[Freelance] Should We? (Sequel We’re Different)

Judul : Should We? (Sequel We’re Different)

Author : parksoojung

Rating : PG-13

Length :Oneshoot

Genre : Romance, Sad,Tragedy,Drama

Main Cast : Jessica Jung

Wu Yi Fan

Other Cast : Tiffany Hwang | Kim Taeyeon | Kim Heechul | Kim Youngmin | Krystal Jung | Find it

Disclaimer : Cast are belong to God. Don’t bash and plagiaristme.

Author Note : Typo dimana-mana. Gaya bahasa masih jelek dan mungkin agak random. Ini longshoot serius jadi siapin mata kalian ya kekeke. Maaf kalo kepanjangan nih dan mungkin kalo aku bikin ff lagi castnya akan selalu Jessica. Bukan karena apa-apa cuman aku shipper berat mereka jadi kalo yang ga suka boleh ga baca kok🙂 Hehe. Cover ff ga sempet buka nih soalnya photoshop lagi error </3 Maaf  T.T

.

.

.

.

 

-Kantor CEO SM Entertainment-

(29th September 2014)

Author POV

 

Tok..tok..tok..

 

“Permisi sajangnim.” Jessica mengetuk pintu dan membungkuk sopan ketika memasuki kantor atasannya.

 

“Ah,Sooyeon-ssi. Silakan masuk. Ada apa? Tumben sekali kau kemari.” Pria berwajah angkuh itu berbicara tanpa memandang wajah Jessica. Ia masih saja sibuk dengan smartphonenya.

 

“Maaf sajangnim. Aku kemari karena ingin membicarakan hal pen-”
”Langsung to the point saja. Aku tidak suka berbasa-basi Sooyeon.” laki-laki itu menyela perkataan Jessica.

 

“Ah,aku mengerti. Jadi begini Kim Youngmin sajangnim,aku kemari bermaksud untuk meminta ijin kepada Anda. Akhir-akhir ini aku mulai sibuk dengan usaha baruku di dunia design. Aku kemari ingin meminta ijin Anda mengenai usahaku ini.” Jessica kembali membungkukkan badannya kepada laki-laki bernama Kim Youngmin itu.

 

“Apa kau sudah tidak memikirkan SNSD lagi Sooyeon? Usahamu lebih pentingkah? Coba kita lihat apakah BLANC lebih penting setelah kau membaca surat ini.”

 

Kim Youngmin melemparkan sebuah amplop ke meja. Jessica segera mengambil amplop itu dan membacanya. Ia membelalakkan matanya saat membaca isi surat itu.

 

“Mwo?! Aku dipecat? Tapi mengapa sajangnim? Anda tidak bisa seperti ini.”

 

“Tentu saja aku bisa. Kau lupa siapa aku? Kau mengabaikan tugasmu Jung. Berapa kali jadwal SNSD yang tak kau hadiri? Kau masih terlibat kontrak kerja denganku. Jangan bertingkah seenaknya sendiri,di sini aku CEO nya!” Youngmin menggebrak mejanya membuat Jessica hanya dapat mematung menahan tangis.

 

“Aniya sajangnin. Maksudku begini,bagiku SoNyuShiDae tetap yang paling penting. Aku sudah membicarakan hal ini dengan member lain dan mereka sudah menyetujuinya.” ucap Jessica hati-hati.

 

“Siapa bilang kami menyetujuinya Jess?” seorang wanita berpakaian casual tiba-tiba masuk ke ruangan tempat Jessica berada.

 

“Taeyeon-ah?”

 

“Kau sudah tidak menganggap SoNyuShiDae penting lagi bukan? Tidak sadarkah kau? Kemana saja kau saat kami semua sedang berkumpul. Entah itu sekedar makan bersama atau bercanda gurau. Kau terlalu sibuk dengan BLANC mu Jess.” ucap Taeyeon pada Jessica.

 

“Kau dengar sendiri Sooyeon. Bukan aku yang berbicara ini perkataan leadermu sendiri. Kurasa semua sudah jelas dan tidak ada yang perlu di omongkan lagi. Aku tidak melarangmu untuk terjun ke dunia desgin dan mendirikan BLANC. Itu sama sekali bukan hal yang penting bagiku. Asal kau dan teman-temanmu tetap dapat menghasilkan uang bagiku. Tapi jika kau masih saja seperti ini. Kau bisa aku tuntut dengan tuduhan mengingkari kontrak kerjamu. Sekarang kalian berdua keluar dari kantorku.” ucap Kim Youngmin pada Taeyeon dan Jessica.

 

“Arraseo,kami permisi sajangnim. Maaf mengganggu waktu Anda.” Jessica keluar meninggalkan kantor CEO SM Entertainment itu diikuti Taeyeon yang berjalan tepat di belakangnya.

 

-SNSD’s Dorm-

 

BLAAM!!

 

“Yak! Jessi kau ingin membuatku jantungan huh?” Tiffany berteriak kepada Jessica sembari bangkit dari sofa. Ia terlihat tengah menggendong anjing kesayangannya,prince.

 

Jessica memandang Tiffany sekilas dengan ekspresi wajah yang tak dapat diartikan.

 

“Sica-ya tunggu..”

 

Tiffany mengernyitkan dahi melihat adegan di depannya. Taeyeon berlari mengejar Jessica ke arah dapur. Rasanya ia seperti sedang melihat drama korea di tv.

 

“Apa lagi? Lepaskan tanganmu Taeyeon-ah.” Jessica menghempaskan tangan Taeyeon kasar.

 

“Mian Jess,aku tidak bermaksud seperti itu.”
“APA LAGI YANG INGIN KAU JELASKAN?!”

 

“YAK! JAGA NADA BICARAMU JESS! TAEYEON MASIH LEBIH TUA DARIMU DAN DIA LEADER KITA!” Tiffany yang melihat Jessica membentak Taeyeon sontak menghampiri mereka dan memeluk Taeyeon yang terlihat ingin menangis.
”Dia memang lebih tua dariku. Tapi dia sudah bukan leaderku lagi.”
“Apa maksudmu?” Tiffany mengernyitkan dahinya. Taeyeon yang tidak mengerti dengan ucapan Jessica pun ikut mengernyitkan dahi.

 

“Aku… Aku dikeluarkan.”

 

“MWO?!” ucap Taeyeon dan Tiffany bersamaan.

