Somebody Else (Chapter 10)

1405496345644

Author : @evelynatalya

Genre : Romance, Angst

Rating : T

Length : Chapter

Main Cast:
Jessica Jung
Kris Wu
Chanyeol

Other Cast :
Hyunyoung (Rainbow),
Taecyeon (2PM)
EXO Member

The story is too long , sorry for bad fanfiction and other mistake

Happy reading \^o^/

Kris berlari menyusul Jessica yang menangis sejadi jadinya, melihat kekasihnya menangis Kris langsung menarik Jessica dalam dekapannya.

” Semuanya sudah berakhir, kau sudah tau kenapa mereka membencimu. Kau tidak boleh menangis dan ketakutan karena mereka lagi. Arraseo? ” ujar Kris lembut seraya mengusap punggung Jessica mencoba memberi ketenangan

Beberapa saat Jessica menangis kini keadaanya sudah lebih baik dan mereka pergi ke sebuah caffe . Tak berapa lama pesanan mereka datang

” masitge deuseyo” ujar Kris

Jessica terlihat tak berselera makan, ia hanya memainkan makanan dan minumannya, membuat Kris yang melihat khawatir.

” Makanlah sedikit saja Jessica ” nasihat Kris. Jessica mendongkak menatap Kris

” Baiklah aku juga tak akan makan ” Kris menaruh sendok dan sumpitnya lagi. Dia melipat kedua tangannya dan menatap Jessica dalam

Jessica menghela nafas panjang lalu mengambil sumpit dan mulai memakan ramyunnya, sebenarnya ia juga lapar namun jika mengingat kata kata Yura dan Victoria tadi membuat selera makannya hilang. Kris tersenyum lega, mudah sekali memaksa Jessica makan pikirnya.

” Ada tempat yang ingin kau kunjungi lagi? ” tanya Kris selesai menikmati ramyun mereka masing masing

Jessica diam berpikir sejenak , jam baru menunjukan pukul 4 ” hmmm.. aku ingin ke lotte ” jawab Jessica ragu

Kris menarik tangan Jessica keluar restoran, Jessica tidak percaya Kris benar benar membawanya ke lotte. Tempat yang sudah lama ia tidak kunjungi, terakhir Jessica datang ke sini tiga tahun silam bersama Yura dan Victoria

” Kau mau naik yang mana? ” tanya Kris

Jessica menunjuk french revolution, roller coaster terekstrim di Lotte. Kris menatap Jessica tidak yakin, walau sebenarnya ia sendiri tidak yakin.

” Kau yakin? ”

” Ne” jawab Jessica semangat

” Baiklah ” Kris dan Jessica pun pergi mengantri

——–

Kris merangkul Jessica turun dari wahana, perempuan itu terlihat pucat dan lemas karena berteriak ketakutan sepanjang menaiki wahana. Kris sudah yakin hal ini akan terjadi namun melihat Jessica yang sangat excited menaiki french revolution , dia memilih membiarkan Jessica.

Kris segera berlari setelah menyuruh Jessica duduk, ia berlari membelikan minum untuk Jessica. Setiba Kris sesudah membeli minum dia tidak mendapati Jessica di tempatnya tadi, Jessica sedang asik melihat dan memilih milih permen di toko souvenir terdekat. Keadaannya membaik sendiri melihat permen permen imut itu, tanpa berpikir Kris akan khawatir mencarinya.

” Mana yang harus kubeli ? ” tanya Jessica pada dirinya sendiri

” Kurasa ini.. ah ini juga, ini … ini dan ini ” gumam Jessica sembari mengambili permen yang ingin ia beli

” Jessica ” seru Kris membentak, permen permen yang dipengan Jessica pun terjatuh karena keterjutannya.

” Kau bisa menungguku sebentar untuk pergi ke sini, jangan membuat orang khawatir ” marah Kris sembari mengambili permen Jessica yang berjatuhan lalu pergi membayar

———

Kris dan Jessica pandangan mereka tertuju melihat orang orang yang sedang bermain ice skating , ya mereka duduk di bangku penonton. Terlihat sekali Kris masih kesal pada Jessica

” Mianhae ” ujar Jessica meminta maaf lalu menyodorkan permen yang ia beli tadi pada Kris

Kris terkekeh pelan melihat tingkah Jessica yang menyogoknya dengan permen. ” Ne ” jawab Kris datar

” Aku tidak akan membuatmu khawatir lagi.. Sungguh ”

” Baiklah ” Kris mengambil permen dari Jessica dan memakannya

” Kris … kenapa kau tak pernah meninggalkanku? ” tanya Jessica ragu, Kris berhenti mengemut permennya dan menatap Jessica sebentar

” Tidak juga , bukankah aku sering menghindarimu? ”

” Ya.. tapi itu sangat sebentar dan kau selalu meminta maaf ”

” Aku merasa kau pasti menderita karena itu, tidak bisa marah padaku, dan banyak menahan perasaanmu.. Aku merasa sangat jahat” lanjut Jessica sedih

Kris tahu dan mengerti apa maksud pertanyaan Jessica. Dia menghela nafas dan menoleh ke arah lain , ia tidak ingin membahas saat saat itu lagi. Jessica melihat raut wajah sedih dan tidak nyaman di wajah Kris, seperti banyak yang Kris sembunyikan.

” Bagaimana kalau kita saling jujur sekarang, kau jawab pertanyaanku jujur aku juga akan menjawab semua pertanyaanmu ” saran Jessica

Kris menoleh dan tersenyum tipis ” Baiklah, kau dulu ”

” Apa aku sangat menyakitimu? ”

” Ya… hatiku sangat sakit waktu tahu kau dan Chanyeol berhubungan dibelakangku, berkirim pesan dan pergi berkencan. Saat Chanyeol memeluk dan membawamu pergi, saat kau bersikap peduli padaku tapi kau lebih peduli padanya. Ketika kau bilang kau akan membalas perasaanku namun kau tidak bisa meninggalkan Chanyeol, ketika kau menahanku pergi namun kau juga tidak bisa memilihku ”

Jessica tertohok mendengarnya , hatinya seperti di sayat pisau tajam mendengar jawaban Kris yang terlalu jujur.

” Kenapa kau tidak memutuskanku? Aku mengkhianatimu, menyakitimu dan memanfaatkanmu ”

” Aku mencintaimu, itu saja ”

” Kau seharusnya meninggalkanku dan bertemu perempuan yang lebih baik ! ” suara Jessica mulai meninggi , ia benar benar tidak mengerti kenapa Kris selalu seperti ini . Terlalu berat untuk Jessica melihat Kris terluka seperti orang bodoh

” Apa kau akan baik baik saja ? Aku juga ingin meninggalkanmu, bisakah kau berjanji akan baik baik saja jika aku meninggalkanmu? ” Kris balik bertanya
Jessica terdiam, kata kata Kris benar ia tidak bisa tanpa Kris dia tidak akan baik baik saja dan seaman ini jika Kris tidak ada disampingnya

” Diam berarti iya , aku tau kau membutuhkanku. Aku juga ”

” Apa kau masih mencintaiku? ” tanya Jessica memberanikan diri. Kris menoleh dan tersenyum.. bukan tersenyum bahagia namun tersenyum getir

” Aku benci orang yang meragukanku, kau bisa menjawab itu sendiri ” jawab Kris datar menatap Jessica kesal. Jessica menganguk mengerti ” aku selesai ”

” Sejak kapan kau dekat dengan Chanyeol ? ”

Jessica terdiam

” Sejak kapan? ” Kris mengulang pertanyaanya

” Saat kau tidak masuk sekolah, ada orang yang mengangguku dan Chanyeol menolongku. Sejak saat itu kami dekat”

Kening Kris mengkerut karena jawaban Jessica ” siapa orang itu? ”

Jessica menggeleng menolak untuk menjawab, jika ia memberitahu Kris ia takut Kris akan marah dan membuat masalah lagi.

” Siapa orang itu? ” desak Kris mulai meninggikan suaranya

” Hyu.. ”

” Hyunyoung? ” tebak Kris memotong jawaban Jessica. Jessica mengangguk membenarkan

” Apa saja yang kalian lakukan? Selain berkirim pesan dan berkencan ”

” Bagaimana Chanyeol bisa kenal dengan Taecyeon hyung? ”

” Apa Chanyeol tahu rumahmu, apa dia kenal keluargamu, apa kau pernah datang ke rumahnya? ”

” Kris ” ujar Jessica. Kris mengerti ia berhenti menyerang Jessica dengan pertanyaanya

” Aku menceritakan Chanyeol pada Taecyeon oppa karena sudah menolongku, setelah itu Taecyeon oppa dan Chanyeol sangat dekat. Aku mengajak Chanyeol ke rumahku dan berkenalan dengan keluargaku , aku juga pernah menginap dirumah Chanyeol ” jelas Jessica lalu menunduk, ia tahu kejujurannya akan menyakiti Kris mulai sekarang ia tidak ingin membohongi Kris lagi

Kris tertawa hambar mendengarnya, yang pasti menertawakan dirinya sendiri. Mengingat semua yang dilakukannya menolong, meninggalkan sahabatnya dan semua hal yang ia lakukan untuk Jessica tidak pernah dihitung oleh kekasihnya. Chanyeol menolongnya sekali namun Jessica sudah menganggapnya benar benar seperti seorang pahlawan,

” Ayo pulang ” Kris beranjak berdiri, sebenarnya masih banyak pertanyaan yang ingin ia tanyakan tapi ia memilih untuk berhenti karena tahu itu hanya akan menyakitinya lagi. Jessica mengikuti Kris dari belakang, lelaki itu memang berjalan di depan Jessica bukan di samping Jessica.

Perjalanan pulang mereka pun tetap sama , tidak ada yang memulai pembicaraan. Kris memejamkan matanya berpura pura istirahat sebenarnya ia mencoba menenangkan perasaanya yang kacau sedangkan Jessica memperhatikan Kris sedaritadi.

