[Freelance] (My Eyes and My Heart Only For You) (chapter 3)

cats

Author: wu dian minseok *_*

Judul: my eyes and my heart only for you

Rating: PG-13

Length: chapter.

Genre: sad, romance, dll (gua gak bisa nentuin genrenya :v)

 

Main cast: jung jessica

Xi luhan

 

Support cast: kim taeyon

Park chanyeol

Kris wu

Choi sulli

DLL :v

 

Annyeong ^^ berjumpa lagi dengan saya (?) *avaan dah ini* aku membawa ff gaje nan ajaib ini ._. maaf kalo ada typo, alur nya kecepetan, bahasanya berantakan, dll. Jangan copas ne xD *emang ada yg mau copas?* #plakk

Happy reading~~~~

 

Author POV

“kenapa tatapanmu seperti itu soo yeon” ujar luhan.

Sulli dan kris hanya menatap keduanya dengan tatapan aneh. Jessica berjalan ke arah luhan. Jessica tersenyum.

“annyeong, 4 tahun tak berjumpa xiao lu” ujar jessica.

“annyeong, 4 tahun tak berjumpa juga, jung soo yeon” ujar luhan takut-takut.

Jessica tersenyum dan menangis.

“pabho” ujar jessica sambil memukul bahu luhan.

“kenapa baru datang” lanjut jessica.

“pabho,.. luhan pabho.. hiks hiks” ujar jessica.

“yakk!! Kenapa menangis.. uljima atau aku harus nyebur ke sungai lagi?” canda luhan.

Jessica tertawa. “ani, kau disini saja” jawab jessica. “baiklah, mari kita kerjakan tugas ini” lanjut jessica.

 

Kris POV

Aku sangat aneh dengan jessica. Tiba-tiba jessica berjalan ke arah luhan. Ada apa ini?.

“annyeong, 4 tahun tak berjumpa xiao lu” ujar jessica.

“annyeong, 4 tahun tak berjumpa juga, jung soo yeon” ujar luhan takut-takut.

Tak berjumpa? Apa maksudnya ini? Apa mereka dulu pacaran? Kenapa aku sekarang takut kehilangan jessica?

Jessica tersenyum dan menangis.

“pabho” ujar jessica sambil memukul bahu luhan.

“kenapa baru datang” lanjut jessica.

“pabho,.. luhan pabho.. hiks hiks” ujar jessica.

“yakk!! Kenapa menangis.. uljima atau aku harus nyebur ke sungai lagi?” canda luhan.

Jessica tertawa. “ani, kau disini saja” jawab jessica. “baiklah, mari kita kerjakan tugas ini” lanjut jessica.

Apa maksudnya ini? Rasanya aku ingin bertanya, tapi sulli? Pasti dia akan mencegahku, lebih baik aku diam.

 

Author POV

“hey, kalian tadi kenapa?” tanya sulli.

“apa pedulimu” ujar jessica.

“huh! Aku hanya ingin tau” ujar sulli.

“ne, dia menolongku, tapi keesokan harinya dia langsung menghilang entah kemana” ujar jessica.

“yak!! Bukan! Ne,ne aku menolongnya. Saat aku melewati sungai han ada seorang yeoja yg menangis karena handphone pemberian oemmanya tercebur ke dalam sungai” jawab luhan.

“hanya karena handphone kau menangis? Dasar cengeng” ejek sulli.

“sulli” ujar kris.

“wae oppa? Berhenti membelanya” bentak sulli.

“ne, kau tak tau bagaimana rasanya pemberian terakhir oemma mu sebelum dia meninggal.” Ujar jessica sambil tersenyum.

“soo yeon..” ujar luhan.

“gomawo..” ucap jessica.

“yakk!! Tugas ini bagaimanaa!!” protes sulli.

“aku tidak terlalu mengerti” jawab jessica dan kris serempak (?) *bahasa apa ini -_-.

