(Chapter 2) Love Complicated

poster-hyera-love-complicated1

Title Love Complicated (Yeogie Nawa) | Written by Hyerahani | Starring by Jessica Jung, Oh Sehun and Mark Tuan| Genre Angst , Romance , Drama | Rating PG-17 | Length Chapter

Poster by _ Ichaqueart

 

Bagi yang belum membaca Fanfiction 7 Days 7 Night , aku berharap kalian baca. Karena ini adalah Sequel dari ff tersebut , gomapta.

 

“ Cinta itu sangat rumit.. “

 

//

 

“ Annyeong! “ Seohyun menyapa Jessica yang baru datang, Jessica hanya tersenyum tanpa membalas salam Seohyun sama sekali.

Seohyun bingung , mengapa Jessica nampak lemas. “Ada apa?” tanya Seohyun.

“ Em? Ani , Gwenchana” ucap Jessica duduk di kursinya dan mengeluarkan sebuah buku, yang jelas itu bukan buku pelajaran.

Seohyun melirik , Oh .. Itu adalah buku catatan atau bisa dibilang diary ,, ehm tapi itu bukan diary juga..

Jessica membuka lembaran catatan itu, membaca nya .. Mengingat bagaimana masa sekolahnya.

 

Sunbae ..

 

Aku menyukaimu , kau adalah lelaki pertama yang aku cintai … Kau sangat baik dan tampan , bahkan Guru kalah olehmu. Kau tahu artis Choi Siwon? Kau lebih tampan dari dia , aku sudah lama menyukaimu dan menjadi fans beratmu . Hatiku sudah jatuh pada hati sunbae , aku pikir aku sangat mencintaimu SUNBAE!

 

Jessica membaca itu hanya dapat terkekeh pelan , baru sedikit yang dibacanya. Seohyun melirik pelan, oh.. Itu adalah surat cinta yang dibuat Jessica.. Seohyun mengetahui , karena setelah Mark pergi , Jessica mencurahkan semuanya kepada Seohyun. Dari email yang tidak pernah dibalas , teganya Mark tidak meninggalkan sedikit pun ciuman di kening atau pipi. Atau bahkan Mark yang memberi Jessica harapan namun meninggalkan harapan itu dan pergi ke California.

 

“ Sudahlah , kau tak perlu mengingatnya .. Reuni besok jalankan seadanya , “ Seohyun memeluk punggung Jessica. Seohyun benar – benar sahabat yang baik bagi Jessica , jarang ada sahabat yang mau mengerti dia.

“ Hem , Gomapta .. Aku bertemu Suzy Eonii

 

“ Jeongmal? Bukannya dia adalah sepupu Mark Sunbae?” Seohyun terkaget,

“ Ya , dia mengatakan bahwa Mark kecewa karena aku tidak pernah mengirim email kepadanya ..” kata Jessica.

 

Seohyun bahkan tidak menyangka , dia dan Jessica pikir bahwa Mark sudah tak menyukai Jessica , tunggu .. Mark tidak pernah mencintai Jessica , hanya menyukai .. Entah setelah pergi ke California apa perasaannya berubah.

“ Hey! Kau sudah mengirimnya ratusan email , apakah Mark tidak membacanya? Dia! Aissh! Kalau saja bukan Sunbae ku , aku ingi —“

“Hussh! Sudahlah Seo , tak apa .. Aku sudah tak mempersalahkannya,” kata Jessica menutup buku catatannya , kemudian menengok ke belakang.

Tak ada , pikirnya.

 

“Sehun belum berangkat” kata Seohyun yang sudah bisa menebak bahwa Jessica mencari Sehun.

“ Yakk! Aku hanya memastikan , kau tetap sahabat terbaikku Seo~” Jessica memeluk Seohyun dengan erat sambil terkekeh pelan , sahabatnya tipe yang cemburuan. Sehun memang lelaki yang paling dekat dengan Jessica diantara lelaki di kampusnya. Banyak lelaki yang mengejar Jessica , namun dia tolak mentah – mentah. Kalian bertanya soal Seohyun apakah menyukai Sehun? Jawabannya tidak , dia tak menyukai Sehun sama sekali. Baginya Sehun merupakan lelaki childish yang jelas bukan tipenya sama sekali. Dia sudah menyukai lelaki di kelasnya , Her Name Jong in. Lelaki berkulit hitam yang juga masuk jurusan seni, betapa Seohyun mengagumi lelaki itu.