” Hubungi oppamu atau supirmu sekarang untuk menjemputmu” tutur Kris ia masih mengingat Jessica tidak mungkin membiarkannya mengetahui rumahnya

” Kau tidak mau mengantarkanku sampai rumah? ” tanya Jessica. Kris menoleh menatap Jessica setelah sekian lama tidak ingin menatap yeoja itu

” Kau tidak mau ? ” tanya Jessica lagi karena Kris terus tak menjawab

” Baiklah ” jawab Kris dingin.

Kris POV

Setiba di depan rumah Jessica, mataku masih sibuk memperhatikan rumahnya. Mungkin ia mengajaku kesini karena merasa bersalah setelah jujur tadi

” Terimakasih untuk hari ini Kris, terimakasih membawaku menemui mereka dan untuk selalu berada disampingku.. Hari ini aku merasa sangat bahagia setelah menyelesaikan semua masalahku, aku tidak akan menjadi pembohong lagi ” ujar Jessica lalu memelukku tiba tiba .

Jessica melepas pelukan sesaatnya dan tersenyum manis padaku ” seseorang yang sangat berarti untukku tapi aku tidak menyadari nya … aku sangat bersyukur memilikimu , maaf membuatmu menunggu selama ini Kris. Aku mencintaimu ”

Jessica POV

Aku lega setelah mengatakan perasaanku pada Kris, hari ini aku merasa akulah perempuan paling beruntung di dunia karena memilikinya. Hari ini Kris berhasil menyelesaikan masalah terbesarku, mengetahui alasan kenapa kedua orang yang pernah menjadi sahabatku membenciku walau aku masih terkejut alasan mereka menjahatiku namun aku tidak akan memikirkannya lagi.

Mengetahui betapa sakitnya Kris karena sikapku yang tidak pernah memikirkan perasaanya membuatku sedih, seseorang yang begitu tulus menyayangiku aku membalasnya dengan sakit hati. Aku juga tahu kejujuranku tadi membuat Kris sakit hati dan marah, karena itu aku tidak ingin membohonginya lagi.

Kris menatapku intens, terlihat sekali ia masih tidak bisa mempercayai kata kataku tadi. Aku tau , tidak mudah untuknya mempercayai semua yang kukatakan setelah banyak membohonginya

” Aku berkata jujur kali ini, kau bisa mempercayaiku kan ? ” tanyaku , ku raih tangan Kris dan memegangnya. Kris akhirnya tersenyum, dan memegang tanganku.

Kris mencondongkan tubuhnya dan semakin mendekat, semakin mendekat. Aku menutup mataku karena tahu apa yang akan ia lakukan

” Jessica ” kudengar suara berat memanggilku, suara itu suara Taecyeon oppa. Aku membuka mataku, benar saja Taecyeon oppa sedang berjalan mendekati kami.

” Aku akan bilang kita berteman Sica – ya ” ujar Kris cepat, wajahnya menjadi tegang dan pucat pasi seperti seseorang tertangkap mencuri

” Darimana saja kau pulang semalam ini ? ” tanya Taecyeon oppa setiba di sampingku, dari suaranya aku tahu Taecyeon oppa pasti sangat marah

” Aku yang membawanya hyung, mianhamnida ” seru Kris. Taecyeon oppa menatap Kris dan aku tajam bergantian

” Aku sering melihatmu.. kau teman sebangku Jessica. Kau temannya? ” tanya Taecyeon

” Ya hyung, aku tem”

” Dia kekasihku oppa ” aku memotong jawaban Kris, aku tahu ia berpura pura menjadi temanku. Aku tidak akan melakukannya lagi, tidak ingin menyembunyikan hubungan dengan Kris lagi

Taecyeon oppa menatapku terkejut, begitu pun dengan Kris sama terkejutnya. ” Dia kekasihku oppa, namanya Kris .. Kris Wu ” ujarku sambil melirik Kris.

” Annyeonghaseyo hyung ” salam Kris sedikit membungkuk

” Kris pulanglah sudah malam, terimakasih menemaniku hari ini ” aku bukan mengusirnya hanya saja melihat wajah Kris. Aku tahu ia sangat tidak nyaman dan takut pada Taecyeon oppa.

” Ne ” jawab Kris membungkuk kedua kalinya pada Taecyeon oppa, ia melangkah semakin jauh. Aku melambaikan tangan dari kejauhan

———-

Taecyeon memperhatikan adiknya yang melambaikan tangannya pada Kris, ia tidak terkejut ia hanya berpura pura terkejut saja depan Jessica. Melihat adiknya yang tersenyum bahagia karena seorang namja , ia tidak pernah melihat Jessica seperti ini sebelumnya

” Sejak kapan ? ” tanya Taecyeon pada Jessica dalam perjalanan ke dalam rumah

” 7 bulan yang lalu ” jawab Jessica sesingkatnya

Taecyeon mengangguk mengerti, ia tidak mau mempermasalahkan Jessica yang menyembunyikan hubungannya selama ini, melihat adiknya bisa tersenyum bahagia sudah cukup baginya. Selama ini ia memang tidak asing dengan sosok Kris, namun ia mengenal Kris sebagai teman sebangku Jessica

” apa kau bahagia dengannya?” tanya Taecyeon lagi

Jessica mengangguk dan tersenyum melirik Taecyeon.

———–

Kris melambaikan tangannya ke arah mobil Jessica yang mulai melaju , alangkah terkejutnya ia melihat seseorang tiba tiba menepuk pundaknya tidak lain Taecyeon hyung. Rasanya tubuh Kris melemas karena terlalu terkejut

” A..nnyeong ha..seyo hyungng” sapa Kris membungkuk , Taecyeon tak menjawab ia hanya menyuruh Kris mengikutinya ke bangku taman sekolah.

” Kau pikir aku tidak tahu ? ” ucap Taecyeon terkesan ketus memulai pembicaraan, Kris bingung apa Taecyeon hyung ketahui apa masa lalunya dengan Jihyun atau dirinya sering memarahi Jessica. Kris sibuk berperang dengan pikirannya.

” Hyung.. a.. ku ” Kris terbata bata , ia yakin Taecyeon hyung sudah tahu semuanya seberapa buruk dirinya

” Kau juga yang sering membuat yeodongsaengku menangis kan? ”

Kris semakin terperangah , sekarang ia mengerti ucapan Taecyeon tadi ia tahu kalau Kris sering membuat Jessica menangis. Dia menunduk kehilangan kemampuan untuk bicara, bagaimana pun dirinya memang seperti itu dulu sering membuat Jessica menangis. ” Mianhae hyung ” akhirnya Kris mulai berbicara

Taecyeon tidak bisa menahan tawanya melihat wajah Kris yang sangat ketakutan , sedangkan Kris mendongkak menatap oppa Jessica itu bingung kenapa Taecyeon tiba tiba tertawa. ” Jeongmal kau sangat tegang sekali ” ucap Taecyeon terus menertawai Kris

Kris tersenyum canggung , apa Taecyeon hyung sengaja membuatnya ketakutan atau tidak yang pasti ia merasa Taecyeon hyung tidak melarangnya berkencan dengan Jessica ” hyung.. kau tidak melarangku dengan Jessica bukan ? ” tanya Kris hati hati

Tawa Taecyeon terhenti mendengar pertanyaan Kris , ia memandang lurus ke arah lain dan mulai bercerita

Flashback

Hari ini Taecyeon pergi menemui Nickhun mereka janjian untuk bermain billiard bersama , setelah selesai bermain Nickhun menyodorkan sebotol air putih pada Taecyeon

” Kurasa Jessica sudah mempunyai kekasih ” ucap Nickhun tiba tiba sontak membuat Taecyeon tersendak

” Mwo ? “

” Jadi namja itu bukan kekasih Jessica ? “

” Ya ! Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan “

” Kemarin aku dan Jessica bertemu seorang namja , aku yakin mereka bukan teman biasa . Kau tahu namja itu menatap Jessica marah , seolah baru ketahuan berselingkuh denganku. Kalau mereka tidak memiliki hubungan special tidak mungkin namja itu marah ” cerita Nickhun panjang lebar , Taecyeon hanya mengangguk mungkin namja yang dimaksud Nickhun itu Chanyeol pikirnya

” Rambutnya hitam dan tingginya sepantar dengan kita? ” tebak Taecyeon

” Oh ne “

Others Day

Taecyeon dan Jaekyung makan di sebuah caffe di daerah Hongdae, namun Taecyeon langsung berlari keluar begitu melihat sosok yeoja yang notabene adik perempuannya berjalan bergandengan tangan dengan seorang pria yang tidak di kenalnya

Taecyeon tak berniat menyusul Jessica dan meminta penjelasan ,tanpa melepas pandangannya dari Jessica sesekali adiknya tersenyum , tertawa dan bertingkah marah. Sekarang ia tahu namja yang dilihat Nickhun bukan Chanyeol , dan juga sahabatnya itu benar Jessica memang mempunyai namjachingu.

Flashback End

” Kau tahu saat itu aku berpikir Jessica yang dulu telah kembali ” ujar Taecyeon serius kemudian ia memegang bahu Kris.

