[Freelance] Unpredictable (Ficlet)

unbelieveable

  • Judul : Unpredictable
  • Author : Littledevil
  • Rating : G
  • Length : ficlet
  • Genre : romace family
  • Main Cast : Cho Kyuhyun and Jung Jessica
  • Support Cast : find in story🙂
  • Disclaimer : pernah di post di wp pribadi aku elgaalifqiah.wordpress.com

UNBELIEVABLE FICLET-

 

Jessica tersenyum melihat kedua temannya mengucapkan janji setia mereka didepan altar. Rasa bahagia itu memang selalu menghampirinya saat melihat pasangan-pasangan hasil perjodohannya berdiri didepan altar.

“Cukkae oppa, eonni, semoga kalian langgeng.” Kata Jessica kepada Hankyung dan Victoria yang baru turun dari altar.

“Ini juga berkatmu jess. Kalo bukan karenamu, mungkin kami tidak akan seperti sekarang.” Kata Hankyung yang diberikan anggukan oleh Victoria.

“Kalian bisa saja. Mm, oppa, eonni, maaf aku tidak bisa lama-lama. Aku ada janji dengan orang lain. Sekali lagi selamat atas pernikahan kalian. Annyeong.” Jessica kemudian berjalan agak cepat menuju pintu keluar. Saking asiknya menikmati acara pernikahan Hankyung dan Victoria, Jessica sampai lupa kalau dia ada janji dengan orang lain.

“Maaf aku terlambat imo, oppa. Tadi aku habis menghadiri acara pernikahan temanku.” Kata Jessica lalu duduk tepat disamping kyuhyun, kakak sepupunya.

“Gwenchana. Kami juga baru jessa-ya.” Kata tante Jessica yang duduk dihadapannya.

“Eomma tidak usah merasa tidak enak hati pada Jessa. Lagipula mengatakan bahwa kita sudah disini selama 30 menit itu baik untuk memperlihatkan bagaimana dia sangat tidak disiplin dengan waktu.” Kata kyuhyun sambil melihat kearah Jessica dengan tatapan evilnya. Kyuhyun memang sedikit kesal pada Jessica karena keterlambatannya. Kyuhyun adalah orang yang tidak suka menunggu dan dibuat menunggu selama 30 menit tentu saja membuatnya kesal.

“Yak, Oppa.” Jessica berkata sambil memukul lengan Kyuhyun.

“Aish, aku kesini bukan untuk melihat kalian bertengkar.” Tante Jessica yang tak lain adalah ibu kyuhyun kembali berbicara.

“Mianhae imo. Oppa sih memancing pertengkaran. Jadi apa yang ingin imo bicarakan?? Tampaknya penting sekali sehingga imo sampai bela-belain datang kesini.” Jessica mulai mengalihkan pembicaraan pada topic yang sesungguhya ingin dibahas.  Sejujurnya, kedatangan imonya yang tiba-tiba ini membuat Jessica sedikit binggung. Terlebih alasannya karena ingin membicarakan sesuatu pada Jessica.

“Begini, sebenarnya ini mungkin tidak begitu penting untukmu, tapi kau tahu kan umur kyuhyun sudah 26 tahun. Dan dia adalah satu-satunya cucu laki-laki dari keluarga pemilik Jac Company, maka dia yang diberikan kepercayaan oleh haraboji kalian untuk memegang Jac Company.” Jessica mengangguk sembari mendengar penjelasan dari imonya. Rasanya, dia sedikit paham, kemana arus dari pembicaraan ini mengarah.

“Imo yakin kau juga tahu syarat yang diberikan appa kepada kyuhyun untuk memegang perusahaan. Dia harus sudah menikah. Kau mengertikan maksud imo??”

“Ne. Geundae, bukankah kyuhyun oppa sudah imo jodohkan dengan Yuri??” Tanya Jessica bingung.

“Aku sudah putus dengan yuri 2 hari yang lalu. Dia terlalu posesif.” Kata Kyuhyun cepat.

