I Do Love You (Series)

Tittle : I Do love You

Author : JungDhane / @DhaniWKW

Main Cast : Jessica Jung | Xi Luhan | Kris Wu | Im Yoona

Lenght : series

Genre : romance, angst, school life, friendship

Rate : PG-13

Note : Sorry for bad story and typos.The casts isn’t mine. They were belong to their parents, God and their agency. Enjoy ^^

Author POV

“Jessica” panggil Luhan.

Yeoja berambut brunette itu menatap Luhan, “hmm?” Gumamnya.

“Apa yang telah kau lakukan padaku?”

Mata gadis cantik itu segera terbelalak mendengar pertanyaan Luhan yang membuatnya sangat kaget, memang sebenarnya apa yang telah ia lakukan sehingga membuat namja berdarah China itu menggeluarkan suara sendu nya yang berhasil membuat hatinya kembali berderu?
“O-oppa, apa maksutnya ini?” Tanya Jessica kebingungan.

Luhan melangkahkan kakinya maju mendekati Jessica, menatap mata foxy gadis itu dengan begitu intens sehingga membuat empunya itu salah tingkah.

GREP

Sepersekian detik kemudian gadis cantik berambut coklat brunette itu telah berada didalam dekapan Luhan sembari menahan nafasnya. Wajahnya pun memerah. Meskipun pikirannya kemana-mana akibat kebingungan dengan apa yang dilakukan Luhan, namun hatinya menolak untuk melepaskan dekapan Luhan yang terasa begitu hangat.
“O-oppa…” panggil Jessica

Luhan mengeratkan pelukannya saat mendengar gadis cantik itu memanggil namanya. Memejamkan matanya menikmati pelukan Jessica dan aroma harum shampoo yang membuatnya candu. “Kau masih menyukaiku kan Jessica?” Tanya Luhan memastikan.

“A-apa?” Bingung Jessica.

Luhan melepaskan pelukannya, menyentuh kedua bahu Jessica dan menatap manik mata indah milik gadis blasteran yang diam-diam ia rindukan. “Kau… masih menyukaiku kan Jessica? Benar-benar masih menyukaiku kan? Jebbal… Katakan bahwa kau masih menyukaiku, katakan padaku Jessica-ya” paksa Luhan.

“O-oppa..”

“Jessica jebbal…” suara Luhan mulai terdengar semakin sendu seolah ia tengah dilanda frustasi, membuat gadis cantik itu menatap miris sosok yang masih setia hinggap dihatinya hingga detik ini.
“Kau masih menyukaiku kan sica-ya? Kumohon katakan bahwa kau masih menyukaiku, katakan lagi bahwa aku adalah calon suamimu, katakan lagi bahwa kau ingin selalu berada disisiku, katakan lagi bahwa kau adalah pendamping hidupku, katakan bahwa kau adalah isi hati dari seorang Xi Luhan. Katakan Jessica, katakan. Aku… aku tidak dapat menahan perasan ini lebih lama lagi. Aku.. aku sakit melihatmu dan Kris bersama. Hati ini..” ujar Luhan sembari menyentuh dadanya yang berdetak lebih kencang dari sebelumnya, “hati ini berdetak terlalu keras seolah ingin lepas dari tempatnya. Melihatmu tersenyum bahagia karenanya aku semakin terluka, menyebabkan hatiku ini terasa pedih dan perih disetiap sisinya. Aku iri, aku cemburu, aku ingin segera menggantikan posisinya, dan kembali selalu menjadi nomor satu dihati dan pikiranmu, karena aku… karena aku mencintaimu Jessica Jung” ucapnya lantang.
“Maaf karena membuatmu menunggu terlalu lama” ujarnya sembari kembali memeluk Jessica dengan begitu erat, meluapkan rasa yang telah lama ia pendam beberapa pekan terakhir.