” Aku meminta tolong padamu , tetap di samping Jessica jangan pernah menyakitinya . Aku hanya bisa berharap padamu , bisakah? ” lanjut Taecyeon

Kris tersenyum lalu mengangguk semangat ” Ne hyung, kau bisa percaya padaku . Aku sangat mencintai Jessica ” jawab Kris semangat

” Aku masih ada urusan , aku pergi ” ucap Taecyeon lalu pergi

————

Taecyeon duduk berhadapan dengan Chanyeol, tadi siang ia meminta untuk bertemu Chanyeol di sebuah restoran. Mereka mengobrol dan bercanda seperti biasa, sampai pertanyaan Taecyeon hyung membuat Chanyeol terkesiap

” Apa kau pergi berkencan dengan Jessica kemarin ? Kemana kalian pergi ? ”

Chanyeol tak bisa langsung menjawab , otaknya terlalu buntu untuk berbohong. ” Kami pergi sungai Han hyung.. ya makan di caffe dekat sana ” jawab Chanyeol tergagap

Taecyeon tersenyum tipis ” Jessica bilang kalian pergi ke lotte ”

Wajah Chanyeol memucat seketika, inilah alasannya takut membohongi Taecyeon takut ceritanya berbeda dengan Jessica ” oh iya setelah itu kami ke lotte hyung ”

” Kenapa kau tidak memberitahuku Jessica punya kekasih? ”

DEG !

” Nde? ” Chanyeol ingin memastikan telinganya tak salah dengar

” Jessica memiliki kekasih bukan? ” Taecyeon mengulang pertanyaanya, Chanyeol bagai di setrum listrik bertenaga tinggi ia sangat terkejut.

” Kris nama namja itu” Chanyeol mengangguk mengiyakan, ia tidak bisa berbohong lagi di pikirannya ia bertanya tanya bagaimana Taecyeon bisa tahu, apa Jessica yang menceritakan sendiri atau Kris yang datang sendiri dan mengaku sebagai kekasih Jessica.

” Bagaimana kau tahu hyung? ”

Taecyeon tersenyum penuh arti, tidak terlihat kemarahan di wajahnya karena Chanyeol membohonginya juga ” Aku tidak pernah melihat Jessica seperti ini , aku tidak pernah membayangkan dia akan memiliki teman dan sekarang dia bisa mempunyai kekasih ”

Chanyeol diam mengetahui kebahagian Taecyeon karena Jessica mempunyai kekasih , ingin sekali dia menceritakan Kris tidak sebaik perkiraanya.

” Jessica bisa tertawa denganmu, tapi aku bisa melihat Jessica yang dulu dengan Kris ” lanjut Taecyeon.
Niat Chanyeol untuk menceritakan semuanya pada Taecyeon hyung hilang sudah, dia tidak pernah menyangka Taecyeon bisa mengganggap Kris benar benar seorang hero untuk Jessica.

” Aku senang Jessica bisa mendapat kekasih seperti Kris , terimakasih juga kau mau menjadi sahabat dan teman untuk adikku . Baiklah aku pergi ” Taecyeon menepuk bahu Chanyeol sekilas lalu pergi menjauh

Chanyeol POV

Sahabat ? Hanya sebatas itukah aku di mata Taecyeon hyung, apa hyung tidak pernah merasa kalau aku benar benar mencintai Jessica. Apa aku kurang menunjukan perasaanku ? Entah aku merasa hubungan mereka semakin membaik setiap harinya dan Jessica dia mulai peduli pada Kris, dia memang masih membalas pesanku setiap harinya seperti biasa tapi aku merasa kami semakin jauh. Kris.. namja yang selalu aku remehkan, yang aku anggap bukan sainganku, secepat ini kah keadaan berbalik ?

Geundae tapi aku tidak boleh menyerah semudah ini , dan lagipula Jessica belum mengatakan langsung kalau ia menolakku. Kesempatanku dan Kris satu sama , aku belum kalah mutlak dan Kris belum tentu menang.

Keesokan harinya

Kris menunggu Jessica di gerbang sekolah , tak butuh waktu lama mobil Jessica pun datang dan ia langsung menghampiri Kris

” Kau tak masuk ? ” tanya Jessica

” Ganti pertanyaanmu Jessica Jung , seharusnya kau bertanya ” apa kau menungguku ? Berapa lama kau menunggu? Kau tidak kedinginan, haruskah aku memelukmu ? ” pekik Kris

Jessica terkekeh mendengar protes Kris , lalu memeletkan lidahnya menertawai Kris yang tengah marah. Dia pun berjalan meninggalkan Kris lebih dulu

Kris menyusul Jessica dan menggenggam tangan gadisnya paksa, merasa seseorang tiba tiba memegang tangannya Jessica menoleh yang dibalas tatapan polos Kris. “Wae?” tanya Kris kesal , karena reaksi Jessica yang tak begitu senang dan terkejut

” Lepaskan tanganku Kris , kita di sekolah ”

” Lalu kenapa ? Apa ada peraturan tidak boleh bergandengan tangan di sini ? ”

” Lepaskan tanganku Kris , aku malu”

” Aku tidak pernah malu menggenggam tanganmu , geurae kalau kau malu aku tidak akan pernah menggenggam tanganmu …. Selamanya ” balas Kris kesal

Jessica menatap Kris terkejut, ia tidak bermaksud membuat Kris kesal tak mau lagi hubungan mereka yang sudah membaik ini harus terganggu lagi. Lagipula hanya memegang tangan Jessica, bukan menciumnya kenapa kau harus semalu dan segugup ini . Batin Jessica

Perempuan itu pun menggengam tangan Kris , namun Kris melepas tangan Jessica dari tangannya lalu menggantinya dengan posisi Jessica mengamit lengannya. ” Aku selalu menginginkan ini , semua orang akan tahu kalau kau juga mencintaiku ” seru Kris diiringi senyum penuh kebahagiaan. Jessica mengangguk membalas senyuman Kris lembut

———-

Kris dan Jessica terus bercanda dan sesekali ia mengamit atau memegang tangan kekasihnya , tadi pagi ia terlalu malu untuk bersikap layaknya pasangan kekasih namun tidak dengan sekarang Jessica sendiri tak tahu apa yang membuatnya sangat berani bersikap mesra pada kekasihnya

” apa yang ingin kau makan? ” tanya Kris di tengah perjalanan mereka menuju kantin

” Aku ingin bibimbap , atau ramen ” jawab Jessica

” Geurae kita makan ramen ”

Kris kembali membawakan makanan untuk Jessica , mereka makan di tengah kantin karena hanya tempat ini satu satunya yang tersisa. Sesaat mereka sibuk pada ramen masing masing , sampai Kris menyelasaikan makanannya terlebih dulu. Lelaki itu memperhatikan kekasihnya yang masih melahap ramen namun ada yang aneh dari Jessica , ia terlihat tersenyum senyum sendiri

” Wae? Mengapa kau terus tersenyum? ” selidik Kris

Jessica mendongkak menatap Kris ” aku? ”

” Tidak , ahjumma dibelakangmu ”

Jessica benar benar menoleh melihat ahjumma pelayan kantin di belakangnya. ” Dia tidak sedang tersenyum ” ucap Jessica , Kris menggelengkan kepalanya karena Jessica mempercayai ucapannya

” Maksudku kau Jessica Jung , kenapa kau terus tersenyum? ”

Jessica hanya tersenyum dan melanjutkan makannya yang sempat tertunda tak berniat menjawab pertanyaan Kris. Selesai makan Jessica masih mendapati Kris yang menatapnya intens

” Apa kau ingin tahu kenapa aku terus tersenyum ? ” tanya Jessica pada akhirnya

” Bukan ingin tahu , tentu saja aku harus tahu. apa yang membuatmu bahagia ” jawab Kris kesal

Jessica tertawa melihat Kris yang sedang kesal seperti ini sangat lucu menurutnya , ia hanya senang membuat kekasihnya kesal dalam konteks bercanda tentu saja tak berniat membuat Kris benar benar marah ia masih cukup waras untuk sengaja membangunkan amarah seekor harimau.

” Apa menurutmu lucu? ” sungut Kris lagi

” Aku tidak menertawaimu , aku hanya bahagia sampai aku terus tersenyum ”

” Terserah kau saja ” Kris menyerah , ia tak mau bertanya lagi pada kekasihnya

” Aku tidak pernah membayangkan atau bermimpi seperti ini , bisa makan bersama kekasihku apalagi memiliki seorang kekasih. Tapi semua ini nyata aku makan bersamamu , duduk di hadapanmu. Aku sangat bahagia karena memilikimu , terimakasih karena mengubah duniaku Kris Wu ” ucap Jessica . Kris…. ia dibuat speechless mendengarnya tak menyangka Jessica akan mengucapkan kata kata seindah itu, kata kata yang selalu ia dambakan sedari dulu

Kris sedikit berdiri dan mencium bibir Jessica sekilas ” terimakasih juga telah menjadi duniaku Jessica Jung ” , perempuan yang baru diciumnya tadi terdiam memegangi bibirnya semua sangat cepat dan membuatnya terkejut. Bagaimana bisa Kris menciumnya disini ditempat seramai ini.

” Apa yang kau lakukan ? ” tanya Jessica masih dengan wajah terkejutnya

” Kau selalu pura pura terkejut padahal kau juga menginginkannya , sudahlah ayo kembali ke kelas ” Kris menarik tangan Jessica dan mereka berjalan kembali ke kelas.

———

Sepasang mata yang memperhatikan Kris dan Jessica sedaritadi menundukan wajahnya berusaha menahan air mata yang sudah siap keluar kapan saja , ia tak ingin menangis seperti ini tapi pasangan tadi selalu saja berhasil membuat matanya mengeluarkan air mata… Hyunyoung , yeoja itu berjalan meninggalkan para sahabatnya tanpa berkata apapun

Jika sudah seperti ini siapa yang bisa disalahkan , apa ini salah Jessica karena mengencani namja yang disukainya ? Apa salah Kris karena tak pernah bisa menyukainya ? Apa salah Tuhan yang sudah menakdirkan mereka bersama ? Tidak , semua salah dirinya sendiri yang tak bisa dan tak pernah berusaha melupakan dan merelakan Kris bersama yeoja yang dicintainya Lelaki bernama Kris benar benar membuatnya gila , gila karena terus mengharapkan namja yang sudah memiliki kekasih.

Hyunyoung menghapus air matanya setelah cukup puas menangis , walaupun tak ada yang berubah dengan menangis tidak peduli seberapa sering ia menangis , seberapa banyak air mata yang ia keluarkan , atau bahkan menangis sambil menjerit jerit pun perasaannya tetap tidak akan berubah.

