[Freelance] (I,You, and Him) (oneshoot)

jungjaehwa-req

Title               : I, You, and Him

Author           : Jung Je Hwa

Cast               :

~ Jung Sooyeon

~ Kris Wu

~ Seo Joohyun

Genre              : Romance, Friendship, Sad, and others

Length             : Oneshoot

Rating              : PG-13

Poster              : Gomawo atas Posternya eon🙂

I AM Yoo hyera (http://junghanifanfiction.wordpress.com/)

Summary             :
~ Persahabatan antara aku dan dirimu berjalan dengan lancar, tapi persahabatan kita merenggang karena aku mencintai namja yg sama denganmu. Mianhae, aku tidak bisa mengatakan semuanya. Tolong maafkan diriku yg tidak bisa mengendalikan perasaanku hingga aku jatuh cinta padanya ~

Disclaimer        : Cast di atas hanya milik Tuhan, SM ent, dan Keluarga mereka. FF ini di buat dari ribuan tetes keringat (?) dan inspirasi. FF ini resmi Buatan AUTHOR Jung Je Hwa.

So, Don’t bash, COPAST, and Plagiaristme…

Coz, itu pekerjaan yg tidak terpuji…

Author Note     : Mianhae jika typo bertebaran, and alur kecepatan…

but di harapkan untuk meninggalkan jejak.

 

ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ I, You, and, Him ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ

 

Seorang yeoja berambut blonde dengan dress pink soft serta sepatu flatnya melangkah dengan anggun memasuki sebuah cafe yang cukup terkenal di Seoul, ibukota negara Korea Selatan. Banyak anak-anak remaja yang datang mengunjungi cafe ini hanya sekedar mengobrol, mencoba-coba varian coffee, ataupun menunggu seseorang.

Yeoja itu bernama Jung Sooyeon, teman-temannya memangil dirinya Sooyeon. Yeoja berdarah San Francisco-Korea ini pindahan dari amerika, karena mengikuti kedua orangtuanya yang dipindah tugaskan untuk sementara. Sebenarnya yeoja ini masih terasa asing dengan lingkungan korea, tetapi ia harus beradaptasi pada lingkungannya yang baru

Kring…

Denting lonceng yang berarti ada pengunjung yang baru masuk ke dalam cafe ini.

Sooyeon mengedarkan pandangannya ke tiap sudut cafe, berharap orang yang ingin ia temui sudah berada di cafe ini. Matanya tidak sengaja melihat seorang namja yang tidak dikenalnya, dan seorang yeoja yang merupakan sahabatnya.

Sooyeon melangkahkan kakinya menuju tempat sahabatnya duduk.

“ annyeong Seohyun-ah ” sapa Sooyeon pada sahabatnya yang asik bercanda dengan namja di hadapannya

“ ah, Sooyeon-ah, kau sudah sampai rupanya ” ujar Seohyun yang berdiri, namja itu yg melihat Seohyun berdiri, pun ikut berdiri

“ ne Seohyun-ah ” balas Sooyeon kemudian menatap namja di sampingnya bingung

“ ah, Sooyeon perkenalkan dia Kris Wu temanku. Kris, dia Jung Sooyeon sahabatku ” kata Seohyun yang mengenalkan Kris dan Sooyeon

“ Jung Sooyeon imnida ” kata Sooyeon memperkenalkan diri pada Kris dan mengulurkan tangannya

“ Kris Wu imnida ” balas Kris dan membalas uluran tangan Sooyeon

“ lembut ” batin Kris ketika tangannya bersentuhan dengan tangan Sooyeon

“ bangapta Kris-ssi, semoga kita bisa berteman baik ” Jessica tersenyum manis pada Kris

“ ah,ne, nado ” Kris sedikit tertegun ketika melihat senyum Jessica

“ kajja kita duduk ” potong Seohyun ketika melihat Kris terdiam

“ ne ” balas Sooyeon yang duduk di samping Seohyun

“ kau ingin memesan apa Sooyeon-ah? ”

“ em, moccacino and Tiramisu saja ”

“ baiklah, tunggu sebentar ne ”