 

“ Besok kita berangkat bersama ya? Aku akan menjemputmu Nona, oh ya! Jam 4 sore kau sudah harus siap ya! Aku sudah tak sabar bertemu teman – teman. Hei! Apakah kau masih ingat dengan Kim Min Seok? Lelaki yang sering kita bully? Hahahaha , sekarang dia seperti apa ya? Apakah dia masih polos dan bodoh?” ucap Seohyun mengingat masa – masanya dulu. Jessica hanya tersenyum , bukan Minseok yang polos bagaikan lelaki idiot yang ia ingin temui , namun lelaki berparas tampan yang membuatnya jatuh hati. Namanya , Mark Tuan. Sunbae nya yang tampan dan lucu. Jessica menyukainya so much ,dulu.

***

 

“ Oh Sehun!” panggil Jessica melihat Sehun yang sedang menyedot jus bersama teman – temannya di kantin , Jong in , Taemin , Jackson.

Sehun kemudian tersenyum kepada Jessica dan mengobrol lagi bersama Jong in and Friends. Jessica kesal karena sekarang Sehun sering manjauhinya kalau di kampus. Biasanya kalau sudah terlalu dekat , dia ingin jauh , tapi kalau sudah jauh dia benar – benar rindu dengan manjaan Sehun.

 

“Heii! Apa yang kalian bicarakan? Mengapa terlihat sangat seru ?” tanya Jessica memukul meja kantin itu. Jong In mengerutkan dahinya,

“ Yakk! Kau ini Yeoja mana boleh bergabung dengan obrolan namja” kata Taemin menjulurkan lidah , Jessica mendengus kesal.

“ Kami itu sedang membicarakan sesuatu yang sangat menyenangkan” kata Jackson tersenyum jahil. Sehun mengangguk .

 

“ Sehun , Kajja” ajak Jessica malas mendengar ucapan Jackson , Jong In maupun Taemin. Sehun menaikkan alisnya sementara teman – temannya tersenyum curiga. Jessica menarik Sehun pergi dari kantin , sementara Sehun hanya mengikuti Jessica. Sebenarnya dia ini sedang mempermainkan Jessica.

 

“ Oh Sehun , kau ini kenapa sih?” tanya Jessica. Sehun dan Jessica sekarang berada di belakang kampus mereka, Sehun hanya tersenyum dan terkekeh pelan. Jessica mengerutkan dahinya , sebenarnya ada apa dengan Sehun? Biasanya kalau ke kantin lelaki berparas tampan itu selalu mengajaknya dan memaksanya , namun ini .. Dia justru pergi bersama teman – temannya.

 

“ Weo? Kau rindu kan dengan manjaanku?” tanya Sehun menggoda Jessica. Mungkin dalam hati Jessica dia mengatakan ‘ YA’ , namun dia tak boleh mengaku di depan lelaki yang memiliki sejuta kepercayaan diri , dia menggelengkan kepalanya pelan. Sehun kemudian menggoyangkan kepalanya ke kanan ke kiri bermaksud menggoda Jessica.

 

“ T-Tidak! Kembalilah seperti bi—biasa!”kata Jessica. Sehun terkekeh kemudian menarik lengan Jessica dan mengajaknya ke taman kampus sekedar berjalan – jalan.

 

“Kau jadi reuni besok?” tanya Sehun merapatkan jarak tubuhnya dengan Jessica, membuat nya agak risih. “Ehm .. Sure, aku berangkat dengan Seohyun” ucap Jessica. Tangan Sehun melingkar di pinggang Jessica , mereka berjalan sampingan namun terlihat sangat mesra. Jessica tak masalah dengan itu semua , hanya saja .. Dia merasa jantung nya tak normal bila seperti ini.

 

Sehun dan Jessica terdiam , mereka haya berjalan – jalan tak jelas dan menjadi perbincangan banyak orang di sekitar. Mereka mengatakan bahwa Jessica dan Sehun serasi. Mereka pasangan idaman dan sebagainya, tapi yang jelas mereka hanya sekedar sahabat.

 

“ Sehun , mungkin nanti aku pulang agak sore, aku harus ke perpustakaan” ucap Jessica. Sehun mengangguk mengerti, “Apakah aku harus menemanimu nona?” canda Sehun , Jessica tertawa dengan kata – kata Sehun yang sudah mewakili bahwa menganggapnya putri. “Tidak perlu , Oh Sehun .. Aku ingin sendiri saja , karena kalau bersamamu aku yakin kau pasti akan menggangguku dan bermanja padaku” Jessica menjulurkan lidahnya. Dia memang tahu karakter Sehun , pasti lelaki itu tidak tahan bila berduaan dengan Jessica dan segera menarik lengannya , menidurkan kepalanya di paha Jessica.