” Hyunyong – ah ” panggil Taeyeon lirih , ia sangat yakin Hyunyong akan pergi ke basecamp untuk meluapkan perasaannya. Yeoja itu segera menghapus sisa air matanya , berbalik dan menatap sahabatnya.

” Apa jam istirahat sudah berakhir ? ” tanya Hyunyoung sambil tersenyum , senyuman palsu.

Taeyeon mengangguk masih menatap sahabatnya tak tega dan iba , Hyunyoung merangkul Taeyeon ” kajja ” ajaknya lalu mereka kembali ke kelas.

——–

Jessica dan Kris berjalan kembali ke kelas , kemesraan mereka seolah tak ada habisnya entah apa yang Kris katakan sampai membuat Jessica tertawa sesenang itu. Sepasang mata melihat itu dengan tatapan sendu tersirat jelas kekecewaan dan kesedihan namja bernama Park Chanyeol ini. Mungkin sudah biasa baginya melihat Jessica tertawa tapi itu hanya berlaku jika Jessica dengannya bukan dengan orang lain apalagi Kris

Tak sengaja matanya bertemu dengan Jessica , gadis itu tersenyum manis padanya Chanyeol pun terpaksa membalas senyuman Jessica. Tak bisakah ia lihat senyum ini palsu untuk menutupi kesedihan dan kekecewaanya pada Jessica? Chanyeol baru menyadari perasaan manusia sangat mudah berubah , hari ini mungkin orang yang kau sukai masih menyukaimu tapi belum tentu dengan besok , semua bisa berubah kapan saja.

———

Kris menatap nama Chanyeol di layar handphone Jessica sedangkan yeoja disebelahnya menggigit bibir bawahnya takut menanti reaksi Kris kali ini, mungkin ia akan segera membentak dan menjawab panggilan Chanyeol lalu berteriak menyuruhnya untuk tidak mengganggu Jessica lagi

” kau tidak akan menjawab panggilanmu? ” itulah reaksi Kris. Jessica mengambil handphonenya dan menolak panggilan dari Chanyeol. Ia sadar diri reaksi Kris tadi sama dengan berharap ia tak akan menjawab panggilan namja lain saat bersamanya terutama namja itu adalah orang yang menyukaimu.
” Anni , aku ingin berdua bersamamu tanpa gangguan orang lain ” jawab Jessica sambil mengamit lengan Kris.

Kris tersenyum entah mengapa Jessica sekarang selalu membuatnya senang dan bahagia dengan hal hal kecil ataupun ucapannya , kekasihnya juga tidak malu lagi melakukan skinship dan menyatakan perasaan. Tak ada alasan lagi bagi Kris meragukan perasaan Jessica sekarang , perjuangan dan pengorbananya sedari dulu tidak berakhir sia sia.

———-

Tak ada satu haripun Jessica dan Kris tak terlihat mesra layaknya pasangan lain , mereka bagai lem tak terpisahkan sekarang. Tak segan bergandengan ataupun berpelukan di depan murid lain , Jessica dan Kris merasa tak membutuhkan orang lain selama mereka bersama karena bagi Jessica segala sesuatu yang dibutuhkannya ada pada Kris. Namja itu tidak hanya sebatas kekasih , ia sahabat dan guardian angel Jessica. Sekolah yang dulu bagai neraka baginya kini berubah menjadi tempat paling nyaman karena sosok Kris.

Mereka tak sadar kalau kemesraan yang selalu mereka pamerkan menyakiti orang lain , bukan satu tapi dua orang. Chanyeol dan Hyunyoung , namun setidaknya Chanyeol jauh lebih beruntung dari Hyunyoung ia masih bisa dekat dan berhubungan langsung dengan Jessica. Sedangkan Hyunyoung? Kris sudah terlanjut tidak menyukainya mungkin juga membencinya. Bagaimana Kris tidak membenci orang yang selalu mengganggu kekasihnya? Tidak sekali atau dua kali ini sudah terlampau sering dan terlewat batas.

Hyunyoung dan para sahabatnya yang lain sedang menikmati makan siang di kantin . Sungguh ini sudah hampir seminggu ia melihat langsung bagaimana mesra dan bahagianya Kris bersama Jessica , yeoja itu heran sejak kapan Jessica sangat berani dan tak tahu malu seperti sekarang.

” Hyunyoung – ah kau tak makan? ” tanya Suho karena Hyunyoung tidak menyentuh makanannya sama sekali.

Hyunyoung tak menjawab matanya masih sibuk melihat Kris yang menyuapi dan membersihkan mulut Jessica beberapa kali. Sahabatnya yang lain ikut melihat kemesraan Jessica dengan Kris.

” Hyunyoung sudahlah , lupakan Kris. Kau tidak lihat dia sangat mencintai Jessica ” ujar Tao yang langsung dihadiahi cubitan dari Taeyeon.

” Anni , Hyunyoung – ah makanlah sedikit sebentar lagi jam istirahat akan berakhir ” tambah Taeyeon.

Hyunyoung tak melepas pandangannya sekalipun , namun ia bisa mendengar ucapan Tao yang sangat membuatnya sesak. Kalau saja melupakan seseorang sangat mudah seperti kau bicara pasti daridulu Hyunyoung sudah melupakan Kris dan menemukan namja yang jauh lebih baik. Tapi nyatanya melupakan Kris sangat sulit , ia sudah terlanjur mencintai lelaki itu begitu dalam. Jika saja Kris mengetahui perasaanya jauh lebih besar daripada Jessica dan jika saja orang yang Kris cintai bukan Jessica.

Hyunyoung beranjak pergi mengikuti Jessica yang berjalan keluar.

” Hyunyong – ah ” teriak Taeyeon keras dengan suara tingginya. Kris dan Chen bisa mendengar suara teriakan Taeyeon , tidak hanya mereka berdua tapi rasanya satu kantin bisa mendengar karena memang suara Taeyeon sangat keras. Perasaan Kris mendadak tak enak , ia takut kalau Hyunyoung menghampiri Jessica dan berbuat macam macam lagi. Kris memutuskan pergi menyusul Jessica , ia tidak akan membiarkan Hyunyoung melakukan sesuatu pada Jessica terlebih lagi setiap kelalaiannya dalam melindungi Jessica menguntungkan orang lain.

———-

Jessica berhenti melangkah saat seseorang menyentuh bahunya dari belakang. ” Kris sudah ku bilang aku bisa sendiri ” ujar Jessica mengira orang yang mengikutinya itu adalah Kris.

Jessica menoleh dan satu tamparan langsung mendarat mulus di pipinya , ” yeoja tidak tahu diri sudah ku peringatkan kau pergi dari Kris , kau tidak mencintainya !!! ” teriak Hyunyoung. Jessica memegang pipinya yang baru ditampar Hyunyoung , apa yeoja itu tidak menyerah dan tidak bosan menganggunya.

Jessica membalas tatapan dingin dan tajam Hyunyoung , ia sudah tidak tahan dan kesabarannya sudah cukup bagi Hyunyoung selama ini ia hanya diam dan menangis setiap kali yeoja itu menganggunya tapi sekarang tidak akan lagi.

” Kau pikir aku tidak tahu kau hanya berpura pura pada Kris , kau pura pura mencintainya dan bersikap mesra padanya karena kau takut tidak ada lagi yang melindungimu , benarkan ?!!! Tinggalkan Kris sekarang juga , aku jauh lebih mencintainya daripada kau. Kau tidak pantas untuknya ! ” teriak Hyunyoung lebih keras dari sebelumnya.
” Nuguya? ” balas Jessica , nada bicaranya biasa tidak berteriak teriak seperti Hyunyoung tapi cukup mengejutkan bagi yeoja itu tak menyangka Jessica akan berani melawannya.

” Nuguya? ” tanya Jessica lagi. Emosi Hyunyoung memuncak ia hendak menampar Jessica lagi tapi Jessica menahan tangannya.

Kris mempercepat larinya melihat Hyunyoung hendak menampar Jessica , tapi langkahnya terhenti ketika melihat kekasihnya berani menahan tangan Hyunyoung. Kris diam di tempat memperhatikan kedua yeoja itu cukup jauh , bukan tak ingin menolong Jessica ia hanya ingin melihat apa yang akan Jessica lakukan lagi bila tak ada dirinya yang bisa menolong.

” Kau pikir kau siapa menyuruhku pergi dari Kris !! Aku mencintainya , aku juga mencintainya ! Sama sepertimu aku juga mencintainya dan membutuhkannya ! ” teriak Jessica membuat Hyunyoung mematung. Benarkah Jessica dihadapannya adalah Jessica yang dulu selalu diam saat diganggu dan dipukuli.

” Hyunyoung – ssi kau tidak tahu apa apa tentang perasaanku pada Kris , dan jangan pernah memintaku untuk meninggalkan Kris terlebih lagi untukmu ” lanjut Jessica lalu melepas tangan Hyunyoung yang dipegangnya.

Kris menghampiri Jessica dan Hyunyoung menatap dua yeoja yang masih menatap satu sama lain penuh kebencian. Kris memegang kedua bahu Hyunyoung ” geumanhae Hyunyoung – ah , geumanhae. hentikan. Sudah cukup, jangan menyakiti dirimu sendiri dengan mencintaiku , kau tahu bagaimana perasaanku untuknya. Jadi berhentilah disini dan cari kebahagiaanmu ”

Hyunyoung…..yeoja itu hanya bisa menangis Kris sendiri memintanya langsung untuk melupakannya , ” Hyunyoung – ah kumohon padamu” ujar Kris lagi.

” Kau sendiri yang bisa menghentikan perasaanmu , aku tak berhak mengatur perasaanmu. Tapi satu yang harus kau tahu jika kau menyakiti Jessica itu sama saja kau menyakitiku ” lanjut Kris final lalu menarik tangan Jessica untuk pergi.