Seohyun pun beranjak memesan minuman dan beberapa potong kue, meninggalkan Sooyeon dan Kris yang duduk dengan pemikiran mereka masing-masing

“ ehh, kau pindahan dari amerika? ” tanya Kris memecah suasana keheningan diantara mereka

“ yah, tepatnya San Francisco, dan kau sepertinya bukan orang Korea ” jawab Sooyeon

“ ne, aku campuran Canada-China tapi tinggal di korea ” jelas Kris

“ ah, pantas saja ” gumam Sooyeon mengerti

“ kau tinggal di daerah mana? ” tanya Kris

“ di daerah gangnam, kau sendiri ” Sooyeon mengalihkan pandangannya melihat Seohyun yang berjalan ke meja mereka

“ same with you ” Kris menatap wajah Sooyeon intens

“ really? ” Sooyeon menatap Kris terkejut

“ yeah, Seohyun is my neighbor too ” Kris dengan senyumnya

“ whoa, suatu kebetulan yang tidak terduga Kris-ssi ” ucap Sooyeon

“ yah, mungkin kita berjodoh ” balas Kris, bisakah kita menangkap maksud Kris dari kata kita. Bukankah itu berarti Sooyeon dan Kris atau sebaliknya Seohyun dan Kris, atau malahan mengenai mereka bertiga

“ hey, apa yang kalian bicarakan? Tadi tidak sengaja aku mendengar kata berjodoh ” tanya Seohyun yang duduk di samping Sooyeon

“ anio Seo-ah, aku hanya tidak menyangka bahwa kita semua tinggal di daerah yang sama ” jawab Sooyeon jujur

“ ah, itu, tentu saja kita berjodoh, aku memiliki teman dekat dan sahabat yang baik seperti kalian ” timpal Seohyun seraya merangkul pundak Sooyeon

.

.

Tiga minggu telah berlalu, sejak pertemuan mereka -Sooyeon dan Kris-. Hubungan mereka terlihat makin akrab dan Seohyun tidak menyimpan rasa curiga ketika melihat Kris dapat tersenyum bahagia di samping Sooyeon.

Kris pun merasa bimbang dengan perasaannya sendiri, ia merasa senang dan sedikit sesak berada di samping Sooyeon, tapi ia juga merasa nyaman berada di samping Seohyun. Ia merasa, dirinya menyukai dua yeoja cantik yang bersahabat itu. Tapi apakah dia bisa menyukai dua yeoja di saat yang sama? Bukankah itu egois? Dan pasti menyakiti mereka bertiga?

Dan bagaimana perasaan Sooyeon pada Kris? Jawabannya Sooyeon mulai menyukai Kris. Entah sejak kapan dia menyukai namja yang selalu tanpa ekspresi dan kadang bersikap dingin padanya, tapi di mulai awal pertemanan mereka, Sooyeon merasa ada sesuatu yang menarik dirinya agar mengenal diri Kris lebih jauh. Sooyeon terkadang merasa sakit dan sesak di dadanya ketika melihat Seohyun dan Kris layaknya orang berpacaran. Pernah ia berpikir bahwa ia mengidap penyakit jantung, tapi di keluarganya tidak memiliki riwayat penyakit jantung, apalagi dirinya sudah menjalani program sehat.

“ oh, ayolah Yeonnie ” bujuk Seohyun dengan aegyonya pada Sooyeon yang sedang membaca novelnya

“ aku tidak bisa Seo-ah, kau saja pergi dengan Kris, kenapa harus mengajakku untuk menemani kalian berkencan ” tolak Sooyeon tanpa mengalihkan pandangannya, Sooyeon tidak menyadari bahwa pipi Seohyun bersemu merah ketika mendengar kata kencan antara dirinya dan Kris

“ a-an-anio, kami tidak be-berkencan Sooyeon-ah, hanya sekedar berjalan-jalan antara teman ” bantah Seohyun dengan terbata-bata

“ baiklah, aku akan menemani kalian, tapi dengan satu syarat ” Sooyeon menutup novel yang di bacanya tadi

“ jeongmal? Ah, apa syaratnya? ” Seohyun menatap sooyeon antusias

“ jawab pertanyaanku dengan jujur, apa kau menyukai Kris? ” Sooyeon menatap Seohyun serius

