What Happen with Me? (Series)

Tittle : What Happen With Me?

Author : JungDhane / @DhaniWKW

Main Cast :
Jessica Jung | Xi Luhan | Kris Wu | Im Yoona

Lenght : series

Genre : romance, angst, school life, friendship

Rate : PG-13

Note : Sorry for bad story and typos.The casts isn’t mine. They were belong to their parents, God and their agency. Enjoy ^^

Before : Our First Meeting | Chocollate Valentine | That Stupid Letter | The Reason

WHAT HAPPEN WITH ME?

AUTHOR POV

Gadis cantik yang baru saja turun dari motor itu segera menyerahkan helm yang ia gunakan kepada pemilik motor yang ia tumpangi.
“Terima kasih atas hari ini, dan juga tumpangannya, wufan oppa” ujar nya dengan sebuah senyuman kecil dari wajah mulusnya itu.

“Tidak, seharusnya aku yang berterima kasih padamu Jessica. Terlebih kau telah memberiku kesempatan setelah sekian lama”

“Ya, kau berkata seolah aku ini orang jahat karena tak segera menjawab perasaanmu saja, oppa”.

Kris, namja itu terkekeh pelan sembari mengusap puncak kepala Jessica Jung yang resmi menjadi kekasihnya hari ini dengan lembut. “Masuklah, aku akan menghubungimu ketika aku sampai nanti”.

Jessica mengangguk menurut, ia melangkahkan kakinya menuju pagar rumahnya, tak lama setelah itu ia kembali berbalik menghadap pada Kris.

“Ada apa lagi?” Tanya namja tampan itu yang hendak memasang kembali helm miliknya namun ia hentikan ketika melihat Jessica berbalik arah.

“Eumm, berjanjilah padaku untuk berhati-hati dijalan. Ingat jangan ngebut seperti apa yang kau lakukan tadi oppa. Sangat berbahaya mengingat di jam-jam seperti ini jalanan cukup padat kendaraan” ujar Jessica.

Kris tersenyum kecil mendapati kekasihnya begitu mengkhawatirkannya, terbesit perasaan senang didalam benaknya. “Aku berjanji eomma hahaha..” kekehnya pelan.

“Ishh, sudah sana pulanglah” usir Jessica.

“Baiklah baiklah, aku pulang sekarang. Hati-hati dirumah, dan jangan merindukanku” ucap Kris yang kemudian menstater motor sport miliknya dan melesat pergi meninggalkan Jessica yang masih berdiri didepan pagar sembari menekan dadanya yang bergemuruh.

“Apa begini rasanya disukai oleh namja? Dan kenapa aku baru sadar bahwa Kris oppa benar-benar tampan? Ahh Jessica sepertinya hari ini kau sangat beruntung!” Gumamnya dengan senyuman lebar menghias wajahnya, dan detik kemudian ia memutuskan untuk masuk kedalam rumahnya dan memberi tau Krystal tentang kejadian mengejutkan hari ini.

Dan saat pintu rumah keluarga Jung itu tertutup, sebuah pasang mata yang sedari tadi mengawasi dua sejoli yang baru saja pulang bersama tiba-tiba saja memunculkan wujudnya dari balik tembok sembari terus menatap rumah mewah tak jauh dari tempatnya berdiri. “Kenapa… aku merasa aneh dengan hubungan mereka?” Tanya orang itu pada dirinya sendiri sembari meletakkan tangannya tepat pada jantungnya yang berdetak tak karuan. “Ada apa denganku?”

——0000000——

Yoona yang sedang membaca sebuah majalah di ruang tengah itu pun tersentak saat pintu rumahnya tetutup dengan cukup keras, hal tersebut sungguh menyebalkan karena membuat yeoja manis dengan rambut hitam legamnya itu kaget setengah mati. Sumpah serapah yang sudah berada di ujung bibirnya itu tertahan tatkala melihat sang pelaku yang merupakan kakak kandungnya baru saja melewatinya dengan wajah yang benar-benar buruk, bahkan wajah Luhan terlihat sangat merah dan kedua tangannya pun terkepal cukup erat. Jika biasanya Luhan akan bersikap santai dan terkesan tak perduli, tapi kali ini ia nampak sangat berbeda, Yoona yang melihat hal itu pun bergidik. Luhan oppa menakutkan sekali batin Yoona.

BRAKK

Lagi, Yoona lagi-lagi dibuat terkejut oleh tindakan Luhan yang kali ini menutup pintu kamarnya secara kasar. Yeoja itu mendengus “ada apa dengannya? Dia terlihat menakutkan” gumamnya. “Setelah emosinya mereda aku akan mengadukannya pada appa karena telah membanting pintu hari ini. Lihat saja kau Luhan, pintu kamarmu akan segera digantikan dengan tirai murahan kkkk”.