 

“Puas kalian? Apa salahku pada kalian. Kalian tahu bukan. Aku jauh-jauh pulang dari Amerika. Mengambil penerbangan malam itu juga ke Korea demi acara Fan Meeting kita besok pagi di China. Tapi apakah kalian tahu perasaaanku? Ketika tiba di sini aku hanya diberi surat yang menyatakan bahwa aku dipecat secara SEPIHAK oleh agency di mana aku bekerja,berjuang demi cita-citaku. Agency di mana aku menghabiskan 15 tahun umurku untuk  berusaha mewujudkan impianku.” Mata Jessica berkaca-kaca tanda Ia menahan tangisnya.

 

“Tunggu.. Apa yang sebenarnya terjadi Jess. Kau dipecat?” tanya Tiffany yang masih belum bisa memahami apa yang terjadi.
“Ya aku dipecat. Dan terima kasih kepada leadermu yang tiba-tiba masuk ke ruangan Kim Youngmin sajangnim dan berkata bahwa Ia tidak setuju dengan bisnis baruku dengan BLANC.”

 

PLAK!

 

Taeyeon memegang tangannya yang baru saja Ia gunakan untuk menampar pipi Jessica. Ia merutuki hal bodoh yang barusaja ia lakukan. Sedangkan di sisi lain,Jessica memegang pipinya yang terasa panas.

 

“Baiklah,aku keluar. Aku akan berkemas-kemas dan pergi malam ini juga.” Jessica segera berlari ke kamarnya. Terlihat  jelas bahwa Ia menangis.

 

Jessica POV

 

Aku benar-benar tidak menyangka.. Hampir 10 tahun aku bersama-sama dengan mereka semua dan hanya berakhir seperti ini? Dan mengapa air mata ini seakan tak bisa berhenti. Bahkan saat mengemasi barangpun aku masih saja menangis.

.

.

.

Selesai mengemasi barang-barangku. Aku menatap ke seluruh penjuru kamar untuk yang terakhir kalinya. Kamar yang sudah kuhuni sekitar 7 tahun lamanya. Dan bodohnya,lagi-lagi airmata ini masih tak bisa berhenti.

 

“Jess,jebal jangan pergi.. Maafkan aku Jess. Aku tidak tahu akan serumit ini” Taeyeon menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Ia menangis karena merasa bersalah pada Jessica.

 

“Ucapan maaf dan air matamu tak merubah apapun Taeyeon-ssi. Aku pergi. Sampaikan salamku untuk semuanya. Terima kasih untuk kebersamaan hampir 10 tahun ini.” Aku menyeret 2 buah koper besar dan keluar dari dorm SNSD meninggalkan Taeyeon dan Tiffany.

 

Saat ini member SNSD yang lain sedang sibuk dengan jadwal mereka masing-masing. Yoona dan Yuri dengan kuliahnya. Sooyoung dengan drama barunya. Sunny dengan siaran radionya. Bahkan sebenarnya Taetiseo pun sibuk dengan reality show mereka. Hanya Hyoyeon yang tidak begitu sibuk saat ini. Yang membuatku tidak habis fikir adalah mengapa hanya BLANC yang ditentang oleh SM?

.

.

.

Ku kendarai mobil sport putihku  menuju rumah Minyoung eonni (Park Minyoung) dengan kecepatan 120 km/jam. Jalanan Seoul sedang lenggang malam ini sehingga aku bisa dengan leluasa menyetir dengan kecepatan yang terbilang cukup kencang.

 

Berulang kali Iphone ku bergetar namun aku tak menghiraukannya. Aku masih berusaha untuk menghentikan air mataku yang masih saja mengalir. Ini seperti mimpi. Hanya dalam hitungan menit aku merasa duniaku runtuh. Aku kehilangan segalanya. Bahkan 8 orang yang sudah kuanggap sebagai saudaraku sendiri selain Krystal. Delapan orang yang kukira akan meminjamkan kedua lengannya untuk mengangkat ku saat aku terjatuh.

 

Krystal POV

 

“I was excited about our upcoming fan events only to shockingly be informed by my company and 8 others that as of today. I’m no longer a member. I’m devastated. My priority and love is to serve as a member of GG,but for no justifiable reason, I am being forced out.” (@Sy__Jessica)

 

Aku tidak tahu pasti apa yang membuat Jessica eonni membuat status seperti itu di account Weibonya. Apa dia gila? Atau accountnya dihack seseorang?

 

Aku berusaha menghubunginya berkali-kali namun hasilnya nihil. Kini handphone nya berada di luar jangkauan. Aish jinjja,membuatku semakin pusing saja.

 

Yeobosseyo? Eonni? ”

 

Yeobosseyo Soojung-ah.”

 

“Tiffany eonni apa kau menangis? Dimana Sica eonni? Ada apa sebenarnya?”

Hm,We’re crying so hard now. Your eonni? Molla~” (Kita menangis sangat kencang sekarang. Eonnimu? Aku tidak tahu.)

 

“We’re? What’s wrong?” (Kami? Ada apa?)

 

“Semua member soshi menangis Soojung. Kami sangat terpukul sekarang. Kami kehilangan eonnimu. Di luar prediksi,Kim Youngmin sajangnim memecat eonnimu secara sepihak karena dianggap lebih mementingkan jadwal BLANC. Dan disaat yang sama Jessica bertengkar dengan Taeyeon dan akhirnya Ia pergi dari dorm hiks.. Ia sudah mengemasi barangnya Soojung. I dont know where’s she. Please find her Soojung.” (Aku tidak tahu dimana dia. Kumohon temukan dia Soojung).

 

MWO?! Arraseo eonni,aku akan berusaha menghubunginya. I’ll text you later eonni. Take care.” (Aku akan mengabarimu eonni. Jaga dirimu.)

 

KLIK

 

Jessica eonni dipecat? Apa Kris oppa tahu tentang ini?

 

Tutt..tuttt..tuttt..

 

“Yeobosseyo?”

 

“Oppa?”

 

“Ne Krystal,waeyo?”

 

Oppa apa kau tahu dimana Sica eonni berada?”

 

“Eo? Tidak,memangnya dia kemana?”

 

“Yak! Aku bertanya padamu eo! Jangan bertanya balik.”

 

“Kekeke mian. Aku tidak tahu Soojung-ah. Memangnya ada apa?”
“Sica eonni dipecat,oppa.”