“Yah, kau bisa melihat kelakuannya lah, jess. Mungkin karena imo yang memilihkan jadi tidak cocok dengannya. Untuk itu imo meminta bantuanmu. Kaliankan masih sama-sama muda, jadi mungkin kau mengerti tipikal seperti apa yang cocok dan disukai kyuhyun.” Jelas imo Jessica.

“Ah, ne imo. Arasseo. Aku akan mencarikan wanita untuk kyuhyun oppa. Mungkin clientku ada yang bersedia menjadi istrinya.” Kata Jessica yang disambut senyum oleh imonya.

“Baiklah, kalau begitu ayo antar imo ke bandara. Pesawat imo akan take off sebentar lagi.”

“Imo ingin langsung pulang?? Tidak mau kerumah dulu??”

“Tidak, Jess. Mungkin lain waktu baru imo bisa berkunjung.”

“Arasseoyo. Kalau begitu aku juga akan ikut mengantar imo ke bandara.”

.

Jessica sedang berada diruang kerjanya bersama tumpukan dokumen biodata client wanitanya. Kali ini tengah mengerjakan proyek spesialnya. Apa lagi jika bukan mencarikan jodoh untuk kakak sepupunya. Jessica menghela napas berat. Agak sulit menemukan clientnya yang cocok dengan kyuhyun. Umur mereka selalu lebih tua dari kyuhyun. Lagi pula mana ada wanita muda yang akan mendaftarkan diri kedalam biro jodoh. Mereka masih punya banyak waktu untuk mencari pasangan sendiri. Berbeda dengan yang sudah benar-benar dewasa dan mapan. Jessica menghela napas kasar. Ini adalah dokemen terakhir yang ia periksa dan hasilnya masih sama. Tidak akan cocok dengan kyuhyun.

Jessica menutup matanya sambil memijat keningnya yang sedikit pusing. Pintu ruang kerjanya kemudian terbuka tanpa diketuk. Jessica paling tidak suka orang yang tidak punya sopan santun seperti itu. Mengahancurkan moodnya yang memang sudah berantakan sejak pagi.

“Adik sepupuku yang satu ini memang workaholic.” Ucap seseorang sambil duduk didepan jessica. Tanpa perlu Jessica membuka mata, dia sudah mengetahui siapa yang datang. Kakak sepupunya yang paling menyebalkan.

“Mau apa kesini? Jika untuk minta data tentang calon jodohmu aku belum punya. Klienku berumur 27tahun keatas. Apa kau mau kujodohkan dengan noona-noona?” Jessica langsung menyerang kyuhyun. Jessica cukup pusing dengan tugas dari imonya untuk mencarikan kyuhyun jodoh. Ia bahkan rela menyampingkan pekerjaannya yang lain dan meminta bawahannya mengerjakannya karena ingin tugas ini cepat selesai.

“Aku tidak sedang ingin membahas hal itu. Aku kesini untuk mengajakmu makan siang tapi kalau kau tidak mau yasudah. Padahal aku berniat untuk mentraktirmu.” Ucap kyuhyun lalu bangkit dari duduknya.

“Aku tidak lapar.” Balas jessica ketus. Kyuhyun mengangkat kedua bahunya bersamaan lalu berjalan menuju keluar ruangan jessica. Pintu ruangan yang baru saja kyuhyun tutup menimbulkan sedikit suara, yang terjadi hampir bersamaan dengan bunyi perut jessica. Didetik berikutnya, Jessica menyesal telah menolak mentah-mentah ajakan kakak sepupunya yang menyebalkan itu.

.

Jessica sedang berkumpul bersama teman-temannya dicafe dekat kantornya. Teman-temannya terlihat asik dengan perbincangan mereka. Mereka sesekali tertawa maupun menggoda satu sama lain. Sementara jessica memilih diam, tidak ingin terlibat dalam pembicaraan.

“Kau kenapa hanya diam jess? Sesuatu mengganggumu?” tanya tiffany yang menyadari aksi diam jessica. Jessica hanya menggeleng lemah.

