[Freelance] Blue House (Chapter 2)

poster7redo

 

Title: Blue House

Author: Madame Chullie

Sub Title: Wellcome in Korea

Main Cast:

SNSD Jessica

EXO Chanyeol

EXO Baekhyun

Super Junior Siwon

Super Junior Eunhyuk

Genre: Friendship

Length: Multichapter

Happy  Reading~Continue Reading

@Blue House

Siwon, Eunhyuk dan Baekhyun melongo melihat Chanyeol pulang membawa seorang gadis. Terlebih lagi mereka berdua dala keadaan basah kuyup.

“Ige mwoya?” tanya Siwon membuka pembicaraan.

“Kami kehujanan. Aku tidak membawa payung.”

Siwon menepuk dahinya. Bukan itu maksud pertanyaannya.

“Maksudku, ada apa sampai kau membawa seorang yeoja pulang ke rumah?”, tanya Siwon lagi dengan gemas. Sejak kapan Chanyeol menjadi bodoh seperti Eunhyuk?

“Oh. Aku menemukannya di halte sendirian. Jadi aku membawanya pulang. Ia akan tinggal disini.”, jelas Chanyeol dengan tenang, seakan ia hanya berkata bahwa ikan itu botak.

“MWOYA?!”, koor Siwon, Eunhyuk dan Baekhyun dengan mata melotot tak percaya. Apa yang ada di kepala namja jangkung itu?, pikir mereka. Sedangkan Chanyeol hanya mengedikkan bahunya ringan seakan tidak ada masalah.

“Andwae! tidak baik jika seorang yeoja tinggal bersama namja.”, sergah Siwon. Ia benar-benar tidak mengerti denan jalan pikiran Chanyeol. ‘Menemukan’ seorang gadis? Membawanya pulang? Mengajaknya tinggal bersama? Ohh~ kepalanya mulai pusing sekarang.

“Ya! hyung! apa kau tega membiarkan seorang yeoja sendirian di halte? kehujanan, kelaparan, tak punya uang, tak punya teman an keluarga pula. Kasihan dia hyung.” Chanyeol mulai menjelaskan panjang lebar tentang Jessica. Bagaimana awal ia bertemu gadis itu, apa yang diceritakan oleh Jessica padanya, tentang koper, tas dan semua yang ia tahu.

“Begitulah hyung. Apa hyung masih tega membiarkannya begitu saja? Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya? hyung yang akan menanggung dosanya jika memaksaku menyeret Jessica-ssi keluar dan kemudian terjadi sesuatu padanya.”, sengit Chanyeol dengan penekanan lebih pada kata ‘dosa’. Ia yakin seorang hamba Tuhan yang taat macam Siwon pasti takut dengan kata yang satu itu.

“Aigoo, begitukah? malang sekali nasib Jessica-ssi. Maaf, aku kan baru diberitahu kejadiannya. Baiklah, aku mengizinkan Jessica-ssi tinggal disini. Bagaimana menurut kalian?”, Siwon melirik Baekhyun dan Eunhyuk disampingnya.

“Aku sih setuju saja.”, jawab Baekhyun santai.

“Akan  lebih menyenangkan ada noona cantik tinggal disini. Melihat wajah kalian bertiga setiap hari sangat membosankan. Tidak menarik.”, cibir namja imut itu.

pletak

Jitakan manis Euhyuk mendarat mulus di kepala baekhyun.

“Aish, appo.”, protes Baekhyun, sedangkan Eunhyuk hanya melotot kesal.

“Aku masih tidak setuju.”, ujar Eunhyuk.

“Bagaimana kau membiarkan ia menumpang disini? tagihan listrik dan air pasti akan naik.”, protesnya.

“Dan suruh ia berhenti menatapku seperti itu. Ia membuatku merinding”, sambung Eunhyuk lagi.

Chanyeol menoleh ke arah Jessica. Gadis itu memang menatap sengit pada Eunhyuk sejak awal masuk ke rumah. Chanyeol juga tidak tahu kenapa. Jessica menatap Eunhyuk seakan memiliki dendam kesumat hingga ia tampak ingin menelan Eunhyuk hidup-hidup.

‘Aku tahu wajah Eunhyuk hyung memang tidak tampan dan cenderung menyebalkan. Tapi apakah ia seburuk itu sampai Jessica yang pertama kali bertemu dengannya langsung menatap Eunhyuk hyung seperti itu?’ pikir Chanyeol heran.