 

“ Kau tau saja , ya sudah .. Hati – hati , jangan terlalu larut” Sehun memang lelaki yang perhatian terhadap seorang wanita , mungkin dengan Jessica dan Yoona. Yoona sebagai adiknya , tentu harus dia perhatikan sementara Jessica , mungkin ia menganggapnya sebagai perhatian seorang sahabat.

 

***

 

Jessica melangkahkan kakinya ke lorong perpustakaan , di sana sudah banyak buku – buku yang menanti untuk dibaca , dia mencari beberapa buku tentang menari dan kamus bahasa inggris yang lengkap. Bahasa Inggris Jessica memang sangat bagus , bahkan seperti orang yang kesehariannya menggunakan bahasa inggris.

 

“Apakah tak ada buku yang lebih tebal dari pada ini?” tanya Jessica mengambil sebuah kamus bahasa inggris , kalau tau begini dia tak akan pergi ke perpustakaan, kamus yang ada disini sama saja seperti di rumahnya.

 

Jessica kemudian pergi ke lorong perpustakaan yang lain , berniat mencari buku menari yang akan menjadi panduannya dia acara pagelaran tahun depan , Jessica memang wanita yang sudah mempersiapkan diri dengan banyak hal. Dia sudah merancang bagaimana dia kedepan dan semua keputusan sudah di telaah olehnya agar menjadi suatu hal yang membantunya menjadi lebih baik.

 

Saat Jessica sedang mencari buku menari , tidak sengaja dirinya mendapati seseorang dengan jas , kaca mata hitam , topi yang mencurigakan. Dari tadi lelaki itu terus memandanginya, kulitnya nampak hitam.

Saat Jessica melirik , lelaki itu berlari sambil mengambil foto Jessica dengan cepat. Jessica dibuat kebingungan dengan lelaki misterius itu. Pikirannya mulai melayang kemana – mana , apakah lelaki itu pembunuh bayaran? Ani, kalau dia pembunuh bayaran pasti sudah membunuhnya dari tadi. Lalu siapa lelaki itu?

Jessica kembali mencari buku menari itu,

 

Tak disengaja , dia menemukan buku dengan judul Teori Cinta , seharusnya buku ini bukan ada di lorong kesenian , tapi di lorong novel , batinnya.

Buku itu berwarna merah , tidak terlalu tebal , halamannya juga terlihat tak banyak. Jessica yang penasaran membuka buku itu,

 

Ini bukan sebuah novel ataupun karangan , itu adalah tulisan tangan.

 

Cinta tak harus memiliki , tapi kau harus mencoba menjadi yang terbaik untuknya. Melihatnya tersenyum aku sudah bahagia , bahkan hal yang paling membahagiakan bagiku, walaupun mungkin aku tak dapat memilikinya aku dapat merasakan aura anggun dari dirinya. Aku adalah lelaki baik , berarti aku akan membiarkan dia memilih yang dia suka asalkan itu baik untuknya.

 

Jessica terkejut membaca isinya , sebenarnya tulisan tangan siapa ini? Seperti tak asing lagi baginya,

 

“ M – Mark?”

 

***

 

 

“Ini aneh , apakah Mark yang menulis semua ini? Apakah lelaki itu adalah Mark , tapi .. Apakah dia sehitam itu?” gumam Jessica yang dari tadi memperhatikan tulisan tangan yang menurutnya sangat misterius itu. Dia memang tipe orang yang sangat ingin tahu banyak dan suka mencampuri urusan orang lain.

“Tapi .. Bukankah dia sedang perjalan ke Korea? Apakah secepat itu? Siapa dia?” gumam Jessica masih focus , tenang memperhatikan buku itu. Mungkin , jika dia tak merasa asing dengan tulisan itu , Jessica tak akan berfikir lebih dalam lagi.

 

Jessica akhirnya memasukkan buku itu di rak hitam nya dan menuju ruang tamu. Disana dia melihat , betapa sunyi nya rumah yang ditinggalinya. Bahkan kalau orang tak masuk ke dalam pun akan mengira bahwa rumah ini , rumah tanpa penghuni.

Jessica berjalan ke kamar mandi , dia melihat vas bunga , ya .. Itu hanya sekedar vas bunga , namun ada yang janggal di vas itu.