“Biar kutebak. Kau mendapatkan klient tua yang mencari istri kedua?” tebak taeyeon sambil sedikit tertawa.

“Lebih buruk dari itu. Imoku menyuruhku mencarikan jodoh untuk kyuhyun oppa.”

“Kyuhyun oppa? Kakak sepupumu yang tampan itu? Aigo, kenapa harus mencarikannya jodoh? Dia itu tampan jess. Dan juga mapan. Bahkan aku yakin seluruh wanita dikorea rela mengantri untuk jadi istrinya.” Kata tiffany menggebu-gebu. Tidak usah ditanya kenapa bisa seperti itu karena tiffany menyukain kyuhyun sejak sekolah menengah. Hanya suka tidak cinta. Mungkin lebih tepatnya seperti fans.

“Yah mungkin seluruh wanita kecuali aku. Masalahnya adalah dia sangat menyebalkan. Sudah lebih dari 10 kencan buta yang eommanya siapkan untuknya. Mereka selalu nyambung lalu kemudian putus ditengah jalan. Bukan tidak ada wanita yang tidak ingin dengannya tapi dia yang tidak menyukai mereka.”

“Jess, apa mungkin kyuhyun oppa homo?” tanya taeyeon. Tiffany langsung menoyor kepalanya.

“Kau ini bicara apa sih? Tidak mungkinlah kyuhyun oppa seperti itu.” Kali ini tiffany membela idolanya.

“Homo? Ah aku jadi dapat ide. Thankies taengoku.” Ucap jessica berterima kasih kepada taeyeon. Ia kemudian tersenyum-senyum sendiri sambil memikirkan rencana yang ada dikepalanya. Sementara taeyeon dan tiffany yang melihat itu hanya memasang tampang polos melihat sahabatnya yang tersenyum seperti orang gila.

.

Jika waktu itu Kyuhyun yang mengganggu jessica dikantornya, kali ini sebaliknya. Jessica yang datang menemui kyuhyun dikantornya. Kyuhyun sedikit terkejut. Ia hapal dengan sifat adik sepupunya yang satu ini. Jika sudah seperti ini, pasti ada hal serius.

“Kau ingin minum apa?” tanya kyuhyun berbasa basi pada tamunya.

“Tidak perlu. Aku tidak akan lama. Dengar yah. Dengarkan ini baik-baik. Aku bukan tipe orang yang suka menunda-nunda pekerjaan dan aku ingin segera menyelesaikan urusanku denganmu. Dan kau harus melakukan apa yang kuminta agar masalahmu bisa cepat terselesaikan. Mengerti?” ucap jessica panjang lebar.

“Atas dasar apa aku menuturi semua perkataanmu?” kyuhyun protes. Lagipula siapa yang tidak protes jika seseorang tiba-tiba menyuruhnya menuruti perintah orang tersebut.

“Kalau kau tidak mau, aku akan bilang pada imo bahwa kau homo. Kau tidak suka perempuan dan pencinta sesama jenis. Mau?” ancam jessica seolah memojokkan kyuhyun.

“YAK, kau tidak berhak menuduhku macam-macam seperti itu. Lagipula siapa juga yang homo. Aku masih normal jessica.” Kyuhyun sedikit meninggikan suara. Ide adik sepupunya kali ini benar-benar gila menurutnya. Yang benar saja, kyuhyun bahkan tidak pernah bernapsu melihat lelaki telanjang dada bagaimanya bisa menyukainya? Gila.

“Yah itusih terserah kau tapi aku yakin kalau imo akan selalu percaya dengan perkataanku.” Bingo!! Jessica benar-benar berhasil memasukkan kyuhyun kedalam perangkapnya. Ibunya memang selalu lebih percaya kepada jessica yang tidak suka berbasa-basi dan jujur daripada kyuhyun yang selalu punya seribu alasan.

“Ah kau benar-benar. Memangnya apa yang kau inginkan dariku?” tanya kyuhyun menyerah.