———-

” Apa kau baik baik saja Sica – ya? ” tanya Kris sambil mengelus rambut Jessica.

Jessica mengangguk sambil tersenyum tipis , ” kau sangat keren saat tadi kau mengatakan kau mencintaiku ” cerita Kris diiringi tawa bahagianya.

” Kau melihatnya? ” tanya Jessica terkejut , ia langsung menunduk menyesali mengapa Kris harus mendengar semua ucapannya.

” Aku mencintainya , aku juga mencintainya. Sama sepertimu aku juga mencintainya dan membutuhkannya. jangan pernah memintaku untuk meninggalkan Kris terlebih lagi untukmu!!!! ” Kris mengulang semua ucapan Jessica semangat sambil memukul meja, sedangkan yeoja disampingnya semakin menundukan kepalanya malu.

” Geumanhae Kris ” geram Jessica kesal

” Tidak akan Jessica terlebih lagi untukmu!! ” balas Kris masih meledek kekasihnya. Jessica menutup wajah dengan kedua tangannya karena malu

” Hahaha mianhae , aku hanya sangat bahagia sica mengetahui kau sangat mencintaiku. Gomawo” Jessica memberanikan diri membuka matanya dan menatap Kris , namja itu tersenyum lembut terlihat sekali kalau Kris memang sangat bahagia. Jessica pun membalas senyuman Kris.

———–

Baekhyun memberikan sebotol air pada Chanyeol yang baru saja selesai bermain basket. Chanyeol mengambil botol pemberian Baekhyun tadi dan meminumnya cepat

” Ya ! Darimana saja kau? ” tanya Sehun kesal begitu Baekhyun kembali dari kantin , ia kesal karena Baekhyun meminta izin untuk membeli makanan ringan sebentar tapi hampir setengah jam barulah Baekhyun kembali

” Mianhae Sehun – ah aku baru saja menyaksikan sesuatu menakjubkan ”

” Mwo? ” tanya Sehun penasaran.

” Tadi Jessica dan Hyunyoung bertengkar dan kalian tahu Jessica ….. ”

Belum selesai mendengar kelanjutan cerita Baekhyun namun Chanyeol sudah berlari untuk menemui Jessica untuk memastikan keadaan yeoja yang sangat dicintainya itu ia takut sesuatu terjadi dan Kris lah orang yang harus bertanggung jawab jika sesuatu terjadi pada Jessica. Chanyeol berlari secepat yang ia bisa tak terlihat rasa lelah diwajah tampannya berlari dari lapangan menuju kelas. Kakinya berhenti berhenti berlari begitu saja ketika melihat Jessica tengah tersenyum pada Kris dari kaca luar kelas , haruskah pemandangan seperti ini yang Chanyeol dapatkan setelah bersusah payah hanya karena mengkhawatirkan Jessica? Betapa tidak adilnya hidup ini bagi Chanyeol , ia hampir gila karena mengkhawatirkan yeoja itu tapi Jessica tidak tahu dan tidak akan pernah tahu apapun yang Chanyeol rasakan. Baginya kini asal ada Kris disampingnya semua akan baik baik saja walaupun tanpa Chanyeol.

Chanyeol memutar kembali langkahnya untuk menemui Sehun dan Baekhyun apalagi yang bisa ia lakukan selain menghindar dari pemandangan menyesakan seperti tadi , tanpa perlu bertanya langsung pada Jessica ia sangat yakin yeoja itu baik baik saja dan tidak terluka sedikit pun . Mana mungkin seorang Kris Wu akan diam saja melihat Jessica disakiti atau diganggu orang lain.

” Ya ! Kau kemana? ” tanya Baekhyun saat berpapasan bersama Chanyeol . Namja itu terlihat murung memikirkan sesuatu

” Gwenchana? ” Tanya Sehun khawatir melihat raut wajah Chanyeol. Apa yang terjadi padanya? Apa ini semua karena Jessica? Pikir Sehun.

Chanyeol pura pura tidak mendengar pertanyaan kedua sahabatnya , ” Baekhyun – ah apa Jessica baik baik saja? ”

Baekhyun tak mengerti apa maksud pertanyaan Chanyeol ” tentu saja Jessica baik baik saja , seharusnya kau tidak pergi tadi kau tidak tahu betapa beraninya Jessica saat melawan Hyunyoung . Dia berani menahan tamparan Hyunyoung . Chanyeol – ah sejak kapan Jessica jadi berani seperti sekarang walau tanpa Kris? ” jawab Sehun semangat.

Chanyeol tak merespon cerita Sehun sekarang ia tahu mengapa Jessica baik baik saja bukan karena Kris yang melindunginya tapi Jessica lah yang melindungi dirinya sendiri. Chanyeol senang mendengar perubahan Jessica namun ada satu yang membuatnya sedih , bisakah ia bertanya pada yeoja itu siapa orang yang membuat Jessica banyak berubah seperti sekarang. Chanyeol tentu saja berharap orang itu dirinya , ia memang tak bisa melindungi Jessica seperti Kris namun Kris juga harus sadar ia tidak akan bisa menjadi Chanyeol orang pertama yang mengetahui masa lalu buruk Jessica dan mengerti perasaan gadis itu lebih dari siapapun.

———

Chanyeol POV

Sudah beberapa kali aku menghubungi Jessica mulai dari menelofon sampai mengirim pesan tapi sampai detik ini Jessica tidak menjawabnya , aku hanya ingin bertanya keadaannya dan mendengar suaranya. apakah Kris yang memaksanya? sejak Taecyeon hyung mengenal Kris sejak saat itulah kami tak seperti dulu lagi. Ia masih membalas setiap pesanku atau menjawab panggilanku namun ada yang berbeda tak seperti dulu . Tidak banyak bicara dan hanya bicara seperlunya. Sebenarnya aku juga tak mengerti , apa Jessica mencoba menjauhiku, apa ini artinya Jessica benar benar mencintai Kris dan menolakku? Anniyeo , aku tidak boleh berpikir seperti itu dan menyerah. Keadaan bisa saja kembali seperti dulu , kau belum sepenuhnya menang mendapatkan Jessica ingat itu Kris.

——-

Aku hanya mampu menatap punggung Jessica dari belakang dan melihatnya dari kejauhan , ya hanya itu yang bisa aku lakukan. Kadang aku tak mengerti mengapa aku tak bisa seperti dulu yang berani mendekati Jessica bahkan di depan Kris kekasihnya , tapi sekarang aku seolah sadar ada batas diantara kami. Bisa saja aku nekat untuk mendekati Jessica lagi namun aku takut bila akhirnya Jessica hanya akan menolakku dan saat itulah aku harus menerima kenyataan kalau ia lebih memilih bersama Kris. Demi apapun aku belum siap

Jessica menoleh ke belakang dan mata kami akhirnya bertemu , ia tersenyum padaku. Senyuman itu tak berubah sedikitpun masih mampu membuatku bahagia dan kecanduan akan senyumannya , tapi kebahagianku tak berlangsung lama karena ia juga tersenyum bahkan senyuman itu terlihat lebih bahagia pada namja disampingnya Kris. Aku benci melihat Jessica tersenyum padanya , aku benci bagaimana Jessica bisa memeluk dan memegang tangannya , aku benci melihat Jessica terus berada disampingnya . Aku benci semua yang Jessica lakukan padanya , bahkan dulu ketika Jessica masih menyukaiku ia tidak pernah seperti itu padaku. Apa waktu dan keadaan sedang mempermainkanku? Mereka seolah ingin menyadarkanku Jessica sangat mencintai Kris dan tak tersisa sedikitpun perasaanya untukku.

Jarak kita hanya terpaut beberapa langkah , walau aku bisa menggapaimu dengan mudah tapi Kris bagai tembok yang berada di antara kami. Pasti perasaanku padamu tidak akan terbalas kan?

———-

Kebersamaan mereka seperti racun mematikan untukku yang mampu membuatku sesak dan lemah bila melihatnya , apa Tuhan sengaja menunjukannya padaku setiap hari ? Tidak ! Ini belum berakhir , aku dan Jessica tidak akan berakhir seperti ini. Memikirkan perpisahan kami membuat keberanianku muncul untuk menemui Jessica. Aku memegang bahunya dan ia langsung menoleh

” Waeyo Chanyeol? ” tanya Jessica.

” Ada yang harus kubicarakan ” jawabku. Jessica langsung menoleh ke sampingnya , menatap Kris lama seolah meminta izin padanya untuk berbicara denganku. Kris tak merespon ia hanya diam , ada apa dengannya biasanya ia langsung marah dan melarang Jessica namun kali ini ia hanya diam tanpa kata.

Jessica POV

” Mianhae Chanyeol – ah , bisakah kita bicara lain kali saja? ” jawabku. Chanyeol mengerutkan keningnya bingung mungkin ia merasa Kris sama sekali tak keberatan jika aku pergi bersamanya untuk bicara , kau salah Chanyeol – ah mungkin Kris diam tapi aku tahu ia berharap aku tidak pergi bersamamu. Ku harap kau mengerti aku tak ingin menyakiti Kris lagi

” Baiklah ” ujar Chanyeol , aku bisa melihat jelas kekecewaan dari wajahnya. Mianhae , aku mungkin mengecewakanmu tapi aku hanya tak ingin menyakiti Kris lagi

Kris menoleh mendengar ucapanku tadi , aku masih mendapatinya menatapku setelah Chanyeol pergi ” mengapa kau tak pergi? ” tanya Kris. Haruskah kau bertanya lagi? kau tahu pasti apa alasannya aku hanya tak ingin menyakitimu Kris, mengingat seringnya aku meninggalkanmu hanya untuk Chanyeol membuatku sadar dan belajar dari kesalahan . Kesalahan terbesarku yaitu menyakiti namja sepertimu Kris.