Apakah vas bunga ini disini? Bukannya itu ada di dekat televisi?, pikirnya. Hal aneh mulai terjadi lagi hari ini , malam ini di benaknya banyak sekali pertanyaan yang belum terjawab.

Tunggu , Apa ini? Jessica mengambil vas itu , seperti ada kabel disana.

 

“ Siapa yang memasang kamera tersembunyi di vas bunga ku?” gumam Jessica kemudian melepas kamera itu , dia tak menyangka kehidupannya akan benar – benar diikuti seperti ini , sebenarnya siapa orang yang memasang ini semua? Mengapa membuat Jessica penasaran?

 

***

 

Jessica sudah siap di ruang makannya dengan bimpab yang dibuatnya dini hari. Hari ini sebenarnya tidak ada jadwal kuliah , namun dia ingin berkunjung ke Taman Seoul , hari ini ada pameran disana. Yah , setidaknya mengisi waktu luang Jessica yang kosong.

 

Suara pintu dari luar pun terdengar di gendang telinga Jessica, wanita itu mempersilahkan masuk. Ternyata , tak lain orang itu adalah Oh Yoona , adik Sehun yang selalu bermanja dengan Jessica.

“ EoniiAnnyeongGood Morning” ucap Yoona , dia masih menggunakan pakaian piyama , Jessica juga hanya bisa merutuki kelakuan Yoona , sebagai gadis yang sudah dia anggap sebagai adiknya.

“ Good Morning too , apakah tak ada orang melihat kau berpakaian seperti itu? Ada apa kau pagi hari kesini? Bukannya kau ada jadwal kuliah?” Tanya Jessica.

“Iya sih , tapi pukul 9 nanti , Oh ya .. Oppa nanti sendirian di rumah , kau ke rumah saja .. Kau tak boleh disini sendirian” kata Yoona duduk di meja makan dan mengambil bimbap yan Nampak lezat , buatan Jessica.

“ Aku mau pergi ke Taman Seoul” ucap Jessica datar.

“Kalau begitu ajak saja Oppaku”

 

“Kau gila? Aku ingin pergi sendiri , bisa – bisa kami dikira berkencan .. Dia juga pasti sedang tidur seperti hewan hibernasi”

“Haii! Kakakku pasti mau , sudahlah apakah kau tak kasihan melihat Oppaku yang terus kesepian?” goda Yoona memelas. Jessica akhirnya mengangguk dan memakan bimbap lagi dengan terpaksa.

 

“ Oh ya , Ada satu hal yang ingin ku tanyakan .. Apakah tadi sore ada seseorang yang masuk ke sini?” Tanya Jessica. Yoona yang masih lahap melahap bimbap itu hanya menggeleng dan berkata tak jelas.

“ Hanya ada tukang listrik yang kau panggil” ucap Yoona. Jessica membelakkan matanya, tukang Listrik? Bahkan dia tak pernah memanggil tukang listrik? Apakah Yoona bodoh?

“ Jinca?” Tanya Jessica meyakinkan Yoona,

“Hem .. Lelaki berkulit hitam menggunakan topi”

 

BINGO! , teka – teki mulai terpecahkan , kemungkinan besar lelaki tu sama dengan orang yang mengikuti Jessica sore tadi.

Bukan tak mungkin , ini bisa jadi . Karena tak berhasil mengawasi Jessica di perpustakaan dia berlari ke rumahnya dan memasang kamera tersembunyi?

 

Jessica memilih diam mengenai hal ini , Yoona tak boleh tau. Akan lebih baik apabila dia menyimpannya sendiri dulu.

 

***

 

 

Sehun menggerakkan kakinya kesana kemari , sudah tak tahu lagi bagaimana nasibnya. “ Ottokhe?” gumam Sehun. Ada apa dengan Sehun , sepertinya dia sedang kebingungan?

 

‘KREEEK’

 

Seorang wanita cantik menggunakan dress selutut masuk ke rumah Sehun , lelaki itu hanya menatap Jessica , wanita cantik yang baru saja memasuki rumahnya.

“Ada apa? Bukannya tidak ada jadwal ke kampus?” Tanya Sehun, Jessica memutar bola matanya.

“ Ani! Aku tidak ingin pergi ke kampus Sehun – ah!” Jessica merajuk kesal. Sehun kemudian mendekatkan jarak dirinya dengan Jessica , menatap Jessica dengan seduktif.