“Hanya lakukan sesuai yang kukatakan. Permisi.” Setelah itu jessica pergi. Meninggalkan banyak tanda tanya besar diatas kepala kyuhyun.

“apa sepupuku yang satu itu sudah gila?” tanya kyuhyun entah kepada siapa dan kembali kemeja kerjanya.

.

Jessica paling tidak suka menunggu. Dan kyuhyun membuatnya menunggu sudah hampir satu jam dan membuatnya makan malam seorang diri karena sudah kelaparan menunggunya. Jessica bersumpah kyuhyun harus membayar bill makan malam mereka jika tidak sampai 5 menit lagi. Jessica terus menelpon nomor kyuhyun tapi tidak ada jawaban. Jessica bersumpah akan mengatakan kepada imonya jika kyuhyun homo jika kyuhyun tidak datang malam ini. Jessica sudah tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Sudah sangat bosan menunggu kyuhyun yang datang sangat lama. 10 menit kemudian seseorang duduk didepannya dengan wajah yang sama sekali tidak menunjukkan penyesalan.

“Jalanan macet.” Ucap kyuhyun singkat. Jessica hanya memutar bola matanya lalu mengambil note dan pulpennya.

“kita langsung mulai saja. Jadi wanita seperti apa kau inginkan?” tanya jessica serius.

“Tidak bisakah kita memesan makanan terlebih dahulu? Aku lapar.” Protes kyuhyun.

“Aku sudah makan dan aku ingin menyelesaikan ini dengan segera lalu kembali ke rumah.” Ucap jessica.

“Baiklah. Aku ingin perempuan yang tidak sepertimu. Tidak galak dan pengatur. Sudah puas?”

“Oppa aku sedang tidak bercanda.” Kali ini jessica yang protes.

“Aku serius. Aku ingin yang tidak galak dan pengatur. Tidak overprotective dan maniac perhatian. Tidak banyak maunya dan pengertian. Kau bisa jangan yang terlalu serius dan yang enak diajak bercanda. Dan dia harus sepuluh kali lebih cantik dari kau.” Jessica mencatat semua kriteria  yang kyuhyun sebutkan minum yang paling terakhir kedalam notenya.

“Kau bahkan lebih cocok berkencan dengan tembok daripada wanita.” Kata jessica lalu membereskan barang-barangnya.

“yah, kau mau kemana?” protes kyuhyun saat jessica pamit.

“Pulang tentu saja. Urusanku disini sudah selesai. Selamat menikmati makan malammu tuan cho.” Kata jessica sambil memeletkan lidahnya kearah kyuhyun. Setelah itu ia pergi meninggalkan kyuhyun sendiri.

“Aish anak itu.” Dan pada akhirnya, kyuhyun menikmati makan malamnya seorang diri

.

Jessica mengetuk dengan kencang pintu kamar kyuhyun. Sudah dari tadi jessica berdiri mengetuk pintu itu meminta siempunya kamar segera membukanya karena ia ingin membicarakan sesuatu. Suara ketukan pintu yang terdengar seperti gedoran itu bahkan membuat gaduh seisi rumah.

“Kau berniat merusak pintu kamarku jung jessica?” sebuah suara mengagetkan jessica. Berasal dari belakangnya. Jessica menoleh mendapati orang yang daritadi ia cari-cari berdiri berkacak pinggang setelah melihat perbuatannya.

“Aku ingin bicara padamu. Ini. Isinya adalah biodata orang-orang yang ingin kujodohkan denganmu. Kau bisa memilih yang mana yang kau sukai. Data-data disitu semua lengkap. Kau tinggal pilih dan aku akan aturkan kencan buta paling romantis untuk kalian.” Kata jessica lalu melangkah menuju kamarnya. Kyuhyun hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum kecil melihat tingkah adik sepupunya. Setelah itu ia membuka kunci kamarnya dan segera berbaring diatas ranjangnya yang empuk. Map merah berisi data-data wanita yang tadi jessica berikan padanya ia lempar kesembarang tempat tanpa ada sedikit hasratpun untuk membukanya. Kyuhyun kemudian mengacak-acak rambutnya.

