[FREELANCE] Conference (oneshot)

PicsArt_1408759017043

@anndtlarasati storyline PRESENT

CONFERENCE

                JUDUL : Conference

AUTHOR : @anndtlarasati

MAIN CAST : Jessica Jung—Kris Wu—Luhan Xi

SUPPORT CAST : Liou(OC), Suho(just name), etc.

GENRE : failed romance

RATING : PG-13

LENGTH : Oneshot

DISCLAIMER : semua karakter disini adalah bukan milik saya. Saya hanya meminjam mereka demi tersalurnya jalur cerita yang saya miliki. Jangan pernah berpikir tentang penggandaan, peniruan, atau penulisan ulang terhadap FF ini tanpa izin dari saya sebagai pemilik legal FF ini. Terimakasih J

WATCH OUT OF TYPO(s)

READY FOR CONFUSION

HAPPY READING, ANYWAY!

 

SM entertainment, aku tak tahu bagaimana bisa aku ditakdirkan untuk debut dengan boygroup EXO di agensi kenamaan Korea Selatan ini. Baiklah, awalnya aku merasa beruntung. Pertama, karena aku akan menerima banyak popularitas. Kedua , aku bisa menghasilkan pendapatan sendiri. Ketiga, aku bertemu seorang bidadari.

Bidadari itu bernama Jessica Jung—member girlgroup yang dikenal dengan nama Girls generation atau So Nyeo Shi Dae—berada diabawah nauangan agensi yang sama dengan kami. Aku mengenalnya pertama kali sekitar tahun 2010, masa pre-debut ku. Jujur, aku tak begitu memperhatikan gadis itu. Aku lebih memperhatikan empat member se-grup nya, Yuri, Sooyoung, Yoona, dan Seohyun—mereka yang notabene sempat syuting bersamaku untuk VCR Tur konser mereka. Bukankah aku sangat beruntung?. Yah, Kris memang wajar terpilih karena ketampanannya hehehe.

Sungguh, di tahun itu, bagiku Jessica tak lebih dari seorang gadis pendek yang lebih banyak diam. Tapi, di tahun berikutnya 2012 aku mulai terpikat pada pesonanya. Entah bagimana bisa, aku ter hipnotis dengan kecantikan –beda dari yang lain—yang ia miliki. Aku menyukainya pertama kali di konferensi pers untuk SMtown world tour di Los Angeles. Ia tak banyak bicara, dan saat ia mulai bersuara menjawab pertanyaan pers, ia lebih banyak tertawa malu. Ah, menggemaskan sekali.

SMTown World Tour adalah event dimana seluruh anak asuhan Sment berkumpul untuk menampilkan sebuah konser. Dan di Los Angeles adalah negeri dimana pertama kalinya aku begitu menyukai Jessica Jung, seniorku sendiri. Tidak berhenti sampai disitu, SMtown world tour di Seoul adalah puncak getaran hatiku pada sosok Jessica. Untuk pertama kalinya, mata kami bertemu, aku mengalungkannya sebuah kalung bunga, dan yang paling mengejutkan adalah, Jessica memegang tanganku. Ah!!!! Itu sungguh sungguh sungguh manis dan menakjubkan, perasaan ku benar-benar bahagia.

SMTown world tour terus belanjut. Kami—aku dan dia—menyebrangi berbagai negeri dan menghabiskan banyak waktu untuk menatapnya di Thailand, Singapore, Indonesia, Jepang, dan Beijing. Aku tak pernah berhenti untuk berada di sekitar Jessica. Aku benar-benar terhipnotis olehnya. Akhirnya, setelah SMtown berakhir, kami tak bisa banyak bertemu. Tapi Jessica seharusnya tahu bahwa aku menyukainya, seharusnya ia peka dengan perasaanku. Apakah berada disekitarnya tak cukup untuk ia menyadari semuanya.

Kini, hanya sekali dua kali aku bertemu Jessica. Dan, perasaan ini tak boleh terlalu tampak untuk menghindari skandal dan ada satu hal yang mengganggu lagi, yaitu Suho, member EXO sekaligus pemimpin di subgrup EXO-K tampaknya juga menyukai Jessica. Jadi, apa yang bisa akulakukan? Suho sahabatku. Dan Jessica begitu akrab dengannya. Baiklah, mungkin mereka hanya teman biasa saja. Lets positve think!

