The Only Person – Preview Chapter 1

Irene Storyline’s

The Only Person – Preview Chapter 1

Prev; Teaser

Genre: Angst – Sad.

Rating: PG13

Main Cast;

Jung Sooyeon | Lu Han

10617127_1466970903568362_830800774_a        luhan2

Other Cast;

Byun Baekhyun | Nam Sae Rin

ibjgUTBUwpP1RP       parkshinhye_2

a/n: hai, maaf yaaa ini bukan full chapter- lagi-lagi aku membuat kalian kecewa😥 – aku sengaja publish previewnya terlebih dahulu. karena poster The Only Person belum jadi hari ini, terimakasih untuk apresiasi kalian terhadap teaser sebelumnya . Chapter 1 nya mungkin bakalan panjang banget ^^

**

“ Kenapa kau tidak menghabiskannya, Byun.. “ Yoonjung menatap kearah Baekhyun yang sedang memandangi makan siangnya tak penuh minat, Yoonjung menghela nafasnya panjang- lagi-lagi Baekhyun tidak menghiraukannya sejak pagi tadi. Yoonjung bangkit dari tempat duduknya yang berada tepat di hadapan Baekhyun lalu bergulir ke sebelahnya, Yoonjung mengambil hidangan- siangnya dan mulai mengaduknya


“ Buka mulutmu aku akan– “

“ Kurasa ini berlebihan, aku tidak memerlukan bantuanmu karena aku masih memiliki kedua tanganku “ Baekhyun mendesis tajam, baru saja ia menghancurkan perasaan seseorang dengan menggunakan untaian; kata-katanya. Tanpa sempat membalas ucapannya, Baekhyun lebih dulu menghilang dari kedua penglihatannya dengan sedikit tergesa-gesa

“ Aku hanya ingin kau melihatku, Baek.. “Yoonjung mengacak rambutnya gusar, ia memukul sisi tubuhnya sendiri dengan kencang, kedua matanya memanas menahan buliran-buliran bening yang hampir jatuh- Yoonjung sudah menahan air matanya- karena ia tahu Baekhyun tidak menyukai wanita yang menangis di depannya.

*

Baekhyun menatapnya dalam diam- kedua mata mereka bertemu cukup lama, tidak ada yang dilakukan keduanya untuk beberapa menit- Sooyeon sudah berhenti berharap, ia tak lagi berharap Baekhyun akan membantunya seperti kemarin-kemarin. Sooyeon menahan dalam-dalam isakkan tangisnya terdengar, tapi kedua bahunya tidak berhenti bergetar. Setidaknya, disaat-saat seperti ini justru ia lebih menginginkan kebersamaan yang lebih banyak dengan Baekhyun, agar ia selalu menemaninya. Takdir bahkan tidak menghendakinya, Baekhyun orang yang selalu melindungnya, menjaganya, hingga menjadi orang yang selalu membantunya justru memilih untuk menarik diri.
Sooyeon sama sekali tidak merasakan amarah apapun terhadap dirinya, mungkin semuanya akan lebih baik jika terus menerus seperti ini. Mereka berdua saling tak mengenal satu sama lain, agar Baekhyun tidak terkena imbas dari masalahnya

“ Apa kau mau mencoba.. Baekhyun-ssi? “ Changsuk mengulurkan tangannya untuk sekedar memberikan beberapa buah telur yang dimiliknya, tanpa berfikir- Baekhyun mengambilnya lalu melemparkannya ke kepala Sooyeon hingga bau busuk itu kembali menyengat seluruh hidung mereka. Sooyeon hanya menunduk tidak berani memandang tatapan tajam darinya

“ Berhentilah untuk menatap kearahku- aku tidak pernah sedikitpun kasihan pada seorang putri pembunuh yang sudah menghabisi Ayahku – “

*

“ Kau tidak akan bisa mengalahkan pesona, Lu Han “ Sae Rin mencibir Jongjin yang sedang mengarahkan pandangannya kearah Lu Han yang mulai menghampiri beberapa rekan-rekannya tidak jauh dari tempat mereka berbincang, Jongjin tersenyum meremehkan dan sengaja mengalihkan tatapannya pada Sae Rin yang mulai menyibukkan dirinya untuk leluasa memperhatikan Lu Han dari kejauhan.

“ Sayangnya dia tidak suka wanita. “ Jongjin menekankan suaranya agar dapat terdengar dengan jelas di telinga gadis itu- Jongjin tertawa pelan ketika melihat reaksi Sae Rin menanggapi kata-katanya; wajahnya mulai panik dan pucat pasi

“ Dia hanya belum bisa melupakan- Shin Sae In– “ Sae Rin mendengus sebal di sela-sela ucapannya untuk membalas Jongjin- lagi-lagi ia hanya mendengar lawan bicaranya tertawa dengan ringan