Sesungguhnya Luhan telah merasakan getaran cinta untuk Jessica dari lama, hanya saja pria tampan itu masih saja enggan mengakui perasaannya untuk gadis manis dipelukannya kini. Rasa gengsi yang cukup besar karena teman-teman seangkatannya yang pernah menggodanya pun membuat ia semakin enggan untuk mengatakan apa yang sesungguhnya ia rasakan terhadap gadis berambut brunette itu. Membuatnya berbohong kepada gadisnya dan melukai hati gadisnya hanya karena sebuah rasa gengsi. Namun kini, rasa gengsi itu sendiri lah yang membuatnya kesakitan, rasa sakit seperti batu kerikil dengan permukaan tak beraturan nan tajam yang menghujam jantungnya.

Jessica diam, Ia tak membalas pelukan Luhan. Otaknya yang entah kenapa berjalan dengan begitu lamban itu membuatnya berpikir dengan begitu keras atas apa yang diucapkan Luhan barusan.
Luhan oppa mencintaiku? Batin Jessica sembari melebarkan matanya saat otaknya telah memberi respon baik atas pertanyaan yang berputar-putar di kepalanya.
Ia mengembangkan senyumnya, membalas pelukan Luhan sembari membenamkan kepalanya pada dada namja keturunan China yang nampak bidang tersebut. Membuat Luhan menyunggingkan senyumnya sembari mengeratkan pelukannya.

Luhan menyukai ini, menyukai pelukan Jessica yang selalu terasa hangat. Membuatnya semakin enggan untuk melepaskan gadisnya.
“Aku mencintaimu Jessica Jung… ah maksutku Jessica Xi” bisik Luhan tepat pada telingga Jessica yang membuat pipi gadis itu merah seketika.

“Aku tau” balas Jessica.

Luhan mengernyit, membuat lipatan-lipatan terlihat jelas pada dahinya. Kemudian melepas pelukannya sembari menatap aneh gadis cantik bermarga Jung itu.
“Kau tau? Maksutku bagaimana mungkin kau tau? Bukankah selama ini kau..”

“Tanpa perlu mulutmu mengatakan hal yang sesungguhnya aku pun tau bahwa kau memang mencintaiku oppa. Mata hazelmu yang sangat aku sukai itu yang telah mengatakannya padaku. Bibirmu memang bisa berbohong sesuai dengan keinginanmu, namun sayangnya tidak dengan matamu. Itu sebabnya aku menyukai matamu”.

“Lalu jika kau tau bahwa aku memang menyukaimu, ah maksutku mencintaimu, lantas mengapa kau malah menerima Kris sebagai kekasihmu?” Kesal Luhan sembari menatap jengkel Jessica.

“Umm…” Jessica nampak berpikir sembari mengetuk-ngetukkan telunjuknya pada dagunya dan mengerucutkan bibirnya lucu. Membuat Luhan segera mengigit bibirnya karena menahan gemas. “Ah! Itu karena aku kesal padamu oppa! Kau menyatakan perasaanmu pada Seohyun eonni padahal kau tau bahwa aku lebih dulu mencintaimu, bahkan kau juga mencintaiku. Jadi aku ingin membuatmu cemburu dengan kedekatanku dan Kris oppa, sahabat dekatmu. Dan karena aku tau aku akan berhasil, maka dari itu aku melakukannya”.
“Lantas mengapa kau melakukannya oppa?”

“Melakukan apa maksutmu?”

“Menyatakan perasaanmu pada Seohyun eonni di muka umum, huh?!”

Luhan tersenyum kecut sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal sama sekali. “Teman-temanku menggodaku karena dirimu, dan lagi Huang Zi Tao dan Oh Sehun nampak menyimpan perasaan khusus padamu dan selalu membicarakanmu. Itu alasan aku enggan untuk dekat denganmu di sekolah, jika aku melakukannya mereka akan semakin gencar mengorek informasi akan dirimu dariku, membuatku cemburu dan pasti kehilangan kendali. Dan untuk Seohyun, teman-temanku bilang kami cocok bersama. Mereka memaksaku untuk menyatakan perasaanku padanya, jika tidak maka mereka akan menyebar luaskan videoku yang sedang mandi saat kami berada di camp beberapa waktu yang lalu. Dan karena itu aku segera menyatakan perasaanku padanya”.