Berbeda dengan Yoona yang tengah merencanakan sesuatu untuk mengerjai dirinya, Luhan malah duduk diam dan bersandar pada dashboard ranjangnya dan menatap lurus ke depan. Nafas yang teratur namun dengan hentakan kasar membuat siapa saja yang mendengar akan berfikir bahwa namja tampan itu tengah dalam emosi yang cukup buruk.
Entahlah, namun sepertinya setelah pulang dari kegiatan mengintainya emosi Luhan benar-benar naik dan moodnya turun sangat drastis. Bahkan wajah tampan nan rupawan miliknya yang selalu terlihat bersinar itu kini nampak redup yang justru tertutup oleh amarah yang bahkan ia sendiri tak tau sebabnya.

Drrtt

Ponsel layar persegi panjang berwarna putih milik Luhan yang tergeletak di tepi ranjang itu bergetar, ditolehnya benda persegi itu. Sedetik kemudian, ponsel tersebut pun berpindah dari pinggiran ranjang kini berada pada genggamannya saat ia tau bahwa sebuah pesan tengah menunggu untuk dibaca.

From : My Seo

Apa yang kau lakukan oppa? ^^

Sebuah pesan dari Seohyun membuatnya lemas, tak berniat membalas pesan tersebut, akhirnya Luhan memilih meletakkan ponselnya pada meja dan membaringkan tubuhnya sembari menatap langit-langit kamarnya.

“Kenapa sekarang justru aku menginginkan pesanmu lah yang muncul di ponselku dan bukan Seohyun yang jelas-jelas yeojachingku?” Gumam Luhan seorang diri. “Dan kenapa disaat aku melihatmu bersama namja lain dadaku justru terasa sesak dan badanku terasa panas? Bukankah ini adalah keinginanku agar kau menjauh dariku, melupakanku dan mencari kebahagiaan baru dengan namja lain? Tapi… kenapa malah begini? Aku… ada apa denganku sebenarnya? Kenapa.. kenapa aku malah merasa emosi saat kau bersama pria lain dan bukan aku yang bersamamu. Disini.. di dadaku saat terasa sangat sakit sekali” ujarnya sembari menekan dadanya yang terasa sakit saat mengingat hal yang ia lihat sore tadi.

“Jessica…” gumam Luhan pelan. “Kenapa… apa yang telah kau lakukan terhadapku?”

——-00000000——-

Luhan yang baru saja keluar dari mobilnya beserta Yoona itupun menatap kaget objek di depan mereka saat ini. Oh, bagaimana jika tidak kaget jika melihat seorang Jessica Jung yang biasanya selalu menempel pada seorang Xi Luhan justru malah terlihat menaiki motor bersama namja lain.
Ya, Kris dan Jessica kembali terlihat bersama dan mesra pagi ini. Berita hangat tentang hubungan keduanya pun telah tersebar luas seantero sekolah dan sempat menjadi trending topic mengalahkan berita Luhan dan Seohyun.
Tentu saja berita tersebut segera menjadi perbincangan, karena seorang Jessica Jung yang dikenal sebagai sesaeng fans Luhan itu malah berkencan dengan kapten basket sekolah yang terjenal dingin, jutek dan tak pernah terlihat tertarik dengan yeoja. Namun yang lebih parah adalah, Jessica Jung yang pernah terang-terang mengatakan bahwa dirinya adalah calon istri Luhan kini justru menjalin hubungan dengan Kris Wu, sahabat Xi Luhan sejak smp. Sungguh menggelikan bukan?

“Apa-apaan Kris oppa itu, menjemput Jessica seenaknya. Lihat, karena perbuatannya Jessica tidak bisa menumpang dengan kita hari ini” decak Yoona kesal.

Luhan menoleh, menatap Yoona dengan datar. “Biarlah, lagi pula mereka sekarang adalah sepasang kekasih. Jadi biarkan mereka melakukan apa yang mereka mau”

Yoona menatap tajam Luhan yang berada disampingnya, “Aku tidak menyukainya! Aku lebih suka melihat kau yang berada disamping Jessica, oppa! Kau adalah satu-satunya namja yang akan bersanding dengan Jessica kelak. Aku tak akan membiarkan yeoja mana pun mengantikan posisi Jessica untuk menjadi pendamping hidupmu!” Tukas Yoona.

“Hei, sudah kubilang kan? Lupakan semuanya, lupakan semua yang telah terjadi antara aku dan Jessica, lupakan semua janji palsu yang aku ucapkan ketika aku kecil. Mengertilah Yoona-ya, jaman sudah berubah, perasaan pun juga dapat berubah, sama seperti perasaanku pada Jessica. Lagipula saat itu aku hanya anak-anak berusia 10 tahun yang tak mengerti arti cinta yang sesungguhnya. Aku-…. ”

“Aku tau kau mencintainya oppa. Aku tau persis bagaimana perasaanmu pada Jessica. Tak bisakah kau menghilangkan rasa gengsimu barang sedikit saja? Kau tau, jika hati Jessica benar-benar berpindah untuk namja itu, maka ku jamin kau akan menyesal nantinya. Satu pertanyaan jawablah dengan jujur kali inj, apa kau rela melihat Jessica bersama namja lain yang mencintainya?”

“Aku… aku tidak.. aku..”