“Ah aku bisa gila jika seperti ini terus.”

.

Jessica duduk diruang tamu sambil menunggu kepulangan kyuhyun dari Busan. Kyuhyun ada urusan kantor keluar kota dan berjanji pada jessica akan menentukan gadis pilahannya setelah pulang dari Busan. Beberapa menit kemudian kyuhyun datang. Ia duduk disofa disamping jessica sambil melonggarkan dasinya dan meregangkan ototnya yang terasa kaku.

“Jadi siapa gadisnya.” Tanya jessica to the point.

“Jess, aku baru saja pulang. Apa kau tidak lihat aku sedang capek? Setidaknya biarkan aku istirahat terlebih dulu.” Ucap kyuhyun malas.

“Oppa ini sudah hampir sebulan bagaimana kau bisa terus menunda seperti itu? Ah ini bahkan rekor paling buruk sepanjang karirku.”

“Sudahlah aku ingin cape ingin istirahat.” Kata kyuhyun lalu bangkit untuk menuju kekamarnya.

“Oppa, setidaknya bilang dulu wanita seperti apa yang benar-benar kau inginkan. Kau tidak pernah mengatakannya serius dari awal. Kau memberatkan pekerjaanku.” Kyuhyun berbalik menatap jessica dalam.

“Bibandingkan dengan semua wanita yang kau perlihatkan kepadaku, aku lebih memilih jessica.” Ucap kyuhyun kemudian berlalu menuju kamarnya. Kali ini jessica tidak mencegahnya. Ia sibuk dengan pikirannya sendiri.

“Aku tidak pernah memperkenalkannya dengan wanita bernama jessica. Dia juga tidak punya teman dengan nama itu. Lalu jessica siapa yang dia maksud?”

.

Dihari-hari setelahnya kyuhyun seakan menghindari jessica. Sangat jelas dari gerak geriknya. Bahkan seisi rumah mencium adanya gelegat yang tidak beres dari kyuhyun.

“Unni, kalian ada masalah?” tanya krystal saat mereka sedang sarapan. Hanya ada jessica, krystal, dan luna pagi ini. Kyuhyun sudah berangkat dari pagi-pagi sekali.

“Aku juga tidak mengerti kryssie.” Jawab jessica mencoba cuek. Dia tentu tahu penyebabnya apa. Hanya saja ia tidak ingin adik-adiknya tahu dan ikut terlibat. Dia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

“Oh iya bagaimana dengan perjodohan kyuhyun oppa? Apa unni sudah mendapatkan yang cocok untuknya?” tanya luna. Andai mereka tahu bahwa inilah akar masalahnya.

“Belum. Tidak ada yang sesuai dengan keinginannya. Mungkin aku akan bilang pada imo aku menyerah untuk mencarikannya jodoh.”

“Aku bingung dengan kyuhyun oppa. Apa susahnya sih memilih satu wanita untuk dinikahi. Hidupnya terlalu ribet.” Ucap luna.

“Sudahlah lebih baik kalian cepat habiskan sarapannya lalu kuliah. Apa kalian ingin telat?”

“Tidak unni.” Mereka menjawab bersama-sama dan makan pagi yang hening kembali tercipta.

.

Sudah hampir satu minggu kyuhyun dan jessica tidak saling bicara. Jessica menjadi semakin risih dan ingin segera menyelesaikan masalahnya. Hanya saja kyuhyun selalu menghindar jika jessica mulai mengajaknya bicara. Hari ini tekad jessica sudah benar-benar bulat. Ia harus bicara pada kyuhyun dan menyelesaikan masalah mereka setuntas-tuntasnya. Jessica menari napas panjang dan menghembuskannya lewat mulut. Setelah merasa lebih rilex jessica mengetuk pintu ruang kerja kyuhyun.

