal mianhae kalau selama ini aku menyusahkan kalian..

Tapi, ternyata Tuhan masih baik padaku. Tepat lima menit kemudian, ada yang mendobrak pintu gudang—yang kuyakini adalah Kris atau Luhan senpai. Dan ternyata benar! Mereka—Kris dan Luhan senpai—datang. Yeay Jung Family, aku tidak jadi meninggalkan kalian!

“Jessica/Jessi!” panggil Luhan dan Kris secara bebarengan.

“Kalian.. Gomawo.”

dan sekelilingku gelap seketika.

.

Aku terbangun saat mencium bau mentimun. Ugh, siapa yang berani menjahili seorang Jessica Jung? “Jessi/Jess/Eonni? Kau sudah bangun?” tanya tiga orang sekaligus. Tunggu, aku kenal suaranya..

Ini suara.. “Kris? Daehyun oppa? Kryssie?” ucapku saat aku melihat ada tiga makhluk sekaligus di depanku.

Ne, bagaimana? Sudah sembuh?” tanya Daehyun oppa perhatian. Eommaaa! Aku ingin punya oppa sepertinya, kyaa!

Ne oppa. Tapi..”

“Tapi?” tanya Krystal cemas.

“Aku lapar, hehe.” aku pun tertawa seketika.

“Yah, dikirain apa ..” ucap Krystal sewot.

“Ah, Jess, soal Yoona..” sambar Kris tiba-tiba. Ugh, membuatku kaget saja.

Ne?”

“Dia sudah dihukum oleh BoA songsaenim.”

“Siapa sih ‘Yoona’ itu?” tanya Daehyun oppa kesal ditambah sinis. Huwaaa how lucky I am to have a brother like him!

“Dia mantanku, Hyung.” jawab Kris. Heh, yang ditanya siapa, yang menjawab siapa?

“Tapi kok yang disakiti Jessica!?” tanya Daehyun oppa tidak terima.

“Dia mengincar Jessica karena Jessica itu adalah yeoja yang disukai oleh ‘incaran’nya Yoona.”

“Incaran? Memang siapa yang menyukai Jessi kita?” tanya Daehyun oppa penasaran.

“Luhan senpai. Xi Luhan.” jawabku lesu.

“MWO? XI LUHAN ANAK KEDOKTERAN ITU EONNI? AW, HOW LUCKY..” semprot Krystal tiba-tiba, pakai capslock pula -,-

How lucky apanya pabo! Luhan itu playboy, asal kau tahu, Krys! Dan kau Jess, jangan pernah mau dengannya!” Nampaknya Daehyun oppa sudah mulai membuat ancang-ancang nih. Beginilah kalau sifat protectivenya keluar, menyusahkan.

Ne oppa.”

Aku pun hanya bisa patuh. Mau apa lagi memang? Melawan? Haha, siapkan mental dulu sana.

.

“Jessica Jung!” panggil Kris saat kami tiba di sungai Han dengan Daehyun oppa juga Krystal.

“Ne?!” jawabku dengan sedikit menaikkan oktaf suaraku. Ehem.

Saranghae,”

Ha? Apa aku tidak salah dengar? Oh Tuhan, aku harap ini nyata! “Jeongmal?”

Ne, Jeongmal.”

“Ya ampun..” Yah, Krystal datang mengacau deh -_-

“Ciyeeee!” Yak, Daehyun oppa datang sebagai cheerleader. Be right back ngakak😄

“Hus..Hus..” usirku.

“Yah Eonni!/yak neo, tidak sopan!!”

“Udah pergi aja, Eh Krys! Di sana ada Choi Minho!”

“Di mana, Eonni!?” tanya Krystal antusias.

“Di sana, tuh orangnya..” ucapku sambil menunjuk sudut taman yang ada di pinggir sungai Han.

“Ah Eonni gomawo!” Krystal pun langsung melesat ke arah yang kutunjuk, hihi adikku gampang banget ditipu. Nah, sekarang tinggal Daehyun-

Chagiya!”

Eh, ternyata ada Jieun Eonni toh. Ah, gomawo Eonni. Dengan adanya kau, aku jadi tidak perlu repot-repot ‘mengusir’ Daehyun oppa dari sini.

.

Dan, di sinilah aku. Bersama dengan seorang namja yang barusan menyatakan cintanya padaku. Wohoho, akhirnyaaa! Setelah sekian lama, perasaanku terbalaskan juga.

“Jessica Jung, all I know is .. I love you so-

So? So much?” tanyaku dengan pedenya.

Aniyo. So..”

“So?”

“ALL-I-KNOW-IS-ILOVEYOUSOMUCHANDSODEEP, JESSICA JUNG!”

Aku hanya melongo mendengarnya. Krik..krik..

“Ha?” responku. Ugh, aku kok jadi lemot gini ya?

“….”

“Kris! Itu terlalu cepaaat! Ulangiii!!”

“ANIYO!”

“KRIIIIIIS!” ugh, dasar Kris Wu.

Dan kami pun akhirnya tertawa sambil perang kata.. Hahaha.

.

Menunggu. Aku lelah menunggu, menunggu kepastian yang tidak kunjung datang menghampiri.. Tapi, kalau waktunya sudah tepat, kalian akan senang karena kalian menunggu sesuatu yang mungkin mustahil terjadi dan saat di mana aksi ‘menunggu’ kalian itu sudah selesai, silahkan kalian ber–hip-hip-hura.”

Fin.

copyright © kateejung.

A/N: Please comment belowww! I’m so appreciate it!

 

8 thoughts on “All I Know Is…

  1. Wahhh ini bagus thor aku suka!!
    Ceritanya lucu walau ada yg ngeselin tp cuma dikit.. Yg bikin kesel itu waktu Kris mentingin Yoona drpd Jess, trus waktu Kris disakitin Yoona, dan waktu Jess dikurung hehe… Akhirannya bikin ngakak sumveh hahaha… Daebakk!!

    • Masa bagus? ;-; abal banget ini sumpah! ._.
      Aku juga kesel kok saat bagian yang itu😄 pingin ku cekik yoona-nya (?) /dont bash me yoonaddicts!
      endingnya rada-rada cheesy yakan .-.
      hihi, gomawo udah comment & baca ya ^^

    • apaan bagus? ;_; ini jelek loooh😥 paling juga bagusan punyamu😀 /okelah, makasih pujiannya. makasih udah comment & baca ya😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s