“ ah, itu… ak-aku, ne, aku menyukainya ” Seohyun merasa malu mengungkapkan perasaannya di depan Sooyeon

Deg…

“ ternyata dugaanku benar, Seohyun menyukai Kris ” batin Sooyeon yang merasa dadanya kembali sesak

“ baiklah, kajja kita pergi ” Sooyeon menyimpan novelnya dan berusaha untuk tetap tenang di depan Seohyun

“ ne, kajja ” Seohyun langsung menarik Sooyeon mencari taksi dan pergi ke tempat yang mereka janjikan

 

@Lotte world

.

.

Kris duduk termenung sembari sekali-kali mengecek jam tangannya. Ia tidak tahu apa yang dilakukannya kini salah atau benar. Ia merasa salah mengajak Seohyun jalan bersamanya, tetapi ia juga merasa canggung jika mengajak Seohyun dan Sooyeon.

 

“ mianhae membuatmu menunggu lama Kris-ah  ” ujar Seohyun sembari mengatur nafasnya

“ gwaen… ” perkataan Kris terhenti saat ia melihat Sooyeon yg berada di samping Seohyun

“ ah, ne, mianhae aku mengajak Sooyeon, Kris-ah ” lanjut Seohyun saat menyadari Kris yg kaget dengan kedatangan Sooyeon, sedangkan Sooyeon hanya membuang wajahnya

“ oh, gwaencanha Seo-ah ” balas Kris

“ baiklah, pertama-tama wahana apa yg harus kita naiki pertama ” gumam Seohyun semangat tanpa menyadari ada aura kecanggungan di sekitarnya

“ ah, ne, bagaimana kalo kita bermain ice skating ” tawar Seohyun pada Kris dan Sooyeon

“ terdengar menyenangkan, baiklah kita bermain ice skating ” setuju Kris

Seohyun langsung menarik Sooyeon yg sedari tadi hanya diam, sedangkan Kris hanya mengikuti mereka dari belakang.

 

ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ I, You, and, Him ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ

 

Mereka sekarang berdiri di sebuah bongkahan es yg luas, dan terdapat banyak orang dengan cerianya bermain.

“ whoa, sudah lama aku tidak bermain ice skating ” gumam Seohyun senang

“ baiklah, karena kita sedang berada disini, mari kita bersenang-senang ” Kris segera menarik Seohyun menjauhi Sooyeon yg sedang tersenyum miris

“ benar-benar serasi, mian aku menjadi pengganggu di hubungan kalian ” lirih Sooyeon, setetes liquid keluar dari mata foxy Sooyeon, Sooyeon segera menyekanya dan tersenyum paksa saat Seohyun melambaikan tangannya

Sooyeon hanya diam di situ, hey coba kau fikirkan, apa yg harusnya dilakukan Sooyeon? Mengganggu kedua orang yg jatuh cinta itu? Atau justru bermain sendiri? Lebih baik ia tinggal di situ daripada harus membuang tenaganya.

.

.

“ ah, sungguh melelahkan ” keluh Seohyun sembari meminum orange juicenya

Sekarang mereka sedang berada di restaurant, setelah bermain tadi. Seohyun langsung mengajak mereka untuk mengisi tenaga kembali

“ tentu saja, bukannya kau terus bermain tadi ” balas Kris santai

“ Yak! Inikan Lotte World, tentu saja aku bermain ” timpal Seohyun dengan wajah cemberutnya

“ heheh, sudahlah jangan cemberut, aku hanya bercanda ” ujar Kris sembari mengusap kepala Seohyun dengan lembut, semburat merah muncul di kedua pipi Seohyun

“ whooa, lihat pipimu Seo-ah, pipimu seperti tomat ” lanjut Kris

“ yak! Kris-ah, berhentilah menggodaku atau akan ku habiskan cheese cakemu ” balas Seohyun

“ ah, mian mengganggu kalian, bisakah aku ke toilet sebentar ” potong Sooyeon yg sedari tadi hanya diam melihat keakraban mereka