“ Uri Sica sungguh rapi pagi ini” ucap Sehun memutar – mutar badan Jessica melirik pakaian motif bunga dengan kesan manis. Jessica mendengus, kemudian Sehun menaikkan alisnya.

 

“Aku akan pergi ke Taman Seoul , aku kesini un –“

 

“ Iya , aku mau .. Kajja” gumam Sehun , Jessica membelakkan matanya , Sehun sangat percaya diri. Bagaimana kalau Jessica tak mengajak Sehun? Lelaki ini , memang memiliki percaya diri yang cukup tinggi.

“ Aku belum mau mengajakmu , babo Hun”

 

Sehun mengambil kemeja nya , saat ini dia masih memakai kaos putih polos. Tanpa rasa malu dan ragu , dia melepas kaos itu di depan Jessica. Ini memang sudah biasa bagi Sehun , namun tidak bagi Jessica. Pemandangan yang sungguh mengerikan,

“ Oh Sehun! Kau tidak sopan! Bergantilah di kamarmu!” Jessica menutup matanya dengan tangannya. Dia memang melihat jelas perut atletis Sehun dan dada bidang Sehun.

“Kau harus benar – benar menutup mata mu sekarang” kata Sehun memperingatkan Jessica. Gadis ini tau apa yang akan terjadi , kemudian menutup matanya dengan tangan mulus miliknya serapat mungkin. Tidak mungkin dia melihat Sehun yang melepas celana nya dan menggantinya dengan celana jeans.

 

“ Aissh! Bagaimana dengan pacarmu besok eo? Apakah dia akan tahan dengan kelakuanmu ini, mengesalkan” Jessica mengacak rambutnya frustasi memiliki teman seperti Sehun yang sangat tak sopan. Tapi bagi Sehun , itu hanya pujian saja.

 

“ Sica, belikan aku daging” kata Sehun mengejar Jessica yang sudah keluar dari rumah. Kemudian menutup pintu rumah Sehun tanpa menguncinya. Jessica mengangguk pelan,

“ Iya , kau ini sungguh tak pantas menjadi oppa Yoona” ucap Jessica.

 

***

 

Jessica dan Sehun tampak menikmati perjalanan mereka , mengaitkan tangan mereka dan mereka sudah sampai di taman Seoul. Sungguh sangat ramai , ada banyak penjual makanan disana , taman ini akan indah ketika malam hari. Ada kembang api yang menghiasi langit.

“ Aa! Itu daging!” gumam Sehun melihat ada orang yang sedang memanggang daging disana. Banyak sekali orang yang berjualan daging.

“ Aih , baiklah .. Ambil daging yang kau ingin” kata Jessica menggelengkan kepalanya, lihatlah Sehun sekarang saja seperti adik Jessica karena tingkah nya yang childish.

 

Sehun kemudian berlari kearah bibi penjual daging, dia terlihat mengobrol dan memakan daging tersebut , Jessica dari kejauhan hanya memandang Sehun.

 

Aku rindu padamu , .. Mark , batin Jessica yang tak disadarinya. Dia mulai memikirkan Mark ketika melihat Sehun, terkadang ketika Sehun mengacak rambut Jessica terlihat seperti Mark dan membuat nya rindu dengan Mark.

“ Tidak Jess – Lupakan hal itu” Jessica merutuki dirinya sendiri yang mulai mengingat lelaki bernama Mark. Dia tak ingin kembali sakit hati untuk kedua kalinya, sudah cukup yang dulu.

 

“ Ini gratis!!” kata Sehun masih memakan dagingnya dan berucap kepada Jessica sambil tersenyum senang. “ Jeongmal?” Tanya Jessica berpura – pura kaget.

Sehun menganggukkan kepalanya dan meletakkan tusuk itu ke tempat sampah , berlari kearah Jessica yang sedang duduk di dekat kedai eskrim.

“ Sica! Daging disini gratis , lihatlah! Pantas saja banyak orang dating kesini” Sehun duduk disebelah Jessica dan tersenyum senang. Sudah lama dia tak berjalan bersama Jessica di tempat ramai karena jadwal mereka yang padat.

 

Jessica bergerak , tidak sengaja tangannya menyentuh tangan Sehun membuat mereka berdua terdiam dan menatap satu sama lain. Jessica mengerjapkan matanya beberapa saat, Sehun hanya menatap wajah Jessica yang tampak lucu.

 

“Tch” mereka berdua berdecak salah tingkah. Tidak biasanya mereka seperti ini , bahkan Jessica merasakan jantung nya yang berdebar – debar.