.

.

.

Aku mengernyitkan dahi merasa tidak ada jawaban dari Kris Oppa. Apa ia mematikan sambungan telfonnya?

 

Oppa? Are you there?” (Kamu masih disana?)

 

“Yes,I am. Are you serious Krys? But why?” (Iya,kamu serius Krys? Tapi mengapa?)

 

Molla~ aku baru saja diberitahu Tiffany eonni lewat telfon dan sekarang Sica eonni menghilang oppa. Dia pergi dari dorm membawa seluruh barangnya.”
Mwo? Arraseo aku akan membantu mencarinya.”
Ne,gomawo oppa.”

 

Kris POV

 

-Kris Apartement-

(30th September 2014)

 

Kurang dari 1 x 24 jam,berita keluarnya Jessica menyebar luas di media. Semua orang meributkan hal ini. Mereka berkoar-koar entah di weibo,instagram maupun jejaring sosial lainnya.

 

“Mengapa Ia keluar?”

 

“Karena BLANC? SNSD tidak menyetujuinya? Apa-apaan ini?”

 

“Hah? Jessica akan menikah dengan Tyler Kwon?”

 

Hey! Berita macam apa ini? Jelas-jelas calon suami Jessica bukan Tyler Kwon. Siapa itu Tyler Kwon? Aku bahkan tidak mengenalnya.

 

Kuambilkan smartphoneku yang bergetar. Tertera jelas di layar sebuah panggilan masuk “My Sica”

 

“Jess? Eoddiga?” tanyaku cemas.

 

“Kris. Aku meninggumu di depan pintu. Bisakah kau membuka pintunya sekarang? Di sini dingin.”

 

Mworago?! Di depan pintu?”Aku segera membanting smartphoneku dan berlari untuk membuka pintu.

 

Ketika pintu berhasil ku buka,kulihat wajah yeojachinguku kusut dan sangat pucat.

 

“Jess.. Are you okay?” (Jess,apakah kamu baik-baik saja?) aku memegang kedua pipinya.

 

Dingin. Itulah yang kurasakan. Sudah berapa lama dia di sini?

 

.

.

.

Jessica hanya membalasnya dengan seulas senyum. Kulihat badannya mulai tidak stabil dan detik berikutnya ku lihat ia memejamkan matanya dan mulai kehilangan kesadarannya. Dengan sigap ku raih tubuhnya dan menggendongnya ke kamar. Kubaringkan dia di kasurku. Oh God! Ia terlihat sangat menyedihkan.

 

Yeobosseyo Krystal? Eonnimu bersamaku sekarang. Ia pingsan,tapi tak perlu khawatir aku akan menjaganya. Untuk sementara ini biarlah ia tinggal bersamaku. Jangan ceritakan masalah ini pada siapapun dulu. Arraseo,annyeong.”

Jess apa yang terjadi?

 

Aku memandangi Jessica yang masih belum sadarkan diri. Kubelai rambutnya yang kecoklatan. Dalam keadaan pingsanpun wajahnya terlihat sangat lelah. Aku tahu ini semua pasti berat baginya.

 

-Next Day-

(1st October 2014)

 

Jessica POV

 

Hmm,dimana ini? Aku mengerjapkan mataku berkali-kali. Sebuah sinar membuatku terbangun pagi ini. Detik berikutnya aku sadar aku sedang tidak di kamarku. Dan detik berikutnya lagi aku sadar Kris sedang tidur dipinggir kasur sambil menggenggam tanganku dengan begitu erat.

 

“Kris? Bangun~” Aku mengusap rambutnya perlahan. Kulihat Kris mengeliat pelan.

 

“Jess? Kau sudah sadar? Gwenchanha?” matanya langsung terbuka lebar ketika melihatku.

 

Aku tersenyum kecil. Aku tahu dia sangat mengkhawatirkanku. Maafkan aku Kris karena membuatmu khawatir.

 

“Aku baik-baik saja. Tidak perlu khawatir Kris.” aku berusaha menutupi kesedihanku di depan Kris.

 

Tiba-tiba Kris mendekapku sangat erat. Ia mengusap punggungku dan mencium kepalaku.

 

I’m here. It’s okay.. Kita lalui semua ini bersama-sama. Ceritakan padaku apa yang terjadi Jess. Dengan siapa dan bagaimana kau bisa sampai kemari?”

 

“Sendiri dan dengan pesawat.” jawabku sambil memasang muka polos.

 

PLETAK!! Kris menjitak kepalaku.

 

Yak!! Appo babo!!” ucapku sambil mempoutkan bibirku.

 

“Aku juga tahu kau kesini dengan pesawat babo~ baiklah lupakan. Kau bisa menceritakan semuanya saat kau sudah merasa baikan. Sementara ini tinggalah di sini bersamaku. Jika kau sudah tenang dan siap untuk kembali,aku sendiri yang akan mengantarmu.”

 

Gomawo Kris. Jeongmal saranghae.

 

Aku membalas pelukan Kris erat. Tuhan, terima kasih karena paling tidak. Saat ini,disaat aku jatuh.. Ada sepasang tangan yang siap merangkulku dan menjadi kekuatan bagiku.

.

.

.

 

Kris Apartement-

(10th October 2014)

 

“Kris..” Jessica memanggil Kris yang sedang duduk di sofa.

 

“Hm?”

 

“Kris look at me!” Jessica meninggikan nada bicaranya karena merasa Kris tidak memerhatikannya.

 

Mendengar nada bicara Jessica yang meninggi,Kris menghentikan aktivitasnya membaca script untuk filmnya.

 

“Ada apa sayang?” Kris bangkit dari sofa dan menghampiri Jessica. Dirangkulnya pinggang gadis itu sembari menatap sepasang mata foxynya.

 

“Lihat aku.. Ada yang aneh?”

 

Kris melihat ke arah Jessica dari ujung rambut sampai ujung kaki. Namun ia tidak menemukan sesuatu yang salah pada Jessica. Yang ia lihat adalah seorang Jessica yang sedang memakai baju berwarna putih kebesaran,hotpants berwarna hitam dan rambut yang diikat asal sehingga menimbulkan kesan “menggoda” bagi siapapun yang melihatnya.