Sulli hanya menatap jessica tajam, dan jessica menundukkan kepalanya.

“ini mudah!” ujar luhan memecah ketegangan (?) di antara jessica dan sulli.

“bagaimana caranya?” tanya jessica.

Luhan pun menjelaskan berbagai rumus matematika, yg mempuyengkan (?) kepala kris, jessica, dan sulli.

“bagaimana? Kalian mengerti tidak?” tanya luhan.

Kris dan sulli mengangkat kedua bahunya. Sedangkan jessica hanya tertawa.

“yak!! Kenapa kau tertawa?” tanya luhan.

“aku tidak mengerti, aishh sudahlah kau saja yg kerjakan, benar kan? :p” usul jessica.

“benar juga” jawab sulli.

“hya??!! Yak!! Yaya baiklah, daripada aku harus mengajarkan kalian -_-“ jawab luhan pasrah.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>

“ehh, karena tugas ini sudah selesai, kami berdua pulang dulu ne? Kajja oppa” ajak sulli sambil menggandeng erat tangan kris. Dan jessica hanya menatap kedua makhluk yg tak berperasaan itu.

“kau belum mau pulang kan?” tanya luhan.

“emh? Itu terserah kau saja luhan, atau kau ingin aku pulang sekarang?” canda jessica dan berpura-pura ingin mengambil tasnya.

“yakk!! Nanti dulu! aku ingin menjelaskan kenapa aku menghilang tiba-tiba” ujar luhan.

“ne, aku mendengarkannya” jawab jessica.

“ya pokoknya intinya keesokan harinya aku dipindahkan ke china, aku tak tau kenapa aku dipindahkan.. sampai akhirnya aku kembali ke korea, hal yg paling ku ingat adalah kau,, soo yeon.” Ujar luhan.

“jessica..” tolak jessica.

“hahaha, ne,ne jessica. Saat aku ingin keluar sebentar, di taman ada seseorang yeoja yg menangis, yeoja itu sangat dingin seperti es batu” canda luhan.

“yak!! Luhan!!” tolak jessica.

“saat yeoja itu memperkenalkan diri.. jung soo yeon, jung jessica. Kau bisa panggil aku jessica. Aku tidak menyangka menemukanmu secepat itu.” Ujar luhan sambil tersenyum.

“aku juga aneh, saat mendengar suaramu, atau pun melihat wajahmu mengingatkanku padanya. Tapi aku selalu menyangkalnya karena tak mungkin dia tidak memakai gelang pemberianku, ternyata dia memang sengaja, sangat jahat” ujar jessica.

“hehe, mian” ujar luhan.

“kukira dia tumbuh menjadi namja yg tampan.. tapi ternyata dia tumbuh sebagai namja imut (?) bahkan mungkin dia lebih imut dibandingkan aku” ejek jessica.

“kau mengejekku?” tanya luhan

“kurasa” jawab jessica dengan senyuman kemenangannya.

“kau ingin aku membuktikan bahwa aku manly bukan imut?” tanya luhan.

Jessica hanya diam, ya jessica mathih poloth, belum pernah dithenthuh oleh thiapapun. Bahkan namjachingu nya krith belum pernah menciumnya.

“maksudmu?” tanya jessica poloth :v. *dian mulai cadel*

Luhan memajukan badannya ke arah jessica. Lalu luhan mendekatkan wajahnya ke jessica. Sangat dekat. Hingga dahi mereka menempel.

“luhan,, kau mau apa?” tanya jessica.

“karena kau mengejekku imut, kau tau aku paling tidak senang dikatakan imut” ujar luhan.

“kau marah? Mianhae” sesal jessica.

“ne, tapi aku harus membuktikan bahwa aku juga manly” ujar luhan.

“kau mau apa?” tanya jessica. Jessica yg takut menutupkan matanya.