Jessica menggertakkan giginya. Tangannya mengepal erat. Matanya mnyipit menatap Eunhyuk tajam.

Dan tanpa diduga-duga,

Buagh!

Kepalan tangan Jessica melayang dengan indahnya ke wajah Eunhyuk. Gadis itu tiba-tiba saja menghajar Eunhyuk dengan frontal. Dan walaupun ia wanita, pukulannya termasuk cukup kencang, cukup untuk membuat memar di wajah Eunhyuk.

Jangan meremehkan Jessica. Ia atlet sepakbola dan tinju saat di senior high school.

Eunhyuk yang tak terima pun membalas serangan Jessica. Sesekali ia juga menarik rambut panjang Jessica, menyebabkan beberapa helai rambut pirang berkilau itu rontok.

Dan melihat rambut indahnya yang dengan susah payah ia rawat rontok berguguran akibat ulah Eunhyuk, Jessica semakin frontal menyerang namja yang juga berambut pirang, sama dengannya, itu.

Chanyeol dan Siwon cengo sesaat melihat tontonan gulat gratis yang ditayangkan live dari ruang tamu mereka.

Dan Baekhyun?

Namja imut itu asyik mengabadikan momen gulat dadakan itu dengan kamera ponsel kesayangannya.

“Ya! Ya! kalian berdua hentikan! Hyung, pisahkan mereka berdua. Kau pegangi Eunhyuk hyung. Baekhyun bantu aku pegang Jessica” Chanyeol yang pertama sadar dengan situasi panas di depaannya segera memberikan komando ala sersan kepada anak buahnya, Baekhyun dan Siwon.

Siwon dengan sigap memisahkan dua pegulat dadakan itu kemudian menarik Eunhyuk mundur.

Baekhyun dengan wajah tidak rela karena tontonan seru itu dihentikan, membantu Chanyeol mengamankan Jessica.

Kedua manusia yang tampak babak belur itu, Eunhyuk dan Jessica, masih saling beradu tatapan sengit. Ibarat kalau ini di komik, pasti akan ada kilat diantara mereka dengan efek hitam gelap.

Jessica menatap Eunhyuk dengan tatapan mautnya, Sedangkan Eunhyuk membalas Jessica dengan pelototan kesal sekaligus bingung. Ia masih idak mengerti mengapa gadis pirang di epannya tadi menatap sengit padanya. Dan lebih mengejutkannya lagi, menyerangnya dengan frontal.

“Gadis gila.”, desisnya jengkel.

Jessica kembali menggertakkan giginya kesal. Ia tahu arti ucapan Eunhyuk.

Untuk kosakata buruk seperti itu, Jessica tentu tahu artinya.

Terimakasih pada Jung Yunho.

“Kauu….”, desis Jessica geram

“Pria pelit!”

Dan seperti baru mendapat pencerahan, akhirnya otak lamban Eunhyk bekerja dan mengerti penyebab tingkah laku Jessica.

“Kau….. yeoja antah berantah penunggu halte???”

***

“Aish… jadi Eunhyuk hyung ini namja pelit menyebalkan yang Jessica-ssi temui di halte?”, tanya Chanyeol.

Jessica mengangguk pelan.

Saat ini Jessica, Eunhyk, Chanyeol, Siwon, dan Baekhyun sedang duduk di ruang tamu Blue House.

“Yah, hyung. Kau harus hilangkan sifat pelitmu. Kau ini tega sekali.”, cibir Baekhyun. Sedangkan Eunhyuk hanya memutar bola matanya kesal. Menurutnya, ia tak bersalah sama sekali. Berhemat adalah prinsip hidupnya, dan ia pantang untuk melanggar prinsip hidupnya yang keramat itu.

“Aish, aku jadi malu punya teman sepertimu, hyung.”, tandas Chanyeol.

“Bertobatlah Hyuk.”, nasihat Siwon bijaksana.

“Ya! Ya! cukup. Kenapa kalian malah membela dia? Aku ini teman kalian. Lagipula, kalian bayangkan saja, berapa biaya telpon luar negeri?! Itu mahal sekali, pabo.”,bela Eunhyuk tidak terima terus disudutkan oleh teman-temannya sendiri.

“Dan sekarang kau mau menerima gadis itu menumpang disini? Shireo! Aku tidak setuju. Merugikan saja.”, imbuh namja berambut blonde itu.