 

“Tidak ada yang aneh. Kau cantik seperti biasa dan.. Hmm.. Sedikit menggoda sayang.” bisik Kris tepat di telinga Jessica.

 

“Yak! Bukan itu babo!” Jessica mencubit pinggang Kris pelan kemudian kembali mempoutkan bibirnya.

 

“Lalu?”
“Aku bertambah gemuk.. Huaaa … Eottokhae? Aku naik 2 kg eo~ bagaimana kalau beratku melebihi berat Tiffany? Andwe!” Jessica mengacak-acak rambutnya frustasi.

 

“Memangnya kenapa? Walaupun kau bertambah berat,kau tetap cantik di mataku. Dan kau tetap satu-satunya yeoja yang aku cinta.” Kris mencubit hidung Jessica gemas.

 

Jeongmal?” Jessica menatap Kris sambil mempoutkan bibirnya lagi.

 

Stop pouting your lips atau aku akan menciummu dan tidak akan melepaskanmu malam ini Jess.” (Stop memanyunkan bibirmu)

 

“Yal! Dasar pervy!” Jessica meninju perut Kris pelan.

 

“Kekeke,aku hanya bercanda sayang.”

 

“Kris”
.

.

.

Gomawo.. Disaat sulit seperti ini. Satu-satunya hal yang patut aku syukuri adalah kau. Karena aku punya kau yang selalu disisiku,siap menjagaku dan memapahku agar tidak jatuh lebih dalam lagi. Aku sangat bersyukur Tuhan masih mau meminjamkan satu malaikatnya untukku.” ujar Jessica sembari memeluk Kris. Ia memeluk namja jangkung itu dengan sangat erat.
”Jangan berterima kasih Jess. Itu tugasku. Sampai kapanpun aku akan selalu di sini. Menjagamu dan berusaha membuatmu tersenyum. Meskipun harus mengorbankan nyawaku sendiri,aku akan memberikannya padamu tanpa ragu-ragu. Saranghae.”

 

Author POV

 

-Kris Apartement-

(20 Oct 2014)

 

“Krystal f(x) dikabarkan pingsan setelah menyanyikan lagu ‘Red Light’ di SM Town Shanghai 18 Oktober lalu”

 

Tubuh Jessica merosot jatuh ketika membaca berita di internet. Ia menangis kencang,mengkhawatirkan keadaan dongsaeng kesayangannya sekaligus merasa bersalah karena belum sempat menghubungi Krystal.

 

Segera ia mengambil Iphone 6 baru,pemberian salah satu fansitenya di China 16 Oktober lalu. Tangannya dengan cekatan mencari contact dongsaengnya itu. “ My lovely Krystal” Setelah menemukan contact Krystal,ia menekan tombol hijau pada layar telfonnya.

 

Tutt…tutt…

 

“Yeobosseyo?
”Krystal-ah.. Hiks..hiks..”

 

Eonni-ya! Wae? Are you fine? Aku mengkhawatirkanmu eonni hiks.. Bogoshipeo.. “

 

Krystal-ah mianhae.. Kau baik-baik saja? Kenapa kau bisa pingsan? Jaga kesehatanmu babyjung. Maaf membuatmu khawatir hiks.. Aku bukan eonni yang baik untukmu.. Hiks.. Mianhae..”

 

Eonni-ya,aku pingsan karena jadwalku yang sibuk dan aku tidak makan secara teratur. Ini sama sekali bukan salahmu. Don’t worry about me. I’ll be alright eonni. Cepatlah kembali. Aku merindukanmu.”

 

“Hm,I’ll be back as soon as possible Krys. Love you.”

 

Love you more eonni. Aku tutup dulu ne telfonnya? Victoria eonni menyuruhku istirahat. Take your time eonni. Aku percaya Kris oppa akan menjagamu dengan baik. Sampaikan salamku untuknya.”

 

“Ne,get well really soon babyjung.”

 

KLIK.

 

Walau sudah bicara langsung dengan Krystal. Hal itu sama sekali tidak mengurangi kekhawatiran Jessica. Apalagi menurut media,Krystal pingsan hingga 2x. Hal ini sangat mengganggu fikiran Jessica. Karena situasi dan kondisi yang sangat tidak memungkinkan,Ia tidak bisa berada di samping Krystal dan menemaninya.

 

Babylove,where are you?” Aku pul-yak! Ada apa?” Kris berlari menghampiri Jessica yang sedang duduk memeluk lututnya di depan tv.

 

“Kris..” suara Jessica terdengar sangat lirih.

 

“Ne aku di sini sayang. Ada apa?” Kris memeluk Jessica berusaha menenangkan yeojachingunya itu.

 

“Aku.. Aku ingin pulang.. Krystal membutuhkanku hiks..”

 

“Apa yang terjadi dengannya?”

 

“Dia pingsan sebanyak 2x di SM Town Shanghai kmarin. Dan bodohnya aku baru tahu sekarang hiks..” tangis Jesssica makin menjadi. Hal ini membuat Kris semakin panik dengan keadaan yeojachingunya itu.

 

Kris menepuk punggung Jessica pelan.

 

“Arraseo aku akan mencari tiket untuk kita berdua. Besok pagi kita berangkat. Aku akan menemanimu.” ucap Kris sambil memegang kedua pipi Jessica.

 

“Jadwalmu?”

 

“Itu tidak penting. Krystal jauh lebih penting untuk saat ini. Sekarang berkemas-kemaslah dan jangan tidur terlalu malam.” Kris memberikan kecupan pada bibir Jessica dan menghapus air mata yeoja itu.

 

“Gomawo Kris.. Gomawo.” Jessica kembali memeluk Kris lebih erat. Ia terus menangis hingga akhirnya tertidur di pelukan Kris.

 

-Shanghai Airport-

(22nd October 2014)

 

Cha,ini tiketmu dan ini tiketku sayang. Tidak masalah bukan jika kita duduk terpisah saat di pesawat? Aku akan duduk 4 kursi di belakangmu. Aku juga sudah menghubungi managermu untuk menjemputmu di airport.” Kris menyodorkan sebuah tiket pesawat kepada Jessica.

 

“Ne thank you Ice. You bring Ace with you right?” (Terima kasih Kris. Kau membawa Ace bukan?) Jessica tersenyum ke arah Kris.

 

“Of course,why? You miss Ace? Wanna take or hug it? I’ll take it,if you want..” (Tentu saja,kenapa? Kau merindukannya? Ingin mengambil atau memeluknya? Aku akan mengambilnya jika kau mau.)