Di 2014 adalah hari terakhir kami bertemu. Terakhir karena aku telah menyediakan segala bentuk untuk mengundurkan diri dari agensi SMe yang kurasa semakin menyulitkanku. Aku akan kembali ke kampung halamanku, China tanpa harus ke Korea lagi. SM sudah terlalu menyiksaku. Ia menyabotase keuanganku, mengabaikan kesehatan kami, dan memaksa kami untuk tetap bekerja keras. Menyedihkan- Aku tak tahu mengapa Jessica dan yang lainnya masih mampu bertahan sejauh ini. Sungguh, aku mencintai grup-ku, aku mencintai penggemarku, dan aku ingin melihat Jessica lebih dekat. Tapi, aku sudah tersiksa terlalu jauh. Di Event gaon award lah hari terakhir paling mengesankan aku bersama Jessica. Kami duduk bersebelahan dan saling berjabat tangan untuk menyelamatinya atas award untuk grup-nya. Huwaaa, ia semakin hari semakin membuatku menyukainya. Hanya saja, aku tak berani mengungkapkannya, aku tak ingin Suho –yang keliahatan menyukainya—salah paham atau apapun itu.

Di hari itulah aku gugup, bahagia, sekaligus sedih. Kami takkan banyak bertemu kelak, ia akan semakin jauh dari jangakauan ku.

Dan kini, aku tak bersama dirinya lagi.

Aku menangis menyaksikan SMTown World Tour tahun ini di youtube, kini tak ada diriku yang selalu berusaha berada di dekatnya. Yang kumampu hanya melihatnya dari jauhterbatas layar untuk memastikan ia baik-baik saja. Yah, ia terlihat baik, semakin cantik, dan semakin mempesona. Suaranya pun semakin hari semakin tinggi saja. Terlihat Kai, Luhan, serta Siwon sunbae yang nampak begitu gencar berada didekat Jessica. Aku cemburu!

Kini, aku harus menerima sakit didalam lubuk hatiku mengetahui Jessica dan Luhan—mantan memberku—berkencan. Aku melihat nitizen China sekaligus fan berat Luhan melakukan aksi protes di media sosial Luhan, bahkan memaki Jessica melalui media sosial juga. Mengapa mereka menyakiti Jessicaa-ku?Ini tidak bisa dibiakanl!

“menonton Jessica lagi, Kris?” manager baruku Liou memergoki aku yang sedang berselancar mencari berita Jessica. Aku sudah tertangkap basah, tak bisa mengelak lagi.

“ambil ini! Datanglah kesana besok untuk melihatnya!” Liou memberikanku secarik kartu tanda pengenal reporter

“apa ini?”

“Jessica dan Luhan akan mengadakan klarifikasi besok. Pergilah dengan wig dan kacamata! Seolah-olah kau adalah reporter.” ujar Liou, aku mengamati tiket itu. Haruskah aku datang? Aku takut untuk kecewa mengetahui kebenaran antara Jessica dan Luhan. tapi, aku juga sangat merindukan Jessica. Sangat merindukannya.

.

Rungan press-conference sudah ramai oleh pemburu berita dan aku yang penuh pertimbangan sejak semalam kini berada diantara orang-orang ini dengan penyamaran yang menakajubkan. Lama aku menanti jessicaa. Sekitar satu jam barulah ia, Luhan, dan beberapa petinggi SM muncul. Aku terkesiap, jantungku tak ingin melambatkan debarannya. Jessica mengenakan kemeja putih dan jeans, rambutnya digulung—untuk pertama kalinya kulihat–. Ia nyaris sempurna. Aku tak mampu melakukan apapun, sednagkan para reporter memulai jepretannya, aku hanya diam terpana. Jessica memang tak pernah berhenti untuk mempesona.

“kami—aku dan luhan—tak memiliki hubungan khusus apapun!” Jesica dengan bahasa koreanya membuka suara setelah speech-speech dari petinggi SM. Lega—aku lega mendengarnya

“lebih tepatnya tidak lagi memiliki hubungan khusus. Kami memang sempat berkencan selama sekitar dua bulan, tapi sepertinya fan Luhan membuat kami mengalami ketidakcocokan!” ujar jessica dengan senyum mirisnya. Aku ikut tersenyum miris, lalu memandangi Luhan—gege cantik yang juga kurindukan itu. Kau hebat ge, bisa berkencan dengan Jessica

“yah, hanya kencan dua bulan dan tak sampai pada hubungan yang lebih jauh. Lagipula, Jessica adalah noona-ku. Aku sudah berpikir tentang ini. Dan kami memang tidak melanjutkan kencan ini lagi. Jessica adalah noona yang baik!” Luhan ikut bersuara menggunakan bahasa korea lalu menyampaikannya lagi dalam China

“gomawo Luhannie!” ujar Jessica pelan. Dia-sungguh luar biasa indahnya.