“ ne, Sooyeon-ah ” balas Seohyun, setelah mendapat respon dari Seohyun, Sooyeon segera pergi meninggalkan mereka

“ kurasa Sooyeon sedang memiliki masalah ” gumam Seohyun

“ ye? ” Kris menatap Seohyun tak mengerti

“ beberapa hari ini Sooyeon menjadi pendiam,murung, entahlah bahkan ia sering melamun ” jelas Seohyun

“ mungkin ia sedang bermasalah dengan kekasihnya ” lanjut Seohyun yg membuat Kris terkejut

“ mwo? Kekasih? Apa Sooyeon mempunyai kekasih? ” tanya Kris ragu

“ hey, mengapa kau terkejut begitu? Itu hanya pendapatku, apalagi hal yg membuat Sooyeon begitu kalo bukan cinta ” jawab Seohyun dan menatap Kris curiga

“ em, S-sooyeon kan sahabatmu dan juga temanku, tentu saja aku khawatir dengan keadaannya ” balas Kris canggung

“ ah,ne, aku juga mengkhawatirkannya, aku harap ia bisa menyelesaikan masalahnya ” Kris terdiam dan menatap tempat yg tadi di duduki oleh Sooyeon

“ wae Sooyeon lama sekali ne ” gumam Seohyun

“ mungkin ia sedang kemari Seo-ah ” balas Kris ketika mendengar gumaman Seohyun

“ jika lima menit ia belum datang, aku akan menghubunginya ” tekad Seohyun dan menyeruput minumannya

Five minutes laters

“ ah, sudah lewat lima menit, apa benar dia ke toilet ” gerutu Seohyun yg mencoba menghubungi Sooyeon

“ yak! Sooyeon, wae kau tak mengangkatnya eoh ” gerutu Seohyun yg kembali mencoba menghubungi Sooyeon

“ huft, aku menyerah ” Seohyun dengan kesal menyimpan ponselnya di atas meja

“ apa Sooyeon mengangkatnya? ” tanya Kris penasaran

“ anniya, Sooyeon tak menjawab teleponku ” jawab Seohyun lesu

“ mungkin ia sudah pulang ” lanjut Seohyun

“ hey, besok kita masih bertemu, bukannya ia ada jadwal besok? ”

“ ah, kau benar Kris-ah, pokoknya aku harus tahu apa masalah yg ia hadapi hingga dirinya begitu ”

.

.

.

2 minggu telah berlalu.

Seohyun makin frustasi karena Sooyeon makin sulit ia hubungi dan ia temui. Sedangkan, Kris juga ikut frustasi, karena Sooyeon menjauhinya dan membuat dirinya khawatir.

 

“ apa Sooyeon sudah bisa di hubungi? ” tanya Kris

“ anniya, ponselnya tidak aktif ” jawab Seohyun lesu

“ hei, ku dengar Sooyeon murid kesayangan Jang seonsangnim akan pindah ”

“ jeongmal? Sayang sekali, padahal dia itu murid pintar di jurusannya ”

“ ne, kurasa Jang seonsangnim akan merasa kehilangan ”

Terdengar samar-samar, Seohyun mendengar pembicaraan murid yg sedang lewat itu. Ia tidak tahu berita itu benar atau tidak. Setiap ia ingin memastikannya pada Sooyeon, selalu saja Sooyeon sulit ia hubungi bahkan ia temui

“ apa benar gossip yg mengatakan Sooyeon akan pindah? ” tanya Kris

“ nan molla, teman-temannya juga mengatakan demikian ” jawab Seohyun

“ kurasa, sepulang dari sini, kita harus ke rumah Sooyeon ”

“ ne, Kris-ah, kita harus ke rumah Sooyeon ”

Seohyun dan Kris kembali larut dalam pemikirannya

“ masalah apa yg sedang kau hadapi Sooyeon? Wae kau menjauhi kami? ”pikir Seohyun

“ kemana kau Sooyeon? Kau tahu, aku mengkhawatirkanmu. Jebal, beri aku kesempatan untuk memutuskan siapa yg ku cintai ”pikir Kris

 

ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ I, You, and, Him ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ

 

Knock… Knock…

Sudah berulang kali Seohyun dan Kris mengetuk pintu rumah Sooyeon tapi tak seorang pun yg membukanya.