” Menurutmu? ” aku balik bertanya

” Nan mollaseo (aku tidak tahu) ” aku tahu Kris tengah berbohong kalau tidak mana mungkin ia berusaha menahan senyumnya seperti sekarang , dasar menyebalkan.

” Sayang sekali tuan Wu Yi Fan sepertinya kau tidak pandai berakting ” pancingku ingin melihat reaksi Kris.

Kris akhirnya tersenyum penuh arti . ” Ya , kau ini ” balasku mencubit lengannya. Kris hendak menarikku dalam pelukannya namun aku segera menahannnya.

” Wae? ” protes Kris kesal , aku melempar pandanganku pada Kang songsaenim yang sudah berada di depan kelas sedang menyuruh murid murid lain masuk. Bukannya cepat cepat menjauh Kris malah mendekapku erat , aku berusaha melepas pelukannya tapi rasanya percuma karena aku tidak akan bisa menandingi kekuatannya.

” Kris lepaskan , songsaenim akan melihat kita ” pintaku agar Kris melepas pelukannya , aku takut Kang songsaenim akan melihat kami dan memarahi kami.

” Lalu ? Songsaenim juga pasti sering memeluk istrinya ”

” Babo, bukan itu maksudku ”

” Mwo ?? Babo? Kau memanggilku babo? ” marah Kris tak terima aku memanggilnya bodoh , aku menyesal berani memanggilnya bodoh karena ia semakin mempererat pelukannya padaku. Aku senang Kris memelukku seperti ini tapi tidak sekarang di kelas dan semua murid bisa melihat kami. Tak berapa lama aku merasa Kris melepas pelukan

” Arrrgh ” ringis Kris kesakitan , aku tertawa mendapati Kang songsaenim disampingnya sedang menjewer telinga Kris.

” Berani sekali kau memeluk Jessica ” tegur Kang songsaenim

” Songsaenim , mengapa aku tidak boleh memeluknya? Kami memang berkencan ” Kris membela diri , Kang songsaenim tertawa terlihat sekali ia tidak mempercayai ucapan Kris.

” Kau pikir aku percaya ? Jessica masih cukup waras memilih anak nakal sepertimu ”

” Songsaenim ! Kau tanya langsung padanya , kami memang berkencan ”

” Jessica , kau tidak berkencan dengan Kris kan? ” tanya Kang songsaenim padaku.

” Kami berkencan songsaenim ” jawabku sambil tersenyum , Kang songsaenim terbelalak kaget mendengar jawabanku sedangkan Kris tersenyum penuh kemenangan.

” Songsaenim dengar kan kami memang berkencan ” seru Kris lagi melihat Kang songsaenim tak bisa berkata kata .

” Ne , aku mendengarnya ” jawab songsaenim lalu meninggalkan kami. Aku dan Kris langsung tertawa seperginya Kang songsaenim.

———–

Chanyeol tersenyum miris menyaksikan perdebatan Kris dengan Kang songsaenim , tidak cukupkah tadi Jessica menolaknya di depan Kris dan sekarang yeoja itu mengakui Kris sebagai kekasihnya. Perasaanya kian memburuk , harus berapa kali ia sakit hati dalam satu hari karena yeoja bernama Jessica Jung itu ? Chanyeol menghela nafas mencoba meredakan seluruh perasaanya , sakit hati , kecewa dan marah yang kini memenuhi hatinya.

Sepulang sekolah Kris mengajak Jessica untuk makan patbingsoo atau es serut di dekat rumahnya , menurut Kris patbingsoo disini adalah patbingsoo terenak di Korea karena itu ia mengajak Jessica kesini.

” Bagaimana? ” tanya Kris ketika Jessica mencoba patbingsoo

Jessica tidak menjawab ia begitu menikmati sampai tidak mau menjawab pertanyaan Kris. Kris terkekeh melihat kekasihnya yang sangat menikmati patbingsoo tak salah ia membawa Jessica ke sini.

Kris tersenyum melihat rona bahagia di wajah Jessica , ia sangat menyukai senyuman itu walaupun ia melihat senyuman manis Jessica setiap hari tapi rasanya tidak akan pernah puas dan bosan.

” Sica ” panggil Kris

” Hmmm ” jawab Jessica masih sibuk dengan patbingsoonya.

” Sabtu ini kosongkan acaramu , kita pergi bermain ice skating ”

Jessica mendongkak masih dengan senyum bahagianya ” benarkah? ” tanyanya semangat , sebenarnya Jessica ingin sekali mencoba bermain ice skating lagi terlebih lagi bersama Kris.

” Ne , kita akan pergi kencan. Kau senang sekali eoh? ”

Jessica mengangguk , tentu saja pergi kemanapun asalkan bersama Kris membuatnya senang. Kris mengelus puncak kepala kekasihnya , Jessica bukanlah yeoja yang sulit dengan hal hal kecil saja ia mudah senang dan bahagia. Ia memang berbeda dari gadis lain dan Kris menyadarinya dari awal , perasaanya pada Jessica kian membesar.

————

Chanyeol ……… namja itu tidak pernah menyerah mengajak Jessica bertemu , Jessica sendiri sudah memintanya untuk berbicara melalui telefon ataupun pesan namun Chanyeol menolak mana mungkin ia menyatakan perasaan lewat pesan ataupun telefon ia masih cukup gentle dan berani menyatakan perasaanya secara langsung. Sudah berbagai alasan Jessica berikan setiap kali Chanyeol mengajaknya bertemu mulai dari acara keluarga , pergi bersama Kris dan terakhir ia beralasan tidak enak badan. Chanyeol sendiri tahu itu semua hanyalah alasan Jessica untuk tidak bertemu dengannya , sedari awal ia yakin Jessica tidak akan mau bertemu dengannya namun Chanyeol bertekad akan terus berjuang sampai Jessica mau bertemu dan mendengar pengakuannya.

Hari Sabtu pun tiba Jessica tengah bersiap siap untuk pergi berkencan dengan Kris , moodnya sangat baik hari ini ia yakin sekali hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan bersama Kris nanti. Ia memandangi langit langit kamarnya sembari tersenyum dan sesekali tertawa sendiri , jika ada orang yang melihatnya seperti itu mungkin akan berpikir Jessica sudah gila . Ya , gila karena namja bernama Wu Yi Fan.

Senyuman di wajah Jessica menghilang ketika membaca pesan dari Chanyeol

From : Chanyeol
Apa kau tega mengabaikan orang yang sedang berulang tahun?

Jessica terkejut ia tidak tahu hari ini adalah ulang tahun Chanyeol , terselip rasa bersalah dihatinya karena tidak membalas pesan Chanyeol kemarin. Hari ini saja ia harus bersikap seperti biasa pada namja itu , Jessica tidak mau merusak hari bahagia Chanyeol . Ia langsung membuka kontak Chanyeol dan menghubunginya

” Youboseyo “ sapa Chanyeol senang

” Annyeong Chanyeol – ah , saengil chukahamnida “

” Gomawoyo …. “

” Mianhae aku terlambat mengucapkan , aku tidak tahu hari ini….. “

” Gwenchana , aku yang harusnya berterimakasih “

” Sica – ya bisakah kau datang dan merayakan ulang tahunku bersama ? “

” Chanyeol – ah a….k…..u “

” Aku tunggu kau di xxxxx jam 12 siang “ potong Chanyeol seolah tahu kelanjutan kalimat Jessica yang akan menolak ajakan bertemunya lagi.

Beep…. Jessica nampak berpikir dua kali untuk menemui Chanyeol , memang janjinya bertemu Kris masih lama namun ia ragu untuk mengatakan pada kekasihnya ia akan bertemu Chanyeol bisa saja Kris langsung marah dan membatalkan janjinya , ia tidak mau itu terjadi lebih baik Jessica mengatakannya saat bertemu Kris nanti.

———-

30 menit sebelum jam 12 Jessica sudah berada di tempat janjiannya dengan Chanyeol , setelah menutup telefonnya tadi Jessica langsung bersiap siap dan pergi . Ia bahkan pergi ke toko kue dan membelikan kue ulang tahun untuk Chanyeol tak lupa ia juga membelikan hadiah. Senyumnya mengembang melihat namja tinggi yang mengenakan kemeja biru dan celana jeans itu berjalan kearahnya

” Annyeong ” ucap Chanyeol sembari menarik kursi di hadapan Jessica

” Saengil chukkae ” ujar Jessica ceria dan bertepuk tangan sendiri. Di depannya Chanyeol hanya tersenyum senang dan mengelus rambut yeoja itu. Merasa mulai ada yang salah Jessica memilih mengeluarkan kadonya untuk Chanyeol sekarang.

” Cha , untukmu ” Jessica menyodorkan sebuah kantung berwarna biru muda

” Bolehkan aku membukanya sekarang? ” tanya Chanyeol semangat ingin cepat cepat membuka hadiah dari Jessica. Setelah mendapat persetujuan dari Jessica , Chanyeol langsung membuka hadiahnya tak sabaran.

Sebuah topi berwarna hitam dengan motif bintang bintang disampingnya , itulah hadiah dari Jessica . Chanyeol tersenyum senang , ia tak membutuhkan hadiah mahal ataupun bermerk asalkan orang yang dicintai yang memberikannya Chanyeol sudah bahagia. ” Gomawo ” ucapnya senang.

Jessica mengangguk , ada satu hal lagi yang harus ia lakukan untuk Chanyeol . ” Chanyeol – ah bisakah kau memesankanku minuman? Aku haus ” ujar Jessica . Namja yang tidak tahu kalau Jessica sengaja menyuruhnya pergi pun menurut dan langsung pergi . Seperginya Chanyeol , Jessica langsung menyiapkan kue ulang tahun yang dibelinya tadi dan menyalakan lilin.