“Masuk.” Terdengar suara dari dalam. Jessica dengan segala keberanian yang sudah ia kumpul dari kemarin-kemarin masuk. Kyuhyun melirik siapa yang datang dan setelah mengetahui itu adalah jessica, ia lalu menyibukkan diri dengan beberapa file didepannya.

“Aku sedang sibuk. Kau bisa datang lain waktu.” Ucap kyuhyun dingin. Jessica tidak memperdulikannya. Ia berjalan menuju sofa yang memang tersedia diruangan itu lalu duduk disana.

“Kita harus menyelesaikan semuanya oppa. Aksi diammu tidak membuat suasana membaik.” Ucap jessica tegas. Kyuhyun diam sejenak kemudian meletakkan berkas yang sedang ia pelajari diatas meja kerjanya. Ia sedikit melonggarkan dasinya kemudian bangkit. Berjalan menuju sisi jessica lalu duduk disampinganya. Kyuhyun berdehem sebentar menandakan ia akan berbicara serius.

“Dengar, aku bahkan tidak percaya dengan apa yang terjadi padaku. Kita tumbuh bersama-sama. Aku kakakmu dan kau adikku. Aku bahkan tidak mengerti sejak kapan dan mengapa aku bisa mencintaimu.” Kyuhyun mengeluarkan semuanya, menjelaskan ketidaktahuan tentang perasaannya. Dan jessica kembali tidak bisa berkata apa-apa. Ternyata ini lebih sulit dari apa yang ia bayangkan.

“Aku tidak minta apa-apa darimu. Kau ingin menyelesaikan semuanya kan? Aku sudah menjelaskannya. Aku minta maaf jika akhir-akhir ini aku terkesan memusuhimu. Aku minta maaf. Aku akan mencoba untuk kembali seperti biasa. Kau tidak perlu memikirkanku. Aku bisa mengatasi diriku sendiri.” Kata kyuhyun lagi. Dan jessica masih tidak bisa mengatakan apa-apa. Ia hanya mengangguk.

“Aku masih banyak pekerjaan jess. Kurasa kau juga begitu. Terlebih aku membuat pekerjaanmu berantakan selama sebulan ini.” Sesal kyuhyun.

“Ne. Kalau begitu aku pergi dulu oppa.” Hanya itu yang dapat jessica ucapkan. Ia lalu mengambil tasnya yang tadi ia letakkan diatas meja. Kyuhyun hanya bisa mengikuti gerak tangan yang sebentar lagi akan pergi dari hadapannya. Namun kyuhyun menemukan sesuatu yang ganjil pada jari manis jessica.

“Cincin apa itu?” tanya kyuhyun sambil menunjuk cincin emas putih yang bertengger dijari manis jessica.

“Cincin pertunanganku dengan jiyong.” Serasa ada bom yang jatuh tepat dihatinya saat mendengarkan jessica mengatakan itu.

“Bu..bukannya kalian sudah putus?” tanya kyuhyun dengan tatapan yang masih syok.

“Dia kembali dan melamarku. Kalo begitu aku pergi dulu. Annyeong.” Kata jessica lalu melangkah keluar. Kyuhyun hanya bisa mengangguk. Dia masih terlalu syok dengan kenyataan. Tepat sebelum keluar dari ruangan kyuhyun, jessica menoleh.

“oppa mianhae.” Ucapnya lalu benar-benar pergi dari ruangan itu. Pergi dari cinta yang tidak seharusnya ada.

.

.

End

.

.

6 thoughts on “[Freelance] Unpredictable (Ficlet)

  1. Omoo ternyata alasan kyu oppa ga segra nikah itu karena dia suka ama jess, yah sbenernya aku juga lebih setuju kalo kyu oppa ama jess itu bersatu tp jess udh dilamar ama si abang jiyong🙂
    Ceritanya keren, ditunggu karya lainnya🙂

  2. What jadi sica juga cinta sma kyu …
    Dan jiyong tuch ga ada itu cuma akal”n sica buat matahin hati kyu…
    Kasihan evil…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s