[Freelance] (My Eyes and My Heart Only For You) (chapter 2)

cats

Author: wu dian minseok *_*

Judul: my eyes and my heart only for you

Rating: PG-13

Length: chapter.

Genre: sad, romance, dll (gua gak bisa nentuin genrenya :v)

 

Main cast: jung jessica

Xi luhan

 

Support cast: kim taeyon

Park chanyeol

Kris wu

Choi sulli

DLL :v

 

Annyeong~ adakah yg menunggu ff gaje yg satu ini -_-, bahasa di ff ini ancur ya? Mianhae😀

Maaf kalo ada typo, bahasa tidak dimengerti, seperti sinetron, ff nya gaje, cerita tidak memuaskan, dan pairing tidak sesuai kenginan.

Happy reading~~

 

“kris” ujar jessica di lapangan parkiran.

“emh?” ujar kris hemat😀 xD.

“wae? Waeyo? Kenapa kau seperti ini, kau berubah” ujar jessica.

“aku? Aku tak berubah” jawab kris.

“tapi sikapmu tak seperti dulu lagi kris, apa karena yeoja itu?” tanya jessica.

Plak!! Tiba-tiba kris menampar jessica.

“kau tak boleh memanggilnya seperti itu!” teriak kris.

Jessica tersenyum dan menahan tangisannya.

“siapa? Aku? tak boleh? Aku siapamu dan dia siapamu? Sampai sampai kau lebih mementingkan dirinya dibandingkan diriku” ujar jessica.

“ohh, hanya karena kau yeojachingu ku kau seperti ini?” ledek kris.

“gomawo” ujar jessica.

“untuk apa?” tanya kris heran.

Jessica tersenyum. “masih menganggapku sebagai yeojachingumu.. mendengarnya saja aku sudah sangat senang, selama ini kukira kau tak menganggapku lagi.. gomawo kris, gomawo. Aku harus pulang” ujar jessica dan dia segera berlari.

 

Kris POV

Yeoja ini tiba-tiba datang di hadapanku.

“wae? Waeyo? Kenapa kau seperti ini, kau berubah” ujar jessica.

“aku? Aku tak berubah” jawab ku. Aku tau aku berubah, aku pun tak tau sica.. aku mencintaimu, tapi aku juga menyukai sulli.

“tapi sikapmu tak seperti dulu lagi kris, apa karena yeoja itu?” tanya jessica.

Plak!! Tiba-tiba kris menampar jessica.

“kau tak boleh memanggilnya seperti itu!” teriak ku.

Jessica tersenyum dan menahan tangisannya. Mwo? Yeoja ini tersenyum? Sangat aneh!!

“siapa? Aku? tak boleh? Aku siapamu dan dia siapamu? Sampai sampai kau lebih mementingkan dirinya dibandingkan diriku” ujar jessica.

“ohh, hanya karena kau yeojachingu ku kau seperti ini?” ledek ku.

“gomawo” ujar jessica.

“untuk apa?” tanya ku heran. Gomawo? Gomawo kenapa?

Jessica tersenyum. “masih menganggapku sebagai yeojachingumu.. mendengarnya saja aku sudah sangat senang, selama ini kukira kau tak menganggapku lagi.. gomawo kris, gomawo. Aku harus pulang” ujar jessica dan dia segera berlari.

Aku termenung mendengarkan perkataan jessica. Hanya karena aku mengucapkan dia yeojachingu ku dia sangat senang? Apa yg salah denganku? ciihh, dasar. bilang saja ingin merebut perhatianku kembali.

 

Author POV

“sudah jessica! Sudah kubilang! Putuskan saja dia! Aku tak tahan lagi melihatmu begini” ujar taeyon.

“aku tak bisa taeng..” gumam jessica.

“TAK BISA KENAPA JESSICA!!” teriak taeyon. “kau tau? Jika aku melihatmu menangis karena namja brengsek itu aku sangat sedih dan marah dengannya!!” teriak taeyon.

“taeyon-ah.. mianhae, mianhae, hanya kau yg kupercaya untuk ini, dan kris bukanlah namja brengsek taeyon..” ujar jessica.