Mereka semakin frustasi,  Sooyeon yg seakan-akan hilang di telan bumi tanpa ada sedikit pun kabar tentangnya

“ jika sampai aku menemukan Sooyeon, tidak akan ku biarkan ia menghilang lagi ” gerutu Seohyun dengan kepalan tangannya

Sedangkan Kris hanya diam dan kembali sibuk dengan pemikirannya.

.

.

.

Sooyeon sedang duduk di taman universitasnya untuk terakhir kalinya, ia yakin dirinya akan merindukan universitasnya, Seoul Ibukota Negara Korea Selatan, sahabatnya Seohyun, dan orang yg ia cintai Kris. Dari awal memang seharusnya ia tidak pindah ke Seoul, orangtuanya hanya sementara di sini. Tetapi ia tetap memilih untuk melanjutkan pendidikannya di Seoul untuk sementara. Waktu sementara itulah yg membuat hari-harinya di Seoul merasa berat

“ Sooyeon-ah ” panggil seseorang

Merasa seseorang memanggilnya, ia membalikkan tubuhnya pelan.

“ ah, Yuri-ah annyeong ” sapa Sooyeon sopan

“ Sooyeon-ah, kau benar-benar ingin pindah? ” tanya Yuri sedih

“ ne, hari ini aku akan berangkat ” jawab Sooyeon pelan

“ aku pasti akan merindukanmu, bahkan sangat merindukanmu ” ujar Yuri sembari memeluk Sooyeon

“ ne, I will miss you too ” balas Sooyeon yg membalas pelukan Yuri

“ jaga dirimu baik-baik disana, jangan melupakanku ne ” pinta Yuri

“ ne, kau juga jaga dirimu ne ” balas Sooyeon

Setelah melepaskan salam perpisahan, Sooyeon segera berjalan menjauhi universitasnya. Dirinya sempat berbalik untuk melihat bangunan besar dan megah itu beberapa saat sebelum melangkahkan kakinya keluar dari wilayah universitasnya.

“ Yak! Sooyeon-ah ” teriak seorang yeoja yg segera berlari dan menarik lengan Sooyeon kasar

“ S-Se-Seohyun-ah ” gumam Jessica pelan

“ apa yg kau lakukan eoh? Wae kau menghilang? ” tanya Seohyun dengan suara tingginya

“ m-mianhae Seo-ah, ak-aku… ” jawab Sooyeon terbata-bata

“ aku apa eoh? aku ingin menghindari dari masalahku maksudmu ” potong Seohyun

“ kau tidak akan mengerti Seo-ah, sekarang lepaskan aku ” Sooyeon mencoba melepaskan pegangan Seohyun, yg justru semakin kuat

“ tentu aku tidak mengerti, jika kau tidak bercerita Sooyeon-ah, kau tahu aku mengkhawatirkanmu ” Seohyun menatap Sooyeon sendu

“ ak-aku tidak ingin menyakitimu dengan masalahku Seo-ah, aku tidak ingin ada yg terluka, biarkan hanya diriku saja yg terluka ” Sooyeon menundukkan kepalanya

Plak…

Seohyun menampar Sooyeon, ia sudah cukup bersabar menghadapi sahabatnya yg tidak ingin menceritakan masalahnya kepada dirinya. Ia sudah lelah melihat keras kepala sahabatnya

“ Yak! Apa yg kau lakukan eoh? ” marah Kris yg baru tiba dan melihat Seohyun menampar Sooyeon

“ kau tanya saja pada dirinya, apa yg terjadi ” Seohyun menatap Sooyeon dengan pandangan sinis

“ m-mianhae, aku tidak bisa menceritakannya ” Sooyeon memilih pergi saat Kris melihatnya bingung

“ yak! Kau tidak bisa datang dan seenaknya pergi Sooyeon-ah, kau tahu kau bersikap ‘PENGECUT’ ” Seohyun menekan kata pengecut saat Sooyeon yg mulai beranjak