*

Lu Han memandangi hamparan luas sungai han yang bersinar karena mengenai cahaya bulan dan lampu jalan di sekitarnya, ia selalu menyukai tempat ini- tempat yang membuatnya semakin menggilai Shin Sae In- gadis yang membuatnya jatuh cinta dan juga sulit untuk melupakan dirinya, Shin Sae In adalah gadis dengan sejuta ke indahan yang di milikinya; sayangnya hanya sedikit sekali kesempatan yang dipunyai Lu Han untuk selalu bersama Sae In.
Andai saja, ia mampu mengendalikkan sosok yang berbeda jauh dari dalam dirinya. Andai saja, ia tidak menerima ajakkan teman-temannya untuk meminum alkohol. Andai saja, Sae In tak memegang tangannya. Lu Han mengakuinya, ia pasti sudah sangat bahagia menikmati hari-hari indahnya bersama gadis itu tidak sepertinya dirinya yang sekarang; terlihat menyedihkan

‘ Apa aku terlihat begitu menjijikan sehingga satu persatu dari kalian menjauhiku?! Karena aku putri pembunuh?! Hiks.. Kau memang orang yang paling menyedihkan yang pernah kutemui, Jung Sooyeon!! Tidakkah kau berfikir, bagaimana perasaan Baekhyun tentangmu.. hampir setengah hidupnya ia mencoba yang terbaik untukmu tetapi ..

Lu Han membalikkan tubuhnya ke sebelah kiri, ia melebarkan jarak pandangnya untuk sekedar memperhatikan seseorang yang sedang duduk pada bangku panjang berwarna cokelat terang. Lu Han tak terlalu dapat melihat dengan jelas bagaimana rupa pemilik wajah itu- wajahnya tertutupi oleh rambutnya yang lurus panjang.

‘ Seharusnya kau sadar siapa dirimu- tak perlu kau muncul lagi di depan mereka semua atas kelakuanmu, lakukan semuanya untuk membalas kebaikkannya, Baekhyun hanya meminta kau pergi.. itu saja ‘

Kali ini gadis itu hanya bergumam pelan- ia menghela nafasnya dengan panjang karena terasa begitu membuat dadanya nyeri. Beberapa helaian rambutnya terangkat tak tentu, hingga ia menyelipkan helaian rambutnya kebelakang telinga dan terus menerus seperti itu. Lu Han masih terus menerus memperhatikannya tanpa berkedip, hingga tatapan mereka bertemu. Lu Han sedikit terhentak ketika ia melihat kedua bola matanya memerah dan berbinar

*

Baekhyun meremas secarik kertas pada genggaman tangannya dengan penuh, sebuah tulisan pendek yang beberapa diantaranya sudah memudar terkena air. Baekhyun dapat merasakkan betapa nyeri dibagian dadanya dan betapa rapuhnya dirinya saat ini. Seharusnya ia masih dapat berfikir dengan jernih dan tidak tergesa-gesa untuk menentukkan keputusan sepihaknya.

“ Abboeji, aku rasa kau sangat menyesal memiliki anak dengan fikiran sependekku– “ Baekhyun menggeram tertahan diakhir ucapannya, ia tidak mampu lagi untuk menahan buliran-buliran bening itu dari bola matanya. “ Aku sudah membiarkan Sooyeon pergi– padahal kau memintaku untuk selalu menjaganya– “ Kedua bahunya bergetar pelan, sementara ia terisak

“ Tetapi aku tidak bisa melupakan kenangan buruk itu, aku benar-benar membencinya sekarang “

*

“ karena kau sudah bersama dengan Lu Han, sebaiknya kau tahu ini.. Lu Han memiliki kelainan dari segi mentalnya- kau harus menjauhinya ketika ia marah- meskipun ia tak marah padamu- kumohon untuk menjauhinya. Ketika Lu Han sudah menggenggam tanganmu, Lu Han akan melukaimu hingga ia merasa puas– ia mulai melepaskanmu ketika kau sekarat dan tubuhmu dipenuhi luka hasil buatannya “ Minseok mulai melepaskan softdrink yang di genggamnya dan bergeser untuk duduk di hadapan Sooyeon yang sedang memikirkan sesuatu

“ Apa itu yang terjadi pada, Shin Sae In? “

“ Lu Han tidak bisa melupakan kenangan buruk itu, Jung Sooyeon. Apalagi- yang membuatku terkejut dan tak habis fikir kenapa Lu Han dapat membawa gadis ke rumahnya setelah kematian Sae In, kau harus tahu- Lu Han memilihmu karena kau memiliki kemiripan dengan Sae In “

To Be Continued–

25 thoughts on “The Only Person – Preview Chapter 1

  1. keren bngett thorrr!!!
    konfliknya kayanya seru yaaa, itu surat yang di baca baekhyun dari siapa?
    sae in itu critanya pacar luhan dulu atau sekedar cewe yang di suka sama luhan?
    luhan rada psyco gtu ya ceritanyaa hahahhahahha, kejam tapi keren!
    saya suka saya suka!
    gk sabar baca full chapternya nihhhh, cepet di lanjut yaa thorrr dan saru lagi! harus diselesaikan sampai ending!!! soalnya sekarang banyak crita keren yang gk di lanjut lagi huhuhuhu#curcol
    oke deh sekian komenkuuuu ciaoooooo
    fighting and keep writinggg!!!!!!

  2. aku baru sih disini, aku cari cari blog yg alur ffnya gak ngebosenin dan main castnya bias sehidup sematiku Jessica eonni. akhirnya ketemu disini. senangnyaaaaa. mohon dilanjut,🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s