CHU~ luhan mencium jessica

 

Jessica POV

HYA!! Aku menyesal karena mengejek luhan imut, bahkan sekarang wajahnya sangat dekat. Aku segera menutupkan mataku aku takut x_x. Tiba-tiba ada sesuatu yg menempel di bibirku. Kya!! Luhan menciumku!! First kiss ku luhan??

 

Author POV

Luhan yg sadar akan tindakannya ini salah, melepaskan ciumannya.

“mianhae” ujar luhan.

Jessica langsung mengambil tasnya dan berlari keluar. Jessica sangat terkejut. Setelah keluar dari rumah luhan, jessica langsung menelfon taeyon.

“taeng ada yg ingin kubicarakan, kutunggu di cafe bubble tea ne?” ujar jessica

‘arassoe, tunggu ne’ jawab taeyon.

 

>>>>>>>>>

“apa yg kau ingin bicarakan?” tanya taeyon.

“kupertimbangkan perkataanmu” jawab jessica.

“perkataan apa?” tanya taeyon.

“memutuskan kris” jawab jessica sambil meminum bubble tea nya.

Taeyon yg sedang meminum bubble tea nya langsung tersedak.

“uhuk, uhuk, mwo?” ujar taeyon terkejut. Bagaimana tidak jessica selalu mempertahankan kris selama ini.

“wae?” tanya jessica sambil tersenyum.

“kau tersenyum? Ada apa ini? Tampak mencurigakan, kenapa kau ingin memutuskan kris?” selidik taeyon.

“kurasa sekarang aku harus melepaskannya. Lagipula kris juga nyaman dengan sulli,” jawab jessica.

“hey tidak biasanya kau menyerah begitu saja!” ujar taeyon.

“taeyon-ah. Bukankah kau yg memintaku untuk memutuskannya. Tapi, kenapa kau sekarang begini?” tanya jessica.

“bukan. Bukan begitu, kau tak mungkin menyerahkan kris begitu saja ke sulli. Kau kenapa? Ada sesuatu?” tanya taeyon.

“aku menemukannya..” jawab jessica.

“menemukan siapa?” tanya taeyon.

“anak itu..” ujar jessica.

“mwo? Anak yg menolongmu itu? Kau masih mengingatnya? Aishh tak ku sangka jessica masih mengingatnya” canda taeyon.

“yak!! Mana mungkin aku melupakannya.” Ujar jessica.

“ne. Jadi kapan kau akan memutuskan kris?” tanya taeyon.

“aku tak tau? Aku harus menunggu waktu yg tepat, seperti dia sedang bersama sulli, atau dengan chanyeol” jawab jessica.

“ne,. Tapi, anak itu sekarang dimana?” tanya taeyon.

“di rumahnya lah taeyon -_-“ jawab jessica.

“ehh, ani. Maksudnya bagaimana wajah anak itu?” tanya taeyon.

“xi luhan” jawab jessica.

“MWO?!!” teriak taeyon.

“hahaha, kau terkejut bukan? Aku pun sangat terkejut” ujar jessica.

“wahh, dari awal saat aku melihat luhan itu, aku lebih setuju kau bersamanya dibandingkan dengan kris. Aku pun tak tau kenapa” ujar taeyon.

“keunde.. apa dia mencintaiku?” tanya jessica.

“emh, sebentar. Kau tadi satu kelompok dengan siapa saja?” tanya taeyon.

“luhan, kris, sulli” jawab jessica.

“mwo? Kris dan sulli? Aish untung saja ada luhan😀. Lalu, kenapa kau pulang sendirian?” tanya taeyon.

“kris dan sulli pulang duluan” jawab jessica.

“apa yg kalian lakukan eoh?” tanya taeyon.

“melakukan apa?” tanya jessica.

“saat kris dan sulli sudah pulang apa yg kalian lakukan?” selidik taeyon.

DEG! Jessica menelan salivanya, gaswat!! Tak mungkin dia menceritakan semuanya.

“wae? Kenapa kau sangat tegang sekali?” tanya teyon penuh curiga.