“ kau ingin tahu apa masalahku sebenarnya? ” tanya Sooyeon datar

“ tentu saja, aku ingin tahu, aku sahabatmu dan aku mengkhawatirkanmu ” jawab Seohyun yakin, sedangkan Kris? Ia hanya diam dan menonton argument kedua yeoja itu

Sooyeon tersenyum miris “ aku harap kau tidak marah, kecewa, ataupun sedih mendengar ini ” Sooyeon menghela nafas sejenak “ kita menyukai namja yg sama asal kau tahu ”

Kris dan Seohyun terdiam mencerna maksud ucapan Sooyeon. ‘Menyukai namja yg sama’. Kris menatap Sooyeon dalam, sedangkan yg di tatap hanya memasang wajah datarnya. Seohyun sendiri menatap Sooyeon dengan pandangan tak percaya

“ aku menyukai Kris, kau menyukai Kris, tidak sadarkah kau bahwa salah satu diantara kita pasti ada yg terluka ” lanjut Sooyeon saat tak mendengar suara respond dari Kris dan Seohyun

“ ba-bagaimana bisa? Bukannya kau tahu aku menyukai Kris ” Seohyun menatap Sooyeon marah? Kecewa? entahlah

“ andai cinta bisa menentukan orang yg kita cintai, apa aku akan mencintai namja yg dicintai oleh sahabatku? Andai cinta bisa di kendalikan, tidak akan ada orang tersakiti di dunia ini Seo-ah. Aku mencintai Kris tanpa sadar, apa aku bisa mengendalikan perasaanku sendiri? Kau tahu? Aku sakit Seo-ah, aku tak ingin kehilanganmu sebagai sahabatku, tapi aku juga tak bisa mengendalikan rasa cintaku pada Kris ” tanpa sadar se-tetes butiran bening terjatuh dari mata foxy Sooyeon “ jika bisa memilih, aku tidak ingin mencintai Kris, Seo-ah, apa sekarang kau sudah mengerti ”

Sooyeon menunggu respond dari Seohyun, ia ingin Seohyun mengerti dirinya dan memaafkan perasaan cintanya pada Kris yg tumbuh secara sepihak. Sooyeon melangkah mendekati Seohyun.

“ sebaiknya kau pergi sekarang Sooyeon-ssi, aku tidak ingin melihatmu ” Seohyun mengalihkan pandangannya dari Sooyeon setelah lama berdiam diri

“ yak! Seo-ah, jaga ucapanmu, dia itu sahabatmu ” marah Kris

“ g-gwaencanha Kris-ssi, ini memang salahku, mianhae, jeongmal mianhae, ak-aku pergi sekarang ” Sooyeon menghapus air matanya “ aku akan sangat merindukanmu, gomawo ”

Sooyeon pergi meninggalkan Kris dan Seohyun yg larut dengan pemikiran mereka.

Kris yg seolah tersadar segera melihat kearah Sooyeon yg mulai menghilang.

“ Sooyeon… Sooyeon… ” panggil Kris tapi tidak di hiraukan oleh Sooyeon, hingga Sooyeon benar-benar menghilang dari pandangan Kris untuk terakhir kalinya. Terakhir? Tidak akan ada seorang pun yg tahu akan apa yg terjadi ke depan

Seohyun yg mendengar teriakan Kris, segera melihat ke arah Sooyeon yg menghilang.

“ mianhae Sooyeon-ah, semoga kau bahagia ” batin Seohyun dan berlalu meninggalkan Kris

“ Sooyeon-ah, mianhae aku tidak bisa tegas dengan perasaanku sendiri. Tapi satu hal yg harus kau ketahui, Jeongmal Nado Saranghae ” batin Kris dan setetes liquid bening jatuh dari matanya.

 

ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ I, You, and, Him ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ

 

Kris melemparkan tasnya ke sembarangan arah. Di dudukkan dirinya di sofa, hari ini cukup menguras pemikirannya. Kenyataan yg ia hindari akhirnya terjadi, Mereka bertiga -Sooyeon, Seohyun, Kris- akhirnya sama-sama tersakiti. Ia telah merusak hubungan persahabatan antara Sooyeon dan Seohyun. Andaikan saja ia berani mengambil keputusan, semua tidak akan terjadi. Persahabatan Sooyeon dan Seohyun pasti masih utuh, dan Sooyeon pasti tidak akan kembali ke Negara asalnya. Salahkah ia bersikap egois? Patutkah Kris yg di salahkan akan apa yg terjadi?