“sica!! Bukan namja brengsek? Menamparmu, mendekati yeoja lain? Apa yg kau katakan tidak brengsek! Bisa-bisanya dia masih menganggapmu yeojachingunya setelah dia berbuat seperti ini!” amarah taeyon meluap kemana-mana :v.

“jika dia tidak menganggapku lagi aku bisa lebih sedih dari ini taeyon.. aku akan memutuskannya jika aku telah menemukan seseorang.” Jawab jessica.

“seseorang? Nuguya?” tanya taeyon.

“ani . Bye taeyon aku mau pulang :D” ujar jessica.

“ishh jika aku sedang berbicara seenaknya pergi begitu saja!!” teriak taeyon kesal.

 

>>>>>>>>>>>>

Jessica POV

Setelah pulang dari rumah taeyon, aku langsung membaringkan badanku di tempat tidur. Rasanya sangat kejam, kenapa dia menamparku hanya karena sulli? Apa dia tidak sadar dia menampar siapa? Aku membuka laciku, dan mengambil handphone ku. Tapi.. aku melihat handphone pemberian oemma ku..

“xiao lu” gumam ku. Lalu aku tertawa.

“hahaha, kapan kita bertemu lagi? Aku yakin kau pasti sudah sangat tampan ne?” tanya ku.

“kenapa kau tak pernah ke sungai han lagi?” tanya ku.

“aku selalu kesana tiap tanggal kita bertemu..” gumamku.

“tanggal.. tanggal berapa hari ini?? MWO!! Aku harus ke sungai han!!” ujar jessica.

 

>>>>>>>>>>>>

Author POV

Akhirnya jessica sampai di sungai itu.

“kenapa? Kenapa kau tak kesini..” gumam jessica.

“mungkin kau sudah sibuk dengan yeojachingumu, atau hanya aku yg berharap kita bisa bertemu lagi?” ujar jessica.

“menunggu siapa?” tanya seseorang.

“seseorang” ujar jessica. “KYA!! Luhan kenapa kau disini?” tanya jessica.

 

Luhan POV

Aku sedang berjalan-jalan di sungai han, tempat aku menolong jessica. Tapi, sepertinya aku melihat jessica. Aku hampiri dia.

“menunggu siapa?” tanya ku.

“seseorang” jawabnya. “KYA!! Xi luhan kenapa kau disini” teriaknya.

Aku hanya terkekeh.

 

Author POV

“wae? Aku tak boleh kesini?” tanya luhan.

“ani, aniyo, kau boleh” jawab jessica.

“kau menunggu siapa? Namjachingumu?” goda luhan.

Seketika wajah jessica menjadi murung.

“aku salah ne?” sesal luhan.

“emh? Sudahlah, aku mau pulang, annyeong lulu~” ejek jessica.

“hey!! Sejak kapan namaku menjadi seperi itu!!” teriak luhan.

Jessica hanya tertawa dan meninggalkan luhan.

“hyaa!! Yakk!! Lulu? Nama apa itu? Aku namja bukan yeoja -_-“ gumam luhan.

 

>>>>>>>>>>

[di kelas]

Jessica datang ke kelasnya. Jessica melihat chanyeol mengobrol dengan kris. Jessica hanya menundukkan kepalanya.

‘bodoh! Kenapa kau duduk dibelakangnya’ batin jessica sambil memukul kepalanya dengan tangannya. Tiba-tiba ada tangan seseorang yg memegang tangan jessica.

“nanti otakmu bisa rusak” ujar luhan.

“apa pedulimu” ujar jessica.

“dasar labil” ejek luhan.

“apa yang kau maksud labil!!” teriak jessica.

“semalam kau sangat baik, sekarang kau sangat cuek, kau sakit?” tanya luhan.

Jessica hanya menatap luhan. “apa hakmu” ejek jessica.

“jika kau tau aku siapa bagaimana?” tanya luhan.

“kau? Ya, kau xi luhan, siapa lagi?” jawab jessica polos.

Luhan hanya menganggukan kepalanya.

‘kau belum tau yg sebenanrya jess’ batin luhan.