“Mereka merekammu saat mandi oppa? Jinjja?”

“Oh, mereka merekamku. Ahh mereka adalah teman-teman kurang ajar yang selalu membuatku susah!”

“Lalu… bukankah Seohyun eonni itu juga cantik? Apakah kau tidak menyukainya oppa? Ah kau pasti menyukainya, kriterianya sangat sesuai dengan harapanmu kan oppa? Cantik, putih, tinggi, pintar dan ju-” belum sempat Jessica menyelesaikan kalimatnya, Luhan segera memotongnya dengan membekap bibir mungil Jessica.

“Aku tidak menyukainya. Baiklah, dia memang cantik, dan juga fisiknya pun sesuai dengan kriteriaku” Luhan melirik Jessica yang kini mengerucutkan bibirnya, “Hanya saja gadis itu sungguh membosankan, percakapan kami pun sangat terbatas, ia tipikal orang yang tidak menyenangkan. Ia sering tersenyum, hanya tersenyum, bukan tertawa. Membuatku mati kutu saat melemparkan candaan konyol terhadapnya. Dan lagi, aku sering membandingkan dirinya dengan dirimu. Itu sangat sukses membuatku semakin kurang nyaman saat bersamanya”.

Jessica melebarkan senyumnya sembari menatap Luhan, “bagaimana dengan senyumku oppa,uh uh? Kau menyukainya? Lebih baik dari senyum Seohyun eonni kan? Ya kan?”

“Senyummu yang terbaik sica-ya, nan neomu joaheyo” ujar Luhan sembari mengacak rambut Jessica.

——-000000——-

Yoona yang baru saja pulang dari berlatih dance pun terbelalak kaget saat melihat dua orang terdekatnya berjalan bersama sembari bergandengan tangan, niatnya yang akan segera memasuki pekarangan rumahnya pun kembali ia urungkan saat melihat pasangan itu mendekat kearahnya.
“Woo woo woo, ada apa ini? Pasangan hansica terlihat bersama sembari bergandengan tangan? Apakah Yoona Xi yang merupakan adik ipar dari Jessica Jung tertinggal berita besar hari ini?” Tanya Yoona sembari memandang lekat kakak laki-laki nya dan sahabat satu-satunya itu.

“Kau bodoh? Kami, maksutku aku dan Jessica Xi resmi berkencan. Begitu saja kau masih bertanya, bukankah kau bilang bahwa kau itu pintar? Dasar payah” balas Luhan.

“Ah, berselingkuh lebih tepatnya” ralat Jessica.

“M-mwo? B-berselingkuh?”

“Jessica tidak mau memutuskan Kris, dan lagi aku tak enak jika meminta dia memutuskan Jessica karena kami juga mencintai wanita yang sama. Itu tidak akan adil untuknya. Lagi pula sahabatmu yang bodoh ini telah memberikan Kris kesempatan untuk menjalin hubungan dengannya” cibir Luhan sembari melirik Jessica yang tengah menunduk.

“Lalu bagaimana dengan Seohyun eonni?”

“Aku akan segera memutuskan hubunganku dengannya”

Yoona mendesah berat, ia memang lega karena dua orang yang begitu ia sayangi di dunia ini bersatu dalam balutan cinta setelah sekian lama ia membantu perjuangan salah satu pihak. “Kalian membuat semua ini semakin rumit. Luhan oppa yang menyatakan cintanya pada Seohyun eonni dan Jessica yang menerima pernyataan cinta dari Kris oppa. Kini kalian malah bersatu dibelakang mereka setelah memberikan kesempatan dan juga harapan yang nyatanya semua itu semu. Seandainya saja kalian berdua tak bodoh, dan menyadari dengan apa yang kalian perbuat untuk kedepannya, mungkin semuanya tak akan seperti ini. Mungkin kalian akan bisa bersatu dengan damai tanpa menyakiti lebih hati siapa pun. Namun aku bahagia, meskipun aku juga merasa tak enak karena harus bahagia di atas penderitaan yang akan mereka alami. Bagiku yang terpenting adalah kalian berdua bersama”

“Terima kasih Yoong, kau yang terbaik” puji Jessica sembari tersenyum tulus pada Yoona.