 

Nope,aku hanya ingin bertanya dimana ‘anak kita’.” Jessica terkikik saat menyebut kata ‘anak kita’

 

Siapa yang tidak tahu Ace? Sebuah boneka kambing yang selalu Kris bawa kemanapun Ia pergi. Dan alasan mengapa Kris selalu membawa Ace bersamanya karena Ace adalah boneka pemberian Jessica saat hari jadi mereka ke 200.

 

“Kau ini bisa saja sayang~ Ace aman bersama ayahnya and I’m sure Ace will miss his mom hahaha. Kurasa sudah saatnya kita berangkat. See you baby.” Kris mengacak-acak rambut Jessica pelan dan merekapun berpisah agar tidak dicurigai paparazzi.

 

-2 hours later-

 

“Sicahu,Ireona.. Kita sudah sampai sayang.” Kris menggoyangkan tubuh Jessica perlahan berusaha membangunkan sleeping beauty SNSD itu.

 

“Hm? Kita sudah sampai?” Jessica menguap kemudian memakai kacamata hitam BLANC miliknya.

 

“Ne,temui managermu di sebelah timur pintu keluar arra? Dia akan mengantarmu menemui Krystal. Aku akan menyusul.” Kris terseenyum dan mengusap pipi yeojachingunya itu.

 

Jessica hanya mengangguk dan segera mengikuti apa yang Kris katakan padanya. Mereka berpencar. Jessica bertemu managernya dan mereka langsung pergi ke dorm f(x) untuk menemui Krystal. Sedangkan Kris? Ia memiliki urusan khusus di Korea.

 

Jessica POV

 

-Dorm f(x)-

 

Aku segera berlari ke kamar Krystal untuk melihat kondisi adik kesayanganku itu. Kubuka pintu kamarnya dan kulihat Krystal terbaring lemas dengan infus di tangannya.

 

Disamping Krystal,terlihat Victoria Eonni,Amber,Luna,Heechul oppa dan dua orang member SNSD yaitu Taeyeon dan Tiffany.

 

“Eonni!!”

 

“Krystal-ah!”Air mataku kembali mengalir begitu saja.

 

Aku menghampiri Krystal tanpa menghiraukan satu orangpun di antara mereka. Kupeluk adik kesayanganku itu dengan sangat erat. Entah apa yang kurasakan sekarang. Bahagia,sedih,terharu semua berkumpul menjadi satu.

 

“Eonni,I miss you jangan pergi lagi hiks.. Tetaplah di sini bersamaku.” isak Krystal.

 

Eonni akan tetap di sini Krystal. Eonni janji.Sorry I couldn’t be there for you hiks..” ucapku sambil mengusap rambut Krystal pelan.

 

Sica-ya.. Jangan khawatir,kami akan menjaga Krystal sebaik mungkin.” Victoria eonni memegang bahuku dan menepuknya pelan.

 

Ne,gomawo telah menjaga adikku eonni.” Aku menghapus air mata yang mengalir di pipi Krystal.

 

“Sica,kurasa kita berempat harus bicara.” Heechul oppa memandangku kemudian melirik Taeyeon dan Tiffany yang daritadi hanya menunduk.

 

Arraseo oppa,tapi sebentar saja ne? Aku masih ingin bersama dengan Krystal. Soojung-ah,eonni tinggal sebentar ne?”

 

Kukecup kening Krystal kemudian keluar mengikuti Heechul oppa,Taeyeon dan Tiffany yang sudah terlebih dulu meninggalkan kamar Krystal.

 

Mereka kemudian duduk di sofa ruang tamu dan menundukkan kepala mereka.

 

“Baiklah,aku tidak akan basa basi lagi di sini. Taeyeon Jessica dan kau Tiffany. Kalian tahu bahwa aku sudah menganggap kalian sebagai adikku sendiri. Dan aku tidak akan membela satu atau dua di antara kalian di sini. Aku hanya ingin mengingatkan kalian.. Apa kalian tidak merasa seperti orang bodoh jika harus merusak persahabatan yang kalian bangun selama hampir 10 tahun belakangan ini?” ucap Heechul Oppa dengan penuh penekanan di setiap katanya.

 

Baik aku,Taeyeon dan Tiffany hanya menundukkan kepala dan berkutat dengan fikiran kami masing-masing.

 

“Hanya karena Jessica sibuk dengan jadwal individunya,kalian rela Ia harus di keluarkan? Apa kalian tidak ingin bicara dengan Kim Youngmin bersama-sama? Aku yakin Pria sialan itu tidak berani apa-apa. Dan kau Jessica,aku tahu kau kecewa dengan membermu. Tapi apa pantas kau membentak Taeyeon,eonnimu selama mungkin 10 tahun terakhir? Aku tau usia kalian hanya terpaut satu bulan. Dan yang terakhir,slogan kalian apa? ‘Jigeumen SoNyuShiDae,Appeurodo SoNyuShiDae,Yonghwoni SoNyuShiDae.’ jika satu member pergi,tetapkah kalian bertahan dengan slogan itu? Apa pendapat fans kalian?” lanjut Heechul oppa.

 

“Hiks..hikss..” isakan mulai terdengar. Aku,Taeyeon dan Tiffany menangis.

 

Kata-kata Heechul oppa benar-benar memukul hatiku.

 

Mianhae eonni,mianhae Tiff.. Hiks” Aku memberanikan diri menatap Taeyeon dan Tiffany. Detik selanjutnya Taeyeon dan Tiffany berlari ke arahku dan memelukku erat. Kamis menangis bersama-sama memikirkan betapa bodohnya kami jika persahabatan ini rusak hanya karena hal semacam ini.

 

“Kita berjuang hampir 10 tahun bersama-sama. Maka sekarang,kita akan berjuang agar kau tidak dikeluarkan secara bersama-sama. Aku janji. Mianhae,aku leader yang gagal untuk kalian.” Taeyeon eonni menghapus air mata di pipiku dan Tiffany.

 

“Sica eonni!!!”

 

Aku menengok dan melihat 6 member SNSD yang lain berlari menghampiriku. Kami semua berpelukan dan menangis melampiaskan semua perasaan yang ada di fikiran dan hati kami masing-masing.