“aniyo. Bye taeyon aku mau pulang” ujar jessica sambil berlari.

“apaa?? Nasibku ini selalu ditinggal pulang oleh jessica -_-, lihat saja kau besok sica, aku akan mencari taunya!” ujar taeyon.

 

>>>>>>>>>

Jessica POV

Kya!! Bodoh, bodoh! Jessica pabho! Kenapa tadi tidak mendorong luhan saja eoh? Sekarang lihat siapa first kissmu! Dia bukan siapa-siapa mu! Tapi kenapa kau tak mendorongnya saja? Kenapa kau diam saja!! Ish pabho! Ish karena memikirkan ini aku susah tidur!

 

Author POV

Luhan dengan cepat pergi ke kampusnya, untuk meminta maaf ke jessica. Namun, saat tiba di kampus luhan tidak melihat jessica.

“chanyeol-shi apa kau melihat jessica?” tanya luhan.

“kurasa dia belum datang, wae” tanya chanyeol.

“aniyo..” jawab luhan.

 

Luhan POV

Apa dia tak masuk hari ini? Ish -,- aku bodoh! Kenapa kau menciumnya? Pabho, pabho. Bagaimana jika dia marah atau kesal denganku. bagaimana jika jessica mendiamiku? Ish luhan pabho! Tiba-tiba sosaengnim masuk. Aishh, bahkan sekarang jessica belum datang juga.

 

Author POV

“annyeong, mianhae aku terlambat” ujar jessica memasuki kelasnya.

“emh? Tak biasanya kau terlambat soo yeon, wae?” tanya sosaengnim.

“aku tidur terlalu malam, mianhae” ujar jessica.

“ne, gwaenchana. Duduklah” ujar sosaengnim.

“kenapa kau terlambat masuk?” tanya luhan. Jessica hanya diam. Ya, dia msih teringat first kissnya direbut luhan.

“kenapa kau diam saja?” tanya luhan.

“bisakah berhenti bicara? Aku ingin memperhatikan sosaengnim” ujar jessica.

“kau marah ne?” tanya luhan.

“marah untuk apa?” tanya jessica.

“yak!! Sica!!” teriak luhan.

“luhan-ah, kau diam saja. Nanti jika sosaengnim menegurmu bagaimana?” tanya jessica.

“aniyo! Kau marah ne?” tanya luhan.

Jessica menunduk, lalu menutup wajahnya dengan kedua tangannya, dan bahunya bergetar. Seperti orang yg sedang menangis.

“yak! Jessica! Uljima!! Mianhae” lirih luhan.

Tanpa mereka ketahui, chanyeol dan kris melihat itu.

 

Kris POV

Kenapa jessica menangis? Apa yg mereka lakukan kemarin? Aishh, seharusnya aku tidak meninggalkan jessica sendirian di rumah luhan kemarin! Kris pabho! Kenapa kau lebih mengikuti perkataan sulli dibandingkan yeojachingumu sendiri! Aku harus memperbaiki hubunganku dengan jessica!

 

Author POV

“yak! Jessica! Ulljma!! Mianhae” lirih luhan.

Jessica tiba-tiba melepaskan kedua tangannya dari wajahnya, lalu jessica terkekeh.

“hahaha, kena kau luhan” tawa jessica.

“kau berpura-pura?” tanya luhan. “ohh, berani mempermainkanku” lanjut luhan. Jessica tertawa melihatnya.

Kris yg melihat itu pun menunduk, dia bahkan tak pernah melihat wajah jessica yg bahagia seperti itu.

“ada apa ini?” tanya chanyeol.

“ahh kemarin aku men…” sebelum luhan menjawab pertanyaan chanyeol, mulut luhan sudah ditutup dengan tangan jessica.

“aniyo” ujar jessica.

“benarkah?” tanya chanyeol.

“ne” jawab jessica.

>>>>>>>>>>

“kenapa kau menutup mulutku!” bisik luhan.

“kau gila? Memberitahunya?” tanya jessica.