Sesi pertanyaan pun dimulai, semua gencar memberi pertanyaan, dan aku hanya diam. Tentu saja aku harus diam jika tak mau penyamaranku terbongkar.

“Jessica, apa karena fan, akhirnya kau tak ingin lanjut dengan Luhan?” penerjemah menerjemahkan pertanyaan dari seorang wartawan kepada Jessica

“tidak juga. Itu karena aku masih mencintai seseorang kkekekke:D” Jessica tertawa, apa? Apa maksudnya? Ia menyukai siapa? Aku melihat raut wajah para staf SM yang gelisah dan panik

“Jessica hanya bercanda!” selah Salah seorang staf

ani! Aku menyukai seorang namja yang selalu didekatku sejak awal. Ia sangat dingin, tapi manis sekali ketika ada didekatku. Hmmm, aku merindukannya!” ujar Jessica menerawang. Apa namja yang ia maksud adalah aku?

“siapa namanya?” tanya wartawan yang lain dalam korea

“yang pasti fans juga sangat suka menjodohkan mereka, katanya mereka mirip!” Luhan menjawab. Sekarang aku semakin geer.

“intinya, aku merindukan orang itu. Untuknya, aku ingin bertanya Kapan kau akan kembali? Kenapa kau tak pernah menghubungiku? Atau hanya karena aku yang terlalu berharap padamu? Aku pikir kau menyukaiku, tapi sepertinya tidak yah? Aku sungguh merindukanmu orang dingin! Kenapa kau memberiku harapan palsu? Kupikir kau akan jujur padaku, tapi kenapa?” Jessica mulai berkaca-kaca

“kenapa kau malah pergi meninggalkanku tanpa sepatah kata-pun. Pergi begitu saja seperti angin. Aku tahu, kita tak banyak bicara, tapi tingkahmu sudah cukup membuatku percaya diri bahwa suatu saat kau akan mengungkapkan cintamu padaku. Kau sanga jahat!” ujar Jessica lalu tetawa hambar. Apa namja yang dimaksud itu aku?

“apa yang kau maksud Kris?” entah siapa yang bertanya seperti itu, Jessica membelalakkan mata dan tersenyum miris. Luhan tampak menunduk, dan staf SM segera mengambil alih

“nah, kurasa ini sudah terlalu jauh. Konferensi ini ditutup!” ujar staf SM. Suasana menjadi riuh dengan wartawan yang ramai menawarkan satu pertanyaan lagi, jepretan kamera juga semakin gencar terdengar. Aku masih diam, Jessica apa dia sungguh merindukanku? Apa sungguh dia mencintaiku? Apa sungguh ia menunggu pengakuanku?

“maaf Jess, membuatmu menunggu!” aku berteriak spontan. Suasana hening, karena yah aku sadar, suaraku ini sangat khas dan orang-orang akan langsung mengetahui siapa yang bersuara itu. Aku memberanikan untuk berdiri, melepas kacamata dan wig ku. Jessic-ku kini menitikkan airmatanya

“aku menyukaimu! Sangat!” ujarku yang kini menjadi fokus lensa wartawan. Aku spontan maju ke podium dan memeluk Jessica yang masih menangis sesenggukan. Dan hei! ah! Aku ikut menangis?

THE END

My note : otthe? Buruk yah? Maklum, soalnya bikinnya Cuma 30 menit, bener-bener ngebut. Jadi maafffff banget kalau mengecewakan. Ohya, terimakasih untuk admin yang sudah bersedia posting ini. Terimakasih juga untuk reader kece yang sudi membaca ini. Dan big thanks yang mau subscribe. Saranghae:*

23 thoughts on “[FREELANCE] Conference (oneshot)

  1. Ceritanya Simple tapi sukses buat aku senyum2 sndiri bacanya…🙂

    Bagian awal adalah cerita real dan pas saat bagian akhir jadi ikutan berasa real…

    Ditunggu Ff krissica yg lainnya yaa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s