“Mmm, apa kau tidak mau memelukku?” Tawar Yoona dengan senyum lebar konyolnya.

Jessica dan Luhan yang mendengar itu terkekeh, sedetik kemudian Jessica melangkah maju memeluk Yoona erat yang dibalas dengan senang hati oleh gadis cantik berambut hitam legam itu.
“Aku sangat mencintaimu Yoona-ah”

“Nado saranghaeyo sica-ya” balas Yoona.

Luhan tersenyum samar memperhatikan adiknya dan kekasih hatinya itu, persahabatan keduanya membuatnya iri, namun kadang menjadi hiburan tersendiri baginya. Dua wanita yang benar-benar ajaib.
“Tsk, apa kau kini mencoba untuk merebut Jessica dariku Yoona Xi?” Decak Luhan.

Yoona dan Jessica melepaskan pelukan mereka dan menatap Luhan.
“Aniyo! Lagi pula Jessica sudah menjadi milikku dari dulu. Bwee” ejek Yoona.

“Mwo? YA! Jessica hanya milik Xi Luhan seorang! Bagaimana bisa kau menyebut dia adalah milikmu? Kau mau menduakan Park Chanyeol mu itu bocah tengik?!”

“Kau menyebutku bocah tengik? Berani sekali kau Xi Luhan?! Dasar waria!”

“Mwo? Apa kau bilang? Waria? Hei aku ini namja!!”

“Mana ada namja dengan paras cantik seperti dirimu begitu? kau lebih pantas disebut waria, oppa. Kepanjangan dari wanita setengah pria, ah salah salah.. yang benar adalah pria setengah wanita. Hahahahahahaha….” ejek Yoona.

“Kurang ajar sekali kau pada oppa mu ini. Akan ku pukul kau!” Ancam Luhan.

Yoona yang mendengar itu segera berlindung di balik tubuh Jessica. “Sica-ya tolong aku, kau dengarkan bahwa waria itu akan memukulku? Tolong aku dari pria jahat itu” rengek Yoona.

“Oppa…” panggil Jessica.

“Dia yang memulai perang ini chagiya, biar aku yang akan mengakhirinya”

Keumanhayo, kalian tidak lelah uh? Lagi pula aku pusing melihat kalian berdua bertengkar seperti tadi. Kalian membuat aku menjadi lapar”.

“Kau lapar? Aku akan membuatkan makanan untukmu kalau begitu”

“Buatkan untukku juga oppa” sahut Yoona.

“Tidak akan terjadi hal yang seperti itu Yoona Xi! Kajja chagiya” ajak Luhan sembari mengandeng tangan Jessica memasuki kediaman keluarga Xi. Mengabaikan Yoona yang tengah melipat kedua tangannnya kesal sembari mendecak keras karenanya.

“Dasar oppa tak tahu diuntung. Sudah bagus aku membuatnya sadar akan perasaannya terhadap Jessica sehingga mereka bersama seperti sekarang ini. Awas kau Xi Luhan, aku akan membalasmu. Dan apa itu tadi? Chagiya? Sejak kapan namja sok cuek itu menjadi sok romantis? Lihat saja kau namja cantik, aku akan mengerjaimu”.

END

Hello, sorry for late post. Aku benar-benar sibuk dengan kegiatan kelas 3. Persiapan unas dengan bimbel dan pengambilan nilai juga tugas-tugas ngebuat aku pusing dan mau gak mau mengorbankan kegiatan menulisku. Dan lagi kegiatan sekolahku jg banyak, praktek-praktek juga. Ahhh pokoknya sibuk sekali #maafcurcol

Dan sepertinya aku akan mengambil hiatus dekat-dekat ini, atau malah bakalan sering late post kalo gak jadi ambil hiatus. Mian T-T

Leave a comment or like for JD please…

-JungDhane-

22 thoughts on “I Do Love You (Series)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s