“memangnya kenapa?” tanya luhan.

 

Jessica POV

Luhan.. mianhae, kau tak tau.. namja yg berada di depanmu itu namjachingu ku..

 

Author POV

“kenapa kau diam saja?” tanya luhan.

“ani..” jawab jessica.

“kau sakit?” tanya luhan.

“aniyo, sudah perhatikan sosaengnim” ujar jessica.

 

>>>>>>>>>>>>>

“mana calon namjachingumu itu?” tanya taeyon.

“aku meninggalkannya sendirian di kelas” jawab jessica.

“yak! Kenapa kau tinggalkan, sekrang pasti dia sedang kebingungan mencarimu” protes taeyon.

“terserah dia, aku ingin memberinya pelajaran karena kemarin dia seenaknya saja mencium..” jessica yg sadar bahwa dirinya keceplosan langsung menutup mulutnya.

“mwo? Kalian berciuman?” tanya taeyon.

“ani” jawab jessica gugup.

“sica-ah, aku sahabatmu sejak kecil. Aku tau saat kau berbohong. Kau berbohong ne?” goda taeyon.

“taeyon-ah!!” teriak jessica.

“tapi benarkan kalian berciuman? Itu first kissmu bukan?” tanya taeyon.

“ne, semuanya benar” jawab jessica.

“hahaha. Sica, sebaiknya kau putuskan saja si kris itu” ujar taeyon.

“bagaimana ya..” gumam jessica.

“bagaimana apanya jessica” rutuk taeyon.

“wkwkwk, ani. Sebaiknya kita ke kantin, aku mulai lapar” ajak jessica.

“baiklah” jawab taeyon.

 

>>>>>>>>>>>>

Saat jessica dan taeyon sedang memakan makananya, tiba-tiba..

“annyeong, sica-shi, taeyon-shi” sapa sulli.

 

TBC~~~

-_- sumpah gaje banget kan ._. makasih yg udah mau comment dan nge baca ff absurd ini😀 ^^

9 thoughts on “[Freelance] (My Eyes and My Heart Only For You) (chapter 3)

  1. Ah… Ya! Putusin aja Kris. Tidak berperasaan –‘ Itu juga Sulli ngerusak suasana aja –‘ Kan ceritanya ada dua orang yang sedang bertemu kembalj setelah 4 tahun tidak bertemu. Sulli, Sulli…

    Ditunggj next-nya, Thor^^

  2. Aishhh sulli ngeselin sumveh deh!!
    What!! Sica mau mutusin kris aigooo, kesempatan buat aku /apa ini?/
    Setuju ama taeyeon, sica lebih cocok ama luhan *hidup lusica hehe😀
    Ditunggu next chap thor ^^

  3. pengen sumpal tuh mulut si sulli itu, udah tau kris punya pacar ehh di embat tuh anak…
    semoga aja luhan punya rasa ke sica, terus jadian biar kris nyesel tuh…

  4. kenapa sulli mendekati taengsica?dasar muka tembok! ga punya malu.kris cemburu?rasakan! maunya apa coba?cinta yeojachingunya malah selingkuh di depan yeojachingunya sendiri,ndk punya hati ! udah eon putusin aja kan udah ketemu malaikat penolong yang imut.first kissXD next chap KEEP WRITING!!

  5. sumpah entah knp aku gk suka banget sama sulli disini meskipun dia jg bias aku??
    Udahlah sica putusin aja kris biar dia nangis” gara” menyesal di putusin dirimu lg pula buat apa mempertahankan kris klau dia aja terang”an selingkuh gitu >_< lebih baik kamu sama luhan aja…hehe😉
    ditunggu next chap'a thor🙂

  6. Lanjut thor~~~~ woooo lanjutkannn kreasi mu (?)
    Ini keren dan semoga Luhan Jessica beneran Jadian di sini dan meninggalkan Kris si penghianat/?
    Keep write thor fighting!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s