Kris mengambil remote LED TVnya, ia mengistirahatkan tubuhnya sejenak dan menyalakan LED TVnya.

“ Di beritakan, Pesawat K A L nomor penerbangan 204 dengan tujuan Seoul-Amerika menghilang pada pukul 15.00 KST. Di perkirakan penumpang sebanyak 289 orang, belum ditemukan. Penyebab menghilangnya pesawat K A L di masih di cari tahu ”

Kris yg mendengar itu, menegang seketika. Bukan karena ada yg aneh tp tujuan pemberangkatan dan waktunya yg hampir mirip dengan penerbangan Sooyeon

“ Seoul-Amerika? So-Sooyeon ” gumam Kris pelan, ia sedang mencerna apa yg terjadi

Kris segera bangkit dari duduknya dan berlari menuju mobilnya tanpa mengganti bajunya. Yang ada di pikirannya saat ini hanyalah ‘Sooyeon’. Sebuah nama yg mampu membuat hidupnya kacau.

“ Sooyeon-ah, ku harap kau tidak jadi berangkat hari ini, atau semoga itu bukan pesawat yg kau naiki ” panic Kris

Kris sedang dalam perjalanan menuju Incheon Airport, bahkan Kris sudah mencoba berulang kali menghubungi nomor Sooyeon yg tidak terhubung. Seohyun? Ia sudah tidak ingat nama itu jika sudah menyangkut dengan Sooyeon.

 

@Incheon Airport

Kris segera berlari layaknya orang yg kesetanan menuju pemberitahuan penerbangan. Ia dapat melihat banyak orang yg marah? Menangis? Atau lainnya?

Ia tahu, ia tidak bisa percaya, jika orang yg ia cintai menghilang dari penglihatannya untuk selamanya.

Tanpa sengaja mata Kris tertuju pada sebuah layar yg sedang menyiarkan berita mengenai pesawat K A L yg menghilang. Disana tertera jumlah-jumlah korban yg telah di temukan dan sudah tidak bernyawa. Mata Kris yg tajam tiba-tiba saja membulat tak percaya.

“ ti-tidak mungkin… ti-tidak, ini hanya sementara, keberangkatannya pun belum ada 24 jam. Pasti in-ini ha-hanya perkiraan. Y-yah hanya perkiraan ” gumam Kris yg berusaha tegar

“ Menurut perkiraan, tidak ada korban yg ditemukan selamat. Untuk lebih lanjut, masih di lakukan penyelidikan ”

“ tid-tidak mung-mungkin, kau meninggalkanku secepat inikan Sooyeon-ah? Kau masih hidupkan? Kau masih di Seoulkan? ” lirih Kris

Ddrrtt… Ddrrttt…

Kris yg merasa smartphonenya bergetar segera mengambil dan melihat nama pemanggil

“ S-Seohyun? Ah, aku harus menanyakan jika Sooyeon msh hidup ”

Tanpa berfikir dua kali, Kris segera mengangkat smartphonenya

“ yeo… ”

“ S-Seohyun-ah ”

“ K-Kris t-tadi ak-aku lihat di be-berita pe-pesawat menuju … ”

“ anniya, Sooyeon masih hidup Seo-ah, dia masih hidup ”

“ Kris… ”

“ Sooyeon masih hidupkan Seo-ah? ”

“ ta-tapi be-berita itu bilang…

“ andwae, berita itu salah Seo-ah, Sooyeon masih hidup ”

“ yak! Kris sadarlah ”

“ haha, Sooyeon masih hidup Seo-ah ”

Tit

Kris langsung mematikan telepon itu secara sepihak. Ia segera beranjak menjauhi pemberitahuan penerbangan. Ia dengan tawa mirisnya berjalan ke arah mobilnya dan masuk.