 

>>>>>>>>

“baiklah, sosaengnim akan memberi kalian tugas. 1 kelompok 4 orang, sosaengnim akan menyebutkannya” ujar sosaengnim.

“kelompok terakhir, wu yi fan, choi sulli, jung soo yeon, dan xi luhan. Baiklah tugas itu dikumpulkan minggu depan ne. Saya permisi” ujar sosaengnim.

Jessica menghela nafasnya. Kenapa harus sekelompok dengan sulli dan kris? Jika ia memilih lebih baik dia disekelompokkan dengan chanyeol atau pun luhan.

‘siapkan mentalmu jessica, kau kuat. Fighting!’ batin jessica di dalam hati.

“bagaimana jika kerja kelompoknya di rumah ku?” tawar luhan.

“terserah” ujar kris sambil meninggalkan kelas.

“oppa, mengerjakan nya nanti dimana?” tanya sulli manja.

“rumah luhan” ujar kris.

“cepat tunjukkan rumahmu” ujar kris.

“ne, ne, kalian duluanlah dulu” jawab luhan.

“sicca? Kajja!!” ujar luhan. Dan hanya dibalas senyuman terpaksa oleh jessica.

 

>>>>>>>>>

“nah masuklah ke kamarku saja ne? Kita mengerjakannya disini” ujar luhan.

Jessica menghela nafasnya sulli dan kris sangat mesra.

“nah kita mulai ne” ujar luhan.

Tiba-tiba.. handphone jessica berbunyi.

“sebentar” ujar jessica.

‘hoy, sica! Kau dimana!! :@’ teriak taeyon.

“mianhae, taeyon :v aku ada kerja kelompok” ujar jessica.

‘seharusnya kau memberitahuku! Aku menunggumu!’ ujar taeyon.

“mianhae, jebal, tak maukah kau memaafkan sahabatmu yg sedikit pemalas ini :D” canda jessica.

‘hahaha, ne, ne, sudah kerjakan tugasmu sana’ ujar taeyon.

“taeng, taeng” gumam jessica.

Namun, tangan jessica tak sengaja menjatuhkan kotak yg berada di meja luhan.

“ahh, mianhae luhan” ujar jessica dan memungut barang yg ada di kotak tersebut.

“ne, gwaenchana” ujar luhan.

“dasar yeoja ceroboh” ejek sulli.

“dia tak sengaja” bela luhan.

“apa yg kau jatuhkan?” tanya luhan.

“MWO!!” teriak luhan.

Sebelum luhan mengambil isi kotak itu, jessica telah melihatnya.. ya gelang pemberian jessica. Jessica lngsung berdiri dan menatap gelang itu dengan seksama.

“apa kau tak pernah melihat gelang?” ejek sulli.

“lu.. ini punyamu?” tanya jessica.

“emhh, itu itu,” luhan tak bisa menjawabnya.

“tak menjawab berarti iya” jawab jessica dan menatap luhan tajam.

“ada apa ini?” tanya kris.

“oppa!! Tak usah pedulikan dia!” ujar sulli.

 

Kris POV

Ada apa ini? Aku pun membuka mulutku,

“ada apa ini?” tanyaku.

“oppa!! Tak usah pedulikan dia!” ujar sulli.

Aish,, dia masih yeojachinguku walaupun sikapku begini. Kenapa aku menjadi peduli dengannya lagi? Cih lupakan kris!

 

Author POV

“kenapa tatapanmu seperti itu soo yeon” ujar luhan.

Sulli dan kris hanya menatap keduanya dengan tatapan aneh. Jessica berjalan ke arah luhan. Jessica tersenyum.

“annyeong, 4 tahun tak berjumpa xiao lu” ujar jessica.

 

13 thoughts on “[Freelance] (My Eyes and My Heart Only For You) (chapter 2)

  1. waaa!!! jessica akhirnya tau kalo luhan itu orang yang dia tunggu selama ini😀..
    jadi penasaran sama kelanjutannya..
    btw maaf baru komen di chapter yang ini..
    Ditunggu yaa chapter selanjutnya🙂
    FIGHTING!! ^^~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s