 

God! Terima kasih. Kau mengembalikan 8 malaikatmu lagi padaku hari ini.

 

“Besok kita berkumpul di dorm dan bicarakan langkah selanjutnya.”

 

-Meanwhile at SM Entertainment Office-

 

Kris POV

 

BRAKK!!

 

Aku mendobrak pintu CEO SM Entertainment. Kulihat pria hampir paruh baya itu sedang duduk menulis seuatu. Sialan. Dasar pria sombong.

 

Yak! Berani-beraninya kau mengganggu Ice Princessku!” aku menghampiri dan mencengkram kerah baju orang yang memiliki pengaruh terbesar di SM Entertainment ini.

 

“Wow.. Sabar Tuan Wu. Siapa yang kau maksud Ice Princess? Jung Sooyeon?” Kim Youngmin tertawa sinis sambil menatapku.

 

“Ya,Apa Anda keberatan?”

 

“Tidak,aku sudah tahu sejak lama.” Aku melepaskan cengkramanku di kerahnya. Kemudian Ia membuka laci mejanya dan mengambil beberapa foto. Dilemparnya foto-foto itu di atas meja. Kumpulan selfieku dengan Jessica?

.

.

.

Bagaimana Ia bisa memilikinya?

 

“Tak Perlu bingung Kirs. Aku bisa saja menyuruh Jesssica kembali. Itu bukan maumu? Tapi tak semua hal yang ada di dunia ini gratis. Kau tahu itu bukan? Kau menemuiku karena kau merasa Sooman tidak dapat merubah apapun. Benarkan? Ia masih sibuk dengan istrinya yang umurnya mungkin hanya menghitung hari.

“Apa maumu sialan?”

 

“Aku mau kau memutuskan hubunganku dengan Jessica.” Ia melirik ke arahku sambil tertawa mengejek.

 

BRAKK

 

Aku menggebrak meja kerjanya.

 

“APA KATAMU? MANA MUNGKIN? APA ALASAN DAN HAKMU?!”

 

“Mudah saja, itu hukuman untukmu karena sudah membangkang. Kau salah satu pembangkan di agency ini. Dan aku tidak akan pernah setuju Jessica berpacaran denganku karena kau akan mengajarinya terus menerus membangkan dengan agency. Selain itu aku sudah menyiapkan scandal untuk Jessica dan pastinya bukan denganmu. Semua ada di tanganmu Kris. Memutuskan hubungan kalian agar Jessica kembali di SNSD atau memepertahankan hubungan kalian namun Jessica semakin tersiksa. Kau tahu SNSD adalah keluarganya. Ditambah lagi Krystal masih berada di agency ini. Jika ia keluar,semakin sedikit waktu untuk bertemu dengan adik kandungnya sendiri. Kau akan membunuhnya secara perlahan. Masih beruntung aku tak mengusirnya dari dorm f(x) sekarang ini. Kuberi kau waktu untuk memikirkannya. Ini kartu namaku. Di dalamnya ada nomor telfonku.” Pria itu memasukkan sebuah kartu nama ke dalam saku celananku kemudian pergi meninggalkan ruangannya.

 

Sialan,kenapa aku harus terjepit di situasi sesulit ini?

 

Jessica POV

 

“Kris!” Aku berlari ke arah Kris dan memeluknya dari belakang. Kris hanya mematung kemudian melepas pelukan tanganku di pinggangnya. Kenapa ia dingin sekali?

 

“Ada apa Jess?”

 

Yak! Mengapa sangat dingin Kris?” Aku mempoutkan bibir merassakan tingkah laku Kris yang sedikit aneh.

 

“Aku biasa saja. Hanya sedang dalam mood yang jelek dan sedikit lelah.” ucapnya datar.

 

Mungkin Kris memang sedang ada masalah.

 

Arraseo,aku hanya ingin bercerita bahwa aku sudah berbaikan dengan SNSD. Besok aku akan ke dorm mereka dan kamu semua akan berjuang supaya aku boleh bergabung dengan SNSD lagi.”

 

“Tidak perlu Jess. Aku jamin kau akan kembali menjadi member SNSD dalam waktu dekat ini. Jika tidak ada kau,siapa yang akan menjadi ‘Miss Korea’ di SNSD?”

 

Blush.. Kurasakan pipiku memanas. Aigo pasti sekarang mukaku merah. Kris menarikku dalam pelukannya dan berkata

 

“Apapun yang terjadi ke depannya. Percayalah aku mencintaimu dan aku akan selalu bersamamu dimanapun kau berada. Walau kau di Korea atau di New York sedangkan aku di China. Kita tetap memandang langit,bulan dan bintang yang sama tiap malamnya. Ayo tidur ini sudah malam.”

 

Kris mengecup keningku singkat dan menggenggam tanganku. Kami memang tidur di kasur yang sama namun kami tidak melakukan hal apapun selain berpelukan dan berciuman. Itupun hanya sebatas ciuman di kening.

 

Kris POV

 

Aku memandangi wajah Jessica yang sedang tertidur di pelukanku. Kumainkan rambutnya yang berwarna coklat sambil memikirkan apa yang harus ku perbuat.

 

Saat tadi ia bercerita bahwa hubungannya dengan SNSD membaik. Aku ikut senang. Melihatnya bisa tersenyum lagi setelah 3 minggu belakangan ini hanya menangis. Apa aku akan tetap egois dengan mempertahankan hubunganku dengan Jessica? Aku tahu 8 orang member SNSD adalah soulmatenya.

 

Mereka saling mengenal hampir 10 tahun. Sedangkan aku? Aku hanya orang baru yang muncul di kehidupan Jessica 1 tahun belakangan. Apa aku sebanding dengan mereka?

 

Next Day

 

Jessica POV

 

Suara alarm membuat tidur nyenyakku terganggu.

 

“Hmm Kris matikan alarm mu.”

.

.

.

Tidak ada jawaban sementara alarm itu bertambah nyaring.

 

“Aish jinjja! Kemarin Krystal sekarang Kris. Tidak bisakah alarm mereka tidak menggangggu tidurku?”

 

Aku terpaksa bangun dan mematikan alarm. Aish sudah jam 9 rupanya.

 

Akupun berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka. Kulihat ada coreetan di kaca kamar mandi.