” saengil chukha hamnida , saengil chukha hamnida. saranghaneun uri Chanyeol , saengil chukha hamnida” Jessica bernyanyi ketika Chanyeol kembali sambil menyodorkan kue ulang tahun agar Chanyeol segera meniupnya.

Chanyeol tak bisa menyembunyikan kebahagiannya , diletakkannya minuman yang tadi ia belikan untuk Jessica dan meniup lilin . ” Gomawo ” ucap Chanyeol berterimakasih lagi . Jessica tersentak karena tiba tiba Chanyeol mendekapnya erat dan mencium rambutnya singkat , hari ini ia memang berniat membuat namja itu senang namun bukan berarti ia berharap Chanyeol akan menyentuhnya seperti tadi. Jessica masih ingat betul statusnya sekarang , ia kekasih Kris Wu . Ada orang lain yang akan sangat terluka jika tahu Chanyeol memeluk dan menciumnya

” kenapa kau tak makan? ” tanya Chanyeol saat menyadari Jessica belum menyentuh makanannya sama sekali.

” Anni , gwenchana ” jawab Jessica singkat tersenyum tipis . Chanyeol hanya yakin ada yang disembunyikan Jessica darinya saat ini , karena tiba tiba raut wajahnya berubah dan menjadi murung.

” Apakah makanannya tidak enak?” tanya Chanyeol lagi . Jessica menggelengkan kepalanya ,ia hanya perlu menghabiskan makanannya cepat lalu pergi dari sini.

———-

Selesai menghabiskan makanan mereka , Chanyeol hendak menarik tangan Jessica namun karena yeoja itu menyadari apa yang akan Chanyeol lakukan ia mundur dan mengalihkan tangannya. Chanyeol terhenyak ia menyadari betul kalau Jessica sengaja menghindar , ia semakin tak mengerti apa yang terjadi pada Jessica kurang dari satu jam ia berubah menjadi aneh.

” Kajja ” Jessica berjalan mendahului Chanyeol meninggalkan cafe. Namja itu hanya memandangi punggung Jessica dari belakang miris , bahkan ketika tidak bersama Kris pun Jessica masih mengabaikannya.

” Chanyeol – ah ” ujar Jessica ingin berpamitan pulang , janjinya dengan Kris masih tiga jam lagi tapi sungguh ia tidak tahan disini bersama Chanyeol . Bagaimana Jessica bisa tahan berduaan dengan orang yang mencintaimu tapi kau tidak mencintainya ? Kalian bisa menjawabnya sendiri , pastilah tidak nyaman dan membingungkan.

” Sica – ya , ayo kita nonton ” Chanyeol memamerkan dua tiket di tangannya , semuanya memang sudah di persiapan termaksud acara selanjutnya sesudah menonton film. Jessica menatap dua tiket di tangan Chanyeol , bisakah dua tiket itu hilang tertiup angin atau mungkin ada penjahat yang datang dan mencurinya dari Chanyeol? Oh come on keduanya sangat tidak mungkin , hatinya ingin sekali menolak tapi Jessica masih mengingat jika hari ini adalah hari special untuk Chanyeol , tidakah terlalu kejam kalau ia menolak ajakan baik dari orang lain. Terlebih lagi ini adalah hari ini Chanyeol haruslah bahagia.

“kau tidak mau? ” Chanyeol bisa melihat raut tidak senang dari wajah Jessica

” Apa mengajakmu menonton suatu kejahatan? ” tanya Chanyeol lagi . Jessica menggeleng kuat , pertanyaan Chanyeol tadi seolah menyadarkannya untuk berhenti mengumpat pada tiket itu dan berhati hati agar Chanyeol tidak menyadari keinginannya untuk menolak. Jessica menormalkan wajahnya lalu tersenyum manis pada Chanyeol ” anniyeo , sudah lama sekali aku tidak pernah menonton ” ucap gadis kembali riang sengaja mengalihkan perhatian Chanyeol.

———–

Chanyeol mengajak Jessica menonton “transformer 4 ” , sungguh baru setengah jam film itu berlangsung Jessica sudah sangat bosan dan tidak tahan , harus berapa lama lagi ia bertahan disini.

” Chanyeol – ah film ini berapa lama? ” tanya Jessica penasaran

” 2 jam 45 menit , wae? ” jawab Chanyeol tanpa mengalihkan matanya dari layar , siapapun tolong bawa Jessica pergi darisini atau kalau perlu culik ia dan bawa kemanapun asalkan tidak disini bersama film robot robot fiksi seperti itu.

Jessica mengumpat mengapa ada film selama ini di dunia dan mengapa Chanyeol harus memilih film seperti ini , bolehkan Jessica egois sekali saja dan meminta pulang pada namja disebelahnya? Rasanya tidak mungkin seorang Jessica Jung berani seperti itu apalagi melihat Chanyeol yang sangat menikmati film bahkan beberapa kali ia berseru dan berbicara sendiri memuji muji film ini. Ia tidak tega merusak kebahagian orang lain

Sejam berikutnya hampir saja Jessica tertidur kalau Chanyeol tidak terus bertanya apakah Jessica menyukai film ini , apakah kurang jelas bagaimana raut wajah Jessica saat ini ? Apakah ia terlihat bahagia? Dia bahkan ingin menangis karena bosan dan kesal . Di ambilnya handphone dalam tas untuk menghilangkan rasa bosan , alangkah terkejutnya ia ketika melihat angka yang menunjukan pukul 16.35 itu berarti 25 menit lagi janjinya dengan Kris tapi sampai detik ini ia masih terjebak disini.

Ditempat lain Kris tengah mengendarakan mobilnya menuju Lotte World karena disanalah tempat bermain ice skating paling terkenal dan bagus di Korea. Kris bersiul sesekali bernyanyi tentu saja ia sangat bahagia karena sebentar lagi akan bertemu Jessica. Hari ini hari yang special untuknya , kalau tidak mana mungkin Kris berpakaian sebagus ini memakai celana jeans , kemeja putih dan blazer biru penampilannya sudah seperti member boyband sekarang ditambah dengan kacamata hitam yang menambah sempurna wajahnya. Kris mengambil handphone dan menghubungi Jessica untuk menanyakan keberadaan , juga mengabari kalau Kris sudah dalam perjalan disana . Tak ada jawaban Kris pun mengirimkan pesan

To: Jessica
Aku dalam perjalanan kesana , gidaryeo ㅋㅋㅋ

Jessica melemah setelah membaca pesan dari Kris tadi , pasti kekasihnya sudah perjalanan ke sana atau mungkin sudah sampai dan sedang menunggunya . Kris seandainya dia tahu kalau Jessica belum pergi ke sana dan terjebak dengan namja lain. Jangankan setengah jam lagi satu menitpun terasa lama sekali , diketuk ketukan jarinya ke lutut agar waktu tak terasa lama .

” Waeyo Sica? ” tanya Chanyeol heran melihat Jessica sangat gelisah

” Anniyeo , gwenchana ”

” Kau terlihat tak senang ”

” Anni…… aku sangat….. senang kok ” tutur Jessica berdusta. Ia berhenti mengetuk ngetukan jarinya dan membenarkan posisi duduknya. Beberapa kali Jessica berusaha biasa saja namun ia tak bisa , memikirkan namja yang tengah menunggunya seorang diri disana.

————

Kris menghubungi Jessica karena tak mendapati kekasihnya di area ice skating , ” dimana kau sica? ” gumam Kris sembari menghubungi yeoja itu.

” Mungkin Sica masih dijalan ” gumam Kris lagi berusaha mempositifkan pikirannya , ia yakin kali ini Jessica tidak akan mengabaikan janji mereka seperti dulu dan pergi bersama namja lain.

———

Jessica berjalan tergesa gesa keluar dari studio , jam menunjukan pukul setengah 6 berarti ia hanya terlambat setengah jam dan Kris tak begitu lama menunggunya. Ia bahkan tidak peduli Chanyeol masih berada di belakangnya , Jessica hanya ingin cepat cepat pergi dan menemui Kris.

” Jessica ” panggil Chanyeol ketika berhasil menahan tangan yeoja itu untuk terus melangkah.

” Chanyeol – ah , aku harus ……. ”

” Kajja, masih ada tempat terakhir yang harus kita datangi ” ajak Chanyeol ini bukan mengajak tapi memaksa sambil menarik tangan Jessica . Kalau saja ia bisa tegas untuk menolak sekali saja , mungkin saat ini ia sudah bersama Kris bermain ice skating. Sepanjang perjalanan Jessica tak berbicara sepatah kata pun , ia memilih diam memperhatikan jalan tidak mengobrol dengan Chanyeol ataupun melihat handphonenya untuk melihat waktu. Jessica sadar jika ia terus melihat jam , itu akan semakin menyiksanya.

” Kau baik baik saja Sica? ” tanya Chanyeol khawatir melihat sikap Jessica yang sangat aneh. Jessica mengangguk tanpa menoleh , ia tidak ingin Chanyeol melihat wajahnya yang terlihat tak senang dan kesal.

———-

Kris menatap sinis para pasangan yang berlalu lalang di depannya , ia tidak iri karena ia juga mempunyai kekasih. Hei , apa orang orang itu sengaja meledeknya karena Jessica tidak kunjung datang dan tak jelas keberadaanya? Jangan lagi menyuruh Kris untuk menghubungi Jessica , ia sudah melakukannya puluhan kali namun tak ada jawaban.

Kris mulai resah , ada rasa takut kalau Jessica melupakan janjinya dan membiarkan ia lama menunggu . Namun Kris tidak berniat meninggalkan tempat ini walau ia tidak tahu Jessica akan datang atau tidak tapi bolehkan ia berharap kekasihnya akan segera muncul dan menghilangkan pikiran pikiran negatifnya.

———-

Chanyeol membukakan pintu dan membantu Jessica turun layaknya seorang pangeran tengah menghiba pada putrinya. Mereka sudah di sebuah cafe yang menyajikan pemandangan malam kota Seoul . Chanyeol menuntun Jessica ke lantai paling atas , tempat yang sengaja ia siapkan malam ini untuk mereka berdua .