Yoona menghela nafasnya melihat Luhan, “Aku tak butuh jawaban dari bibirmu oppa, semua yang kau rasakan dan apa yang sesungguhnya akan kau katakan telah terlihat jelas dimatamu. Jangan membohongi dirimu sendiri, ingatlah bahwa cinta juga bisa datang karena telah terbiasa” ujar Yoona. “Aku malas berdebat denganmu, aku duluan” lanjutnya sembari mengejar langkah Jessica dan Kris yang telah jauh mendahuluinya.

Cinta juga bisa datang karena terbiasa

DEG

Ada apa denganku?

——–0000000——-

Jessica yang tengah berjalan seorang diri menyusuri setapak jalan menuju rumahnya sembari sesekali melantukan beberapa baris lirik dari beberapa lagu yang ia dengarkan melalui earphone itu pun akhirnya berhenti melangkah kan kaki jenjangnya sejenak saat ia merasakan getaran ponsel disaku jas seragam sekolahnya.
Sebuah ikon berbentuk pesan muncul ketika ia membuka  screen on pada layar ponsel nya yang panjang itu. Dengan penasaran ia membuka isi pesan nya, terbesit perasaan senang dikala ia membayangkan bahwa seorang Kris Wu yang saat ini sedang berlatih basketlah yang mengirimi nya pesan text berupa peringatan-peringatan tak penting maupun larangan menggelikan bagi Jessica.

Baru saja Jessica membuka isi pesan tersebut, dan dengan segera ia pun membelalakan mata nya kaget. Oh, ini tidak mungkin terjadi, atau kejadian ini bahkan adalah sebuah mimpi. Ini sangat tidak mungkin sebuah kenyataan bukan?
Hei hei sejak kapan seorang Xi Luhan yang jarang membaca maupun membalas pesannya kini justru mengiriminnya sebuah pesan singkat yang dengan jelas mengatakan bahwa namja China itu ingin bertemu dengannya? Well, sepertinya kepala Luhan telah terbentur sesuatu apapun itu sehingga membuatnya mungkin tanpa sadar mengirim sebuah pesan seperti ini.

Namun tanpa disangka, Jessica justru melangkahkan kakinya menemui Luhan yang tengah menunggu dirinya di taman daerah perumahan mereka. Tempat dimana keduanya sering menghabiskan waktu bersama, dulu ketika mereka masih anak-anak. Ya, dulu.

~~~~~

“Apa ada yang ingin kau bicarakan padaku oppa?” Tanya Jessica yang baru saja datang dan melihat Luhan bermain ayunan sendirian di taman perumahan yang dulu biasanya mereka gunakan untuk bermain bersama.

Mendengar suara, namja itu pun tersentak “Ah kau mengagetkanku Jessica” ujar Luhan sembari mengelus dada.

“Ah mian oppa”

“Gwenchana”

Suasana diantara mereka berdua seketika hening, perasaan canggung menyelimuti dua orang yang sedang duduk bersebelahan pada ayunan yang dulunya sering mereka mainkan bersama.

“Bagaimana kabar mu dan Kris?” Tanya Luhan kembali memulai percakapan.

“Kami baik-baik saja oppa, bagaimana denganmu dan Seohyun eonni?”

“Ya begitulah, kami tetap harmonis seperti biasa” pamer Luhan sembari melirik Jessica yang kini memejamkan matanya dengan cukup erat. Luhan menjilat bibir bawahnya, entah kenapa sebuah perasaan bahagia meletup dalam hatinya melihat Jessica yang nampak seperti orang yang dilanda cemburu.
Oh, gadis cantik itu masih cemburu terhadap Luhan? Bagus sekali.

Jessica yang awalnya memejamkan matanya dengan cukup erat menahan perih di ulu hatinya ketika ucapan tajam Luhan menghunus nya itu mulai membuka matanya, menoleh pada namja tampan disampingnya itu dan tersenyum cerah.
“Selamat atas hubungan kalian, aku lupa bahwa aku belum mengucapkan kalimat itu untukmu dan juga Seohyun eonni. Ku harap kalian berdua dapat bertahan lama dan tetap baik-baik saja, jika bisa hubungan ini kalian jaga sampai kalian menikah. Dan jika menikah kau harus mengundangku oppa, aku ingin berada pada pernikahanmu dan pasanganmu kelak”

Luhan terdiam, bukan bukan, tapi dipaksa terdiam oleh ucapan Jessica yang begitu menohok jantung namja itu sehingga menbuat retakan-retakan tak kasat mata namun begitu terasa menyakitkan disana. Kenapa ucapan Jessica sungguh pedih terasa? Yeoja cantik itu hanya berdoa agar hubungannya dan Seohyun baik-baik saja dan ia juga berdoa agar Luhan dan kekasihnya yang sekarang dapat menuju jenjang pernikahan. Memang terlalu dini ucapan yeoja blasteran itu, namun rasa sakitnya tetap terasa.

“Jessica” panggil Luhan.

Yeoja berambut brunette itu menatap luhan, “hmm?” Gumamnya.

“Apa yang telah kau lakukan padaku?”

END

35 thoughts on “What Happen with Me? (Series)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s