 

“Good Mornin Princess! Maaf jika alarm ku membangunkanmu🙂 aku harus kembali ke China pagi ini melanjutkan jadwalku. Sarapanmu ada di atas meja. Maaf aku hanya membuatkan pancake dan segelas susu untukmu. Aku tahu jadwalmu hari ini mungkin hanya bertemu member SNSD. Namun hal yang buruk bukan jika calon istri seorang Kris Wu belum bangun jam 9 kekeke. Have a good day! I love you

 

-A man from galaxy :p-”

 

Aku tersenyum membaca pesan yang Kris tulis di kaca. Ia memang paling bisa membuatku merasa jutaan kupu-kupu terbang di perutku.

 

Karena kasus yang sedang kualami,memang aku tidak punya jadwal khusus hari ini selain bertemu SNSD.

 

Brrtt.. Brrtt…

 

Hpku bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk.

 

“Cepat nyalakan tvmu dan lihatlah pangeranmu yang tampan ini Sicachu hehehe.”

 

Aku segera berlari dan menyalakan tv. Ketika aku menyalakannya,ku lihat Kris sedang menyanyikan lagu All of Me – John Legend. Ah rupanya ini acara fan meetingnya di China.

 

Sejak kapan suara Kris sebagus ini? Pikirku dalam hati.

.

.

.

Selesai menyanyi,sesi wawancarapun dimulai
”Kris-ssi bagaimana perasaanmu tentang film perdanamu ini?”

 

“Ah,ini film pertamaku jadi aku akan berusaha yang terbaik. Dan sejauh ini aku menikmatinya.”

 

“Kudengar kau akan melakukan adegan bed scene,kissing scene dan beberapa hugging scene dengan Wang Li Kun. Apa itu benar?” tanya MC itu Pada Kris

 

MWO?! BED SCENE?” Aku terlonjak kaget mendengarnya. Selama ini Kris tidak pernah memberi tahuku.

 

“Hahaha,jadi berita itu sudah menyebar? Padahal niatnya itu adalah surprise.”

 

“Jadi itu semua benar?” tanya MC itu lagi

 

Kris menganggukkan kepalanya dan tersipu malu.
”Wah tidak heran kau bilang menikmati film terbarumu in-”

 

Aku mematikan tv dan berjalan ke kamar.

 

Apa-apaan ini? Film perdana sudah bed scene? Menggelikan! Dan dia tidak meminta ijin bahkan memberitahuku.

 

Author POV

 

-Kris apartement-

(25 October 2014)

 

Kris menutup pintu apartementnya perlahan. Semua lampu apartementnya dalam keadaan mati.

 

“Apa Jessica sudah kembali ke China?” fikir Kris dalam hati

 

Tiba-tiba semua lampu menyala terang. Jessica duduk di sofa depan televisi sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

 

“Darimana saja Tuan Wu?”
”Malam sayang~ Aku sangat lelah hari ini. Banyak scene yang kulakukan.”

 

“Ah,maksudmu bed scene,kissing scene dan teman-temannya?” Jessica menatap Kris dengan death glare andalannya.

 

“Apa maksudmu?” Kris menelan ludah dan memberanikan diri bertanya pada Jessica.

 

“Kau mau berakting di depanku? Aku dengar semuanya di acara fan meeting itu. Dan yah tidak heran kau menikmati film perdanamu. Apakah tubuh yeoja itu lebih sexy dariku?” Jessica tersenyum sinis.

 

“Jess dengar aku sedang lelah dan tidak ingin bertengkar denganmu. Ayolah ini hanya masalah kecil jangan di besar-besarkan.”

 

“Masalah kecil katamu? Bagaimana bisa ini hanya masalah kecil bagimu?!”

 

“Ayolah berapa umurmu sekarang. Sudah bukan waktunya kau cemburuan seperti ini. Ini tuntutan peran.”

 

“Iya aku tahu tapi setidaknya ceritakan padaku sejak awal. Kau tidak membayangkan perasaanku saat melihat film mu? Melihatmu bercinta dengan yeoja lain?”

 

“Kalau begitu tidak usah menontonnnya” Kris berjalan santai masuk ke dalam kamar meninggalkan Jessica.

 

“Yak! Kita belum selesai bicara!”

 

“Apalagi yang harus dibicarakan? Kalau kau mau tahu,aku lebih sakit mendengar kabar yeojachinguku sedang mempersiapkan pernikahannya di Hongkong dengan Pria yang sama sekali tidak aku kenal. Bahkan kalian sering tertangkap kamera jalan bersama dan bergandengan. SIAPA DIA?!’
”Kris..”

 

“Aku belum selesai bicara Sooyeon!”
Kris menatap Jessica lekat-lekat sementara Jessica? Ia berusaha keras menutup kedua telinganya.

 

“Jangan kira aku tidak tahu kemesraan kalian di Weibo. Apa yang kalian lakukan di New York. Jalan bersama? Apa kalian sedekat itu Hah!?!”

 

“KRIS CUKUP!” Jessica memegangi dada kirinya yang tiba-tiba terasa nyeri.

 

“Kalau memang kau merasa nyaman dengannya maka pergilah. Aku tidak akan menghalangimu. Aku lelah Jess. Lebih baik kita cukup sampai di sini.”

 

“Hiks..hiks.. Kris mianhae,jebal.. Apa yang kau katakan? Kau bercanda bukan? Mian aku salah. Aku hanya tidak suka yeoja itu menyentuhmu.” Jessica menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Bahunya berguncang hebat. Butiran kristal jatuh lagi di pipinya.

 

“Tapi bukan begini caranya! Aku lelah dengan sikapmu. Wanita rapuh yang hanya bisa menangis. Aku benci itu. Sekarang pulanglah ke Korea. Jangan temui aku lagi sementara ini. Kita berakhir.”

 

BLAM!

 

Kris menutup pintu kamarnyaa dengan kencang meninggalkan Jessica yang merosot jatuh di ruang tamu.

 

Kris POV

 

Aku memukul dinding kamarku dengan kencang. Apa yang barusaja ku lakukan? Melukai wanita yang sangat kucintai. Bodoh kau Kris! Tapi ini demi kebahagiaannya.

 

“Hiks.. Jess maafkan aku. Lebih baik kau kehilangan satu orang malaikatmu daripada delapan orang malaikatmu sekaligus.” lirihku.

 

Aku mengambil Iphoneku dan menelfon orang yang merusak semuanya. Penyebab rusaknya hubunganku dengan Jessica.