” Indahnya ” seru Chanyeol senang
Jessica tersenyum tipis menanggapi ucapan Chanyeol , tempat ini memang indah tapi akan jauh lebih indah lagi jika ia bersama Kris disini bukan Chanyeol.

Chanyeol berjalan mendekati Jessica yang berada jauh disampingnya , berdiri di belakang yeoja itu dan menempatkan kepala Jessica dibawah kepalanya. Oh Tuhan bukankah ini sangat romantis? Posisi yang romantis ditemani pemandangan indah kota Seoul malam hari , namja itu bahkan bisa menghirup wangi strawberry khas Jessica Jung. Mereka benar benar dekat.

” Sica – ya ” bisik Chanyeol lembut terdengar aneh di telinga Jessica.

” Aku mencintaimu ” lanjut Chanyeol tiba tiba menempatkan lengannya pada leher gadis yang masih terpana dengan pengakuan cintanya.

Jessica mengerjapkan matanya bertanya pada dirinya sendiri apa ini nyata Chanyeol menyatakan cinta dan memeluknya dari belakang , apakah ini nyata? Ini nyata Jessica bisa merasa tangan Chanyeol di lehernya , tapi ada yang lebih pentingketimbang mempermasalahkan ini nyata atau tidak . Jessica tersadar ia tidak boleh diam saja dan terkesan menyukai semua ini , ia menarik lengan Chanyeol dari lehernya dan melepaskannya.

” Mianhae ” ucap Jessica begitu mata mereka bertemu , ini semua tidak benar . Chanyeol tidak boleh menyentuhnya seperti itu

” Anni , aku yang harusnya meminta maaf ” balas namja itu . Chanyeol mencoba tersenyum kendati ia merasa kecewa dan terkejut yang memenuhi ruang hatinya . Mulai saat ini ada larangan baginya untuk menyentuh Jessica seperti dulu.

Jessica dan Chanyeol duduk di sebuah meja yang menghadap langsung indahnya pemandangan malam hari , keadaan hening dan canggung menghampiri mereka setelah kejadian tadi. Yang satunya sibuk memikirkan orang lain dan cara untuk cepat cepat pergi dari sini sedangkan yang satunya sibuk merangkai kata kata cinta. Chanyeol memang berniat menyatakan perasaannya sedari awal , karena itu semua begitu dipersiapkan dengan baik hari ini.

” Sica ” ujar Chanyeol memulai pembicaraan . Jessica yang menatap wajah namja itu berubah menjadi serius mulai tidak nyaman , ia tidak mau Chanyeol menyatakan perasaanya seperti tadi.

Ada keinginan Jessica untuk menyuruh Chanyeol berhenti bicara ” jangan katakan apapun , jangan bilang kau mencintaiku ” harap gadis itu dalam hati . Seharusnya keadaan seperti ini tak terjadi mengingat mereka saling menyukai , ya….. maksudnya dulu sebelum Jessica sadar akan perasaan yang sebenarnya dan menyadari siapa namja yang sebenarnya ia cintai .

” Sebenarnya belakang ini aku menyadari kau sangat berubah , aku senang melihatmu tersenyum , tertawa dan bisa menunjukan perasaanmu pada orang lain . Melihatmu yang sekarang aku bertanya pada diriku sendiri apakah itu benar benar kau , Jessica yang selalu diam ketika diganggu. Aku senang melihatmu yang sekarang ……. ”

” Geundae , aku juga menyadari kau mulai menjauhi dan mengabaikanku tanpa ku tahu alasannya . Karena itulah aku ingin bertemu denganmu seperti ini , Jessica kau tahu aku sangat mencintaimu . Aku bisa melakukan apapun untukmu , perasaanku padamu semakin dalam setiap hari dan itu menyiksaku karena harus menunggu kepastian darimu ”

Jessica terperangah walau ia tahu Chanyeol pasti berniat menyatakan perasaan padanya , namun ia tidak membayangkan kalau Chanyeol benar benar mengungkap semua perasaanya.

” Kau bilang kau sudah menemukan orang bisa dipercaya , tapi kenapa kau mencoba meninggalkan orang itu? ”

Dasar Jessica bodoh , yeoja itu tak bergerak sama sekali , tak bisa bicara mendengar pengakuan Chanyeol . Kenapa pula Jessica tidak mengatakan perasaan yang sebenarnya , oh ayolah ini kesempatan emas yang tidak boleh disia siakan.

” Mengapa Jessica? ” tanya Chanyeol tak sabar menanti jawaban dari yeoja yang masih terpana.

Jessica mulai membuka bibirnya , mungkinkah ia akan mulai menjelaskan perasaannya? Jessica hanya perlu mengatakan ” aku mencintai Kris ” tiga kata dan bahkan itu tidak butuh waktu lebih dari lima detik namun kenapa bibirnya serasa kelu suaranya tak mau keluar . Kemana keberaniannya seperti saat melawan Hyunyoung kemarin , Jessica benar benar membutuhkannya . Kenapa keberanian tidak pernah berpihak padanya di saat saat penting seperti sekarang.

Chanyeol POV

Jessica masih terdiam , kurasa ini hampir lima menit ia terdiam tak bersuara menjawabku . Sedari tadi ia hanya menunduk dan menatap ke arah lain , apa ini artinya Jessica menolakku ? Ingin sekali aku memukul kepalaku saat ini menghilang pikiran seperti tadi , kenapa aku senang sekali berpikir Jessica akan menolakku.

” Apa kau butuh waktu lagi untuk menjawab? ” tawarku tak tega melihat Jessica seperti tertekan seolah aku sangat memaksanya untuk menjawab

Jessica masih terdiam

” Geurae baiklah kau tidak perlu menjawab sekarang , cha ….. ayo kita pesan makanan sekarang ” kugeserkan buku menu padanya sekedar mengalihkan perhatian Jessica . Aku memang membutuhkan jawaban darinya sampai detik ini , tapi tak berarti aku harus membuatnya tertekan.

” Sica sebenarnya …. hari ini bukan hari ulang tahunku , aku tidak berulang tahun. Kalau aku tidak berbohong aku tidak tahu kapan bisa bertemu denganmu, mian” jelasku , ya hari ini memang sudah kupersiapkan jauh hari termaksud membohongi Jessica . Ide untuk membohonginya tiba tiba muncul saat aku frustasi ia terus menghindariku Ini memang keterlaluan aku sadar , Jessica sengaja mempersiapkan kue dan kado untuknya dan ternyata semua ini hanya kebohonganku belaka.

Aku bisa melihat ekspesi terkejut Jessica dari ekor mataku , kedua matanya terbelalak menatapku tak percaya. Wajar saja ini pertama kali aku membohongi dan merusak kepercayaannya , tapi mau bagaimana lagi ? Aku sangat ingin bertemu denganmu Jessica.

” Wae? ” itulah kata pertama yang ia ucapkan setelah cukup lama mendiamiku. Jessica menatapku dengan tatapan yang sulit dijelaskan , mungkin ia marah dan kecewa padaku. Aku tak pernah melihatnya seperti ini , ini pertama kali ia menatapku dengan tatapan kesal dan marah.

Jessica menggelengkan kepalanya lalu pergi meninggalkanku begitu saja , semarah itukah ia padaku? Aku segera berlari menyusulnya , tak sulit mengimbangi langkahnya kini aku sudah berhadapan dengan Jessica ” mianhae , aku tahu aku kelewatan tapi….. ”

” Anni , kau yang harus memaafkanku ” potong Jessica cepat , kenapa dia meminta maaf sekarang? Aku tidak mengerti.

” Maksudmu?. ”

” Mianhae, aku mencintai Kris ”

Mianhae, aku mencintai Kris

Mianhae, aku mencintai Kris

Mianhae, aku mencintai Kris

Mianhae, aku mencintai Kris

Kalimat yang baru dilontarkan Jessica rasanya mengalun puluhan kali ditelingaku. Matanya tak menyiratkan kebohongan atau ia sedang bercanda denganku.

” Aku memang menyukaimu tapi aku mencintai orang itu ”

TBC

Annyeong \^o^/

Adakah yang masih setia menunggu kelanjutan somebody else? Kalau iya gomawo ya, masih setia menunggu ff ini T^T. Ini satu atau dua chapter terakhir Somebody Else , well aku masih bingung untuk pembagian chapter terakhir so mungkin kalau engga aku bagi menjadi berapa bagian misal A , B dan C. Dan akhirnya aku bisa focus ke “ What Am I To You?”

Karena next chapter mungkin last chapter , aku bakal protect dan cara minta password bakal aku rilis sebelum chapter terakhir. Aku ga mau pusing lagi ingetin kalian untuk komentar dan like setiap chapter, jadi semua terserah kalian tapi aku ga akan kasih pw ke siders yang engga menghargai ffku.

And last gomawo jeongmal gomawo untuk semua komentar kalian selama ini, walau aku jarang bales tapi semua komentar pasti aku baca dan itu membawa efek positif banget buat lanjutin ff . /bow/

DAN INGET KOMENTAR YANG AKU BUTUHKAN BUKAN “ LANJUT THOR” atau “BAGUS” aku pengen kalian memberikan pendapat tentang jalan ceritanya. No bashing!!

Sampai ketemu di chapter berikutnya \^o^/

94 thoughts on “Somebody Else (Chapter 10)

  1. Krissica moments aaaa sweet banget, akhirnya sica bilang ke oppanya kalau kris pacarnya. Chanyeol jahat ih, kasian kris yg nungguin sica. Ngerusak banget -_-

  2. oh my akhirnya jessica berani jujur ke oppa nya kalo kris pacarnya authorr lanjutin teruss ya jangan pernah berhenti buat chap selanjutnya yaa 👍👍😘😘

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s