“ Sooyeon masih hidup, ia baru saja menyatakan cinta padaku, mustahil ia meninggalkanku ” lirih Kris

Kris segera menyalakan mobilnya dan kembali pulang ke rumahnya.

.

.

.

Sudah beberapa minggu berlalu sejak menghilangnya pesawat K A L. Pemberitaan mulai berkurang, sudah banyak korban yang di temukan. Beberapanya masih di cari.

Sekarang, apa yg bisa kau lakukan saat engkau tahu seseorang yg kau cintai pergi dari hidupmu selamanya? Apa kau bisa melupakannya dengan mudah? Jika iya, maka itu bukan cinta yg tulus.

Kris menatap langit dari beranda kamarnya. Tiada hal yg ingin ia lakukan selain merindukan Sooyeon -Yeoja yg sebenarnya ia cintai-.

“ Sooyeon, aku merindukanmu, sekarang kau berada dimana? ” lirih Kris

ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ END ﬡﬡﬡﬡﬡﬡ

whooa…

udh ending?

Jujur pen tahu banget apa pendapat kalian?

aku butuh banget Kritik, pikiranku saat ini sedang buyar.

Aku ngerasa, nih ff gk jelas penyampaiannya, aku gk tahu ngejelasinny…

Karena aku yg buat, jadi aku gk bisa blg nih bagus atau jelek…

Please, tinggalkan pendapat anda, agar aku bisa mengoreksinya…

10 thoughts on “[Freelance] (I,You, and Him) (oneshoot)

  1. sbnarnya crita ni kren koq thor,tp sdkit dipksain sihc..tp ttep bagus koq,
    tp pnsran akhirnya jessica itu gmn,hidup atau mati…
    selnjutnya ditgu dehc karya2 mu lainnya.

  2. Aigoo miris bgt kisah cintanya, triangle love hiks hiks😦 … Btw daebakk kok thor, tapi aku penasaran si Sooyeon itu masih hidup kah????😀
    Ditunggu karya lainnya thor ^^

  3. Crita’a keren thor….aku suka🙂
    aigoo…nyesek banget deh aku pas baca ff ini…menurut aku ff’a agak complicated soal’a ada triangle love story’a
    aku juga msh penasaran sica msh hidup atau udh meninggal beneran ??? O.o

  4. Sebenernya aku ngerasa udah baca ini, tapi yaudahlah haha. Ini endingnya gantung yea :< bikin sequel dong tentang sica nya gimana nihh, semoga dibikinin haha

  5. cinta segitiga.sicaeon pasti nyesek liat seokris?saya juga merasakannya😥 kris jatuh di dua hati.apa setelah sicaeon pergi kris sadar & memantapkan hati untuk sicaeon?sad ending thor😦 beneran sicaeon ga selamat? next KEEP WRITING!!

  6. End ya ???. . . Jadi nasib sica eonni gmana ??? Ugh, sempet kesel sama seo main nampar2 aja euh. . .
    Kris juga sbnerny lebih suka ke sica apa ke seo. . . .
    Author bikin sequel dong, , , , , , please

  7. Miris sekali.tapi bagus thor ceritanya.
    Aku jadi teringatkan pesawat malaysia yang hilang dan jatuh ditembak itu.sequel dong thor…
    Kasian kris.mungkin kris bertemu dengan jessica.hehehe
    Perfect tho^^

  8. Ceritanya bagus kok cuman aku rasa alur ceritanya terlalu cepet masih banyak poin2 yg harusx ada tapi malah gak ada,
    contohx Seo itukan sahabatan sama Sooyeon tapi gak diceritain dia sedih apa gak, saat tau brita tntang sooyeon… Terus harusx Kris itu setidaknya melihat jasad sooyeon jadi bisa jelas sooyeon itu benar2 udah mati apa belum atau setidaknya ada saat2 mereka sedih setelah hadir dipemakaman Sooyeon…
    Coba poin2 itu ada pasti ceritax jadi lengkap…
    Maka dari itu malah jadi gantung ceritanya…

    Aduh maaf ya.. Klo aku jadi sok menggurui hehe😀

    ditunggu cerita Yang lainnya yaa…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s