.

.

.

Kim Youngmin
”Tepati janjimu Kim Youngmin-ssi. Jangan pernah main-main denganku dan macam-macam dengan Jessica atau aku jamin,aku yang akan membunuhmu dengan tanganku sendiri.”

 

“Wow,kau cepat tanggap rupanya Kris. Hahaha. Baiklah aku akan menelfon managernya dan meminta nya kembali ke SNSD.”

 

“Satu lagi. Jangan pernah halangi bisnisnya. Jangan pernah campuri urusan pribadinya.”

 

KLIK. Telfon kumatikan.

 

Maafkan aku Jess,mungkin ini memang yang terbaik untuk kita. Tak selamanya cinta selalu memiliki. Semoga kau tak pernah membenciku.

 

Jessica POV

 

Aku keluar dari apartement Kris sambil menangis. Tidak tahu berapa orang yang sudah kutabrak. Fikiranku benar-benar kacau sekarang.

 

“TAKSI!” Aku memberhentikan taksi yang kebetulan dengan lewat di depanku.

 

Saat duduk di kursi penumpang,Iphoneku berbunyi. Telfon dari manager SNSD,Kookie-oppa.

 

“Yeobosseyo Oppa?”

 

“Jess,kembalilah ke Korea. Surat pemecatanku sudah ditarik oleh Kim Youngmin. Kau bisa kembali lagi.”
“Mwo? Jinjja?” Aku terkejut mendengar berita itu. Bagaimana mungkin?

 

“Ne,kau resmi menjadi member SNSD lagi pada tanggal 6 November.” lanjut Kookie-oppa.

 

6 November? Ulang tahun Kris? Batinku.

 

“Arraseo oppa,malam ini aku kembali ke Korea.”

 

Klik. Sambungan telfon kumatikan.

 

Aku mengirim sebuah pesan singkat ke Kriss. Mungkin pesan untuk yang terakhir kalinya.
”Kris,aku tidak tahu harus senang atau sedih sekarang. Kau tahu,aku resmi kembali menjadi member SNSD tanggal 6 November. Saat ulang tahunmu. Jujur aku senang,namun di sisi lain aku sangat sedih hubungan kita harus berakhir seperti ini. Apakah ini tidak terlalu childish? Hanya karena cemburu kita mengakhiri hubungan kita yang hampir menginjak satu tahun🙂 tapi sudahlah. Terima kasih menjadi malaikatku selama kurang lebih 1 tahun belakangan ini. Sungguh aku mencintaimu. Jaga kondisimu,jangan terlalu kelelahan. Makan yanng terakhir,dan.. Semangat untuk film mu. Kris,fighting! ^^”

 

 

End

 

Huaaa /ambil tissue/ gimana? Sedih ya? 😓atau feelnya ngga dapet? Maaf kalo endingnya mengecewakan. Udah mau gini aja atau mau sequel lagi readers? :”) Ini sengaja aku bikin menurut imajinasiku ya. Sesuai in kondisi real mereka juga tapi tetep aja aku gatau yang sebenernya terjadi di SM. Maaf kalo ada banyak kata yang ga berkenan atau ceritanya yang abal-abal :”) jangan lupa comment juseyo. Aku juga berterima kasih buat comment kalian kemaren /bow down/ Yaudah gitu aja cuap-cuapnya. Annyeong! ❤

11 thoughts on “[Freelance] Should We? (Sequel We’re Different)

  1. Aaaaa keren thor!!!
    Feelnya dpet, kasian jess diawalnya dia dipecat saat dia boleh gabung ke snsd lagi hubungannya ama kris malah berakhir😦 .. Btw aku suka karakter kris dia itu rela berkorban, dia ngorbanin perasaannya demi kembalinya sica ke snsd bener” daebakk kalo kaya gini ceritanya beneran kaya real deh..
    Sequel lagi dong thor??? #puppyeyes hehe😀

  2. Nah lohh, jdi kayak real, benci bgt deh sama Kim Youngmin yg mengeluarkan jessie secara sepihak, kasian kris dan jessie harus menderita gara² kim youngmin yg angkuh,, bingung sama karakternya taeyeon disini, but keren ff nya,, bikin sequel ya

    • Iya huhuhu tp ini cmn bayangan author lho blm tntu realnya gini . yang tau cmn member SM sama Tuhan. Oke mngkn sedikit jelasin ttg karakter taeyeon disini.

      Di sini Taeyeon sbenernya syng sama Jessi. Dia awalnya cmn pngen jessi sadar dia trlalu sibuk dan wktunya buat soshi berkurang. Dia cmn berusaha jaga keutuhan soshi dan ga ngira youngmin bakal pecat Jessi.

  3. Thor, ku suka bgt ff mu

    Di buatin sequel lg ne…

    Karakterny agak sesuai dgn bayanganku/?

    Mksdny keadaan mereka, cm melihat ig Heechul oppa nyesek, karna twinnnya out, dia kyk biasa aj…

    Anw aku pen tahu, itu drama Kris oppa benar2 ad adegan bed sceneny?

    Aku sedih bgt, saat tahu, aplg aku jg jrg nemuin info mengenai Kris

    Aplg akun ig Kris oppa br aktif bebrapa hari atau minggu yang lalu..

    Cm endingny agak nyessekin hati, harus sad ending …

    Tp Sica kyk gk curiga gitu, karna tiba2 langsung di pgl back,
    Kris oppa jg gk berusaha mertahanin Sica unn, tdk selamany kn member mereka lbh penting di banding Kris oppa

    Ah, sequel aj thor

    Di tunggu ne

    KeepWritingThor

    • Gomawo ^^

      Tentang adegan bed scene itu aku kurang tau tp berita terakhir yg aku dnger emg ada adegan itu. Dan bnyk adegan kissing & hugging scene. Jd siap” aja wktu liat filmnya </3

      Sequel diusahakan. Aku ngerasa emg endingnya terlalu gantung hehe

  4. Sumpah deh thor ini ff’a keren banget!!! trs feelnya dapet banget trs jg baca nih ff berasa kaya real ahhh…jd bingung mau ngoment apa lg
    oh…iya mungkin klau di bkn sequel lg bisa kali *puppyeyes* hehe😉
    Oke deh ditunggu ff lain’a maupun sequel dr ff ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s