“Yak, hyung. Ia kan tidak tinggal gratis disini. Jessica-ssi akan membayar uang sewa, sama seperti kita. Bukankah akan lebih hemat jika membayar uang sewa berlima daripada berempat saja?”, jelas Chanyeol gemas. Pria tinggi dengan wajah baby face itu cukup jengkel dengan tingkah pelit Eunhyuk yang kelewat batas.

“Kau yakin dia akan bayar? Lihat saja penampilannya.”, cibir Eunhyuk sembari menatap Jessica dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Sangat berantakan.

“Aish, hyung pabo. Jessica-ssi hanya sedikit berantakan. Tapi coba hyung lihat apa yang dikenakan Jessica-ssi. Hyung tahu harga jam tangannya? bahkan jika seluruh isi lemari hyung dijual, hasilnya masih belum cukup untuk membeli jam tangan itu.”, promosi Chanyeol layaknya sales promotion girl di pusat-pusat perbelanjaan.

“Tch, bagaimana aku bisa percaya ucapanmu?”

“Dia benar, Hyuk. Itu brand mahal.”, Siwon ikut membuka suaranya. Namja berparas tampan itu pun baru sadar kalau segala sesuatu yang melekat pada Jessica (kecuali lumpur tentunya) adalah barang bermerk kelas atas. Bahkan untuk kalangan jetset seperti Siwon.

“Kau yakin?”, Eunhyuk menatap Siwon ragu. Bukan ragu pada Siwon, ia ragu pada ucapannya sendiri bahwa Jessica hanya sekedar gadis-antah-berantah-penunggu-halte-yang-sangat-cerewet.

“Sangat yakin.”, jawab Siwon mantap.

Dan Eunhyuk yakin namja jangkung itu berkata jujur.

Kenapa?

Karena Siwon umat Tuhan yang alim.

Semua orang tahu itu.

“Baiklah, baiklah. Ia boleh tinggal disini. Ingat, uang sewa dibayar di muka.”, Eunhyuk menyerah. Tidak ada gunanya ia melawan lagi. Toh teman-temannya akan tetap memaksanya menerima gadis itu tinggal disini. Lagipula benar kata Chanyeol, uang sewa yang ia keluarkan perbulan akan lebih ringan nantinya.

Yah, sebenarnya itu alasan utama Eunhyuk membiarkan Jessica tinggal. Otak perhitungannya lah yang berjalan.

Eunhyuk beranjak meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya. Ia butuh istirahat sejenak setelah sebuah ‘pertandingan mengerikan’ yang membuat pipinya bengkak.

Eunhyuk bergidik ngeri mengingatnya. Jessica benar-benar gadis yang mengerikan.

Sementara Jessica hanya menatap datar kearah punggung Eunhyuk yang menjauh.

“Apa katanya?”, tanya gadis pirang itu pada Chanyeol yang duduk di sebelahya.

“Uang sewa dibayar dimuka.”, jawab Chanyeol polos yang membuat Siwon menepuk keningnya.

Sedangkan Jessica? Ia benar-benar ingin menghajar Eunhyuk sekali  lagi. Eunhyuk adalah pria terpelit yang pernah ditemuinya. Bagaimana Jessica bisa tahan tinggal serumah dengan pria sepelit itu nanti?

“Hell”, desis Jessica.

***

Mian baru lanjut segini yah ^^

Makasi komen2 di chap sebelumnya😀 Aku seneng banget looohhh!

Tunggu chap selanjutnya readers-deul ^^

4 thoughts on “[Freelance] Blue House (Chapter 2)

  1. HAISHHHHH greget banget sama si eunhyukk, bisa2nya dia nerima jessi cuma karena bisa menperkecil biaya uang kos -_-
    sempet kaget pas adegan adu jotos, apalagi jessi kan cewe yakali eunhyuk tetep tonjok2an sama sica wkwkwk
    ‘siwon hama tuhan yanh taat’ sumpah ngakak baca slogan ini hahaha
    oh iya masih bingung sama pait sica, di awal kan baek gk bakal pairingan sama jessi, nah usulku sih jessi pair sama eunhyuk aja, lucu kayanya pelit vs garang wkwk
    atau atau atau tambang cast ajaaa yaitu luhannnn biar happy ending hohoho
    oke deh sekiab kimen gk mutunya, aku tunggu next chap yaaaa..tapi harus cepet thorr biar gk lupa sama alurnya😀
    oh iya klo bisa panjangin juga yaaa soalnya inu pendek banget
    oke lahhh sekiannnnn😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s