“Aa! Eskrim itu tampak lezat” kata Sehun mengalihkan pembicaraan kemudian beranjak dan memesan eskrim. Jessica tersenyum manis,

 

Sehun kemudian memesan dua eskrim , dia sudah sangat hafal dengan eskrim kesukaan Jessica , eskrim vanilla dengan banyak chocho chip di atasnya.

Dia memesan eksrim coklat, dia menyukainya. Sehun kemudian mengambil eskrim itu dan memberikan nya kepada Jessica yang tengah duduk di kursi tadi.

Karena merasa ramai , Jessica dan Sehun pindah ke sebuah gazebo kecil yang kosong disebelah utara.

 

“Sehun – ah” panggil Jessica. Sehun yang sedang memakan eskrim nya pun menoleh kearah Jessica.

Jessica kemudian menggeleng pelan dan terkekeh melihat di pinggir bibir Sehun ada banyak krim. Sehun memang sangat kekanak – anakkan.

Sehun menggeram kesal , dia menyadari ada yang aneh pada dirinya. “ Wae?” Tanya Sehun dengan sedikit geraman kesal. Jessica menunjuk bibirnya. Ah, pasti ada banyak krim menghiasi bibirnya.

Sehun mencari dimana letak krim itu berada, namun dia belum bias menghilangkan kris itu. Jessica yang menganggap lucu wajah Sehun, menarik lengan Sehun. Mereka duduk bersampingan . Kemudian wajah Jessica berhadapan dengan wajah Sehun. Jessica focus ke bibir Sehun , dia mengambil krim itu dengan tangannya yang mungil. Sebenarnya Sehun merasakan detak jantungnya yang tak normal , ditambah dia melihat manik mata Jessica yang begitu mempesona.

 

Jessica terus saja melihat bibir Sehun dan menghilangkan krim itu dengan pelan, Sehun menatap mata Jessica polos.

Sehun adalah lelaki normal , dia pasti merasakan hawa panas ketika Jessica mendekatinya. Sekarang , Sehun mendekatkan wajahnya ke wajah Jessica, Sehun menutup matanya perlahan. Sementara Jessica hanya bias tertegun , melihat Sehun yang mulai mendekatinya , dan mengharuskannya untuk mundur hinga terhimpir tembok.

 

-TBC-

PREVIEW CHAPTER 3 >>>

“ Kajja , kita pulang”

“Ini dia , Dokter kita , Goo Hara – ssi”

“Ah! Mark memulai dengan mata penggodanya”

“ Kau sombong”

“ Mark Sunbae , apakah setalah ini akan kembali ke California?”

 

Annyeong kembali !! Taraa!! Chapter 2 sudah jadi , dan kalian hanya tinggal menunggu post – an chapter 3 J heheh ^^ Aku minta pendapat kalian ya dan support kalian ^^ Gomawo

Oh ya , aku ada WP tentang SICAEXO , kalian bisa kirim ff freelance atau daftar jadi author tetap ^^ Visit ya .. http://sicaexofanfiction.wordpress.com/ ,,

6 thoughts on “(Chapter 2) Love Complicated

  1. Huaaaaa…….. akhirnya muncul juga.

    ini salah satu ff yang aku tunggu”😀
    Makasih ya thor, ceritanya sweet banget :*

    Setelah baca ini aku langsung cus baca chapter 3 nya ^^
    Hbisnya udah ga sabar klo nunggu di upload dsini… hehehe

    Semangat ya thor lanjutin ff nya

    keep writing :*

  2. aduh thor suka banget sama ceritanya..
    sebenernya sih aku udah baca sampai part 3 di blognya author..
    tapi belum sempet karna waktu itu account aku lagi error..
    jadi disini aja ya commentnya..

    sebenernya sih aku lebih suka kalau Sehun sama Jessica..
    tapi itu terserah author sih mau masangin jessica sama mrk atau sehun…
    aku tetep suka sama fanfic ini..
    aku juga suka baca fanfic fanfic di blognya author..
    sama kerennya kaya fanfic fanfic disini..
    FIGHTING THOR!!

    • Makasih ya udah suka sama ff abal – abal ini ^^ Okee .. Gapapa kok yang penting komment ajaa😉 Hehehhe , makasih udah baca ff ku lho😉 Sip ^^ Ditunggu yap😉

  3. Huuuuaaa…. aku suka nih… kayaknya sehun sudah mulai mencintai jessi…
    Semoga mark tidak mengacaukannya yah biar sehun bisa ama sica terus. Ckckkkk….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s